Home Blog Page 2627

Korem 174 Merauke Distribusikan 2000 Paket Sembako Bantuan Panglima TNI dan Kapolri

(Merauke). Komando Resor Militer 174/Anim Ti Waninggap (Korem 174/ATW) Merauke mendistribusikan bantuan sosial berupa 2000 paket sembako untuk wilayah Merauke, yang merupakan bantuan dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si.

 

Selain bantuan paket sembako untuk warga masyarakat di wilayah Kabupaten Merauke, Panglima TNI dan Kapolri juga memberikan bantuan 2000 paket Alat Swab Antigen dan 200 unit Alat Pelindung Diri (APD) untuk Gereja.

 

Danrem 174/ATW Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko diwakili oleh Kepala Seksi Logistik Korem Kolonel Arm Ayi Yosa  Karya W., S.Sos melepas pemberangkatan 7 unit truk dinas Korem 174/ATW Merauke yang mengangkut bantuan dari Panglima TNI dan Kapolri, bertempat di lapangan apel Makorem 174, Distrik Tanah Miring, Kab. Merauke, Jumat (8/1/2021).

 

Dengan menggunakan truk dinas, pendistribusian paket sembako dan Alat Swab Antigen serta APD di seluruh  wilayah Korem 174 meliputi  Kabupaten  Merauke, Asmat, Mappi, Boven Digoel dan Mimika, dikawal langsung oleh para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil wilayah Merauke.

 

Kegiatan ini sebagai bentuk tali asih dan kepedulian TNI-Polri kepada masyarakat Provinsi Papua dan Papua Barat ditengah pandemi wabah Covid-19. Masyarakat Papua khususnya di wilayah Kabupaten Merauke mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri yang telah peduli, karena bantuan sembako seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang kurang mampu saat ini dalam pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari.(Bdr)

Gotong Royong, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bersama Masyarakat Bangun Teras Masjid di Perbatasan RI-PNG

Sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Ramil Tami melaksanakan karya bhakti dengan masyarakat secara bergotong royong membangun teras Masjid Al-Hikmah di Kampung Skouw Mabo Distrik Muara Tami Kota Jayapura.

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Sabtu (09/01/2021).

Magor Anggun mengatakan bahwa selain menjaga stabilitas keamanan di wilayah Perbatasan RI-PNG, tugas Satgas lainnya juga membantu masyarakat yang diwujudkan dalam kegiatan karya bhakti. Salah satunya kegiatan pembangunan teras Masjid Al-Hikmah yang dilakukan oleh Pos Ramil Tami,” katanya.

Menurutnya, pembangunan teras di Masjid Al-Hikmah merupakan salah satu upaya masyarakat Kampung Skouw Mabo untuk memperbesar kapasitas masjid. “Sehingga dapat menampung jemaat dalam pelaksanaan shalat jumat dan tidak perlu menggelar terpal tambahan untuk menampung kapasitas jemaat lainnya,” ujarnya.

Salah satu warga Kampung Skouw Mabo bapak Zainun menyampaikan, semoga dengan pembangunan teras masjid yang sama-sama dikerjakan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya yang melaksanakan ibadah di Masjid Al-Hikmah. “Kami juga berharap hubungan baik antara masyarakat dengan Satgas terus dipertahankan,” ucapnya.

Wujudkan Generasi Muda Berkarakter Dandim 1628/SB Buka Pelatihan Dasar Kepimpinan

Sumbawa Barat – Perkembangan Global, derasnya kemajuan arus transformasi informasi serta teknologi telah membawa pengaruh dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat diseluruh belahan dunia, termasuk indonesia sampai kepelosok negeri.

Dampak yang ditimbulkan tidak hanya membawa pengaruh positif tapi juga pengaruh negatif yang harus kita antisipasi agar tidak mengikis tanan nilai ditengah kehidupan bermasyarakat

Kodim 1628/SB bersama Man I Kabupaten Sumbawa Barat mengelar latihan dasar kepemimpinan Pelajar Man I Kabupaten Sumbawa yang diikuti oleh 28 peserta didampingi 3 orang guru, serta pelatih, pemateri dari Kodim 1628/SB, yang dibuka resmi Dandim 1628/SB Letkol Czi Sunardi, ST, M.IP.,di Lap Makodim 1628/SB, Sabtu (9/01/2021).

Terkait hal tersebut Dandim 1628/SB setelah acara pembukaan menyatakan bahwa kegiatan ini terselenggara atas kerjasama pihak sekolah Man I dan Kodim 1628/SB dalam kepedulian dalam menyiapkan potensi sumber daya manusia khususnya generasi muda yang berkarakter, berwawasan kebangsaan agar lebih siap menghadapi tantangan kedepan yang semankin kompleks.

Selain itu Dandim juga menjelaskan, untuk jumlah peserta yang mengikuti dibatasi guna mencegah munculnya klaster baru Covid -19, mengingat sampai saat ini kita masih ditengah bencana non Alam Covid -19, dan para peserta pendukung telah kami ingatkan agar kegiatan ini dapat memberi contoh aktifitas ditengah covid -19 namun aman dari penyebaran Covid -19 dengan ketat menerapkan sop protokol Covid baik sebelum, saat kegiatan dan setelah kegiatan dapat menjadi agen agen dalam mengelorakan pentingnya penerapan sop protokol kesehatan Covid 19 dalam berakfitas sehingga kita tetap dapat terus beraktiftas namun aman dari penyebaran Covid -19., Tegas Dandim.

Dijelaskan Dandim Kegiatan latihan kader kepemimpinan akan berlangsung selama dua hari sabtu dan minggu baik materi teori praktek diantaranya teori dasar kepemimpinan, wawasan kebangsaan, Pioner, Pengenalan PBB, materi cegah tangkal penyebaran narkotika, materi lingkungan hidup dll,.termasuk malam renungan sebagai bentuk refleksi diri dalam memotivasi generasi muda sebagai pemegang estafet kepemimpinan selanjutnya dalam semua lini kehidupan.

Yang tidak kalah penting setelah pembukaan kegiatan dilanjutkan di desa mura kecamatan brang ene di lokasi rencana Program unggulan kodim 1628/SB, Dinas pertanian kabupaten sumbawa barat, berkerjasama dengan kelompok Darwis Gelumpang Farm sekaligus untuk memperkenalkan lokasi Darwis Gelumpang Farm agar dapat berkembang kedepan dengan konsep keterpaduan antara pertanian, perkebunan, agrobisnis, peternakan, pembuatan pakan ternak, pupuk organik, serta daerah wisata dengan memanfaatkan lokasi yang ada menjadi lebih berdaya guna dengan manfaat manakala dapat dikelola dengan baik, harapannya generasi muda kedepan bukan hanya menjadi penonton tapi juga dapat menjadi pelaku dalam dunia usaha membuka peluang usaha bagi orang lain dengan dapat membaca peluang, potensi yang ada disekitarnya. Ungkap Dandim.

Turut hadir pada acara pembukaan, Dandim 1628/SB Letkol Czi Sunardi ,ST, M.IP.,Kasdim 1628/SB Mayor Inf Dahlan, Kepala sekolah Man I Sumbawa Barat Zainuddin S.Ag M.Pd, Wakil kepala sekolah, para guru, para perwira staf kodim, serta pelatih pendukung latihan.

Satgas Yonif MR 413 Bersama Masyarakat Perbatasan RI-PNG Bersihkan Sumber Air

Sumbawanews.com,- Dalam upaya menjaga kualitas kebersihan air, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Skamto bersama masyarakat melakukan karya bhakti membersihkan sumber air di Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Sabtu (09/01/2021).

Dansatgas mengatakan bahwa kegiatan pembersihan sumber air yang dilakukan oleh Pos Skamto bersama masyarakat merupakan bentuk kepedulian untuk menjaga kesehatan.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa air adalah sumber kehidupan bagi semua makhluk hidup. Oleh sebab itu penting bagi kita untuk menjaga kualitas kebersihan air sehingga akan berdampak baik untuk kesehatan kita,” ungkap Mayor Anggun.

Sementara itu, Komandan Pos Skamto Sersan Kepala Agung Prayogo menuturkan bahwa kegiatan pembersihan tidak hanya terfokus pada titik sumber air. “Selain bak sumber air, Kami juga membersihkan akses jalan menuju sumber air yang telah lebat tertutup ranting-ranting pohon. Hal tersebut kita lakukan dengan harapan memudahkan masyarakat untuk mengambil air di bak penampungan tersebut,” jelasnya.

Kegiatan yang digagas oleh Satgas Yonif MR 413 Kostrad dalam pembersihan sumber air di Kampung Yowong ternyata mendapatkan respon yang positif dari salah satu tokoh masyarakat bernama bapak Morobai (51).

“Puji Tuhan setelah hampir setahun, kita bisa melakukan pembersihan sumber air ini, semoga kualitas air semakin baik dan bisa menyehatkan bagi semua masyarakat Kampung Yowong,” ucap Bapak Morobai.

Perkuat Tali Silaturahmi, Satgas Yonif MR 413 Gelar Anjangsana di Kediaman Tokoh Adat Kampung Nafri

Sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Pos Nafri memperkuat tali silaturahmi dengan menggelar anjangsana di Kediaman tokoh Adat Kampung Nafri Distrik Abepura Kota Jayapura.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Jumat (08/01/2021).

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Pos Nafri tersebut merupakan upaya dalam memelihara silaturahmi antara Satgas dengan masyarakat. “Memasuki masa purna tugas operasi, kami tetap melakukan kegiatan kemasyarakatan yang salah satunya dilakukan oleh Pos Nafri yaitu menggelar kegiatan anjangsana,” ucapnya.

“Kami sangat berharap sepulangnya kami dari penugasan ini, masyarakat Perbatasan RI-PNG khususnya di Kampung Nafri mendapatkan kesan yang baik karena selama kurang lebih delapan bulan kami selalu bersama dalam setiap kegiatan,” kata Mayor Anggun.

Sementara itu, Kapten Inf Senopati Yudho selaku Komandan Pos Nafri menjelaskan bahwa kunjungannya ke tokoh masyarakat sekaligus saling bertukar informasi terkait perkembangan situasi yang ada di Kampung Nafri. “Saya bersama Bapak Daniel Awi (65) yang merupakan Kepala Suku Nafri sering bertukar informasi mengenai situasi di Kampung ini. Begitupun dengan Bapak Arnont Awi (57) yang merupakan kepala suku Kampung Warke yang jaraknya berdekatan dengan Kampung Nafri,” ujarnya.

“Alhamdulillah hasil kedekatan kami dengan para tokoh adat membuat situasi keamanan di Kampung ini terkendali, bersama dengan masyarakat kami akan senantiasa menutup peluang bagi siapapun yang mencoba mengganggu stabilitas keamanan di Kampung Nafri ini,” tambahnya.

Kunjungan Kerja Pertama Tahun 2021 Panglima TNI dan Kapolri ke Provinsi Papua

(Puspen TNI). Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dan Kapolri yang diwakili oleh Irwasum Polri Komjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si. melakukan kunjungan kerja pertama di awal tahun 2021 ke Provinsi Papua, Jumat (8/1/2021).

 

Dalam kunjungan kerja tersebut, Panglima TNI dan Irwasum melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dan Bakti Sosial (Baksos) bersama para Tokoh Agama, dan Forkopimda se-Provinsi Papua dan Papua Barat di Hotel Suni Garden Lake, Jayapura, Papua.

 

Panglima TNI didampingi Irwasum melalui video conference mengatakan bahwa kegiatan Komsos dan Baksos tersebut merupakan bentuk persatuan dan kesatuan serta kepedulian sesama anak bangsa untuk meringankan beban masyarakat.

 

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI memberikan bantuan sosial kepada masyarakat Papua dan Papua Barat berupa 10.000 alat Swab Anti Gen dan 3.000 set APD serta 10.000 paket sembako. “Swab Antigen untuk memastikan bahwa Bapak dan Ibu sekalian aman dari Covid-19, sehingga dapat mendampingi umat dengan lebih baik,” katanya.

 

Panglima TNI menyampaikan bahwa dalam waktu dekat juga akan melaksanakan program vaksinasi nasional yang dilakukan secara bertahap. Hal penting yang harus dilakukan saat ini adalah menggugah kesadaran masyarakat untuk mau melaksanakan vaksinasi.

 

“Disinilah pentingnya kolaborasi dan kerja sama lintas sektoral, baik Pemda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, TNI dan Polri untuk melakukan sosialisasi dan komunikasi kepada masyarakat luas,” tegas Panglima TNI.

 

Panglima TNI menyampaikan bahwa di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir, semua tetap harus berupaya untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). “Kasus positif Covid-19 di Papua dan Papua Barat masih cukup tinggi, setiap unsur tidak boleh lengah, protokol kesehatan harus sudah menjadi kebutuhan dan bagian hidup kita sehari-hari,” ujarnya.

 

Menurut Panglima TNI, sebagai tokoh panutan masyarakat, Bapak dan Ibu sekalian memiliki pengaruh yang sangat besar kepada umat. Sebagaimana dikatakan, bersama pengaruh atau kekuatan yang besar maka terletak tanggung jawab yang besar pula.

 

“Selamat Natal dan Tahun Baru 2021. Semoga damai Natal senantiasa mewarnai bumi Papua pada khususnya dan bahkan seluruh dunia. Semoga kita dapat menyongsong tahun baru ini dengan harapan dan semangat baru serta optimis untuk membangun bangsa,” tutup Panglima TNI. (Bdr)

Bangun Keakraban, Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa Bantu Warga Tanam Padi Di Tapal Batas

(Merauke).  Dalam upaya membangun keakraban dan memperkokoh kemanunggalan bersama masyarakat  perbatasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif  125/Simbisa membantu warga menanam padi di Kampung Kuler, Distrik Neukenjerai, Kabupaten Merauke, Jumat (8/1/2021).

 

Dansatgas Pamtas Yonif 125/Simbisa Letkol Inf Anjuanda Pardosi mengungkapkan bahwa dalam kegiatan tersebut lima orang personel Satgas dari Pos Kuler dipimpin Sertu Jansen Siregar turut berpartisipasi meringankan pekerjaan warga dengan cara membantu menanam padi di lahan milik warga Kampung Kuler.

 

“Kelima orang personel Satgas ini terjun langsung membantu menanam padi di lahan seluas dua hektar milik bapak Prederikus Kaise (49 th),” katanya.

 

Menurut Letkol Inf Anjuanda Pardosi, melalui kegiatan seperti ini diharapkan akan tercipta komunikasi yang baik sehingga dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan antara Satgas dengan warga.

 

Selanjutnya dikatakan bahwa kehadiran Satgas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW yang turut membantu menanam padi milik warga ini juga sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah perbatasan.

 

“Karena, ketahanan pangan nasional merupakan salah satu aspek penting dalam kaitannya dengan stabilitas negera ini, sehingga dibutuhkan peran aktif dari seluruh elemen bangsa untuk mewujudkannya,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Bapak Prederikus Kaise yang merupakan pemilik lahan mengucapkan terima kasih kepada Satgas, khususnya Pos Kuler yang telah membantunya menanam padi.  “Saya sangat senang dan berterima kasih atas kehadiran Satgas yang telah membantu kami menanam padi. Satgas sudah kami anggap seperti keluarga sendiri. Semoga bapak-bapak Satgas selalu diberi kesehatan dan perlindungan dalam melaksanakan tugasnya,” tuturnya. (Bdr)

Dua Orang Pekerja Migran Indonesia Ilegal Diamankan Personel Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas

(Sanggau-Kalbar). Dua orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) diamankan oleh personel Pos Kotis Entikong Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Kamis (7/1/2021).

 

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa, dalam rilis tertulisnya di Pos Kotis Entikong menyebutkan bahwa kedua orang tersebut diamankan karena melintas batas secara ilegal melalui jalur non-prosedural di Desa Entikong, Kec. Entikong, Kab. Sanggau, Kalbar.

 

Dijelaskan Dansatgas bahwa dua orang PMI ilegal tersebut ditangkap saat anggota Pos Kotis Entikong, Serda Muliyadi beserta dua orang anggotanya melaksanakan patroli di jalur tikus sektor kiri dan kanan PLBN Entikong. Kedua orang tersebut diamankan karena memasuki wilayah Indonesia melalui jalur tidak resmi dan tidak memiliki dokumen resmi.

 

“Jalan-jalan tikus memang sering dilalui oleh pelintas batas tanpa melalui prosedur keimigrasian yang benar atau secara ilegal, sehingga diperlukan pengamanan dan pengawasan yang ketat guna mencegah penyelundupan melalui jalur-jalur tersebut,” ungkapnya.

 

Menurut Letkol Inf Alim Mustofa, sepanjang wilayah perbatasan RI-Malaysia yang menjadi sektor tanggung jawab Satgas Yonif 642/Kapuas masih rawan sekali adanya kegiatan-kegiatan ilegal seperti pelintas batas ilegal, penyelundupan barang-barang terlarang serta yang lainnya.

 

“Untuk mencegah segala bentuk kegiatan ilegal tersebut, kami berlakukan patroli secara rutin serta pengawasan yang ketat di seluruh sektor Pos Pamtas yang kami jaga,” katanya.

 

Selanjutnya untuk proses lebih lanjut, Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas menyerahkan dua orang PMI ilegal tersebut kepada Imigrasi PLBN Entikong dan karantina Entikong, guna menjalani pemeriksaan kesehatan mengikuti protokol kesehatan terkait penanganan penyebaran virus Covid-19 di situasi pandemi sekarang ini. (Bdr)

Tekan Penyebaran Covid-19, Satgas Pamtas Yonif 125 Distribusikan Hand Sanitizer, Masker, Vitamin dan Alat Disinfektan

(Merauke). Untuk mencegah dan menanggulangi penyebaran Covid-19, Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa yang berada dibawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW menditribusikan hand sanitizer, masker, vitamin dan alat disinfektan kepada aparat pemerintah dan masyarakat Kampung Sota, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa Letkol Inf Anjuanda Pardosi, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Kamis (7/1/2021).

 

Hand sanitizer, masker, vitamin dan alat disinfektan tersebut dibagikan oleh personel Pos Komando Utama (Kout) Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa dipimpin Wadansatgas Kapten Inf Hendri Sihombing,” ungkap Dansatgas.

 

Dansatgas mengatakan bahwa pembagian hand sanitizer, masker, vitamin dan alat disinfektan ini dimaksudkan untuk menekan penyebaran virus Covid-19 yang hingga sekarang masih mengancam keselamatan warga.  Berbagai upaya terus dilakukan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19.

 

Lebih lanjut dikatakan, pendistribusian hand sanitizer, masker, vitamin dan alat disinfektan kepada aparat pemerintah setempat dipimpin Wadansatgas Kapten Inf Hendri Sihombing dilaksanakan di Balai Kampung Sota. Sedangkan untuk masyarakat yang lain, anggota Satgas membagikannya langsung dari rumah ke rumah (door to door), termasuk juga sekolah.

 

Menurut Letkol Inf Anjuanda Pardosi, dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dibutuhkan kerja sama, disiplin dan kepedulian seluruh elemen bangsa untuk senantiasa menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

 

“Ini semata-mata bertujuan untuk keselamatan kita bersama, mencegah lebih baik daripada menyesal kemudian. Semoga wabah Covid-19 ini dapat segera diatasi, agar kita tidak selalu cemas dan khawatir melakukan aktivitas,” ujarnya. (Bdr)

RPP Perizinan Berusaha Sumber Daya Air Perlu Perhatikan Keseimbangan Kepentingan Rakyat dan Bisnis

Sumbawanews.com, Jakarta-Tim Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian sudah meng-upload flyer RPP NSPK (Norma, Standar, Prosedur, Kriteria) Perizinan Berusaha Berbasis Resiko Bidang Sumber Daya Air (SDA) di situs resmi uu-ciptakerja.go.id. Di sana disebutkan bahwa perizinan berusaha diberikan untuk jangka waktu paling lama 10 tahun. Sedang untuk proses izinnya sendiri itu harus bisa diselesaikan dalam waktu 7 hari kerja, yang terdiri dari Rekomtek (rekomendasi teknik) 3 hari dan proses perizinan berusahanya 4 hari.

“Jika semua persyaratan pengajuan perizinan berusaha ini sudah lengkap, itu harus keluar rekomteknya dalam tiga hari kerja setelah data tersebut diterima. Jadi ini bagi teman-teman di Balai Sungai, dalam tiga hari kerja mereka harus selesaikan. Apakah ini pekerjaan berat apa ringan?” ujar Dr. Ir. Firdaus Ali, M.Sc., Staf Khusus Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam sebuah Focus Group Discussion (FGD) pakar dan pelaku usaha yang menjadi masukan kepada pemerintah dalam penyusunan RPP NSPK Perizinan Berusaha Berbasis Resiko Bidang SDA baru-baru ini.

Seperti diketahui, Pemerintah membuka ruang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk memberikan masukan dan usulan dalam penyusunan peraturan turunan dari Undang-Undang Cipta Kerja setelah diundangkan pada 2 November 2020.

Kata Firdaus, sebetulnya 7 hari itu pekerjaan ringan karena memang sudah tugas mereka sehari-hari. Namun, dia menuturkan bahwa yang terjadi di lapangan banyak pelaku usaha yang mengajukan permohonan hingga berbulan-bulan tidak mendapatkan rekomtek.

Karenanya, menurut Firdaus, kecepatan proses perizinan itu yang nantinya akan dipertegas melalui NSPK dan diharapkan bisa dipahami oleh semua pihak terkait.

Enny Sri Hartati, Peneliti Institute For Development of Economics and Finance (INDEF) mengatakan yang menjadi titik krusial dari RPP SDA ini adalah bagaimana menyeimbangkan antara kepentingan pemenuhan hak-hak rakyat dan kepentingan bisnis. Menurutnya, yang diperlukan sekarang adalah tinggal bagaimana mengharmonisasikan, mensinergiskan, mengkoordinasikan, mengadilkan dengan kebijakan-kebijakan yang transparan dan akuntabel, sehingga masing-masing pihak ini punya kepentingan.

“Jadi pemenuhan kebutuhan masyarakat dan kepentingan pengusaha untuk kepentingan bisnis juga mempunyai kepastian untuk terpenuhi. Ini yang menurut saya harus diselesaikan ke depannya,” katanya seperti dikutip sinarharapan.net. Rabu (7/1)

Liana Bratasida, Direktur Eksekutif Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI), juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, adanya keseimbangan itu penting sekali. “Keseimbangan di antara hak rakyat dan juga kepentingan bisnis. Karena bisnis adalah bagian dari rakyat juga. Keseimbangan antara lingkungan, ekonomi, dan aspek sosial, itu juga menjadi penting,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Rachmat Hidayat, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Indonesia (Aspadin). Dia mengatakan kelestarian sumber daya air harus tetap dipertahankan, hak rakyat atas air harus menjadi nomer satu, dan swasta juga harus dipertimbangkan. “Tapi jangan sampai diterjemahkan bahwa swasta itu kalau investasi tunggu kalau airnya ada baru bisa jalan. Secara ekonomi itu akan berat bagi pelaku usaha. Ini hanya bisa dilakukan kalau database mengenai sumber daya air di suatu wilayah tersedia,” ucapnya.

Karenanya, pemerintah perlu memetakan sumberdaya air yang tersedia agar bisa menetapkan alokasi. Kalau tidak, kata Rachmat, cita-cita pemerintah di Undang-Undang Cipta Kerja malah tidak akan tercapai. Menurutnya, pelaku usaha perlu memiliki informasi yang lengkap untuk menentukan investasi bisa jalan atau tidak. “Karena itu, perlu kita garis bawahi, SDA itu hajat hidup semua mahluk dan semua masyarakat termasuk perusahaan. Perusahaan tidak akan dapat beroperasi tanpa Sumber Daya Air, di sektor industri manapun,” katanya.

Prof. Ir. Lambok Hutasoit PhD, Pengamat Hidrogeologi ITB, menyarankan agar pengelolaan air tanah itu harus dilakukan berdasarkan cekungan air tanah (CAT) tidak wilayah sungai (WS). Karena, menurutnya, wilayah sungai itu tidak jelas batasannya. “Cekungan air tanah perlu dievaluasi agar tidak ada daerah yang tidak bertuan. Jadi dalam peta cekungan air tanah di Indonesia, itu masih banyak yang tidak ada cekungan air tanahnya, itu sebetulnya tidak tepat. Air tanah itu ada walaupun kecil. Jadi kami mengusulkan semuanya dipetakan lagi, diklasifikasikan seperti itu,” tuturnya.

Dr. Nana Mulyana, Ahli Hidrologi IPB, juga meminta agar masalah DAS (daerah aliran sungai), CAT, dan Wilayah Sungai, perlu diperjelas di RPP SDA. Menurutnya, CAT untuk air tanah itu berbeda sekali dengan DAS. “Tapi yang terpenting adalah neraca airnya yang harus nanti kita perhatikan. Karena neraca air kita itu berbeda-beda, ada supply dan demand,” tukasnya.

Dr. Ir. Heru Hendrayana, Dosen Teknik Geologi UGM, meminta jangan sampai sumber daya air atau air itu beralih menjadi barang yang strategis. Kalau itu dilakukan maka ini akan menjadi suatu hal yang berbahaya. “Karenanya keseimbangan itu harus terjaga. Selama keseimbangan itu terjaga, maka kita tidak akan mengarah ke arah yang strategis,” katanya.

Berita Terkini

Mahasiswa Trisakti Demo di DPR Tuntut Reformasi Sipil-Militer

Sumbawanews.com,- Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trisakti akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR, Jakarta, Jumat siang, 19 Juni 2026. Aksi yang dimulai...

Trump dan Iran Sepakat Kerja Sama Energi, China dan Rusia Bereaksi

Sumbawanews.com,- Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menandatangani memorandum kesepahaman (MoU) dengan Iran terkait kerja sama energi, sebuah langkah diplomatik yang mengejutkan...

Espresso Murah Meriah: Breville dan Ninja Diskon Hingga Rp3 Juta

Sumbawanews.com,- Amazon Prime Day 2026 membawa penawaran terbesar tahun ini untuk dua mesin espresso paling populer di dunia: Breville Barista Express dan Ninja Luxe...

Jakarta Cerah Berawan, Suhu Capai 33°C

Sumbawanews.com,- BMKG memprediksi cuaca di Jakarta hari ini didominasi cerah hingga cerah berawan sepanjang hari, dengan suhu tertinggi mencapai 33 derajat Celsius pada siang...

Berita Utama