Mataram – sumbawanews.com,– Mataram (21/5). Pernyataan Gubernur NTB tentang kendala pembangunan KEK Mandalika sudah diselesaikan dalam diskusi online bersama Universitas Indonesia mendapat sanggahan dari Direktur Public Institute NTB Ahmad SH. “ Seharusnya Pak Gubernur menyampaikan secara lugas, mana bagian dalam kawasan yang sudah diselesaikan, jangan membuat pernyataan yang seolah-olah semua persoalan sudah beres dan pembangunan itu berjalan dengan baik,”.
Ahmad SH juga menyampaikan pernyataan gubernur tersebut berbanding terbalik dengan pemberitaan lain yang menyatakan bahwa masyarakat jika menawarkan harga tanah terlalu tinggi maka akan menimbulkan spekulasi harga dan pemeriksaan menjadi berat.
“Artinya masih ada yang belum diselesaikan pembayaran tanah, kata appraisal ini sudah sejak bebrapa waktu lalu. Pertanyaannya sekarang berapa harga tanah di selatan (Kawasan), berapa per meter, berapa per are, apakah harga pasar atau NJOP. Jangan dibalik-balik, seolah-olah giliran begini anda suruh masyarakat tertib dan sebagainya.” Tegas Ahmad SH.
Persoalan di Selatan itu sebenarnya bukan persoalan pembayaran hari ini saja, tetapi sejarah sengkarut sejak orde baru, dan seharusnya keadaan sekarang tidak akan menghambat pembayaran. Pemerintah pusat terbuka, Gubernur sebelumnya (TGB) sudah merapikan pendataan kepemilikan Kawasan. Sehingga harus dikedepankan keadaan obyektif saat ini, bukan subyektif.
Pernyataan gubernur dengan Direktur ITDC itu setali tiga uang, berputar di kalimat appraisal, pengadilan atau ruislag. Seharusnya pemerintah provinsi dan BUMN sebagai perusahaan negara yang bekerja demi pembangunan nasional tidak boleh mencederai rakyat sendiri.
Ruislag, sejak kapan itu menjadi bagian penyelesaian masalah, disekitar Masjid Nurul Bilad saja ada tanah yang sampai sekarang belum di bayar, pemilik lahan mau ruislag karena tidak bersepakat dengan harga, itupun ITDC sampai hari ini tidak menjawab surat pemilik lahan. Pun kalau appraisal dan duduk bersama, masyarakat juga bisa menyampaiakan data appraisal sebagai pembanding.
“Juga, siapa saja bisa curiga, kinerja kabinet gubernur ini diragukan. Boleh jadi gubernur tidak detail dan teliti, hanya dapat laporan menyenangkan dari bawahan. Jadi, hentikan menyampaikan kalimat yang tidak tegas dan tandas; bagaimana mau ada Way, Will saja nggak ada. Yang harus ada itu adalah Pay. Bayar.” Tutup Ahmad SH.
Mataram – Segala upaya dilakukan Gugus Satgas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 di Wilayah NTB baik dipulau Lombok maupun Pulau Sumbawa.
Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos, dalam Rilis tertulis Kamis (21/5/2020).
Dijelaskannya, Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H ditengah wabah pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) yang melanda dunia, termasuk indonesia lebih khusus lagi Prov NTB, guna mengantisipasi penyebaran Covid yang tak kunjung meredah Pemerintah Prov NTB tergabung dalam Satgas Gugus Percepatan penanganan Covid-19 tidak mau gegabah dalam menyikapi kondisi tersebut, melakukan berbagai upaya dengan berbagai pertimbangan sesuai dinamika perkembangan Tran Penyebaran Covid-19.
Terkait hal tersebut lanjut Kapenrem, menindak lanjuti instruksi Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, agar kodim jajarannya mensosialisasikan surat Keputusan Gubernur NTB nomor: 003.2-504 tanggal 19 Mei 2020 tentang pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah, termasuk imbauan ketua MUI Prov terkait pelaksanaan Sholat Idul Fitri ditengah Covid-19.
Kodim jajaran Korem 162/WB melalui para Babinsa, Babinkamtibmas, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan steakholder lainnya bersinergi mensosialisasikan imbauan dengan menggunakan segala sarana yang ada baik dengan penerangan keliling menggunakan kendaraan dilengkapi pengeras suara, melalui media sosial, media online dan lainnya serta secara langsung door to door di wilayah masing-masing, ungkap Kapen.
Adapun imbauan yang disampaikan antara lain :
Pertama, Pengumpulan zakat fitrah dan/atau ZIS (Zakat, Infak, dan Shadaqah) diusahakan menghindari kontak fisik secara langsung, dan bisa dilakukan melalui layanan jemput zakat dan transfer layanan perbankan;
Kedua, Penyaluran Zakat Fitrah dan/atau ZiS (Zakat, Infak, dan Shadaqah) yang ada di masjid, mushola dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat dapat diberikan secara langsung kepada mustahik dengan tetap mengikuti protokol kesehatan;
Ketiga, Dalam situasi pandemi Covid-19, takbiran dilaksanakan melalui media televisi, radio, media sosial dan media digital lainnya;
Keempat, Takbiran dapat dilakukan/dilaksanakan di masjid hanya oleh pengurus takmir masjid;
Kelima, Shalat Idul Fitri 1441 H dilakukan/dilaksanakan di rumah masing-masing;
Keenam, Silaturahim atau halal bihalal Idul Fitri 1441 H bisa dilakukan melalui media sosial dan video call/conference;
Untuk itu, imbuh kapenrem, diharapkan semua komponen masyarakat dapat mentaati semua imbauan pemerintah tersebut, demi membantu percepatan penanganan penyebaran Covid-19 di wilayah NTB, sehingga hal-hal diluar dugaan diambang batas kemampuan kita tidak perlu terjadi, untuk keamanan dan keselamatan diri, keluarga dan kita semua, karena dengan semua kita disiplin diri dalam menjalankan SOP Protokol Pencegahan Covid-19.
Mataram – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 H, Danrem 162/WB didampingi Dandim 1606/Lobar, Kapolres Kota Mataram dan Pasi Intelrem 162/WB, berkunjung dan mengecek Posko Pengamanan Covid-19 di beberapa pintu masuk Kota Mataram, Kamis (21/5/2020).
Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han, memberikan arahan kepada personel yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 yang sedang bertugas agar terus mengaktifkan Posko Covid-19, jangan lalai dan tetap semangat melaksanakan tugas pengamanan, memonitor dan memeriksa setiap pengemudi kendaraan yang melintas keluar masuk kota Mataram sesuai dengan SOP protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
“Menjelang Idul Fitri, personel di Posko Covid-19 khususnya di pintu masuk kota Mataram akan kita perkuat dengan penambahan personel Yonif 742/SWY, jaga kekompakan dan sinergitas dalam bertugas” ungkap Danrem.
“Antisipasi aktifitas masyarakat menjelang Idul Fitri, karena tidak menutup kemungkinan ada masyarakat yang memaksa mudik ke kampung halaman, kemudian masuk kota mataram melalui jalur-jalur alternatif lain, jangan sampai lolos screning dan melaksanakan sesuai protokol kesehatan,” terangnya.
Sebelumnya, Danrem 162/WB bersama Dandim 1606/Lobar dan Kapolres kota Mataram memantau kegiatan patroli gabungan di pasar tradisional di Kota Mataram dalam rangka sosialisasi dan memberi imbauan kepada masyarakat berkaitan dengan pemberlakuan Surat Keputusan Gubernur NTB nomor 003.2-504/2020 tanggal 19 Mei 2020, tentang penetapan pelaksanaan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Tengah Pandemi Wabah Covid-19.
Danrem kembali menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, menjelang hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah, agar mentaati imbauan pemerintah untuk tidak mudik/pulang kampung dan tidak melaksanakan ibadah sholat Idul Fitri 1441 H di masjid maupun di lapangan melainkan di rumah masing-masing, tidak melakukan kunjungan/silaturrahmi secara fisik kepada tetangga ataupun sanak saudara, mengingat hal itu berpotensi menularkan Covid-19, selama lebaran tetap berada di rumah (stay at home). “Namun jika terpaksa karena urusan darurat, maka protokol kesehatan harus dilaksanakan dengan ketat seperti penggunaan masker, sering mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak aman (physical distancing) demi keamanan dan keselamatan bersama,” tegasnya.
Lombok Timur – Setelah Pemerintah Provinsi NTB mencabut Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang diperbolehkannya Salat Idul Fitri di daerah-daerah yang dinyatakan bebas corona virus desease (Covid-19), Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., langsung menginstruksikan Bintara Pembina Desa (Babinsa) melalui Danramil jajarannya untuk segera mensosialisasikan berita tersebut kepada seluruh lapisan masyarakat baik secara langsung maupun door to door.
“Alhamdulillah para Babinsa bersama Babinkamtimbas dan Kepala Desa maupun tokoh agama dan tokoh masyarakat bergerak cepat untuk menyampaikan informasi dan memberikan imbauan untuk mentaati dan melaksanakannya,” ungkap Dandim.
Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang ada terutama terkait dengan penyebaran Covid-19 di masyarakat mengingat kasus positif di wilayah Kabupaten Lombok Timur bertambah dua orang terpapar dan dinyatakan positif Covid-19.
“Jadi Danrem 162/WB dalam hal ini langsung menginstruksikan kepada kami untuk segera mengambil langkah positif untuk menyampaikan dan mengimbau masyarakat agar pelaksanaan sholat Jumat, sholat Idul Fitri dan takbiran tetap di rumah karena tidak ada jaminan untuk tidak terpapar Covid-19,” terangnya.
Dijelaskannya, kami TNI sangat sayang kepada masyarakat karena TNI lahir, besar dan berjuang dengan masyarakat dalam segala permasalahan termasuk berjuang bersama dalam melawan virus corona. Untuk itu, sambung Agus Donny, pihaknya tetap mengajak dan mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk sholat di rumah agar kesehatan dan keselamatan masyarakat tetap terpelihara.
Selain itu, mantan Danyonif 742/SWY tersebut juga berharap agar masyarakat tidak mengadakan acara halal bihalal di rumah untuk menjaga physical distancing dan social distancing yang rentan dengan penyebaran virus corona.
Dalam hal ini, kata Agus Donny, kita harus bijak dalam menyikapi kondisi saat ini dan masih ada cara lain untuk melaksanakan halal bihalal seperti melalui media sosial ataupun video call.
Tidak hanya itu, pria kelahiran Magelang itu juga mengimbau kepada petugas zakat untuk mendatangi masyarakat yang ingin mengeluarkan zakat atau yang akan menerima zakat untuk menghindari pengumpulan massa atau social distancing.
“Mari kita satukan hati dan pikiran serta langkah kita bersama untuk memutus rantai Covid-19 dengan mendengar dan melaksanakan imbauan dan kebijakan pemerintah dengan demikian virus corona cepat bisa kita atasi Bersama,” tandas Agus Donny.
Mataram – Guna mencegah dan meminimalisir penyebaran virus corona (Covid-19) dengan tren baru yang sulit dideteksi pola penyebaranya karena aktifitas kelompok masyarakat dalam jumlah besar, masih kurang kedisplinan dalam melaksanakan semua imbauan pemerintah, serta terkait pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di wilayah Provinsi NTB, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, sebagai bagian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 di wilayah NTB dan bentuk tanggungjawab moral serta kepedulian kepada masyarakat menyampaikan imbauan melalui siaran RRI Mataram, Jalan Langko, Kota Mataram dengan harapan pesan imbauan ini dapat didengar oleh seluruh masyarakat NTB, Rabu (20/5/2020).
Dalam siarannya, Danrem 162/WB menyampaikan imbauan sesuai Keputusan nomor 003.2-504 Tahun 2020 yang diterbitkan Gubernur NTB pada hari selasa tanggal 19 Mei 2020, tentang penetapan pelaksanaan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Tengah Pandemi Wabah Covid-19, dan sejalan dengan imbauan ketua MUI Prov NTB guna meminimalisir, mencegah serta untuk membantu percepatan penanganan penyebaran Covid-19 di wilayah NTB.
Adapun imbauan yang disampaikan Danrem antara lain :
Pertama, Pengumpulan zakat fitrah dan/atau ZIS (Zakat, Infak, dan Shadaqah) diusahakan menghindari kontak fisik secara langsung, dan bisa dilakukan melalui layanan jemput zakat dan transfer layanan perbankan;
Kedua, Penyaluran Zakat Fitrah dan/atau ZiS (Zakat, Infak, dan Shadaqah) yang ada di masjid, mushola, dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat dapat diberikan secara langsung kepada mustahik dengan tetap mengikuti protokol kesehatan;
Ketiga, Dalam situasi pandemi Covid-19, takbiran dilaksanakan melalui media televisi, radio, media sosial, dan media digital lainnya;
Keempat, Takbiran dapat dilakukan/dilaksanakan di masjid hanya oleh pengurus takmir masjid;
Kelima, Salat Idul Fitri 1441 H dilakukan/ dilaksanakan di rumah masing-masing;
Keenam, Silaturahim atau halal bihalal Idul Fitri 1441 H bisa dilakukan melalui media sosial dan video call/conference;
Ketujuh, Perayaan lebaran topat dengan keramaian yang lazim dilaksanakan sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri 1441 H ditiadakan;
Kedelapan, Sesuai dengan protokol kesehatan, seluruh mall, pusat perbelanjaan dan toko-toko pakaian untuk sementara ditutup sejak tanggal 20 Mei 2020 sampai waktu yang ditentukan kemudian;
Kesembilan, Dalam menjalankan ibadah ramadhan dan syawal, seyogyanya masing-masing pihak turut mendorong, menciptakan, dan menjaga kondusivitas kehidupan keberagaman dengan tetap mengedepankan ukhuwah islamiyah ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah basyariah;
Kesepuluh, Kepada seluruh aparat keamanan terkait (TNI, Polri), Pol PP, Camat, Lurah/kepala desa, kepala lingkungan dan ketua RT dengan selalu melibatkan peran serta aktif dari para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan lainnya di masing-masing lingkungan untuk meningkatkan pengawasan dan penertiban agar keputusan Gubernur ini dapat dilaksanakan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Barat;
Kesebelas, Senantiasa memperhatikan instruksi pemerintah daerah terkait pencegahan dan penanganan Covid-19.
Alumni Akmil 1993 terebut berharap agar semua masyarakat dapat mematuhi semua imbauan pemerintah tersebut demi membantu percepatan penanganan Covid-19 di wilayah NTB, untuk keamanan dan keselamatan diri, keluarga dan kita semua.
Di samping itu, orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB ini juga menginstruksikan kepada para Dansat di jajarannya agar mensosialisasikan imbauan pemerintah tersebut kepada seluruh lapisan masyarakat secara bersinergis melalui para Babinsa, Babinkamtibmas, kepala Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan stakeholder lainnya, tentang Himbauan tersebut baik secara langsung berkeliling menggunakan pengeras suara, melalui media sosial ataupun media online lainnya.
sumbawanews.com,- Sesuai tradisi yang berlaku di lingkungan TNI, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima laporan pelaksanaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi 79 Pati TNI terdiri dari 70 Pati TNI AD, 3 Pati TNI AL dan 6 Pati TNI AU, di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (20/5/2020).
Pelaksanaan kenaikan pangkat 70 orang Pati TNI tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/968/V/2019 tanggal 18 Mei 2020. Tradisi laporan ini dikenal dengan istilah Laporan Korp Kenaikan Pangkat Pati TNI
70 Pati TNI AD yang naik pangkat yaitu Letjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau (Danpusterad), Mayjen TNI Victor Hasudungan Simatupang, M.Bus. (Dan PMPP TNI), Mayjen TNI Wanti Waranei F. Mamahit (Pangdivif 3 Kostrad), Mayjen TNI Harianto (Aslat Kasad), Mayjen TNI Dwi Jati Utomo, S.I.P., M.Tr. (Han) (Danpussenarmed Kodiklatad), Mayjen TNI Mohammad Munib, S.I.P. (Kapusziad), Mayjen TNI Sigid Witjaksono, S.I.P., M.Si. (Kapuspalad), Mayjen TNI Isdarmawan Ganemoeljo (Kapusbekangad), Mayjen TNI Bambang Ismawan, S.E., M.M. (Wadanpusterad), Mayjen TNI Raden Tjahja Komara (Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Polkamnas), Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. (Dansecapaad), Mayjen TNI Nisan Setiadi, S.E. (Danpussenarhanud Kodiklatad), Mayjen TNI Kasuri (Ir Kodiklatad), Mayjen TNI Dr. Rer. Pol. Rodon Pedrason, M.A. (Dirjen Strahan Kemhan), Mayjen TNI Sapriadi, S.I.P., M.Si. (Pa Sahli Tk. III Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI), Mayjen TNI Dr. Jonni Mahroza, S.I.P., M.A., M.Sc. (Warek I Bid. Akademik Kemahasiswaan Unhan), Mayjen TNI Edmil Nurjamil, S.E., M.M. (Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri BIN), Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, S.E. (Wadanpussenif Kodiklatad), Brigjen TNI Chairussani Abbas Sopamena, S.I.P., M.Si. (Danrem 152/Babullah (Ternate) Kodam XVI/Ptm), Brigjen TNI M.J.P. Hutagaol ( Pa Sahli Tk. II Intekmil Sahli Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI), Brigjen TNI Yoyok Bagus Budianto, P.Sc., M.A., M.Sc. (Kapoksahli Pangdam V/Brw), Brigjen TNI Suko Basuki, S.H. (Irpers Itum Itjenad), Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo (Danrem 084/BJ (Surabaya) Kodam V/Brw).
3 (tiga) Pati TNI AL yaitu Laksdya TNI Dr. A. Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D. (Rektor Unhan), Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H., M.A.P., M.Tr. (Han) (Danseskoal), dan Laksma TNI Heru Wiyono (Dandenma Mabes TNI).
6 (enam) Pati TNI AU yaitu Marsdya TNI Kisenda Wiranatakusumah, M.A. (Kabais TNI), Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, M.D.S. (Sekjen Kemhan), Marsda TNI Tri Suryono (Dankoharmatau), Marsma TNI Asmawie Prawiro (Pati Sahli Kasau Bid. Strahan), Marsma TNI Bowo Herutomo (Kadisbtbau), dan Marsma TNI Rayanda Barnas, S.E., M.Sc. (Han) (Wakil Dekan Fakultas Teknologi Pertahanan Unhan). (Ahm)
sumbawanews.com,- Ny. Hadi Tjahjanto selaku Ketua Umum Dharma Pertiwi memimpin Serah Terima Jabatan (Setijab) Ketua Umum (Ketum) PIA Ardhya Garini dari Ny. Ayu Yuyu Sutisna kepada Ny. Inong Fadjar Prasetyo, bertempat di Auditorium Mabes TNI AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (20/5/2020).
Mengawali sambutannya, Ny. Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa atas nama pribadi dan Organisasi menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ny. Ayu Yuyu Sutisna yang telah menyelesaikan masa tugasnya sebagai Ketum PIA Ardhya Garini atas dedikasi yang telah diberikan untuk PIA Ardhya Garini juga tak terlepas, kiprah dan loyalitas untuk Dharma Pertiwi.
Kepada Ny. Inong Fadjar Prasetyo saya mengucapkan selamat bertugas sebagai Ketua Umum PIA Ardhya Garini, semoga program kerja yang telah dilaksanakan oleh Ny. Ayu Yuyu Sutisna, dapat dilanjutkan dan bahkan ditingkatkan. “Saya yakin, berkat berbagai pengalaman Ibu dalam berorganisasi, maka Ibu akan cepat menyesuaikan diri dengan dinamika tugas, baik di PIA Ardhya Garini maupun di Dharma Pertiwi,” ujarnya.
Ketum Dharma Pertiwi menyampaikan bahwa perlu ditanamkan kepada anggota pentingnya untuk menjaga ketahanan pangan keluarga, salah satunya adalah dengan memanfaatkan lahan yang ada untuk membudidayakan tanam di lingkungan keluarga ataupun dengan memberdayakan pekarangan pangan lestari. Ini tentu saja akan memberikan manfaat, baik untuk dikonsumsi sendiri atau bila dapat menghasilkan lebih banyak tanaman bisa menjadi tambahan penghasilan keluarga.
Upaya lain untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga adalah dengan memanfaatkan fasilitas yang sudah disiapkan oleh Dharma Pertiwi, organisasi kita sendiri yaitu LaDaRa. Anggota yang memiliki karya dapat bergabung dengan LaDaRa sebagai wadah promosi yang dapat memasarkan produk-produk yang dihasilkan oleh anggota kita dimanapun berada dari Sabang sampai Merauke, yang nantinya setiap setahun sekali dapat diikutsertakan pada acara Gebyar Karya Pertiwi sehingga karya-karya anggota kita dapat lebih dikenal di masyarakat umum baik lokal maupun manca negara, dengan begitu senantiasa kesejahteraan anggota kita dapat meningkat.
Ketum Dharma Pertiwi selalu menghimbau anggota untuk menciptakan wira usaha baru di lingkungan masing-masing dan kemudian mendaftarkan ke dekranasda setempat agar mendapatkan bimbingan dari Kementrian Perdagangan dan Perindustrian, Usaha Kecil dan Menengah serta binaan dari perbankan. Kesemua wira usaha anggota itu bermuara kepada Seksi Ekonomi PIA Ardhya Garini Pusat, dimana data lengkap dikelola oleh Seksi Ekonomi sehingga bisa terpantau dan mendapatkan pembinaan.
Selain seksi ekonomi, dapat digiatkan pula Seksi Kebudayaan PIA Ardhya Garini Pusat untuk menghidupkan rumah-rumah kursus baik di pusat maupun di daerah. Anggota kita banyak sekali yang memiliki kreatifitas, rumah-rumah pintar yang ada tersebar di semua wilayah, dapat difungsikan sebagai Lembaga Kursus dan Pelatihan di wilayah masing-masing. LKP ini harus mendapat dukungan penuh dari Seksi Kebudayaan, contohnya untuk menghimpun peserta yang akan mengikuti kursus, tanpa Seksi Kebudayaan, kerja keras pengurus LKP akan menjadi sia-sia. Untuk itulah sinergitas PIA Ardhya Garini sangat dibutuhkan dalam pengelolaan segala bidang.
Berkaitan dengan serah terima jabatan ini, dan untuk mengembangkan organisasi baik di unsur masing-masing ataupun secara khusus di Dharma Pertiwi yang kita cintai bersama, berharap dapat meluangkan waktu, tenaga dan pikiran. Jadikan organisasi ini ajang silaturahmi untuk merekatkan persaudaraan dan menambah wawasan dalam rangka memajukan organisasi.
Kesemua ini dilakukan semata-mata untuk membantu peran suami dalam melaksanakan tugasnya sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI. Selain itu, nilai esensi berorganisasi yang berarti mengabdi, juga berarti membangun kreatifitas, membangun kemandirian, memupuk solidaritas dan meningkatkan kepekaan terhadap perkembangan yang terjadi di sekitar kita.
Untuk itu, jadilah pribadi yang senantiasa memiliki keinginan untuk senantiasa maju dan belajar, bersikap arif dan bijaksana dalam merespon berbagai fenomena yang berkembang, sehingga kita dapat berkontribusi secara tepat sasaran, tepat guna dan tepat waktu. (Ahm)
sumbawanews.com,- Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi (DP) Ny. Nanny Hadi Tjahjanto memimpin serah terima jabatan Ketua Umum Jalasenastri yang baru dari Ny. Dra. Manik Siwi Sukma Adji kepada Ny. Veronica Yudo Margono. Bertempat di Auditorium Denma Mabes TNI AL, Cilangkap Jakarta Timur, Rabu (20/5/2020).
Ketum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa Pergantian kepemimpinan adalah hal yang wajar terjadi di kedinasan, pergantian ini tentu saja akan memberikan penyegaran agar organisasi tetap memiliki kinerja dan motivasi yang tinggi, dalam menjawab tuntutan tugas ke depan yang semakin dinamis dan kompleks, tak terkecuali dengan organisasi kita.
Jabatan sebagai amanah yang diberikan kepada kita pada dasarnya adalah kepercayaan dari Pimpinan dan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT. Oleh sebab itu, hendaknya hal ini dapat dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya melalui kerja keras, kerja ikhlas, dan kerja tuntas, sehingga segala dedikasi dan sumbangsih kita akan membawa manfaat bagi anggota maupun bagi organisasi.
Diakhir masa tugas Ny. Manik Siwi Sukma Adji, atas nama pribadi dan Dharma Pertiwi, Ketum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi yang telah ibu berikan untuk Jalasenastri juga tak terlepas, kiprah dan loyalitas ibu untuk Dharma Pertiwi tercinta.
Hal yang sama juga Ketum Dharma Pertiwi menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Laksamana TNI (Purn) Siwi Sukma Adji, S.E. M.M., atas dukungan, bimbingan dan arahan yang selama ini diberikan kepada segenap anggota Jalasenastri, sehingga organisasi ini dapat melaksanakan peran dan fungsinya dengan baik.
Ketum Dharma Pertiwi mengakui bahwa Karya nyata Ny. Manik Siwi Sukma Adji selama menjalankan tugas sebagai Ketua Umum Jalasenastri dalam membangun organisasi sungguh membuat bangga, telah banyak kemajuan yang dicapai, karena telah berusaha keras memberikan kontribusi maksimal kepada organisasi, dan tentunya akan menjadi peninggalan yang berarti, khususnya untuk organisasi Jalasenastri dan masyarakat pada umumnya.
Selanjutnya, kepada Ny. Veronica Yudo Margono sebagai Ketua Umum Jalasenastri yang baru, Ketum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengucapkan selamat bertugas, saya yakin berkat berbagai pengalaman Ibu dalam berorganisasi akan cepat menyesuaikan diri dengan dinamika tugas, baik di organisasi Jalasenastri maupun di organisasi Dharma Pertiwi. Semoga program kerja yang telah dilaksanakan oleh Ny. Manik Siwi Sukma Adji di Jalasenastri, dapat dilanjutkan dan bahkan ditingkatkan.
Pada kesempatan itu, Ketum Dharma Pertiwi berpesan kepada Ny. Veronica Yudo Margono untuk memberikan perhatian terhadap anak yatim yang ada di lingkungan unsur Jalasenastri, seperti halnya yang telah dilaksanakan oleh Ibu Manik Siwi bahkan bila memungkinkan lebih ditingkatkan. Orang tua mereka gugur ketika sedang berada dalam tugas sebagai anggota TNI AL, maka sudah menjadi tanggung jawab dan kewajiban kita untuk memperhatikan kehidupan mereka.
Selain itu, Yayasan Hang Tuah harus mendapatkan perhatian dan pengelolaan yang baik, karena Yayasan ini merupakan bagian dari tugas dan amanah yang harus dijalankan oleh Jalasenastri sehingga menghasilkan output yang sesuai dengan warna dan cita-cita Jalasenastri terutama untuk mensejahterakan anggotanya dalam bidang pendidikan khususnya dan masyarakat sekitar. Yayasan Hang Tuah dan Jalasenastri tidaklah dapat dipisahkan karena Yayasan Hang Tuah lahir dari Jalasenastri, keduanya harus seiring sejalan.
Di sisi lain, Ketum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto yang sangat penuh perhatian dengan situasi dan kondisi yang terjadi saat ini, juga berpesan kepada Ketua Umum Jalasenastri yang baru untuk menanamkan kepada anggota, pentingnya menjaga ketahanan pangan keluarga, salah satunya adalah dengan memanfaatkan lahan yang ada di lingkungan keluarga dengan memberdayakan pekarangan pangan lestari membudidayakan tanaman. Tentu saja akan memberikan manfaat, baik untuk dikonsumsi sendiri atau bila dapat menghasilkan lebih banyak tanaman bisa menjadi tambahan penghasilan keluarga.
Diakhir sambutannya Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengucapkan selamat bekerja kepada Ibu Veronica Yudo Margono dan terima kasih serta selamat menikmati masa Purna Bhakti kepada Ibu Manik Siwi Sukma Adji, Semoga Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT, senantiasa meridhoi setiap upaya dan pengabdian kita kepada organisasi, masyarakat, bangsa dan negara. (Ahm)
sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Staf Angkatan Udara dari Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. kepada Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., bertempat di Loby Gedung R.D.S Surya Darma, Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (20/5/2020).
Pengangkatan Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., sebagai Kepala Staf Angkatan Udara berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 33/TNI/Tahun 2020 tanggal 18 Mei 2020, tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala Staf Angkatan Udara.
Sebelum diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Pangkogabwilhan II). (Ahm)
sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Staf Angkatan Laut dari Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M. kepada Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., bertempat di Loby Gedung R.E Martadinata, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (20/5/2020).
Pengangkatan Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. sebagai Kepala Staf Angkatan Laut berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 32/TNI/Tahun 2020 tanggal 18 Mei 2020, tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala Staf Angkatan Laut.
Sebelum diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I). (Ahm)
Sumbawanews.com,- Ousmane Dembélé mencatatkan namanya dalam sejarah Piala Dunia dengan mencetak hat-trick saat Prancis menghancurkan Norwegia 4-1 di East Rutherford, Jumat (26/6/2026). Gol-golnya yang...
Sumbawanews.com,- Kapten Timnas Iran, Mehdi Taremi, menyatakan kekecewaan mendalam usai laga imbang 1-1 melawan Mesir di Seattle Stadium, Sabtu, 27 Juni 2026. Hasil itu...
Sumbawanews.com,- Partai Amanat Nasional (PAN) resmi melantik Surya Utama, atau dikenal luas sebagai Uya Kuya, sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) DKI Jakarta, menggantikan...
Sumbawanews.com,- Sprint race MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen berakhir dengan kekecewaan bagi Jorge Martin. Pembalap Aprilia Racing itu awalnya sempat mengancam dominasi rekan...