Home Blog Page 2885

Personel Pamtas Yonif 411 Kostrad Bantu Warga Binaan Menumbuk Padi

(Merauke). Guna meringankan beban warga binaan sekaligus mempererat tali silaturahmi, personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Pos Kondo, membantu Mama Rosiana Banggu (32 th) menumbuk padi agar menjadi beras, bertempat di Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai, Jumat (20/3/2020).

 

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya agar selalu dekat dengan warga, sehingga tali silaturahmi semakin erat dan terwujudnya Kemanunggalan TNI-Rakyat.

 

Tak hanya melaksanakan anjangsana, Pos Kondo juga turut membantu kesulitan warga yang dikunjunginya. “Praka Saelan bersama empat orang personel Pos Kondo berkunjung dan sekaligus membantu Mama Rosiana Banggu yang sehari-harinya bekerja sebagai petani,” ujarnya.

 

“Dalam anjangsana kali ini, personel Pos Kondo turut meringankan beban Mama Rosiana dengan membantunya menumbuk padi untuk dijadikan beras yang nantinya akan dimasak menjadi nasi guna di konsumsi bersama dengan keluarganya,” kata Mayor Inf Rizky Aditya.

 

Mama Rosiana Banggu mengucapkan banyak terima kasih kepada personel Satgas Yonif 411 Kostrad, khususnya Pos Kondo yang selalu dekat dan sering membantu kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat di Kampung Kondo. “Terima kasih Bapak-bapak TNI, saat datang berkunjung melihat saya sedang menumbuk padi supaya menjadi beras, tak tunggu lama langsung membantu, saya sangat senang dan terbantu sekali,” tuturnya. (Bdr)

Cegah Penyebaran Covid-19, Mabes Bakamla RI Disemprot Disinfektan

sumbawanews.com,- Sebagai upaya mencegah masuknya penyebaran Covid-19 di lingkungan kantor Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG), penyemprotan cairan disinfektan dilakukan di lingkungan Markas Besar Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, hari ini (20/3/2020).
Kegiatan dimulai dengan pelaksanaan Apel pagi yang di pimpin Kepala Bagian TU dan Rumga Kolonel Bakamla Eddy Pandjaitan, dan didampingi Kasubbag TU Kepala Bakamla Letkol Bakamla Setya B.W. “Kita sedang menghadapi Covid-19. Hari ini, tepat pukul 09.30 WIB, kita mulai penyemprotan disinfektan ke seluruh lingkungan dan ruangan di Mabes Bakamla” pungkas Kolonel Eddy.
Adapun komposisi kimia aktif yang disemprotkan, terdiri dari Green H2O2 dan green Hydrogen Peroxida. Kegunaannya bahan kimia addictive ini adalah sebagai pembasmi sebagian besar bakteri (disinfektan) yang pada umumnya digunakan di pencucian pakaian orang sakit, yang rawan menularkan penyakit melalui bakteri maupun kuman (bersifat infeksius).
Berbagai instruksi dan sosialisasi kepada personel Bakamla RI/IDNCG terkait upaya mencegah merebaknya Covid-19 juga telah dilakukan, baik dalam bentuk surat edaran maupun melalui kanal media sosial dan website Bakamla RI.
Tidak hanya Mabes Bakamla RI/IDNCG, penyemprotan disinfektan juga berlangsung di Kantor Bakamla RI/IDNCG  Rawamangun Jl. Pemuda Kav. 52, Jakarta Timur.

Danki Satgas TMMD Ke-107 : Pembangunan 20 Unit Rumah Kampung Empe Ditinjau Bupati Mappi

(Merauke. Jumat, 20 Maret 2020).  Danki Satgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke Lettu Inf Antonius Kalambia mengatakan bahwa pembangunan 20 unit rumah semi permanen untuk warga Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, Kab. Mappi, Provinsi Papua, melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-107 Kodim 1707/Merauke, ditinjau langsung oleh Bupati Mappi Bapak Kristosimus Y. Agawemu.

 

Menurut Lettu Inf Antonius Kalambia, kunjungan kerja Bupati Mappi di Kampung Epem pada beberapa waktu lalu didampingi oleh Danramil 1707-14/Senggo Lettu Inf Yeremias Dusya. “Kunjungan difokuskan memantau langsung proses pembangunan 20 unit rumah warga melalui TMMD Ke-107 yang saat ini sedang berjalan,” katanya.

 

Kedatangan Bupati Mappi beserta rombongan disambut langsung oleh Kepala Kampung Epem Yusak Wairu, Danki Satgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke Lettu Inf Antonius Kalambia serta para aparat Kampung Epem.

 

Sebelum datang ke Kampung Epem yang merupakan lokasi sasaran pembangunan oleh personel Satgas TMMD Ke-107, Bupati Mappi mengunjungi Puskesmas Senggo, Distrik Citak Mitak, Kab. Mappi dalam rangka mensosialisasikan pencegahan terhadap Virus Corona (Covid-19).

 

“Selain meninjau pembangunan, kedatangan Bupati Mappi Kristosimus Y. Agawemu tersebut juga untuk memberikan pengarahan secara langsung kepada seluruh aparat kampung dan masyarakat Kampung Epem,” kata Lettu Inf Antonius Kalambia.

 

Dalam pengarahannya, Bupati Mappi Kristosimus Y. Agawemu mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kab. Mappi setiap tahunnya menganggarkan dana untuk pembangunan rumah masyarakat sebanyak 40 unit melalui kegiatan TMMD dan Karya Bhakti dengan dibagi dua tempat atau kampung. (Bdr)

Melalui Teleconference, Kepala Bakamla Ikuti Rapat Terbatas Bidang Kebijakan Kelautan Indonesia dengan Presiden RI

sumbawanews.com,- Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin Presiden RI Ir. Joko Widodo melalui teleconference yang juga diikuti oleh Wapres KH Maruf Amin serta para menteri dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju serta pimpinan lembaga negara, Kamis (19/3/2020).
Melalui teleconference dengan menggunakan aplikasi zoom meeting yang dipasang di ruang kerja, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. mendengarkan dengan seksama arahan Presiden Joko Widodo terkait Kebijakan Kelautan Indonesia ke depan. “Adapun arah Kebijakan Kelautan Indonesia adalah terkelolanya sumber daya kelautan secara optimal dan berkelanjutan, kemudahan pelayanan perijinan, terbangunnya kualitas sumber daya manusia dan dukungan infrastruktur kelautan, serta adaftasi penggunakan teknologi baru sehingga mampu mendukung usaha perikanan tangkap,” kata Presiden Joko Widodo.
Dalam kesempatan tersebut sejumlah menteri menyampaikan rencana aksinya sesuai yang telah diarahkan presiden terkait Kebijakan Kelautan Indonesia. Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa penyiapan Laut Natuna Utara sebagai area penangkapan ikan bagi nelayan-nelayan Indonesia sudah berjalan lancar, sejumlah nelayan dari daerah lain saat ini telah melakukan penangkanan ikan di wilayah tersebut.
Sementara itu Menkopolhukam Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P. menyampaikan progres pembuatan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Keamanan Laut yang akan menjadi embrio Rancangan Undang-Undang tentang Keamanan Laut. Hal ini menurut, Menkopolhukam, sesuai arahan Presiden RI pada rapat terbatas tanggal  20 Desember 2019 lalu, serta saat pelantikan Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. pada 12 Februari 2020, dimana pesan Presiden RI adalah mengintegrasikan dan menyatukan komando keamanan laut.
Menurut Menkopolhukam, selama ini terdapat 21 undang-undang yang mempunyai irisan pengaturan tugas di laut. Dari 21 undang-undang tersebut terdapat 6 institusi yang mempunyai kewenangan penegakan hukum di laut, yaitu Bakamla RI, KPLP, KKP, Polisi Air, TNI AL, dan Bea Cukai. “Tetapi pada prinsipnya Rancangan Peraturan Pemerintah atau pun Omnibus Law yang akan dibuat tidak akan mengurangi kewenangan yuridis masing-masing institusi,” jelas Mahfud MD.
Pada kesempatan yang sama melalui teleconference juga, Menteri Pertahanan Prabowo Subiato menyampaikan bahwa Bakamla RI yang akan dikembangkan menjadi Indonesian Coast Guard nantinya bila dalam keadaan perang bisa menjadi komponen cadangan untuk mendukung TNI AL yang nantinya bisa dikendalikan oleh Panglima TNI.
Arahan Presiden terkait pembuatan RPP ini agar segera disiapkan RPP-nya sebagai embrio omnibus law Undang-undang Kemanan Laut, sehingga bisa menyinkronkan dan mengharmonisasikan Undang-undang yang selama ini tumpang tindih.

Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Tengah Terima Kunjungan Hipken

sumbawanews.com,- Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Tengah Laksma Bakamla Drs. Leonidas Braksan, M.M menerima kunjungan Ketua Himpunan Pengusaha Kecil Nelayan (Hipken) Bitung Djefrie Sagume berserta pengurus Hipken di Kantor Kamla Zona Maritim Tengah, Jalan Diponegoro, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Kemarin.
Pada kunjungan tersebut, Djefrie Sagume memperkenalkan diri serta organisasi yang dipimpinnya dan berdiskusi menyampaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi nelayan di Bitung tentang sistem birokrasi persyaratan sebelum melaut seperti surat kesehatan dan surat radio.
Selain bersilaturahmi, tujuan mereka juga melaporkan tentang permasalahan-permasalahan yang kerap terjadi di lapangan ketika melaut. Hasil kunjungan ini nantinya akan ditindak lanjut melalui pertemuan bersama para pemangku kepentingan, nelayan dan pengusaha perikanan di Bitung.
“Saya harapkan kedepan hubungan ini terjalin lebih baik lagi, saling menunjang sehingga kami dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pihak terutama bagi nelayan. Saya juga sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Himpunan Pengusaha Kecil Nelayan (Hipken) Bitung yang telah hadir di Kantor Kamla Zona Maritim Tengah” ujar  Laksma Bakamla Drs. Leonidas Braksan M.M, menutup pertemuan tersebut.

SPKKL Sambas Bakamla RI Turut Lakukan Upaya Pencegahan Merebaknya COVID-19

sumbawanews.com,- Seusai melaksanakan pertemuan melalui video conference dengan Kepala Sub Direktorat Jaringan Kolonel Bakamla Ir. Suhardi, M.T., Kepala Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Sambas Mayor Bakamla Arief Purwantono, S.E., mengintruksikan kepada seluruh personel SPKKL Sambas melakukan upaya pencegahan masuknya penyebaran Corona Virus Diseases (COVID) 19 di lingkungan kantor SPKKL Sambas, Jl. Penjajap Barat, Sambat, Kalimantan Barat, Kamis (19/3/2020).
Hal ini juga dilakukan sebagai respon terhadap himbauan Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. yang menekankan kepada seluruh jajarannya yang tersebar di seluruh Indonesia, agar tetap waspada dalam penyebaran COVID-19. Upaya pencegahan harus dilakukan agar personel Bakamla RI/IDNCG tetap dalam kondisi prima, terlebih dalam membantu upaya pemerintah dalam meminmalisir penyebarannya.
Sebagai upaya preventif, SPKKL Sambas mewajibkan setiap personil ataupun tamu melakukan cuci tangan dengan sabun pada air mengalir, menyemprotkan cairan anti septik pada seluruh bagian gedung dan halaman kantor. Selain itu, perawatan berkala terhadap semua peralatan yang ada pada SPKKL Sambas juga terus dilakukan. Pelaksanaan kegiatan ini akan rutin dilaksananakan terkait upaya mencegah merebaknya COVID 19.
Menguatkan hal tersebut, Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji menetapkan status Siaga COVID-19 di Provinsi Kalbar. Keputusan ini diambil setelah dikeluarkannya surat edaran tentang kejadian luar biasa (KLB) terkait COVID-19 yang ditujukan kepada seluruh Bupati dan Wali Kota di Kalbar.
Dalam surat bernomor 440/0863/KESRA-B itu disampaikan tiga poin penting, pertama berdasarkan laporan kasus di Kabupaten/Kota di Kalbar sampai 17 Maret 2020, tercatat 110 Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan 15 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang terdapat di  Kota Pontianak sebanyak empat orang, Kabupaten Mempawah sebanyak dua orang, Kabupaten Kayong Utara sebanyak satu orang, Kabupaten Ketapang sebanyak satu orang, Kabupaten Sambas sebanyak dua orang, Kabupaten Bengkayang sebanyak empat orang, dan Kabupaten Landak sebanyak satu orang.
Poin kedua, untuk mengendalikan dan mencegah bertambahnya korban terinfeksi COVID-19 di wilayah Kalbar, bilamana dipandang perlu masing-masing bupati/wali Kota dapat menetapkan status KLB/Tanggap Darurat dengan mengikuti ketentuan yang berlaku.

Satgas Pamtas Yonif 411 Berikan Baju Seragam Baru kepada Dua Pelajar Putra Papua

(Merauke).  Anggota Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad memberikan apresiasi berupa hadiah baju seragam baru kepada dua pelajar Putra asli Papua yakni Hilarius Dambujai (15 th) dan Silas Agustinus Pideli (11 th), bertempat di Pos Bupul 13, Kampung Kirely, Distrik Ulilin.

 

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han.,  dalam rilis tertulisnya di Distrik Eligobel, Kab. Merauke, Papua, Kamis (19/3/2020). “Meskipun wujudnya sederhana, pemberian apresiasi tersebut menjadi salah satu upaya prajurit TNI dalam memacu semangat belajar dan berjuang para siswa yang ada di perbatasan RI-PNG. Apresiasi tersebut diberikan ketika seorang siswa berhasil mendapatkan prestasi tersendiri,” ujarnya.

 

Dansatgas mengungkapkan, dua orang anak putra asli Papua yakni Hilarius Dambujai kelas 7 di SMP N 5 Muting dan Silas Agustinus Pideli kelas 4 di SD Inpres Bupul 13 merupakan anak Yatim Piatu yang sejak tahun 2017 lalu menjadi anak asuh Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pdw Kostrad dan tinggal bersama-sama dengan personel Pos Bupul 13.

 

Menurutnya, selama tinggal bersama-sama dengan personel Pos Bupul 13 yang dipimpin Danpos Letda Inf Yusri Khoirudin pada Juli 2019 lalu, Hilarius dan Silas dinilai memiliki semangat yang tinggi dalam belajar dan tergolong berprestasi disekolahnya. Atas hal tersebut, keduanya diberi hadiah baju seragam baru guna memotivasinya.

 

“Ini adalah wujud kecil sebuah apresiasi dan kasih sayang untuk memotivasinya, karena selama tinggal bersama-sama dengan personel Pos Bupul 13 selalu menunjukkan prestasi belajar dan semangat bersekolah ditengah statusnya yang merupakan Yatim Piatu, namun prajurit TNI hadir menjadi kelurga bagi kedaunya,” terangnya.

 

“Harapan kita bersama dengan bimbingan yang diberikan setiap hari oleh personel Pos Bupul 13 sejak tahun 2017 lalu kepada Hilarius dan Silas, kelak akan mengantarkan keduanya menjadi anak yang sukses dan dapat mengharumkan Papua khususnya Bumi Animha atau Kabupaten Merauke,” tambahnya.

 

Hilarius Dambujai menyampaikan rasa gembira dan senang mendapat hadiah seragam sekolah baru dari abang-abang TNI di Pos Bupul 13 yang merupakan keluarganya sendiri. “Saya sangat berterimakasih kepada abang-abang TNI dari Pos Bupul 13 yang telah mengasuh dan merawat kami berdua sejak tiga tahun lalu, khususnya abang-abang dari Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad yang juga sangat peduli dan selalu membimbing, mengasuh kami dan memperhatikan kami berdua,” ungkapnya. (Bdr)

Dansatgas TMMD Kodim 1707 Merauke : Warga Kampung Epem Ikut Serta Membantu Pembangunan Rumah

(Merauke). Dalam mengerjakan pembangunan rumah di Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, Kab. Mappi, Provinsi Papua, warga Kampung Epem terlihat antusias dan bersuka cita membantu personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-107 Kodim 1707/Merauke, Kamis (19/3/2020).

 

Dansatgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra, S.I.P yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Kodim (Dandim) 1707/Merauke mengungkapkan bahwa selama dalam mengerjakan pembangunan, personel Satgas TMMD Ke-107 selalu bersama-sama oleh warga Kampung Epem. “Mereka (warga) pun sangat antusias dalam ikut serta membantu jalannya proses pembangunan rumah tersebut,” ucapnya.

 

Lebih lanjut dikatakan bahwa untuk mempercepat proses pembangunan 20 unit rumah warga di Kampung Epem, personel Satgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke terus mempergencar pembangunan. “Sebagian personel terus mengerjakan pondasi rumah dan sebagian lagi mengerjakan kerangka rumah yang terbuat dari kayu,” ujarnya.

 

Seperti diberitakan sebelumnya, berbagai material seperti kayu, triplek dan batu bata untuk mendukung Satgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke dalam membangun 20 unit rumah sudah tiba di Kampung Epem, Rabu (18/3/2020).  Pengiriman bahan bangunan ke lokasi TMMD di Kampung Epem tidak bisa dilakukan dalam satu kali. Selain bahannya banyak, keterbatasan transportasi untuk menuju kesana juga harus menggunakan perahu belang dengan menyusuri sungai kecil yang berliku-liku serta jumlahnya yang terbatas.

 

Sementara itu, Fen Arimu salah satu warga Kampung Epem yang mendapat bantuan rumah melalui TMMD Ke-107 menyampaikan bahwa dirinya sangat senang dengan adanya kegiatan TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke, karena kehadirannya disini selain untuk membangun juga menunjukkan sikap yang ramah dan penuh kekeluargaan.

 

“Dengan hadirnya personel Satgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke, kami masyarakat Kampung Epem dengan senang hati ikut serta membantu dalam membangun,” katanya. (Bdr)

Dampak Covid-19, Bawaslu : Tidak Ada Penundaan Pemilukada.

Jakarta- sumbawanews.com,- Badan Pengawas Pemilihan Umum – Dampak atas wabah virus Corona, Ketua Bawaslu Abhan mengatakan tidak ada istilah penundaan dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wlikota atau biasa disebut UU Pilkada. Menurutnya, dalam UU tersebut hanya ada istilah Pilkada susulan atau lanjutan.

“UU 10 Tahun 2016 tidak mengenal terminologi penundaan di seluruh wilayah dan seluruh tahapan. Terminologi dalam UU Pemilihan adalah lanjutan dan susulan,” katanya saat konferensi pres di Media Center Bawaslu, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2019).

Abhan juga meminta agar KPU melakukan pemetaan di daerah mana yang sebagian tahapan tidak bisa dilaksanakan dan daerah mana yang tak bisa melaksanakan seluruh tahapan pilkada. “Penting bagi KPU untuk bisa melakukan pemetaan. Sebab, dalam UU 10/2016 hanya ada dua terminologi yang mana yang susulan atau lanjutan,” tegasnya.

Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin menambahkan, keputusan untuk melaksanakan pilkada lanjutan atau susulan tidak hanya ranah Bawaslu, melainkan perlu dibicarakan dengan berbagai pihak seperti KPU dan DKPP dan dibicarakan dengan Komisi II DPR RI.

Afif menyebutkan, tiga antisipasi rencana terkait dengan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Pertama, tetap pada rencana awal hanya saja dibutuhkan standar operasional prosedur (SOP) tambahan terhadap jajaran pengawas dan KPU jika melakukan tahapan tatap muka dengan pemilih.

Lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah tersebut mencontohkan, pada tahapan verifikasi dukungan calon pemilih perseorangan yang rencananya berlangsung pada tanggal 26 Maret mendatang, maka jajaran penyelenggara harus dibekali dengan pembersih tangan dan masker agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan atas wabah virus Corona.

Lalu, mekanisme lanjutan, Afif menjelaskan, hal ini karena tahapan tidak bisa dilakukan. “Misalnya soal tahapan yang akan berlangsung dalam waktu dekat yaitu verifikasi dukungan calon perseorangan dan itu harus diputuskan bersama-sama oleh penyelenggara pemilu,” jelasnya.

Ketiga, pemilihan susulan seluruh tahapan tidak bisa dilanjutkan tetapi hanya bagi sebagian daerah. “Tidak di seluruh daerah yang melaksanakan pilkada. Apalagi terdapat beberapa daerah yang masuk zona merah. Misalnya di Jawa Barat ada Bekasi, Depok, Cirebon, Purwakarta. Lalu di Banten ada Kota Tangerang Selatan dan dari pemetaan daerah itu menjadi modal untuk dibicarakan bersama,” tegasnya.

Sikapi Covid-19,Jarot Harap Warga Bijak Dan Jaga Kebersihan

Sumbawa – sumbawanews.com,- kebijakan pemerintah dalam hal penangganan penyebaran Covid-19 perlu dukungan semua pihak. Ir. H. Syarafuddin Jarot MP bakal calon Bupati Sumbawa yang berpasangan dengan Ir. H. Mokhlis , M.Si angkat bicara.

Menurut Jarot sapaan akrab Ir.H. Syarafuddin Jarot MP yang di gadang-gadang partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN) pada pemilukada Sumbawa 2020 menegaskan, Kita pada posisi perasaan dan pikiran yang sama terkait COVID 19, ada yang merasa panik dan ada yang menganggap hal biasa sama seperti kasus-kasus wabah dari masa ke masa.

Kepanikan yang timbul saat ini setelah kita analisa terjadi disebabkan oleh kesimpang siuran informasi yang tidak tervalidasi dengan baik dari sumber-sumber yang kadang narasumbernya kurang berkompeten.

Pemerintah Provinsi bersama Kabupaten dan Kota saat ini sedang dan telah mengambil tindakan-tindakan preventif dalam menghadapi wabah COVID 19. Tentunya kita sebagai masyarakat juga harus ikut serta berpartisipasi aktif dalam memberikan edukasi yang baik dan benar sesuai standar atau protokol yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, dengan melakukan sosialisasi secara massif.

Langkah Pemerintah Provinsi dalam melakukan pembatasan interaksi sosial (Social Distancing) adalah langkah yang sangat tepat dalam menjaga dan mengantisipasi meluasnya penyebaran COVID 19. Pastinya ada implikasi lainnya yang lahir dari kebijakan ini, yang salah narasi tersampaikan kepada publik oleh pihak-pihak tertentu.

Kejadian di beberapa negara seperti Wuhan, wilayah yang ditetapkan oleh WHO sebagai pandemi wabah COVID 19, telah mampu melawan kondisi psikis dalam bentuk kepanikan dan menjadikan mereka bersatu dengan semangat tinggi untuk melawan penyebaran dengan pembatasan interaksi sosial yang berarti bukan “Lock Down”.

Narasi yang salah melahirkan persepsi publik yang salah juga di tengah masyarakat, semua pihak dari Kepala Dusun, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Kepala Lingkungan/Dusun, Kepala Desa, Kepala Daerah sampai dengan Presiden termasuk perangkat dan seluruh termasuk kita harus membangun semangat optimisme dan harus mampu melawan COVID 19 (CORONA), dengan memperbanyak sosialisasi-sosialisasi dari dusun-dusun di seluruh NTB.

Ekses yang muncul dengan situasi ini adalah berimbas langsung pada sektor ekonomi masyarakat, khususnya kejadian ini telah memukul sektor pariwisata kita yang baru saja mulai pulih pasca bencana alam (Gempa) 2 tahun silam. Dalam data dan fakta banyak hotel yang pasti akan melakukan rasionalisasi tenaga kerja pasca, banyak guide yang tamunya melakukan cancel visiting ke destinasi pariwisata kita, banyak travel agent yang akan mengalami pukulan yang cukup keras. Banyak wisatawan yang memilih check out dari beberapa destinasi wisata andalan di NTB, hal ini lebih disebabkan orang atau oknum yang mendistribusikan arahan dan himbauan pemerintah dengan narasi yang salah.

Mari kita hadapi musibah ini dengan mengikuti arahan dan himbauan pemerintah, guna menyelesaikan persoalan COVID 19, dengan cara :

1. Meningkatkan kebersihan diri dan meningkatkan pertahanan diri dengan selalu beribadah.

2. Berhenti memproduksi dan mendistribusikan info yang tidak valid terkait COVID 19 agar tidak menimbulkan persepsi yang salah di ruang publik.

3. Jagalah kebersihan diri dan keluarga kita dengan sering mencuci tangan.

4. Gunakan Hand Sanitizer atau anti septik untuk membersihkan tangan.

5. Hindari bepergian atau keluar rumah dengan tujuan yang kiranya tidak penting

6. Hindari kerumunan atau tempat-tempat keramaian sementara waktu (14 hari kedepan)

7. Jika ada gejala Flu, Batuk, Pusing dll, segera periksakan diri pada Pusat Kesehatan Masyarakat, RS secara teratur.

8. Kita hadapi bersama-sama dengan tenang dan penuh waspada.

Pemerintah dalam hal antisipasi telah berupaya maksimal untuk mempersiapkan segala kebutuhan yang dibutuhkan dalam menghadapi wabah COVID 19 jika terjadi.

 

Berita Terkini

Tol Becakayu Diguncang Kecelakaan Beruntun, Delapan Terluka

Sumbawanews.com,- Kecelakaan beruntun terjadi di Tol Becakayu, KM 7.400, arah Bandung menuju Cawang, pada Sabtu (20/6/2026) siang. Tiga kendaraan—Toyota Altis, Hyundai Santa Fe, dan...

MPR Galang Masukan Akademisi untuk Kaji Ulang UUD 1945

Sumbawanews.com,- Jakarta – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI secara serius menggalang masukan dari para pakar hukum konstitusi untuk mengevaluasi Undang-Undang Dasar 1945. Dalam sebuah...

Festival Perahu Naga, Kenangan Duka yang Menginspirasi 2.300 Tahun

Sumbawanews.com,- Di balik semarak perahu panjang yang meluncur di atas sungai, tersimpan sejarah duka yang tak pernah pudar—kisah Qu Yuan, penyair dan negarawan Tiongkok...

Kapolri Ziarah ke Tiga Tokoh Pendiri Bangsa

Sumbawanews.com,- Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyelesaikan rangkaian ziarah nasional dengan menaburkan bunga di makam Presiden Soeharto di Astana Giribangun, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (20/6/2026)....

Berita Utama