Home Blog Page 2569

SALAM Jilbab Hijau Luncurkan Bidan SALAM Menyapa di Kota Mataram

Mataram – Masalah Kesehatan Ibu Hamil, Balita dan Anak di Kota Mataram di masa pandemi , menjadi atensi pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram No Urut 2 , Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (SALAM).

Pasangan yang lagunya mulai ngetren dan akrab didengar warga kota yakni Salam Dua Jari dengan tagline Jilbab Hijau meluncurkan program *Bidan SALAM Menyapa* di Kota Mataram. Program ini bertujuan membantu pelayanan edukasi / konsultasi kesehatan dasar untuk ibu hamil, balita dan anak-anak. Bidan SALAM Menyapa bagian dari kampanye Pilkada Sehat di masa pandemi saat ini.

“Bidan SALAM Menyapa ini bertujuan untuk mencegah *stunting* pada balita maupun anak-anak ,” ujar Calon Walikota Mataram, Hj Putu Selly Andayani, Senin ( 19/10 )

Menurutnya, program ini digagas setelah menyerap aspirasi selama turun ke lapangan dan menyapa masyarakat Kota Mataram. Salah satu masalah peliknya terkait edukasi kesehatan ibu hamil, balita dan anak. Penyebabnya karena aktivitas Posyandu yang berhenti memberikan layanan kesehatan rutin akibat pandemi.

“Penghentian kegiatan Posyandu selama masa Pandemi Covid-19 amat dirasakan oleh ibu hamil dan ibu yang memiliki anak Balita. Dengan tidak adanya kegiatan Posyandu para ibu-ibu tersebut tidak dapat melakukan konsultasi dan mengikuti penyuluhan terkait cara menjaga kandungan dan cara merawat anak balita,” urai Mantan Kadis Perdagangan NTB yang pernah menempuh pendidikan di Belanda ini.

Menurut Selly melalui *Bidan SALAM Menyapa*, Jilbab Hijau ingin berbagi kehidupan ditengah-tengah warga kota , khususnya yang kurang mampu/ miskin guna memberikan konseling /edukasi penyuluhan cara menjaga kandungan dan merawat anak Balita agar kelak tumbuh menjadi Generasi Cemerlang.

“Kegiatan ini bentuk kepedulian SALAM untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Mataram. Para bidan dan relawan SALAM turun ke lapangan, terutama di kantong-kantong yang sulit mengakses layanan kesehatan,” ujar Selly.

*Atensi Bidan dan Ibu Hamil*

Marliana, seorang ibu muda dengan balita berusia 2,9 bulan tahun mengaku sangat terbantu dengan program Bidan SALAM Menyapa. Ia merasa lebih nyaman ketika ada layanan konsultasi dalam menjaga kesehatan ibu dan janin.

“Dengan Bidan SALAM Menyapa ini tentu kami terutama ibu ibu yang punya balita sangat terbantu, ” katanya.

Senada Devi Fitri , Warga Lingkungan Taman Seruni Kelurahan Taman Sari Ampenan menyampaikan terima kasih atas penyuluhan kesehatan yang diadakan SALAM karena membantu mengetahui perkembangan anak yang dihadapi oleh ibu ibu hamil.

“Kami berharap kegiatan penyuluhan kesehatan ini dilakukan secara berkala dan berkesinambungan dimasa pandemi ini,” pintanya.

Sementara itu Tim Bidan Salam Menyapa, Yesvi Zulfiana,S.Tr.Keb.,M.Kes mengatakan para relawan Bidan SALAM Menyapa yang turun memberikan layanan kesehatan gratis ini rata- rata berpendidikan Strata II (S2).

Diakui oleh Yesvi dengan penutupan posyandu akibat pandemi para ibu balita mengalami kesulitan memantau pertumbuhan dan perkembangan balitanya , terutama masalah pola makan balita yang sesuai gizi berimbang, konsultasi stimulasi perkembangan balita dan penyakit yang sering dialami balita.

” Bidan Salam Menyapa termasuk mensosialisasikan edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pola asuh anak, dan edukasi pencegahan Covid 19,” tutur Yesvi

Yesvi menambahkan, kegiatannya bersama timnya memberikan layanan edukasi dan konsultasi kesehatan gratis ini didorong oleh keterpanggilan kemanusiaan akibat pandemi ketika posyandu tidak beroperasi.

“Bidan Salam Menyapa akan bergerak door to door untuk memberikan layanan edukasi kesehatan secara berkala,” imbuh bidan yang berparas cantik ini.

*Layanan Edukasi Kesehatan Online dan Off Line Ala Jilbab Hijau*

Imam Budi Gunawan, Koordinator Ambulance GuDek menambahkan Bidan SALAM Menyapa ini spiritnya adalah Jilbab Hijau ingin fokus memberikan kemudahan pelayanan edukasi ataupun konsultasi kesehatan baik secara online ataupun off line atau tatap muka,” Kata Imam sembari menambahkan tiga tenaga medis dan bidan disiapkan Jilbab Hijau dalam setiap kegiatan menggunakan Ambulance SALAM ini.

Ia menambahkan Bidan SALAM Menyapa akan dilakukan bergilir dan berpindah tempat. Setiap kali layanan dilakukan, maka tim Task Force Ambulance SALAM lainnya akan melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan dan fogging di lingkungan setempat.

“Penyemprotan disinfektan untuk mengantisipasi pandemi corona, sedangkan fogging dilakukan karena saat ini kan mulai masuk pancaroba ke musim penghujan. Tujuannya agar jentik nyamuk tidak berkembang dan meminimalisir penyakit DBD, di kota Mataram” ujarnya.

Sementara beberapa Tim Task Force Ambulance SALAM yang lainnya akan mensosialisasikan protokol kesehatan sembari mereka membagikan masker gratis untuk masyarakat.

Pria yang akrab disapa Wawan ini mengungkapkan, program Guru, Dokter dan Psikiater Keliling (GuDek) yang diluncurkan beberapa bulan lalu juga untuk mendekatkan layanan edukasi bidang pendidikan dan kesehatan. Program Bidan SALAM Menyapa semakin memperkuat dan menyasar kelompok rentan yang lebih luas.

SMA Pradita Dirgantara Selenggarakan In House Training Model Pembelajaran Bagi Para Guru

Sumbawanews.com,- Sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi guru, SMA Pradita Dirgantara menyelenggarakan _In House Training_ “Model Pembelajaran” dengan pembicara Dr. Hendi Pratama, M.A. yang merupakan Plt. Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Universitas Negeri Semarang. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Sabtu (17/10/2020) di SMA Pradita Dirgantara dengan tetap melaksanakan protokol Covid-19 secara ketat.
Wakil Kepala Sekolah bidang Akademik, M. Ridwan Aziz, M.Pd. memberikan kata sambutan sekaligus membuka acara In House Training tersebut yang diikuti oleh seluruh guru SMA Pradita Dirgantara. Dalam sambutannya, M. Ridwan Aziz menyampaikan bahwa guru perlu untuk meningkatkan kemampuan mengajar, khususnya dalam menggunakan berbagai model pembelajaran yang mengakomodasi siswa agar dapat berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran. “Dengan diadakannya In House Training ini diharapkan dapat membekali guru dalam menguasai berbagai model pembelajaran yang nantinya dapat diterapkan dalam proses pembelajaran”, Imbuh Aziz.
Dr. Hendi Pratama, M.A. menyampaikan bahwa penerapan model pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa dalam mencapai kompetensi dasar sangat penting. “Sebagai seorang guru kita perlu melibatkan peran aktif dan partisipasi dari siswa sehingga student-centered learning dapat diterapkan dengan baik”, Ujar Hendi. Menurutnya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penerapan student-centered learning yakni: 1) Siswa bertanggung jawab atas pembelajaran, 2) Guru memfasilitasi, 3) Siswa mencari tahu bahan yang tidak dibahas di kelas, 4) Perbanyak pertanyaan terbuka, 5) Perbanyak studi kasus, dan 6) Kombinasi antara pembelajaran individu dan pembelajaran kolektif. “Guru perlu untuk mempersiapkan beberapa hal sebelum mulai untuk mendesain pembelajan diantaranya pembelajaran tersebut harus berfokus pada aktivitas dan keterlibatan siswa, mengurangi proporsi ceramah pengajar (ceramah tetap dibutuhkan), memancing rasa penasaran siswa, siswa harus bertanggungjawab selama proses pembelajaran karena pengetahuan atau ketrampilan yang melibatkan siswa lebih cepat dikuasai dan akan bertahan lebih lama”, imbuh Hendi.
Dalam In House Training tersebut guru-guru dibagi dalam beberapa kelompok sesuai dengan rumpun mata pelajaran yang diampu. Kemudian guru-guru diminta untuk berdiskusi dan mempraktikan penerapan model pembelajaran yang sudah disampaikan oleh pembicara. Dalam kesempatan itu, para guru menerapkan model pembelajaran  Small Group Discussion, Simulasi, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Instruction, Project Based Learning dan Problem Based Learning. Menurut Nanang Adi Prayitno, S.Pd. (guru Fisika), In House Training ini sangat bermanfaat baginya karena dapat lebih mengerti tentang konsep model pembelajaran dan bagaimana mendesain dan menerapkan model pembelajaran tersebut. “Saya bersama guru-guru fisika lainnya tadi mencoba menerapkan Contextual Instruction ketika diberi kesempatan untuk mempraktikan model pembelajaran dalam mengajar fisika dan menurut saya model pembelajaran tersebut dapat membantu kami dalam pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas”, Ujan Nanang.  *(Oscar/Humas/SMA Pradita Dirgantara)*

TMMD Kodim 1711 Boven Digoel Sosialisasi Penerimaan Prajurit TNI AD

(Boven Digoel-Papua). Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 Kodim 1711/Boven Digoel melaksanakan program non fisik dengan menggelar sosialisasi / wearfing penerimaan Prajurit TNI AD.

 

Sosialisasi penerimaan Prajurit TNI AD dilaksanakan dengan mendatangi siswa dan siswi sekolah yang berada di Kampung Kakuna, Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel, tepatnya di SMK I Mindiptana, Senin (19/10/2020).

 

Komandan SSK TMMD Reguler ke-109 Kodim 1711 Boven Digoel Lettu Inf H. Simanjuntak mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi dipimpin oleh Sertu Erik Nugraheni. Kegiatan ini bertujuan mengajak para generasi muda penerus bangsa untuk bergabung di institusi negara khususnya TNI AD.

 

Menurut Lettu Inf H. Simanjuntak, dalam kegiatan sosialisasi tersebut anggota Satgas TMMD juga memberikan motivasi kepada para siswa dan siswi SMK 1 Mindiptana agar mau mengabdikan diri sebagai anggota TNI.

 

Lebih lanjut dikatakan, TNI akan melaksanakan rekrutmen anggota meliputi Perwira, Bintara, dan Tamtama. Untuk pendaftaran bisa dilakukan melalui website khusus atau juga bisa datang langsung dan bertanya pada Babinsa Koramil 1711-02 Mindiptana supaya dibantu dan diarahkan.

 

“Harapannya, setelah diadakan penyuluhan rekrutmen penerimaan prajurit, para generasi muda Boven Digoel khususnya di Distrik Mindiptana ada kemauan untuk mengabdikan dirinya sebagai anggota TNI,” tutupnya.(Bdr)

Pelihara Ketahananan Fisik, Prajurit Dan PNS Jajaran Korem 162/WB Ikuti Tes Kesamaptaan Periodik

Mataram – Dalam upaya menjaga dan memelihara kesiapan Prajurit dan PNS, Korem 162/WB menggelar pembinaan kesamaptaan periodik di lapangan Tri Sula Yonif 742/SWY Gebang Mataram.

Kegiatan yang diikuti Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Korem 162/WB tersebut dalam pelaksanaannya dikoordinir oleh Jasrem 162/WB, Tes Samapta yang merupakan bagian dari program kerja Kodam IX/Udayana, untuk mengukur hasil pembinaan fisik yang telah dilaksanakan dan tingkat kesegaran jasmani Prajurit dan PNS jajaran Korem 162/WB.

Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., disela-sela kegiatannya, Senin (19/10/2020).

Kapenrem menyampaikan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara terjadwal mulai tanggal 12 Oktober sampai dengan 23 Oktober 2020 mulai dari Kodim jajaran Korem 162/WB, Yonif 742/SWY, satuan dinas jawatan dan hari ini dilaksanakan bagi Prajurit dan PNS Makorem 162/WB sampai dengan hari Rabu 21 Oktober 2020.

“Metode penilaian tes kesemaptaan untuk semua prajurit dan PNS disesuaikan dengan kelompok umur yang terdiri dari tes kesegaran jasmani A yaitu lari sejauh 3.200 meter dilanjutkan dengan tes kesegaran jamani B meliputi Pull up, Sit up, Push up dan Shutle Run,” terang Dahlan.

Sebelumnya, lanjut Dahlan, seluruh peserta wajib melaksanakan pemeriksaan kesehatan mulai dari pemeriksaan tensi oleh tim kesehatan dari Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) 09.04.02 Mataram. Untuk personil yang tensinya terlalu tinggi atau terlalu rendah (tidak normal) tidak diijinkan untuk mengikuti tes, selanjutnya dilakukan cek denyut nadi dan senam pemanasan oleh tim Jasmani Militer.

“Selain tes kesegaran jasmani A dan B, juga akan dilaksanakan tes ketangkasan berupa renang dasar militer bertempat di Kolam Renang Wira Bhakti Gebang Mataram dan pengecekan postur,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kapenrem mengungkapkan, bahwa tes samapta periodik ini wajib bagi seluruh prajurit maupun PNS Korem 162/WB untuk mengikutinya, mengingat sebagai alat pertahanan negara sebagai bentuk tanggungjawab dalam memelihara ketahanan fisik guna kesiapan dalam menghadapi setiap tugas sebagai bhayangkari negara dalam menjaga kedaulatan negara dan keutuhan wilayah NKRI, maka prajurit dituntut memiliki fisik yang prima dan tubuh yang kuat.

“Prajurit harus selalu dalam kondisi bugar, fit, sehat dan kuat, setiap saat harus selalu siap, untuk itu prajurit senantiasa harus dengan penuh kesadaran membina jasmani dan menjaga kebugaran fisiknya,” tandas Dahlan.

Kerjasama Satgas TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa Dan Masyarakat Menunjukkan Hasil Signifikan Ditiap Sasaran

Sumbawa – Pelaksanaan kegiatan TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa yang berlokasi di desa Jotang dan desa Jotang Beru Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa dipastikan akan rampung sebelum penutupan TMMD pada tanggal 21 Oktober mendatang. Senin (19/10).

Percepatan pembangunan tersebut tentunya dilaksanakan dengan bersinergi bersama Pemerintah Daerah dan instansi lainnya melalui wadah kegiatan pelaksanaan TMMD baik dalam bentuk program fisik ataupun non fisik.

Seperti diketahui, pelaksanaan TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa ini mengusung Tema Pengabdian Untuk Negeri, Satgas TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa memaknai tema tersebut dengan melakukan pekerjaan tersebut dengan bergotong royong bersama masyarakat, tanpa mengenal lelah. Demi mewujudkan Kemanunggalan TNI dan rakyat.

15d5e84e-0384-4805-b14f-8f97adb21bd3

Salah satu Program fisik yang sudah dikerjakan pada TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa yaitu pembangunan jalan usaha tani (JUT) sangat mempunyai arti bagi masyarakat dimana akses jalan tersebut dapat mempermudah jalur sarana transportasi bagi para petani, saat ini sudah mencapai hasil 100%.

Kegiatan ini dilaksanakan agar ketahanan dalam bidang ekonomi semakin kuat dan meningkat dengan adanya pembangunan infra struktur berupa pembangunan akses jalan yang akan mempermudah pelayanan transportasi jual beli hasil panen dari para petani.

Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) disela sela kesibukannya mengatakan kegiatan fisik yang lainnya juga telah mencapai hasil 100% yaitu berupa membangun rumah ibadah yaitu Mushola, perehapan RTLH dan pembangunan jembatan. Sedangkan untuk Saluran Irigasi telah mencapai hasil 95 % dimana pengerjaannya dilakukan oleh Satgas TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa bersama masyarakat.

cdeceb76-7fdc-4a12-af3c-3bdbc734e030

“Walaupun anggota Satgas harus berjibaku dengan kondisi cuaca yang kurang bersahabat, akan tetapi tidak mengurangi semangat dan kerja kerasnya melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam menyelesaikan sasaran fisik yang ada pada kegiatan TMMD Ke-109 ini,” tegas Dansatgas.

Masih menurut Dansatgas, saat ini pelaksanaan TMMD sudah berlangsung selama 28 hari, namun personel di lapangan dan masyarakat
terus berjuang sehingga sasaran fisik yang direncanakan dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan target yang ada.

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan, apa yang sudah dapat dicapai tersebut adalah berkat kerja sama yang baik antara masyarakat di lokasi TMMD 109 dengan prajurit TNI yang bertugas, karena selama ini sejak dimulainya TMMD masyarakat selalu aktif membantu prajurit TNI.

8653518d-883d-4d2f-81a1-5d07d7d296b4

“Apa yang sudah dapat kita selesaikan merupakan hasil dari wujud kemanunggalan atara TNI dengan masyarakat di lokasi TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa. Kita juga berterimakasih kepada masyarakat yang selalu dan terus mensupport prajurit TNI yang bertugas di lapangan,” Tutup Dansatgas.

Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa Bantu Warga Perbatasan Buat Ikan Asin

(Merauke).  Sebagai wujud Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi Korem 174/ATW, membantu warga perbatasan membuat ikan asin di Kampung Erambu, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Minggu (18/10/2020).

 

Dansatgas Yonif 125/Simbisa Letkol Inf Anjuanda Pardosi menjelaskan bahwa sebanyak lima orang personel Satgas dari Pos Kaliwanggo dipimpin Serka Riswan Sinaga saat melakukan anjangsana di perbatasan RI-PNG tepatnya di Kampung Erambu, menyambangi rumah Jhon Kabawa Mause (28 th) yang sedang melakukan pengolahan ikan asin bersama keluarganya.

 

“Jhon Kabawa Mause dan keluarga menyambut hangat kedatangan anggota Satgas. Selanjutnya anggota Satgas pun turut berpartisipasi membantu pengolahan ikan asin tersebut,” ujarnya.

 

Sambil membantu proses pembuatan ikan asin, anggota Satgas juga berbincang-bincang dengan Jhon dan keluarganya sekaligus memberikan motivasi bahwa usaha yang dia tekuni akan dapat meningkatan kesejahteraan keluarganya.

 

Menurut Letkol Inf Anjuanda Pardosi, kegiatan ini merupakan salah satu upaya Satgas untuk membangun komunikasi yang baik, agar tali silaturahmi antara Satgas dengan warga perbatasan semakin erat.

 

Sementara itu, Jhon Kabawa Mause menyampaikan terimakasih kepada anggota Satgas karena telah membantunya dalam pengolahan ikan asin. “Saya sangat senang dan berterima kasih atas kehadiran dan perhatian bapak-bapak Satgas. Selama ini anggota Satgas sangat peduli dengan warga dan memperlakukan kami seperti keluarga sendiri,” tuturnya. (Bdr)

Satgas TMMD Kodim 1711/BVD Rehab Wisata Rohani Goa Maria dan Patung St. Benediktus Abbas

(Boven Digoel-Papua). Kiprah prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) Reguler ke-109 Kodim 1711/BVD dibawah pimpinan Letkol Czi Daniel Panjaitan selaku Dansatgas masih terus berlanjut.

 

Kali ini para personel Satgas TMMD melakukan pengecatan dan pembuatan bangku Wisata Rohani Goa Maria dan Patung ST. Benediktus Abbas yang berada di Kampung Kakuna, Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel, Papua, Minggu (18/10/2020).

 

Komandan SSK Satgas TMMD ke-109 Kodim 1711/BVD Lettu Inf H. Simanjuntak menjelaskan bahwa perehaban Wisata Rohani Goa Maria dan Patung ST. Benediktus Abbas bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di bidang rohani supaya lebih indah serta menarik minat warga setempat dan masyarakat diluar Distrik Mindiptana berkunjung di Goa Maria guna melaksanakan ibadah.

 

Menurut Lettu Inf H. Simanjuntak, kegiatan yang dilakukan Satgas TMMD Kodim 1711/BVD merupakan pekerjaan dan program tambahan TNI Manunggal Membangun Desa ke-109 di Kampung Kakuna. “Pembuatan bangku dan pengecatan ini merupakan kebutuhan yang sudah lama diinginkan warga setempat,” katanya.

 

Salah satu warga masyarakat Kampung Kakuna ibu Helena mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh personel Satgas TMMD Kodim 1711/BVD yang telah membantu merehab Wisata Rohani Goa Maria dan Patung Benediktus Abbas.

 

Ibu Helena juga menyampaikan, warga yang selama ini tidak mempunyai Jamban dan seringkali terkendala jalan berlumpur juga sangat terbantu berkat adanya pengecoran jalan dan pembangunan jamban pada program TMMD ke-109 Kodim 1711/BVD.

 

“Sekali lagi, saya ucapkan terimakasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah banyak membantu kami warga Kampung Kakuna,” ucapnya.(Bdr)

SMA Pradita Dirgantara Selenggarakan In House Training Model Pembelajaran Bagi Para Guru

sumbawanews.com,- Sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi guru, SMA Pradita Dirgantara menyelenggarakan _In House Training_ “Model Pembelajaran” dengan pembicara Dr. Hendi Pratama, M.A. yang merupakan Plt. Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Universitas Negeri Semarang. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Sabtu (17/10/2020) di SMA Pradita Dirgantara dengan tetap melaksanakan protokol Covid-19 secara ketat.
Wakil Kepala Sekolah bidang Akademik, M. Ridwan Aziz, M.Pd. memberikan kata sambutan sekaligus membuka acara In House Training tersebut yang diikuti oleh seluruh guru SMA Pradita Dirgantara. Dalam sambutannya, M. Ridwan Aziz menyampaikan bahwa guru perlu untuk meningkatkan kemampuan mengajar, khususnya dalam menggunakan berbagai model pembelajaran yang mengakomodasi siswa agar dapat berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran. “Dengan diadakannya In House Training ini diharapkan dapat membekali guru dalam menguasai berbagai model pembelajaran yang nantinya dapat diterapkan dalam proses pembelajaran”, Imbuh Aziz.
Dr. Hendi Pratama, M.A. menyampaikan bahwa penerapan model pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa dalam mencapai kompetensi dasar sangat penting. “Sebagai seorang guru kita perlu melibatkan peran aktif dan partisipasi dari siswa sehingga student-centered learning dapat diterapkan dengan baik”, Ujar Hendi. Menurutnya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penerapan student-centered learning yakni: 1) Siswa bertanggung jawab atas pembelajaran, 2) Guru memfasilitasi, 3) Siswa mencari tahu bahan yang tidak dibahas di kelas, 4) Perbanyak pertanyaan terbuka, 5) Perbanyak studi kasus, dan 6) Kombinasi antara pembelajaran individu dan pembelajaran kolektif. “Guru perlu untuk mempersiapkan beberapa hal sebelum mulai untuk mendesain pembelajan diantaranya pembelajaran tersebut harus berfokus pada aktivitas dan keterlibatan siswa, mengurangi proporsi ceramah pengajar (ceramah tetap dibutuhkan), memancing rasa penasaran siswa, siswa harus bertanggungjawab selama proses pembelajaran karena pengetahuan atau ketrampilan yang melibatkan siswa lebih cepat dikuasai dan akan bertahan lebih lama”, imbuh Hendi.
Dalam In House Training tersebut guru-guru dibagi dalam beberapa kelompok sesuai dengan rumpun mata pelajaran yang diampu. Kemudian guru-guru diminta untuk berdiskusi dan mempraktikan penerapan model pembelajaran yang sudah disampaikan oleh pembicara. Dalam kesempatan itu, para guru menerapkan model pembelajaran  Small Group Discussion, Simulasi, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Instruction, Project Based Learning dan Problem Based Learning. Menurut Nanang Adi Prayitno, S.Pd. (guru Fisika), In House Training ini sangat bermanfaat baginya karena dapat lebih mengerti tentang konsep model pembelajaran dan bagaimana mendesain dan menerapkan model pembelajaran tersebut. “Saya bersama guru-guru fisika lainnya tadi mencoba menerapkan Contextual Instruction ketika diberi kesempatan untuk mempraktikan model pembelajaran dalam mengajar fisika dan menurut saya model pembelajaran tersebut dapat membantu kami dalam pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas”, Ujan Nanang.

Lihat Sekolah dan Balai Kampung Kakuna Usang, TMMD Kodim 1711 Lakukan Pengecatan

(Boven Digoel-Papua. Minggu 18 Oktober 2020). ​Kepedulian kembali ditunjukkan oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 tahun 2020 Kodim 1711/Boven Digoel yang saat ini masih menjalankan program TMMD di Kampung Kakuna, Distrik Mindiptana Kabupaten Boven Digoel.

 

Meskipun pengecoran jalan sepanjang 460 meter dan pembangunan 10 unit jamban pada program TMMD ke-109 Kodim 1711/Boven Digoel segera usai, para anggota Satgas tetap menyempatkan diri memperbaiki Sekolah Dasar YPPK dan Balai Kampung Kakuna.

 

Hal tersebut bermula saat anggota Satgas melihat kondisi Sekolah dan Balai Kampung yang persis berada disamping lokasi pengecoran jalan tampak usang. Selanjutnya, Satgas TMMD 109 Kodim 1711/Boven Digoel melakukan pengecetan Sekolah Dasar dan Balai Kampung Kakuna, Sabtu (17/10/2020).

 

Komandan SSK TMMD Reguler ke-109 Kodim 1711 Lettu Inf H. Simanjuntak mengatakan bahwa perehaban gedung Sekolah Dasar YPPK Kakuna berupa pengecatan dan perbaikan plafon merupakan program tambahan TNI Manunggal Membangun Desa.

 

Disamping itu, anggota Satgas juga melaksanakan pekerjaan diluar program TMMD berupa pengecatan Balai Kampung Kakuna agar terlihat indah dan rapi.

 

“Dengan dilakukan pengecatan dan perbaikan ini diharapkan masyarakat Kakuna lebih nyaman disaat melaksanakan kegiatan di Balai Kampung, dan terkhusus lagi supaya siswa-siswi Kampung Kakuna bersemangat dalam menjalani proses belajar mengajar dengan suasana yang baru,” pungkasnya.(Bdr)

Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bersama Yayasan YP2M Bagikan Sepatu Bola Kepada Pemuda Papua

sumbawanews.com,- Dalam upaya mewujudkan pemuda Papua yang sehat dan berprestasi, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Mosso bersama Yayasan YP2M Papua membagikan sepatu bola di Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura.

 

Hal tersebut diungkapkan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Minggu (18/10/2020).

 

Dansatgas menyampaikan bahwa kegiatan yang bersinergi dengan salah satu Yayasan Lembaga Swadaya Masyarakat tersebut merupakan bukti keseriusan Satgas Yonif MR 413 Kostrad dalam mewujudkan kemajuan pemuda Papua sebagai pemuda yang sehat dan berprestasi. “Kita terus berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat Papua khususnya yang berada di wilayah binaan Satgas Yonif MR 413 Kostrad, salah satunya pemberian sepatu bola ini kepada para pemuda di Kampung Mosso,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ibu Aisyah (39) Pimpinan Yayasan YP2M Papua dalam kesempatan tersebut bersama Satgas Yonif MR 413 Kostrad membagikan sepatu bola kepada pemuda Kampung Mosso bertempat di Depan Pos Satgas. “Kami berharap dengan pemberian sepatu bola ini, pemuda Kampung Mosso semakin bersemangat, sehat dan berprestasi di bidang olahraga khususnya sepakbola,” katanya.

 

Pada kesempatan itu juga, Letda Inf Harry Bagus selaku Komandan Pos Mosso mengatakan bahwa pemberian sepatu tersebut merupakan langkah awal untuk menciptakan bibit pemain sepakbola profesional. “Kita ketahui bahwa Papua banyak mencetak pemain sepakbola profesional, semoga dengan pemberian sepatu ini menjadi jembatan prestasi mereka sebagai pemain sepakbola profesional,” ucapnya.

Berita Terkini

Anak Gajah Sumatera Lahir di Lembah Hijau

Sumbawanews.com,- Taman Satwa Lembah Hijau, Lampung, kembali menjadi harapan baru bagi kelestarian gajah sumatera. Pada 5 Juni 2026, seekor anak gajah betina lahir dengan...

Wanita Hong Kong Ditangkap Selundupkan Ketamin Rp10,9 Miliar di Soetta

Sumbawanews.com,- Seorang wanita asal Hong Kong ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta setelah berhasil menyelundupkan 10,8 kilogram ketamin senilai Rp10,9 miliar. Barang haram itu disembunyikan dalam...

Timur Tengah Akan Jadi Neraka jika AS Ganggu Selat Hormuz

Sumbawanews.com,- Komandan Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Seyed Majid Mousavi, memperingatkan bahwa kawasan Timur Tengah akan berubah menjadi “neraka” bagi Amerika...

Pramono Minta Nobar Piala Dunia Tak Ganggu Jam Kerja

Sumbawanews.com,- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta seluruh badan usaha milik daerah (BUMD) dan organisasi perangkat daerah (OPD) yang merencanakan nonton bareng (nobar) Piala...

China Gunakan AI untuk Membidik Kekhawatiran Listrik di AS

Sumbawanews.com,- OpenAI melaporkan adanya kampanye disinformasi yang diduga berasal dari Tiongkok, memanfaatkan ChatGPT untuk memperdalam ketegangan masyarakat Amerika Serikat terkait dampak pusat data kecerdasan...

Berita Utama