Home Blog Page 2650

Pangdam Cenderawasih Minta Prajuritnya Bijak Dalam Bermedia Sosial

(Nabire-Papua). Setelah meresmikan pergantian nama Kodim 1705/Paniai menjadi Kodim 1705/Nabire, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. didampingi Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., memberikan arahan terhadap prajurit se-Garnizun Nabire di Lapangan Serba Guna Yeheskiel M. Hirwa, Makorem 173/PVB, Senin (11/01/2021).

 

Dalam arahannya tersebut Pangdam XVII/Cenderawasih mengatakan bahwa kunci menjadi prajurit di wilayah Papua harus memiliki kedisiplinan yang tinggi, semangat dan kebanggaan, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik.

 

“Setiap prajurit harus memiliki disiplin, semangat yang tinggi dan memiliki kebanggaan terhadap satuan masing-masing agar di setiap tugas yang diberikan dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.

 

“Untuk menjaga itu semua, prajurit harus mempunyai jiwa dan badan yang sehat yaitu dengan menjalani pola hidup sehat, makan yang baik, melakukan olahraga dan istirahat secara teratur, serta mengikuti protokol kesehatan dan mampu memberikan contoh yang baik bagi masyarakat ditengah pandemi Covid-19,” tambah Pangdam.

 

Selanjutnya Pangdam juga menyampaikan rasa terima kasih serta kebanggaannya terhadap para Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang berdinas di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih.

 

“Saya sangat bangga terhadap para Babinsa disini, karena mereka mampu melakukan pembinaan 2 sampai 3 Desa bahkan lebih, apabila terjadi situasi yang emergensi atau permasalahan, Babinsa mampu mengetahui dan memahami karakter warga, sehingga dengan cepat dapat mencari solusi dalam permasalahan tersebut,” ujarnya.

 

Diakhir arahannya, Jenderal Bintang Dua di Kodam XVII/Cenderawasih menekankan agar di zaman era globalisasi digital yaitu dunia medsos, para prajurit harus bisa menyikapi medsos dengan bijaksana dan tidak mudah terprovokasi dengan berita hoax yang belum tentu kebenarannya dan tidak benar sama sekali.

 

“Di era Globalisasi ini, kita  secara tidak langsung sudah dikendalikan oleh handphone, untuk itu kita harus membatasi waktu penggunaan handphone dan bijak dalam penggunaan medsos, agar kita semua dapat memilih berita yang baik serta tidak terprovokasi dengan berita yang belum tentu kebenarannya,” tegas Jenderal Bintang Dua tersebut. (Bdr)

Stabilkan Ketersediaan Bahan Pokok Makanan, Satgas Yonif MR 413 Bantu Warga Perbatasan RI-PNG Tanam Pisang

sumbawanews.com,- Dalam upaya menstabilkan ketersediaan bahan pokok makanan di masa pandemi Covid-19, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Kout KM 31 membantu warga Kampung Sanggaria Distrik Arso Kabupaten Keerom menanam pohon pisang.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Selasa (13/01/2021).

 

Seperti diketahui bahwa pisang merupakan makanan pokok setelah nasi yang di konsumsi oleh kebanyakan warga Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura. Tidak hanya sebagai pencuci mulut saja melainkan pisang juga dapat diolah menjadi pisang rebus dan pisang goreng sehingga cukup untuk dijadikan makanan tunggal penambah energi.

 

Lebih lanjut dikatakan Dansatgas bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Pos Kout KM 31 dalam membantu warga menanam pisang merupakan bukti Kemanunggalan TNI-Rakyat. “Ini bukti kedekatan kami dengan rakyat. Selain menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan RI-PNG, kami juga membantu masyarakat dari segi perekonomian melalui ketahanan pangan menanam pohon pisang,” ungkapnya.

 

Mayor Anggun juga menuturkan bahwa di masa pandemi Covid-19 yang serba sulit ini, pisang merupakan primadoma bagi masyarakat khususnya Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura karena harganya stabil walau saat ini kebanyakan masyarakat ditempa kesulitan perekonomian. “Harga murah, kualitas baik dan kaya akan kandungan itu yang membuat pisang masih menjadi pilihan kedua selain nasi sebagai makanan utama,” katanya.

 

Sementara itu, Kapten Inf Hervin Rahadian Jannat selaku Komandan Pos Kout KM 31 juga menyampaikan bahwa kondisi tanah di Kampung Sanggaria sangat subur sehingga sangat memungkinkan untuk ditanam berbagai jenis tumbuhan baik buah maupun sayur. “Tanahnya sangat subur, namun mengingat kondisi pandemi Covid-19 ini, sepertinya warga memilih untuk menanam pisang karena harganya tidak jatuh dan tetap dapat menstabilkan ketersediaan bahan pokok makanan untuk saat ini,” jelasnya.

 

Pernyataan dari Kapten Hervin ternyata selaras dengan apa yang disampaikan pemilik lahan kebun pisang Bapak Juadi (43) bahwa warga memilih menanam pisang di masa pandemi Covid-19 ini, karena selain di Kabupaten Keerom sendiri dari Kota Jayapura pun pemesanan buah pisang sangat banyak. “Namun harganya tetap menyesuaikan harga lama karena kami memaklumi semuanya serba sulit. Jadi kami tidak mengambil kesempatan ini untuk menaikkan harga buah pisang itu sendiri. Saya sampaikan juga terima kasih kepada abang Satgas Yonif MR 413 Kostrad yang selama ini telah membantu dalam proses penanaman pisang ini,” ujarnya.

Pangdam Cenderawasih Resmikan Pergantian Nama Kodim 1705/Paniai Menjadi Kodim 1705/Nabire

(Nabire-Papua). Usai dua minggu dilantik sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih, pada hari ini, Senin  (11/1/2021), Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A, didampingi oleh Ketua Persit KCK PD XVII/Cenderawasih Ny. Natalia Yogo Triyono dan Aster Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Wempi Ramandey, melaksanakan kunjungan kerja pertamanya ke Kabupaten Nabire untuk meresmikan pergantian nama Kodim 1705/Paniai menjadi 1705/Nabire.

 

Kedatangan Pangdam XVII/Cenderawasih beserta rombongan di Bandara Udara Douw Aturure, Kabupaten Nabire, disambut oleh Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., beserta para pejabat Korem 173/PVB dan Dandim 1705/Paniai Letkol Inf Beny Wahyudi serta masyarakat yang diiringi penyambutan secara tradisi adat oleh Kepala Suku Besar Wate dengan tarian Injak Piring Gantung.

 

Selanjutnya Pangdam XVII/Cenderawasih bersama Danrem 173/PVB dan pejabat Korem menuju Kodim 1705/Paniai untuk meresmikan pergantian nama Kodim 1705/Paniai menjadi Kodim 1705/Nabire serta penandatanganan Prasasti di Makodim 1705/Nabire.

 

Dalam arahannya usai meresmikan pergantian nama Kodim tersebut, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono menegaskan bahwa prajurit harus memiliki semangat dan kebanggaan, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik.

 

“Prajurit di wilayah Papua harus memiliki semangat dan kebanggaan sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik, dengan cara disiplin, mempunyai jiwa yang sehat. Selain itu tetap mempedomani protokol kesehatan pada pandemi Covid-19 dan jalani pola hidup sehat dengan berolahraga teratur, makan makanan bergizi dan istirahat secara teratur,” tutupnya (Bdr)

KKB Kembali Berulah, Bakar Dua Pemancar Milik Telkom di Puncak Papua

sumbawanews.com,- Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan aksi kejahatannya di Kabupaten Puncak – Papua dengan membakar fasilitas umum yaitu 2 tower Base Transceiver Station (BTS) milik Telkom yang mengakibatkan jaringan di Ilaga mati total.

 

Dua tower BTS milik Telkom yang dibakar yaitu BTS 4 yang terletak diperbukitan Pingeli di Distrik Omukia dan BTS 5 yang terletak di wilayah Muara yang terletak di Distrik Mabuggi Kabupaten Puncak.

 

Kapolres Puncak AKBP Dicky Hermansyah Saragih saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, kejadian tersebut benar dari laporan masyarakat dan hasil peninjauan di lapangan.

 

“Ya benar, ada pembakaran dua BTS milik Telkom, yakni BTS 4 dan BTS 5. Dari laporan warga kami langsung meninjau kelapangan,” katanya saat dikonfirmasi, Senin siang (11/1/2021).

 

Untuk diketahui, salah satu BTS yang dibakar baru beroperasi pada Desember 2020 lalu. Pembangunan BTS tersebut untuk mempermudah akses komunikasi masyarakat di Ilaga Puncak Papua dan dimanfaatkan oleh hampir seluruh masyarakat kabupaten Puncak.

 

Kapolres menyebut, kejadian pembakaran baru diketahui pada Sabtu (9/1) setelah pihak Palapa Ring Timur melakukan pengecekan menggunakan Helikopter karena kedua BTS tidak memancarkan sinyal. “Dari hasil pengecekan yang dilakukan kedua BTS ditemukan dalam keadaan terbakar sehingga pembangkit daya ke tower tidak terkoneksi dan link radio ke Telkom maupun Telkomsel terputus,” ujarnya.

 

“Ini adalah Fasilitas umum, akibat pembakaran dua BTS tersebut, jaringan 4G Telkom Ilaga terputus serta link palapa ring Sugapa-Ilaga-Mulia Terputus dan mati total,” tambahnya.

 

Disinggung soal pelaku pembakaran, Kapolres mengatakan bahwa pelaku merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). “Pelaku kejahatan ini dari kelompok KKB, tapi belum di ketahui dari kelompok siapa dan tujuannya apa? Jadi masih kita dalami,” pungkasnya. (*)

 

Satgas Pamtas Yonif 125/SMB Gotong Royong Bersama Warga Kampung Toray Dalam Pembuatan dan Pemasangan Tiang Listrik 

(Merauke). Wujud kepedulian sekaligus membangun semangat kebersamaan, Satgas Pamtas Yonif 125/SMB di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW bergotong-royong dalam pembuatan dan pemasangan tiang listrik di Kampung Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/SMB, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Senin (11/1/2021).

 

Diungkapkan Dansatgas, sasaran kegiatan gotong-royong kali ini adalah pembuatan dan pemasangan tiang listrik untuk penerangan jalan di RT 01 Kampung Toray. “Empat orang personel Satgas dari Pos Toray dipimpin Serda Frans Tarigan terjun langsung membantu warga mulai dari pembuatan, pengecatan hingga pemasangan tiang listrik tersebut,” urainya.

 

Lebih lanjut dikatakan, partisipasi Satgas yang turut hadir dalam kegiatan ini sebagai wujud kepedulian terhadap warga dalam meningkatkan pembangunan fasilitas umum sekaligus mempererat kebersamaan. “Dengan pemasangan tiang listrik ini, diharapkan warga akan lebih nyaman beraktivitas, khususnya pada malam hari,” pungkasnya.

 

Di tempat terpisah, Danpos Toray Letda Inf Bambang Suprapto menyampaikan sebanyak 18 tiang listrik dipasang di RT 01 Kampung Toray pada tempat-tempat yang sebelumnya masih minim penerangan di malam hari. “Dengan penerangan yang cukup, suasana pada malam hari di Kampung Toray akan terasa lebih nyaman,” ucapnya.

 

Sementara itu, Iwan Mosay (37 th) Sekretaris Kampung Toray mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan partisipasi Satgas Yonif 125/SMB yang telah membantu pemasangan tiang listrik di kampungnya. “Terima kasih Pak TNI atas perhatian dan kepeduliannya terhadap kampung ini. Semoga kekompakan Satgas bersama warga tetap terpelihara,” tuturnya. (Bdr)

Terapkan Hidup Sehat, Prajurit Satgas Yonif MR 413 Ajarkan Siswa SD Perbatasan RI-PNG Bersihkan Lingkungan

sumbawanews.com,- Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Pitewi mengajarkan pola hidup sehat dan bersih kepada siswa SD Negeri Pitewi Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom dengan melakukan pembersihan lingkungan Sekolah.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Senin (11/01/2021).

 

Dansatgas mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Pos Pitewi merupakan hal positif yang sangat baik diterapkan dan diajarkan kepada anak-anak tunas Papua. “Dengan kita mengajarkan pola hidup sehat dan bersih kepada siswa SD Negeri Pitewi di Perbatasan RI-PNG, harapannya dapat membentuk karakter di usia dini kepada mereka,” katanya.

 

Sementara itu, Komandan Pos Pitewi Kapten Inf Rum Patria Misa menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan rumput di depan Sekolah yang kondisinya sudah panjang dan terlihat kumuh. “Kami membekali personel dengan mesin rumput, kemudian sisa potongan rumput tersebut dibersihkan oleh para siswa. Dengan hal kecil yang kita ajarkan harapannya dapat membentuk karatekter mereka untuk hidup bersih dan sehat,” jelasnya.

 

Salah satu siswa SD Negeri Pitewi bernama Joshua (9) juga merasa senang dengan adanya pembersihan lingkungan yang digagas Pos Pitewi. “Sa senang dengan kegiatan ini, sekolah kami jadi bersih dan rapi. Terima kasih abang-abang Satgas Yonif MR 413 Kostrad Pos Pitewi,” tuturnya.

Amankan 10 PMI Melalui Jalur Tidak Resmi, Satgas Pamtas Yonif 642 Terapkan Protokol Kesehatan

(Sanggau-Kalbar). Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas berhasil mengamankan sebanyak 10 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang dari Malaysia ke Indonesia melalui hutan atau jalur tidak resmi. Kesepuluh PMI Non Prosedural tersebut diamankan saat melewati jalur sisi kiri dan kanan luar Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kab. Sanggau, Kalbar, Senin (11/1/2021).

 

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa di Pos Kotis Entikong, Kab. Sanggau, mengatakan bahwa PMI tersebut diamankan oleh anggota Satgas Yonif 642 yang berjaga di sektor kiri dan kanan PLBN Entikong, karena berusaha masuk ke Indonesia dan tidak memiliki dokumen resmi perjalanan ke luar negeri.

 

Menurutnya, sesuai attensi dari komando atas, peningkatan pengawasan terhadap jalur-jalur tidak resmi di perbatasan RI-Malaysia terus dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas dalam mencegah adanya kegiatan dan lalu lintas barang maupun orang secara ilegal. Hal ini semakin diintensifkan sehubungan dengan mewabahnya Covid-19.

 

“Selama di Malaysia para PMI tersebut bekerja di perkebunan sawit, adanya kebijakan lockdown yang diberlakukan Pemerintah Malaysia dan tidak adanya pekerjaan lagi di Negeri Jiran, mengharuskan mereka kembali ke Indonesia,” ungkap Dansatgas.

 

Selanjutnya Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa Satgas Yonif 642/Kapuas memastikan semua Warga Negara Indonesia (WNI) yang masuk ke tanah air dari Malaysia harus melalui rangkaian pemeriksaan Protokol Kesehatan Covid-19 di PLBN Entikong.

 

“Bersama petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk wilayah kerja Entikong, para PMI tersebut dilakukan prosedur protokol kesehatan seperti penyemprotan barang bawaan, mencuci tangan, pemeriksaan tanda vital mulai dari suhu badan, dilanjutkan rapid test dan wawancara riwayat kesehatan. Setelah hasil rapid test dinyatakan non reaktif, mereka menerima surat keterangan kesehatan,” terangnya.

 

“Selanjutnya, Pekerja Migran Indonesia tersebut diserahkan kepada pihak Imigrasi Entikong untuk didata dan diwawancara tentang riwayat perjalanan serta barang-barang mereka diperiksa oleh Kantor Bea dan Cukai Entikong,” tambahnya.

 

Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas juga mengatakan bahwa 10 PMI tersebut saat setelah diamankan wajib mengikuti rangkaian pemeriksaan. “Semuanya yang masuk dari Malaysia akan kita arahkan untuk melewati rangkaian pemeriksaan kesehatan, imigrasi dan bea cukai. Hal ini dilakukan untuk mengurangi resiko terpapar Covid-19,” tutupnya. (Bdr)

Kapolda NTB Bersama Aktifis Pemuda NTB Doa Keselamatan Penumpang Sriwijaya Air SJ-182

Mataram – Tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat Indonesia. Melihat hal tersebut sejumlah OKP Cipayung Plus Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar do’a keselamatan untuk para penumpang.

Acara do’a keselamatan digelar di Taman Sangkareang Kota Mataram yang dihadiri oleh semua OKP dan Jajaran Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, minggu malam (10/01/2021).

Gelar acara doa bersama tersebut, dimulai dengan yasinan dipimpin oleh Wasekjend PB HMI, Saeful Hadi dan dilanjutkan dengan do’a. Usai berdoa untuk keselamatan di lanjutkan dengan testimoni untuk Ketua PB HMI 2016-2018 Mulyadi P. Tafsir.

Moderator yang juga Mantan Ketua Umum Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Karman BM, memulai acara dengan mengatakan Mulyadin P. Tamsir orang baik dan terakhir pertemuannya sekitar bulan desember.

“Saat mendengar ada pesawat jatuh dan ada sahabat saya Mulyadi disana, saya pun menangis, beliau orang baik, malam ini kita berdoa untuk keselamatan semua penumpang dan sahabat kita Mulyadi P. Tamsir,”  Kata pria asli mataram itu.

Sementara itu, Sekjend Majelis Nasional Korps Alumni HMI (KAHMI), Manimbang Kahariyadi mengungkapkan sosok Mulyadi merupakan sosok yang cendekiawan dan bertanggungjawab.

” Adinda Mulyadi P. Tamsir merupakan sosok cendekiawan yang cerdas dan bertanggungjawab, kalau masalah kaderisasi jangan ragukan lagi, saya sering bertemu diacara LK 2, LK 3 dan acara HMI lainnya, Sangat komit,” ulas Manimbang.

Kapolda NTB, Irjen. Pol. H.M. Iqbal, S.I.K., M.H  juga mengatakan bahwa Mulyadi P. Tamsir merupakan sahabat dekatnya, mulyadi pernah meminta restu kepadanya untuk maju DPR.

“Saya kenal dekat sama beliau, ia pernah minta restu untuk maju melalui Hanura dan saya restu, saya support. Beliau orang baik,” terang pria yang akrab dipanggil Kanda HMI (Haji Muhammad Ikbal) dikalangan Aktivis.

Sementara itu, Ketua panitia Do’a keselamatan, Aziz Muslim mengatakan bahwa duka yang dialami bukan duka Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) saja tetapi duka semua aktivis Cipayung Plus.

“Kalaupun saya bukan kader HMI, tapi solidaritas Cipayung Plus harus tetap. Bukan hanya duka terhadap keluarga besar HMI tapi duka bagi cipayung plus. Ia adalah generasi aset bangsa yang disayang Tuhan,” Kata Ketua PKC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bali Nusra.

Hadir juga dalam acara tersebut, Dirintelkam Polda NTB Kombes Pol Sutrisno, Kabid Propam Polda NTB Kombes Awan Hariono, Kapolres Kota Mataram Kombes Heri, Seku. KAHMI NTB Zaky Mubarok, Miftahul Khair Ketua DPD IMM NTB, dan beberapa perwakilan Cipayung Plus lainnya.

Acara diakhiri dengan photo bersama.

Bersama Masyarakat, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bersihkan Tempat Wisata Religi Goa Bunda Maria di Distrik Arso

sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Kout KM 31 bersama masyarakat Kampung Sanggaria Distrik Arso Kabupaten Keerom membersihkan tempat wisata religi Goa Bunda Maria yang terletak persis di samping Pos Kout KM 31.

 

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam konfirmasinya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Jumat (08/01/2021).

 

Dansatgas menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Pos Kout KM 31 bersama warga Kampung Sanggaria merupakan bentuk kepedulian Satgas terhadap lingkungan khususnya tempat wisata religi yang dianggap suci dan sakral. “Jika lingkungan Kampung saja bisa terjaga kebersihannya, apalagi tempat yang dianggap suci. Untuk itu, Satgas bersama masyarakat melakukan karya bhakti ini guna menjaga kebersihan dan kelestariannya,” ujarnya.

 

Komandan Pos Kout KM 31 Kapten Inf Hervin Rahadian Jannat mengatakan bahwa tempat wisata religi yang berada di samping Posnya sudah sebelas bulan tutup dan tidak beroperasi. “Semenjak adanya pandemi Covid-19 di awal tahun 2020, tempat wisata ini tidak dibuka lagi untuk umum. Bahkan pengelolanya pun tidak pernah datang melihat kondisi tempat wisata tersebut,” katanya.

 

“Namun hati kami tergerak untuk tetap menjaga kebersihan, kelestarian dan sisi religiusnya agar Goa Bunda Maria ini tetap menjadi kebanggaan warga Kabupaten Keerom,” jelas Kapten Hervin.

 

Begitupun masyarakat Kampung Sanggaria Jonathan (32) salah satu warga Kampung Sanggaria yang sudah menganggap Goa Bunda Maria ini sebagai tempat yang suci sehingga dengan keikhlasan hati, mereka pun turut membantu dalam kegiatan karya bhakti tersebut. “Tempat ini sudah kami anggap sebagai tempat kami sendiri, sehingga tidak menjadi alasan untuk kami tidak membersihkannya walaupun kondisi tempat wisata ini masih tutup,” ucapnya.

Penyerangan Misionaris di Papua, Awal dari Lenyapnya Perjuangan KKB

Sumbawanews.com,- Akademisi dari Universitas Cenderawasih (Uncen) Papua, Marinus Yaung mengecam penyerangan terhadap pesawat jenis twin otter milik Mission Aviation Fellowship (MAF), di Kampung Pagamba, Distrik Biandoga, Intan Jaya pada 6 Januari lalu. Pesawat ini sering dipakai oleh para misionaris termasuk para pendeta untuk mengunjungi jemaat di kampung-kampung pedalaman.

Marinus juga mengatakan bahwa pesawat yang sengaja dibakar oleh kelompok teroris OPM tersebut merupakan milik misionaris MAF yang mendedikasikan dirinya untuk mengajarkan agama di wilayah-wilayah terpencil di Papua.

“Apa mau mereka? Ini adalah perjuangan yang bodoh. Para misionaris adalah salah satu profesi yang dilindungi oleh hukum humaniter dan konvensi internasional PBB tentang perang. Jadi mereka harus dilindungi oleh kelompok yang berkonflik,” ujarnya, Jumat (8/1/2021).

Marinus lantas mengecam dan mempertanyakan maksud dari kelompok separatis yang terlanjur melakukan penyerangan, bahkan ia sempat geram karena peristiwa tersebut seolah dibenarkan oleh Jaffrey Bomanak dan Sebby Sambom yang merupakan tokoh dari pihak TPNPB OPM.

“ini adalah catatan kelam dari kelompok biadab. Alasan apa TPNPB OPM menyerang misionaris? Tindakan bodoh sedang dipertontonkan, namun yang lebih bodoh adalah pembelaan dari Jeffrrey dan Sebby,” tuturnya.

Marinus yang kesal dengan pernyataan Sebby dan Jeffrey sebelumnya karena menganggap para misionaris adalah agen kapitalis. Disebutkannya hal tersebut hanya karena OPM ingin mengaburkan fakta dan mencoba menggiring opini pada hal yang hanya menguntungkan pihaknya sendiri.

“Ini memperlihatkan bahwa TPNPB OPM selalu ingin mengaburkan fakta untuk menguntungkan kelompoknya sendiri. Saya pastikan kalau ke depan tidak ada rakyat yang akan mepercayai setiap klaim dari kelompok separatis itu,” katanya.

Ditambahkan juga bahwa kelompok separatis yang telah melukai hati dan misi keagamaan para misionaris sebagai pertanda berakhirnya perjuangan yang dibawa oleh TPNPB OPM yang tidak pernah membawa kedamaian di Papua. (*)

Berita Terkini

Jokowi Belum Tentukan Gabung PSI, Tunggu Keputusan Kaesang

Sumbawanews.com,- Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali mengungkapkan bahwa mantan Presiden Joko Widodo belum memutuskan kapan secara resmi bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia. Meski...

Ebola Langka Mewabah Cepat di Kongo, 127 Tewas

Sumbawanews.com,- Wabah virus Ebola varian langka kini meluas dengan kecepatan mengkhawatirkan di Provinsi Equateur, Republik Demokratik Kongo. Sejak pertama kali terdeteksi pada Mei 2023,...

Bom Pinggir Jalan Tewaskan Enam Polisi Thailand

Sumbawanews.com,- Bangkok — Enam anggota Polisi Patroli Perbatasan Thailand terluka parah dalam serangan terkoordinasi berupa bom pinggir jalan dan tembakan bersenjata di Provinsi Yala,...

Siri Baru, Asisten Pribadi yang Benar-Benar Mengerti Anda

Sumbawanews.com,- Di tengah kabut pagi yang menyelimuti Golden Gate Bridge, saya mengangkat iPhone dan bertanya pada Siri: “Di mana saya bisa menemukan pancake lembut...

Berita Utama