Home Blog Page 2706

Mendagri Tegur Gubernur NTB Terkait Pilkada 2020

JAKARTA– Kementerian Dalam Negeri menegur 67 kepala daerah termasuk Gubernur Nusa Tenggara Barat, Walikota Mataram dan Bupati Lombok Utara serta memberi waktu tiga hari untuk menindaklanjuti rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait pelanggaran netralitas ASN dalam pemilihan kepala daerah (pilkada).

Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga dalam rilis kepada media di Jakarta, Minggu (1/11), menyampaikan bahwa kepala daerah yang tidak menindaklanjuti rekomendasi tersebut akan dikenai sanksi, mulai dari sanksi moral hingga hukuman disiplin.

Teguran tersebut disampaikan kepada para kepala daerah melalui surat yang ditandatangani oleh Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tumpak Haposan Simanjuntak, atas nama Mendagri Muhammad Tito Karnavian, tertanggal 27 Oktober 2020.

Menurut Tumpak Haposan, sampai pada 26 Oktober 2020 terdapat 131 rekomendasi KASN pada 67 pemda yang belum ditindaklanjuti oleh kepala daerah selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Berdasarkan hal itu, telah dilakukan pemblokiran terhadap data administrasi kepegawaian ASN, meliputi 10 Pemprov yang belum menindaklanjuti 16 rekomendasi, 48 Pemkab yang belum menindaklanjuti 104 rekomendasi, dan sembilan Pemkot yang belum menindaklanjuti 11 rekomendasi.

“PPK yang tidak melaksanakan rekomendasi KASN akan dijatuhi sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” katanya.

Tumpak Haposan menjelaskan bahwa teguran kepada para kepala daerah disampaikan sebagai tindak lanjut Keputusan Bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Kepala Badan Kepegawaian Negara, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara dan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum tentang Pedoman Pengawasan Netralitas Pegawai ASN dalam Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020.

Sesuai dengan PP No 12 tahun 2017, para kepala daerah diberi waktu paling tiga hari untuk menindaklanjuti rekomendasi KASN setelah menerima surat teguran Kemendagri.

Ada pun kepala pemerintahan provinsi, kabupaten dan kota yang mendapat teguran adalah sebagai berikut:

1. Gubernur Jambi
2. Gubernur Jawa Timur
3. Gubernur Kepulauan Riau
4. Gubernur Lampung
5. Gubernur Nusa Tenggara Barat
6. Gubernur Sulawesi Barat
7. Guberur Sulawesi Selatan
8. Gubernur Sulawesi Tengah
9. Gubernur Sulawesi Tenggara
10. Gubernur Sulawesi Utara
11. Bupati Asahan
12. Bupati Asmat
13. Bupati Bandung
14. Bupati Banggai
15. Bupati Banjar
16. Bupati Boven Digul
17. Bupati Bulukumba
18. Bupati Buton Utara
19. Bupati Cianjur
20. Bupati Dompu
21. Bupati Gowa
22. Bupati Halmahera Timur
23. Bupati Indragiri Hulu
24. Bupati Jember
25. Bupati Kepulauan Meranti’
26. Bupati Kepulauan Selayar
27. Bupati Konawe
28. Bupati Konawe Utara
29. Bupati Kuantan Singingi
30. Bupati Limapuluh
31. Bupati Lingga
32. Bupati Lombok Utara
33. Bupati Majene
34. Bupati Mamberamo Raya
35. Bupati Maros
36. Bupati Merauke
37. Bupati Mojokerto
38. Bupati Muaro Jambi
39. Bupati Muna
40. Bupati Muna Barat
41. Bupati Nias Selatan
42. Bupati Pandeglang
43. Bupati Pangkajene dan Kepulauan
44. Bupati Pasangkayu
45. Bupati Pelalawan
46. Bupati Pesisir Barat
47. Bupati Sidoarjo
48. Bupati Sijunjung
49. Bupati Simalungun
50. Bupati Solok
51. Bupati Sukabumi
52. Bupati Sumba Timur
53. Bupati Supiori
54. Bupati Tana Toraja
55. Bupati Tasikmalaya
56. Bupati Tojo Una-una
57. Bupati Toli-toli
58. Bupati Wakatobi
59. Wali Kota Batam
60. Wali Kota Binjai
61. Wali Kota Bontang
62. Wali Kota Makassar
63. Wali Kota Mataram
64. Wali Kota Pariaman
65. Wali Kota Samarinda
66. Wali Kota Solok
67. Wali Kota Surabaya

Personel Yonif 642/Kapuas Bersama Warga Perbatasan Pasang Tanggul Penahan Longsor

(Sanggau-Kalbar). Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas gotong royong bersama warga melaksanakan pemasangan dinding tanggul penahan longsor di aliran Sungai Dusun Bantan, Desa Bungkang, Kec. Sekayam, Kab. Sanggau, Kalbar, Minggu (1/11/2020).

 

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa pemasangan dinding tanggul penahan longsor melibatkan lima personel Satgas dari Pos Bantan dipimpin Wadan Pos Sertu Udin bersama-sama dengan warga masyarakat setempat.

 

Menurut Letkol Inf Alim Mustofa, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya pencegahan terhadap bencana tanah longsor di sepanjang aliran Sungai Dusun Bantan, Desa Bungkang.

 

“Dalam melaksanakan penugasan perbatasan ini kita hidup dan berada berdampingan dengan masyarakat, maka kita harus ikut peduli terhadap setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat, salah satunya yaitu upaya preventif terhadap bencana longsor seperti ini demi kebaikan dan keamanan bersama,” tuturnya.

 

Dansatgas juga mengatakan, dengan kegiatan gotong royong ini selain sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, tujuannya yaitu untuk menjalin hubungan yang baik antara personel Satgas dengan masyarakat.(Bdr)

Satgas Yonif 642/Kapuas Berikan Layanan Kesehatan Kepada Warga Perbatasan

(Sambas-Kalbar). Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas membantu memeriksa kesehatan warga di Dusun Aping, Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalbar, Sabtu (31/10/2020).

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh  Pratu Deva beserta satu orang personel Pos Simpang Tiga Lokpon dirumah Bapak Cecep yang sebelumnya mendatangi Pos dan menyampaikan bahwa istrinya meminta untuk diperiksa kondisi kesehatannya karena sudah tiga hari merasakan pusing dan sakit kepala.

 

Kemudian Pratu Deva sebagai Tamtama Kesehatan Pos Simpang Tiga Lokpon pergi ke rumah Bapak Cecep dan mengecek kondisi kesehatan istrinya. Setelah diperiksa kondisi kesehatannya, personel Satgas memberikan obat dan mengingatkan kepada Ibu Cecep untuk menjaga pola makan dan istirahat yang cukup.

 

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa kehadiran anggota satgas di perbatasan haruslah memberi manfaat kepada warga masyarakat yang berada disekitarnya.

 

“Pelayanan kesehatan ini adalah bukti kepedulian personel Satgas terhadap kesehatan warga masyarakat di perbatasan. Untuk itu, anggota harus selalu responsive kepada setiap warga masyarakat yang membutuhkan bantuan kita (satgas),” ujarnya.

 

Ibu Cecep mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh personel Satgas Yonif 642/Kapuas, karena kehadiran personel Satgas Pamtas sangat membantu warga setempat khususnya dalam bidang kesehatan.

 

“Terima kasih kepada pak tentara sudah mau datang ke rumah untuk memeriksa langsung kondisi kesehatan saya dan memberikan saya obat,” ucapnya.(Bdr)

Tim Mobile Roda Tiga Srikandi SALAM Kampanye Pilkada Sehat, Berbagi Masker di Mataram

MATARAM – Tim Srikandi SALAM pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Mataram Nomor Urut 2, Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan terus menerus melakukan kegiatan unik dan kreatif di Kota Mataram, terutama untuk mendukung Pilkada Sehat.

Kali ini, Minggu pagi 1 November 2020, Tim Mobile Roda Tiga Srikandi SALAM melakukan konvoi berkeliling Kota Mataram, sambil mensosialisasikan protokol kesehatan dan membagikan masker gratis untuk masyarakat.

Beberapa tim terbagi dalam konvoi, masing-masing menggunakan 5 unit kendaraan Viar roda tiga. Mereka berkeliling terutama di lokasi keramaian seperti pasar dan tempat rekreasi umum di Kota Mataram.

Di pasar Kebon Roek, Ampenan, puluhan pedagang dan kusir cidomo nampak antusias ketika tim mobile roda tiga SALAM melintas.

“Kami berterimakasih, dapat Masker dan Stiker dari SALAM,” kata Amaq Kus (52), kusir cidomo di pasar Kebon Roek.

Menurut dia, untuk masyarakat berpenghasilan pas-pasan seperti kusir cidomo, membeli masker adalah hal yang sulit. Penghasilan harian mereka kadang-kadang hanya cukup untuk keperluan dapur dan kebutuhan anak-anak.

“Bukan tidak mau pakai masker, tapi kalau beli harganya mahal. Makanya kita senang kalau ada yang memberikan gratis seperti dari SALAM ini,” tambah seorang ibu pedagang bakulan pasar.

Selain di pasar Kebon Roek, suasana yang sama juga nampak di Pantai Ampenan , pasar Sweta , pasar Cemara, pasar Cakra, pasar Bertais hingga Mataram dan Sekarbela yang dilintasi tim mobile roda tiga SALAM.

Sementara Tim Ambulance GuDek yang dipimpin Imam Budi Gunawan dkk melakukan pembagian masker dan kampanye pilkada sehat di pasar dasan agung dan kawasan taman udayana. Setelah itu mereka berkeliling ke kampung-kampung perkotaan yang terkesan luput dari perhatian melakukan sosialisasi protokol kesehatan.

Aura keceriaan dan suasana bahagia juga mengiringi perjalanan konvoi tim mobile Srikandi SALAM ini. Flashmob dari kendaraan dan lagu-lagu bersemangat yang diputar membuat suasana meriah sepanjang perjalanan.

Meski demikian kegiatan dilakukan dengan tetap menjaga jarak dan tiap relawan tetap mengenakan Masker dan Face Shield sesuai aturan protokol kesehatan.

Juru bicara Mobile roda tiga Srikandi SALAM, Nyayu Ernawati menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk mendukung pelaksanaan Pilkada Sehat di Kota Mataram.

“Pilkada Sehat tentunya mengacu pada aturan protokol. Di lapangan kita lihat banyak masyarakat belum menggunakan masker. Bukan mereka tidak tertib, tetapi memang ada sebagain masyarakat yang kesulitan mendapatkan masker. Karena itu SALAM terus menerus turun untuk mengkampanyekan gerakan bermasker untuk Pilkada Sehat di Kota Mataram,” kata Nyayu yang didampingi Nunike F.N , Maureen Wenas, Hj Nurjanah, Hj Endang, Ki Agus Krisna , Henny Sulistina, Dewi Siregar, Donna Adrian

Nyayu yang juga Sekretaris DPC PDIP Kota Mataram menjelaskan, selain masker gratis tim juga memberikan APK berupa stiker dan leaflet yang berisi 9 langkah menuju Mataram Berkah dan Cemerlang.

Diakui oleh Nyayu , Elektabilitas pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram Nomor Urut 2, Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (SALAM) tercatat terus meningkat, terutama pasca Debat Publik Pilkada Kota Mataram yang digelar Kamis (29/10) lalu.

Menurutnya , tim pemenangan maupun relawan SALAM juga banyak mendapatkan feed back positif dari masyarakat Kota Mataram paska Debat Publik. Baik secara individu maupun komunitas kelompok banyak memberikan dukungan untuk program SALAM yang dinilai implementatif dan kontektual dengan realita sosial masyarakat kota Mataram.

Masyarakat menilai SALAM merupakan pasangan yang terus turun lapangan dan memberikan kegiatan nyata berkaitan dengan gagasan mereka. Tidak banyak mengumbar janji, tetapi langsung action di lapangan.

“Ya alhamdulillah, visi misi dan gagasan Selly-Manan untuk Mataram Berkah dan Cemerlang dinilai realistis dan implementatif. Trend elektabilitas SALAM juga terus bergerak naik pasca Debat Publik,” tukas Nyayu.

Prajurit Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Bantu Warga Membangun Tempat Bermain TK

(Bengkayang-Kalbar). Prajurit TNI dari Yonif 642/Kapuas yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-Malaysia, selain melaksanakan tugas pokok mengamankan wilayah perbatasan juga melaksanakan kegiatan teritorial dengan cara terjun langsung membantu warga.

 

Seperti yang dilakukan oleh enam orang personel Satgas Yonif 642/Kapuas Pos Koki Jagoi Babang Lama dipimpin Serda Gamaliel melaksanakan kerja bakti membantu warga perbatasan membangun tempat bermain TK Negeri Pembina Jagoi Babang di Desa Risau, Kec. Jagoi Babang, Kab. Bengkayang, Kalbar, Sabtu (31/10/2020).

 

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa, dalam keterangannya di Makotis Entikong, Kab. Sanggau, mengatakan bahwa kerja bakti bersama masyarakat setempat bertujuan untuk membangun kebersamaan antar personel satgas dengan masyarakat serta mendirikan tempat bermain TK sebagai prasarana pendidikan bagi masyarakat di perbatasan.

 

“Kebersamaan akan terbentuk seiring dengan kegiatan yang sering dilaksanakan oleh personel Satgas bersama dengan masyarakat di sekitarnya, salah satunya dengan kegiatan kerja bakti ini dimana tujuan lainnya adalah sebagai bukti kepedulian kita terhadap dunia pendidikan di perbatasan,” ujarnya.

 

Ibu Herlina selaku Kepala Sekolah SD 08 Risau yang sekaligus sebagai PLT TK Negeri Pembina Jagoi Babang sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan kerja bakti Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas dengan masyarakat supaya fasilitas pendidikan yang dibutuhkan segera terealisasi.

 

“Kami ucapkan terimakasih kepada personel Satgas yang telah membantu dalam pembangunan TK ini dimana TK tersebut dapat bermanfaat bagi masyakat sekitar khususnya yang memiliki anak usia sekolah TK untuk menunjang kegiatan pembelajaran,” katanya.(Bdr)

Danpuspomad Jelaskan Perihal Kesalahpahaman Rombongan Club Moge Dengan Dua Prajurit TNI AD

SumbawaNews.Jakarta,

Assalamualaikum Wr.Wb
Salam sejahtera
Selamat Sore

Pada kesempatan ini kami akan menyampaikan benar bahwa pada hari Jumat tanggal 30 Oktober 2020 sekira pukul 17.30 di Jalan DR Hamka Kota Bukit Tinggi telah terjadi kesalahpahaman antara dua orang prajurit TNI AD yang berdinas di Kodim 0304/Agam dengan pengendara SPM rombongan klub moge HOG, dengan awal mula kejadiannya sebagai berikut:

1. Pada hari Jumat tanggal 30 Oktober 2020 sekira pukul 17.00 WIB anggota Kodim 0304/Agam atas nama Serda M. Yusuf dan Serda Mustari sedang berboncengan mengendarai SPM Honda Beat nomor polisi BA 2556 melalui Jalan DR Hamka Kota Bukit Tinggi. Bersamaan waktunya dengan arah yang searah lagi jalan menyusul rombongan pengendara moge HOG yang terlepas dari rombongan inti, sehingga mereka agak terburu-buru untuk mengejar ketertinggalan dari rombongan inti

2. Pada saat rombongan moge mendahului Serda M. Yusuf yang berboncengan SPM dengan Serda Mustari memberi kesan kurang sopan karena rombongan moge tersebut bermain gas di luar batas wajar, sehingga kedua orang prajurit TNI AD yang sedang berboncengan menepi sampai dengan keluar jalan (berada di bahu jalan)

3. Melihat perilaku yang tidak wajar tadi maka kedua orang anggota tersebut mengejar rombongan moge dan memberhentikan dengan cara memotong salah satu peserta rombongan moge tepatnya di Simpang Tarok Kota Bukit Tinggi

4. Dengan kejadian pemberhentian rombongan oleh Serda M. Yusuf dengan Serda Mustari maka terjadi cekcok mulut yang berlanjut dengan terjadinya kesalahpahaman yang pada akhirnya terjadi pengeroyokan (penganiayaan dengan bersama-sama) terhadap kedua prajurit TNI AD tersebut (prajurit tersebut berpakaian preman/tidak berpakaian dinas karena tugas jabatannya sebagai anggota tim intel di Kodim 0304/Agam)

5. Akibat kejadian kesalahpahaman yang berujung pada tindakan penganiayaan oleh pelaku rombongan moge HOG dilakukan proses hukum sesuai dengan aturan hukum yang berlaku

6. Terhadap pelaku sipil langkah hukumnya sebagai berikut:

a. Korban Serda M. Yusuf dan Serda Mustari melaporkan kejadian tindak pidana tersebut ke Polres Bukit Tinggi Polda Sumatera Barat dengan laporan polisi LP/253/K/X/2020/Res Bukit Tinggi (Pelapor Serda Mustari Pekerjaan TNI berdinas di Kodim 0304/Agam)

b. Polres sedang memintai keterangan baik terhadap saksi korban, saksi-saksi lain maupun yang diduga tersangka dan mengamankan barang bukti lainnya di TKP

c. Membuat permohonan VER  visum et repertum terhadap korban anggota TNI AD

7. Begitu juga terhadap kedua orang anggota TNI akan dimintakan keterangan oleh Subdenpom Bukit Tinggi Denpom Sumatera Barat bila ada pelanggaran hukumnya yang akan diproses sesuai aturan hukum.

8. Terhadap kejadian tersebut Komandan Kodim 0304/Agam dan Kapolres Bukit Tinggi telah melaksanakan tugasnya sesuai dengan tugas masing-masing untuk menuntaskan kejadian tersebut

Demikian yang dapat kami sampaikan. Berilah kesempatan untuk penegak hukum memproses perkara ini dengan baik dan benar sesuai ketentuan hukumnya

Jakarta 31 Oktober 2020
Danpuspomad

Dodik Widjanarko
Letjen TNI

Papua Bagian Sah Dari Negara Kesatuan Republik Indonesia

(Jakarta. Sabtu, 31 Oktober 2020). Papua adalah bagian dari Indonesia dan jika ada persoalan seperti saat ini, harus dicari jalan keluar demi persatuan. Sementara, OPM merupakan gerakan separatis yang mengedepankan kekerasan dan berupaya agar Papua bisa merdeka dari Indonesia serta tidak mempunyai masa depan dan hanya akan menambah pembunuhan serta kematian yang merugikan Papua.

 

Papua tidak sama dengan Timor Timur (kini bernama Timor Leste) yang merdeka pada 2002. Papua bagian sah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia dan tetap akan jadi bagian sah dari Indonesia. Jangan kira Papua sama dengan Timor Timur.

 

Demikian beberapa pernyataan Rohaniawan Franz Magnis Suseno yang semula merupakan warga negara Jerman dan sudah berstatus sebagai WNI sejak tahun 1977 pada acara konferensi pers tentang Papua dari Gerakan Suluh Kebangsaan di Jakarta beberapa waktu silam.

 

Hal senada disampaikan oleh tokoh muda Papua Ondo Yanto Eluay yang merupakan putra mendiang Dortheys Hiyo Eluay Tokoh Pepera (Penentuan Pendapat Rakyat) Papua tahun 1969, beberapa waktu lalu di Papua.

 

Yanto menceritakan bahwa hasil Pepera telah diserahkan kepada Sekjen PBB kemudian disahkan dalam Sidang Umum PBB. Tidak hanya itu, Belanda yang waktu itu masih menjadi negara kolonial juga menerima hasil Pepera, sehingga pada saat itu Belanda mengakui bahwa Papua sah menjadi bagian dari NKRI.

 

Pelaksanaan Pepera waktu itu dilaksanakan di delapan Kabupaten yakni Jayawijaya, Merauke, Paniai, Fakfak, Sorong, Manokwari, Biak serta Jayapura yang dihadiri oleh 1.026 anggota Dewan Musyawarah Pepera (DMP) mewakili jumlah penduduk Papua yang saat itu berjumlah 809.327 jiwa.

 

Pepera sudah Final karena Papua adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Putra-putri dari tokoh-tokoh Dewan Musyawarah Papua siap mengawal dan menjaga hasil Pepera 1969. Masyarakat Papua menolak dengan keras segala gerakan dan aksi demonstrasi yang menuntut referendum terkait Papua.*****

 

Danrem 174 Merauke Terima Kunjungan Bupati Mappi

(Merauke).  Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap (Danrem 174/ATW) Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko menerima kunjungan Bupati Kabupaten Mappi Bapak Kristosimus Yohanes Agawemu di Merauke, Jumat (30/10/2020).

 

Dalam kesempatan tersebut, Danrem 174 Brigjen TNI Bangun Nawoko yang didampingi oleh Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra dan Staf menyampaikan terima kasih atas sinergitas yang sangat baik dan sudah terjalin selama ini antara Korem 174/ATW Merauke dengan Pemerintah Kabupaten Mappi, Provinsi Papua.

 

Pertemuan antara Danrem Merauke dan Bupati Mappi berlangsung dengan penuh keakraban dan dalam suasana kekeluargaan. Hal ini menunjukkan  terjalinnya hubungan yang harmonis antara Korem 174 Merauke dan Pemerintah Kabupaten Mappi. (Bdr).

The Show Must Go on, Relawan SALAM Giat Kampanyekan Pilkada Sehat dan Bagikan Masker

MATARAM – Cuaca Mendung di kawasan Kota Mataram sejak Sabtu pagi, dan hujan rintik juga turun di beberapa wilayah ibukota Provinsi NTB ini. Namun cuaca kurang bersahabat tak menyurutkan semangat para relawan SALAM untuk The Show Must Go on giat melakukan Kampanyekan Pilkada Sehat sesuai Protokol Kesehatan sembari bagi Masker Gratis..

Para Relawan Ambulance GuDek SALAM sejak Sabtu pagi (31/10) menyebar ke sejumlah lokasi di Kota Mataram untuk mengkampanyekan protokol kesehatan, cara pencegahan Covid-19.

Relawan SALAM bagikan masker Gratis

Di pasar tradisional Pagesangan misalnya, para relawan SALAM ini membagikan masker kepada pedagang dan pengunjung pasar. Akhir pekan di masa libur panjang ini, suasana pasar nampak ramai.

Masyarakat yang tidak menggunakan masker menjadi sasaran pembagian masker sekaligus diberi edukasi tentang protokol kesehatan melalui pengeras suara yang dipasang di Ambulance GuDek.

“Ini bagian dari kepedulian relawan SALAM di masa pandemi ini. Kami terus bersosialisasi tentang protokol kesehatan dibarengi membagikan masker gratis untuk masyarakat. Terutama di lokasi rentan keramaian seperti pasar dan lain sebagainya,” kata Koordonator Relawan Ambulance GuDek SALAM, Imam Budi Gunawan, Sabtu (31/10) di Mataram.

Imam mengatakan, selain memenuhi arahan pemerintah agar seluruh daerah penyelenggara Pilkada bisa menerapkan Pilkada Sehat 2020, kegiatan yang dilakukan relawan SALAM juga sebagai bentuk nyata kepedulian pasangan SALAM terhadap kesehatan masyarakat Kota ini.

Menurut dia, Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram Nomor Urut 2, Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (SALAM) tetap berkomitmen melakukan kegiatan-kegiatan yang positif untuk masyarakat Kota Mataram.

“Gerakan relawan SALAM Jilbab Hijau juga tidak akan pilih-pilih. Baik yang mendukung SALAM atau mendukung paslon lain, sepanjang dia warga Mataram tetap kami bagikan maskernya. Kan kita nggak tahu juga di pasar itu pendukung siapa saja,” katanya.

Hal ini papar Imam, menunjukan jika Pasangan SALAM kelak ditakdirkan ALLAH SWT menjadi pemimpin Kota Mataram akan melayani semua masyarakat, tidak hanya para pendukung saja yang diperhatikan.

“Pesan Bunda Selly dan TGH Manan yang sangat kami pegang dan membuat berkesan adalah beliau mengatakan yang penting terus berbuat hal positif dan bermanfaat untuk semua, jangan pedulikan omongan orang,” tukasnya.

Aksi sosialisasi protokol kesehatan dan pembagian masker gratis SALAM juga digelar di lapangan Taman Sangkareang Mataram Sabtu sore (31/10).

Para relawan SALAM membagikan masker kepada para pedagang kali lima dan pelaku UMKM yang ada di sana. Pengunjung yang sedang bersantai pun menjadi sasaran.

Menurut Imam, di Taman Sangkareang juga banyak warga Lombok Barat dan Lombok Utara yang sedang berekreasi, dijumpai dan diberikan masker gratis.

“Setidaknya dengan aksi positif seperti ini, semua masyarakat termasuk dari Kabupaten lain bisa tahu, bahwa warga Kota Mataram ini tertib menerapkan protokol kesehatan, dari hal terkecil seperti jaga jarak, cuci tangan, dan selalu menggunakan masker saat bepergian,” katanya.

Ia mengatakan, kegiatan-kegiatan seperti ini akan terus dilakukan relawan Ambulance GuDek SALAM dengan lokasi lainnya di Kota Mataram.

Sinergitas TNI-Polri Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19

(Sambas-Kalbar). TNI-Polri terus bersinergi melakukan berbagai tindakan dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid-19. Seperti yang dilakukan oleh dua orang personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Pos Camar Bulan yang dipimpin Wadanpos Serda Khama dan Babinsa Temajuk bersama dengan anggota Polsek Paloh serta Ketua RT Camar Bulan, melaksanakan pemasangan spanduk mengenai pencegahan penyebaran virus corona di Dusun Camar Bulan, Desa. Temajuk, Kec. Paloh, Kab. Sambas, Kalbar, Jumat (30/10/2020).

 

Spanduk tersebut berisi himbauan agar warga selalu memakai masker, menjaga jarak serta rajin mencuci tangan di masa adaptasi New Normal seperti sekarang ini.

 

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa pemasangan spanduk tersebut merupakan wujud sinergitas TNI-Polri dengan masyarakat yang bertujuan untuk menghimbau kepada seluruh warga agar bersama-sama mematuhi aturan pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran virus corona.

 

“Inilah salah satu bentuk kepedulian TNI-Polri sebagai garda terdepan dalam memberikan rasa aman dan nyaman, kami akan selalu bersinergi sebagai bentuk pengabdian kami kepada masyarakat, Bangsa dan Negara,” ujarnya.(Pen Satgas Yonif 642)

Berita Terkini

Gencatan Senjata Belum Basah, Israel Serang Lebanon

Sumbawanews.com,- Beirut — Hanya sehari setelah kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah diumumkan, serangan udara Israel kembali mengguncang Lebanon selatan. Sedikitnya 16 warga...

Petugas Haji Jaga Semangat Ibadah Jemaah Rentan

Sumbawanews.com,- Di tengah hiruk-pikuk ribuan jemaah yang berbondong-bondong menuju Arafah, Mina, dan Makkah, ada kelompok yang tak terlihat—namun tak terabaikan. Mereka adalah jemaah risiko...

Wanita Muda Ditemukan Tewas Gantung Diri di Bogor

Sumbawanews.com,- Sesosok wanita muda berinisial SR (19) ditemukan tewas tergantung di pohon di kawasan perkebunan Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Bogor, Jawa Barat. Kejadian...

Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Sebut Kezaliman

Sumbawanews.com,- Din Syamsuddin, mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, mengecam keras penahanan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa) dalam kasus dugaan tudingan ijazah...

Berita Utama