Home Blog Page 3057

Jelang Puasa Ramadhan, Dapur Umum TNI-Polri Masih Beroperasi

sumbawanews.com,- Menjelang datangnya bulan Puasa Ramadhan 1441 H / 2020 M, pelaksanaan Dapur Umum TNI-Polri di tengah merebaknya pandemi wabah Virus Corona (Covid-19) dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), masih terus beroperasi untuk membantu warga kurang mampu.

Didirikannya Dapur Umum TNI-Polri sesuai dengan perintah Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang bertujuan menunjang kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.  Dapur umum berada di tiga lokasi yaitu Kelurahan Kapuk, Jalan Kapuk Kamal Raya, Kec. Cengkareng, Jakarta Barat, Batalyon Perbekalan dan Peralatan (Yonbekpal) 1/Marinir, Mako Marinir Cilandak, Jakarta Selatan serta Koramil Cilincing, Jalan Cilincing Landak No. 39, Jakarta Utara.

Komandan Rayon Militer (Danramil) Kodim 0502/JU Mayor Arh Agus Suprahman saat memimpin apel Dapur Umum TNI-Polri di Koramil Cilincing, Jalan Cilincing Landak No. 39, Jakarta Utara, Kamis (23/4/2020) menyampaikan bahwa pendistribusian makanan siap saji dalam bentuk nasi box ini diberikan kepada warga yang benar-benar tidak mampu di daerah Cilincing, tepatnya di Kampung Sawah, Kel. Semper Timur, Jakarta Utara.

Pembagian nasi box untuk warga yang kurang mampu dibagikan langsung dari rumah ke rumah, dengan tetap menerapkan physical distancing (pembatasan fisik) dan social distancing (pembatasan sosial). Dalam pendistribusian menggunakan kendaraan dinas dari  TNI-Polri dan Satpol PP.

Sementara itu, personel yang mendukung kegiatan memasak berjumlah 22 orang secara bergantian. Selain itu, personel yang berada di dapur umum wajib mengikuti protokol kesehatan dan memeriksa suhu tubuh sebelum masuk ke lingkungan dapur, termasuk menjaga jarak saat sedang memasak.

Personel di lapangan saat membagikan makanan siap saji untuk warga melibatkan lima anggota Koramil Cilincing, delapan personel dari dapur umum dan aparat terkait. (Ahm)

94 Perempuan dan Puluhan Anak Positif Covid-19

sumbawanews.com,- Memang Covid-19 tidak pernah memandang buluh untuk menghantam manusia dari penularannya. Diperkirakan sekitar 94 perempuan dan 26 anak di 21 provinsi dinyatakan positif Covid-19 dan sedang dirawat.

Demikian disampaikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga pada saat jumpa pers di Graha BNPB sebagaimana yang disiarkan oleh akun Youtube BNPB di Jakarta, Rabu (22/4/2020).

Bintang melanjutkan penjelasannya bahwa Kementerian didukung dinas pemberdayaan perempuan dan pelindungan anak di daerah telah berhasil mengumpulkan dan mengolah data terpilah menurut jenis kelamin dan usia.

Sementara itu, yang berstatus pasien dalam pengawasan sebanyak 4.254 perempuann dan 991 anak. Sedangkan yang berstatus orang dalam pemantauan sebanyak 14.755 perempuan dan 6.744 anak.

Bintang mengatakan data terpilah tersebut didapat dari 21 provinsi dari 28 provinsi yang telah mengikuti Gerakan Berjarak atau Bersama Jaga Keluarga Kita. “Sebanyak 27 perempuan dan sembilan anak dinyatakan positif sembuh serta 41 perempuan dan enam anak meninggal akibat Covid-19,” tuturnya.

Bintang berharap pemerintah daerah lainnya melibatkan dinas pemberdayaan perempuan dan pelindungan anak dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di daerah agar semakin banyak data terpilah berdasarkan jenis kelamin dan usia yang didapatkan.

Menurut Bintang, strategi dan pendekatan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada fase darurat pandemi Covid-19 dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi dalam koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait dan dinas di seluruh Indonesia melalui Gerakan #Berjarak. Fokus intervensi Gerakan #Berjarak adalah kelompok yang rentan terdampak Covid-19, yaitu anak, perempuan, lanjut usia, dan penyandang disabilitas. (Gugus Tugas PP Covid-19)

Latsitardanus XL tahun 2020 Taruna-Taruni TNI Bantu Perangi Pandemi Covid-19

sumbawanews.com,- Latsitardanus selain sebagai tuntutan dari pelaksanaan kurikulum pendidikan Akademi Angkatan, juga merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, dengan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, khususnya memerangi dalam penanganan pandemi Covid-19. Pengabdian tersebut sesungguhnya sudah mendarah daging dalam kehidupan keprajuritan dan dituangkan dalam Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.

Demikian amanat Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang dibacakan Danjen Akademi TNI Letjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr. (Han) melalui video conference sekaligus bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada penutupan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara  (Latsitardanus) XL tahun 2020, bertempat di Gedung Bhineka Eka Bhakti Mako Akademi TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (23/4/2020).

Melalui Latsitardanus, Taruna/Taruni yang akan dilantik menjadi Perwira Pertama TNI, diharapkan dapat mengaplikasikan seluruh pengetahuan dan kemampuan yang telah diperoleh, sekaligus menjiwai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.

Panglima TNI menyampaikan bahwa rasa bangga atas kesungguhan para peserta Latsitardanus XL tahun 2020 dalam meningkatkan kemampuan sebagai modal dalam pelaksanaan tugas ke depan, dan beliau berpesan agar waktu yang ada sampai dengan pelantikan nanti digunakan semaksimal mungkin untuk menyiapkan diri. Hindari pelanggaran sekecil apapun agar segala jerih payah, tidak sia-sia dan tidak mengecewakan keluarga.

Pupuk, pelihara dan kembangkan semangat integrasi yang terbina selama pendidikan dan latihan. Kemampuan bekerja sama dan bersinergi sangat dituntut di masa mendatang. TNI senantiasa bahu membahu dengan seluruh komponen bangsa dalam melaksanakan tugas.

Panglima TNI juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan atas pengabdiannya kepada para pelatih dan pengasuh. Jadikan tugas ini sebagai sebuah kehormatan untuk menyiapkan para perwira dan pimpinan TNI di masa depan yang berkualitas. Oleh karenanya, harus terus meningkatkan kemampuan dan kapasitas diri, karena hanya pelatih dan pengasuh yang berkualitas yang akan menghasilkan hasil didik yang berkualitas pula.

Latsitardanus yang diikuti 458 Taruna/Taruni TNI, yang terdiri dari 254 Taruna Akmil, 97 AAL dan 107 AAU melaksanakan kegiatan perangi Covid-19 untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam penanganaan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan TNI dan masyarakat.

Kegitan Latsitardanus XL tahun 2020 Taruna/Taruni TNI implementasinya dilaksanakan dengan pembuatan hand sanitizer untuk di bagikan ke masyarakat, pembuatan disinfectan yang digunakan untuk menyemprot di sekitar kampus dan asrama Taruna/Taruni serta penyemprotan terhadap fasilitas umum dan area publik di sekitar Akademi Angkatan, pembagian makanan kepada masyarakat umum di sekitar Akademi Angkatan dan sosialisasi himbauan dalam pencegahan penularan Covid-19 kepada masyarakat melalui pembuatan film pendek tentang budaya hidup bersih, social distancing dan physical distancing di media sosial seperti instagram, youtube dan twitter. (Ahm)

PEDULI COVID-19, IKKT PWA CABANG BS XII KOGABWILHAN II BERIKAN MASKER DAN PAKET MAKAN SIANG

sumbawanews.com,- Wabah virus Corona atau Covid-19 telah menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak, tidak luput juga istri-istri prajurit TNI yang tergabung di Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI Pragati Wira Anggini (IKKT PWA) Cabang BS XII Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Kogabwilhan II). Oleh sebab itu dalam rangka membantu masyarakat yang merasakan dampak ekonomi akibat Pandemi Virus Covid-19 di wilayah DKI Jakarta, telah menyelenggarakan kegiatan bakti sosial berupa pembagian masker dan paket makan siang yang dikemas dalam nasi kotak bagi masyarakat yang merasakan dampak pandemi Virus Covid-19, Rabu (22/4/2020).

Adapun Kegiatan yang dilaksanakan dipimpin langsung oleh Ibu Inong Fadjar Prasetyo, selaku Ketua IKKT PWA Cabang BS XII, Asisten Potensi Wilayah (Aspotwil) Brigjen TNI (Mar) Much Sulchan, M.Tr.(Han), Asisten Personil (Aspers) Brigjen TNI Ourip Soekotjo serta para prajurit Kogabwilhan II, berada di dua lokasi yaitu di depan Terminal Pinang Ranti sejumlah 300 paket, di dalam area Terminal Kampung Rambutan sejumlah 500 paket serta 200 paket lainnya akan dibagikan secara mobile.


“Ini sikap dan keperdulian kita dari istri-istri prajurit TNI, untuk membantu meringankan masyarakat guna menyikapi pandemi virus Corona yang sedang menimpa kita semua,” ujar Inong, usai penyerahan masker dan paket makan siang.

Warga di sekitar 2 terminal tersebut, menuturkan bantuan yang diberikan oleh IKKT PWA Cabang BS XII Kogabwilhan II sangat membantu masyarakat. terlebih, ditengah merebaknya pandemi virus korona ini.

“Alhamdulillah, bantuan yang diberikan sangat membantu kami. Apalagi ditengah wabah Covidp-19,” tutur salah satu warga. (Penkogabwillhan II)

Periksa 62 Sample, 7 Positif Covid-19

Mataram – sumbawanews.com,-  Gugus tugas penanganan Covid-19 NTB, Drs. H. Gita Ariadi M.Si Sekretaris Daerah Provinsi NTB pelaksana tugas harian menyatakan bahwa pada hari ini, Rabu 22 April 2020 telah diperiksa 62 sampel dengan hasil 52 sampel negatif, 3 (tiga) pasien sampel ulangan positif, dan 7 (tujuh) sampel kasus baru positif Covid-19. Kasus
baru positif tersebut, antara lain :

• Pasien nomor 109, an .Tn. NI, laki-laki, usia 72 tahun, penduduk Kelurahan Dayan Peken, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Pasien dirawat di rumah sakit karena sesak, mual, dan muntah. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 110, an. Tn. AK, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Desa Jelantik, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 111, an. Tn. SH, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Desa Buwun Mas,
Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 112, an. Tn. R, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Sigerongan,
Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak erat dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 113, an. Ny. RPL, perempuan, usia 54 tahun, penduduk Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 30. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut patuh Patju dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 114, an. Tn. MS, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Giri Sasak,
Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 115, an. Tn. AA, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Desa Lembah Sembaga, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan keGowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpadu di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik.

Dengan adanya tambahan 7 (tujuh) kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, tidak ada sembuh baru, dan tidak ada kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (22/4/2020) sebanyak 115 orang, dengan perincian 11 orang sudah sembuh, 4 (empat) meninggal dunia, serta 100 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugaskesehatan tetap melakukan contact tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif.

Populasi berisiko yang sudah diperiksa dengan metode Rapid Diagnostic Test (RDT), yaitu Tenaga Kesehatan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG), serta Pelaku
Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) terutama yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Sebanyak 506 tenaga kesehatan telah diperiksa dengan hasil tidak ada yang reaktif, 600 ODP/OTG
diperiksa dengan hasil 22 orang (3,7%) reaktif, dan 1.299 PPTG perjalanan Gowa Makassar diperiksa dengan hasil 354 orang (27,3%) reaktif. Semua orang dengan hasil RDT reaktif dilanjutkan pemeriksaan swab sebagai standar pemeriksaan laboratorium untuk penegakan
diagnosa Covid-19.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 324 orang dengan perincian 193 orang (60%) PDP masih dalam pengawasan, 131 orang (40%) PDP selesai
pengawasan/sembuh, dan 15 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 4.610 orang, terdiri dari 879 orang (19%) masih dalam pemantauan dan 3.731 orang(81%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan
pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 1.756 orang, terdiri dari 1.249 orang (71%) masih dalam pemantauan dan 507 orang (29%) selesai pemantauan. Sedangkan PelakuPerjalanan
Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 45.020 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 13.366 orang (30%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 31.654 orang (70%).

Berdasarkan pantauan kami bahwa masyarakat di desa sudah sangat tertib dan disiplin menjalankan protokol pencegahan Covid-19, bahkan jauh lebih tertib dibandingkan dengan kondisi di wilayah perkotaan. Oleh karenanya, Pemerintah Provinsi NTB menyampaikan apresiasi dan ucapan terima
kasih kepada aparat beserta seluruh masyarakat desa. Kita berharap kondisi dan suasana yang tertib ini dapat terus dijaga dan dapat dicontoh oleh masyarakat lainnya demi keamanan dan keselamatan kita bersama. Mudah-mudahan dengan upaya dan disiplin kita semua wabah Covid-19 ini segera berakhir.

Kami menyampaikan terima kasih kepada Hiswana Migas dan PT. Pertamina yang telah memberikan donasi sebanyak 100 buah Alat Pelindung Diri (APD), 30 Unit Tandon air dan 100 buah Alat Pelindung Wajah atau Face Shield kepada Pemerintah Provinsi NTB. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kita semua khususnya petugas medis yang ada di Rumah sakit Provinisi, RS Kabupaten/Kota maupun tenaga kesehatan yang ada di tingkat puskesmas sebagai garda terdepan
yang berjibaku menghadapi ancaman Covid-19. Demikian juga bantuan 30 tandon air akan didistribusikan ke kantor Bupati/Walikota se-NTB sebanyak 10 unit. Selebihnya akan disalurkan di tempat-tempat keramaian seperti pasar, pelabuhan dan layanan publik lainnya.

Ucapan terima kasih dan apresiasi juga kami sampaikan kepada Universitas Mataram yang telah menginisiasi pembuatan bahan pembersih berupa sabun cuci tangan, hand sanitizer dan bahan disinfektan lainnya dari bahan alami molasses (tetes tebu). Apresiasi juga kami sampaikan kepada PT SMS yang telah siap menyediakan bahan baku berupa molasses dari hasil samping produksi
gula kristal. Dengan adanya bantuan serta berbagai inisiatif dari berbagai pihak, selain dapat meningkatkan perilaku hidup bersih masyarakat, juga diharapkan menjadi inspirasi bagi kita semua
untuk bisa ikut berkontribusi dalam penanganan Covid-19 di NTB. Dalam situasi sulit seperti ini, kerja sama, partisipasi dan bantuan dari BUMN dan sektor-sektor swasta lainnya tentu sangat
diharapkan.

Terima kasih juga kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai
penularan Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, memakai masker jika keluar rumah dan
menghindari, physical distancing minimal dua meter, serta selalu mencuci tangan
dengan sabun di air mengalir.

Pemerintah juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada petugas kesehatan yang tanpa lelah memberikan pelayanan, baik pencegahan penyebaran Covid-19 di masyarakat maupun pelayanan
pengobatan kepada pasien positif Covid-19 di rumah sakit.

Untuk menghindari informasi yang tidak benar tentang Covid-19, masyarakat diharapkan mendapatkan informasi dari sumber-sumber resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

Panen Raya Bersama Forkopimda Kota Mataram, Antisipasi Cadangan Pangan Hadapi Covid-19

Mataram – Kodim 1606/Lobar mengikuti panen raya bersama kelompok tani Sayang Lauk I Rungkang Jungkuk di atas lahan persawahan seluas 30 hektar milik masyarakat lingkungan Rungkang Jangkuk, Kelurahan Sayang-sayang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Rabu (22/4).

Panen raya padi diatas lahan seluas 30 hektar tersebut dihadiri oleh Dandim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll, S.IP. MM., bersama Forkopimda Kota Mataram dan masyarakat Rungkang Jangkuk.

Di sela-sela kegiatan, Dandim 1606/Lobar menyampaikan bahwa kehadirannya bersama unsur yang tergabung dalam gugus satgas percepatan penanganan Covid -19, pada kegiatan panen raya ini sebagai bentuk kepedulian guna pengawalan dan mendampingi pelaksanaan panen raya untuk memberikan dorongan semangat kepada masyarakat khususnya anggota kelompok tani di wilayah Kota Mataram, mengingat pentingnya peran aktif mereka dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah NTB khususnya Kota Mataram selama ini, ditambah lagi ditengah pandemi Covid-19, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir manakala penanganan virus corona atau Covid-19 berlangsung lama karena kita masih memiliki stok pangan yang cukup.

“Pada situasi pandemi Covid-19 ini, di samping upaya mengatasi dan mencegah penyebaran Covid-19 salah satu dampak terkait kesedian pangan selama pandemi, juga tak luput menjadi perhatian kita bersama, maka untuk mendukung program ketahanan pangan salah satunya adalah panen raya yang kita laksanakan ini,” jelas Dandim.

“Setelah panen selesai, kita harap lahan sawah masyarakat segera ditanami kembali dengan harapan agar ketahanan pangan kita khususnya Kota Mataram tetap stabil sehingga dapat memenuhi kebutuhan pangan kita selama pandemi Covid-19 ini,” lanjutnya.

Namun demikian, kata Dandim, selama kegiatan panen raya kita tetap waspada jangan lalai dan mengabaikan imbauan dan kebijakan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, tetap menggunakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun demi kesehatan dan keselamatan kita bersama.

“Semoga kita semua selalu dalam bimbingan dan lindungan Allah SWT, diberikan kesabaran dan keikhlasan dalam menjalani ujian Covid-19,” tutup Dandim.

Panen raya dihadiri oleh Ketua DPRD, Kajari, Kepala BPTP dan Kadis Pertanian Kota Mataram, Camat Cakranegara, Pasiter Kodim 1606/Lobar, Danramil 1606-01/Cakranegara, Danramil 1606-05/Mataram, Kasat Sabara Polresta Mataram, Lurah Sayang sayang, Kaling Rungkang Jangkuk dan Ketua Poktan Sayang Lauk I Rungkang Jangkuk.

Puskesmas Sota Bersama Satgas Yonif 411 Kostrad Gelar Posyandu di Pedalaman Papua

(Merauke). Puskesmas Sota bersama Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad melaksanakan kegiatan Posyandu dan layanan kesehatan bagi warga Perbatasan RI-PNG di RT 03 Yakyu, Kampung Rawabiru, Distrik Sota, Kab. Merauke, Provinsi Papua, Rabu (22/4/2020).

 

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut, tujuh personel Pos Yakyu dipimpin Dantonkes Satgas Letda Ckm Iwan Debri Setiawan membantu Puskesmas Sota dan Puskesmas Pembantu (Pustu) Rawa Biru melaksanakan kegiatan Posyandu bulanan di RT 03 Yakyu Kampung Rawabiru. Kegiatan tersebut adalah untuk memastikan tumbuh kembang balita dan pemeriksaan ibu hamil.

 

Kegiatan Posyandu meliputi penimbangan, ukur tinggi badan, pemberian Vitamin A, imunisasi, layanan KB, Antenatal Care bagi ibu hamil, pencegahan diare, dilanjutkan sosialisasi tentang kesehatan dan juga memberikan himbauan tentang menjaga pola hidup bersih dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

 

Tujuan Posyandu adalah untuk mengetahui kondisi kesehatan ibu dan balitanya serta tumbuh kembang anaknya, selain itu juga untuk mengetahui kondisi kesehatan ibu hamil dan janin didalam kandungannya.

 

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan bahwa kegiatan Posyandu ini bukan hanya di RT 03 Yakyu Kampung Rawa Biru saja, tetapi juga di daerah binaan pos-pos Satgas. Hal ini merupakan wujud sinergitas antara Satgas dengan instansi kesehatan setempat, guna memastikan pertumbuhan balita serta ibu hamil selalu terpantau kondisi kesehatannnya. “Tak hanya Posyandu, dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pelayanan pengobatan bagi warga masyarakat RT 03 Yakyu yang mempunyai keluhan sakit,” ungkapnya.

 

Di akhir kegiatan diberikan makanan tambahan (PMT) sebagai asupan gizi bagi balita, karena balita di RT 03 Yakyu harus selalu mendapat asupan vitamin dan gizi tambahan, terlebih karena lokasinya berada di pedalaman Papua dan harus di tempuh dengan Ketinting (perahu tradisional Papua) selama 2 ½ jam melewati rawa-rawa.

 

“Satgas Pamtas selalu hadir di tengah-tengah masyarakat selain menjalankan tugas pokoknya dalam menjaga keamanan di wilayah perbatasan, juga memiliki tanggung jawab moral memastikan generasi penerus bangsa agar tumbuh dan berkembang secara sehat,” ujar Dansatgas.

 

Kepala Puskesmas Sota Ibu Merry S Gebze yang turut hadir langsung dalam kegiatan tersebut, mengucapkan terima kasih atas bantuan personel Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad dalam setiap penyelenggaraan Posyandu. “Hadirnya personel Satgas Pos Yakyu, tentunya membuat petugas Puskesmas terbantu dalam melaksanakan kegiatan Posyandu dan memberikan layanan kesehatan bagi warga,” katanya. (Bdr)

Perempuan Tani HKTI Bantu Ribuan Masker Untuk Tenaga Medis di wilayah Jakarta

(Humas HKTI. Jakarta, 22 April 2020).  Bantuan untuk penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 bagi tim medis di Jakarta terus mengalir, mulai dari masyarakat, kelompok sosial hingga perusahaan. Kali ini bantuan tersebut disalurkan oleh Perempuan Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) DKI Jakarta.

 

Dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2020, Perempuan Tani HKTI DKI Jakarta memberikan donasi berupa alat kesehatan untuk beberapa Puskesmas yang berada di Jakarta dan sekitarnya, bantuan yang diserahkan berupa masker medis, alat pelindung diri, minuman asupan gizi,  dan cairan untuk cuci tangan, Senin (21/4/2020).

 

Rina Fitri selaku Ketua Perempuan Tani HKTI Jakarta mengatakan bahwa kepedulian para Pengurus Harian Perempuan Tani HKTI Jakarta ini muncul, setelah melihat perjuangan para tenaga medis terutama para tenaga medis wanita sebagai garda terdepan. Bantuan tersebut diserahkan di tiga tempat, yakni Puskesmas Pamulang, RSUD Pasar Minggu, dan Puskesmas Cipayung.

 

Bantuan untuk Puskesmas Pamulang meliputi masker medis 1000 buah, rapid test 20 pcs, hand sanitizer 10 botol, desinfektan konsentrat 1 botol, baju hazmat 5 biji, energen 10 karton. Sedangkan untuk RSUD Pasar Minggu berupa masker medis 1000 buah, face shield 5 botol, rapid test 20 pcs, hand sanitizer 10 botol, desinfektan konsentrat 1 botol, baju hazmat 5 biji, energen 10 karton. Sementara itu, untuk Puskesmas Cipayung terdiri dari masker medis 1000 buah, face shield 5 botol, rapid test 20 pcs, hand sanitizer 10 botol, desinfektan konsentrat 1 botol, baju hazmat 5 biji, energen 10 karton.

 

Para Pengurus Harian Perempuan Tani HKTI Jakarta juga terus mendorong semua pihak, agar kiranya ikut serta dalam penanganan Covid-19 di Jakarta dan sekitarnya. “Saya berharap jumlah penderita Covid-19, ke depan terus menurun setiap hari. Tindakan pencegahan kita lakukan bersama antara tim gugus tugas dan masyarakat yang mengarah pada perbaikan Covid-19 di Jakarta dan sekitarnya,” kata Rina Fitri.

Ditengah pandemi Corona, Kodim 1606/Lobar gelar Panen Raya serentak di dua lokasi

Mataram – Ditengah pandemi Corona Virus Desease (COVID-19) yang membuat semua perhatian dan daya upaya pemerintah tercurah untuk memutus mata rantai penyebarannya serta mengurangi dampak sosial yang diakibatkan virus yang berasal dari cina daratan ini Kodim 1606/Lobar menggelar panen raya secara serentak di dua lokasi berbeda.

Yaitu dipersawahan milik Kelompok Tani Sayang Lauk I seluas 30 Ha yang berada di lingkungan Rungkang Jangkuk Kelurahan Sayang Sayang Kecamatan Cakranegara Kota Mataram, dan lokasi kedua berada di wilayah Narmada dipersawahan milik Kelompok Tani Darma Tani Dusun Tanak Beaq Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat seluas 232 Ha.

Panen raya dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan tersebut mengangkat tema ”Dengan panen raya kita tingkatkan ketahanan pangan nasional” dipimpin langsung Komandan Kodim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll bertempat di lahan persawahan lingkungan Rungkang Jangkuk Kelurahan Sayang Sayang Kecamatan Cakranegara Kota Mataram.

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan panen raya sebagai bentuk kemandirian kita dalam usaha ketahanan pangan ditengah pandemi virus corona, dan kami harap masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan pangan, karena saat ini persediaan beras di Bulog tersedia hingga 10 bulan kedepan, ” ungkap Efrijon Kroll dalam sambutannya.

Menurutnya, sektor pertanian menjadi harapan untuk menjaga ketersediaan pangan secara nasional khususnya di wilayah Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat dan NTB, sehingga harus memperhatikan kesejahteraan petani dengan menjaga kesetabilan harga jual produk pertanian baik padi, jagung ataupun kedelai.

Tak lupa Dandim alumni Akmil 1995 ini mengingatkan masyarakat agar menjaga diri dan keluarga dari Covid-19 tentunya dengan tetap mematuhi dan melaksanakan imbauan dan kebijakan pemerintah sehingga semuanya berjalan optimal.

Sementara panen raya di Dusun Tanak Beaq yang dipimpin Pasiter Kodim 1606/Lobar Mayor Inf R Sugondo. Dari lahan seluas 232 Ha terealisasi hanya 198 Ha karena terkendala perbaikan bendungan irigasi.

Diharapkan dari hasil panen raya ini menambah persediaan bahan pangan dalam menghadapi pandemi Corona maupun dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Dalam kegiatan panen raya tersebut pelaksanaannya tetap memperhatikan protokol kesehatan, yaitu mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, menggunakan masker dan social distancing serta physical distancing hadir Ketua DPRD Kota Mataram H Didi Sumardi, SH., Kajari Mataram, Kadistan Kota Mataram, Kepala BPTP Kota Mataram, Camat Cakranegara, Danramil 02/Cakranegara, Danramil 05/Mataram, Kasat Sabhara Polres Mataram, Lurah Sayang Sayang, Kepala Lingkungan Rungkang Jangkuk dan Ketua Poktan Sayang Lauk I.

Sementara di panen raya di Narmada dihadiri Danramil 1606-08/Narmada, PLT Camat Narmada, Kapolsek Narmada, Kepala UPTD Narmada, Kades Tanak Beaq, PPL, Tokoh Agama dan Ketua Poktan Tanak Beaq.

Rencananya besok, Kamis (23/4) Kodim 1606/Lobar kembali akan menggelar panen raya di Bayan Kabupaten Lombok Utara.

Kogabwilhan-I “Peduli & Berbagi Menyambut Ramadhan”

sumbawanews.com,- Tentara Nasional Indonesia dalam hal ini Komando Wilayah Pertahanan-I (Kogabwilhan-I) menyikapi perkembangan secara Nasional saat ini terlebih di wilayah Ibu Kota Jakarta yang masih berlangsung Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dalam memutus mata rantai Corona dengan menindak lanjuti himbauan Presiden RI Jokowi untuk melaksanakan kegotong royongan dalam membantu kesulitan yang dihadapi masyarakat saat ini.

Kogabwilhan -I kembali melakukan kegiatan peduli dan berbagi untuk kesekian kalinya, namun menjelang Ramadhan tahun ini kegiatan tersebut diberikan kepada para Penyandang Disabilitas (Tunanetra) bertempat di Rumah Aspirasi Tunanetra Indonesia Jl. Griya Wartawan RT. 3 RW. 5 Cipinang Besar Kec. Jatinegara, Rabu (22/4/2020). Kegiatan penyerahan paket bantuan tersebut dilakukan oleh Kas Kogabwilhan-I Mayjen TNI Richard Tampubolon., S.H., M.M. yang mewakili Pangkogabwilhan- I. Laksdya TNI Yudo Margono, S.E, M.M.

Selain itu hadir pula Syekh Ali Jaber pendakwah dan tokoh ulama Indonesia yang ikut hadir juga untuk mengajak seluruh umat Islam dalam menyambut bulan Ramadhan 1441 H tahun ini senantiasa selalu mengikuti anjuran pemerintah diantaranya Sholat Tarawih di rumah, tidak Mudik maupun menjaga jarak sesuai ketentuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Adapun paket yang diberikan berupa 1.000 Kg Beras, 100 Kg gula pasir, 100 Kg minyak, 100 Doz mie instan dan Cairan Sanitizer. (Ahm)

Berita Terkini

Emil Audero Kembali ke Como, Minat Klub Serie B Menguat

Sumbawanews.com,- Kiper Timnas Indonesia Emil Audero resmi kembali ke Como 1907 setelah masa pinjaman di Cremonese berakhir pada 30 Juni 2026. Meski kini terdaftar...

Jerman Tersingkir, Arief Catur Pamungkas Kecewa Berat

Sumbawanews.com,- Pemain Persebaya Surabaya, Arief Catur Pamungkas, mengungkapkan kekecewaan mendalam setelah Timnas Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026. Fan berat Die Mannschaft sejak lama,...

Mbappe Pimpin Daftar Top Skor Piala Dunia 2026, Ungguli Messi karena Assist

Sumbawanews.com,- Jakarta – Kylian Mbappe resmi memimpin daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026 setelah mencatatkan enam gol dan dua assist, mengungguli Lionel Messi...

Steam Machine Valve Harga Tembus Rp57 Juta di eBay, Scalper Manfaatkan Kelangkaan

Sumbawanews.com,- Pre-order Steam Machine dari Valve resmi dibuka pada 25 Juni 2026, dengan harga resmi mulai dari USD 1.049 hingga USD 1.428 tergantung konfigurasi....

Berita Utama