Home Blog Page 3059

Positif Covid-19 Meningkat Tajam, 38 Di Nyatakan Positif Baru, 4 Orang Sembuh.

Mataram – sumbawanews.com,- Pelaksana tugas harian gugus tugas penanganan covid-19 NTB, yang juga Sekretaris Daerah NTB, merealese perkembangan terbaru penanganan wabah covid-19 di NTB. Bahwa pada hari ini, Kamis 23 April 2020 telah diperiksa 120 sampel dengan hasil 80 sampel negatif, 2 (dua) pasien sampel ulangan positif, dan 38 sampel kasus baru positif Covid-19. Kasus baru positif tersebut, antara lain :

• Pasien nomor 116, an. Tn. S, laki-laki, usia 61 tahun, penduduk Desa Perampuan,
Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 117, an. Tn. HAG, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Desa Perampuan,
Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 118, an. Tn. N, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Duman, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 119, an. Tn. A, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Gili Gede, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 120, an. Tn. M, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Desa Perampuan,
Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 121, an. Tn. JH, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk Desa Nowa, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 122, an. Tn. AH, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Desa Nowa, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 123, an. Tn. MS, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 124, an. Tn. K, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 125, an. Tn. S, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 126, an. Tn. MY, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Potu,
Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 127, an. Tn. A, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Kandai,
Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 128, an. Tn. S, laki-laki, usia 63 tahun, penduduk Desa Nusa Jaya, Kecamatan Manggalewa, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 129, an. Tn. ST, laki-laki, usia 16 tahun, penduduk Desa Keramat, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 130, an. Tn. A, laki-laki, usia 56 tahun, penduduk Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 131, an. Tn. M, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Desa Kapasi Meci, Kecamatan Manggalewa, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 132, an. Tn. AS, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 133, an. Tn. MA, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Suka Damai,
Kecamatan Manggalewa, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 134, an. Tn. I, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk Desa O’o, Kecamatan
Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.
Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani
karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 135, an. Tn. A, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 136, an. Tn. AS, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Desa Nowa, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 137, an. Tn. L, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 138, an. Tn. R, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Desa Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 139, an. Tn. MMS, laki-laki, usia 70 tahun, penduduk Desa Dorotangga,
Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 140, an. Tn. S, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Desa Doropeti, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 141, an. Tn. KJ, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini
menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 142, an. Tn. F, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik.

• Pasien nomor 143, an. Tn. Y, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Dompu dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 144, an. Tn. RL, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Desa Labuhan Jambu, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 145, an. Tn. LKT, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 146, an. Tn. MM, laki-laki, usia 59 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 147, an. Tn. S, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Kebonsari
Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 148, an. Tn. SZ, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Lingkungan Kebon Bawak, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 149, an. Tn. M, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 150, an. Tn. ZT, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 151, an. Tn. S, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 152, an. Tn. FA, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 153, an. An. F, perempuan, usia 12 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit. Riwayat kontak erat dengan Pasien Nomor 108. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik.

Ditambahkannya, selain adanya kasus baru, hari ini juga terdapat 4 (empat) orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif. Keempat orang yang telah sembuh tersebut, adalah :
• Pasien nomor 37, an. Ny. NLEY, perempuan, usia usia 46 tahun, penduduk Kecamatan Ampenan Kota Mataram. Saat ini sudah dalam keadaan sehat;
• Pasien nomor 07, an. Tn. M, laki-laki, usia 59 tahun, penduduk Kota Mataram. Saat ini
sudah dalam keadaan sehat;
• Pasien nomor 31, an. Nn. DAR, perempuan, usia 15 tahun, penduduk Monjok Kota Mataram. Saat ini sudah dalam keadaan sehat;
• Pasien nomor 29, an. Nn. FYT, perempuan, usia 15 tahun, penduduk Kecamatan Sekarbela Kota Mataram. Saat ini sudah dalam keadaan sehat.

Dengan adanya tambahan 38 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 4 (empat) orang dinyatakan sembuh, dan tidak ada kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (23/4/2020) sebanyak 153 orang, dengan perincian 15 orang sudah sembuh, 4 (empat) meninggal dunia, serta 134 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap
melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Populasi berisiko yang sudah diperiksa dengan metode Rapid Diagnostic Test (RDT), yaitu Tenaga Kesehatan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG), serta Pelaku
Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) terutama yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Sebanyak 522 tenaga kesehatan telah diperiksa dengan hasil tidak ada yang reaktif, 1.090 ODP/OTG diperiksa dengan hasil 28 orang (2,5%) reaktif, dan 1.765 PPTG perjalanan Gowa
Makassar diperiksa dengan hasil 400 orang (22,7%) reaktif. Semua orang dengan hasil RDT reaktif dilanjutkan pemeriksaan swab sebagai standar pemeriksaan laboratorium untuk penegakan
diagnosa Covid-19.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 358 orang dengan perincian 222 orang (62%) PDP masih dalam pengawasan, 136 orang (38%) PDP selesai
pengawasan/sembuh, dan 15 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 4.639 orang, terdiri dari 842 orang (18%) masih dalam pemantauan dan 3.797 orang (82%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 1.795 orang, terdiri dari 1.265 orang (70%) masih dalam pemantauan dan 530 orang (30%) selesai pemantauan. Sedangkan PelakuPerjalanan
Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 45.775 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 13.167 orang (29%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 32.608 orang (71%).

Cegah Penularan Covid-19, TNI Polri di Lotim Gelar Operasi Gabungan

Lombok Timur – Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., Bersama Kapolres Lombok Timur mengambil apel gabungan TNI Polri Bersama instansi terkait yang terlibat dalam Satgas Gugus Tugas Pecepatan Penanganan dan Pencegahan virus corona (Covid-19) Kabupaten Lombok Timur di lapangan Tugu Depan Pendopo Bupati Lotim, Kamis (23/4).

Apel gabungan dengan kekuatan sekitar satu kompi tersebut dibagi menjadi empat sektor yakni wilayah timur, barat, utara dan selatan yang dipimpin masing-masing tertua yang ditunjuk.

Menurut Dandim 1615/Lotim, apel gabungan tersebut dilakukan menindaklanjuti hasil rapat koodinasi dengan Bupati Lotim Drs. H.M. Sukiman Azmy, MM., Bersama Forkopimda Lotim dan para Kepala OPD maupun instansi terkait tentang penghentian sementara pelaksanaan sholat Jumat di masjid dan diganti dengan sholat dzuhur di rumah masing-masing, begitu juga dengan pelaksanaan sholat tarawih selama bulan puasa dilaksanakan di rumah masing-masing.

“Jadi sesuai dengan imbauan pemerintah maupun maklumat Kapolri, Surat Edaran MUI dan Instruksi Bupati Lotim untuk sementara tidak boleh mengadakan kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang banyak untuk mencegah penularan Covid-19,” ujar Agus Donny.

Untuk itu, pihaknya bersama Kepolisian mendukung kebijakan pemerintah daerah tersebut untuk menghindari adanya penularan virus corona mengingat virus ini tidak bisa dilihat dengan mata telanjang sehingga sangat tepat kebjiakan yang dikeluarkan untuk menyelamatkan umat dari wabah virus corona.

Agus Donny juga mengajak dan mengimbau seluruh masyarakat untuk Bersama-sama mendukung dan melaksanakan imbauan dan kebijakan pemerintah dengan penuh kesadaran sebagai masyarakat yang taat terhadap ulil amri demi kebaikan dan keselamatan bersama.

Usai melaksanakan apel gabungan, masing-masing bagian kemudian melanjutkan patroli sesuai dengan sektor yang telah ditentukan.

Dandim 1628/SB Bersama Forkopimda Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Tidak Mampu

Sumbawa Barat – Dandim 1628/SB bersama Kapolres Sumbawa Barat kembali memberikan bantuan paket sembako kepada warga tidak mampu di lingkungan Perjuk Kelurahan Telaga Bertong, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Kamis (23/4).

Dandim 1628/SB dan Kapolres bersama Wakil Bupati, Kajari, dan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan warga tidak mampu yang sebelumnya telah didata.

Dandim 1628/SB, Letkol CZI Eddy Oswaronto, dalam arahannya pada apel pasukan mengatakan, paket sembako tersebut merupakan wujud kepeduliannya terhadap warga dalam menyikapi dampak sosial ekonomi yang timbul pada masa pandemi Covid-19.

Sebanyak 250 paket sembako akan dibagikan secara bersama-sama oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas kepada warga di masing-masing wilayah.

“Semoga bantuan ini bermanfaat, walaupun tidak menyeluruh tetapi dapat digunakan untuk keperluan dalam menyambut bulan Ramadhan di tengah pandemi Covid-19,” kata Dandim 1628/SB, di Taliwang, Kamis.

Dandim mengimbau jajarannya, agar membagikan sembako dengan cara mendatangi rumah warga masing-masing dan tidak mengumpulkannya di satu tempat secara beramai-ramai untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Di tengah pandemi Covid-19 ini, saya harap warga tetap mengikuti anjuran pemerintah tentang cara pencegahan dan penanganan Covid-19,” harapannya.

Diakhir arahannya, Dandim mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankannya. “Semoga di bulan Ramadhan ini memberikan berkah dan kebaikan kepada kita semua,” ujarnya.

Sementara, Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Herman Suriyono, S.IK., juga mengatakan, bahwa kegiatan bakti sosial ini adalah upaya untuk meringankan beban warga yang benar-benar memerlukan bantuan.

“Bantuan ini semoga dapat meringankan, apalagi saat ini warga yang kurang mampu sudah mulai merasakan dampak dari pandemi Covid-19,” tutur Kapolres.

Kapolres juga mengimbau agar warga dan anggota TNI-Polri tetap waspada pada saat bertugas, karena penyebaran virus ini sangat cepat dan tidak terlihat.


“Saat pemberian bantuan tetap lakukan physical distancing, karena ancaman Covid-19 ini ada dimana-mana,” jelasnya.

Polres KSB juga akan terus melakukan kegiatan keamanan, bahkan dalam sekala besar menghadapi dampak Covid-19 dan bulan Ramadhan agar warga KSB aman nyaman, terutama dalam melaksanakan ibadah puasa.

Perempuan Tani HKTI DKI Jakarta dan TNI AD Salurkan Sembako Untuk Warga

(Humas HKTI DKI Jakarta).  Perempuan Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) DKI Jakarta, yang diketuai oleh Rina Fitri, memberikan bantuan sembako untuk warga masyarakat di sekitar Pasar Rebo dan Ciracas, Jakarta Timur.

 

Bantuan 400 bungkus sembako yang berisikan telur, gula, minyak goreng dan minuman sereal adalah dalam rangka Hari Kartini Tahun 2020 dan pandemi wabah Virus Corona atau Covid-19.

 

Ketua Perempuan Tani HKTI Jakarta Rina Fitri menyerahkan langsung bantuan sembako tersebut kepada Komandan Rayon Militer (Danramil) Kodim 0505/Jakarta Timur Mayor Kav Luky Dibyanto, bertempat di Koramil 03/Pasar Rebo, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (23/4/2020).

 

Dalam kesempatan tersebut, Rina Fitri mengatakan bahwa kegiatan Perempuan Tani HKTI memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan untuk wilayah di DKI Jakarta, bekerja sama dengan TNI AD, dalam hal ini Koramil 03/Pasar Rebo, Ciracas, Jakarta Timur.

 

“Kali ini kita bekerja sama dengan Koramil Pasar Rebo untuk menyalurkan sembako dari Perempuan Tani HKTI DKI Jakarta supaya lebih tepat sasaran, karena Koramil ini yang tahu mana-mana tempat warga yang membutuhkan sembako ini,” ujarnya.

 

Rina Fitri juga menyampaikan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia selalu mengadakan dan menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan atau sedang mengalami musibah, seperti membantu warga yang terkena banjir di DKI Jakarta dan dampak pandemi wabah Covid-19.

 

“Untuk masyarakat DKI Jakarta agar selalu mematuhi protokol yang sudah ditentukan, jaga jarak dan untuk yang mampu membantu saudara-saudaranya yang kurang mampu,” himbaunya.

 

Sehari sebelumnya, Perempuan Tani HKTI DKI Jakarta juga memberikan donasi berupa alat kesehatan (masker medis, alat pelindung diri, minuman asupan gizi, cairan untuk cuci tangan) kepada Puskesmas Pamulang, RSUD Pasar Minggu, dan Puskesmas Cipayung.

 

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Setiawan dan Kodim Wilayah tersebut mengucapkan terima kasih terhadap perhatian para pengurus Perempuan Tani HKTI, terutama Syaikha Aulia selaku cucu dari Wakil Presiden Republik Indonesia yang menyerahkan langsung bantuan kepada masyarakat Tangerang Selatan.

Dandim 1614/Dompu Hadiri Panen Raya Padi di Desa Wawonduru

Dompu – Komandan Kodim 1614/ Dompu Letkol Inf Ali Cahyono, S.Kom menghadiri acara Panen Raya Padi Dalam Rangka Meningkatkan Swasembada Pangan di Wilayah Kabupaten Dompu Tahun 2020 yang dilaksanakan di So Bolonduru Desa Wawonduru Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, Kamis (23/4).

Hadir pula pada kesempatan tersebut Kasdim 1614/ Dompu Mayor Czi Edy Gustaman, Dan Unit Intel Kodim 1614/Dompu Letda Inf Syaifuddin, Kades Wawonduru Abdul Fattah, ST, Perwakilan dari Distambun Kabupaten Dompu Sri Suryani (PPL Wawonduru), para Babinsa, Staf Desa dan Masyarakat yang berjumlah sekitar 35 orang.

Dalam sambutannya, Dandim menjelaskan bahwa Panen raya padi ini bertujuan untuk memotivasi para petani dalam meningkatkan kualitas ketahanan pangan wilayah Kabupaten Dompu.

“Ini merupakan wujud kepedulian TNI -AD bekerja sama dengan para petani yang berada di Desa Wawonduru untuk meningkatkan swasembada pangan dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan,” jelas Dandim.

Lebih lanjut Dandim mengemukakan bahwa TNI sangat mendukung kegiatan semacam ini. “Besar harapan kami kegiatan ini tetap berlanjut dan kami menyampaikan terima kasih atas kerja samanya,” ucapnya.

Sementara itu, PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) Sri Suryani menerangkan bahwa varietas benih yang ditanam di lokasi tersebut adalah jenis interior 42 yang ditanam di arel persawahan So Wawo seluas 25 Hektar selama 4 bulan.

“Jenis padi ini sangat tahan terhadap hama dan hasil panen sangat baik dibanding dengan jenis padi lainnya,” kata Sri.

Lebih lanjut ia mengatakan PPL sangat serius membantu pemerintah daerah untuk turut serta meningkatkan kualitas perekonomian khususnya di Kabupaten Dompu.

“Melalui kerja sama yang baik ini saya selaku ketua PPL Desa Wawonduru beserta staf sangat berterima kasih kepada Bapak Dandim beserta jajaran yang mau membantu masyarakat dalam hal mendukung Program pemerintah daerah,” ungkapnya.

Bakamla RI Gelar Bakti Sosial Peduli Covid-19

sumbawanews.com,- Seiring meningkatnya masyarakat yang terganggu penghasilannya karena bergantung pada pendapatan harian selama pandemi COVID-19 ini, Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) turut prihatin atas kondisi sulit yang menimpa sejumlah kalangan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. menggelar baksi sosial bertajuk “Bakamla RI Peduli Covid-19”, di Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2020).
Dalam kesempatan ini, Bakamla RI/IDNCG menyalurkan bantuan sembako kebutuhan pokok berupa beras, gula pasir, minyak goreng, dan masker kain. Diketahui bahwa masker kain ini diproduksi oleh anak didik pesantren, dan dapat digunakan berulang kali dengan cara dicuci.
Kegiatan bakti sosial ini, walaupun mendatangkan sejumlah besar masyarakat sekitar ke lingkungan Bakamla RI/IDNCG seperti ojol, tambal ban, warga prasejahtera, pekerja harian dan warga yang kurang mampu, dengan tetap memperhatikan physical distancing dan protokol kesehatan yang diberlakukan oleh pemerintah. Keseriusan dalam menerapkan protokol kesehatan, terlihat mulai dari menyambut masyarakat untuk memasuki area kegiatan sosial.
Pertama-tama masyarakat menunjukkan kupon yang telah dibagikan sebelumnya, kemudian dicek suhu tubuh, mencuci tangan dengan baik dan benar sesuai prosedur, dan masuk ke bilik disinfectan untuk sterilisasi secara menyeluruh. Kemudian dipersilahkan duduk yang telah diatur jaraknya, untuk menunggu giliran pembagian kebutuhan pokok.
“Saya beserta seluruh jajaran di Bakamla RI, ingin berbagi kepada masyarakat yang terdampak ekonominya karena pandemi COVID-19, terlebih lagi sekarang sudah menjelang bulan Ramadhan”, pungkas Laksdya Aan Kurnia, S.Sos., M.M.
Kegiatan sosial ini tidak hanya dilakukan di Mabes Bakamla RI/IDNCG, namun juga dilakukan di Kantor Kamla Zona Maritim Barat di Batam dan sekitarnya, Zona Maritim Tengah di Manado dan sekitarnya, dan Zona Maritim Timur di Ambon dan sekitarnya.
“Diharapkan sembako dan masker yang disalurkan kepada masyarakat sekitar, dapat sedikit meringankan beban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari”, ujar Laksdya Aan Kurnia, S.Sos., M.M.  mengakhiri sambutannya.

Panen Raya Padi Di tengah Pandemi Covid-19, Dandim 1607/Sumbawa : Jajaran Kodim 1607/Sumbawa Siap Dukung Ketahan Pangan

SUMBAWA – Ditengah Pandemi Virus Covid-19, Kodim 1607/Sumbawa menggelar Panen Raya bersama kelompok tani Orong Rea di atas lahan 398 hektar dalam rangka meningkatkan Ketahanan Pangan di Wilayah Kabupaten Sumbawa bertempat di Orong Rea, Desa Juran Alas, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Kamis (23/04/2020).

Panen Raya kali ini mengangkat tema “Dengan Panen Raya di Wilayah Kabupaten Sumbawa kita tingkatkan Ketahanan Pangan Nasional” dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 1607/Sumbawa, Letkol Inf Samsul Huda, SE, M.Sc.

Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE, M.Sc., saat dilokasi menyampaikan ditengah Pandemi Covid-19 ini, kita tidak boleh terlena dengan kondisi saat ini. Tetap waspada dan berhati-hati dalam menjaga kesehatan badan. Namun tetap menjalan aktifitas tentunya dengan melaksanakan imbauan Pemerintah seperti menjaga jarak, menggunakan masker dan sering cuci tangan.

“Kegiatan Panen Raya ini merupakan wujud nyata untuk memberikan keyakinan bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa bahwa kita siap memenuhi kebutuhan Pangan walau dihadapkan dengan Wabah Covid-19,” ujar Dandim.

Menurutnya, Kabupaten Sumbawa Di NTB merupakan salah satu penyangga Pangan Nasional oleh sebab itu kita harus mendorong para petani kita untuk meningkatkan hasil guna dukung ketahan pangan khususnya padi, agar kita tidak lagi mengimport beras dari luar.

“kita semua bisa menjadi pahlawan yaitu di bidang ketahanan pangan untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh warga ditengah tengah wabah Virus Corona yang saat ini telah berkembang di mana mana. Kabupaten Sumbawa, Provinsi NTB siap mendukung cadangan pangan di NTB serta Ketahanan Pangan Nasional,” tegas Dandim.

Danrem 162/WB : Panen Raya Padi, Wujud Nyata Kesiapan Cadangan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Lombok Tengah – Semenjak merebaknya Pandemi Covid-19 dan ditetapkan sebagai bencana nasional non alam, di Prov NTB, Korem 162/WB tergabung dalam gugus tugas percepatan penanganan penyebaran covid-19 terus melakukan berbagai upaya dalam percepatan penanganan baik dampak terhadap kesehatan maupun dampak lain yang ditimbulkan seperti sosial dan ekonomi masyarakat termasuk dalam hal ketersediaan pangan selama masa pandemi Covid-19 di wilayah NTB.

Persediaan Cadangan Pangan ditengah Covid-19 salah satu dampak yang menjadi perhatian seluruh steakholder yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.han., bersama Forkopimda Kabupaten Lombok Tengah melaksanakan panen raya bersama di lahan seluas 4 hektar milik Bapak H. Agus Nirmala di Dusun Antik Desa Gapura Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (23/04).

Pada kesempatan tersebut dalam wawancara dengan insan media, Danrem 162/WB menyampaikan bahwa kita patut bersyukur ke hadirat Allah SWT karena sebelumnya dibeberapa tempat di wilayah NTB sudah melaksanakan panen raya dan hari ini di desa Gapura Pujut juga melaksanakan panen raya, hal ini menunjukkan bahwa cadangan pangan NTB selama pandemi Covid-19 InsyaAllah masih terpenuhi, dengan demikian masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan, karena pemerintah dalam hal ini selalu hadir untuk mengawal, mengamankan kesedian cadangan pangan selama Pandemi Covid-19.

“Seperti yang disampaikan Bupati, bahwa kabupaten lombok tengah sudah surplus 60.000 sampai 66.000 ton, jadi tahun 2020 ini stok beras di lombok tengah surplus 66.000 ton, untuk itu masyarakat lombok tengah dan NTB pada umumnya tidak perlu ragu, cemas, takut atau khawatir akan ketersediaan logistik atau beras,” Ujar Danrem.

“Kami patut bangga di NTB baik pulau sumbawa maupun pulau lombok, khusus di lombok tengah ini adalah lumbung padi NTB dan salah satunya lombok timur, mudah-mudahan dengan musim tanam kedua akan berlipat ganda sehingga bisa mencapai 120.000 ton dengan harapan bisa menjadi cadangan di tahun 2021, hal ini kita sebagai langkah antisipasi serta memberikan keyakinan kepada publik baik lokal maupun nasional bahwa NTB kaitan dengan stok beras maupun pangan aman dan terkendali,” lanjutnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, Danrem menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada para petani di NTB karena NTB termasuk salah satu penyumplai padi Nasional dan mudah-mudahan ini terus dapat dipertahankan, penuh harap.

“Hal ini sebagai bentuk antisipasi serta bertujuan untuk memberikan keyakinan kepada publik baik nasional maupun daerah bahwa sampai saat ini, kaitan dengan stok beras maupun pangan, inyaAllah masih aman terkendali,” tegas Danrem.

Lebih lanjut orang nomor satu dijajaran Korem 162 ini menyampaikan, terkait dampak lain adanya saudara-saudara kita baik TKI maupun masyarakat pekerja perusahaan, hotel-hotel yang saat Covid-19 harus kembali dan sekarang harus membatasi kegiatan diluar dan lebih banyak tinggal dirumah agar dapat dilibatkan dalam kegiatan proses pertanian baik pada saat musim tanam maupun pada saat musim panen sehingga dapat membantu memberikan solusi dari dampak, sosial ekonomi baik yang ada dilombok tengah, maupun daerah lain di NTB, dengan harapan dapat membantu menyerap tenaga kerja di bidang pertanian.

“Hal ini akan sangat membantu, namun tetap berpedoman pada Protap atau SOP selama masa pandemi Covid-19 sesuai dengan apa yang telah diatur pemeritah bahkan dunia internasional agar kita tetap selalu aman dari penyebaran covid-19,” tuturnya.

Sejalan dengan penyampaian Danrem 162/WB, Bupati Lombok Tengah H. Suhaili FT, menyampaikan bahwa hasil panen musim tanam pertama jika dikurangi dengan kebutuhan masyarakat dari jumlah penduduk kita selama satu tahun insya Allah sudah surplus, termasuk kesediaan sembako masih dapat terpenuhi,walau ada jenis sembako lain yang harus didatangkan dari tempat lain, tuturnya.

“Dengan adanya tanam kedua, harapan kita semoga hasil panen kedua nantinya, akan lebih masksimal sehingga kita dapat mensupply ke daerah-daerah lain yang juga masih membutuhkan, insya Allah,” ucap Bupati.

Hadir pada Kegiatan tersebut Dandim 1620/loteng letkol Czi Prastiwanto S.E., MI. Pol., Camat Pujut Lalu Sungkul S.Pd, Kadistan Kab. Loteng Lalu Iskandar, Pasiter Kodim 1620/Loteng Kapten Inf Anak Agung Rai Budiana, Danramil 1620-02/Pujut Kapten Cba Abdul Hamid, Kapolsek Pujut AKP Herman SH., Plt. Kepala Desa Gapura Naim, S.Sos., PPL Desa Gapura, Babinsa dan Bhabinkamtibmas desa Gapura, Ketua kelompok tani, Warga pemilik lahan Panen Raya dan Masyarakat desa Gapura.

Setelah kegiatan Panen Raya Danrem didampingi Dandim 1620/Loteng meninjau gudang bulog untuk mengecek langsung kesediaan beras di gudang Bulog Sekol lombok tengah.

Jelang Puasa Ramadhan, Dapur Umum TNI-Polri Masih Beroperasi

sumbawanews.com,- Menjelang datangnya bulan Puasa Ramadhan 1441 H / 2020 M, pelaksanaan Dapur Umum TNI-Polri di tengah merebaknya pandemi wabah Virus Corona (Covid-19) dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), masih terus beroperasi untuk membantu warga kurang mampu.

Didirikannya Dapur Umum TNI-Polri sesuai dengan perintah Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang bertujuan menunjang kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.  Dapur umum berada di tiga lokasi yaitu Kelurahan Kapuk, Jalan Kapuk Kamal Raya, Kec. Cengkareng, Jakarta Barat, Batalyon Perbekalan dan Peralatan (Yonbekpal) 1/Marinir, Mako Marinir Cilandak, Jakarta Selatan serta Koramil Cilincing, Jalan Cilincing Landak No. 39, Jakarta Utara.

Komandan Rayon Militer (Danramil) Kodim 0502/JU Mayor Arh Agus Suprahman saat memimpin apel Dapur Umum TNI-Polri di Koramil Cilincing, Jalan Cilincing Landak No. 39, Jakarta Utara, Kamis (23/4/2020) menyampaikan bahwa pendistribusian makanan siap saji dalam bentuk nasi box ini diberikan kepada warga yang benar-benar tidak mampu di daerah Cilincing, tepatnya di Kampung Sawah, Kel. Semper Timur, Jakarta Utara.

Pembagian nasi box untuk warga yang kurang mampu dibagikan langsung dari rumah ke rumah, dengan tetap menerapkan physical distancing (pembatasan fisik) dan social distancing (pembatasan sosial). Dalam pendistribusian menggunakan kendaraan dinas dari  TNI-Polri dan Satpol PP.

Sementara itu, personel yang mendukung kegiatan memasak berjumlah 22 orang secara bergantian. Selain itu, personel yang berada di dapur umum wajib mengikuti protokol kesehatan dan memeriksa suhu tubuh sebelum masuk ke lingkungan dapur, termasuk menjaga jarak saat sedang memasak.

Personel di lapangan saat membagikan makanan siap saji untuk warga melibatkan lima anggota Koramil Cilincing, delapan personel dari dapur umum dan aparat terkait. (Ahm)

94 Perempuan dan Puluhan Anak Positif Covid-19

sumbawanews.com,- Memang Covid-19 tidak pernah memandang buluh untuk menghantam manusia dari penularannya. Diperkirakan sekitar 94 perempuan dan 26 anak di 21 provinsi dinyatakan positif Covid-19 dan sedang dirawat.

Demikian disampaikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga pada saat jumpa pers di Graha BNPB sebagaimana yang disiarkan oleh akun Youtube BNPB di Jakarta, Rabu (22/4/2020).

Bintang melanjutkan penjelasannya bahwa Kementerian didukung dinas pemberdayaan perempuan dan pelindungan anak di daerah telah berhasil mengumpulkan dan mengolah data terpilah menurut jenis kelamin dan usia.

Sementara itu, yang berstatus pasien dalam pengawasan sebanyak 4.254 perempuann dan 991 anak. Sedangkan yang berstatus orang dalam pemantauan sebanyak 14.755 perempuan dan 6.744 anak.

Bintang mengatakan data terpilah tersebut didapat dari 21 provinsi dari 28 provinsi yang telah mengikuti Gerakan Berjarak atau Bersama Jaga Keluarga Kita. “Sebanyak 27 perempuan dan sembilan anak dinyatakan positif sembuh serta 41 perempuan dan enam anak meninggal akibat Covid-19,” tuturnya.

Bintang berharap pemerintah daerah lainnya melibatkan dinas pemberdayaan perempuan dan pelindungan anak dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di daerah agar semakin banyak data terpilah berdasarkan jenis kelamin dan usia yang didapatkan.

Menurut Bintang, strategi dan pendekatan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada fase darurat pandemi Covid-19 dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi dalam koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait dan dinas di seluruh Indonesia melalui Gerakan #Berjarak. Fokus intervensi Gerakan #Berjarak adalah kelompok yang rentan terdampak Covid-19, yaitu anak, perempuan, lanjut usia, dan penyandang disabilitas. (Gugus Tugas PP Covid-19)

Berita Terkini

Presiden Prabowo Ingatkan Polri: Kekuatan Sejati Berawal dari Kerendahan Hati

Sumbawanews.com,- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa institusi kepolisian yang sejati bukan yang paling kuat secara struktur, tapi yang paling rendah hati. Dalam sambutannya pada...

Inggris Hadapi Kongo di 32 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Siap Bongkar Benteng Bertahan

Sumbawanews.com,- Duel sengit antara Inggris dan Republik Demokratik Kongo akan memperkuat babak 32 besar Piala Dunia 2026, Rabu, 1 Juli 2026, pukul 23.00 WIB,...

Samsung Siap Luncurkan Galaxy Z Fold8 Wide di Galaxy Unpacked 2026

Sumbawanews.com,- Sinyal kehadiran smartphone layar lipat terbaru Samsung semakin jelas menjelang acara Galaxy Unpacked 2026 pada 22 Juli mendatang. Perusahaan asal Korea Selatan itu...

Meksiko Unggul 2-0 atas Ekuador di Babak Pertama 32 Besar Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Di depan publik membara di Estadio Azteca, Mexico City, Timnas Meksiko tampil dominan dan unggul 2-0 atas Ekuador pada babak pertama laga 32...

Berita Utama