sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 27 Perwira Tinggi (Pati) TNI, terdiri dari 13 Pati TNI AD, 5 Pati TNI AL dan 9 Pati TNI AU, bertempat di Ruang Hening Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (13/7/2018).
Adapun 13 Pati TNI AD yang naik pangkat yaitu, Mayjen TNI Drs. Amrin, M.A.P. (Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI), Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P. (Deputi Bid. Ops SAR BNPP), Mayjen TNI Joko Purnomo, S.H., M.H. (Kababinkum TNI), Mayjen TNI Rudianto (Sahli Bid. SDM dan Teknologi Kemenkopolhukam), Brigjen TNI Daddy Estoe W., S.I.P., M.Si. (Direktur Penanggulangan dan Pemulihan Pemerintah pada Deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan BSSN), Brigjen TNI Wahyu Sugandi, S.H. (Dansatintel Bais TNI), Brigjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin (Asdep Koordinasi Intelijen Pertahanan Kemenkopolhukam), Brigjen TNI Dwi Darmadi, S.Sos. (Kasdivif-3 Kostrad), Brigjen TNI Syachriyal E. Siregar, S.E. (Bandep Urusan Sosbud Setjen Wantannas), Brigjen TNI Toto Nugroho, S.I.P. (Danpussenarhanud Kodiklatad), Brigjen TNI Sunarto Setiobudi, S.I.P. (Pa Sahli Tk. II Wassus Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI), Brigjen TNI Muhammad Hita Tunggal, S.T. (Karoum Settama BSSN) dan Brigjen TNI Ngadiman, Bsc. (Anjak Bid. Ekonomi Internasional Kedeputian Pengkajian dan Penginderaan Setjen Wantannas).
Sedangkan dari TNI AL 5 Pati yaitu, Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos. (Danjen Akademi TNI), Mayjen TNI (Mar) Dr. Suharyanto, S.E., M.M. (Deputi Bid. Pemantauan dan Pengendalian BSSN), Laksma TNI P. Rahmad Wahyudi, S.E. (Danguspurla Koarmada III), Laksma TNI Kisdiyanto (Danguskamla Koarmada II) dan Laksma TNI Erwin S. Aldedharma, S.E., M.M., M.Sc. (Danguspurla Koarmada II).
Sementara itu dari TNI AU 9 Pati yaitu, Marsda TNI Dr. Tatan Kustana, M.Bus., M.A. (Wakil Rektor III Bid. Kerjasama Kelembagaan Unhan), Marsda TNI Asep Chaerudin, M.A.S.S. (Deputi Bid. Penanggulangan dan Pemulihan BSSN), Marsda TNI Tamsil Gustari Malik, S.E. (Pangkoopsau III), Marsma TNI Nailul Humam (Dirjian Kodiklatau), Marsma TNI Hari Pramono (Direktur Identifikasi Kerentanan dan Penilaian Resiko Pemerintah pada Deputi Bid. Identifikasi dan Deteksi BSSN), Marsma TNI Dra. Hening Sitarasmi (Pati Sahli Kasau Bid. Strahan), Marsma TNI Eny Juwartini (Pati Sahli Kasau Bid. Iptek), Marsma TNI Ir. Muhammad Johansyah, M.Eng., M.A. (Pati Sahli Kasau Bid. Sumdanas) dan Marsma TNI Drs. Andy M. Taufik, M.D.S. (Sekretaris Deputi pada Deputi Bid. Koordinasi Komunikasi, Informasi dan Aparatur Kemenkopolhukam). (Mad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Japan Coast Guard (JCG) makin pererat hubungan kerjasama operasi dan latihan bidang keselamatan dan keamanan maritim dengan Bakamla RI. Hal itu diwujudkan dalam sebuah seminar tentang Mobile Corporation Team yang digelar oleh JCG di Hotel Sari Pacific, Jl. M.H. Thamrin No.6, Jakarta Pusat, Kamis (12/07/2018). Seminar MCT dihadiri Kepala Biro Umum Bakamla RI Brigjen TNI Marinir Sandy M. Latief, Penasehat Khusus Kemanan Maritim Perdana Menteri Jepang Kentaro Sonoura, Director WTL Affairs Division Capt. Hayafune, Head of The Secretariat JCG Kuriya Yoshinori, para Perwira Bakamla RI, Pol Air, Basarnas, dan KPLP.
Terkait dengan keamanan maritim Karoum menyampaikan dalam sambutannya mengatakan selazimnya seluruh instansi keamanan maritim di berbagai negara harus memiliki kapasitas dan kapabilitas terkait kewajiban dasar tentang keselamatan dan keamanan laut, seperti penegakan hukum serta SAR di laut. Jepang merupakan negara yang telah membentuk instansi keamanan dan keselamatan laut tunggal sejak tahun 1948, yang dikenal dengan nama Japan Coast Guard. Pengetahuan dan pengalaman yang cukup lama itu dapat dipelajari dalam rangka meningkatkan kemampuan untuk menghadapi isu-isu keamanan laut.
Seminar oleh MCT merupakan sebuah peluang yang baik bagi seluruh instansi keamanan laut di Indonesia guna mengetahui dan memahami tentang program-program MCT yang ditawarkan oleh Japan Coast Guard kepada Indonesia dan negara-negara di kawasan. Berkaitan hal tersebut Karoum Bakamla RI berharap setiap Perwira dari berbagai instansi keamanan laut Indonesia yang hadir dalam seminar ini, dapat memperoleh pengetahuan dan saling bertukar pengalaman serta mendiskusikan kebutuhan yang diperlukan di instansi masing-masing dalam rangka peningkatan kapasitas sumberdaya manusia yang diperlukan. Selain itu melalui seminar ini diharapkan dapat meningkatkan komunikasi dengan Japan Coast Guard sehingga dapat meningkatkan hubungan dan jejaring antara kedua negara.
Sementara itu Penasehat Khusus Kemanan Maritim Perdana Menteri Jepang Kentaro Sonoura, menyinggung beberapa hal tentang kerjasama keselamatan dan keamanan maritim dengan Indonesia telah berlangsung selam kurang lebih 45 tahun. Menurut Kentaro Sonoura kemanan maritim tidak dapat dilakukan oleh satu negara sendiri saja, melainkan butuh kerjasama dengan negara-negara di kawasan maritim lainnya. Terbentuknnya hubungan dan kerjasama yang baik antara Jepang dan Indonesia serta negara-negara lainnya diharapkan menghasilkan kesetabilan dan kemakmuran dibidang maritim. Penasehat Khusus Kemanan Maritim Perdana Menteri Jepang tersebut berharap anatara Bakamla RI dan JCG dapat membentuk pertukaran informasi maritim, serta mendorong lebih intensifnya kegiatan operasi dan latihan bersama seperti yang telah dilakukan saat ini.
Seminar dipaparkan oleh Tim MCT Head Quator JCG Major Kurata, yang menyampaikan tujuan dibentuknya MCT khusus oleh JCG guna mempercepat hubungan kerjasama bidang keselamatan dan keamanan maritim dengan negara-negara lain. Selanjutnya disampaikan juga paparan tentang Leadership (kepemimpinan) diampaiakan oleh Head of The Secretariat JCG Kuriya Yoshinori yang merupakan purnawiran bintang dua Rear Admiral sekaligus Wakil Kpala Sekolah Akademi Maritim JCG. Secara umum Kuriya Yoshinori menyampaiakan hal penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. (Mad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil yang mengabdi di Badan Keamanan Laut (Bakamla), sudah sewajarnya jika mengenal tentang kapal patroli yang berperan penting dalam upaya menjaga keamanan dan keselamatan laut. Oleh karenanya ratusan CPNS Bakamla tidak melewatkan kesempatan untuk mengunjungi kapal Bakamla KN Tanjung Datu 1101 dan Japan Coast Guard Tsugaru PLH-02 yang sedang sandar di Pelabuhan JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (12/07/2018).
Terhitung 119 CPNS Bakamla yang merupakan pegawai Angkatan VI 2018 Bakamla turut serta dalam kunjungan tersebut dengan didampingi Kepala Subbagian Kesejahteraan dan Informasi Kepegawaian Ujang Rusmana, S.Si., M.T. Keikutsertaan Calon PNS Bakamla tersebut adalah untuk melihat, mengenali, dan mendapatkan ilmu baru tentang kapal karya anak bangsa yang merupakan kapal patroli terbesar dan kebanggaan Bakamla.
Kedatangan rombongan CPNS disambut Komandan Kapal KN Tanjung Datu 1101 AKBP Capt. Nyoto Saptono, S.H., M.Si (Han), M.Mar. Dihimbaunya seluruh CPNS Bakamla agar memanfaatkan waktu kunjungan dengan sebaik-baiknya, senyampang ada kesempatan baik tersebut. Diberikannya juga keleluasaan kepada seluruh peserta untuk menanyakan segala sesuatu yang berkaitan dengan kapal kepada kakak seniornya.
“Kalian adalah generasi penerus Bakamla, sudah sepatutnya turut menjaga dan memelihara kapal ini bersama sama”, pesan Capt. Nyoto.
Pada kesempatan tersebut, para peserta diajak berkeliling kapal dimulai dari ruang kemudi, anjungan Utama Kapal, ruang radio, mesin, long room perwira, long room ABK, hellideck dan ruang dapur. Di ruang kemudi dan radio para CPNS Bakamla menunjukkan antusiasmenya dengan mencoba alat kapal serta menanyakan kegunaan dan kelebihan peralatan kepada pendamping dari KN Tanjung Datu 1101.
Usai kunjungan ke KN Tanjung Datu, rombongan juga dipandu dalam kunjungan ke kapal JCG Tsugaru yang sehari sebelumnya telah melaksanakan latihan bersama dengan Bakamla. Neneng, salah satu CPNS Bakamla mengatakan bahwa kunjungan itu sangat berguna bagi dirinya.
”Saya dan teman CPNS lainnya jadi tahu mengenai peralatan yang ada di kapal, karena sebagian besar kami penempatan dikapal nantinya” ujarnya pula. (Mad/Puspen TNI)
(Puspen TNI). Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S., Aster Panglima TNI Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.D.A., dan Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah menerima kunjungan Wali Nanggroe Aceh Tgk. Malik Mahmud Al-Haitar di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (12/7/2018).
Dalam audiensinya, Tgk. Malik Mahmud Al-Haitar menyampaikan perkembangan dan kemajuan pembangunan di Aceh saat ini. Selain itu, atas nama masyarakat Aceh menyampaikan keinginannya untuk memberikan anugerah gelar kehormatan adat Aceh kepada Panglima TNI.
“Kedatangan kami kesini adalah untuk mengundang secara resmi, karena dalam waktu dekat kami akan memberikan anugerah gelar adat Aceh kepada Bapak Panglima TNI,” ungkapnya.
Menyambut keinginan Wali Nanggroe Aceh tersebut, atas nama seluruh prajurit Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan terima kasih dan rasa bangganya atas gelar yang akan diberikan masyarakat Aceh tersebut. “Ini suatu nilai budaya yang harus dipertahankan dan harus kita jaga serta merupakan suatu kebanggaan, tidak hanya bagi saya pribadi tetapi juga bagi seluruh prajurit TNI,” ucapnya.
“TNI mempunyai kewajiban untuk memelihara budaya sebagai lambang perekat kebhinekaan bangsa Indonesia,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. (Badar/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Personel Satuan Tugas (Satgas) Batalyon (Yon) Komposit TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-D United Nations Mission In Darfur (UNAMID) menerima penghargaan dari UNAMID Sector West atas totalitas dan loyalitas selama bertugas sebagai wakil dari Satgas Yon Komposit TNI Konga XXXV-D di Staff G-1 UNAMID Sector West dalam menjaga dan memelihara perdamaian dunia di El Geneina, Darfur, Sudan pada Selasa (10/7/2018)
Personel yang menerima penghargaan dari UNAMID Sector West yaitu Serka Tria Rahadi yang telah bertugas dengan baik sebagai staf perencanaan dalam mengorganisir beberapa acara dan kegiatan UNAMID Sector West sehingga dapat berjalan lancar.
Penghargaan yang diterima oleh Sertu Eggi Yanri, Sertu Dian Hadiansah dan Pratu Ravani didasari atas pengakuan kinerja sebagai staf personel di G-1 (General Staf Personel) UNAMID Sector West yang telah menunjukkan totalitas dan loyalitas di dalam berkoordinasi dan merencanakan setiap acara yang diselengarakan oleh UNAMID Sector West. Salah satu tugas mereka sebagai Movement of Personel (MoP) Clerk yaitu sebuah tugas untuk menangani perpindahan seluruh personel di UNAMID Sector West baik dalam rangka rotasi tugas maupun melaksanakan cuti dan lain sebagainya.
Pemberian piagam penghargaan tersebut diberikan oleh SSO Coordinator UNAMID Sector West Colonel Abdellatief Helal yang terkesan atas kinerja, profesionalisme, loyalitas dan totalitas anggota Satgas Yon Komposit TNI Konga XXXV-D/UNAMID dalam bertugas sebagai peacekeepers.
Pada kesempatan tersebut Komandan Satgas Yon Komposit Konga XXXV-D/UNAMID Letkol Inf Irdhan, S.E., M.M. menyampaikan rasa bangganya terhadap personel yang menerima penghargaan dari UNAMID Sector West. ”Selalu berikan yang terbaik dalam bertugas kapanpun dan dimanapun, khususnya sebagai pasukan penjaga dan pemelihara dunia di bawah bendera PBB”, ujarnya.
Lebih lanjut Dansatgas Yon Komposit Konga XXXV-D/UNAMID menambahkan bahwa nantinya anggotanya akan dilibatkan sebagai unsur pengamanan yang akan mengamankan dan menjaga jalannya kegiatan Disarmament, Demobilization & Reintegration (DDR) bersama-sama dengan Government of Sudan (GoS) Army dan UNAMID Sector West dalam rangka menjaga dan menciptakan stabilitas keamanan selama proses kegiatan berlangsung.
Sementara itu Serka Tria Rahadi yang mewakili personel penerima penghargaan dan seluruh anggota yang bertugas di Staff G-1 juga menyampaikan rasa bangganya dan merasa terhormat atas pengghargaan yang diberikan. “Semoga dengan apresiasi yang diberikan oleh pimpinan UNAMID Sector West akan menambah motivasi kami dalam bertugas, serta menjadi semangat bagi seluruh anggota Satgas Yon Komposit TNI Konga XXXV-D/UNAMID yang lainnya untuk memberikan yang terbaik agar mengharumkan nama bangsa Indonesia di dunia Internasional”, ucapnya. (Mad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Pendidikan dasar dan menengah merupakan peletak pondasi dasar bagi anak-anak dalam mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan sesuai dengan bidang minat dan potensi diri masing-masing.
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat meresmikan SMA Pradita Dirgantara di Ngesrep Ngemplak Kab. Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (11/7/2018)
Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa pendidikan dasar dan menengah yang baik akan dapat mengembangkan minat dan potensi tersebut secara maksimal. “Berkembangnya minat dan potensi secara baik akan memudahkan generasi muda kita untuk melanjutkan pendidikannya di level Perguruan Tinggi maupun sebagai bekal dalam memberikan karya terbaiknya di tengah-tengah masyarakat. Untuk itulah SMA Pradita Dirgantara didirikan sebagai bagian dari wujud peran serta kita bersama dalam menyiapkan anak-anak kita menghadapi tantangan dunia yang semakin kompleks,” katanya.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menyampaikan bahwa pendidikan merupakan modal utama masyarakat Indonesia dalam menghadapi persaingan global demi masa depan bangsa dan negara yang maju, sejahtera, adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. “Meskipun saat ini telah banyak sekolah-sekolah unggulan yang didirikan di berbagai penjuru tanah air, namun sesungguhnya bangsa Indonesia membutuhkan lebih banyak lagi sekolah unggulan dengan besarnya jumlah penduduk dan generasi muda yang kita miliki. Terlebih lagi saat ini kita sedang mengalami bonus demografi sampai dengan beberapa dekade mendatang.
Di hadapan 150 siswa beasiswa angkatan pertama tahun 2018 SMA Pradita Dirgantara, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P menjelaskan bahwa berkembangnya kemampuan akademis yang baik harus didukung dengan kemampuan kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual dan kecerdasan sosial serta kesehatan yang prima. “Kemampuan kecerdasan-kecerdasan tersebut, diperlukan agar prestasi akademis dapat dikembangkan dan diarahkan untuk sebesar-besarnya demi kemaslahatan bangsa dan negara oleh pribadi-pribadi yang paripurna,” jelasnya.
Peresmian SMA Pradita Dirgantara oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto ditandai dengan Penekanan tombol sirene dilanjutkan penandatanganan prasasti. Sementara itu, Peletakan batu pertama telah dilaksanakan pada tanggal 17 April 2017 dan Keputusan ijin operasional pada tanggal 14 Maret 2018.
Turut hadir pada peresmian tersebut diantaranya Presiden RI ke 3 Bapak H. BJ. Habibie, Ketum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto, Ketua Harian IKKT Ibu Wida Didit Herdiawan, Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.I.P., Kabais TNI Marsda TNI Kisenda Wiranata Kusuma, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto dan Dankodiklat AU Marsda TNI Chairil Anwar. (Mad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Ketum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto, Bapak H. BJ. Habibie, Ketua Harian IKKT Ibu Wida Didit Herdiawan dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Joni melakukan kunjungan kerja ke Solo dalam rangka Grand Opening SMA Pradita Dirgantara di Ngesrep Ngemplak Kab. Boyolali, Jawa Tengah.
Kedatangan Panglima TNI beserta rombongan di Lanud Adi Sumarmo, Solo, Rabu (11/7/2018) disambut Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.I.P., Kabais TNI Marsda TNI Kisenda Wiranata Kusuma, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, Dankodiklat AU Marsda TNI Chairil Anwar dan Komandan Lanud Adi Sumarmo Kolonel Pnb Indan Gilang B. serta Kapolres Boyolali AKBP Aries Andi. (Mad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- “Ini bukan latihan militer, namun latihan operasi bersama keamanan dan keselamatan maritim”, ucap Direktur Latihan Bakamla Laksma TNI Eko Jokowiyono, S.E., M.Si. pada saat acara live bersama stasiun Televisi Republik Indonesia menjelang keberangkatan kapal-kapal untuk melaksanakan Latihan Bersama di Perairan Jakarta Utara, Rabu (11/7/2018).
Yang perlu digarisbawahi, lanjutnya, kita menjaga keamanan dan keselamatan laut di perairan Indonesia ini bersama beberapa instansi lainnya, secara bersinergi. Oleh karena itu dalam latihan bersama ini juga melibatkan unsur-unsur dari Polair, KKP, KPLP dan Basarnas.
Dalam latihan bersama ini setiap unsur memiliki perannya masing-masing. Skenario dibuat dalam upaya menjaga keamanan dan keselamatan laut. Unsur-unsur maritim Indonesia bersama kapal patroli JCG di laut berlatih bersama dalam beberapa jenis formasi latihan, yaitu Formasi Komunikasi yang dipimpin oleh JCG Tsugaru PLH-02 mulai dari Flash, Whistle dan Flag, dilanjutkan dengan pengambilan kendali pimpinan seluruh kapal oleh Bakamla KN Tanjung Datu 1101 dalam Formasi Pencarian Suspect Ship Search Training terhadap kapal yang diduga menyelundupkan narkoba melalui Perairan Natuna Utara menuju Laut Jawa. Dalam pencarian ini, informasi posisi kapal suspect diperoleh dari Pusat Informasi Maritim yang berada di Mako Bakamla.
Ketika posisi kapal terduga pembawa narkoba sudah diketahui, aksi lanjut dilakukan oleh KPLP KN Alugara selaku OCS yang memimpin pembentukan Formasi Pengejaran dan Penangkapan kapal suspect Pursuit and Capture Training. Terhadap kapal suspect yaitu KN Basudewa yang telah ditangkap, dilakukan pemeriksaan oleh Polair KP Jalak dan KKP KP Hiu Macan Tutul yang menempati posisi di sebelah kanan dan kiri kapal suspect sehingga kapal berhasil diamankan.
Tidak hanya operasi keamanan laut, seluruh unsur yang terlibat juga melakukan formasi penyelamatan. Dalam hal ini Basarnas KN Basudewa memimpin pelaksanaan pencarian dan penyelamatan korban jatuh di laut dengan memerintahkan KP Jalak dan KP Hiu Macan Tutul untuk melaksanakan evakuasi terhadap korban, bahkan heli Basarnaspun dikerahkan untuk mendukung aksi penyelamatan ini.
Terlihat keberadaan media lokal, nasional, dan internasional meliput kegiatan latihan bersama Indonesia dan Jepang yang diinisiasi oleh Bakamla bersama Japan Coast Guard ini, yang mana merupakan kegiatan latma pada tingkat bilateral untuk pertama kalinya. Sebelumnya memang telah beberapa kali dilakukan latihan bersama antara Bakamla dengan JCG, namun sifatnya multilateral karena juga melibatkan banyak negara lainnya. (Mad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., dan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna S.E., S.Sos., M.M., menghadiri peringatan Hari Bhayangkara ke-72 tahun 2018, dengan Inspektur Upacara Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2018). Tema Hari Bhayangkara ke-72 tahun 2018 yaitu, “Dengan Semangat Promoter, Kepolisian Republik Indonesia Siap Mengamankan Agenda Kamtibnas Tahun 2018 dan 2019”. (Mad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Badan Kemanan Laut (Bakamla) RI akan menggelar latihan bersama dengan Japan Coast Guard (JCG) tindak peredaran narkoba lewat laut yang akan digelar di sekitar Perairan Teluk Jakarta besok, Rabu 11 Juli 2018. Renacana operasi telah disimulasikan dalam forum Tactical Floor Game di dalam KN. Tanjung Datu – 1101 yang sedang bersandar di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JITC) Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (10/07/2018).
Simulasi latihan TFG disaksikan langsung oleh Direktur Latihan Bakamla RI Laksamana Pertama TNI Eko Jokowiyono, S.E., M.Si., beserta Kasubdit Garlat Bakamla RI Benny Iskandar, S.IK., M.Si. Latihan manuver di tempat itu dipimpin oleh Kasubdit Garopsla Kolonel Laut (P) Imam Hidayat diikuti Komandan KN. Tanjung Datu – 1101 AKBP Capt Nyoto Saptono, S.H., M.Si (Han) M.Mar., Komandan Japan Coast Guard Ship (JCGS) Tsugaru PLH 02 Hirohisa Suzuki, Perwira kapal Pol Air, Basarnas,KKP, KPLP dan Syahbandar serta Perwira lain yang terlibat dalam latihan bersama kedua negara.
Sekenario latihan yang telah dirancang oleh pihak Bakamla RI dengan Japan Coast Guard menggabungkan prosedur operasi ataupun doktrin penanggulangan tindak kejahatan di laut yang dianaut kedua negara. Kasubdit Garopsla Bakamla RI Kolonel Laut Imam Hidayat mensimulasikan gladi manuver lapangan ini dalam emapt fase yakni pertama Fase Sharing Information, dimana pemerintah Jepang bekerjasama dengan pemerintah Indonesia memerangi Narkoba, JCG dan Bakamla menindaklanjuti kebijakan pemerintah tersebut dengan membentuk Satgas untuk melaksanakan Operasi Bersama dalam pencegahan penyelundupan Narkoba dengan metode sektor area.
Bakamla memperoleh informasi dari Interpol Jepang bahwa sebuah kapal akan menyelundupkan Narkoba yang akan melewati Perairan Indonesia melalui Natuna Utara menuju Laut Jawa. Satgas Gabungan antara unsur maritim Indonesia bergerak menuju laut Natuna Utara. Kantor Pusat Informasi Marabahaya Laut (KPIML) Bakamla melaksanakan analisis anomaly detection dengan menggunakan pengumpulan dan pengolahan informasi serta melakukan pendeteksian menggunakan aplikasi Bakamla Integrated Information System (BIIS).
Hasil anomaly detection diperkirakan bahwa kapal tidak dikenal tersebut berada pada area (disimulasikan berada di wilayah ZEEI di laut Natuna Utara) :
05° 52’ 10” S – 106° 52’ 36” E,
05° 52’ 10” S – 106° 57’ 36” E,
05° 57’ 10” S – 106° 57’ 36” E,
05° 57’ 10” S – 106° 52’ 36” E,
pada TW. 0711.0930 LT s.d TW. 0711.1100 LT;
KPIML Bakamla melaporkan hasil anomaly detection kepada Palakhar Operasi Bakamla. Palakhar Operasi Bakamla memerintahkan kepada DanSatgas Operasi Bersama melaksanakan identifikasi pada Kapal Tidak Dikenal dengan bekerjasama dengan unsur JCG Tsugaru yang sedang beroperasi di utara Zona Ekonomi Eklusif Indonesia (ZEEI). Satgas Ops Gabungan bergerak menuju area operasi dan menjalin komunikasi dengan JCG Tsugaru. Hasil komunikasi dilapangan dengan unsur JCG Tsugaru terjalin pertukaran data sharing information mengenai kapal target.
Fase kedua yakni Fase Searching, Pursuing and Interception, dimana Satgas Ops Gabungan melakukan pencarian di sekitar daerah operasi dengan menggunakan metode sektor area. KPIML yang dapat memonitor keberadaan seluruh kapal Satgas Gabungan dan kapal sipil yang melaksanakan kegiatan di area operasi, memberikan informasi secara terus menerus kepada Satgas dalam melaksanakan pencarian kapal target. Berdasarkan hasil anomaly detection dari KPIML tentang adanya Kapal Tidak Dikenal yang melakukan kegiatan mencurigakan di area operasi.
Komandan Satgas memerintahkan kepada unsur unsur satgas untuk membentuk formasi pencarian dan melaksanakan tracking menggunakan radar. Kemudian Dan Satgas memerintahkan kepada KN Alugara untuk menjadi pengendali pada pencarian terhadap Kapal Tidak Dikenal. Hasil searching unsur-unsur satgas dilaporkan kepada kapal KN Alugara sebagai pengendali pencarian terhadap kapal tidak dikenal. Laporan KP Hiu Macan Tutul kepada KN Alugara bahwa terdeteksi Kapal tidak dikenal pada baringan 043, jarak 2 Nm, cepat 15 knot dari KP Hiu Macan Tutul 02. KN Alugara meneruskan hasil deteksi unsur kepada KN.Tanjung Datu 1101.
KN Alugara memerintahkan KP Hiu Macan Tutul 02 dan KP Jalak untuk melakukan intercept ke Kapal Tidak Dikenal. KP Hiu Macan Tutul 02 dan KP Jalak melaksanakan boarding ship ke Kapal Tidak Dikenal. KN Alugara standby di belakang kapal interceptor untuk mengamankan area intercept. KN.Tanjung Datu 1101 dan JCG Tsugaru memonitor pelaksanaan boarding ship dan melaksanakan pengendalian di luar area intercept. Kapal target berhasil diamankan dilaksanakan pengawalan oleh tim kawal Satgas Ops Gabungan, sedangkan ABK kapal target dilaksanakan penahanan di KN Basudewa. KN Alugara melaporkan selesai pelaksanaan penghentian, pemeriksaan dan penahanan terhadap Kapal Tahanan.
Memasuki tahap fase ketiga Fase Search and Rescue simulasi makin dramatis yakni Kapal target ditangkap dan dilaksanakan pengawalan menuju ke Pangkalan terdekat. Nakhoda Kapal Tahanan yang berada di KN Basudewa melarikan diri dengan cara melukai dan mendorong salah satu anggota Tim kawal sehingga keduanya jatuh di laut pada saat KN Basudewa bergerak menuju Pangkalan Terdekat. KN Basudewa menginformasikan orang jatuh di laut kepada Dan Satgas dan mem-broadcast :
“mayday mayday mayday…
This is
KN Basudewa Basudewa Basudewa
Call Sign …..
MMSI Number …..
Position 05° 56’ 28” S – 106° 53’ 23” E, time ….
Two Men Overboard…
Request immediate assistance
Master
Basudewa over
Komandan Satgas merubah haluan menuju Posisi orang jatuh di laut Man Over Boat (MOB). KN.Tanjung Datu sebagai SAR Mission Coordinator (SMC) meminta bantuan kepada Basarnas untuk melaksanakan pertolongan dan pencarian terhadap orang jatuh di laut dengan menggunakan unsur udara serta menunjuk KN Basudewa sebagai pengendali On Scene Commander (OSC) SAR. Komandan Satgas memerintahkan konvoi untuk mengurangi kecepatan dan mengamankan sektor area serta membantu dalam pencarian. Helikopter Basarnas berhasil mendeteksi keberadaan orang jatuh di laut dan melaporkan kepada SMC.
Search and Rescue Unit (SRU) yang telah ditunjuk bergerak menuju posisi MOB untuk melaksanakan pertolongan terhadap dua orang korban. Korban berhasil ditolong dengan data satu orang yang merupakan anggota Tim kawal menderita luka dan harus segera mendapat pertolongan medis, sedangkan satu orang lagi adalah nahkoda kapal tahanan menderita luka ringan. Dan Satgas memerintahkan korban luka dari tim kawal agar dilaksanakan evakuasi ke pangkalan terdekat, sedangkan korban nakhoda kapal tahanan yang menderita luka ringan dibawa ke KN Basudewa. KN.Tanjung Datu sebagai SMC setelah mendapatkan laporan situasi dari SRU meminta bantuan kepada Basarnas untuk melaksanakan Evakuasi Medis Udara (EMU) terhadap korban MOB yang mengalami luka dari kapal SRU dan menunjuk KN Basudewa sebagai pengendali udara dalam kegiatan EMU. Korban MOB di laut berhasil diselamatkan Tim Penyelamat Basarnas kemudian dilaksanakan evakuasi medis udara ke pangkalan terdekat untuk dilakukan pertolongan pertama.
Masuk tahap terahir latihan Fase Pengakhiran yaitu Kapal tahanan dikawal oleh KP Jalak dan KP Hiu Macan Tutul 02 menuju Pangkalan terdekat untuk dilaksanakan proses lanjut. Seluruh unsur kembali menempati sektor operasi dan latihan selesai. Demikian kurang dan lebihnya gambaran latihan yang akan diaplikasikan dalam gladi manuver laut besok di sekitar perairan Teluk Jakarta yang disampaikan Kasubdit Garopsla Bakamla RI Kolonel Laut (P) Imam Hidayat. (Mad/Puspen TNI)
Sumbawanews.com,- Ratusan warga Ciputat Timur, Tangerang Selatan, memenuhi jalanan dalam pawai obor yang khidmat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Dengan cahaya...
Sumbawanews.com,- Jakarta – Usai menerima audiensi perwakilan mahasiswa dari Universitas Bung Karno, Universitas MH Thamrin, dan Universitas Terbuka di Istana Wakil Presiden, Wakil Presiden...
Sumbawanews.com,- Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meninjau langsung pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di...
Sumbawanews.com,- Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) memenuhi undangan mediasi tertutup dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden,...
Sumbawanews.com,- Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Qatar, Sultan bin Saad Al-Muraikhi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6). Pertemuan...