Home Blog Page 2736

Kembali Masuk Sekolah, Prajurit Satgas Yonif 413 Bremoro Mengajar di SD Kriku

sumbawanews.com,- Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad memberikan bantuan menjadi Tenaga Pendidikan (Gadik) kepada Sekolah SD Kriku Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom. Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Senin (24/8/2020).

 

Menurut Dansatgas, bantuan tenaga pendidik yang diberikan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad kepada SD Kriku merupakan komitmen Satgas selain menjaga perbatasan juga turut membantu kesulitan masyarakat khususnya di bidang pendidikan.

 

“Kami akan terus aktif memberikan tenaga pendidik kepada masyarakat khususnya anak sekolah, tak lupa kami juga selalu bersinergi dengan dinas terkait, dalam hal ini Dinas Pendidikan dalam upaya mencerdaskan anak bangsa,” ucap Mayor Anggun.

 

Tim pengajar yang dikomandoi Kapten Inf Rum Patria juga telah berkoordinasi sebelumnya dengan pihak guru SD Bapak Ahmad Yani (39) terkait perbantuan tenaga kependidikan tersebut. “Sebelumnya sudah membicarakan soal perbantuan tenaga pendidik tersebut dengan Pak Ahmad Yani, beliau mengizinkan dan merasa terbantu dengan kehadiran kami,” ujar Kapten Rum.

 

Di samping itu, Bapak Ahmad Yani selaku guru SD menyampaikan, pertimbangan masuknya kembali siswa SD Kriku di tengah Pandemi Covid-19 ini semata-mata karena anak di perbatasan tidak banyak memiliki alat elektronik untuk menggelar kelas online, kemudian dibukanya kembali kelas reguler ini tetap memperhatikan Protokol Covid-19. “Jika seperti ini terus kapan anak-anak bisa belajar kalau bukan di Sekolah, untuk itu kita tetap pedomani Protokol Kesehatan untuk kembali menggelar kelas regular,” katanya.

 

Kegiatan perbantuan tenaga pengajar Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad merupakan salah satu dari sekian banyak program Satgas dalam upaya membantu dan melayani masyarakat di Perbatasan. Hal tersebut menunjukan bahwa Satuan Tugas di bawah Komando Mayor Inf Anggun Wuriyanto S.H., M.Han serius dalam menangani segala kesulitan di Perbatasan.

Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 1608/Bima Peduli Sesama

Bima – Pramuka saka wira kartika Kodim 1608/Bima aktif melakukan berbagai kegiatan dalam melakukan pembinaan organisasi dalam mengembangkan kreatifitas, inisiatif serta kepedulian anggotanya termasuk dalam bentuk bakti sosial kemasyarakatan.

Hal tersebut disampaikan Dandim 1608/Bima Letkol Inf Teuku Mustafa Kemal di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, Minggu (23/8/2020).

Diungkapkan Dandim, Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 1608/Bima, selalu turun dalam kegiatan bakti sosial kemasyarakatan seperti yang dilakukan kali ini, memberikan bantuan sembako kepada warga masyarakat Desa ntoggu Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, yang beberapa waktu lalu dilanda musibah kebakaran yang berdampak pada kerugian harta benda termasuk rumah tempat tinggal tersisa puing puing akibat musibah tersebut, tuturnya.

Semoga dengan adanya sedikit bantuan sembako yang Pramuka Saka Wira Kartika salurkan dapat membantu meringankan beban Saudara Saudara kita yang terdampak musibah dan sudah seharusnya sebagai sesama kita harus dapat saling tolong menolong, Pungkas Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menyampaikan apresiasi kepada pembina, pengurus serta anggota pramuka saka wira kartika Kodim 1608/Bima, yang selama ini aktif melakukan berbagai kegiatan positif sebagai organisasi pelajar yang dilandasi semangat jiwa muda, kedepan harus dapat ditingkatkan serta terus mengembangkan diri serta organisasi berkarya dengan bekal pengetahuan kepanduan yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan, dan perkembangan masyarakat, dan bangsa Indonesia,” jelasnya.

Selain itu Dandim berharap, hendaknya kegiatan positif seperti ini dapat ditularkan lebih luas lagi ditengah masyarakat kita demikian akan terus terjaga tumbuh dan berkembang rasa empaty, kebersamaan, saling membantu, saling tolong menolong diantara sesama warga masyarakat hal ini sebagai satu kekuatan yang tak ternilai, karena didalam kebersamaan inyaAllah persoalan yang sosial yang ada dapat lebih mudah mencari solusinya, ujarnya.

“Marilah kita senantiasa berdoa agar kita selalu diberi kekuatan kesehatan oleh Allah SWT, dalam menghadapi setiap ujian cobaan, semoga kita dijauhkan dari segala bentuk musibah, bala bencana,” Ajaknya.

Satgas Yonif 413 Bromoro Peringati Tahun Baru Islam Gelar Khitanan Massal dan Pengobatan Massal

Sumbawanews.com,- Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 Hijriah, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad menggelar khitanan massal dan pengobatan gratis.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Minggu (23/08/2020).

Dansatgas mengatakan bahwa makna perayaan Tahun Baru Islam ini dapat diimplementasikan dengan perubahan akhlak atau sifat dari yang sebelumnya menjadi pribadi yang lebih baik.

“Sebagaimana peristiwa yang dialami Nabi Muhammad SAW berhijrah atau berpindah dari Mekkah ke Madinah serta membawa perubahan paradigma Pemerintahan yang lebih baik, begitupun dalam hidup ini kita harus berupaya menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya,” ungkap Dansatgas.

“Itulah mengapa penghijrahan Nabi Muhammad SAW dijadikan momen sebagai peringatan Tahun Baru Islam,” tambahnya.

Menurut Mayor Inf Anggun, pengobatan gratis dan khitanan massal merupakan wujud aplikasi perbaikan diri dengan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah perbatasan yang jaraknya relatif jauh dari pusat pelayanan kesehatan.

Namun dalam pelaksanaan khitanan massal yang digelar, ada hal unik dirancang oleh Dokter Satgas Yonif 413 Kostrad. Ialah alat sunat listrik berbahan dasar solder yang ia modifikasi sedemikian sederhan, namun memiliki kemampuan efektif dan efisien yang diberi nama Morocutter.

Dokter Satgas mengatakan bahwa dalam waktu 10 detik alat sudah panas dan siap untuk memotong ujung kulit pada kemaluan. Proses Khitan pun sangat singkat dalam kurun waktu 5 menit sudah dapat memberhentikan aliran darah. “Bahkan dalam waktu 90 menit pasien sudah dapat berjalan kaki kembali,” ujarnya.

Sedikitnya seratus warga Skouw mendatangi Pos Satgas untuk berobat dan Khitan. Salah satu warga atas nama Bapak Ilyas (42) menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Yonif MR 413 Kostrad atas pengobatan dan Khitanan massal yang digelar. “Saya berterima kasih karena telah mendapatkan pelayanan kesehatan, selain itu juga putra bungsu saya ikut dalam Khitan massal yang digelar saat ini,” ucap Ilyas.

Sekilas cerita singkat alat modifikasi Khitan yang dirancang oleh Prajurit Yonif MR 413 Kostrad. Hal tersebut dibuat semata-mata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya yang berada di Perbatasan Provinsi Papua Sektor Utara yang merupakan daerah penugasan operasi Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad.

Antisipasi Banjir, Selly – Manan Dorong Pengembangan Sumur Resapan di Kota Mataram

Mataram – Potensi bencana alam selalu ada dan menjadi tantangan dalam pembangunan daerah, termasuk di Kota Mataram, NTB. Mitigasi bencana menjadi hal penting yang perlu disiapkan.

Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram, Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (Selly-Manan) menilai, seperti kota berkembang lainnya, Kota Mataram masih dihadapkan pada beberapa potensi bencana seperti air pasang atau rob, dan juga banjir.
Setidaknya, seringkali genangan air cukup banyak terjadi ketika musim hujan tiba. Dan ini mengganggu kenyamanan.

Calon Walikota Mataram Berkah dan Cemerlang, Hajjah Putu Selly Andayani, M.Si mengatakan, untuk mengatasi potensi bencana itu keberadaan sumur resapan sangat membantu mencegah genangan dan juga banjir di perkotaan.

“Tapi tentu saja sumur resapan ini harus dikembangkan dengan pola partisipasi. Pemerintah tentu tak mungkin bekerja sendiri tanpa keterlibatan warga masyarakat,” kata Selly disela sela temui kontituennya , Minggu ( 23/8 ).

Menurutnya, warga masyarakat harus mulai dilibatkan dalam upaya mitigasi bencana. Hal ini diperlukan agar tumbuh pemahaman dan semangat bersama dalam penanggulangan bencana alam.

Sumur resapan bisa dibuat di masing-masing lingkungan, bahkan dalam kelompok mukim setingkat rukun tetangga. Fungsi utama dari sumur resapan ini adalah sebagai tempat menampung air hujan dan meresapkannya ke dalam tanah. Dengan sumur resapan ini banjir juga bisa diminimalisir. Jika hujan datang maka banyak aliran permukaan yang dapat dikurangi melalui sumur resapan tergantung volume dan jumlah sumur resapan.

“Misalnya, sebuah kawasan yang jumlah rumahnya 500 buah, kalau masing-masing rumah membuat sumur resapan dengan volume 2 m3 berarti dapat mengurangi aliran permukaan sebesar 1.000 m3 air,” imbuhnya

Selain itu, papar dia, sumur resapan juga bermanfaat untuk konservasi airtanah. Peresapan air melalui sumur resapan sangat penting mengingat adanya perubahan tata guna tanah di permukaan bumi sebagai konsekuensi dari perkembangan pcnduduk dan perekonomian masyarakat. Perubahan tata guna tanah tersebut akan menurunkan kemampuan tanah untuk meresapkan air. Hal ini mengingat semakin banyak tanah yang tertutupi oleh tembok, beton, aspal, dan bangunan lainnya yang tentunya berdampak meningkatnya laju aliran permukaan.

“Penutupan permukaan tanah oleh permukiman dan fasilitas umum besar dampaknya bagiannya, berarti setiap kali turun hujan 30 mm akan ada 225.000 m3 air hujan yang tidak dapat meresap ke dalam tanah. Jumlah ini akan berkumpul dengan aliran permukaan dari kawasan lain pada lahan yang rendah sehingga dapat mengakibatkan banjir,” urainya.

Sumur resapan juga membantu menekan laju erosi. Dengan adanya penurunan aliran permukaan maka laju erosi pun akan menurun. Apabila aliran permukaan menurun, tanah-tanah yang tergerus dan terhanyut pun akan berkurang. Dampaknya, aliran permukaan air hujan kecil dan erosi pun akan kecil. Dalam rencana pembuatan sumur resapan perlu dipertimbangkan faktor iklim, kondisi airtanah, kondisi tanah, tata guna tanah, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Lebih jauh Mantan Penjabat Walikota Mataram ini menjelaskan, pengembangan sumur resapan di Kota Mataram nantinya akan dilakukan Pemda bersama masyarakat dan pemerintahan terkecil di tingkat RT atau lingkungan. Hal ini akan sangat membantu mengatasi ancaman banjir, terutama di saat penghujan.

“Sebagian wilayah Kota ini masih jadi langganan banjir atau setidaknya genangan air. Nah dengan sumur resapan yang masif kita tentu bisa melakukan antisipasi yang maksimal,” tukasnya.

Sementara itu Calon Wakil Walikota Mataram , TGH Abdul Manan, Lc menegaskan, konsep mitigasi bencana secara partisipatif akan digagas Selly-Manan untuk Kota Mataram ke depan.

“Mitigasi partisipatif ini dimulai dari perencanaan hingga aksi nyata di lapangamn, semua harus melibatkan masyarakat. Sebab tiap wilayah Kecamatan punya potensi dan ancaman bencana alam masing masing, dan masyarakat lah yang paling tahu apa yang dibutuhkan,” ujarnya.

Menurutnya mitigasi partisipatif bukan hanya untuk banjir tetapi juga bencana lainnya yang berpotensi terjadi. Misalnya saja pemukiman yang rawan kebakaran tentu harus punya strategi mitigasi untuk mengantisipasi bencana dan bisa menekan korban dan kerugian jika bencana alam terjadi.

“Tentu semua tidak ingin ada bencana. Tapi namanya bencana alam itu pasti ada saja terjadi. Nah dengan mitigasi yang baik, kita bisa ikhtiar agar tidak banyak korban dan kerugian ketika ada bencana alam,” pungkas Manan yang juga Ketua MUI kota Mataram ini.

Bank NTB Syariah Terus Berupaya Menjadi Bank Daerah Unggulan

MATARAM – Bank NTB Syariah terus berbenah dan meningkatkan pelayanan untuk menjadi Bank unggulan di Provinsi NTB. Dalam dua tahun terakhir, Bank Syariah NTB mencatat peningkatan nilai asset dan laba tahunan yang terus meningkat.

Hal tersebut tak lepas dari strategi dan kebijakan Dirut Bank NTB Syariah, Kukuh Rahardjo dalam memimpin biduk Bank Daerah kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Barat ini.

Agustus 2020 ini genap dua tahun, Kukuh Rahardjo menjabat Dirut PT Bank NTB Syariah. Posisi asset Bank NTB Syariah pada Juni 2020 telah mencapai Rp10,2 Triliun atau 68% dari total kapitalisasi asset perbankan syariah di NTB sekitar Rp14,56 Triliun,

“Laba kita juga terus meningkat dari Rp152 miliar pada 2018 menjadi Rp163 miliar di tahun 2019,” kata Dirut PT Bank NTB Syariah, Kukuh Raharjo, Minggu (23/8) di Mataram.

Pria humble ini mengungkapkan, saat awal menjabat sebagai Dirut pada September 2018, asset Bank NTB telah tergerus dari Rp.8,8 trilyun menjadi Rp. 7,9 trilyun dan dengan kecenderungan perolehan laba yang lebih rendah dibanding posisi September 2017.

“Kalau untuk membesarkan asset itu mudah, tapi menjadikannya sebagai asset produktif butuh effort yang lebih besar. Gubernur sebagai Pemegang Saham Pengendali, lebih memilih alternatif yang dapat memberikan manfaat jangka pendek memenuhi harapan Pemegang Saham terhadap deviden dan manfaat jangka panjang berupa penguatan pondasi finansial yang lebih bagus. Itulah sebabnya dalam 3 bulan masa kepemimpinan awal kebijakan lebih diarahkan untuk pencapaian laba yang akan lebih bermanfaat bagi Pemegang Saham, dalam hal ini Pemprov dan seluruh Pemda Kabupaten/Kota,” ulasnya.

Saat itu di tahun 2018, Kukuh mengambil keputusan untuk mengurangi beban yang terlalu besar, salah satunya termasuk optimalisasi pengelolaan Dana Pihak Ketiga (DKP) dengan mengurangi jumlah DPK secara proporsional.”Memang asset terlihat turun dan sempat jadi polemik. Tapi ibaratnya Saya nggak mau gemuk tapi berlemak, lebih baik kecil tapi berotot. Asset memang turun, tetapi perolehan laba lebih tinggi,” jelasnya.

Menurut Kukuh, Kebijakan itu sempat membuat asset Bank NTB Syariah turun dari posisi September 2018 sebesar Rp7,9 Triliun menjadi Rp7 Triliun pada Desember 2018. Namun dalam tiga bulan kemudian pada Desember 2018 laba bank meningkat dari Rp134 miliar menjadi Rp152 miliar, lebih tinggi dibandingkan perolehan laba tahun 2017 sebesar Rp147 Miliar dan yang menggembirakan adalah pencapaian asset pada Desember 2019 sebesar Rp 8,6 Triliun dengan laba Rp163 miliar.

“OJK NTB menilai raihan Bank NTB Syariah cukup bagus dan semakin menempatkan diri sebagai bank sehat,” imbuhnya

*Layanan Digital*

Di bawah kepemimpinan Kukuh Raharjo, Bank NTB Syariah juga membuka transparansi dengan lebih membuka diri terhadap informasi aktivitas dan kinerja melalui official website.

“Website kita buka lebih komunikatif, ada kolom untuk UMKM dan lain lain. Kekuatan kita bangun satu satu. Selama dua tahun ini yang kita bangun sisi internal. Salah satunya masyarakat harus bangga dengan Bank NTB Syariah”, kata Kukuh sembari mengatakan Outlet Cabang Bank NTB Syariah di sejumlah lokasi dibenahi baik tampilan bangunan dan pelayanannya.

“Masyarakat NTB mau masuk ke Bank Daerah tapi kesannya serba kurang dan akhirnya memilih bank yang lebih bagus. Maka kita coba untuk setarakan. Transaksi digital melalui Mobile Banking Bank NTB Syariah kita upayakan agar bisa setara, baik secara desain, kemudahan penggunaan, fungsi dan jenis transaksi saat ini sudah setara dengan mobile banking Bank Nasional. Perbaikan internal dan sistem digital perlahan membuat masyarakat makin percaya dengan layanan Bank NTB Syariah,” ulasnya.

“Perlahan lahan, begitu masyarakat pakai mobile banking ini untuk bayar air, listrik, PBB, beli pulsa, kita ada dapat keuntungan. Nah dulu sumber pendapatan lain seperti ini nggak pernah dilihat,” katanya.

Kukuh mengibaratkan, sebuah restoran dengan menu yang nikmat tetap akan sepi pengunjung jika tak menyediakan minuman, tempat makan kurang nyaman, dan pelayanan tidak memuaskan.

“Resto menunya enak tapi pendukungnya nggak lengkap pasti orang enggan datang.
Nah kita berubah dalam bentuk itu dulu. Begitu datang masuk restoran pelayanan ramah, layanan bagus. Jadi Bank NTB Syariah benar-benar merubah pola layanan seperti itu,” tambahnya.

Paradigma fungsi pelayanan juga ditanamkan Kukuh Raharjo pada jajarannya. Keberadaan Bank NTB adalah melayani masyarakat.

“Dulu kita merasa dibutuhkan sehingga pelayanan nggak maksimal. Nah sekarang kita ubah, kami yang membutuhkan masyarakat di luar, karena masyarakatlah pemilik kekayaan yang sesungguhnya. Jadi masyarakat yang boleh sombong bukan Bank,” kata Kukuh yang dikenal sebagai salah satu sosok Pimpinan Bank penuh inovasi.

Market share Bank NTB Syariah juga meningkat setelah berbagai kebijakan dibenahi Kukuh Raharjo. Market share yang tadinya 13-14 persen kini menjadi kisaran 23-26 persen.

Kukuh mengatakan, kinerja Bank NTB Syariah akan terus ditingkatkan ke depan. Ia juga mengapresiasi masyarakat NTB yang terus mendukung dan mulai mencintai Bank daerah ini.

“Tentu semua capaian ini tak ada maknanya tanpa partisipasi masyarakat NTB. Kami sangat mengapresiasi kepercayaan masyarakat kepada Bank NTB Syariah. Doakan kami agar senantiasa tetap dapat berkarya untuk kebaikan dan kemaslahatan masyarakat NTB,” tukasnya.

Keceriaan Anak-Anak Perbatasan Saat Disambangi Perpustakaan Keliling Yonif 125/SMB

(Merauke).  Berupaya membantu mencerdaskan sekaligus meningkatkan minat membaca anak-anak perbatasan Papua, perpustakaan keliling Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri 125/Simbisa (Yonif 125/SMB) sambangi Kampung Bupul, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Papua.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 125/SMB, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (22/8/2020).

 

Diungkapkan Dansatgas, kehadiran perpustakaan keliling ini untuk membantu meningkatkan ilmu pengetahuan dan wawasan anak-anak sekaligus  memberi suasana baru bagi mereka. “Perpustakaan keliling ini dihadirkan sebagai wujud kepedulian Satgas terhadap dunia pendidikan dalam membantu mencerdaskan generasi penerus bangsa ini,” ujarnya.

 

Kegiatan perpustakaan keliling kali ini dilaksanakan di halaman sekolah SD YPPK Santo Petrus Bupul yang melibatkan tujuh orang personel Satgas dari Pos Kotis dan Pos Kalimaro dipimpin Sertu M. Febriadi Syahputra. “Keceriaan terpancar jelas dari wajah mereka yang begitu polos dan sederhana,” kata Dansatgas.

 

Dansatgas berharap kehadiran perpustakaan keliling ini dapat memupuk dan meningkatkan minat membaca anak-anak yang berada di perbatasan, sehingga nantinya akan melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas.  “Kegiatan ini juga merupakan salah satu program pembinaan teritorial yang dilaksanakan Satgas terhadap warga perbatasan sekaligus upaya meningkatkan kecerdasan generasi penerus bangsa,” katanya.

 

“Senang rasanya melihat anak-anak ini bahagia, lelah Prajurit terbayarkan dengan keceriaan yang terpancar di wajah mereka,” tambahnya.

 

Kehadiran perpustakaan keliling ini mendapat sambutan hangat dari Rofinus Kewamijay (41 th) warga Kampung Bupul sekaligus sebagai Guru SD YPPK Santo Petrus Bupul. “Dengan adanya perpustakaan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan semangat mereka untuk lebih giat belajar,” pungkasnya. (Bdr)

 

Satgas Yonif 413 Kostrad Bantu Posyandu di Papua

Sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad membantu kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dalam menjamin kualitas kesehatan anak usia bawah lima tahun, bertempat di Kampung Yowong Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Sabtu (22/8/2020).

Dansatgas mengatakan bahwa pelaksanaan Posyandu tersebut semata-mata untuk menjamin meningkatnya kualitas kesehatan anak usia dini khususnya bawah lima tahun (Balita).

“Kita mendukung program pemerintah khususnya bidang kesehatan anak usia dini tidak mengalami penyakit Polio dan Stunting. Walaupun KLB (Kejadian Luar Biasa) Polio sudah dinyatakan berakhir namun kita tidak menghendaki adanya kejadian serupa,” kata Mayor Anggun.

Sesuai komitmen diawal pelaksanaan Tugas Operasi, bahwa Satgas Yonif MR 413 Kostrad selain menjaga perbatasan Negara juga ikut mensukseskan program pemerintah khususnya di bidang Kesehatan.

Ditambahkannya bahwa angka kasus Stunting di Provinsi Papua juga masih jauh di bawah target pemerintah. “Kami mendapat informasi bahwa angka kasus Stunting di Papua masih di atas 10% jauh melebihi jarget pemerintah yang harus menekan angka kasus tersebut di bawah 10%,” tambah orang nomor satu di Yonif 413 Kostrad.

Selain membantu petugas puskesmas dalam melaksanakan kegiatan Posyandu, Satgas juga membagikan susu kepada anak-anak dalam upayanya mencegah terjadinya gizi buruk pada anak.

Sementar itu, Bapak Markus Sisake selaku Kepala Puskesmas Arso Baritu sangat berterima kasih sekali kepada Bapak Satgas, ini sangat luar biasa. Selain membantu Puskesmas juga Bapak Satgas membagikan susu kepada anak-anak disini.

Personel Pamtas Yonif 125 Bantu Aparat Pemerintah Setempat Membagikan Sembako Kepada Warga

(Merauke) Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa membantu aparat pemerintah setempat dalam pembagian Bantuan Sosial (Bansos) berupa sembako kepada warga, bertempat di Balai Kampung Bupul, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, Jumat (21/8/2020).

 

Dansatgas Yonif 125/Simbisa Letkol Inf Anjuanda Pardosi mengatakan bahwa selain untuk membantu pemerintah setempat dalam pembagian sembako yang dilaksanakan di Balai Kampung Bupul, kesempatan ini juga merupakan momentum untuk meningkatkan keakraban dan hubungan yang harmonis antara Satgas Yonif 125 dengan aparat kampung dan seluruh warga.

 

“Agar pembagian sembako di Kampung Bupul dapat berjalan dengan lancar, tujuh personel Satgas dari Pos Kalimaro dipimpin Serda Habib Muda turut hadir dan membantu. Inilah wujud kebersamaan Satgas dengan pemerintah setempat agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan tertib dan lancar,” ujarnya.

 

Dansatgas juga mengatakan bahwa bantuan sosial dari pemerintah dalam bentuk sembako sebanyak 160 bungkus diberikan kepada warga Kampung Bupul. “Semoga bantuan yang diberikan pemerintah ini dapat meringankan beban warga, apalagi dalam situasi seperti sekarang ini,” ucapnya.

 

Kepala Kampung Bupul Pasivikus Anggojai (65 th) mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada personel Satgas yang sudah berkenan hadir dan membantu proses pembagian sembako kepada warganya sehingga kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan lancar. “Kepedulian dan partisipasinya sangat membantu kami. Kiranya ke depannya juga Satgas selalu hadir dan ada untuk kami warga perbatasan,” katanya.

Kapenrem 162/WB : Petugas Medis RSAD Wira Bhakti Mataram Menangani Pasien Sesuai Prosedur

Mataram – Beredarnya berita di beberapa media terkait kronologis Meninggalnya bayi dari Pasien A.n I Gusti Ayu Arianti Umur 23 Tahun warga Lingkungan Pajang, Kelurahan Pejanggik Kota Mataram di Rumah Sakit Permata Hati, Pada Selasa 18/8/2020.

Sehubungan dengan hal itu, karena sebelumnya pasien sempat ke RSAD Wira Bhakti Mataram sehingga muncul di beberapa media bahwa terkesan Tim medis kurang cepat merespon, maka Kepala Penerangan Korem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., mengklarifikasi hal tersebut di Mataram, Jumat (21/08/2020).

Menurut Dahlan, dari hasil keterangan tim medis RSAD Wira Bhakti mataram yang bertemu langsung dengan pasien, bahwa pada hari Selasa tanggal 18 Agustus 2020 di RSAD Wira Bhakti Jln Hos Cokro Aminoto Kota Mataram telah datang Pasien A.n I Gusti Ayu Arianti (23th) yang diterima petugas Medis RSAD Wira Bhakti Mataram yang bertugas saat itu.

Dijelaskan Dahlan, Pukul 07.30 Wita Pasien A.n I Gusti Ayu Arianti Umur 23 Tahun, warga Lingkungan Pajang tiba di UGD RSAD Wira Bhakti didampingi suaminya dalam kondisi baik, kemudian diterima oleh petugas medis RSAD Wira Bhakti Mataram yang bertugas saat itu dan kemudian menanyakan keluhan pada pasien.

Pasien An. I Gusti Ayu Arianti menyampaikan bahwa dirinya mengalami keluar air dari jalan lahir pada dini hari (Subuh), namun saat itu (ketika ditanya di RSAD) pasien mengatakan sudah tidak mengeluarkan air lagi dari jalan lahir dan perutnya tidak merasa mules maupun sakit, sehingga memberi kesan kondisi pasien sangat baik karena dapat berkomunikasi dengan baik tanpa ada yang dikeluhkan lagi.

Lalu petugas menanyakan kepada pasien terkait dokter tempat biasa kontrol/konsul untuk pemeriksaan kandungan selama hamil (USG), pasien menjawab bahwa dokter yang selama ini menangani adalah dr. Gede Hendrawan, Sp.OG. Rencana ibu akan kontrol nanti sore (pada hari itu juga).

Petugas medis menyampaikan bahwa dr. Gede Hendrawan, Sp.OG tidak praktek di RSAD dan jika ingin ditangani oleh dr. Gede Hendrawan, Sp.OG, disarankan ke poli kandungan RSUD kota Mataram.

Selain itu, Petugas medis juga menanyakan apakah Sdri. I Gusti Arianti sudah melaksanakan Rapid tes, pasien menjawab belum pernah melakukan rapid test, kemudian pasien menanyakan apakah boleh repid test di klinik laboratarium dan petugas medis menjawab sebaiknya di puskesmas, karena kalau di Puskesmas selain gratis juga mempermudah proses rujukan.

Setelah menerima penjelasan Petugas medis, akhirnya pasien dan suaminya pamit sekitar Pukul 07.35 Wita dari RSAD. Sebelum meninggalkan RSAD pasien sempat bertanya kembali, apakah ke poli kandungan atau puskemas terlebih dahulu dan Petugas medis menjawab sebaiknya pasien ke Poli kandungan RSUD Kota Mataram.

“Berdasarkan uraian di atas, Kami perlu meluruskan agar masyarakat mengetahui kronologisnya,” ungkap Dahlan.

Gelar Silaturrahmi Dan Baksos di Gili Trawangan, Ini Yang Disampaikan Danrem 162/WB

Lombok Utara – Korem 162/WB menggelar bakti sosial pembagian paket sembako yang dirangkai dengan silaturahim dan ramah tamah bersama Forkompinda Kabupaten Lombok Utara (KLU), Tokoh Masyarakat, dan Pengusaha Wisata di wilayah Gili Trawangan, bertempat di Dusun Gili Trawangan Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Jumat (21/8/2020).

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara Bapak Vidi Eka Kusuma, S.IP. M.Si., mewakili Bupati KLU dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Danrem 162/WB dan rombongan di Gili Trawangan, serta permohonan maaf dari Bupati KLU karena berhalangan hadir mengikuti kegiatan tersebut.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat memulihkan kembali situasi Gili Trawangan seperti biasa di masa pandemi covid-19,” harapnya.

Sementara Perwakilan Pengusaha Gili Trawangan Bapak Safril menyampaikan ucapan terimakasih atas acara yang telah memilih lokasi setempat dalam pelaksananaannya.

“Acara ini merupakan support dan dukungan kepada kami selaku pengusaha gili untuk memajukan kembali Gili Trawangan ini,” pungkasnya.

IMG-20200821-WA0036

Sedangkan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dalam sambutannya menyampaikan, kehadirannya di Gili Trawangan dalam situasi pandemi Covid-19 ini adalah untuk memberikan tali asih sekaligus bersilaturrahmi dengan warga masyarakat setempat.

“Semoga dengan adanya sedikit bantuan paket sembako ini bisa bermanfaat buat bapak dan ibu,” ucapnya.

Danrem menjelaskan, Gili Terawangan adalah daerah wisata tentunya para tamu mengharapkan kenyamanan dan keamanan, maka kita harus menjamin keamanan dan kenyamanannya salah satunya dengan melaksanakan protokol covid-19 sehingga masyarakat luas baik nasional maupun internasional tahu bahwa di Gili Trawangan merupakan tempat yang aman didatangi untuk berwisata karena melaksanakan protokol kesehatan Covid-19.

“Namun jika tidak maka wisatawan akan menganggap tempat ini tidak aman,” pungkasnya.

Terkait hal itu, orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB ini menghimbau kepada seluruh pihak baik pelaku usaha, pelaku bisnis dan seluruh masyarakat di Gili Trawangan dari rumah sampai ke tempat kerja masing-masing agar selalu melaksanakan protokol covid-19 mulai dari menjaga jarak, memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun serta menjaga pola hidup sehat untuk kesehatan dan keselamatan bersama.

IMG-20200821-WA0037

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan dan ramah tamah, masih dalam suasana menyambut HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-75 serta menyambut Tahun Baru 1442 Hijriyah.

Sebelumnya, usai melaksanakan ibadah sholat Jumat, Danrem 162/WB juga memberikan sosialisasi protokol covid-19 kepada masyarakat jamaah sholat Jumat di Masjid Agung Baiturrahman Gili Trawangan.

Hadir pada kegiatan tersebut Kasrem 162/WB Kolonel Arm I Made Kariawan, Para Kasi Korem 162/WB, Para Dandim sePulau Lombok, Kapolres KLU AKBP Ferry Jaya Satriansah, SH., Para Pasi Kodim 1606/Lobar, Danramil Tanjung, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 162 serta Tokoh masyarakat dan Pengusaha Wisata Dsn. Gili Trawangan.

Berita Terkini

Proyek CCTV-Sidik Jari Rp300 M Diduga Fiktif

Sumbawanews.com,- Jakarta – Kuasa hukum mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, Krisna Murti, mengungkapkan fakta mencengangkan dalam pemeriksaan di Kejaksaan Agung:...

MNC Peduli dan MNC Tourism Edukasi Gizi di Sukabumi

Sumbawanews.com,- Sukabumi — Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan gizi keluarga, MNC Peduli bersama MNC Tourism menggelar kegiatan edukasi gizi dan demonstrasi masak sehat...

Dedolarisasi Menggema, Putin Ajak ASEAN Pakai Mata Uang Lokal

Sumbawanews.com,- Presiden Rusia Vladimir Putin secara terbuka mendesak negara-negara ASEAN untuk segera beralih dari transaksi berbasis dolar AS ke mata uang nasional masing-masing, dalam...

Ketua Yayasan MBG Ditetapkan sebagai Tersangka

Sumbawanews.com,- Kejaksaan Agung menetapkan Glory Harimas Sihombing, Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review, sebagai tersangka baru dalam kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG)...

Berita Utama