Home Blog Page 2577

Satu Jam Baku Tembak di Papua, TNI Rebut Senpi dan Lukai Anggota KKSB

(Kogabwilhan III).  Setelah beberapa hari Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata  (KKSB) mengganggu Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang hendak melakukan investigasi terkait kematian Pendeta Yeremia serta pos-pos TNI di Sugapa dan sekitarnya, pada hari ini Senin (12/10/2020) sekitar pukul 17.45 WIT terjadi kembali kontak tembak antara KKSB dengan TNI.

 

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan III) Kolonel Czi IGN Suriastawa mengatakan bahwa kontak tembak berlangsung sekitar satu jam di dekat Bandara Bilorai, Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Satuan TNI yang kontak tembak dengan KKSB adalah personel dari Yonif 400 Raider yang sedang melaksanakan pengamanan di Bandara Bilorai.

 

“Satuan Yonif 400 Raider bertugas melaksanakan pengamanan bandara untuk menjamin keamanan dan keselamatan penerbangan sipil dari ancaman KKSB yang sering membuat kekacauan di wilayah Intan Jaya,” ujarnya.

 

Menurut Kolonel Czi Suriastawa, dalam kontak tersebut tersebut TNI mendapatkan satu pucuk senjata api laras panjang rakitan yang dilengkapi dengan teleskop, 19 butir munisi kaliber campuran (5,56 mm dan 7,62 mm) dan satu orang anggota KKSB tertembak.  Namun saat dilakukan pembersihan di lokasi, korban belum ditemukan. Diperkirakan  korban KKSB yang mengalami luka tembak  dibantu melarikan diri oleh kelompok KKSB masuk kedalam hutan.

 

“Hingga saat ini  TNI terus melakukan pengejaran didaerah Sugapa  untuk menangkap gerombolan KKSB yang sering melakukan tindakan pengacau keamanan, khususnya di Pos yang dijaga TNI,” tandasnya. (Bdr)

 

Samsudin Ucapkan Syukur Dan Terimakasih Rumahnya Menjadi Salah Satu Sasaran Rehab RTLH TMMD ke-109 Kodim 1607/Sumbawa

Sumbawa – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Tahun 2020 Kodim 1607/Sumbawa di desa Jotang dan Desa Jotang Beru, Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa sampai saat ini terus berjalan.

Waktu yang diberikan selama kurang lebih 30 hari ini di manfaatkan dengan baik oleh anggota Satgas. Banyak pembangunan yang dilaksanakan oleh Satgas TMMD 109 pimpinan Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) ini, diantaranya pembuatan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 1100 meter dan lebar 4 meter, pembuatan Jembatan, pembuatan Musholla yang dilengkapi MCK dan tempat wudhu, pembuatan saluran irigasi sepanjang 350 meter dan Rehab rumah sebanyak 9 unit.

Salah satu rumah yang menjadi sasaran rehab RTLH adalah milik bapak Samsudin (40), warga dusun Brang Baru, Rt. 004/002, Desa Jotang, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa.

IMG-20201012-WA0038

Rumah yang ditempati oleh bapak Samsudin memang sangat memprihatinkan dan tergolong dalam rumah tidak layak huni. Rumah tersebut dikerjakan oleh anggota Satgas yang dipimpin oleh Serda Alimudin dan dibantu beberapa orang warga sekitar.

Saat ditemui di lokasi lain, Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M Tr (Han) selaku Dansatgas TMMD ke 109 menyampaikan bahwa pengerjaan RTLH itu sudah dimulai sekitar 21 hari pasca pembukaan TMMD 109 pada tanggal 22 September 2020 kemarin dan saat ini proses pengerjaan sudah mencapai 65 persen.

Dansatgas mengapresiasi antusiasme masyarakat, yang bekerja bersama sama bahu membahu membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan perehapan RTLH. “hal ini menjadi semangat dan kekuatan bagi anggota Satgas TMMD untuk bekerja lebih maksimal, dan proses penyelesaian setiap sasaran dapat tercapai serta tepat waktu,” ungkap Dansatgas.

IMG-20201012-WA0036

Masih menurut Dansatgas, perehapan rumah tak layak huni bertujuan untuk membantu warga masyarakat yang kondisi perekonomiannya dibawah standar masyarakat sejahtera sehingga perlu kepedulian kita semua dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat salah satu melalui Program TMMD.

“Semua yang kami lakukan untuk mensejahterakan warga masyarakat. Dan pelibatan masyarakat dalam progam TMMD ini, sebagai wujud menunggalnya TNI dengan rakyat. Semoga kedepannya TNI makin di cintai rakyat,” pungkasnya.

Sementara Samsudin (40), mengaku sangat senang dan bahagia karena rumahnya yang tidak layak huni, diperbaiki menjadi lebih baik lagi.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak-bapak tentara yang telah bekerja memperbaiki rumah kami ini. Dengan adanya bapak bapak TNI dan TMMD di desa kami ini, saya sangat bersyukur mengingat keadaan ekonomi saya yang kurang mampu, sehingga dengan adanya program ini kami terbantukan untuk memiliki rumah yang layak,” tutur bapak Samsudin.

Forkopimda NTB Gelar Silaturahiim Dan Dialog Dengan Perwakilan Organisasi Serikat Buruh, Serikat Pekerja Serta Asosiasi Pengusaha

Mataram – Menindaklanjuti perkembangan Pro dan Kontra penetapan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja, Gubernur NTB bersama Kapolda NTB, Danrem 162/WB dan Kadisnakertrans NTB menggelar silaturrahmi dan dialog dengan Serikat Buruh, Serikat Pekerja Nasional (SPN), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) se-NTB di Kediaman Kapolda NTB, Jalan Langko Kota Mataram, Senin (12/10/2020).

Pada kesempatan tersebut, Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal, S.I.K. M.H., menyampaikan tentang pentingnya menjaga silaturrahmi dan melalui kegiatan ini diberikan kesempatan kepada serikat buruh dan pekerja serta asosiasi pengusaha di NTB menyampaikan saran pendapat untuk kemajuan provinsi NTB. Apapun saran dan masukan yang disampaikan akan ditampung dan ditindaklanjuti untuk kebaikan bersama.

“Kami berharap kegiatan silaturrahmi ini rutin dilaksanakan, semoga silaturrahmi kita hari ini dapat memberikan manfaat dan untuk keakraban kita membangun NTB yang lebih gemilang,” ucap Iqbal.

Sementara Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc., menyampaikan, dalam menyampaikan pendapat dan aspirasi terkait UU Cipta Kerja diharapkan tetap berjalan dengan baik, tertib dan kondusif sehingga tidak mengundang aksi anarkis ataupun kericuhan, termasuk protokol kesehatan pencegahan Covid-19 tetap harus dilaksanakan.

“Dalam menyampaikan aspirasi harus tetap menjunjung tinggi kondusifitas dan menjaga keamanan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang justru dapat menimbulkan kerugian bagi diri sendiri maupun daerah,” imbaunya.

Tidak dipungkiri, sambung Gubernur, masih banyak persoalan yang perlu dibahas untuk menyempurnakan Omnibus Law tersebut. Cakupannya yang luas, membuat UU Omnibus Law wajib melibatkan peran serta seluruh kalangan masyarakat dan pemerintah akan selalu terbuka menerima masukan dan kritikan dari masyarakat.

“Gubernur semua sudah dikumpulkan dalam rapat terbatas dengan pak Presiden, beliau menyadari betul ada hal-hal atau informasi yang mungkin tidak sampai kepada kita semua. Oleh karena itu, kalau ada hal yang dirasa oleh teman-teman, ada kekurangan yang perlu disempurnakan, pemerintah pusat tentu terbuka,” jelas Bang Zul.

Sedangkan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menyampaikan, TNI-Polri selalu siap membantu masyarakat menyelesaikan segala permasalahan termasuk mendukung, memfasilitasi dan mendampingi dalam menyampaikan aspirasi agar dapat berjalan dengan maksimal dengan tetap menjunjung tinggi ketertiban, keamanan dan kondusifitas.

“NTB ini punya kita semua, NTB ini punya masyarakat NTB, saya yakin kita semua mau NTB maju, dan kami dari TNI, Polri, dan Pemerintah akan mendukung bapak ibu untuk kemajuan NTB, tentunya dengan peraturan dan prosedur yang ada,” terang Rizal.

Demikian juga Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB, Hj. Wismaningsih Drajadiah memberikan apresiasi kepada pekerja, buruh hingga pengusaha NTB yang tetap berpikir jernih menyikapi permasalahan yang sedang trend di Indonesia saat ini dan berjanji akan selalu melindungi hak-hak pekerja, buruh dan juga pengusaha yang ada khususnya di NTB.

“Kami berterima kasih kepada teman-teman serikat pekerja di NTB karena bisa menyikapi Undang-Undang ini dengan sangat rasional, sehingga tidak ada sampai hari ini yang menyikapinya dengan emosional tapi dengan rasional,” ucap Wismaningsih.

Selanjutnya pada kesempatan tersebut, para perwakilan organisasi dari Serikat Buruh, Serikat Pekerja Nasional (SPN), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) hingga Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menyampaikan pendapat dan juga harapan mereka kedepan serta berharap silaturahim dan keterlibatan kalangan buruh dan pengusaha terus ditingkatkan.

Hadir mengikuti kegiatan tersebut Ketua KADIN (Kamar Dagang Indonesia) NTB, Ketua APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) NTB, Ketua DPW KSPN (Konfederasi Serikat Pekerja Nasional) NTB, Ketua DPD SPN (Serikat Pekerja Nasional) NTB dan Ketua DPD SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) NTB.

Sisihkan Bahan Pokok Makanan, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Berbagi Dengan Masyarakat

Sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Skamto menyisihkan bahan pokok makanannya untuk berbagi dengan masyarakat Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom.

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Senin (12/10/2020).

Dalam konfirmasinya, Dansatgas mengatakan kegiatan yang dilakukan Pos Skamto Pimpinan Kapten Inf Senopati Yud tersebut merupakan bagian dari program pembinaan Teritorial yang hingga saat ini terjalin hubungan yang erat antara personel Satgas dengan masyarakat setempat. “Pendekatan Teritorial yang kami lakukan dengan memberikan sebagian dari sisa bahan pokok makanan ini merupakan upaya dalam menunjang tugas pokok kami selaku penjaga perbatasan,” ujarnya.

“Karena tugas kami selain menjaga batas Negara, juga turut membantu dalam mengatasi kesulitan masyarakat di sekeliling kami. Salah satunya dengan memberikan bahan pokok makanan ini,” tambah Dansatgas Yonif MR 413 Kostrad.

Sementara itu, Kapten Senopati menyampaikan bahwa bahan pokok makanan yang disisihkan merupakan bahan kebutuhan utama masyarakat pada umumnya. “Mungkin jenis dan jumlahnya sangat terbatas, namun inilah bukti kepedulian kami kepada masyarakat khsusnya di Kampung Yowong yang selama tiga bulan ini kami bina hubungan dengan baik,” katanya.

Pada kesempatan itu juga, Mama Rachel (62), Salah satu warga di Kampung tersebut tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya setelah menerima bahan pokok makanan dari Prajurit Pos Skamto. “Terima kasih anak atas bantuannya mama senang sekali, semoga Kebaikan anak semua dibalas Tuhan Yang Maha Kuasa,” ucapnya.

Tim Kesehatan TMMD Ke-109 Kodim 1711/Boven Digoel Bantu Kegiatan Posyandu

(Boven Digoel-Papua. Senin, 12 Oktober 2020). Tim Kesehatan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 Kodim 1711/Boven Digoel membantu kegiatan Posyandu di Balai Kampung Kakuna, Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua.

 

Dalam kegiatan Pos Pelayanan Kesehatan Terpadu (Posyandu) tersebut, personel Tim Kesehatan TMMD Kodim 1711/Boven Digoel Sertu Eri Nugraheni dan Serda Warlela ikut mendampingi dan membantu petugas kesehatan Puskesmas Mindiptana.

 

Kegiatan Posyandu yang dilaksanakan setiap bulan oleh Puskesmas Mindiptana, kali ini difokuskan kepada ibu hamil, anak balita dan lansia sekaligus memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang sedang sakit.

 

Walaupun ditengah kesibukan program TMMD ke-109 Kodim 1711/Boven Digoel, personel Satgas selalu menyempatkan diri membantu jalannya kegiatan Posyandu hingga usai.

 

Petugas kesehatan Puskesmas Mindiptana menyampaikan ucapan terimakasih kepada personel Satgas TMMD Ke-109 Kodim 1711/Boven Digoel yang telah membantu, sehingga pelaksanaan kegiatan Posyandu tersebut dapat berjalan dengan baik.(Bdr)

Aksi Kebrutalan KKSB terulang lagi

Sumbwanews.com,- Beberapa rentetan kejadian aksi teror Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) semakin tidak terkendali. Tidak pandang bulu dalam menentukan sasarannya mulai tukang olek, buruh, tenaga medis, pegawai aparat pemerintah daerah, masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, TNI-Polri, termasuk pesawat sipil pun jadi sasaran tembak KKSB.

Semakin jelas kebejatan KKSB, dalam melakukan setiap aksi terornya selalu menggunakan masyarakat sipil papua sebagai tameng hidup. Hari ini sekitar pukul 14.00 WIT, KKSB kembali menyerang pos Koramil persiapan Hitadipa di Distrik Hitadipa Kab. Intan Jaya dengan kekuatan kurang lebih 20 orang. Mereka melakukan penembakan membabi buta dari Kampung Balamay yang terletak di ketinggian seberang sungai di belakang Koramil Hitadipa. KKSB menyerang dari tengah kampung masyarakat agar jatuh korban dari pihak masyarakat. Diduga masyarakat kampung tersebut berada dibawah ancaman KKSB untuk menjadi tameng hidup, saat mereka menyerang.

TNI berusaha menghalau serangan membabi buta KKSB dengan tembakan peringatan agar mereka tidak mendekat dan tidak leluasa untuk membidik k arah Pos TNI. Kejadian ini berlangsung sampai dengan pukul 15.30 WIT.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kolonel Czi IGN Suriastawa, Minggu (11/10/2020) menegaskan bahwa tidak ada korban dalam kejadian ini. TNI dalam Pos Pertahannya selalu berusaha menghindarkan korban dari masyarakat sipil.

Kembali Kapenkogab memperingatkan siapa pun yang ada dibalik serangam ini, agar menghentikan cara-cara yang tidak berperikemanusiaan dengan menggunakan masyarakat sipil sebagai tameng hidup.

Selanjutnya Kapenkogab menjelaskan Koramil persiapan Hitadipa dibangun untuk membantu mengamankan masyarakat dan pembangunan di daerah Kab. Intan Jaya. Bila KKSB terus mengganggu ketertiban dan keamanan di Hitadipa, secara tidak langsung, hal ini akan menghambat pembangunan yang sedang berlangsung yang akhirnya berdampak pada terhambatnya kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua,” jelas Kapen Kogabwilhan III.

Motivasi Jemaat Lebih Giat Beribadah, SatgasYonif 125/Simbisa Bagikan Alkitab

(Merauke). Untuk menumbuhkan dan mendorong semangat warga jemaat agar lebih giat beribadah, Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW  membagikan sejumlah Alkitab kepada jemaat Gereja Katolik ST. YOHANES DE DE DEO di Kampung Yanggandur, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Minggu (11/10/2020).

 

Dansatgas mengungkapkan, Gereja Katolik ST. YOHANES DE DE DEO kerap digunakan personel Satgas Pos Yanggandur yang beragama Kristen untuk melaksanakan ibadah bersama warga jemaat setempat. “Usai kegiatan ibadah, Danpos Yanggandur beserta empat orang anggotanya membagikan sejumlah Alkitab kepada jemaat,” ujarnya.

 

“Alkitab tersebut kami bawa dari Home Base untuk dibagikan kepada saudara kita yang beragama Kristen di Papua,” sambungnya.

 

Lebih lanjut dikatakan, Alkitab ini kami bagikan dengan harapan dapat mendorong semangat warga agar lebih giat beribadah, sehingga imannya semakin bertumbuh dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, terutama dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini. “Semoga pembagian Alkitab ini akan mendatangkan kebaikan bagi kita semua,” ungkap Dansatgas.

 

Sementara itu, bapak Yonas Gelambu (54 th) selaku Ketua Dewan Gereja Katolik ST. YOHANES DE DE DEO  mengucapkan terimakasih  kepada Satgas yang sudah membagikan Alkitab kepada jemaatnya. “Semoga dengan adanya pembagian Alkitab ini, jemaat semakin rajin membaca dan memahaminya, serta menjadikan Alkitab sebagai pelita baginya dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ucapnya. (Bdr)

SMA Pradita Dirgantara Bahas Pengajaran dan Pembelajaran Partisipatif Lintas Kurikulum

Sumbawanews.com,- Sebagai bentuk tanggung jawab akademis di kala pandemi covid-19 yang berdampak secara langsung dalam proses belajar mengajar di sekolah, SMA Pradita Dirgantara menyelenggarakan Webinar dengan tema “Engaged Teaching and Learning Across Curriculum” (Pengajaran dan Pembelajaran Partisipatif Lintas Kurikulum). Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Jumat (09/10/2020) melalui aplikasi Zoom Meeting dan juga melalui siaran langsung kanal Youtube SMA Pradita Dirgantara. Webinar ini terselenggara dalam rangka peringatan Hari Guru Sedunia, yakni setiap tanggal 5 Oktober.
Ketua Umum Yayasan Ardhiya Garini (Yasarini), Ibu Nanny Hadi Tjahjanto memberikan kata sambutan sekaligus membuka acara webinar yang diikuti sekitar 400 peserta. Dalam sambutannya, Ibu Nanny menyampaikan guru memiliki tugas mulia dalam membangun bangsa sehingga penting bagi guru unutk menempatkan diri sebagai pembelajar sepanjang hayat. “Dengan diadakannya webinar ini saya harap dapat membuka wacana bahwa pendidik bukan sekedar proses dimana guru mengisi pembelajaran dengan memberi siswa materi dalam bahan ajar dan siswa hanya sebagai penerima, tetapi pendidikan adalah proses kerjasama antara guru dengan peserta didiknya dalam menciptakan pengetahuan”, imbuh Ibu Nanny.
Ibu Inong Fadjar Prasetyo, Ketua Umum PIA Ardhya Garini dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa negara maju adalah negara yg menempatkan pendidikan sebagai prioritas tertinggi. “Harus ada kolaborasi antara pendidik dan perserta didik karena peran tenaga didik penting dalam menciptakan susasana pembelajaran yg menarik”, ujar Ibu Inong. Pada kesempatan ini SMA Pradita Dirgantara mengadakan Webinar dengan menghadirkan pembicara Dwi Agus Yuliantoro, Ph.D. (Direktur Direktorat Pengembangan Sekolah Pradita Dirgantara), Zulfa Sakhiyya, Ph.D. (Kepala Pusat Studi Literasi Universitas Negeri Semarang) dan Irfan Prasetya, Ph.D. sebagai pembahas.
Dwi Agus Yuliantoro, Ph.D., menyampaikan bahwa engaged dalam pembelajaran adalah pembelajaran yang melibatkan peran aktif dan partisipasi dari siswa ketika mengikuti proses pembelajaran dengan guru di kelas sehari-hari, sehingga pembelajaran terjadi lebih dinamis. Pembelajaran bukan satu arah dalam artian dari guru menransfer ilmu kepada murid dan murid akan menerima secara mentah-mentah apa yg disampaikan guru sebagai kebenaran. Critical pedagogi lebih kepada pembelajaran dialogis antara guru dengan murid. Pengetahuan bukan hanya dari guru ke siswa, tapi juga dari siswa kepada guru maupun dari siswa kepada teman-temannya. “Kita harus menyadari guru dan siswa punya peran yang sama pentingnya dalam pembelajaran sehingga pembelajaran dapat terjadi dengan sukses. Guru dan murid keduanya merupakan pelaku utama dalam proses belajar mengajar dikelas.” ungkap Dwi.
Dalam pemaparannya, Dwi juga mengungkapkan beberapa kriteria atau karakter yang harus dimiliki oleh guru yaitu, guru harus bisa engaging atau melibatkan siswa dalam seluruh mata pelajaran, guru harus punya empati dan simpati, guru harus bisa menampilkan pola pengajaran yang baik dan guru harus memaknai bahwa guru yang hebat adalah guru yang selalu berpikir dia juga adalah seorang pembelajar sepanjang hayat. Dewasa ini guru belum mampu mengoneksikan atau menghubungkan pembelajaran di kelas dengan kehidupan nyata siswa sehari hari, hal ini adalah salah satu koreksi yang harus diperhatikan oleh guru. Dwi juga memaparkan bahwa dalam cara belajar siswa aktif, siswa dituntut berperan aktif di kelas, bagaimana siswa secara continue fokus pada pembelajaran yang terjadi. Untuk mendukung suksesnya kegiatan pembelajaran, guru harus mampu menerapkan teknik mengajar yang beragam dan berbeda-beda disesuaikan dengan kondisi dan topik yang diajarkan, serta disesuaikan dengan tingkat kecerdasan siswa
Sementara itu Zulfa Sakhiyya, Ph.D., Kepala Pusat Studi Literasi Universitas Negeri Semarang mengatakan bahwa semua jenis ilmu pengetahuan yang berbeda, tetapi hanya ada satu cara untuk memediasi ilmu pengetahuan, yaitu dengan literasi. Pengetahuan diibaratkan sebuah bangunan dengan literasi sebagai kuncinya, ketika kita memiliki kunci maka kita akan mampu membuka pintu pengetahuan. Dalam membuat praktik atau kegiatan literasi yang bermakna yang berarti ada engagement, siswa bisa tidak hanya consume tetapi juga produce pengetahuan. “Di masa pandemic seperti saat ini, jalan yang paling masuk akal yang bisa dimodifikasi oleh guru adalah melalui digital literacy. Literasi digital dibutuhkan untuk memperoleh atau menyaring informasi yang tidak terbendung datangnya. Fokus dari gerakan literasi digital saat ini masih pada consuming information. Padahal yang diperlukan dalam era saat ini adalah critical thinking atau berpikir kritis yang mana tidak bisa dilakukan hanya dengan menggunakan informasi” tutur Zulfa. Menurutnya, siswa harus mampu menunjukkan apa yang mereka tahu. Pergeseran yang perlu dilakukan selama proses belajar mengajar literasi di masa pandemic adalah bahwa praktik literasi harus memiliki tujuan.
Terakhir, Irfan Prasetya, Ph.D. (Direktorat SMA, Kemdikbud) selaku pembahas pada acara webinar Jumat, 9 Oktober 2020 mengemukakan bahwa kebijakan merdeka belajar yang saat ini digaungkan oleh Kementerian Pendidikan sumber idenya adalah dari Ki Hajar Dewantara dimana ada 3 ide besar yaitu sekolah sebagai sebuah taman yang terdapat among dan pamong disitu. Taman siswa berarti ada kegembiraan di sekolah, among dimana central figure dari belajar adalah guru dan siswa yang berkolaborasi sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zaman, pamong dimana tugas dan fungsi dari pendidik adalah sebagai fasilitator yang membantu siswa belajar tanpa menentukan kemana siswa harus belajar, tetapi ketika ada  permasalahan harus ada tuntunan dan intervensi dari guru.

Membangun dari Pinggiran, Konsep SALAM untuk Bangun Karakter Kota Mataram Berkah Cemerlang

MATARAM – Pembangunan Kota Mataram saat ini belum benar-benar merata. Pelayanan publik di sektor Kesehatan, Pendidikan, dan juga pusat perekonomian seakan terkonsentrasi hanya di kawasan Cakranegara dan sebagian Ampenan.

Denyut aktivitas perekonomian dan keramaian juga hanya berjalan hingga larut malam di kawasan strategis tengah Kota, Cakranegara saja. Di kawasan lain, Kota Mataram nampak lebih cepat lelah, gelap dan “tertidur dengan mimpi panjang”.

Kondisi ini juga terjadi di kawasan satelit dan wilayah perbatasan penyangga Kota Mataram. Di beberapa perbatasan Kota dengan Kabupaten Lombok Barat, nyaris tak ada beda. Pengingatnya hanya gapura selamat datang atau selamat jalan. Baik perbatasan Barat, Timur, Utara, maupun Selatan.

Masalah pembangunan di perbatasan Kota Mataram ini menjadi pemikiran dan konsep pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram nomor urut 2, Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (SALAM).

*Ketimpangan kawasan Pinggiran*

SALAM menginginkan Kota Mataram ke depan punya karakter dan ciri khas. Dimana tiap masyarakat yang masuk ke wilayah Kota Mataram bisa merasakan keindahan dan kenyamanan berbeda yang menunjukan ciri Kota ini.

“Ya keluhan seperti itu sudah seringkali kita dengar. Aspirasi masyarakat warga Kota Mataram di kawasan satelit dan perbatasan ini juga sudah banyak kami serap, baik yang langsung menyampaikan maupun melalui Tim dan Relawan SALAM di lapangan,” kata Selly Andayani disela-sela blusukan bersama TGH Abdul Manan melihat kawasan pinggiran kota yakni di kawasan Mapak dan Lingkungan Tegal , Minggu pagi ( 11/10).

Di Lingkungan Tegal misalnya, Selly dan Tgh Abdul Manan ditemani Warga dan Tokoh Masyarakat setempat diajak melihat Daerah Aliran Sungai ( DAS ) Songkang yang telah dijadikan area tempat pembuangan sampah sembarangan. Timbunan sampah dipinggir dan tebing Kali Songkang menimbulkan bau yang menyengat dan kurang sedap.

Sementara itu nampak warga sekitar juga memanfaatkan aliran sungai Songkang untuk berbagai keperluan domestik harian.

Menurut Selly apa yang terjadi di aliran Kali Songkang tidak akan dibiarkan berlarut-larut. SALAM akan mengembalikan Fungsi Sungai sekaligus menata kawasan kali Songkak menjadi wisata air arung jeram mengingat kontur/ bentang alamnya yang indah dengan debit air yang deras.

SALAM akan merevitalisasi kali Songkang menjadi destinasi wisata air yang mumpuni dikota Mataram agar masyarakat sekitar kelak merasakan manfaatnya secara ekonomi untuk kesejahteraan bersama.

” Masyarakat perlu diedukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Jangan buang sampah sembarangan, karena itu merusak keindahan maupun dapat menimbulkan problem kesehatan bagi warga sekitar ” tegas Selly.

Sementara itu kunjungan dadakan Selly Manan dikawasan Mapak belatung sempat mengagetkan warga setempat namun mendapat respon positif. Warga terlihat familiar dan akrab dengan Paslon SALAM ini.

Setelah melihat sungai Mapak yang berbatasan dengan Lombok Barat, Hj Selly dan TGH Manan tampak asyik berinteraksi dan berbincang santai bersama sejumlah warga dipinggir jalan, termasuk dengan pedagang ikan bakar. Selly pun memesan 20 ikan bakar.

Warga nampak makin sumringah dengan gaya komunikasi merakyat dan Humble Paslon SALAM ini. Apalagi diakhir kunjungan tersebut, SALAM juga membagikan masker gratis yang disambut penuh antusias dan gembira.

*Akses Peningkatan Ekonomi Pinggiran Kota*

Selanjutnya Selly mengatakan, konsep SALAM ke depan adalah pembangunan Kota Mataram dari pinggiran. Sentra pertumbuhan pembangunan di kawasan Cakranegara dan Ampenan, saat ini sudah bisa berkembang dengan iklim investasi yang baik di Kota ini. Sehingga tugas pemerintah adalah hadir dalam pembangunan kawasan pinggiran yang belum tersentuh maksimal.

Menurut Selly, hal ini penting untuk pemerataan pembangunan ekonomi di Kota Mataram. Selain itu Warga masyarakat di perbatasan harus merasakan akses fasilitas umum yang sama dengan di pusat-pusat Kota ini.

SALAM akan mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi dan aktivitas di perbatasan Kota Mataram. Akan ada pusat pertokoan, taman rekreasi, dan pelengkapan fasum seperti Puskesmas dilengkapi IGD.

“Jadi perbatasan ( baca : pinggiran kota ) tidak hanya menjadi simbolisasi gapura-gapura antar Pemda saja. Tetapi di kawasan perbatasan, warga kota sudah bisa merasakan kenyamanan dan keamanan hidup sebagai penduduk dan ber KTP Mataram ,” Kata Selly sembari mengatakan hal inilah yang memotivasinya kerap blusukan dan menyapa warga di kawasan pinggiran.

Gagasan Car Free Night di jalan Cakranegara hingga Bertais misalnya, juga muncul dari aspirasi masyarakat di kawasan perbatasan. Kota harus menjadi daerah yang denyut perekonomiannya berjalan hingga larut malam, tetapi dengan kenyamanan dan keamanan yang terjamin.

Selly menekankan, tak peduli di kawasan itu adalah kantong pendukung SALAM atau pendukung paslon lainnya, namun pemerataan pembangunan tetap akan dilakukan SALAM saat memimpin roda pemerintahan di Kota Mataram kelak.

“Jangan sampai ada masyarakat Kota Mataram yang akses jalan ke pemukimannya masih tidak layak. Atau warga Kota Mataram yang kesulitan mengakses fasilitas pendidikan dan kesehatan,” tandasnya.

*Pemerataan Pembangunan kawasan Pinggiran*

Sementara itu Calon Wakil Walikota Mataram, TGH Abdul Manan mengatakan, pemerataan pembangunan dengan konsep membangun dari pinggiran ini, bukan saja akan membuat daerah-daerah pertumbuhan ekonomi baru di Kota Mataram. Tetapi juga akan membuat minat investasi semakin meluas, dan menciptakan multiplier effect yang cukup positif bagi warga Kota Mataram khususnya di kawasan pinggiran

Ulama muda kharismatik ini juga merasakan bagaimana menjadi warga masyarakat Kota Mataram di perbatasan. Sebab, kediaman TGH Abdul Manan termasuk kawasan perbatasan dengan Terong Tawah, Lombok Barat.

“Misalnya di kawasan saya masih ada akses jalan yang rusak dan berlubang. Hal-hal seperti ini yang akan menjadi perhatian SALAM ke depan,” tutur pria yang juga Ketua MUI kota Mataram ini

Selain penataan kawasan dan pelengkapan fasilitas umum perbatasan, SALAM juga akan mendorong optimalisasi penerangan jalan umum, hingga jalan lingkungan.

Dansatgas Tinjau Pekerjaaan TMMD Lalui Jalur Air

Sumbawanews.com,- Dansatgas TMMD Reguler ke-109 Kodim 1208/Sintang Letkol Inf Eko Bintara meninjau langsung proses pengerjaan baik sasaran Fisik maupun non fisik melalui jalur air, Untuk dapat mencapai Sasaran Program TMMD dibutuhkan waktu 1 jam, Minggu (11/10/2020).

Ditempat terpisah Dandim 1208/Sambas Letkol Inf Setyo Budiyono, S.H., M.Tr. (Han) mengatakan sebagai Dansatgas bertanggung jawab untuk melakukan pengecekan terhadap pekerjaan Satgas TMMD.

“Pekerjaan harus ditinjau sehingga estimasi waktu yang diberikan Komando atas dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Letkol Inf Setyo.

Lebih lanjut, Letkol Inf Setyo mengatakan dengan menyusuri sungai adalah suatu wujud tanggung jawab Dansatgas atas pekerjaan Fisik maupun non fisik. (Pendim 1208/Sbs)

Berita Terkini

Tolak Titipan Siswa, Sekdis Banten Kena Cemberut

Sumbawanews.com,- Rachmat Tamam, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten, tak gentar meski harus menghadapi cemberut dari keluarga, sahabat, bahkan rekan kerja. Ia menolak tegas...

Pemerintah Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh

Sumbawanews.com,- Pemulihan pasca-bencana di Aceh kini memasuki fase yang lebih terstruktur dan berdampak nyata. Jalan-jalan yang sebelumnya terputus akibat banjir dan tanah longsor pada...

Raffi Ahmad Bantah Terlibat Suap Bea Cukai, Saksi Ungkap Fakta Foto di Blueray

Sumbawanews.com,- Saksi kunci dalam kasus dugaan suap Bea dan Cukai, Vina, mengungkapkan bahwa Raffi Ahmad sama sekali tidak terlibat dalam transaksi ilegal terkait pengiriman...

Pemerintah Siapkan Perpres Kendalikan AI di 10 Sektor Kritis

Sumbawanews.com,- Jakarta – Menghadapi gelombang kecerdasan artifisial yang kian tak terbendung, pemerintah Indonesia bersiap mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk mengatur pengembangan dan pemanfaatan AI...

Anthropic Cabut Kebijakan Sembunyikan Pembatasan pada Model AI

Sumbawanews.com,- Setelah mendapat tekanan kuat dari komunitas peneliti, Anthropic mengumumkan perubahan kebijakan terhadap model AI terbarunya, Claude Fable 5, yang selama ini secara diam-diam...

Berita Utama