Home Blog Page 3115

Panglima TNI Terima Audiensi Bupati Malang

(Puspen TNI).   Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Aslog Panglima TNI Laksda TNI Ir. Bambang Nariyono, M.M., Aster Panglima TNI  Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.D.A.,  Asops Kasau Marsda TNI Barhim, Aslog Kasau Marsda TNI Eko Supriyanto dan Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah,  menerima audiensi Bupati Malang Dr. H. Rendra Kresna, BcKU, S.H., M.M., MPM beserta Staf, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (13/3/2018).

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Malang Dr. Rendra Kresna menyampaikan ucapan terima kasih kepada Panglima TNI yang berkenan menerima kunjungannya bersama Staf Pemda Kabupaten Malang dalam suasana keakraban dan kekeluargaan.

 

Dalam pertemuan tersebut, Dr. Rendra Kresna melaporkan terkait rencana pengembangan Kabupaten Malang dalam mendukung peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat, khususnya dibidang pariwisata.  Disamping itu, Kabupaten Malang merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak spot atau tempat wisata khususnya di daerah sekitar Bandara Abdul Rachman Saleh, sehingga dengan pengembangan bandara tersebut maka akan meningkatkan kunjungan wisatawan.

 

“Salah satu cara untuk meningkatkan  pertumbuhan ekonomi Kabupaten Malang adalah dengan pengembangan Bandar Udara (Bandara) Abdul Rachman Saleh yang saat ini berstatus Pangkalan Militer TNI Angkatan Udara menjadi bandara internasional,” kata Bupati Malang.

 

Lebih lanjut Bupati Malang menyampaikan bahwa pengembangan Bandara Abdul Rachman Saleh menjadi bandara internasional pernah disampaikan pemerintah Kabupaten Malang kepada Presiden RI Ir. H. Joko Widodo pada tahun 2017.  “Wilayah Malang Raya selalu kondusif berkat kebersamaan antara TNI dengan rakyat, diharapkan dengan pengembangan bandara tersebut akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing maupun domestik ke Kabupaten Malang dan sekitarnya,” tuturnya.

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyambut baik rencana pemerintah Kabupaten Malang terkait peningkatan pertumbuhan ekonomi, salah satunya dengan pengembangan Bandara Abdul Rachman Saleh menjadi bandara internasional.  “Pada prinsipnya, saya mendukung rencana pemerintah Kabupaten Malang dalam hal peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat khususnya dalam bidang pariwisata, karena hal tersebut sejalan dengan program pemerintah pusat,” tuturnya.

 

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa, terkait rencana pengembangan Bandara Abdul Rachman Saleh menjadi bandara internasional, TNI mangajak pemerintah Kabupaten Malang untuk melakukan kajian secara bersama. “Mari kita sama-sama melakukan kajian dan membuat perencanaan untuk disinkronisasikan agar menghasilkan kajian yang optimal, sehingga kepentingan TNI dan pemerintah daerah dapat terakomodasi dengan baik dalam rangka mewujudkan pembangunan ekonomi nasional,” katanya. (Badar/Puspen TNI)

Panglima TNI Terima Audiensi Ketua KKIP

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima audiensi Ketua Tim Pelaksana Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) Laksamana TNI (Purn) Sumardjono beserta staf, bertempat di ruang tamu Panglima TNI Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Selasa (13/3/2018).

 

Dalam audiensi tersebut, Ketua KKIP melaporkan terkait dengan kondisi industri pertahanan dalam negeri saat ini sekaligus memberikan saran dan masukan kepada Panglima TNI sebagai bahan pertimbangan dan evaluasi dalam proses pengadaan Alutsista TNI dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.

 

Laksamana TNI (Purn) Sumardjono menyambut baik program Panglima TNI terkait dengan peningkatan dan penguatan industri pertahanan dalam negeri. “KKIP siap menjabarkan dan mewujudkan program TNI sesuai Rencana Strategis Pembangunan TNI kedepan dalam meningkatkan produksi industri pertahanan TNI,” ucapnya.

Terkait hal tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto merespon dan menyambut baik apa yang telah disampaikan oleh Ketua KKIP yang sejalan dengan visi dan misi yang dituangkan dalam 11 program kebijakan Panglima TNI.

 

“Terima kasih atas masukan dan saran dari Tim KKIP, ini sebagai bahan evaluasi dalam mewujudkan kemandirian pengadaan Alutsista TNI kedepan,” kata Panglima TNI.  (Mad/Puspen TNI)

Prajurit TNI Terlibat Malam Budaya di Bangladesh

sumbawanews.com,- Prajurit TNI yang tergabung Latihan Bersama (Latma) Exercise Shanti Doot-4 2018 terlibat kegiatan Malam Budaya (cultural evening) bertempat di Institute of Peace Support Operation Training Bangladesh baru baru ini.

Kegiatan malam  budaya yang dihadiri perwakilan dari 22 negara peserta Latma Exercise Shanti Doot-4 2018 merupakan ajang untuk memperkenalkan budaya masing-masing negara kepada para peserta latihan dalam rangka malam keakraban dengan menampilkan budaya dari negara peserta. Prajurit TNI menampilkan Tari Tobelo, budaya yang berasal dari Maluku Indonesia.

Ketua Delegasi Indonesia pada Exercise Shanti Doot-4 Pabandya-1/Renev Latma Paban VII/Latma Sops TNI Letkol Pnb Hantarno Edi Sasmoyo menyampaikan Tari Tobelo yang ditampilkan prajurit TNI mendapat apresiasi dari pengunjung, yang sangat antusias saat menonton pertunjukan tari tradisional Indonesia.

Kegiatan lain yang sangat membanggakan kata ketua delegasi berhasil menjuarai turnamen sepak bola antar kontingen Negara peserta dengan mengalahkan tim sepakbola dari tim Inggris. “Keberhasilan tim Indonesia pada turnamen antar kontingen sebagai salah satu bentuk soft military diplomacy yang dilakukan oleh para prajurit TNI,” ujarnya. (Mad/Puspen TNI)

Segarkan Pengawak Kapal, Bakamla RI Latihan Peran Tugas ABK

sumbawanews.com,- Kepala Zona Kamla Maritim Tengah Brigjen Pol Drs. Bastomy Sanap, S.H., M.B.A., M.Hum. menghadiri acara pembukaan Latihan Peran Tugas ABK KN Bakamla Wilayah Zona Maritim Tengah. Direktur Latihan Laksma TNI Eko Jokowiyono, S.H., M.Si. membuka acara mewakili Deputi Operasi dan Latihan Laksda TNI Semi Joni Putra, di Hotel Aston, Manado, Sulawesi Utara, Selasa (13/3/2018).
Dalam sambutannya Deputi Opslat mengatakan, kapal patroli sebagai alat utama dalam mendukung pelaksanaan tugas operasi di laut harus diawaki oleh ABK yang memiliki kemampuan dan ketrampilan terlatih dan handal sesuai peran tugas masing-masing.
Oleh karena itu, lanjutnya, kegiatan ini dilaksanakan, sebagai upaya untuk menyiapkan personel Bakamla khususnya ABK kapal patroli Bakamla agar terlatih baik dan kompeten dalam menjalankan peran-peran dan tugas ABK di kapal patroli.
Kasubdit Penyelenggaraan Latihan Benny Iskandar, S.IK., M.Si. selaku Ketua Panitia menuturkan, kegiatan latihan akan berlangsung selama dua hari dengan menerapkan metode latihan lapangan (Field Exercise) dilaksanakan di Perairan Serei dan diawali kegiatan kelas yang berlangsung hari ini (13/3) di Hotel Aston Manado.
Peserta kegiatan 30 orang terdiri dari ABK KN Gajah Laut 4804 dan staf Kantor Kamla Zona Maritim Tengah, serta menghadirkan narasumber dan instruktur dari Kolat Armabar, yaitu Wadan Kolatarmabar Letkol Laut (P) Rizal Musa Karim, S.E. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI Menerima Kunjungan Kehormatan Dubes Uni Emirat Arab

????????????????????????????????????
sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima kunjungan kehoramatan Duta Besar Uni Emirat Arab Yang Mulia Mr. Mohammed Abdulla AI Ghfeli di ruang tamu Panglima TNI Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Senin 12/3/2018.
Dalam kunjungan kehormatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menyampaikan ucapan terima kasih kepada Duta Besar Uni Emirat Arab Yang Mulia Mr. Mohammed Abdulla AI Ghfeli telah berkunjung ke Mabes TNI. Kunjungan kehormatan  Dubes Uni Emeriat Arab kali ini secara resmi baru dapat dilaksanakan kembali setelah 20 tahun dan ini suatu kehormatan bagi Panglima TNI dan seluruh prajurit TNI yang bertugas di seluruh wilayah Indonesia. Kedatangan Dubes diharapkan dapat meningkatkan kerjasama dalam bidang militer antara Indonesia dan Emirat Arab.
Pada pertemuan itu Panglima TNI memperkenalkan industri pertahanan strategis kepada Dubes Emirat Arab diantaranya pembuatan senjata SS1 dan SS2 diproduksi Pindad, dan industri kapal perang diproduksi PT PAL serta ke beberapa perusahaan strategis lainnya yang mungkin bisa menjadi referensi untuk bekerja sama antara Indonesia dengan Uni Emirat Arab.
Dalam pembicaraan tersebut, Duta Besar Uni Emirat Arab Yang Mulia Mr. Mohammed Abdulla AI Ghfeli juga sangat menghargai Indonesia dapat memberikan contoh hidup saling toleransi dan menghargai antar umat beragama. Terkait tentang isu-isu ancaman teroris, perlu kerjasama dalam penanggulangan aksi teroris yang dapat berdampak sangat merugikan pada kedua negara dan dunia internasional. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI Menerima Kunjungan Kehormatan Dubes RRT

????????????????????????????????????

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Kapuspen TNI Mayjen TNI M.S. Fadhilah, Kapuskersin TNI Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono dan Direktur “D” Bais TNI Marsma TNI Suryo Margono menerima Kunjungan Kehormatan Duta Besar (Dubes) Republik Rakyat Tiongkok Yang Mulia Mr. Xiao Qian di ruang tamu Panglima TNI Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Senin 12/3/2018.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mengucapkan terima kasih atas kunjungan kehormatan Dubes RRT Yang Mulia Mr. Xiao Qian. Selanjutnya Panglima TNI mengatakan sangat senang dapat saling tukar informasi dan terbuka dalam memberikan bantuan untuk meningkatkan kerjasama antara kedua negara Indonesia dan Tiongkok, utamanya kerjasama bidang militer.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Dubes, juga membicarakan tentang kerjasama pengamanan perbatasan dengan ASEAN. Kerjasama Indonesia dengan Tiongkok terkait penanggulangan penyelundupan narkoba, diperlukan kerjasama dalam mendapatkan informasi yang diduga akan masuk Indonesia.

Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menyampaikan terima kasih bahwa para perwira TNI yang menimba ilmu dari Tiongkok dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan militer Indonesia.

Pada pertemuan tersebut Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok Yang Mulia Mr. Xiao Qian menyampaikan Negara Tiongkok menghargai Indonesia sebagai pendiri ASEAN dapat menjadi mitra strategis bagi Tiongkok. Dubes RRT juga memberikan apresiasi negara Indonesia berpenduduk muslim terbesar dunia serta bertoleransi hidup berdampingan. Dubes RRT juga menghormati aneka ragam budaya Indonesia bahkan banyak orang Tiongkok yang hafal dan dapat menyanyikan lagu Bengawan Solo.

Saat ini hubungan diplomasi dan kerjasama bidang militer matra darat, laut dan udara kedua negara semakin meningkat. Demikian pula kerjasama dalam meningkatkan kegiatan latihan bersama dan pengembangan teknologi industri pertahanan. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI Menerima Kunjungan Kehormatan Dubes Jepang

????????????????????????????????????
????????????????????????????????????

(Puspen TNI).  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Kapuspen TNI Mayjen TNI M.S. Fadhilah, Direktur “D” Bais TNI Marsma TNI Suryo Margono dan Kapuskesin TNI Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono menerima Kunjungan Kehormatan Duta Besar Jepang Yang Mulia Mr. Masafumi Ishii dan Penasihat Kepala Bidang Politik Mr. Susumu Takanai di ruang tamu Panglima TNI Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Senin 12/3/2018.

Dalam pertemuan tersebut Duta Besar Jepang Mr. Masafumi Ishii mengucapkan selamat atas pelantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. sebagai Panglima TNI dan semoga kerjasama yang telah terjalin selama ini di antara kedua negara semakin meningkat dimasa yang akan datang.

Pada pembicaraan tersebut Duta Besar Jepang Mr. Masafumi Ishii mengharapkan di tahun ini hubungan Indonesia-Jepang semakin meningkat. Selanjutnya kita sama-sama memahami hubungan sejarah Indonesia-Jepang telah berlangsung cukup lama dan sangat erat. Hal ini ditandai dengan pemasangan patung Panglima Besar Jenderal Sudirman di Kementerian Pertahanan Jepang yang  menunjukkan kedekatan hubungan kedua Negara.

Lebih lanjut Dubes Jepang membicarakan tentang isu-isu terkini terkait dengan perkembangan global dan isu-isu strategis diantaranya,  penanggulangan terorisme, illegal fishing dan bentuk pelanggaran lainnya untuk kerjasama penanganan yang lebih baik.

Demikian pula Dubes Jepang menawarkan akan meningkatkan kerjasama militer kedua Angkatan Bersenjata dalam bidang pendidikan melalui pertukaran perwira siswa dan  pengembangan tehnologi militer di masa mendatang. Selanjutnya dalam rangka meningkatkan hubungan kerjasama akan dilaksanakan pada event event yang melibatkan kapal perang Armada Jepang ke Indonesia sekitar bulan Juli dan Oktober 2018.

Selain itu Duta Besar Jepang Yang Mulia Mr. Masafumi Ishii dalam suasana yang sangat hangat mengucapkan terima kasih atas bantuan Indonesia terhadap korban bencana alam yang terjadi di Jepang tujuh tahun lalu.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dalam pertemuan itu menyampaikan selamat datang dan suatu kehormatan Dubes Jepang yang mulia Mr. Masafumi Ishii dapat berkunjung di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur.

Selanjutnya dalam pembicaraan tersebut, Panglima TNI menyambut baik penawaran Dubes Jepang terkait dengan kerjasama militer di bidang pendidikan dan kerjasama lainnya.

Demikian juga Panglima TNI mengharapkan perwira dari Jepang dapat mengikuti pendidikan di bidang militer terus ditingkatkan agar kedepan kerjasama kedua negara ini semakin erat.

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menyampaikan kepada Dubes Jepang terkait adanya monumen pesawat Cureng buatan Jepang yang dipasang di Museum Satria Mandala. Hal ini juga menandakan hubungan diplomatik Indonesia-Jepang yang terjalin selama ini cukup erat.

Kedua negara memiliki permasalahan yang sama yaitu negara terletak di wilayah bencana, Jepang memiliki pengalaman yang sangat luar biasa dalam manajemen bencana. Untuk itu perlu ditingkatkan kerjasama saling tukar informasi dan pengalaman dalam penanggulangan bencana.

Panglima TNI juga menyampaikan Indonesia memiliki pusat penanggulangan bencana, bila berkenan Yang Mulia Dubes Jepang dapat mengunjungi Museum Penanggulangan Bencana di Sentul, Bogor. (Badar/Puspen TNI)

Bakamla RI Mutakhirkan Sarana Pemantauan Laut SPKKL Kupang

sumbawanews.com,- Peralatan pendukung di Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Kupang Bakamla RI siap melakukan pemantauan laut yang lebih intensif melalui pengaturan dan pemutakhiran jaringan oleh tim infrastruktur jaringan, yang telah bekerja di SPKKL Kupang, NTT sejak beberapa waktu lalu hingga hari ini, senin (12/3/2018).
Tim pemeliharaan jaringan Y.M.V. Niko, Peik Sugiarto, dan V. Hari adiatmaja dari Direktorat Datin bersama Kepala SPKKL Kupang  Rudy Purnomo didampingi Kepala TU Yanti Olang dan seluruh personel SPKKL Kupang melakukan pengecekan peralatan dan perbaikan beberapa komponen penting agar dapat memaksimalkan fungsi yang dimilikinya.
Perbaikan dilaksanakan terhadap beberapa perangkat utama yang digunakan untuk mendukung system pemantauan dan pengawasan laut di sekitar perairan NTT, yaitu Automatic Identification System (AIS), Long Range Camera (LRC) dan optimalisasi radar.
Adanya semangat tinggi yang menjiwai para personel SPKKL Kupang dalam melakukan tugas rutin menjaga laut dan perairan di wilayahnya turut mendukung perbaikan peralatan yang dilaksanakan, sehingga pekerjaan berjalan dengan lancar. Peralatan utama yang berfungsi untuk mengidentifikasi kapal dan objek dilaut yang berada di SPKKL Kupang telah siap difungsikan dengan optimal.
Saat ini SPKKL Kupang Bakamla RI diawaki oleh beberapa personel yang masih berstatus tenaga honorer namun berdedikasi tinggi dalam melaksanakan tugas sehari-hari, yaitu Franky, Moses lapa, Jeremi saduk dan Yopi meno. (Mad/Puspen TNI)

Kerukunan Umat Beragama Perekat Persatuan Bangsa

Kerukunan Umat Beragama Perekat Persatuan Bangsa

Oleh :

Kapten Inf Suwandi (Pasilakpin Subdit Opini Bidpenum Puspen TNI)

 

Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang besar, bangsa yang menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama. Selain itu Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang plural memiliki beragam suku, etnik, budaya dan bahasa serta mempunyai enam agama yang resmi diakui oleh negara yaitu Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu.

 

Melihat Indonesia yang masyarakatnya sangat beragam tersebut,  kerukunan antar masyarakat terutama antar umat beragama menjadi salah satu hal yang  sangat penting diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

 

Kita ketahui bersama bahwa permusuhan yang dipicu agama merupakan salah satu penyebab utama permasalahan yang sangat krusial yang dapat membuat masyarakat di suatu negara terpecah belah, saling bermusuhan yang akhirnya berujung pada pertikaian yang berkepanjangan.  Sudah banyak contoh negara-negara lain di dunia yang hancur akibat pertikaian terkait oleh isu agama yang tidak bisa ditangani dan diselesaikan dengan baik, antara lain seperti konflik antara Palestina dengan Israel yang hingga sekarang masih berlanjut, ISIS di Suriah dan diberbagai negara Arab lainnya, kelompok teroris yang mengatasnamakan agama dan yang baru-baru ini terjadi yaitu konflik Rohingya di Myanmar, serta masih banyak lagi konflik-konflik agama lainnya.

 

Demikian pula di Indonesia, isu agama menjadi isu sentral yang menyebabkan terjadinya beberapa konflik. Seperti kejadian yang pernah dialami saudara-saudara kita yaitu konflik antar agama di kota Ambon Maluku yang terjadi pada tanggal 19 Januari 1999, selanjutnya kerusuhan di Poso Sulawesi Tengah yang merupakan contoh konflik agama yang berdampak cukup serius  dan berlarut larut karena kurang cepatnya penanganan, Poso I terjadi antara 25-29 Desember 1998, Poso II terjadi antara 17-21 April 2000 serta Poso III terjadi antara 16 Mei hingga 15 Juni 2000.

 

Dari konflik tersebut sampai sekarang tidak diketahui pasti seberapa besar korban dan kerugian yang diderita masyarakat, dan yang pasti kejadian tersebut menimbulkan trauma serta penderitaan yang mendalam bagi korban dan keluarganya.

 

Contoh terbaru yang masih hangat dalam benak kita dan menjadi pemberitaan utama di media massa nasional yaitu penyerangan terhadap tokoh-tokoh agama  di berbagai daerah. Walaupun itu belum tentu dilakukan atas nama agama, namun persepsi yang terbentuk di masyarakat kejadian tersebut merupakan upaya untuk membenturkan umat agama satu dengan yang lainnya.

 

Apabila permasalahan tersebut  tidak segera ditangani dengan cepat dan tuntas oleh aparat keamanan maka dikhawatirkan masyarakat bisa terprovokasi sehingga dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memecah belah bangsa Indonesia.

 

Perlu juga menjadi perhatian  kita bersama isu agama tersebut dikaitkan dengan Pilkada serentak 2018 dan pemilu legislatif maupun pemilihan presiden 2019. Kondisi tersebut tentunya dapat berpotensi meningkatkan suhu politik,  menimbulkan ancaman dan konflik yang dapat mengkoyak kebhinekaan bangsa Indonesia.

 

Kita berharap dalam gelaran pesta demokrasi tersebut tidak ada oknum partai politik memanfaatkan isu agama sebagai bagian dari kampanyenya, baik yang dilaksanakan secara terang-terangan  maupun secara tertutup dengan menggunakan media sosial. Dalam konteks ini, hendaknya masyarakat dapat menyikapinya secara bijak,  masyarakat harus bisa memilah-milah mana informasi yang benar dan mana yang tidak benar atau hoax, termasuk menolak ajakan partai politik yang menggunakan isu agama dalam menjaring dukungan demi kemenangan partainya, serta jangan mudah terprovokasi dengan berita-berita yang belum tentu kebenarannya.

 

Untuk mengatasi permasalahan yang terkait dengan kerukunan antar umat beragama di Indonesia, diperlukan peran serta seluruh komponen masyarakat, tokoh agama yang terutama adalah peran serta pemerintah. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah dalam menciptakan kerukunan antar umat beragama ini, antara lain Kementerian Agama RI telah menyosialisasikan regulasi dan penguatan regulasi terkait Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KKB). Kemenag juga sedang menyiapkan RUU Perlindungan Umat Beragama (PUB) dengan melakukan pengembangan kemitraan, penelitian, dan pendampingan, termasuk saat terjadi masalah pada pemeluk keyakinan di luar enam agama yang resmi diakui negara.

 

Begitu juga dengan komitmen aparat keamanan terutama TNI untuk senantiasa menjaga  kerukunan antar umat beragama di Indonesia, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. telah menegaskan komitmennya terhadap toleransi dan kerukunan antar umat beragama yang sesuai dengan semboyan bangsa  Indonesia yaitu Bhineka Tunggal Ika, dengan memberikan pembekalan agama kepada prajurit TNI secara berkala.

 

“Prajurit TNI selalu diberikan pemahaman tentang pentingnya pendidikan mental dan sepiritual sebagai landasan keimananan dalam menjalankan tugas pokok menjaga keutuhan NKRI,” ujar panglima TNI saat menerima tokoh agama di Cilangkap beberapa waktu yang lalu.

 

 

Perbedaan agama yang ada di masyarakat Indonesia  tidak boleh menjadi hambatan untuk mewujudkan kehidupan yang  rukun dan damai. Kerukunan antar umat harus mengutamakan semangat kebersamaan, tetap saling menghormati persamaan hak dan kewajiban serta saling menghargai perbedaan dalam berkeyakinan yang dijamin oleh UUD 1945 Pasal 29 Tentang Kebebasan Beragama. Negara dalam hal ini menjamin dan melindungi kebebasan setiap warga negara untuk memeluk agama sesuai keyakinan dan kepercayaannya masing-masing.

 

Banyak contoh betapa masyarakat Indonesia itu sangat menghormati perbedaan, penuh kasih sayang dan saling menghargai pemeluk agama satu dengan yang lain. Kegiatan-kegiatan keagamaan yang dilaksanakan oleh masing-masing agama selama ini dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar. Salah satunya adalah kegiatan aksi massa 212 di Jakarta yang diikuti oleh jutaan umat Islam yang sebelumnya diprediksi menimbulkan kerusuhan, namun dapat berjalan dengan tertib dan aman. Hal tersebut tidak lepas dari adanya sikap toleransi yang ditunjukkan oleh saudara-saudara kita yang beragama lain.

 

Untuk mewujudkan toleransi antar umat beragama di Indonesia setidaknya ada beberapa sikap dan tindakan yang perlu bersama-sama kita laksanakan yaitu, Pertama, mengembangkan sikap saling menghargai dan menerima adanya perbedaan. Kedua, menghormati kesetaraan antara pemeluk agama satu dengan yang lainnya dan memahami bahwa semua memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai warga negara. Ketiga, sesama warga negara harus mempunyai keinginan untuk saling melindungi dan menjaga dengan tidak memandang agama yang dianut. Agama mayoritas tidak boleh semena-mena terhadap minoritas. Begitupun sebaliknya sehingga akan terwujud sikap saling tolong menolong, kerjasama dan gotong royong yang tulus untuk membangun demi kemajuan bangsa dan negara Indonesia tercinta. Keempat, dalam kehidupan berpolitik hendaknya elit politik tidak memanfaatkan isu agama untuk kepentingan kelompoknya, berikanlah program-program membangun yang dapat diterima oleh masyarakat.

 

Kita sadari bahwa dengan terciptanya kerukunan antar umat beragama menjadi pilar utama bagi bangsa Indonesia dalam melaksanakan pembangunan, demi terciptanya masyarakat yang adil dan makmur,  hidup rukun dan damai.  Selain itu dengan kerukunan antar umat beragama diharapkan akan mampu melahirkan kesadaran diri bahwa pada dasarnya manusia memang diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa  dengan beraneka ragam dan saling membutuhkan satu dengan yang lainnya.

 

Perlu diketahui, bahwa sepanjang sejarah peradapan manusia di dunia kerukunan antar umat beragama merupakan penyumbang terbesar bagi terciptanya perdamaian di muka bumi. Akan tetapi karena pengetahuan dan kedewasaan sebagian masyarakat dalam memaknai toleransi umat beragama masih belum memadai, maka timbulah konflik-konflik antar manusia. Hal ini patut  menjadi perhatian kita terutama para pemuka agama agar memberikan pemahaman dan tauladan yang baik kepada umatnya tentang pentingnya toleransi antar umat beragama.

 

Jakarta,    Maret  2018

 

Prajurit Wanita TNI Memperingati Women’s Day di Lebanon

sumbawanews.com,- Prajurit Wanita TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Indonesian Battlion (Indobatt) Kontingen Garuda (Konga) XXIII-L/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon)  memperingati acara Women’s Day (Hari Wanita) di Gedung Pertemuan Husainniyah Distrik As Suwanan – Lebanon Selatan Kamis 8/3/18

 

Acara Women’s Day yang diperingati di seluruh dunia ini dilaksanakan berkat kerjasama Organisasi Non Pemerintah “Better Association” yang diketuai oleh  Mr Whael dengan Seksi Civil Military Cooperation (CIMIC) Indobatt.

 

Acara Women’s Day ini dihadiri Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Arfan Johan Wihananto S.IP, Kepala Distrik As Suwanan Mr Ismail Hamidi, tokoh perempuan distrik As Suwanan Umi Habibah Husaina dan tokoh masyarakat lainnya serta

sekitar 150 warga masyarakat setempat

 

Tim kesenian prajurit wanita TNI Indobatt menampilkan kesenian Khas Indonesia yaitu “Tari Piring” dari Sumatera barat yang sangat mempesona. Di tengah acara, Dansatgas Indobatt memotong kue dan membagikannya kepada hadirin secara simbolis, juga memberikan cinderamata dan bingkisan untuk anak-anak As Suwanan. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama.

 

Pada kesempatan itu Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Arfan Johan Wihananto S.IP  menyampaikan “Kami merasa senang bisa berada di tempat ini. Di wilayah Sector East Unifil, hanya Indobatt yang dipercaya masyarakat untuk bekerja sama menyelenggarakan kegiatan Women’s Day.

 

“Semoga dengan kegiatan seperti ini, kami bisa menjalin kerjasama yang lebih baik lagi dengan masyarakat lokal termasuk dari kelompok wanita sehingga bisa turut mendukung menyukseskan tugas-tugas kami dalam menciptakan perdamaian di Lebanon Selatan ini” harap Letkol Arfan.

 

Sementara  itu tokoh perempuan Distrik As Suwanan Lebanon Umi Habibbah Husaina mengatakan bahwa kami sangat bangga dengan Indobatt,  Indobatt selalu memberikan berbagai macam program di segala lini untuk membantu mengembangkan daerah kami, terasa sekali kehadirannya sangat santun dan responsif. Termasuk perhatiannya terhadap kesetaraan gender di Lebanon, kami sebagai perwakilan kelompok wanita di Lebanon sangat tersanjung” ujar Umi Habibbah. (Mad/Puspen TNI)

Berita Terkini

Bocah Autisme Dibully hingga Tersetrum di Taman Kramat

Sumbawanews.com,- Jakarta – Seorang bocah berusia tujuh tahun, MWP, menjadi korban kekejaman teman sebaya yang berujung pada kejadian mengerikan di Taman Kramat Pulo, Senen,...

Pakistan Sebut Perdamaian Iran-AS Hampir Terwujud

Sumbawanews.com,- Islamabad – Perdana Menteri Pakistan, Shahbaz Sharif, menyatakan bahwa kesepakatan kerangka perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat telah mencapai titik terdekatnya dalam sejarah...

Tragedi Garuda di Jepang dan Konfrontasi dengan Malaysia

Sumbawanews.com,- Pada 13 Juni, sejarah mencatat dua peristiwa penting yang mengguncang dunia—dari kecelakaan pesawat sipil hingga konflik geopolitik regional yang memicu ketegangan antarnegara. Pada 1996,...

Pramono Anung Targetkan Transportasi Umum Jadi Kado HUT Jakarta

Sumbawanews.com,- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan peningkatan pengguna transportasi umum sebesar 30 persen sebagai kado terindah menjelang perayaan HUT ke-63 Jakarta. Ia meyakini,...

Geek Fam vs Bigetron by Vitality: Duel Tiket Final MPL ID S17

Sumbawanews.com,- Jakarta – Dua tim yang dianggap sebagai underdog hari ini akan bertemu dalam laga paling menentukan fase playoff MPL ID S17. Geek Fam...

Berita Utama