Home Blog Page 2750

Satgas Yonif 411 Kostrad Sambut Satgas Yonif 125 Untuk Serah Terima Jaga Tapal Batas


sumbawanews.com,- Prajurit Yonif MR 411/Pdw Kostrad yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG sambut kedatangan Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa untuk melaksanakan serah terima tugas sebagai pasukan penjaga wilayah perbatasan RI-PNG sektor selatan Kabupaten Merauke. Demiakian disampaikan Dansatgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya, S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Senin (15/6/2020).

Dansatgas mengatakan bahwa kedatangan personel (Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif 125/Simbisa yang akan bertugas menjaga patok perbatasan (patroli patok) kedua negara. Disamping itu, mereka juga akan melaksanakan program kegiatan teritorial dan mencegah aksi ilegal di perbatasan.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa pasukan Satgas Yonif 125/Simbisa berjumlah 450 dibawah pimpinan Dansatgas Letkol Inf Anjuanda Pardosi dan tiba di Dermaga Pelabuhan Merauke pada hari Jumat (12/6/2020) dengan menggunakan Kapal KRI Banda Aceh, dan diterima langsung Bupati Merauke, Frederikus Gebze.

“Setelah melalui pemeriksaan dan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, pasukan bergeser menuju ke Korem 174/ATW untuk menerima pembekelan selama dua hari bersama pasukan Satgas Yonif Mekanis 516/CY yang akan bertugas diperbatasan RI-PNG wilayah Kab. Boven Digoel,” ucapnya.

Mayor Rizky menuturkan bahwa setelah menerima pembekalan dari Kolakops Korem 174/ATW dan unsur CIQS Kabupaten Merauke, secara bertahap pasukan bergeser menuju ke pos-pos Satgas Pamtas yang ada di Distrik Naukenjerai,  Distrik Sota, Distrik Eligoen dan Distrik Ulilin.

“Salah satunya, sebanyak 34 personel yang akan menempati Pos Komando Utama (Kout) Sota di Kampung Sota, Distrik Sota, tiba pada Minggu (14/6/2020) siang, disambut oleh personel Pos Kout Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad,” jelasnya.

Hingga sore harinya, Mayor Rizky menyampaikan, personel Satgas Yonif 125/Simbisa secara bertahap telah tiba dan memasuki pos-pos Satgas Pamtas. Dilanjutkan melaksanakan serah terima tugas dan protap sebagai penjaga perbatasan RI-PNG untuk 9 bulan kedepan

“Kami ucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Dansatgas Yonif 125/Simbisa beserta seluruh personel jajaranya untuk melaksanakan tugas di wilayah perbatasan RI-PNG sektor selatan,” ujar Mayor Rizky. (Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad)

Para Kepala Staf TNI Siap Dukung Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru

Bogor – Para Kepala Staf TNI menyatakan kesiapannya untuk mendukung upaya pemerintah dalam menjalankan adaptasi kebiasaan baru di tengah masyarakat. Para prajurit TNI secara lebih giat akan turut mendisiplinkan masyarakat untuk menaati protokol kesehatan sehingga tetap produktif sekaligus aman dari Covid-19.

Hal tersebut terungkap dalam keterangan pers Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (14/6/2020).

“Tentunya TNI Angkatan Laut akan tetap membantu percepatan penanganan Covid-19 ini. Sekarang pada tahap untuk pendisiplinan masyarakat tentunya kita juga akan lebih giat lagi, terutama pasukan-pasukan yang di lapangan untuk membantu pemerintah daerah untuk mendisiplinkan masyarakat,” kata Laksamana TNI Yudo Margono.

Hal senada diungkapkan oleh KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo yang menyatakan kesiapan angkatan yang dipimpinnya untuk membantu sejumlah hal terkait penanganan Covid-19. Selain pendisiplinan masyarakat, TNI AU juga mendukung pengiriman peralatan kesehatan ke seluruh penjuru Indonesia.

“Untuk TNI Angkatan Udara kami tetap siap untuk mendukung dan kami seperti contohnya kita melaksanakan pengiriman peralatan-peralatan kesehatan ke seluruh pelosok Tanah Air yang di mana ada pangkalan udara dan bandara. Kami juga tetap melaksanakan operasi-operasi udara karena tetap harus menjaga kedaulatan wilayah negara,” tegas Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Sementara itu, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa menjelaskan bahwa Presiden secara khusus meminta angkatan darat bisa meneladani capaian mantan KSAD Jenderal TNI Pramono Edhie yang baru saja berpulang. Presiden juga mendoakan almarhum dan mengucapkan terima kasih atas seluruh jasanya.

“Presiden secara spesifik menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Mantan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Pramono Edhy Wibowo. Beliau benar-benar mengucapkan terima kasih atas semua jasa-jasa, juga mengucapkan harapan agar keluarga tetap kuat dan angkatan darat bisa meneladani apa yang bisa dicapai Pramono Edhy selama beliau menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat,” ungkap Jenderal TNI Andika Perkasa. (*)

Prajurit TNI Kodim 1614/Dompu Ikut Partisipasi Donor Darah Digelar Polres Dompu.

Dompu – Sejumlah prajurit TNI Kodim 1614/Dompu hadir dalam kegiatan donor darah dan rapid test yang digelar Polres Dompu di Mapolres Dompu, sekitar Pukul 08.00 WITA, Senin (15/6).

Komandan Kodim 1614/Dompu, Letkol Inf Ali Cahyono, S.Kom., yang dikonfirmasi di Dompu, Senin, mengatakan, kegiatan donor darah digelar Polres Dompu dalam rangka Hari Bhayangkara ke 74 ini diikuti enam prajurit TNI dari Kodim 1614/Dompu.

“Prajurit TNI Kodim 1614/Dompu yang ikut berpartisipasi mendonorkan darah diantaranya yakni Pelda Winarto Pok Tuud, Serda Arifudin Unit Intel, Serda Adnan Ramil 01, Koptu Syamsudin Staf Pers, Serda Dedi Jaya Ramil 03, dan Serda Nurdin, SH., Ramil 06.” Katanya.

Menurut orang nomor satu di jajaran Kodim 1614/Dompu ini, partisipasi Kodim 1614/Dompu dalam kegiatan tersebut sebagai bukti soliditas dan kebersamaan TNI dan Polri di wilayah Dompu dalam membantu pemerintah Daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan keamaanan.

“Tujuan kegiatan donor darah itu untuk membantu masyarakat yang memerlukan. Sebab, setetes darah itu bisa menyelamatkan nyawa warga yang membutuhkan,” tuturnya.

Dalam kegiatan donor darah tersebut, Kapolres Dompu, AKBP Syarif Hidayat, SH. S.I.K., juga ikut berpartisipasi mendonorkan darahnya.

“Bapak Kapolres mendonorkan darahnya dengan sukarela dan setelah itu diikuti para anggota Polres dan TNI,” akunya.

Dijelaskan Dandim, kegiatan tersebut juga merupakan wujud kepedulian Polri dalam membantu ketersediaan darah di Palang Merah Indonesia Kabupaten Dompu.

Dandim menyampaikan apresiasi dan support terhadap Kapolres Dompu dan jajaran Polsek atas kegiatan donor darah yang digelarnya dalam rangka Hari Bhayangkara ke 74.

“Semoga dedikasi TNI dan POLRI khususnya di Dompu benar-benar menjadi solusi dan solutif bagi rakyat kita semua. TNI dan Polri bersama rakyat, kuat dan kokoh karena Rakyat,”pungkas Dandim.

Dharma Pertiwi dan OASE KIM Laksanakan Rapid Test Gratis

sumbawanews.com,- OASE KIM (Organisasi Aksi Solidaitas Kabinet Indonesia Maju), Dharma Pertiwi bersama PIA Ardhya Garini melaksanakan Rapid Test gratis kepada masyarakat di SDN 08 Susukan, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Senin (15/6/2020).

Pelaksanaan Rapid Test Gratis tersebut ditinjau langsung oleh Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto didampingi Ketum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Hetty Andika Perkasa, Ketum Jalasenastri Ny. Veronica Yudo Margono, Ketum PIA Ardhya Garini Ny. Inong Fadjar Parsetyo, Ketua Harian IKKT Pragati Wira Anggini, Ketua Harian Dharma Pertiwi, serta pengurus Inti Dharma Pertiwi.

Disamping melaksanakan Rapid Tes Covid-19 gratis juga diberikan paket sembako serta masker batik kepada 1.000 masyarakat, dengan tujuan untuk mencegah penularan Covid-19 terutama di wilayah Ciracas Jakarta Timur.

Pada kegiatan Rapid Test tersebut telah disiapkan sebanyak 750 alat Rapid Test dan 1.000 paket sembako untuk 400 peserta, SDN 3 Susukan 100 peserta dan Panti Sasana Kresna Werda sebanyak 250 peserta.

Dihadapan awak media, Ketum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa Baksos yang dilaksanakan ini juga mewakili OASE KIM yang memberikan amanah untuk melaksanakan Rapid Test dan pembagian sembako dari hasil donasi yang dihimpun oleh Dharma Pertiwi peduli yang diperuntukan bagi masyarakat yang kurang mampu dan yang terdampak pandemi Covid-19.

Kegiatan tersebut juga menyalurkan bantuan berupa alat-alat Rapid Test, masker dan alat-alat yang sensitif dibutuhkan oleh wanita, balita dan anak-anak serta kebutuhan khusus yang diperlukan oleh masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Disamping itu, kegiatan ini juga melibatkan Yayasan Batik Indonesia dengan memberikan bantuan berupa masker batik dan sudah disalurkan ke seluruh Indonesia yang dilaksanakan oleh Kodam dan Dharma Pertiwi daerah secara serentak.

Ketum Dharma Pertiwi berharap kepada masyarakat agar tidak takut untuk melaksanakan Rapid Test karena ini merupakan bagian dari cinta kepada diri sendiri, masyarakat dan Negara. Jika masyarakat sehat maka Negara juga aman dari pandemi Covid-19. Semakin cepat terdeteksi maka semakin cepat ditangani dan semakin cepat sehat. (Ahm)

Danrem 162/WB Terima Kunjungan Pejabat Baru Danlanal Mataram

Mataram – Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Kasrem 162/WB Letkol Endarwan Yanshori dan Perwira Staf Korem 162/WB menerima kunjungan Pejabat Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Suratun, SH., di Makorem 162/WB Jalan Lingkar Selatan Kota Mataram, Senin (15/6).

Pada kesempatan tersebut Danrem 162/WB dalam rilis yang di sampaikan Kapen Rem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., mengucapkan selamat datang di Makorem162/WB serta sukses atas amanah menjabat sebagai Danlanal Mataram, semoga Lanal Mataram dapat terus meningkatkan kiprah bersama-sama Stakeholder lainnya membantu pemerintah NTB dalam memelihara menjaga kondusifitas demi kelancaran pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTB.

“Selama ini hubungan antar instansi dan lembaga di NTB sangat harmonis sehingga setiap permasalahan yang ada dapat lebih cepat di selesaikan, untuk itu harapan kita agar hubungan yang sudah terjalin dapat terus ditingkatkan. Kita tingkatkan hubungan yang baik sesuai fungsi masing-masing dan sinergitas TNI secara internal, kita saling kerja sama dan koordinasi,” pungkas Danrem.

“Alhamdulillah, dalam pertemuan ada kesepakatan dengan Danlanal tentang peningkatan sinergitas Babinsa dengan Pos AL wilayah pesisir dalam upaya membantu kegiatan pengamanan dan pengawasan wilayah pesisir terhadap kemungkinan terjadinya pelanggaran hukum seperti pencemaran, ilegal fishing, penyelundupan baby lobster hingga kejahatan berat seperti penyeludupan manusia dan penyelundupan narkotika serta kegiatan ilegal lainnya yang masih rentan terjadi di jalur pelintasan perairan NTB,” ungkapnya.

Sementara Komandan Lanal Mataram Kolonel Laut (P) Suratun. S.H., juga mengatakan kunjungan tersebut untuk meningkatkan silaturahmi. “Agar hubungan semakin solid dan harmonis untuk mewujudkan komunikasi, koordinasi dan kerjasama,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, lanjut Dahlan, Danlanal Mataram mengucapkan selamat atas kenaikan status korem 162/WB menjadi korem tipe A dan kenaikan pangkat Danrem 162/WB menjadi Brigjen TNI, serta mohon dukungan Doa agar dalam menjalankan tugas dapat berjalan lancar sehingga Lanal Mataram dapat maksimal dalam melaksanakan tugas pokok ataupun dalam membantu Pemerintah Daerah.

Selain itu, Kolonel Suratun menyampaikan, sesuai UU TNI No 34/2004, tugas TNI AL adalah melaksanakan tugas TNI di bidang pertahanan, menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah laut nasional sesuai ketentuan hukum nasional dan hukum internasional.

“Melaksanakan tugas diplomasi Angkatan Laut dalam rangka mendukung kebijakan politik luar negeri dan melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan laut,” tuturnya.

Sebelum meninggalkan Korem 162/WB, Danlanal berfoto bersama dengan tetap mengikuti prosedur protokol penanganan Covid-19.

Dalam kunjungan silaturahim Danlanal didampingi Pgs. Palaksa Mayor Laut (KH) Awang Setyadi Bawana, S.H., Pasi Intel Mayor Laut (S) Thomas Dolfinus Fanulene, S.E., Pgs. Pasiops Kapten Laut (P) Nugraha Tri Buana Putra, S.S.T.Han.

Pangkogabwilhan I Tinjau Evakuasi Kedatangan 324 WNI ABK MV Costa Mediterranea

sumbawanews.com,- Pangkogabwilhan I Laksda TNI  I.N.G. Ariawan, S.E. M.M. didampingi Pangkoarmada I Laksda TNI Ahmadi Heri, Asintel Kogabwilhan I Laksma TNI Bambang Wahyudi, Asops Kogabwilhan I Brigjen TNI Suhardi, Perwira Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Mar Aris Mudian dan Pakoorsmin Kolonel Laut (P) Filda Malari meninjau pelaksanaan kegiatan kedatangan  ABK MV. Costa Mediterrania di Dermaga JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (15/6/2020). Rombongan Pangkogabwilhan I disambut Danlantamal III Brigjen TNI (Mar) Hermanto selaku Dansatgas beserta staf.

Dalam kunjungan tersebut, Pangkogabwilhan I mendapat informasi langsung dari Komandan Satgas tentang prosedur penanganan WNI, mulai dari embarkasi dari kapal sampai dengan tiba di Dermaga sampai dibawa hotel.

Dihadapan awak media, Pangkogabwilhan I Laksda TNI  I.N.G. Ariawan menekankan pentingnya melaksanakan pengamanan pribadi masing-masing terhadap bahaya Covid-19 karena yang dihadapi ini tidak nampak sehingga jangan dianggap remeh. (Pen Kogabwilhan I)

Panglima TNI Ikuti Webinar Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) secara Daring (Dalam Jaringan) online, membahas tentang Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2020 yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (15/6/2020).

Rapat tersebut diikuti oleh para menteri Kabinet Indonesia Maju, Kepala Lembaga Negara dan para Kepala Daerah. Penyelenggaraan Rakornas tersebut bertujuan untuk membangun persepsi yang sama di antara seluruh pihak yang terlibat dalam pengawasan akuntabilitas khususnya terkait pelaksanaan percepatan penanganan Covid-19 dan ekonomi nasional. (Ahm)

Cerita Nenek Sumiyati, Tiga Bulan Dirawat Anggota Satgas Yonif 411 Kostrad

sumbawanews.com,- Sebagai wujud peduli dan perhatian dengan warga di wilayah binaan. Tepatnya sekitar bulan Februari – awal bulan Mei 2020, anggota Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Pos Kout Sota, merawat Nenek Sumiyati (57) yang hidup sebatang kara di Jalur 2 B, Kampung Sota, Distrik Sota.

Dansatgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya, S.Sos., M.Han., di Merauke, Papua, Senin (15/6/2020) mengatakan bahwa Nenek Sumiyati (57) harus menerima kenyataan pahit dalam hidupnya, tepatnya tanggal 19 Februari 2020 dirinya harus kehilangan suami tercintanya almarhum Bapak Sudono (60) yang meninggal dunia karena sakit komplikasi.

“Nenek Sumiyati dan suaminya sendiri berasal dari Kab. Kediri, Jawa Timur, yang merantau untuk mengadu nasib ke Kabupaten Merauke, Papua sekitar 11 tahun yang lalu tepatnya pada tahun 2009,” ucapnya.

Lanjut dikatakannya, Mbah Ompong panggilan akrab Nenek Sumiyati bersama almarhum masuk ke Kampung Sota sekitar tahun 2009 dan memiliki usaha warung, namun sejak dua tahun lalu almarhum suami dan nenek Ompong mulai sakit-sakitan. “Dalam kondisi sakit dan tidak memiliki sanak saudara di Merauke, setelah meninggalnya sang suami membuat Nenek Sumiyati harus tinggal sebatang kara,” katanya.

Adanya hal tersebut, membuat tetangga sekitar rumah dan personel Pos Kout Sota atas perintah Wadansatgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Ilham Datu Ramang, bersama-sama merawat, menjaga dan memperhatikan kondisi kesehatan mbah Ompong.

“Sekitar 3 bulan, sejak tanggal 20 Februari-1 Mei 2020 beberapa anggota Pos Kout atas perintah Wadansatgas turut merawat dan tinggal bersama Nenek Sumiyati yang menumpang dirumah milik orang,” terangnya.

Mayor Inf Rizky menyampaikan, Pratu Ali Ahmad Rifa’i dibantu 4 orang Tim Kesehatan secara bergantian menjaga dan merawat mbah Ompong, mulai dari memandikan, memnyuapi makan, menemani tinggal dirumahnya, serta mengajari nenek Sumiyati belajar jalan secara perlahan. “Sedangkan untuk makannya, sehari-hari hanya mengandalkan dari uluran tangan tetangga sekitar rumah,” imbuhnya.

Ditambahkan oleh Mayor Rizky bahwa saat ini kondisi nenek Sumiyati sudah berangsur membaik, menjelang purna tugas personel Pos Kout Sota dengan berat hati harus berpisah dan tidak bisa turut serta ikut merawat sang nenek lagi. Namun tanggung jawab mengurus Mbah Ompong tetap dilanjutkan oleh anggota Bhabinkamtibmas Polsek Sota Bripka Ibnu Abbas dan warga Jalur 2 B Kampung Sota.

“Meski warga yang merawatnya pun tidak hidup berlebih, setidaknya nenek Ompong dikelilingi banyak orang-orang yang peduli dan menemaninya di usia senja,” tutur Dansatgas.

Keadaan nenek Sumiyati pun kini sudah dilaporkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Merauke. Rencana kedepannya Bripka Ibnu Abbas bersama warga akan membantu mengantarkannya untuk bisa pulang ke kampung halaman di Kabupaten Kediri. (Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad)

BUKAN GANTI DIREKSI, YANG DIPERLUKAN RAKYAT, NEW NORMAL ITU HARGA BBM DAN LISTRIK TURUN !

Jakarta – sumbawanews.com,-

Oleh : Salamuddin Daeng

Di negara lain, pada masa pandemi corona dan New normal, pemerintahnya sibuk menolong rakyat dan bangsanya. Apa apa dimudahkan, kredit, harga energi, harga bahan pokok, semua dimudahkan, bahkan digratiskan. Tapi di Indonesia tampaknya sibuk ganti ganti pejabat pemerintah dan BUMN yang gagal, yang tidak paham apa yang dikerjakan. Sementara yang menjabat pun ditenggarai bukan yang ahli benar, tapi yang punya kedekatan politik dengan oligarki yang tengah berkuasa.

Kesedihan paling mendalam yang dialami rakyat datang dari sektor energi. Kebijakannya tidak kunjung berpihak. Harga listrik dirasakan naik oleh masyarakat di tengah wabah covid 19, sementara harga BBM tidak mau turun sedikitpun di saat wabah. Seolah olah rakyat yang sedang susah diinjak lehernya hingga tak bisa bernafas. BBM dan listrik adalah kebutuhan rakyat paling dasar.

Bayangkan saja, sudah lima bulan harga minyak mentah dibawah 65 dolar per barel, rata rata harga minyak mentah selama covid sekitar 40 dolar per barel. Harga minyak mentah bahkan telah turun di bawah 20 dolar. Jauh berada di bawah asumsi APBN 2020. Sementara APBNP turunan Perppu No 1 tahun 2020 dan UU No 2 Tahun 2020 tentang darurat covid, telah menetapkan asumsi harga minyak antara 30-35 dolar per barel. Tapi harga energi yang dijual ke masyarakat tidak mau turun.

Harga minyak mentah (ICP) adalah patokan dalam menentukan harga BBM dan listrik dalam sistem APBN Indonesia. Jadi kalau harga minyak mentah turun maka turunlah harga listrik dan BBM. Sebaliknya jika harga minyak mentah naik, maka kewajiban APBN mensubsidi listrik dan BBM. Kalau harga minyak mentah turun sementara pemerintah menetapkan harga BBM dan listrik tetap mahal, maka itu berarti rakyat telah mensubsidi pemerintah dan BUMN. Subdisi oleh negara itu kewajiban, kecuali negara menganut kapitalisme pasar bebas.

Memang ada faktor lain yang dijadikan ukuran harga BBM yakni nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika dan tingkat inflasi, namun faktor tersebut semuanya normal normal saja. Bahkan tadi nilai tukar yang diasumsikan Rp. 17.500/ USD oleh menkeu, kembali ke posisi normal yakni Rp. 14.000 per USD.

Kembali pada soal rakyat mensubsidi pemerintah dan BUMN tidak ada dalam konstitusi dan regulasi Indonesia. Namun negara mensubsidi rakyat itu kewajiban yang diatur dalam konstitusi dan regulasi. Rakyat pembayar pajak disubsidi oleh negara memang itu aturan main seluruh dunia, bukan hanya untuk kepentingan perdagangan dalam negeri, tapi juga dalam rangka bersaing dengan barang impor. Subsidi maksudnya agar rakyat tidak kalah saing dengan asing di dalam negerinya sendiri.

Sementara harga jual BBM di dalam negeri tidak bergeming. Tetap tinggi. Tak peduli wabah corona telah menghantam seluruh sendi sendi pendapatan (income) masyarakat, kemampuan daya beli, kemampuan konsumsi masyarakat, namun pemerintahnya tampaknya tidak peduli itu semua.

Sekarang direksi BUMN diobrak abrik. Pejabat yang lalu tak jelas prestasinya. Pejabat yang baru tak jelas mau mengerjakan apa. Semenatara bukan itu yang ditunggu rakyat. RAKYAT MENUNGGU KAPAN HARGA ENERGI TURUN?

Prajurit Satgas Yonif 411 Gelar Perpisahan, Bakar Batu Bersama Suku Kanum

sumbawanews.com,- Sebagai simbol kedekatan dan kebersamaan menjelang purna tugas, Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Pos Kondo, menggelar perpisahan melalui acara bakar batu bersama masyarakat Suku Kanum di Kampung Kondo.

Dansatgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya, S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Minggu (14/6/2020) menyampaikan, menjelang purna tugas, sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan perpisahan dengan masyarakat Suku Kanum yang telah bersama-sama selama ± 11 bulan.

“Personel Pos Kondo yang dipimpin oleh Danpos Letda Inf Ulivo Dicky Pambudi, menggelar acara bakar batu bersama warga Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai, Sabtu (13/6/2020) sore,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, acara bakar tersebut digelar dalam rangka acara perpisahan dan pamitan sebelum personel Satgas dari Pos Kondo kembali ke satuan di Kota Salatiga, dan akan digantikan oleh personel Pos Kondo yang baru dari Satgas Pamtas Yonif 125/Si’mbisa.

“Bakar batu digelar di halaman depan Pos Kondo, suasana penuh kebersamaan dan kehangatan sangat terasa, ketika warga dan anggota saling bantu dalam bakar batu dengan hidangan yang disiapkan, yakni ayam, ikan, daging dan sayuran,” jelas Mayor Rizky.

Ditambahkan oleh Dansatgas bahwa acara menari bersama sebagai simbol kedekatan dan kekeluargaan yang telah terjalin selama ini, karena kegiatan ini dapat terwujud berkat hubungan baik antara warga Kondo dan anggota selama ini.

Sementara itu, Danpos Kondo Letda Inf Ulivo Dicky Pambudi mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat Kampung Kondo  atas kerjasamanya selama ±11 bulan telah mendukung program yang dilaksanakan oleh Satgas selama bertugas.

Lanjut dikatakannya, acara bakar batu tersebut, selain sebagai acara perpisahan, juga mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan yang telah terbina baik selama ini tanpa melihat suku, ras dan agama, bersatu seperti keluarga.

“Semoga kedepannya personel Pos Kondo yang baru akan semakin dekat dengan masyarakat Kampung Kondo, saling bahu membahu membangun kampung, serta menjaga Kampung Kondo aman tenteram serta ebih biak lagi,” ucapnya.

Mewakili warga Kondo, Ketua Adat Suku Kanum Nikolaus Sangra (55) menyampaikan, ucapan terima kasih kepada Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad khususnya Pos Kondo, telah menjaga kampung, perhatian dan peduli dengan warga selama bertugas.

“Kami warga Suku Kanum khususnya yang ada di Kampung Kondo sangat senang atas kebaikan Satgas selama ini, kami bedoa mudah-mudahan dalam perjanan kembali ke satuan diberi kelancaran dan keselamatan,” tutur Ketua Adat. (Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad)

Berita Terkini

Kyiv Diguncang Serangan Rudal, Asap Tebal Menyelimuti Kota

Sumbawanews.com,- Serangan udara beruntun meluluhlantakkan ibu kota Ukraina, Kyiv, pada dini hari Senin (15/6). Rudal dan drone milik Rusia menghantam sejumlah gedung apartemen di...

Fox Kuasai Roku, Penguasa TV Streaming Dunia

Sumbawanews.com,- Fox Corporation resmi mengakuisisi Roku senilai $22 miliar dalam kesepakatan yang akan mengubah peta kekuasaan industri streaming global. Dengan basis pengguna lebih dari...

TCL A65K Soundbar: Kompak, Cerdas, dan Harga Terjangkau

Sumbawanews.com,- Di tengah maraknya soundbar berukuran besar dan harga selangit, TCL A65K hadir sebagai solusi cerdas bagi penghuni apartemen atau ruang terbatas yang tetap...

Diskusi di UGM Meledak, Tiga Menteri Diadang Mahasiswa

Sumbawanews.com,- Suasana akademik berubah jadi gejolak politik ketika diskusi publik di Universitas Gadjah Mada berubah menjadi aksi protes massal. Tiga tokoh kabinet—Budiman Sudjatmiko, Nusron...

Sekeluarga Tewas karena Tungku Arang dalam Tenda

Sumbawanews.com,- Penyelidikan polisi mengungkap penyebab mengerikan di balik tewasnya empat anggota keluarga, termasuk seorang mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), dalam sebuah tenda di Taman...

Berita Utama