sumbawanews.com,- Guna menghadapi tantangan tugas operasi laut yang kian kompleks, sebanyak 14 personel baru Indonesia Coast Guard berlatih kemampuan pemeriksaan dan penggeledahan kapal di Pantai Marina Ancol, Jakarta Utara, Rabu (1/5/2019). Selanjutnya, mereka akan bergabung menjadi Tim Unit Reaksi Cepat Laut (URCL) Bakamla dan kemudian dilakukan pematangan kemampuan Visit Board Search and Seizure (VBSS) yang disampaikan oleh Kabag Logistik Sapras Kolonel Bakamla Andi Kriswanto. Mereka akan mengawaki kapal Catamaran dan kendaraan air cepat Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) yang berada di perairan Jakarta. Sebagai generasi baru Indonesia Coast Guard, bimbingan dan pembinaan latihan berbagai macam metode latihan terus dilakukan, khususnya penganggulangan tindak kejahatan di laut, pencarian dan pertolongan korban bencana Search and Rescue (SAR) serta pengetahuan keselamatan lingkungan perairan. Melalui latihan yang berkesinambungan diharapkan dapat meningkatkan kesiap siagaan personel ICG, yang memiliki militansi tinggi dalam menghadapi dinamika tantangan tugas operasi laut yang semakin berat dan kompleks. Diakhir pembekalan Kolonel Bakamla Andi Kriswanto menyampaikan materi pokok teknik boarding dari unsur patroli Bakamla ke kapal agar tetap terjaga dari aspek keamanan dan keselamatan personel pemeriksa.
(Puspen TNI). Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memberikan pengarahan di hadapan ribuan Prajurit Korps Marinir wilayah Barat pada acara Apel Gelar Pengecekan Personel dan Materiil di Lapangan Kesatrian Hartono, Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (30/4/2019).
Mengawali pengarahannya, Panglima TNI menyampaikan
ucapan terima kasih kepada seluruh Prajurit Korps Marinir yang telah melaksanakan
tugas Pengamanan Pemilu, mulai dari masa kampanye selama kurang lebih 7 bulan
dilanjutkan dengan hari pencoblosan pada tanggal 17 April 2019. “Semuanya bisa dilaksanakan dengan aman,
sukses dan demokratis. Ini adalah berkat kerja sama kita sebagai anggota TNI dengan
komponen bangsa lainnya”, ucapnya.
Panglima TNI mengatakan bahwa sorot mata yang tajam dan sikap yang hebat dari Prajurit Marinir menunjukkan kalian (prajurit) benar-benar berlatih untuk menjadi prajurit petarung yang memiliki jiwa ksatria, militan, loyal dan profesional. “Sebagai prajurit petarung yang memiliki jiwa ksatria, kalian dididik untuk dijadikan ksatria bukan Pecundang. Itu adalah tujuan menjadikan kalian seorang prajurit yang disegani oleh bangsa dan seluruh rakyat Indonesia”, ujarnya.
“Sebagai prajurit petarung, kalian juga
dibentuk memiliki jiwa militansi yang hebat, karena kalian selama melaksanakan
tugas pengabdian sebagai pasukan Korps Marinir dapat melaksanakan tugas dengan
baik, berhasil, tuntas dan sukses dalam melaksanakan tugas”, ungkapnya.
Disamping itu, Prajurit Marinir juga dibentuk untuk memiliki jiwa loyal. Loyalitas hanya satu garis yaitu mulai dari Pimpinan Tertinggi TNI, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan, Dankormar, Komandan Batalyon, Komandan Kompi, Komandan Peleton. “Perintah hanya satu garis tegak lurus. Tidak ada loyalitas yang mendua, semuanya prajurit loyalitas tegak lurus”, tegasnya.
Selanjutnya dikatakan bahwa Prajurit Korps
Marinir juga dididik menjadi prajurit yang profesional. Profesional terlatih
mampu menguasai Alutsista yang diberikan dan menjadi tanggung jawabnya. “Profesional ada di dalamnya yaitu hebat dan
mampu untuk melaksanakan tugas dalam kegiatan-kegiatan operasi yang diberikan
oleh negara”, tuturnya.
“Itulah satu keinginan yang sudah terealisasi
dari negara, menjadika kalian seorang yang memiliki jiwa ksatria, militan,
loyal dan profesional”, kata Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI mengingatkan
kepada seluruh prajurit TNI bahwa hidup di tengah-tengah masyarakat harus dekat
dengan masyarakat dan harus bisa mencuri hati rakyat untuk saling berinteraksi.
“Kuasai hati rakyat dengan cara kita menunjukkan perilaku yang terbaik di depan
rakyat. Kalian harus memberikan contoh kepada seluruh masyarakat dan harus
menjadi pelopor dalam mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. Untuk itulah,
kalian harus berbaur dengan masyarakat”, terangnya.
Di sisi lain, Panglima TNI mengatakan bahwa saat
ini adalah saat pentahapan penghitungan suara dan TNI tetap melaksanakan
tugasnya. “Melaksanakan pengamanan di
luar tidak di dalam, tidak ikut masuk ke gudang penyimpanan lembar C1 hanya di
luar dan melaksanakan pengamanan sampai dengan penetapan secara Konstitusi
tanggal 22 Mei 2019.
“Untuk itu, tunjukkan profesionalisme prajurit bahwa kalian adalah kebanggaan rakyat Indonesia dan saya yakin kalian mampu melaksanakan itu”, tegasnya. (Badar/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Prajurit Kopassus bagaikan hantu-hantu atau momok menakutkan bagi musuh negara karena tugas apapun yang dilaksanakan oleh Kopassus selalu berhasil. Sejarah telah mencatat operasi di dalam dan luar negeri semuanya tercatat dengan tulisan sangat membanggakan.
Hal tersebut dikatakan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat memberikan pengarahan dihadapan 600 prajurit Grup 1 Komando Pasukan Khusus (Kopassus), bertempat di Aula Griya Sena Baladika Grup 1 Kopassus Serang, Banten, Selasa (30/4/2019).
Terkait keberhasilan operasi yang dilakukan oleh prajurit Kopassus, Panglima TNI menyampaikan bahwa prajurit Kopassus di didik untuk memiliki jiwa militan, hal itu terbukti. “Kopassus juga memiliki loyalitas yang tinggi hanya satu kepada pimpinan tertinggi yaitu Presiden. Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat dan Danjen Kopassus satu garis komando, tidak ada loyalitas mendua loyalitas hanya satu tegak lurus,” tegasnya.
“Melihat sikap prajurit Kopassus mewujudkan dan menandakan bahwa prajurit sangat terlatih yang memiliki jiwa ksatria, militan, loyal dan profesional karena kalian dididik dan dilatih untuk dijadikan seorang ksatria pembela tanah air dan keselamatan bangsa,” ujar Panglima TNI.
Selanjutnya, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa prajurit Kopassus dididik untuk menjadi prajurit yang profesional, hal itu terlihat ketika melaksanakan HUT ke-67 Kopassus menggema sampai ke antero dunia. “Saya sangat bangga melihat penampilan kalian semua karena mendapatkan nama dan sangat terkenal di seluruh dunia,” ucapnya.
Panglima TNI juga mengucapkan terima kasih kepada Grup 1 Kopassus yang telah menyelamatkan pendaki gunung yang hilang di Gunung Rinjani dan saat terjadi bencana alam gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu yang lalu. “Pada saat itu saya di telepon Presiden bahwa ada wisatawan yang hilang di Gunung Rinjani, dan mereka tidak tahu posisinya ada dimana. Malam itu juga saya perintahkan untuk dikirim pendaki serbu dari Grup 1 Kopassus dan saya laporkan kepada bapak Presiden,” tuturnya.
“Peristiwa ini adalah bagian dari loyalitas kita tegak lurus sampai kepada Presiden dan itu menunjukkan bahwa jiwa kita tidak ada loyalitas yang mendua. Semua perintah yang diberikan kepada pimpinan kita, pasti kita bisa melaksanakan,” jelasnya.
Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berpesan agar prajurit Kopassus meningkatkan profesionalismenya. Pimpinan TNI ingin melengkapi apa yang diperlukan oleh prajurit di lapangan agar dalam melaksanakan operasi tidak menemui kesulitan terhadap perlengkapan yang dipakai di lapangan. (Mad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Bakamla berkomitmen untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintah (good government) terutama terhadap aspek-aspek kelembagaan, ketatalaksanaan dan sumber daya manusia aparatur untuk mewujudkan Bakamla menjadi institusi yang memiliki kinerja yang baik serta handal dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut Indonesia. Demikian yang disampaikan Inspektur Bakamla Laksma Bakamla Drs. Sarono, M.H., pada saat membuka acara Kegiatan Dokumentasi Reformasi Birokrasi Pelatihan Tim Asesor Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) di Aula Markas Besar Bakamla, Gedung Perintis Kemerdekaan, Jl. Proklamasi No.56, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/4/2019). Lebih lanjut, Laksma Sarono mengatakan pelatihan Tim asesor PMPRB ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memudahkan Bakamla dalam menyediakan informasi mengenai perkembangan pelaksanaan reformasi birokrasi dan upaya-upaya perbaikan yang perlu dilakukan oleh Bakamla serta menyediakan data atau informasi bagi Kemenpan RB dalam rangka menyusun profil Nasional pelaksanaan reformasi birokrasi. Asisten Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas, Aparatur dan Pengawasan I Menpan RB Kamaruddin, Ak.,M.Sc selaku narasumber mengatakan arti dari reform adalah merubah bentuk untuk dibentuk ulang atau merubah sesuatu yang kurang baik menjadi baik. Untuk menjadi institusi yang lebih baik, Bakamla harus unjuk diri kepada masyarakat melalui reformasi birokrasi dalam keamanan dan keselamatan dilaut sehingga masyarakat dapat merasakan hadirnya Bakamla. “Ada delapan area perubahan yang perlu dilakukan Bakamla yaitu mental aparatur dan manajemen perubahan, pengawasan, akuntabilitas, kelembagaan, tatalaksana, SDM ASN, peraturan perundangan-undangan dan pelayanan publik”, ujarnya lebih lanjut. Lebih mendalam pembahasannya, hadir sebagai narasumber Analis Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Menpan RB Aiaz Rajasa, S.E., Ak., M.Acc. Dalam pelatihan ini Aiaz menjelaskan beberapa langkah umum pelaksanaan reformasi birokrasi yang harus dilakukan Bakamla diantaranya adalah kinerja sebagai dasar dalam pelaksanaan RB secara menyeluruh, organisasi dibangun didasarkan pada kinerja yang akan dihasilkan, pelaksanaan RB harus menjangkau Unit Kerja terendah dan peraturan perundangan dilakukan dalam rangka efektivitas pelaksanaan pencapaian kinerja. Selain itu juga dijelaskan adanya perubahan dan perbedaan antara PMPRB lama dan baru. Bimbingan teknis Kegiatan Dokumentasi Reformasi Birokrasi Pelatihan Tim Asesor PMPRB dihadiri 62 pegawai Bakamla yang terdiri dari pejabat eselon II, III, IV dan beberapa staf.
(Puspen TNI). Tugas Public Relations di lingkungan TNI sebenarnya tidak hanya berada di pundak para pejabat penerangan, akan tetapi merupakan tugas dan tanggung jawab bersama dari seluruh personel, baik Prajurit maupun PNS TNI.
Demikian
amanat tertulis Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Sisriadi
yang dibacakan Kepala Bidang Umum (Kabidum)
Puspen TNI, Kolonel Inf Drs. I Ketut Murda pada
penutupan Penataran Public Relations TA. 2019
bekerjasama dengan Sekretaris Nasional Kine Klub Indonesia (Senakki), bertempat
di Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa
(30/4/2019).
Kapuspen TNI menegaskan bahwa seorang Prajurit maupun PNS TNI, khususnya seorang Perwira dituntut dan sudah menjadi keharusan memiliki kemampuan untuk menjadi public relations di satuannya guna mengkomunikasikan hal-hal yang positif secara baik dengan masyarakat.
“Sudah seharusnya kita senantiasa
menyelaraskan kemampuan dengan tuntutan lingkungan dan kebutuhan
organisasi, agar eksistensi citra positif TNI
di era keterbukaan informasi dewasa ini, tetap dapat dipertahankan
dan ditingkatkan untuk kepentingan bangsa dan Negara”, tuturnya.
Menurut Mayjen TNI
Sisriadi, baik buruknya citra Tentara Nasional Indonesia (TNI), tergantung pada bagaimana cara TNI
mengkomunikasikan kinerja kepada masyarakat melalui berbagai media yang
tersedia.
“Dengan bekal pengetahuan yang
telah diterima selama mengikuti pelatihan
public relations ini, saya yakin saudara-saudara akan mampu
mengkomunikasikan kinerja dan tugas
TNI kepada masyarakat,
sekaligus membina hubungan dengan media massa yang menjadi jembatan dalam
komunikasi sosial secara
efektif dan efisien”, jelasnya.
Selanjutnya dikatakan bahwa untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan sumber daya manusia yang mampu mengkomunikasikan dan mentransformasikan kinerja TNI, baik di lingkungan internal maupun eksternal TNI. “Dimanapun personel TNI berada dan bertugas senantiasa dapat berinteraksi secara efektif dalam kemanunggalan dengan rakyat”, tegasnya.
Kapuspen TNI, Mayjen TNI Sisriadi
berharap setelah kembali ke kesatuan masing-masing para peserta penataran dapat memberikan saran masukan kepada pimpinan di satuannya mengenai pentingnya fungsi public relations.
“Apa yang saudara peroleh selama penataran ini hendaknya dapat dijadikan pedoman berperan aktif dalam memberikan kontribusi bagi satuan, sebagai upaya membangun dan meningkatkan citra setiap satuannya”, pungkasnya. (Badar/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Kepala Kantor Zona Kamla Tengah Laksamana Pertama Bakamla Drs.Bastomy Sanap, S.H.,M.B.A.,M.Hum, telah menerima 11 personel Bakamla yang baru selesai menjalankan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) di Markas Yonif 10 Mar/Satria Bhumi Yudha, Setokok, Batam. Personel baru ini diterima Kazona diruang kerja Kepala Zona di Kantor Zona Kamla Tengah Jl. Perempatan Teling, Manado, Sulawesi Utara, Senin (29/4/2019). Dalam pertemuan tersebut Laksma Bastomy memberikan arahan kepada personel baru agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan pekerjaan saat ini kemudian terapkan ilmu yang telah didapat selama pendidikan baik saat di Latsarmil maupun saat prajabatan, serta saat melaksanakan magang di Mabes Bakamla. “Jaga kesehatan dalam menjalankan tugas di lingkungan Zona Tengah ini”, pinta Kazona Tengah. Sebelum ditempatkan di unsur-unsur kapal patroli Bakamla yang ada di zona Kamla Tengah, personel baru ini akan terlebih dahulu dibimbing dan dikenalkan kantor SPKKL, Stasiun Bumi dan Pangkalan yang berada di wilayah kerja Zona Tengah termasuk peralatan-peralatan pemantau keamanan dan keselamatan laut. Turut mendampingi Kepala Kantor Zona Kamla Tengah yaitu Kabagum Kantor Zona Kamla Tengah Kolonel Bakamla Heriwansyah Putra, ST., M.Si., Kabid Inhuker Kantor Zona Kamla Tengah Kolonel Bakamla Yospendi ST., S.Sos., SH.,M.Si., dan Kasubdit Kerma Mayor Bakamla Sulaiman Rusdi, S.T.
sumbawanews.com,- Setelah beberapa hari berjibaku melakukan serangkaian tahap persiapan, kini Badan Keamanan Laut (Bakamla) bersama Wings melakukan bersih-bersih Pantai Utara Jakarta, tepatnya di sekitar area Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (28/4/2019). Seperti diberitakan sebelumnya, acara bertajuk “Gerakan Cinta Laut” ini melibatkan berbagai instansi pemerintah seperti Kepolisian Republik Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dinas Perhubungan, Dirjen Bea Cukai, TNI AL, Pemda DKI, dan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta. Peserta kegiatan ini lebih dari 600 orang, termasuk masyarakat daerah setempat. Aksi bersih-bersih ini merupakan kepedulian nyata Bakamla dan Wings terhadap lingkungan. “Bakamla berfungsi mengemban tugas Indonesian Coast Guard sebagai penjaga keselamatan laut (maritime safety), penjaga keamanan laut (maritime security), dan fungsinya sebagai Komponen Cadangan (Komcad) pertahanan dalam aspek maritime (maritime defence). Ayo kita jaga laut Indonesia agar bersih dan lestari, hindari segala bentuk pencemaran. Mari kita jaga kehidupan biota laut demi kebaikan masa depan bangsa Indonesia,” ujar Kepala Bakamla Laksdya Bakamla A. Taufiq R. dalam sambutannya sebagaimana dibacakan Deputi Kebijakan dan Strategi Bakamla Laksamana Muda Bakamla Drs. Frederik Kalalembang, yang hadir langsung pada kegiatan sosial tersebut, sekaligus menyerahkan sarana kebersihan secara simbolis kepada camat penjaringan Muhammad Andri. Penyerahan sarana kebersihan itu dilakukannya sekaligus mengawali acara pembersihan pantai. Lebih lanjut, Laksda Bakamla Frederik dalam sambutannya mengatakan, kegiatan hari ini adalah contoh kerja sama yang diberikan Bakamla dengan lembaga pemerintah maupun non pemerintah yang bermanfaat langsung untuk masyarakat dan lingkungan di wilayah Muara Angke. “Semoga dari kegiatan hari ini setiap masyarakat dan elemen kemaritiman dapat bekerja sama untuk menjaga kebersihan pantai kita sehingga menjadi pantai yang indah dan menarik untuk dikunjungi”, ajak Laksda Bakamla Frederik. “Wings berkomitmen dalam mendukung program Indonesia Bersih yang diinisiasi oleh pemerintah belum lama ini. Kami telah dan akan terus berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memilah sampah sesuai jenisnya, menghimbau masyarakat untuk melakukan kegiatan daur ulang dan re-use kemasan plastik. Plastik bernilai ekonomis dan dapat digunakan untuk membuat barang-barang yang berguna. Pada kesempatan ini, kami juga memberikan bantuan fasilitas kebersihan kepada warga setempat. Semoga warga masyarakat mau bersama-sama menjaga kebersihan pantai dan laut, dan bagi siapapun yang melintasi laut atau menggunakan moda transportasi tidak membuang sampahnya ke laut,” tambah Hardi Agustanto, General Manager Sales & Marketing PT Sayap Mas Utama (Wings Group) Sebanyak beberapa truk sampah berhasil dikumpulkan selama 4 jam pembersihan. Sampah yang dikumpulkan terdiri dari berbagai jenis sampah, dari sampah plastik, styrofoam, hingga kayu dan dedaunan. Seperti diketahui bahaya sampah plastik mengancam kehidupan manusia juga biota laut. Sampah ini berasal dari sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk bertanggung jawab terhadap sampah. Dalam kesempatan ini, juga hadir Plt. Sestama Laksma Bakamla Eko Jokowiyono, S.E.,M.Si., Kepala Biro Sarpras Laksmana Pertama Bakamla Amrien, Direktur Kebijakan Laksamana Pertama Bakamla Agung Endrawan, S.H.,M.H, Komisaris Wings Corporations Hardi Agustanto, Wakil Walikota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim, SIP., M.Si., Putra Putri Pariwisata Pulau Seribu, Fahri M.Dahlan & Shahnaz A. Abidin., serta undangan lainnya.
sumbawanews.com,- Bakamla bersama Wings menunjukkan bentuk tanggung jawab sosialnya terhadap lingkungan. Karenanya, kedua institusi berbeda itu rencana besuk pagi akan bersatu dalam kegiatan bersih-bersih Pantai Utara Jakarta, tepatnya di sekitar area Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (28/4/2019). Hal ini tampak terlihat dari kesibukan semua panitia dalam mempersiapkan aksi bersih-bersih pantai supaya lebih matang. Acara bertajuk “Gerakan Cinta Laut” ini akan melibatkan berbagai instansi pemerintah seperti Kepolisian Republik Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dinas Perhubungan, Dirjen Bea Cukai, TNI AL, Pemda DKI, dan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta. Peserta kegiatan ini rencananya lebih dari 600 orang, termasuk masyarakat daerah setempat. “Kami akan bersih-bersih pantai di Muara Angke yang terbagi dalam enam titik”, ujar Kasubdit Kerja sama Dalam Negeri Kolonel Bakamla Eli Susiyanti, S.H., M.H., M.M., yang didampingi Kasi Kerjasama Dalam Negeri Non Pemerintahan Mayor Bakamla Ariana Listyawati, S.Pd, saat briefing persiapan bersih-bersih pantai. Agar aksi nanti berjalan sukses, Eli meminta seluruh panitia supaya bekerja dengan tulus dan ikhlas. “Kerjakan apa yang sudah menjadi tanggung jawabnya secara optimal”, tungkasnya. Eli juga mengingatkan kepada PIC bagian registrasi supaya memberikan alat perlengkapan seperti karung, masker dan sarung tangan kepada para peserta aksi bersih-bersih pantai. Seluruh peserta supaya diabsen sebelum dan sesudah kegiatan karena hal menyangkut logistik yang akan dibagikan. Tampak terlihat pejabat Bakamla dalam persiapan aksi bersih-bersih pantai yaitu Kasubdit Penyelenggaraan Latihan Kolonel Bakamla Jukiman Situmorang dan Kasubbag Rumga Letkol Bakamla Zaini.
(Puspen TNI). Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. selaku Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI) periode 2019-2023 diwakili oleh Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H. (Wakil Ketua Umum I PB FORKI) mengukuhkan 66 orang Pengurus Pusat Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Masa Bhakti 2018-2022, bertempat di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (28/4/2019).
Adapun 66
Pengurus Pusat INKAI diantaranya Laksma TNI Dr. Ivan Yulivan, S.E., M.M.,
CHMRP, M.Tr.(Han) (Ketua Umum), Omita Olga Ompi (Ketua Bidang Pembinaan Prestasi),
Zulkarnaen Purba (Ketua Bidang Litbang Prestasi), M. Solikhun, S.Ag. (Ketua
Bidang Organisasi), Ronni Sihombing, S.H., MH. (Ketua Bidang Hukum &
Disiplin), Aria Bima Y. (Ketua Bidang Promosi & Dana), Letkol Inf Rois
Nahrudin, S.S., M.A.P. (Ketua Bidang Luar Negri) dan Fawahisah Mahabatan, S.E., S.H. (Ketua Bidang
Umum).
Ketua Umum PB FORKI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Ketua Umum I, Letjen TNI Besar Harto Karyawan menyampaikan bahwa melalui proses regenerasi dan penyegaran kepengurusan INKAI, diharapkan pembinaan organisasi INKAI dapat meningkat dan mendorong peningkatan prestasi olahraga Karate di Indonesia.
Menurut
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, INKAI merupakan salah satu barometer
pembinaan olahraga Karate di Indonesia. “Berkat
pembinaan yang terprogram dan berkesinambungan, INKAI telah memajukan olahraga karate dan meraih
prestasi”, ucapnya.
“Hendaknya
prestasi tersebut tidak membuat kita terlena dan berpuas diri, tetapi justru
memacu prestasi yang lebih tinggi lagi. Untuk itu, mari kita kibarkan Sang
Merah Putih di Olimpiade Tokyo 2020”, ujarnya.
Selanjutnya Ketua Umum PB FORKI mengharapkan pengurus baru dapat meneruskan dan meningkatkan pembinaan yang selama ini telah dijalankan. “Pelihara terus komunikasi dan koordinasi guna pembinaan Olahraga Karate Nasional yang lebih maju”, katanya.
“Kepada seluruh
pengurus dan anggota INKAI
di seluruh Indonesia, saya mengajak untuk bersinergi menjalankan program,
serta memajukan pembinaan dan meningkatkan kompetisi”, pungkasnya.
Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Danjen Kopassus Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono. M.Tr.(Han), serta para Dewan Guru INKAI se-Indonesia. (Badar/Puspen TNI)
Gorontalo. Sabtu, 27 April 2019 (Humas Bakamla RI). Kepala Kantor Zona Kamla Tengah Laksma Bakamla Drs. Bastomy Sanap, SH., MBA., M.Hum bersama Bupati Gorontalo Utara Dr. H. Indra Yasin, SH. MH, menandatangani Nota Kesepahaman tentang Peningkatan Keamanan dan Keselamatan di Perairan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara di Kantor Bupati Gorontalo Utara, Jumat (26/4/2019).
“Maksud dari Nota Kesepahaman
ini adalah sebagai landasan dalam melakukan kerjasama menjaga keamanan dan
keselamatan di laut yang berada di Perairan Gorontalo Utara dan sekitarnya
berupa pencegahan, penindakan pelanggaran di laut terhadap semua bentuk
kegiatan illegal karena letak geografis Gorut yang berbatasan dengan negara
tetangga yaitu Malaysia dan Philipina”, ujar Bastomy.
Dalam Nota Kesepahaman ini ada lima pokok ruang lingkup peningkatan keamanan dan keselamatan di perairan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara. Lima pokok tersebut yaitu pertama pembentukan forum komunikasi keamanan dan keselamatan di laut. Kedua, pemanfaatan teknologi dan sarana prasarana untuk mendukung kelancaran kegiatan peningkatan keamanan dan keselamatan di laut. Ketiga, pemberdayaan masyarakat pesisir dalam rangka peningkatan keamanan dan keselamatan di laut. Keempat, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia di bidang keamanan dan keselamatan di laut. Dan kelima, penempatan Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara pada Kantor Pangkalan Zona Kamla Tengah.
Pelaksanaan Nota Kesepahaman ini juga bersamaan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Gorontalo Utara dalam rangka memperingati HUT ke-12 Gorontalo Utara yang dihadiri Ketua dan Anggota DPRD Prov. Gorontalo, Para Kepala Daerah dan Wakil Provinsi Gorontalo, Para Asisten, Kepala Dinas, Kepala Badan, Camat dan Kepala Desa Se-Kabupaten Gorontalo Utara, Rektor Universitas Islam Yogyakarta Prof. Dr. Al Makin dan Forkopimda Gorontalo Utara. (Bdr)
Sumbawanews.com,- Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa perang atau ketegangan politik yang terjadi di belahan dunia lain—seperti di Timur Tengah atau Eropa Timur—bisa berdampak langsung pada...
Sumbawanews.com,- Sebuah truk muatan tebu oleng dan menabrak tiga sepeda motor di Jalan Pati-Tayu, Desa Sidomukti, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Sabtu...
Sumbawanews.com,- Seiring memasuki puncak musim kemarau, sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur mulai mengalami krisis air bersih yang mengancam kehidupan sehari-hari warga....
Sumbawanews.com,- Toronto — Dua raksasa sepak bola dunia, Jerman dan Pantai Gading, siap bertemu dalam laga penentuan takdir di Grup E Piala Dunia 2026....