Home Blog Page 2974

Ditengah Wabah Corona, Yonif 411 Kostrad Wujudkan Ketahanan Pangan Dengan Berkebun

(Merauke). Dalam rangka menjaga ketahanan pangan ditengah situasi wabah Covid-19 atau Virus Corona yang menjadi pandemi dunia termasuk di Indonesia, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad, mengolah lahan kosong menjadi kebun sayur-sayuran.

 

Dansatgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Jumat (24/4/2020) mengatakan bahwa pangan memiliki peran dan arti sangat penting bagi kehidupan suatu negara. Ketersediaan pangan kurang dari yang dibutuhkan dapat menciptakan ketidak-stabilan ekonomi, apalagi pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi setiap saat.

 

Dalam hal ini, guna mewujudkan ketahanan pangan ditengah-tengah wabah Virus Corona saat ini, personel Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pdw Kostrad mengimplementasikannya melalui kegiatan mengolah lahan kosong menjadi kebun.  Seperti yang dilaksanakan oleh personel Pos Bupul 13 dipimpin Danpos Bupul 13 Letda Inf Yusri Khoirudin, S.Tr. (Han)., bersama anggotanya, yang menjadikan lahan kosong disekitar pos menjadi kebun sayur-sayuran seperti Kacang panjang, Terong, Kangkung, Cabe dan Pare.

 

“Kegiatan berkebun seperti ini sebenarnya telah kita laksanakan sejak awal bertugas pada bulan Juli 2019 lalu, baik dilahan sekitar pos Satgas maupun bersama dilahan masyarakat binaan. Terkait dengan adanya wabah Corona saat ini, kegiatan ini pun terus kita giatkan guna mewujudkan tetap terjaganya ketahanan pangan,” kata Dansatgas.

 

Kegiatan berkebun sendiri juga merupakan wujud dalam mendukung program pemerintah dibidang ketahanan pangan. Hal tersebut telah dilaksanakan oleh seluruh personel yang berada di pos-pos jajaran Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad di sektor selatan Kab. Merauke.

 

Sementara itu, Danpos Bupul 13 Letda Inf Letda Inf Yusri Khoirudin mengatakan, kegiatan berkebun selain untuk menjaga ketahanan pangan ditengah situasi wabah Virus Corona saat ini, juga bertujuan sebagai contoh bagi masyarakat binaan dalam mengolah lahan kosong di lingkungan sekitar rumah menjadi lahan yang produktif. “Berkebun ini juga menjadi salah satu cara kami menghilangkan kejenuhan dan mengisi waktu luang, jika kebun panen sebagian kita konsumsi sendiri dan sebagian kita bagikan kepada masyarakat sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian ditengah-tengah wabah corona saat ini,” tuturnya. (Bdr)

 

Peduli Dampak Covid-19, PMPP TNI Salurkan Bansos

sumbawanews.com,- Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesia (PMPP TNI) dan bekerja sama dengan Bintara Pembina Desa (Babinsa) telah menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) kepada warga yang terdampak Covid-19 di tiga Desa diantaranya, Desa Tangkil, Desa Leuwe Nutug dan Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Bantuan sembako yang disalurkan oleh PMPP TNI berupa kebutuhan pokok berupa beras, gula pasir, minyak goreng, dan masker kain kepada masyarakat di sekitar wilayah kantor PMPP TNI Sentul, Bogor, Kamis (23/4/2020). Penyaluran Bansos berupa Sembako dengan Anjang Sana atau mendatangi langsung ke tiga kantor Desa tersebut.

Masyarakat penerima Bansos diterima oleh perwakilan masing-masing desa. Di Desa Leuwa Nutug diterima Sekdes Bapak Yayan dan disaksikan oleh para perangkat desa. Sementara di Desa Hambalang diterima Sekdes Ibu Dewi dan disaksikan oleh sejumlah perangkat desa. Sedangkan Desa Tangkil juga diterima Sekdes Bapak Baihaki dan disaksikan oleh perangkat Desa setempat.

Bantuan yang dilaksanakan oleh PMPP TNI bertujuan untuk membantu dan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat akibat penularan Covid-19 yang semakin masif ditengah masyarakat Indonesia saat ini. Kemudian moment yang tepat untuk membantu masyarakat karena saat ini umat muslim sudah memasuki bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah.

Dalam masa sulit ini, prajurit TNI dan sejumlah perangkatnya mereka terus bergerak dan terus mengingatkan bahwa semua elemen lainnya perlu meningkatkan gotong royong. Bersama-sama bisa melindungi diri dan melindungi sesame serta selamat dari wabah Covid-19. Masyarakat bisa atasi wabah lebih cepat dengan aksi yang tepat dengan membantu sesama sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. (Gugus Tugas PP Covid-19)

Jelang Bulan Suci Ramadhan 1441 H, Yonif PR 305/Tengkorak Bagikan Sembako dan Masker Kepada Masyarakat

sumbawanews.com,- Prajurit Yonif Para Raider 305/Tengkorak melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial kepada masyarakat sekitar di Wilayah Desa Sinarbaya, Kecamatan Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang, Kamis (23/4/2020).

Kegiatan Bhakti sosial yang digelar oleh satuan Yonif PR 305 Kostrad merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terkena dampak Pendemi Covid 19, sekaligus juga dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1441 H.

Bhakti sosial tersebut berupa pemberian sembako dan masker kepada masyarakat Karawang dan juga kepada driver ojol (ojek online) secara semi drive thru dan melalui tahap prosedur pencegahan Covid-19 seperti melaksanakan social distancing berjarak 1-2 meter, pengecekan suhu tubuh, melaksanakan cuci tangan sebelum menerima sembako dan masker, serta menggunakan hand sanitizer setelah menerima sembako dan masker.

Personel yang membagikan sembako pun menggunakan perlengkapan steril yang sifatnya memberikan rasa aman kepada masyarakat dan personel itu sendiri.

Wadanyonif PR 305 Kostrad, Mayor Inf Beny Artanto selaku Kakorum menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Yonif PR 305 Kostrad terhadap masyarakat khususnya akibat Pandemi Covid-19 dan juga dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1441 H. “Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi semangat baru bagi masyarakat Karawang dalam menjalankan ibadah puasa,” ucapnya.

Salah satu driver ojek online, Sdr. Pranata, mengucapkan terima kasih banyak atas kepedulian Yonif Para Raider 305 Kostrad terhadap masyarakatnya terutama yang sedang sulit mencari nafkah ditengah Pendemi Covid-19. “Semoga prajurit Kostrad yang sedang bertugas senantiasa selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan keberhasilan di dalam menjaga kedaulatan NKRI serta selalu hadir untuk membantu dan mengayomi rakyat dalam situasi apapun,” ujarnya. (Pen Satgas Yonif Raider 305)

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemerintah Hentikan Pelayanan Kapal Laut Mulai 24 April

Jakarta – sumbawanews.com,- Pemerintah menghentikan seluruh kegiatan operasional pelayaran kapal penumpang di Indonesia. Aturan ini berlaku mulai 24 April hingga 8 Juni 2020.
“Larangan penggunaan kapal penumpang untuk mudik tahun 2020, akan dimulai nanti malam tanggal 24 pukul 00.00 WIB. Kalau laut agak panjang dikit jadi 8 Juni akhirnya,” kata Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Agus H Purnomo, dalam konferensi pers virtual, Kamis (23/4/2020).

Aturan ini dikecualikan bagi kapal yang melayani pemulangan tenaga kerja Indonesia (TKI) dan warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri. Kapal tersebut diizinkan berlayar dengan syarat.

“Kemudian juga kapal penumpang yang melayani pemulangan ABK WNI di luar negeri yang bekerja di kapal pesiar, kapal niaga dan lain-lain. Baik itu dioperasikan oleh perusahaan asing maupun perusahaan domestik,” ujarnya.Selain itu, pengecualian diberikan untuk kapal yang melayani aparatur negara, seperti TNI, Polri, dan ASN. Kapal nelayan juga dikecualikan.

“Kalau misalnya orang di pulau mau belanja ke kota besarnya atau misalnya nelayan mau melaut itu tetap bisa,” pungkas Agus.

Artikel ini sebelumnya di muat detiknews.com.

Positif Covid-19 Meningkat Tajam, 38 Di Nyatakan Positif Baru, 4 Orang Sembuh.

Mataram – sumbawanews.com,- Pelaksana tugas harian gugus tugas penanganan covid-19 NTB, yang juga Sekretaris Daerah NTB, merealese perkembangan terbaru penanganan wabah covid-19 di NTB. Bahwa pada hari ini, Kamis 23 April 2020 telah diperiksa 120 sampel dengan hasil 80 sampel negatif, 2 (dua) pasien sampel ulangan positif, dan 38 sampel kasus baru positif Covid-19. Kasus baru positif tersebut, antara lain :

• Pasien nomor 116, an. Tn. S, laki-laki, usia 61 tahun, penduduk Desa Perampuan,
Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 117, an. Tn. HAG, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Desa Perampuan,
Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 118, an. Tn. N, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Duman, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 119, an. Tn. A, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Gili Gede, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 120, an. Tn. M, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Desa Perampuan,
Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 121, an. Tn. JH, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk Desa Nowa, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 122, an. Tn. AH, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Desa Nowa, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 123, an. Tn. MS, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 124, an. Tn. K, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 125, an. Tn. S, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 126, an. Tn. MY, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Potu,
Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 127, an. Tn. A, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Kandai,
Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 128, an. Tn. S, laki-laki, usia 63 tahun, penduduk Desa Nusa Jaya, Kecamatan Manggalewa, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 129, an. Tn. ST, laki-laki, usia 16 tahun, penduduk Desa Keramat, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 130, an. Tn. A, laki-laki, usia 56 tahun, penduduk Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 131, an. Tn. M, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Desa Kapasi Meci, Kecamatan Manggalewa, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 132, an. Tn. AS, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 133, an. Tn. MA, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Suka Damai,
Kecamatan Manggalewa, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 134, an. Tn. I, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk Desa O’o, Kecamatan
Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.
Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani
karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 135, an. Tn. A, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 136, an. Tn. AS, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Desa Nowa, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 137, an. Tn. L, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 138, an. Tn. R, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Desa Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 139, an. Tn. MMS, laki-laki, usia 70 tahun, penduduk Desa Dorotangga,
Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 140, an. Tn. S, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Desa Doropeti, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 141, an. Tn. KJ, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini
menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 142, an. Tn. F, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik.

• Pasien nomor 143, an. Tn. Y, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 144, an. Tn. RL, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Desa Labuhan Jambu, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 145, an. Tn. LKT, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 146, an. Tn. MM, laki-laki, usia 59 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 147, an. Tn. S, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Kebonsari
Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 148, an. Tn. SZ, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Lingkungan Kebon Bawak, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 149, an. Tn. M, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 150, an. Tn. ZT, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 151, an. Tn. S, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 152, an. Tn. FA, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 153, an. An. F, perempuan, usia 12 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit. Riwayat kontak erat dengan Pasien Nomor 108. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik.

Ditambahkannya, selain adanya kasus baru, hari ini juga terdapat 4 (empat) orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif. Keempat orang yang telah sembuh tersebut, adalah :
• Pasien nomor 37, an. Ny. NLEY, perempuan, usia usia 46 tahun, penduduk Kecamatan Ampenan Kota Mataram. Saat ini sudah dalam keadaan sehat;
• Pasien nomor 07, an. Tn. M, laki-laki, usia 59 tahun, penduduk Kota Mataram. Saat ini
sudah dalam keadaan sehat;
• Pasien nomor 31, an. Nn. DAR, perempuan, usia 15 tahun, penduduk Monjok Kota Mataram. Saat ini sudah dalam keadaan sehat;
• Pasien nomor 29, an. Nn. FYT, perempuan, usia 15 tahun, penduduk Kecamatan Sekarbela Kota Mataram. Saat ini sudah dalam keadaan sehat.

Dengan adanya tambahan 38 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 4 (empat) orang dinyatakan sembuh, dan tidak ada kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (23/4/2020) sebanyak 153 orang, dengan perincian 15 orang sudah sembuh, 4 (empat) meninggal dunia, serta 134 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap
melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Populasi berisiko yang sudah diperiksa dengan metode Rapid Diagnostic Test (RDT), yaitu Tenaga Kesehatan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG), serta Pelaku
Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) terutama yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Sebanyak 522 tenaga kesehatan telah diperiksa dengan hasil tidak ada yang reaktif, 1.090 ODP/OTG diperiksa dengan hasil 28 orang (2,5%) reaktif, dan 1.765 PPTG perjalanan Gowa
Makassar diperiksa dengan hasil 400 orang (22,7%) reaktif. Semua orang dengan hasil RDT reaktif dilanjutkan pemeriksaan swab sebagai standar pemeriksaan laboratorium untuk penegakan
diagnosa Covid-19.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 358 orang dengan perincian 222 orang (62%) PDP masih dalam pengawasan, 136 orang (38%) PDP selesai
pengawasan/sembuh, dan 15 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 4.639 orang, terdiri dari 842 orang (18%) masih dalam pemantauan dan 3.797 orang (82%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 1.795 orang, terdiri dari 1.265 orang (70%) masih dalam pemantauan dan 530 orang (30%) selesai pemantauan. Sedangkan PelakuPerjalanan
Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 45.775 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 13.167 orang (29%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 32.608 orang (71%).

Cegah Penularan Covid-19, TNI Polri di Lotim Gelar Operasi Gabungan

Lombok Timur – Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., Bersama Kapolres Lombok Timur mengambil apel gabungan TNI Polri Bersama instansi terkait yang terlibat dalam Satgas Gugus Tugas Pecepatan Penanganan dan Pencegahan virus corona (Covid-19) Kabupaten Lombok Timur di lapangan Tugu Depan Pendopo Bupati Lotim, Kamis (23/4).

Apel gabungan dengan kekuatan sekitar satu kompi tersebut dibagi menjadi empat sektor yakni wilayah timur, barat, utara dan selatan yang dipimpin masing-masing tertua yang ditunjuk.

Menurut Dandim 1615/Lotim, apel gabungan tersebut dilakukan menindaklanjuti hasil rapat koodinasi dengan Bupati Lotim Drs. H.M. Sukiman Azmy, MM., Bersama Forkopimda Lotim dan para Kepala OPD maupun instansi terkait tentang penghentian sementara pelaksanaan sholat Jumat di masjid dan diganti dengan sholat dzuhur di rumah masing-masing, begitu juga dengan pelaksanaan sholat tarawih selama bulan puasa dilaksanakan di rumah masing-masing.

“Jadi sesuai dengan imbauan pemerintah maupun maklumat Kapolri, Surat Edaran MUI dan Instruksi Bupati Lotim untuk sementara tidak boleh mengadakan kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang banyak untuk mencegah penularan Covid-19,” ujar Agus Donny.

Untuk itu, pihaknya bersama Kepolisian mendukung kebijakan pemerintah daerah tersebut untuk menghindari adanya penularan virus corona mengingat virus ini tidak bisa dilihat dengan mata telanjang sehingga sangat tepat kebjiakan yang dikeluarkan untuk menyelamatkan umat dari wabah virus corona.

Agus Donny juga mengajak dan mengimbau seluruh masyarakat untuk Bersama-sama mendukung dan melaksanakan imbauan dan kebijakan pemerintah dengan penuh kesadaran sebagai masyarakat yang taat terhadap ulil amri demi kebaikan dan keselamatan bersama.

Usai melaksanakan apel gabungan, masing-masing bagian kemudian melanjutkan patroli sesuai dengan sektor yang telah ditentukan.

Dandim 1628/SB Bersama Forkopimda Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Tidak Mampu

Sumbawa Barat – Dandim 1628/SB bersama Kapolres Sumbawa Barat kembali memberikan bantuan paket sembako kepada warga tidak mampu di lingkungan Perjuk Kelurahan Telaga Bertong, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Kamis (23/4).

Dandim 1628/SB dan Kapolres bersama Wakil Bupati, Kajari, dan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan warga tidak mampu yang sebelumnya telah didata.

Dandim 1628/SB, Letkol CZI Eddy Oswaronto, dalam arahannya pada apel pasukan mengatakan, paket sembako tersebut merupakan wujud kepeduliannya terhadap warga dalam menyikapi dampak sosial ekonomi yang timbul pada masa pandemi Covid-19.

Sebanyak 250 paket sembako akan dibagikan secara bersama-sama oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas kepada warga di masing-masing wilayah.

“Semoga bantuan ini bermanfaat, walaupun tidak menyeluruh tetapi dapat digunakan untuk keperluan dalam menyambut bulan Ramadhan di tengah pandemi Covid-19,” kata Dandim 1628/SB, di Taliwang, Kamis.

Dandim mengimbau jajarannya, agar membagikan sembako dengan cara mendatangi rumah warga masing-masing dan tidak mengumpulkannya di satu tempat secara beramai-ramai untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Di tengah pandemi Covid-19 ini, saya harap warga tetap mengikuti anjuran pemerintah tentang cara pencegahan dan penanganan Covid-19,” harapannya.

Diakhir arahannya, Dandim mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankannya. “Semoga di bulan Ramadhan ini memberikan berkah dan kebaikan kepada kita semua,” ujarnya.

Sementara, Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Herman Suriyono, S.IK., juga mengatakan, bahwa kegiatan bakti sosial ini adalah upaya untuk meringankan beban warga yang benar-benar memerlukan bantuan.

“Bantuan ini semoga dapat meringankan, apalagi saat ini warga yang kurang mampu sudah mulai merasakan dampak dari pandemi Covid-19,” tutur Kapolres.

Kapolres juga mengimbau agar warga dan anggota TNI-Polri tetap waspada pada saat bertugas, karena penyebaran virus ini sangat cepat dan tidak terlihat.


“Saat pemberian bantuan tetap lakukan physical distancing, karena ancaman Covid-19 ini ada dimana-mana,” jelasnya.

Polres KSB juga akan terus melakukan kegiatan keamanan, bahkan dalam sekala besar menghadapi dampak Covid-19 dan bulan Ramadhan agar warga KSB aman nyaman, terutama dalam melaksanakan ibadah puasa.

Perempuan Tani HKTI DKI Jakarta dan TNI AD Salurkan Sembako Untuk Warga

(Humas HKTI DKI Jakarta).  Perempuan Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) DKI Jakarta, yang diketuai oleh Rina Fitri, memberikan bantuan sembako untuk warga masyarakat di sekitar Pasar Rebo dan Ciracas, Jakarta Timur.

 

Bantuan 400 bungkus sembako yang berisikan telur, gula, minyak goreng dan minuman sereal adalah dalam rangka Hari Kartini Tahun 2020 dan pandemi wabah Virus Corona atau Covid-19.

 

Ketua Perempuan Tani HKTI Jakarta Rina Fitri menyerahkan langsung bantuan sembako tersebut kepada Komandan Rayon Militer (Danramil) Kodim 0505/Jakarta Timur Mayor Kav Luky Dibyanto, bertempat di Koramil 03/Pasar Rebo, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (23/4/2020).

 

Dalam kesempatan tersebut, Rina Fitri mengatakan bahwa kegiatan Perempuan Tani HKTI memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan untuk wilayah di DKI Jakarta, bekerja sama dengan TNI AD, dalam hal ini Koramil 03/Pasar Rebo, Ciracas, Jakarta Timur.

 

“Kali ini kita bekerja sama dengan Koramil Pasar Rebo untuk menyalurkan sembako dari Perempuan Tani HKTI DKI Jakarta supaya lebih tepat sasaran, karena Koramil ini yang tahu mana-mana tempat warga yang membutuhkan sembako ini,” ujarnya.

 

Rina Fitri juga menyampaikan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia selalu mengadakan dan menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan atau sedang mengalami musibah, seperti membantu warga yang terkena banjir di DKI Jakarta dan dampak pandemi wabah Covid-19.

 

“Untuk masyarakat DKI Jakarta agar selalu mematuhi protokol yang sudah ditentukan, jaga jarak dan untuk yang mampu membantu saudara-saudaranya yang kurang mampu,” himbaunya.

 

Sehari sebelumnya, Perempuan Tani HKTI DKI Jakarta juga memberikan donasi berupa alat kesehatan (masker medis, alat pelindung diri, minuman asupan gizi, cairan untuk cuci tangan) kepada Puskesmas Pamulang, RSUD Pasar Minggu, dan Puskesmas Cipayung.

 

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Setiawan dan Kodim Wilayah tersebut mengucapkan terima kasih terhadap perhatian para pengurus Perempuan Tani HKTI, terutama Syaikha Aulia selaku cucu dari Wakil Presiden Republik Indonesia yang menyerahkan langsung bantuan kepada masyarakat Tangerang Selatan.

Dandim 1614/Dompu Hadiri Panen Raya Padi di Desa Wawonduru

Dompu – Komandan Kodim 1614/ Dompu Letkol Inf Ali Cahyono, S.Kom menghadiri acara Panen Raya Padi Dalam Rangka Meningkatkan Swasembada Pangan di Wilayah Kabupaten Dompu Tahun 2020 yang dilaksanakan di So Bolonduru Desa Wawonduru Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, Kamis (23/4).

Hadir pula pada kesempatan tersebut Kasdim 1614/ Dompu Mayor Czi Edy Gustaman, Dan Unit Intel Kodim 1614/Dompu Letda Inf Syaifuddin, Kades Wawonduru Abdul Fattah, ST, Perwakilan dari Distambun Kabupaten Dompu Sri Suryani (PPL Wawonduru), para Babinsa, Staf Desa dan Masyarakat yang berjumlah sekitar 35 orang.

Dalam sambutannya, Dandim menjelaskan bahwa Panen raya padi ini bertujuan untuk memotivasi para petani dalam meningkatkan kualitas ketahanan pangan wilayah Kabupaten Dompu.

“Ini merupakan wujud kepedulian TNI -AD bekerja sama dengan para petani yang berada di Desa Wawonduru untuk meningkatkan swasembada pangan dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan,” jelas Dandim.

Lebih lanjut Dandim mengemukakan bahwa TNI sangat mendukung kegiatan semacam ini. “Besar harapan kami kegiatan ini tetap berlanjut dan kami menyampaikan terima kasih atas kerja samanya,” ucapnya.

Sementara itu, PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) Sri Suryani menerangkan bahwa varietas benih yang ditanam di lokasi tersebut adalah jenis interior 42 yang ditanam di arel persawahan So Wawo seluas 25 Hektar selama 4 bulan.

“Jenis padi ini sangat tahan terhadap hama dan hasil panen sangat baik dibanding dengan jenis padi lainnya,” kata Sri.

Lebih lanjut ia mengatakan PPL sangat serius membantu pemerintah daerah untuk turut serta meningkatkan kualitas perekonomian khususnya di Kabupaten Dompu.

“Melalui kerja sama yang baik ini saya selaku ketua PPL Desa Wawonduru beserta staf sangat berterima kasih kepada Bapak Dandim beserta jajaran yang mau membantu masyarakat dalam hal mendukung Program pemerintah daerah,” ungkapnya.

Bakamla RI Gelar Bakti Sosial Peduli Covid-19

sumbawanews.com,- Seiring meningkatnya masyarakat yang terganggu penghasilannya karena bergantung pada pendapatan harian selama pandemi COVID-19 ini, Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) turut prihatin atas kondisi sulit yang menimpa sejumlah kalangan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. menggelar baksi sosial bertajuk “Bakamla RI Peduli Covid-19”, di Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2020).
Dalam kesempatan ini, Bakamla RI/IDNCG menyalurkan bantuan sembako kebutuhan pokok berupa beras, gula pasir, minyak goreng, dan masker kain. Diketahui bahwa masker kain ini diproduksi oleh anak didik pesantren, dan dapat digunakan berulang kali dengan cara dicuci.
Kegiatan bakti sosial ini, walaupun mendatangkan sejumlah besar masyarakat sekitar ke lingkungan Bakamla RI/IDNCG seperti ojol, tambal ban, warga prasejahtera, pekerja harian dan warga yang kurang mampu, dengan tetap memperhatikan physical distancing dan protokol kesehatan yang diberlakukan oleh pemerintah. Keseriusan dalam menerapkan protokol kesehatan, terlihat mulai dari menyambut masyarakat untuk memasuki area kegiatan sosial.
Pertama-tama masyarakat menunjukkan kupon yang telah dibagikan sebelumnya, kemudian dicek suhu tubuh, mencuci tangan dengan baik dan benar sesuai prosedur, dan masuk ke bilik disinfectan untuk sterilisasi secara menyeluruh. Kemudian dipersilahkan duduk yang telah diatur jaraknya, untuk menunggu giliran pembagian kebutuhan pokok.
“Saya beserta seluruh jajaran di Bakamla RI, ingin berbagi kepada masyarakat yang terdampak ekonominya karena pandemi COVID-19, terlebih lagi sekarang sudah menjelang bulan Ramadhan”, pungkas Laksdya Aan Kurnia, S.Sos., M.M.
Kegiatan sosial ini tidak hanya dilakukan di Mabes Bakamla RI/IDNCG, namun juga dilakukan di Kantor Kamla Zona Maritim Barat di Batam dan sekitarnya, Zona Maritim Tengah di Manado dan sekitarnya, dan Zona Maritim Timur di Ambon dan sekitarnya.
“Diharapkan sembako dan masker yang disalurkan kepada masyarakat sekitar, dapat sedikit meringankan beban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari”, ujar Laksdya Aan Kurnia, S.Sos., M.M.  mengakhiri sambutannya.

Berita Terkini

Prabowo Sebut Empat Kali Belum Dapat Mandat, Istana: Ini Soal Komitmen pada Demokrasi

Sumbawanews.com,- Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang empat kali “belum memperoleh mandat” dari rakyat dalam pemilihan presiden bukanlah...

Galaxy S26 Hadir dengan AI yang Benar-Benar Menolong Sehari-hari

Sumbawanews.com,- Smartphone flagship 2026 tak lagi sekadar soal spesifikasi kamera atau prosesor tercepat. Yang kini menentukan nilai sebuah perangkat adalah seberapa dalam kecerdasan buatan...

Mantan Ibu Negara Korsel Divonis 7 Tahun Penjara Usai Terima Hadiah Mewah

Sumbawanews.com,- Seoul — Kim Keon Hee, istri mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, divonis tujuh tahun penjara oleh Pengadilan Distrik Pusat Seoul pada...

Babak Pertama Berakhir Imbang, Cape Verde dan Arab Saudi Masih Sama Kuat

Sumbawanews.com,- Laga terakhir Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Houston, Texas, berakhir dengan skor 0-0 pada babak pertama antara Cape Verde dan Arab...

Berita Utama