Home Blog Page 2481

Panglima TNI : Kita Boleh Bersyukur Kasus Covid-19 di Pontianak Menurun Namun Jangan Lengah

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E, M.M., meninjau langsung serbuan vaksinasi di Ayani Mega Mall Pontianak dan SMA Negeri 1 Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu  (8/9/2021).

 

Adapun yang menjadi target vaksinasi di Mega Mall Pontianak sebanyak 1.500 peserta dengan 94 tenaga vaksinator, dan di SMAN 1 Pontianak 1.100 peserta dari kalangan pelajar diarea tersebut melibatkan 32 Vaksinator gabungan dari TNI, Polri, Dinkes serta relawan.

 

Mengawali peninjauan vaksinasi di tempat pertama Mega Mall Pontianak, Panglima TNI menyampaikan kepada warga masyarakat yang sedang melaksanakan vaksin agar ajak saudara dan rekan-rekan untuk melaksanakan vaksinasi.

 

Kemudian, Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BNPB meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMAN 1 Pontianak. Tiba di lokasi, Panglima TNI langsung disambut oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak.

 

Selanjutnya Panglima TNI melaksanakan video conference dengan beberapa perwakilan dari Kabupaten Ketapang. Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh aparat yang bekerja keras tidak mengenal waktu untuk mengendalikan Covid-19.

 

“Kepada aparat TNI-Polri, Pemerintah Daerah maupun Dinas Kesehatan perlu kita ketahui bahwa kasus konfirmasi sudah mulai turun, itu semua berkat kerja keras yang kita lakukan bersama selama ini. Kita wajib bersyukur namun tidak boleh lengah, karena kemungkinan-kemungkinan terburuk bisa terjadi,” tegas Panglima TNI.

Tingkatkan Rasa Nasionalisme, Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Memberikan Materi Wawasan Kebangsaan dan Bagikan Alat Tulis

(Papua). Dalam rangka meningkatkan rasa nasionalisme para pelajar, 7 personel Pos Popome Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS dipimpin Letda Inf Bintang Cakti Wirasatya mengunjungi Sekolah Dasar Trikora (SD Trikora) Jayawijaya yang berada di Distrik Popome, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Rabu (08/09/2021).

 

Kedatangan personel satgas Yonif 751/VJS disambut hangat oleh seluruh murid dan para guru yang diwakili oleh Bapak Kotius Tabuni, dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada personel Satgas.

 

“Saya mewakili seluruh murid dan para guru yang ada di sekolah ini mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak-bapak tentara yang telah meluangkan waktu untuk berkunjung ke sekolah kami dengan memberikan pengarahan dan materi wawasan kebangsaan serta memberi bantuan alat tulis kepada murid di sekolah kami,” ujar Bapak Kotius Tabuni.

 

Menurut Letda Inf Bintang Chakti Wirasatya selaku Danpos Popome, kegiatan ini merupakan program yang telah direncanakan oleh Satuan Tugas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS. “Pemberian materi wawasan kebangsaan ini kami berikan kepada para siswa, diharapkan akan menambah pengetahuan para siswa tentang perjuangan para pahlawan dan meningkatkan rasa cinta kepada tanah air Indonesia,” ungkapnya.

 

Di tempat terpisah,  Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, S.I.P mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk  meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme generasi penerus bangsa.

 

“Pembekalan wawasan kebangsaan ini bertujuan agar anak-anak/pelajar mampu mengaplikasikannya dalam kegiatan sehari-hari,  baik itu di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal para siswa,” tambahnya. (Pen Satgas Yonif RK 751/VJS)

 

TNI MENGEDEPANKAN PROFESIONALISME DAN PENGABDIAN

TNI MENGEDEPANKAN PROFESIONALISME DAN PENGABDIAN

Oleh Letkol Inf Drs. Solih (Kasubbid Branet Puspen TNI)

Tentara Nasonal Indonesia (TNI) dikenal sebagai organisasi yang solid dan sarat dengan semangat perjuangan, pengabdian dan pengorbanan yang luar biasa dan tanpa pamrih, dengan dilandasi oleh loyalitas sebagai roh yang menjiwai kehidupan setiap Prajurit TNI. Nilai–nilai, jiwa dan semangat Kejuangan 45 akan tetap melekat didada prajurit dan selalu aktual, sehingga harus terus dipegang diteguh oleh setiap Prajurit TNI untuk bekal menjaga keutuhan NKRI dimanapun ia berada dan bertugas, selain itu juga harus memegang teguh Pancasila, UUD 45, Sumpah Prajuit Sapta Marga dan 8 wajib TNI.

TNI senantiasa mengedepankan profesionalisme dalam mengimplementasikan perannya sebagai bagian dari sistem kenegaraan untuk menjaga kedaulatan NKRI. Dinamika politik yang selalu mengoda TNI sarat dengan kepentingan dan kecenderungan tarik-menarik antara elite politik harus dapat disikapi secara arif untuk menghindari keterjerumusan TNI pada situasi pelik untuk menguntungkan elite politik, tetapi tidak berpikir dampak dari tuduhan terhadap TNI yang tidak netral. Ini TNI harus pegang teguh bahwa TNI netral tidak berpihak kepada siapapun.

TNI memiliki garis pembatas yang sangat tegas dalam ranah politik. Selaku alat negara, maka Politik Tentara adalah Politik Negara, Politik Rakyat yang dilandasi semangat Demokrasi Pancasila yaitu untuk terus menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 sebagai harga mati yang tidak boleh ditawar-tawar lagi.

Tugas TNI diatur tersendiri oleh undang-undang No. 34 tahun 2004 tentang TNI. Undang-undang inilah yang mengatur tentang TNI baik dalam hal jati-diri, kedudukan, peran, fungsi, tugas, postur, organisasi, pengerahan dan penggunaan kekuatan serta masalah administrasi keprajuritan. Undang undang tersebut juga mengatur segala yang berhubungan dengan hukum nasional dan Internasional dalam kaitannya dengan ruang lingkup tugas TNI.

Jati diri Prajurit TNI Sejati adalah Jati Diri Prajurit sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional, dan Tentara Profesional untuk selalu dapat dicerminkan dalam pola pikir dan pola tindaknya. Sebenarnya kalau dilihat dari sejarah perjuangan lahir dan besarnya TNI tidak dapat dipungkiri memang TNI lahir dari rakyat dan juga dibesarkan oleh rakyat, jadi logikanya TNI adalah pengabdi untuk rakyat yang harus dilindunginya.

Prajurit TNI agar mampu memberikan yang terbaik untuk masyarakat, terlebih ketika menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit. Sehingga, keberadaan TNI akan selalu dinantikan dan dirindukan oleh rakyat. Bagaimana mengembalikan TNI kepada roh dan jati dirinya yang sejati sesuai amanat konstitusi yang disusun oleh para Pahlawan Kemerdekaan dan para Pejuang Pendiri Bangsa. Roh TNI terletak pada kekuatan rakyat. Jika sampai menyakiti rakyat, sama saja menyakiti ibu kandung sendiri.

PENJUALAN AIR PANAS SONGGORITI KE SALAH SATU HOTEL BERBINTANG DIDUGA DIMANIPULASI

Batu – Sumbawanews.com—- Pemanfaatan sumber air panas alami yang berasal dari Candi Songgoriti selain dimanfaatkan oleh masyarakat ternyata juga disalurkan ke hotel berbintang di Songgoriti Desa Songgokerto Kecamatan. Batu Kota Batu. Aliran air ini dinilai sangat merugikan masyarakat yang tinggal di sekitar mata air panas yang bersumber di dekat Candi Songgoriti.
Aliran sumber air panas dari candi Songgoriti ini dipercaya mengandung tingkat belerang yang cukup tinggi , sehingga dapat menyembuhkan penyakit kulit dan jenis penyakit lain sehingga sering digunakan untuk berendam oleh masyarakat.
Dahulu Songgoriti merupakan salah satu tujuan destinasi favorit bagi masyarakat Kota Batu dan sekitarnya untuk sekedar menghilangkan penat diakhir pekan.
Akan tetapi seiring berjalannya waktu, ada yang berubah di wajah Songgoriti di samping carut -marutnya manajemen pengelolaan yang asal-asalan hingga dugaan penjualan air panas secara ilegal pun kini menyeruak ke permukaan. Dari hasil investigasi dilapangkan ditemukan pipa yang di duga mengarah ke salah satu hotel berbintang didaerah tersebut.
“ wong tidak ada transparansi kepada masyarakat terkait dengan pengelolaan sumber di Songgoriti dan terkait hal ini dan oknum memang banyak yang bermain terkait dengan pengelolaan Songgoriti “ ungkap lucent, warga yang mulai dari 40 tahun tinggal di Songgoriti ini, dan sebenarnya selama ini setahu warga pengelolaan Songgoriti selalu beralih dengan kontrak – kontrak yang tidak jelas imbuhnya.
Selama ini pemerintah daerah kok tidak bisa menciptakan kenyamanan tempat dengan penataan dan pembenahan tempat dengan memperbaiki objek ini, padahal hampir mayoritas warga di sini pendukung wali kota pas pemilu tapi kenyataannya tidak ada imbal balik ke warga di Songgoriti lanjut pria asal Trenggalek ini.
Terkait dengan air panas sendiri harusnya di manfaatkan oleh masyarakat, “ seperti yang terjadi dalam penjualan air panas ke salah satu hotel berbintang di sini berawal dari suatu kecerobohan tokoh lingkungan yang ada pada saat transaksi dan negosiasi pada saat mengambil air panas dari sumber Songgoriti, dan harganya sangat murah, bayangkan untuk 20 tahun sepengetahuan saya cuman 70 juta, dan kompensasi hotel tersebut pada warga Songgoriti sebesar 2, 5 juta itu pun tidak transparan karena masyarakat tidak pernah dilibatkan “ yang mungkin dikalkulasi hampir 600 jutan selama 20 tahun, padahal hotel tersebut jual dengan mahal tambah mantan petinju di salah satu sasana di Surabaya ini saat kami wawancarai (25/8/2021)
Dari apa yang disampaikan warga ternyata juga di benarkan oleh pengelola baru Songgoriti saat ini, dari hasil pantauan di lapangan memang di temukan pipa aliran air yang di duga mengarah ke salah satu hotel berbintang di Songgoriti ini, dan ini memang dibenarkan oleh salah seorang pengelola baru di Songgoriti pasca ditandatanganinya perjanjian kerja antara JASAYASA dan PT. Aljabar Jati Indonesia (13/8/2021) dan berencana membangun hotel Grand Songgoriti di sini.
Akan tetapi kita masih akan melakukan banyak pembersihan, perbaikan serta pembenahan terutama masalah perbaikan saluran air dari sumber menuju kamar hotel yang masih bermasalah, namun sudah dilakukan pengecekan, “yang berat itu pemulihan air yang harus di atur ulang “ ungkap pria berinisial Ay ini saat dikonfirmasi, “ selama ini warga juga punya bisnis yang memanfaatkan air, dan ketika ini di tutup (aliran airnya) akan ada dampak sosial yang ditimbulkan karna hal itu pihak hotel tidak mau ada konflik dengan warga dan ingin mengajak warga berbicara “ “intinya bagaimana tempat aku tersuplai dengan baik “ (7/9/2021).
Dengan target setoran PAD 600 juta per tahun, pihaknya akan menata penggunaan air panas yang sumbernya berada atas tanah milik PT. Aljabar Jati Indonesia dan dalam pengelolaan Grand Songgoriti hotel. Seperti air panas yang di tarik ke hotel berinisial “OC” itu juga ambil dari kita (Grand Songgoriti) dan dari informasi yang di terima ada beberapa orang dibayar untuk mengamankan aliran air panas ke sana, tambahnya saat kita gali lebih dalam.
“ orang ini pas kebetulan bekas karyawan hotel yang lama , yang melakukan kecurangan, untuk itu pihaknya akan mengajak warga untuk berkoordinasi untuk melakukan pemulihan saluran air belerang ke hotel “Grand Songgoriti “ yang di tutup , ini akan dipulihkan kembali oleh manajemen baru Songgoriti ini, Terkait hal ini pihaknya masih akan berkoordinasi lebih lanjut karena dengan adanya aliran air panas dan belerang secara ilegal ini pihaknya sangat dirugikan,” imbuh mantan GM Selorejo ini. (yoehanes)

APA KONTRIBUSI BI DAN OJK TERHADAP PERUBAHAN IKLIM?*

_COP 26 Glasgow akan memukul jantung yakni sektor keuangan khususnya perbankan_

Oleh : Salamudddin Daeng

Negara Indonesia telah membuat komitmen yang besar terhadap usaha global dalam menurunkan emisi gas rumah kaca. Presiden Jokowi telah menandatangani COP 21 Paris. Presiden Jokowi akan memberikan laporan pencapaiannya dalam COP 26 di Glasgow dalam waktu dekat. Tidak banyak yang bisa dilaporkan presiden secara membanggakan. Dikarenakan agenda ini boleh dikatakan gagal atau jalan ditempat.

Masalahnya presiden Jokowi yang bertindak atas nama negara tidak dapat melibatkan institusi keuangan yang paling menentukan dalam pembiayaan perubahan iklim di Indonesia. Siapa mereka yakni BI dan OJK. Kedua lembaga ini setara kedudukannya dengan presiden. Kedua lembaga ini independen atau dapat bertindak sesuka suka mereka di dalam masalah keungan.

Tentu saja mereka BI dan OJK tidak pernah ikut agenda negara dalam hal ini apa yang disepakati presiden dan apa yang telah disyahkan DPR yakni UU ratifikasi perubahan iklim. Lalu siapa BI dan OJK ini? Mereka adalah negara dalam negara yang mengatur kebijakan moneter dan perbankan, mengatur suku bunga dan mengawasi perbankkan.

Mengapa BI dan OJK tidak ikut dalam agenda perubahan iklim? Padahal kalau ditelusuri siapa sih pembuat kerusakan lingkungan nomor satu? Tentu saja lembaga keuangan bank maupun non bank. Dari sana lah semua kerusakan lingkungan dimulai. Selama ini perbankkan tidak pernah memiliki protokol lingkungan hidup dalam menyalurkan utang. Mereka tidak menjadikan masalah lingkungan sebagai prasarat pinjaman. Maka bisa dikatakan Perbankkan lah yang memberikan konttibusi utama kepada perusak lingkungan. *Dua lembaga yang paling bertanggung jawab atas kinerja perbankkan dan lembaga keungan non bank dalam menyukseskan agenda climate change yakni BI dan OJK.*

Bank dan lembaga keuangan dibalik pembiayaan semua perusahaan penebang pohon dan kayu, pertambangan, penggali bumi, perusahaan energi fosil, batubara, perusahaan sawit dan perusahaan perusak lingkungan lainnya, pembangkit pembangkit batubara dll.

Perbankan sama sekali belum menunjukkan komitmen mereka dalam isue perubahan iklim, rencana transisi energi, mereka sama sekali tidak dalam posisi menyukseskan agenda pemerintah untuk memberikan pinjaman murah mudah kepada kegiatan mengusahakan dan menghasilkan energi baru terbaharukan (EBT). Bank telah disandera oleh bandar fosil dan oligarki pembangkit batubara.

Sekarang saatnya mempertanyakkan peran BI dan OJK terhadap keselamatan bangsa,negara, alam dan lingkungan. Apakah mereka BI dan OJK hanya memutar uang tampa mempedulikan kesempatan lingkungan dan kemanusiaan? Ingat pukulan pertama COP 26 akan diarahkan kepada bank dan lembaga keuangan untuk menghentikan membiayai industri tambang dan pembangkit listrik yang polutif.

SMKN 8 Jember sudah PTM tapi 35 Persen


Jember.Sumbawanews.com - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 8 Jember sudah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) saat Kabupaten Jember berada di level 2 masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

SMKN 8 Jember berada di Jl. Pelita no.27 di Desa Sidomekar Kecamatan Semboro memiliki 7 kompetensi keahlian mulai dari agribisnis tanaman (2), Komputer (3) dan mesin otomotif (2).

Kepala Sekolah SMKN 8 Jember, Ir. Edy Sutyono, M.Pd, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan dan sudah direkomendasikan oleh Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Jember, Bupati Hendy Siswanto.

Dalam PTM tersebut Edy, "Yang paling mendasar adalah seluruh guru harus divaksin dulu, baru murid harus sudah tervaksinasi minimal dosis 1. Selanjutnya kehadiran dibatasi maksimal 50 persen per kelas."

Sayangnya di SMKN 8 dengan ketentuan 50%, kapasitas gedung tidak mencukupi sehingga maksimal yang PTM hanya 35% saja, terang Edy kepada awak media, Selasa, (7/9/2021).

Selain itu di sekolah kejuruan itu sudah terbentuk Satgas Covid-19, terdiri dari guru dan siswa yang bertugas memantau dan mengingatkan kedisiplinan protokol kesehatan.

Di pintu gerbang adan petugas yang memeriksa suhu badan. Di beberapa sudut sekolah ada tempat cuci tangan. Siswa yang hadir wajib memakai masker dan jam PTM juga dibatasi serta tidak ada jam istirahat.

Di tempat lain, saat bersamaan, Bupati Jember Hendy Siswanto ketika meninjau Vaksinasi Serentak di PP Raudhatul Shabab di Desa Sumber Wringin Kecamatan Sukowono memberikan penegasan soal PTM.

"PTM sudah kita laksanakan tetapi dengan terbatas dan bertahap," ucap Hendy Siswanto. (To2)

Dansatgas Yonif 742/SWY Terima Kunker Dekan Fakultas Vokasi Unhan RI

Belu NTT – Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pengamanan Perbatasan RI-RDTL Sektor Timur menyambut kunjungan kerja Dekan Fakultas Vokasi Universitas Pertahanan RI Brigjen TNI Agus Winarna, S.IP., M.Si., M.Tr (Han) di Mako Satgas Pamtas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Selasa (7/9/2021).

Kunjungan kerja Dekan Fakultas Vokasi Unhan RI didampingi Kolonel Sus Dr. Drs. Tatar Bonar Silitonga, M.Si. CIQaR., dan Kolonel Laut (E) Dr. Agus Adriyanto, ST. MM. CIQnR. CIQaR, IPU. disambut Dansatgas bersama Wadan Satgas Pamtas Mayor Inf Aditya Nugraha bersama para Perwira Staf Satgas lainnya di depan pintu masuk Mako Satgas.

Usia mendengar paparan tentang kondisi terkini Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur yang disampaikan Danstagas Yonif 742/SWY, Dekan Fakultas Vokasi Unhan RI memberikan apresiasi atas keberhasilan Satgas Pamtas Yonif 742/SWY dalam melaksanakan tugas di perbatasan Kabupaten Belu dengan Timor Leste terutama terkait pembinaan teritorial dan perolahen puluhan senjata yang diserahkan masyarakat secara sukarela.

“Dari pembinaan teritorial yang baik inilah maka masyarakat akan merasakan keberadaan Satgas ditengah-tengah mereka, jelasnya.

Dipaparkannya, keberhasilan pembinaan teritorial ini juga akan membangun kebersamaan, kekompakan dan kekeluargaan antara TNI dengan masyarakat itu sendiri yang bermuara pada terwujudnya kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Selain itu, Alumnus Akmil 1988 itu juga memperkenal program pendidikan mulai dari Vokasi (D3), Sarjana (S1), Magister (S2) dan program Doktoral (S3). Saat ini ada tujuh Prodi yang sedang dibuka oleh Fakultas Vokasi Unhan RI di Kabupaten Belu antara lain program Studi Budi Daya Lahan Kering, program Studi Budi Daya Tanaman Perkebunan, program Studi Budi Daya Ternak, program Studi Perikanan Tangkap, program Studi Pengelolaan Hasil Laut, program Studi Permesinan Kapal dan program Studi Budi Daya Ikan.

Jenderal Bintang Satu itu juga mengajak Satgas Pamtas untuk bekerjasama dan saling mendukung dalam berbagai kegiatan khususnya di bidang pendidikan dalam rangka memajukan generasi penerus bangsa.

Ia juga berpesan untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam menjalankan tugas serta terhindar dari musibah dan bencana.

Bupati Jember Siapkan Bonus Bagi Atlet Peraih Medali Emas

Jember,Sumbawanews.com –Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto didampingi Wabup Jember MB. Firjaun Barlaman meninjau pelaksanaan latihan dan seleksi atlet pencak silat di GOR PKPSO Kaliwates, Senin (06/09/2021) .

Bupati Hendy memberikan semangat kepada para atlet silat yang akan dipersiapkan untuk berlaga dalam Pekan Olah Raga Propinsi Jatim 2022, dan berjanji akan memberikan bonus bagi atlet yang berhasil menyabet medali emas.

“Maka dari itu para atlet harus berlatih keras agar menjadi juara. Pemerintah akan memberikan hadiah uang tunai sebesar 25 juta untuk atlet yang berhasil mendapatkan medali emas,” ujar Bupati Hendy.

“Saya yakin kita bisa menjadi juara, dan kita akan ambil kesempatan dalam turnamen kali ini, kami Pemerintah siap untuk mendukung,” tambahnya.

“Sekarang Pemerintah Daerah sudah hadir, mari gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena fasilitasnya sudah ada dan Pemkab Jember akan memperbaiki sarana dan prasarana olahraga agar para atlet bisa bertanding maksimal. ” tegas Bupati Jember. (her)

Forkopimda Jatim Dampingi Presiden Resmikan Bendungan Bendo Ponorogo

Ponorogo, Sumbawanews.com —Bendungan Bendo, di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang dibangun dengan biaya 1.1 triliun ini telah rampung dan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo, pada Selasa (7/9/2021).

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta Pejabat utama Polda Jatim dan Kapolres Ponorogo mendampingi kunjungan Presiden RI Jokowi didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam peresmian Bendungan Bendo, di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Bendungan Bendo ini dibangun di Sungai Keang anak sungai Madiun. Bendungan yang di garap sejak tahun 2015-2016 dan baru rampung pada 2021. Total kapasitas 40 juta meter kubik.

Di bawah bendungan ini berfungsi sebagai storage waduk atau storage air di sungai, karena di bawahnya ada 4 bendung yaitu bendung Ngindeng, bendung Kori, bendung Wilangan dan Bendung Jati. Tiga bendung yang pertama ini berada di Ponorogo, mengairi area 3.300 hektar. Sedangkan bendung jati di Madiun mengairi 4.500 hektar.

Dengan adanya storage ini, sudah langsung bisa dimanfaatkan untuk mensuplai bendung-bendung di bawahnya, sehingga meningkatkan IP dari 170 menjadi 260 per tahun. Jadi yang tadinya padi, polowijo – polowijo, nanti bisa jadi padi-padi polowijo. Selain itu, Bendungan ini nantinya juga digunakan untuk daerah wisata.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan, Bendungan Bendo yang dibangun dengan biaya 1.1 triliun ini memiliki kapasitas 43 juta meter dengan luas genangan 170 hektar, serta tinggi bendungan 74 meter.

“Ini akan menyediakan irigasi untuk 7.800 hektar sawah, dan juga untuk pasokan air baku 370 liter per detik, serta bisa mengurangi banjir mereduksi banjir 31% atau sebesar 117,4 meter kubik per detik,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya di peresmian Bendungan Bendo.

Jokowi juga menyampaikan, di tahun 2021 ini telah dan akan diselesaikan 17 bendungan. Artinya nanti produktivitas di bidang pertanian akan ketambahan air, pasokan air, dan kita harapkan itu akan meningkatkan produktivitas dari para petani-petani kita.

“Saya ingin berpesan agar bendungan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan disambungkan dengan seluruh jaringan irigasi yang ada, sehingga sekali lagi masyarakat utamanya para petani bisa meningkatkan produktivitas pertaniannya,” pungkas Presiden Jokowi. (mia/Hms)

Babinsa Koramil 1628-04/Poto Tano Dampingi warga Binaan Vaksinasi Covid – 19

Sumbawa Barat, Lintas Rakyat NTB– Babinsa Desa Poto Tano Sertu Buharis Koramil 1628-04/Poto Tano monitoring dan dampingi warga binananya yang melakukan vaksinasi di Puskesmas Poto, Sumbawa Barat, Senin (7/9/2021) pagi.

Babinsa dampingi warga binaannya melibatkan Kepala UPTD Puskesmas Fatimah Dr.Silvia Ubama, tenaga kesehatan Puskesmas dan Bhabinkamtibmas Bripka Rony Poto Tano.

Babinsa sekaligus memastikan warga binaanya menjaga protokol kesehatan Covid-19 dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tidak berkerumunan saat proses pemberian vaksinasi oleh petugas medis setempat.

“Alhandulillah. Sebelum dan sesudah diberi suntikan dosis vaksinasi tadi, warga selalu patuhi prokes Covid-19,” kata Danramil Poto Tano.

Danramil menyebut, di sela- sela warga diberi vaksinasi, Babinsa juga melakukan pengetesan terhadap pelaku perjalanan.

Tidak hanya itu, Babinsa melacak warga yang pernah kontak erat dengan Covid-19 untuk di tracking.

Babinsa meminta petugas untuk memberi perawatan bagi pelaku perjalanan yang terindikasi Covid 19 (treatment).

Berita Terkini

ASUS ExpertBook P3 Hadir Jadi Andalan Kerja Intensif

Sumbawanews.com,- Di tengah tren kerja hybrid yang semakin mengakar, ASUS meluncurkan ExpertBook P3 P3405—laptop ringan namun tangguh yang dirancang khusus untuk profesional yang menuntut...

Presiden Prabowo Fokus Atasi Krisis Perumahan Rakyat

Sumbawanews.com,- Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyatakan, Presiden Prabowo Subianto menempatkan kebutuhan dasar masyarakat—terutama perumahan layak—sebagai prioritas utama dalam agenda pembangunan nasional. Dalam...

Tragedi di Sekolah Filipina, Tiga Nyawa Melayang

Sumbawanews.com,- Jakarta — Sebuah insiden mengerikan terjadi di Sekolah Menengah Atas Nasional San Jose, Kota Tacloban, Filipina, pada Senin pagi (22/6). Tiga orang tewas...

Irak Canda: Mainkan Tiga Kiper Lawan Mbappe

Sumbawanews.com,- Jelang laga Grup I Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Irak, pelatih timnas Irak, Graham Arnold, melontarkan candaan yang langsung viral: “Mungkin kami...

Berita Utama