Home Blog Page 2568

Pastikan Batas Negara Aman, Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa Laksanakan Patroli Patok

(Merauke). Sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG, Satgas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW secara rutin melaksanakan Patroli Patok Batas Negara.

 

Hal tersebut disampaikan Komandan Satgas (Dansatgas) Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Rabu (21/10/2020).

 

Diungkapkan Dansatgas, dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, salah satu tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) diantaranya adalah mengamankan wilayah perbatasan.  “Salah satu bentuk implementasi mengamankan wilayah perbatasan yaitu dengan melaksanakan Patroli Patok,” ujarnya.

 

Lebih lanjut dikatakan, terdapat 62 Patok yang menjadi tanggung jawab Satgas Yonif 125/Simbisa yang terdiri dari 17 Patok MM, 5 Patok type A dan 40 Patok type B.  Salah satunya Patok Monumen Meridian (MM) 13.3 yang berada di Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke, Papua, yang merupakan sektor tanggung jawab dari Pos Kondo.

 

“Pelaksanaan Patrol Patok MM 13.3 ini dilaksanakan oleh personel Pos Kondo dipimpin langsung oleh Danpos Letda Inf Purwanta,” pungkasnya.

 

Di tempat terpisah, Danpos Kondo Letda Inf Purwanta menuturkan bahwa jarak tempuh di atas peta dari pos menuju Patok MM. 13.3 memang tidak begitu jauh sekitar 27 km. Akan tetapi, medan yang dilalui lumayan berat dan bervariasi yang didominasi rawa yang berlumpur, sehingga membutuhkan mental yang kuat dan kondisi fisik yang prima.

 

“Ada kebanggaan tersendiri dapat melaksanakan tugas ini dengan sungguh-sungguh dan bertanggungjawab, karena bagi kami, mengemban tugas negara merupakan suatu kehormatan,” ucapnya. (Bdr)

Tim Gabungan Pencari Fakta : KKSB Dibalik Kasus Pembunuhan di Intan Jaya

(Jakarta). Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya bentukan Menko Polhukam telah melaporkan seluruh hasil pengumpulan informasi dan data terkait serangkaian penyerangan dan pembunuhan di Intan Jaya. Dari hasil tersebut, didapati kesimpulan bahwa Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) diduga ada dibalik terbunuhnya satu warga sipil dan dua aparat TNI.

 

Hal tersebut disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD saat menggelar konferensi pers terkait hasil temuan Tim Investigasi TGPF, bertempat di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2020).

 

Menko Polhukam menjelaskan bahwa ketiga korban tersebut terbunuh dalam rentang waktu tanggal 17 hingga 19 September 2020. Dari informasi dan fakta yang didapat di lapangan menunjukkan bahwa dugaan kuat keterlibatan KKSB dibalik peristiwa pembunuhan terhadap dua prajurit TNI yaitu Serka Sahlan pada tanggal 17 September 2020 dan Pratu Dwi Akbar tanggal 19 September 2020.

 

Keterlibatan KKSB sangat jelas terkait terbunuhnya warga sipil bernama Badawi tanggal 17 September 2020. “Adapun terkait terbunuhnya seorang pendeta bernama Yeremia Zanambani pada tanggal 19 September 2020, adanya dugaan keterlibatan oknum aparat masih dalam penyelidikan,” kata Mahfud.

 

Menko Polhukam juga menyampaikan bahwa ada pula kemungkinan pendeta dibunuh oleh pihak ketiga, selanjutnya pemerintah akan menyelesaikan kasus ini sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. “Namun tidak menutup kemungkinan pembunuhan tersebut dilakukan oleh pihak ketiga dan saat ini pemerintah akan menyelesaikan kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku, baik hukum pidana maupun hukum administrasi negara,” jelasnya.

 

Sejalan dengan temuan-temuan tim investigasi, Menko Polhukam merekomendasikan agar daerah-daerah yang masih kosong dari penjagaan aparat pertahanan keamanan organik, supaya segera dilengkapi.

 

Sementara itu, Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa menyatakan bahwa seluruh pihak wajib menghormati hasil temuan TGPF yang telah bekerja dengan maksimal. Terkait keterlibatan oknum aparat, Kolonel Czi Suriastawa menyatakan bahwa TNI sangat menjunjung tinggi proses hukum sebagai tindak lanjut dari proses ini.

 

“TNI tidak akan menutupi perilaku oknum aparat yang jelas-jelas melanggar hukum, aturan dan perintah-perintah dinas, karena ini merupakan komitmen Pimpinan TNI untuk menjadikan TNI sebagai institusi yang taat hukum,” tegasnya.

 

Proses hukum terhadap terduga oknum aparat mudah diikuti oleh semua pihak karena institusi TNI-Polri sangat jelas. Identitas personel, kesatuannya jelas, komandonya jelas bahkan bila dilaksanakan persidangan, juga jelas mekanismenya.

 

Kapen Kogabwilhan III justru menanyakan, bagaimana proses dan mekanisme dengan pelaku KKSB yang telah melakukan serangkaian aksi keji dan penembakan terhadap aparat TNI-Polri, karena tidak jelas pelakunya, organisasinya dan lain-lain.

 

“Contohnya, sesaat setelah penembakan tim TGPF (9/10/2020), KKSB mengaku bertanggung sekaligus menolak keberadaan TGPF berikut hasilnya. Untuk itu, kita semua harus mendukung proses Pro Justitia yang akan dilakukan oleh pemerintah, demi keamanan di Papua,” pungkasnya.(Bdr)

Pangdam IX/Udayana Resmikan Dua Koramil Jajaran Kodim 1628/Sumbawa Barat

Sumbawa Besar – Komando Rayon Militer (Koramil) 1628-04/Poto Tano dan Koramil 1628-05/Jereweh yang berada di wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) 1628/Sumbawa Barat diresmikan secara simbolis oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara pada upacara penutupan TMMD ke-109 di Aula Madelaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa Jalan Garuda No.1 Sumbawa Besar, Rabu (21/10/2020).

Pada kesempatan itu, Pangdam IX/Udayana mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya dan penghargaan yang tulus kepada Bupati Sumbawa Barat serta semua pihak yang telah memberikan dukungan ataupun bantuannya sehingga proses pembangunan markas Koramil 1628-04/Poto Tano dan Koramil 1628-05/Jereweh dapat berjalan dengan lancar.

“Saya sangat mengapresiasi kerjasama, sinergitas dan soliditas TNI dengan seluruh unsur Forkopimda yang terjalin baik di Kabupaten Sumbawa Barat,” ungkapnya.

IMG-20201021-WA0014

Menurutnya, bahwa dengan kondisi geografis yang terpencil maka pembentukan kedua kantor Koramil tersebut dirasakan sangat tepat, karena selain dapat mendampingi wilayah Kecamatan agar mampu memajukan pembangunan sektor ekonomi maupun bidang lainnya, juga diharapkan dapat memberdayakan aspek geografi, demografi dan sosial budaya, sehingga terwujud Ruang, Alat dan Kondisi (RAK) Juang yang tangguh untuk kepentingan pemberdayaan wilayah pertahanan.

“Pemberdayaan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya adalah salah satu tugas yang diamanatkan Undang-Undang kepada TNI, yang dijalankan oleh TNI Angkatan Darat bersama-sama komponen bangsa lainnya,” terang orang nomor satu di Kodam IX/Udayana itu.

Dengan diresmikannya dua Koramil tersebut, Mayjen TNI Kurnia Dewantara menekankan kepada Dandim 1628/Sumbawa Barat agar senantiasa melaksanakan pembinaan satuan, menjaga dan meningkatkan sinergitas TNI-Polri serta menjalin kerjasama dan komunikasi yang baik dengan seluruh komponen masyarakat untuk membangun kesadaran berbangsa dan bernegara demi terciptanya kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

IMG-20201021-WA0030

“Jaga dan tingkatkan terus sinergitas TNI-Polri, selalu bergandeng tangan dalam melaksanakan tugas membantu pemerintah daerah sesuai pesan Panglima TNI Sinergi Untuk Negeri,” pesannya.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, Kasrem 162/WB Kolonel I Made Kariawan, Aslog Kasdam IX/Udayana Kolonel Cpl Simon Petrus Kamlasi, Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf I Made Mahardata, Kasipers Kasrem 162/WB, Dandeninteldam IX/Udayana, Dandim 1607/Sumbawa, Dandim 1628/Sumbawa Barat, Danyonif 742/SWY, Sekda Sumbawa, Ketua DPRD Sumbawa, Kapolres Sumbawa, Kajari Sumbawa, Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa.

Tutup TMMD Ke-109 Kodim 1607/Sumbawa, Pangdam IX/Udayana Ajak Seluruh Pihak Jaga Kebersamaan dan Lestarikan Semangat Gotong Royong

Sumbawa – Selama satu bulan penuh mulai tanggal 22 September 2020 sampai dengan 21 Oktober 2020, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-109 dilaksanakan dengan melibatkan 600 Prajurit TNI serta komponen masyarakat yang tersebar di empat Kabupaten/Kota di wilayah Bali Nusra, dengan harapan dapat menggelorakan kembali semangat gotong royong dan sebagai momentum untuk berpartisipasi membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di tengah situasi pandemi saat ini.

Dari empat Kabupaten/Kota yang dilaksanakan TMMD ke-109, termasuk salah satunya dilaksanakan oleh Kodim 1607/Sumbawa di Desa Jotang dan Desa Jotang Beru Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa.

Hal tersebut disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara dalam amanatnya saat memimpin upacara penutupan TMMD ke-109 Kodim 1607/Sumbawa di Aula Madelaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa Jalan Garuda No.1 Sumbawa Besar, Rabu (21/10/2020).

IMG-20201021-WA0017

Pangdam IX/Udayana mengatakan, bahwa semua sasaran TMMD ke-109 mulai dari sasaran fisik berupa pembangunan infrastruktur baik fasilitas umum dan sosial dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu, serta sasaran non fisik berupa kegiatan penyuluhan/sosialisasi berbagai materi yang dibutuhkan oleh masyarakat diantaranya pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 juga dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar.

“Saya mendapat laporan bahwa sasaran dan volume pekerjaan TMMD cukup berat, sedangkan sarana dan prasarana serta waktu yang dibutuhkan sangat terbatas. Namun dengan semangat, kekompakan, disiplin serta rasa tanggung jawab dari semua pihak baik TNI, Polri, masyarakat maupun instansi terkait lainnya bersatu padu dan bahu membahu, sehingga TMMD ke-109 dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu,” ungkap Pangdam.

Terkait hal itu, Mayjen TNI Kurnia Dewantara mengucapkan terima kasih kepada Gubernur, Bupati, para prajurit TNI-Polri, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat atas dukungan dan partisipasinya dalam kegiatan TMMD Ke-109 di tengah situasi Pandemi Covid-19 ini, serta kepada Kementerian/LPNK yang telah bersinergi dengan baik dalam program TMMD, terlebih kepada masyarakat dan semua pihak yang telah membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan TMMD di wilayah jajaran Kodam IX/Udayana.

IMG-20201021-WA0025

“Hari ini, seluruh masyarakat dan instansi terkait, Pemda serta Prajurit TNI telah dapat menyelesaikan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 dengan baik dan sukses. Mudah-mudahan apa yang telah dibangun ini dapat membantu menumbuhkan semangat dan inovasi yang kuat dalam mewujudkan pembangunan di daerah,” sambungnya.

Lebih lanjut, Pangdam IX/Udayana mangajak seluruh pihak dan masyarakat untuk ikut memelihara dan merawat dengan baik secara mandiri/swadaya semua fasilitas yang telah dibangun dalam TMMD Ke-109, sehingga manfaatnya dapat dinikmati dalam kurun waktu yang cukup panjang, melestarikan semangat gotong royong sebagai warisan budaya Bangsa Indonesia, tetap saling mengingatkan untuk disiplin protokol kesehatan, serta mempertahankan semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat.

“TNI senantiasa selalu hadir di tengah-tengah masyarakat membantu menyelesaikan permasalahan dan memberikan kontribusi untuk kesejahteraan masyarakat, kita tidak boleh mudah terhasut dan terprovokasi oleh pihak manapun yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan NKRI,” pungkasnya.

IMG-20201021-WA0018

Sementara Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd., menyampaikan, Pemerintah daerah, TNI dan Polri sangat kompak di NTB. Berbagai peristiwa yang dialami di NTB memberikan pembelajaran bahwa kekompakan dan sinergitas itu kunci utama dalam membangun daerah, terutama yang sangat dirasakan di NTB terjadi bencana gempa pada 2018 lalu.

“Dampaknya sangat luar biasa, namun TNI terdepan dalam rehabilitasi dan rekonstruksi, maka dengan kebersamaan itu semua bisa dilalui,” tandas wagub.

Setelah itu, lanjut Wagub, adanya wabah Covid-19 yang menjadi pandemi dunia dirasakan juga di NTB. Namun, berkat dukungan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di desa, bisa dilakukan pelacakan dan penanganan dengan baik. Hal ini tentu menjadi energi luar biasa di NTB, untuk menghadapi masalah seberat apapun.

“Bencana yang terjadi tidak menyurutkan niat kita untuk membangun, terimakasih TNI dan Polri, karena sudah membantu provinsi yang kami cintai ini,” ucapnya.

IMG-20201021-WA0020

Selain itu, Wagub juga berterimakasih atas pelaksanaan TMMD ke-109 berjalan baik dan sukses sehingga menurutnya menjadi sangat strategis dan sangat baik untuk dilanjutkan ke depan, karena sasarannya merupakan hal vital yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Semua bisa dikerjasamakan dengam TNI, Terimakasih TNI, semoga TNI tetap jaya” imbuhnya.

Sebelumnya, Dandim 1607/Sumbawa membacakan laporan pelaksanaan TMMD ke-109 meliputi sasaran fisik berupa pembuatan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 1100 meter dan lebar 4 meter, pembuatan Jembatan, pembuatan Mushola yang dilengkapi MCK dan tempat wudhu, pembuatan saluran irigasi sepanjang 350 meter dan Rehab rumah sebanyak 9 unit dengan target seluruhnya mencapai 100 persen.

IMG-20201021-WA0030

Demikian juga sasaran Non fisik berupa sosialisasi/penyuluhan tentang kesehatan, protokol kesehatan Covid-19, pertanian, peternakan dan bidang hukum juga terlaksana dengan baik.

Penutupan TMMD ditandai dengan penandatangan naskah serah terima dan penyerahan hasil TMMD ke-109 tahun 2020 oleh Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos. M.Tr (Han), S.T., dan Sekda Kabupaten Sumbawa Drs. H. Hasan Basri, M.M.

Selain menutup kegiatan TMMD ke-105, pada kegiatan tersebut, Pangdam IX/Udayana juga meresmikan secara simbolis Koramil 1628-04/Poto Tano dan Koramil 1628-05/Jereweh yang berada di wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) 1628/Sumbawa Barat, serta penyerahan bantuan masker dan sarana olahraga kepada perwakilan masyarakat Desa Jotang Kecamatan Empang.

IMG-20201021-WA0023

Kades Jotang Beru Drs. Ismail mengucapkan terimakasih dan Apresiasi kepada Satgas TMMD yang selama sebulan telah bersama masyarakat dalam membantu pembangunan beberapa sarana baik jalan usaha tani, pembangunan irigasi, rehab RTLH, serta penyuluhan kepada masyarakat.

“Kami masih sangat mengharapkan kehadiran program TMMD kapan saja,” harapnya.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, Kasrem 162/WB Kolonel I Made Kariawan, Aslog Kasdam IX/Udayana Kolonel Cpl Simon Petrus Kamlasi, Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf I Made Mahardata, Kasipers Kasrem 162/WB, Dandeninteldam IX/Udayana, Dandim 1607/Sumbawa, Dandim 1628/Sumbawa Barat, Danyonif 742/SWY, Ketua DPRD Sumbawa, Kapolres Sumbawa, Kajari Sumbawa, Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa.

Pasca Kebakaran, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bersihkan Area Dok IX Jayapura

sumbawanews.com,- Puluhan prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad turun tangan dalam membersihkan puing-puing pasca bencana kebakaran yang terjadi di wilayah Dok IX, Distrik Jayapura Utara Kota Jayapura.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Rabu (21/10/2020).

 

“Kami turut prihatin atas terjadinya bencana kebakaran di wilayah Dok IX yang menyebabkan ratusan rumah terbakar, sebagai wujud kepedulian kami telah mengutus puluhan Prajurit turun langsung untuk membantu dalam pembersihan puing-puing bangunan,” ujar Mayor Anggun.

 

Mayor Inf Anggun Wuriyanto mengatakan bahwa bencana kebakaran yang terjadi pada Senin Malam (19/10) tersebut hingga kini belum dapat dipastikan penyebabnya. Kondisi padat penduduk dan tidak adanya akses roda empat membuat petugas kebakaran sulit untuk memadamkan si Jago Merah yang dengan cepat menyambar pemukiman lain yang berada di dekatnya.

 

“Tentunya kegiatan pembersihan ini tidak cukup untuk dilakukan sekali saja, kami Satgas Yonif MR 413 Kostrad siap untuk membantu dalam pemulihan ini hingga tuntas,” tambah Dansatgas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut personel dari Kodim 1701, Koramil 1701-02, Polresta Jayapura, Lantamal X Jayapura serta unsur Pemerintah Daerah Kota Jayapura.

Anggota Satgas TMMD Kodim 1711 Main Bola Bersama Anak-Anak Kampung Kakuna

(Boven Digoel-Papua). Anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 Kodim 1711/Boven Digoel meluangkan waktu dengan bermain bola bersama anak-anak Kampung Kakuna, Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua, Selasa (20/10/2020).

 

Dengan bermodalkan bola plastik dan batang kayu sebagai gawang, tidak mengurangi semangat anggota satgas Sertu Erik Nugraheni bersama rekan-rekannya maupun anak-anak Kampung Kakuna bermain bola bersama.

 

Keberadaan TNI Manunggal Membangun Desa di Kampung Kakuna rupanya tidak hanya dirasakan oleh orang dewasa saja, ternyata anak-anak juga sangat senang dengan keberadaan anggota Satgas TMMD Kodim 1711/Boven Digoel.

 

Kesibukan program TMMD ke-109 Kodim 1711 baik kegiatan fisik maupun non fisik tidak menyurutkan jiwa teritorial anggota satgas untuk menjalin silaturahmi dan hubungan baik melalui komunikasi sosial ataupun kegiatan lainnya seperti bermain bola dengan anak-anak disekitar lokasi TMMD.

 

Disamping itu, kehadiran Satgas TMMD 109 Kodim 1711/Boven Digoel dibawah pimpinan Letkol Czi Daniel Panjaitan selaku Dansatgas banyak mendapat apresiasi dari berbagai pihak, salah satunya dari aparat Kampung Kakuna.

 

Kepala Kampung Kakuna Ishak Tenot mewakili seluruh warga mengucapkan terima kasih kepada Kodim 1711/Boven Digoel melalui program TMMD, karena sudah membangun dan membantu kesulitan masyarakat yang selama ini terkendala jalan licin saat hujan turun dikarenakan akses jalan belum diperkeras.

 

Satgas TMMD ke-109 Kodim 1711 bukan hanya membangun infrastruktur kampung, tetapi juga memberikan berbagai sosialisasi kepada masyarakat Kakuna. “Saya sangat bangga kepada bapak-bapak TNI dan kami akan selalu ingat kerja kerasnya membangun kampung kami,” ucapnya.(Bdr)

Ketua Umum Dharma Pertiwi Launching Ladara

sumbawanews.com,- Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto melaunching sistem belanja digital atau e-commerce melalui aplikasi Ladara guna mengangkat dan memfasilitasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Acara ini dilaksanakan secara daring atau virtual di Kompleks Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (21/10/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Ketum Dharma Pertiwi menyampaikan bahwa salah satu yang mendasari lahirnya Ladara untuk mendongkrak pemasaran produk-produk UMKM dan IKM melalui dunia digital. Karena populasi penduduk Indonesia lebih dari 267 juta jiwa, dimana 60 persen diantaranya adalah Generasi Milenial.

“Dengan populasi yang demikian besar dapat berpotensi untuk menyerap arus digitalisasi yang sudah menjadi trend di era sekarang ini. Belanja online merupakan peluang bisnis digital di Indonesia pada era Revolusi Industri 4.0. karena masih sedikit UMKM yang ada di Indonesia sudah beralih atau terhubung ke digital,” ujarnya.

Ny. Nanny Hadi Tjahjanto juga mengatakan bahwa kehadiran Ladara sebagai media perdagangan online dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia untuk mengembangkan kreatifitas untuk menghasilkan karya yang bernilai ekonomis dan dapat dipasarkan secara online, tidak hanya ke seluruh tanah air tetapi juga ke manca negara.

“Selain bergerak pada sektor ekonomi, Ladara juga bertujuan untuk membuka lapangan pekerjaan bagi generasi milenial yang produktif, memiliki inisiatif  tinggi, serta memiliki jiwa yang kompetitif,” ucap Ketum Dharma Pertiwi.

Ketum  Dharma Pertiwi mengajak semua pihak untuk dapat berperan aktif membesarkan Ladara Indonesia sebagai salah satu pelaku perdagangan online di Indonesia. “Saya berharap Ladara mampu meningkatkan percepatan ekonomi Nasional menuju kekuatan ekonomi dunia baru dimasa yang akan dating,” katanya.

Turut hadir pada acara Launching Ladara, antara lain Ketua Harian Dekranas Ny. Tri Tito Karnavian, Anggota OASE Kabinet Indonesia Bersatu yang tergabung dalam Dekranas yaitu Ny. Yanti Erlangga, Ny. Franka Makarim, Ny. Sari Agus Suparmanto, Ny. Gista Putri Wisnutama, Ny. Liza Eric Thohir, Ny. Endang Budikarya. Hadir juga Ketum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Hetty Andika Perkasa, Ketum Jalasenastri Ny. Veronica Yudo Margono dan Ketum PIA Ardhya Garini Ny. Inong Fadjar Prasetyo serta Ketua Harian Dharma Pertiwi Ny. Metty M. Herindra beserta pengurus dan juga Ketua Harian IKKT Ny. Wiwik Joni Supriyanto beserta pengurus. (Ahm)

Panglima TNI Terima Laporan Korps Kenaikan Pangkat Puluhan Pati TNI

Sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 35 Perwira Tinggi (Pati) TNI, terdiri dari 19 Pati TNI AD, 6 (enam) Pati TNI AL dan 10 Pati TNI AU, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (21/10/2020).

 

Laporan Korps Kenaikan Pangkat 35 Pati TNI tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/2328/X/2020 tanggal 19 Oktober 2020. 

 

Sebanyak 19 Pati TNI AD yang naik pangkat, yaitu Mayjen TNI Nugroho Tjendrakiarto, S.H. (Pa Sahli Tk. III Bid. Wassus dan LH Panglima TNI), Mayjen TNI Kup Yanto Setiono, M.A. (TA Pengajar Bid. Strategi Lemhannas), Mayjen TNI Tri Martono, S.I.P., M.I.P. (Wadan Sesko TNI), Mayjen TNI Dadang Hendra Yudha (Dirjen Pothan Kemhan), Mayjen TNI Yulius Selvanus (Kabainstrahan Kemhan), Mayjen TNI Susilo Adi Purwanto, S.E., M.Eng.Sc. (Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Unhan), Mayjen TNI Rido Hermawan, M.Sc. (TA Pengajar Bid. Kewaspadaan Nasional Lemhannas), Brigjen TNI Rakimin M. Djoeri, S.I.P., M.M. (Pa Sahli Tk. II Intekmil Sahli Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI), Brigjen TNI Heru Triyanto, S.Sos. (Bandep Ur. Sosbud pada Deputi Bidang Pengembangan Setjen Wantannas), Brigjen TNI Djauhari, S.E. (Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Jahpers), Brigjen TNI Aufit Chaniago, S.I.P. (Karopeg Setjen Kemhan), Brigjen TNI Arkamelvi Karmani, S.E. (Dirlat Kodiklat TNI), Brigjen TNI Fahrid Amran, S.H. (Dirsumdahan Ditjen Pothan Kemhan), Brigjen TNI Agape Zacharia R. Dondokambey, S.E. (Dir SDM Ditjen Kuathan Kemhan), Brigjen TNI I Ketut Sumerta, S.I.P., M.M. (Pa Sahli Tk. II Bid. Banusia Panglima TNI), Brigjen TNI Ganef Suwondo, S.I.P. (Bandep Ur Lingkungan Alam pada Deputi Bidang Sistem Nasional Setjen Wantannas), Brigjen TNI Anak Agung Ng Alit, S.Sos. (Dirum Pusbekangad), Brigjen TNI Saiful Rachiman (Kapoksahli Pangdam XIII/Mdk), dan Brigjen TNI Drg. Raden Triatmojo Budi Utomo (Pa Sahli Tk. II Was Eropa dan AS Sahli Bid. Hubint Panglima TNI).

 

Dari TNI Angkatan Laut sebanyak 6 (enam) Pati yang naik pangkat, yaitu Laksdya TNI Dr. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., S.Pi., M.H. (Sesjen Wantannas), Laksda TNI Tunggul Suropati, S.E., M.Tr. (Han) (Gubernur AAL), Laksda TNI Budi Setiawan, S.T. (TA Pengajar Bid. Hankam Lemhannas), Laksma TNI Suhartoyo, CHRMP. (Direktur Penelitian dan Pengembangan Kamla pada Deputi Bid. Jakstra Bakamla), Laksma TNI Julius Widjojono, CHRMP. (Kadispenal), dan Brigjen TNI (Mar) Siswoto (Karo Kerjasama dan Hukum Settama Lemhannas).

 

Sedangkan TNI Angkatan Udara sebanyak 10 Pati yang naik pangkat, yaitu Marsda TNI Ade Dian Suryacandra, M.Sc. (TA Pengajar Bid. Ilpengtek Lemhannas), Marsda TNI F. Indrajaya, S.E., M.M. (TA Pengajar Bid. Hubungan Internasional Lemhannas), Masrda TNI Arief Mustofa, M.M. (TA Pengajar Bid. Sismennas Lemhannas), Marsda TNI Yusuf Jauhari, S.Sos., M.Eng. (Kabaranahan Kemhan), Marsma TNI Hariyanto Afif (Dirlaik Puslaiklambangjaau), Marsma TNI Danet Hendriyanto, S.Sos. (Direktur Bina Tenaga BNPP (Basarnas), Marsma TNI Ign Wahyu Anggono, S.E., M.M. (Kapoksahli Kogabwilhan II), Marsma TNI M. Sardar Gaffar, S.T. (Aslog Kas Kogabwilhan II), Marsma TNI Suroto, S.T., M.A.P. (Kepala Pusat Laboratorium Lemhannas), dan Marsma TNI Fanfan Infansyah (Karoum Settama BNPT).

 

Turut hadir dalam acara tersebut, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., Wakasad Letjen TNI Mochammad Fachrudin, S.Sos., Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, para Asisten Panglima TNI dan Angkatan. (Ahm) 

Satgas Yonif MR 413 Bremoro Ajarkan Materi TTV Kepada Siswa SMA Jayapura

Sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro Kostrad Pos Ramil Tami memberikan materi Tanda-Tanda Vital (TTV) kepada Siswa SMAN 6 Skouw di Distrik Muara Tami Kota Jayapura.

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua,Selasa (20/10/20).

Lanjut dikatakan Dansatgas bahwa kegiatan yang dilakukan Pos Ramil Tami merupakan bagian dari fungsi pembinaan Teritorial Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad. “Kegiatan perbantuan tenaga pendidik yang dilakukan Pos Ramil Tami bagian dari agenda kegiatan teritorial kami di penugasan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan Pos Ramil Tami Lettu Inf Warmu memgatakan bahwa kegiatan perbantuan tenaga pendidik kali ini mengusung tema tentang kesehatan dengan materi pengetahuan Tanda-Tanda Vital (TTV). “Pengetahuan TTV penting diberikan kepada siswa, karena dengan pengetahuan tersebut bisa dijadikan tolak ukur kondisi kesehatan secara umum pada manusia,” jelasnya.

Pada kesempatan itu juga dijelaskan lebih rinci oleh Serda Ferian, bahwa ada empat bagian yang dapat menggambarkan TTV pada umumnya. “Kita bisa mengetahui denyut nadi normal, tekanan darah normal, laju pernapasan normal dan suhu tubuh normal pada manusia,” katanya.

“Dengan mengetahui kondisi dari empat bagian tersebut kita dapat mengetahui kondisi kesehatan kita, karena jika satu bagian saja menunjukan hasil yang tidak normal, contoh seperti tekanan darah kita rendah, berarti kita dalam kondisi tidak sehat,” tambah Serda Ferian.

Kolaborasi Pendidikan dan budaya : SMA Pradita Dirgantara Menandatangani Nota Kesepahaman dengan IFI (Institut Français d’Indonésie)

Sumbawanews.com,- Menindaklanjuti teleconference yang diadakan pada 9 Oktober 2020 dengan Kedutaan Besar Republik Prancis di Indonesia, SMA Pradita Dirgantara menandatangani Nota Kesepamahaman (MOU/ Memorandum of Understanding) dengan IFI (Institute Francais d’Indonesie). Kerjasama tersebut terkait pendirian, pengelolaan dan pengembangan layanan pendidikan dan kebudayaan bagi peserta didik. Acara diadakan secara luring di auditorium kantor puast Yayasan Ardhya Garini Jakarta pada hari ini, Selasa, 20 Oktober 2020.
Penandatangan dilakukan oleh ibu Nanny Hadi Tjahyanto sebagai ketua umum Yayasan Ardhya Garini dan Dr. Stéphane DOVERT selaku Direktur IFI (Institut Français d’Indonésie). Hadir dalam kesempatan ini Dr. Philippe GRANGE (Atase kerja sama bahasa Prancis), Madame Philomène Robin (Atase kerjasama pendidikan dan pendidikan tinggi) dan Kolonel (Eng) David Cordier (Wakil Atase Pertahanan). Penandatanganan nota kesepahaman ini juga dihadiri oleh Ibu Inong Fadjar Prasetyo Wakil Ketua Umum Yasarini sekaligus ketua PIA Ardhya Garini, Direktur Direktorat Pengembangan Sekolah Pradita Dirgantara, Dwi Agus Yuliantoro, Ph.D, Kepala sekolah SMA Pradita Dirgantara Dr. Yulianto Hadi, Para pejabat Pradita Dirgantara dan juga jajaran pengurus Yasarini.
“Program kerjasama dalam bidang pendidikan dan kebudayaan ini antara lain Pendirian “Warung Prancis”, Program pembelajaran bahasa dan budaya, Program sister school, Program Studi Lanjut Prancis. Kerjasama ini merupakan wujud itikad baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang mampu membangun budaya luhur, besar harapan kami dengan adanya kerjasama ini agar dapat membentuk para pemimpin bangsa seperti yang kita harapkan.” Tutur Ibu Nanny Hadi Tjahjanto.
Stéphan DOVERT dari Pihak IFI (Institut Français d’Indonésie) dalam sambutannya mengungkapkan semangat atas kerjasama ini. “Saya mengucapkan sambutan dengan bersemangat karena kerjasama ini merupakan hubungan strategis antara Prancis dan Indonesia, kita harus sama-sama mempersiapkan generasi-generasi baru untuk pemimpin bangsa dengan pendidikan adalah kunci.  Kerjasama ini tidak terbatas ruang dan waktu kalau bisa selamanya.” Tutur Bapak Stéphan DOVERT.
Hal-hal yang disepakati antara lain adalah pendirian warung Prancis di SMA Pradita Dirgantara guna memperkenalkan budaya Prancis dan Program studi lanjut Prancis yang akan memfasilitasi siswa yang akan melanjutkan studi lanjut di Prancis. Dalam Program studi lanjut Prancis siswa akan dipersiapkan mulai dari kelas X dengan persiapan Bahasa Prancis, sehingga di kelas XI, XII siswa sudah dapat belajar dengan pengantar Bahasa Prancis dengan guru penutur asli Bahasa Prancis. Program ini akan mempermudah siswa yang akan melanjutkan studinya di Prancis.
Program lain yang akan diinisiasi kedua belah pihak adalah sister school, dimana akan ada pertukaran siswa dan guru baik dari Indonesia ke Prancis maupun sebaliknya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan skill, kompetensi, pengalaman dan cross culture understanding.
Pihak SMA Pradita Dirgantara menyambut baik kerjasama ini. “Kita sangat senang karena penandatanganan ini merupakan lanjutan dari perbincarangan yang dilakukan melalui zoom sebelumnya, pada akhirnya terlaksana penandatanganan nota kesepahaman yang sekaligus menjadi gerbang kerjasama ini.” Ucap Dwi A. Yuliantoro, Direktur Direktorat Pengembangan Sekolah Pradita Dirgantara. pihak SMA Pradita Dirgantara juga berharap segera disusun Memorandum of Agreement (MoA) agar program ini segera terlaksana.
“Setelah adanya MoU diharapkan segera disusun MoA, saya harap program ini dapat segera terlaksana terutama pendirian Warung Prancis agar kita lebih dekat dengan pendidikan dan budaya Prancis serta pembelajaran pendidikan dan budaya yang intensif.” Ucap Dr. Sutanto, Manajer Penjaminan Mutu. *(Humas/SMA Pradita Dirgantara)*

Berita Terkini

Taiwan Luncurkan Rudal HIMARS ke Arah China

Sumbawanews.com,- Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Taiwan meluncurkan sistem roket HIMARS ke arah wilayah yang berhadapan langsung dengan Tiongkok, sebuah langkah simbolis sekaligus strategis...

Deezer Luncurkan Alat Deteksi Musik AI untuk Semua Platform Streaming

Sumbawanews.com,- Deezer meluncurkan alat deteksi musik buatan kecerdasan buatan yang bisa memindai daftar putar pengguna di layanan streaming lain, termasuk Spotify, Apple Music, YouTube...

Thaksin Shinawatra Resmi Bebas Setelah Diampuni Raja Thailand

Sumbawanews.com,- Mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra, resmi bebas dari semua pembatasan hukum setelah mendapat pengampunan kerajaan dari Raja Maha Vajiralongkorn. Departemen Pemasyarakatan Thailand...

Ekosistem MBG Lahirkan Wirausaha Baru di Tingkat Akar Rumput

Sumbawanews.com,- Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menjangkau kebutuhan pangan...

Istana Targetkan Perbaikan MBG dalam Satu Bulan

Sumbawanews.com,- Pemerintah menargetkan penataan ulang tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selesai dalam waktu satu bulan, menyusul sejumlah keluhan terkait ketidaktertiban dan ketidaksesuaian...

Berita Utama