Home Blog Page 2623

Danrem 162/WB Minta Semua Pihak Dukung dan Ikut Sosialisasikan Vaksinasi Covid-19 Aman Bagi Masyarakat

Mataram – Vaksinasi Covid-19 akan dilaksanakan dalam waktu dekat di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Berkaitan dengan itu, stakeholder di NTB menggelar rapat koordinasi penanganan Covid-19 dan kesiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Provinsi NTB.

Rapat yang dihadiri Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Kapolda NTB Irjen Pol M. Iqbal, S.IK., Waka Polda NTB, Kalak BPBD NTB, Kabag Fakir Miskin Disos NTB, Kadis Kesehatan NTB dan Kasat Pol PP NTB di Tenda Putih Lapangan Gajah Mada Mapolda NTB jalan Langko Kota Mataram, Rabu (13/1/2021).

Danrem 162/WB pada kesempatan itu menyampaikan bahwa menurutnya, tingkat kesadaran dan disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan (Prokes) cenderung menurun sehingga berdampak pada peningkatan kasus Covid-19 di wilayah NTB.

Oleh sebab itu, Danrem mengatakan, perlu semangat menggelar kembali patroli secara rutin, melaksanakan pengawasan ketat penerapan Prokes di tempat-tempat keramaian termasuk di Dermaga dan Bandara, serta meningkatkan sanksi hukum bagi pelanggar protokol kesehatan.

“Ini harus dilakukan untuk memberikan efek positif kepada pelanggar protokol kesehatan Covid-19 maupun yang lainnya sehingga kedepan dia ikut berperan mensosialisasikan protokol kesehatan kepada yang lain,” ujar Danrem.

Selain itu, Danrem juga mengingatkan bahwa pembatasan waktu bagi para pelaku usaha agar lebih tegas dengan batas maksimal pukul 21.00 sudah ditutup sehingga diharapkan mulai pukul 22.00 tidak ada lagi aktifitas di luar rumah.

Terkait dengan vasinasi Covid-19, Ahmad Rizal Ramdhani berharap agar seluruh masyarakat mendukung dan menyukseskan program tersebut. Namun menurutnya, vaksinasi pertama ini akan diprioritaskan bagi para tenaga kesehatan, TNI dan Polri.

“Kami jajaran Korem 162/WB mendukung sepenuhnya program vaksinasi Covid-19 mulai dari proses sosialisasi sampai dengan pendistibusian ke masyarakat sesuai Perintah dari pimpinan,” ujarnya.

Danrem juga meminta peran para tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat untuk membantu mensosialisasikan program vaksinasi Covid-19, sehingga vaksinasi berjalan aman dan lancar.

Sedangkan Kapolda NTB Irjen Pol M. Iqbal mengatakan vaksin Covid-19 sudah ada di NTB dan diamankan oleh Kadis Kesehatan dibantu TNI-Polri untuk pengawalan dan pengamanannya.

Dijelaskannya, melalui rapat koordinasi ini dibahas beberapa hal terkait dengan pendisiplinan masyarakat untuk menekan penyebaran Covid-19 khususnya di kabupaten kota yang cendrung mengalami peningkatan.

“Kondisi pandemi Covid-19 membuat masyarakat kebingungan sehingga negara hadir dengan memberikan vaksinasi Covid-19 sebagai antibodi terhadap serangan Covid-19. Mari jangan ragu, kita sukseskan vaksinasi Covid-19,” ujarnya.

Ditempat rapat, hadir juga Kasiintel Kasrem 162/WB Kolonel Inf Setiya Asmara, PJU Polda NTB serta tamu undangan lainnya.

Satgas Pamtas Yonif 642 Tanamkan Nilai-Nilai Pancasila Kepada Anak-Anak Generasi Penerus Bangsa

(Bengkayang-Kalbar). Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada anak-anak di perbatasan, tepatnya anak-anak di Dusun Saparan, Desa Kumba, Kec. Jagoi Babang, Kab. Bengkayang, Kalbar, Selasa (12/1/2021).

 

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa di Pos Kotis Entikong, Kab. Sanggau, Kalbar, mengatakan bahwa kegiatan mengajar tersebut dilaksanakan oleh anggota Pos Pamtas Saparan yang dipimpin Letda Inf Jhony Rompis bersama dua orang anggotanya.

 

“Kami berusaha menanamkan jiwa nasionalisme kepada anak-anak di perbatasan salah satunya dengan mengajarkan lagu-lagu kebangsaan dan menyebutkan sila-sila dalam Pancasila,” ungkapnya.

 

Sebagaimana diketahui, para generasi muda merupakan aset bangsa yang akan menentukan masa depan bangsa dan negara Indonesia di masa depan. “Untuk itu kita ajarkan pada generasi muda ilmu pengetahuan serta rasa cinta tanah air dan juga kita tanamkan jiwa nasionalisme serta patriotisme,” kata Dansatgas.

 

“Materi yang diberikan oleh personel Satgas Pos Saparan dalam menanamkan jiwa nasionalisme sejak dini yaitu selain menyanyikan lagu-lagu kebangsaan, anak-anak juga dilatihkan untuk menghapal dan mengucapkan Pancasila serta diberikan pemahaman tentang nilai-nilai yang terkandung didalamnya,” jelasnya.

 

Menurut Letkol Inf Alim Mustofa, dalam kegiatan tersebut personel Satgas pun memberikan hadiah berupa buku tulis dan alat tulis untuk menambah semangat anak-anak dalam belajar. Terlihat anak-anak sangat antusias dan ceria saat diajarkan oleh personel Satgas Yonif 642/Kapuas.

 

“Satgas Yonif 642/Kapuas akan selalu turut serta dalam menyiapkan generasi-generasi muda penerus bangsa khususnya anak-anak di perbatasan ini, agar kelak menjadi generasi yang dapat membanggakan untuk bangsa dan negara Indonesia tercinta,” tutup Letkol Inf Alim Mustofa. (Bdr)

Satgas Yonif MR 413 Bersama Puskesmas Skouw Wujudkan Warga Papua Bebas Kaki Gajah

sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Mosso bersama Puskesmas Skouw menggelar Program BELKAGA (Bulan Eliminasi Kaki Gajah) bertujuan untuk menyukseskan program Menuju Indonesia Bebas Kaki Gajah yang dilakukan di Balai Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura. Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Rabu (13/01/2021).

 

Lanjut dikatakan Dansatgas bahwa kegiatan BELKAGA yang dilakukan oleh Pos Mosso bersama Puskesmas Skouw ditujukan khususnya bagi anak usia dini. Sasaran pemberian vaksin Dyethilcarbamazine Citrate untuk penyakit Kaki Gajah ini difokuskan kepada anak usia dini. “Harapan kita di generasi mendatang tidak ada kasus Kaki Gajah lagi di Papua khususnya di Kampung Mosso ini,” ucapnya.

 

“Dalam pelaksanaannya, Puskesmas bersama Satgas juga melakukan kegiatan pencegahan Covid-19 yang saat ini masih berlangsung dengan membagikan masker dan Hand Sanitizer serta melakukan pengecekan penyakit Malaria melalui Rapid Diagnotic Test (RDT), dimana Kampung Mosso ini merupakan wilayah dengan endemik Malaria yang cukup tinggi,” ujar Dansatgas.

 

Dikutip dari konfirmasinya, Bapak Hain Olua M.Kes. selaku Kepala Puskesmas mengungkapkan bahwa kedua penyakit ini juga tidak kalah penting untuk dicegah bersama. “Sasaran utama kita dalam kegiatan ini memang untuk mencegah penyakit Kaki Gajah, namun pencegahan Covid-19 dan Malaria juga tidak boleh dilewatkan karena keduanya juga penting untuk kita lakukan,” katanya.

 

“Kita semua pastinya berharap yang terbaik untuk kesehatan masyarakat khususnya di Kampung Mosso ini, semoga dengan kegiatan ini membuat Satgas dan kami menjadi semakin solid dan selalu bersinergi untuk menciptakan warga Papua yang sehat,” tambah Kepala Puskesmas.

Secara Resmi, Pangdam XVII/Cenderawasih Resmikan Kodim 1703/Deiyai

(Deiyai-Papua).  Setelah melaksanakan kunjungan kerja pertama ke Kabupaten Nabire, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A., melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Deiyai untuk meresmikan Kodim baru 1703/Deiyai yang berada di Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua, Selasa 12 Januari 2021.

 

Dalam acara peresmian tersebut, Pangdam XVII/Cenderawasih didampingi Ketua Persit KCK PD XVII/Cenderawasih Ny Natalia Yogo Triyono, Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., sejumlah pejabat Kodam Cenderawasih dan Korem 173 PVB, Bupati Deiyai serta Forkompimda Kabupaten Deiyai.

 

Dalam arahannya, Pangdam menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat tidak pernah lelah untuk terus bersinergi dan melibatkan diri dalam membangun situasi yang aman dan kondusif serta mensejahterakan masyarakat di wilayahnya.

 

“Untuk itu, Kodam Cenderawasih senantiasa berkomitmen mendukung seluruh program yang dijalankan Pemerintah untuk selalu melayani, mengamankan dan menyejahterakan kehidupan rakyat di wilayah Papua,” ujarnya.

 

Menurut Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, pembentukan Kodim 1703/Deiyai diharapkan dapat mendorong Pemerintah Kabupaten Deiyai, dalam melakukan percepatan pembangunan dan perekonomian masyarakat.

 

“Terkait hal itu, saya berharap kepada Bupati, Ketua DPRD, Kapolres, Tokoh Adat, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Deiyai, agar dapat mendukung Tugas Pokok Kodim 1703/Deiyai,” ucapnya.

 

Pangdam XVII/Cenderawasih juga berpesan kepada para prajurit yang berdinas di Kodim 1703/Deiyai, agar senantiasa memelihara fasilitas ini dengan sebaik-baiknya dan laksanakan tugas dengan semaksimal mungkin.

 

“Tumbuhkan sikap dan rasa tanggung jawab yang tinggi, sehingga bangunan tersebut memiliki masa pakai yang panjang dan indah dipandang, karena secanggih apapun fasilitas yang kita miliki, tidak akan memberikan nilai tambah kalau tidak dirawat dengan baik,” pesannya.

 

“Buatlah terobosan inovatif dan kreatif serta laksanakan koordinasi dan komunikasi yang baik dan perintahkan kepada para Prajurit Kodim 1703/Deiyai untuk melaksanakan Pembinaan Teritorial yang tepat dan efektif, dengan selalu melibatkan peran seluruh komponen masyarakat serta Jadilah Ksatria Pelindung Rakyat sejati, yang selalu menghormati adat istiadat dan kearifan lokal Papua,” tutup Pangdam.(Bdr)

Tokoh Masyarakat Papua, Ramai-Ramai Dukung Otsus

sumbawanews.com,- Puluhan tokoh masyarakat Papua, yang terdiri dari Kepala Suku, Tokoh Pemuda dan Tokoh Agama menggelar aksi damai untuk mendukung kelanjutan Otonomi Khusus (Otsus) di kantor Otonom Wenehule Huby Distrik Wamena Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, Senin (11/1/2021).

 

Dalam aksi ini massa menyampaikan aspirasinya terkait kelanjutan Otsus dan surat pernyataan sikap yang ditujukan kepada Pemerintah Daerah Jayawijaya agar Otsus yang telah berjalan selama 20 tahun tetap dilanjutkan di tanah Papua.

 

Alex Doga, Tokoh Veteran Jayawijaya mewakili masyarakat menyampaikan dukungannya atas pelaksanaan Otsus di Tanah Papua, di mana menurutnya Otsus telah memberikan banyak manfaat dalam pembangunan di segala bidang di Papua. “Hari ini kami tokoh masyarakat, agama, pejuang, perintis, tokoh pemuda, kaum perempuan, kami hadir di kantor Bupati untuk menyampaikan aspirasi bahwa kami semua dukung Otsus,” ucapnya kepada wartawan.

 

“Ada yang mau menolak Otsus, tetapi saya mewakili elemen masyarakat, saya menerima pembangunan ini, sangat berterimakasih kepada pemerintah atas pembangunan, terima kasih kepada Bupati, Gubernur sampai bapak Presiden,” ujarnya.

 

Aksi damai yang berlangsung 1 jam ini dipimpin oleh sdr Carlos Huby dari Lembaga Masyarakat Adat (LMA), Sili Gombo dari Barisan Merah Putih (BMP), Alek Silo Karno Doga dari Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera), Hengky Heselo dari perwakilan kepala Suku Besar Distrik Kurima, Arnold Haselo mewakili tokoh pemuda, Aser Huby mewakili Tokoh Agama. (*)

 

Panglima TNI : Lokasi Penemuan FDR Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Sesuai Perkiraan

Sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Marsdya TNI Bagus Puruhito dan Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono, menggelar konferensi pers terkait ditemukannya Flight Data Recorder (FDR) pesawat Sriwijaya Air SJ-182, bertempat di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (12/1/2021).

 

Terkait kronologis ditemukannya FDR oleh penyelam dari TNI Angkatan Laut, Panglima TNI menyampaikan bahwa pada hari ini, Selasa 12 Januari 2021, tepat pukul 14.00 WIB, Kasal menyampaikan informasi bahwa sesuai dengan perkiraan yang sudah ditentukan di wilayah yang sudah ditandai, telah ditemukan bagian dari FDR.

 

Selanjutnya Panglima TNI memerintahkan kepada Kasal agar terus mencari FDR yang kemungkinan besar masih berada di sekitar wilayah yang telah ditandai. “Kasal menyampaikan bahwa bagian yang ditemukan justru adalah pecahan dan Underwater Beacon yang berfungsi memberikan sinyal,” ungkapnya.

 

Sekitar pukul 16.40 WIB, Kasal kembali melaporkan bahwa FDR telah ditemukan setelah tim penyelam melakukan operasi pencarian di sekitar titik temuan awal pecahan Black Box. “Kasal melaporkan kembali bahwa FDR sudah ditemukan dan dilaporkan pula bahwa Underwater Locator Beacon ditemukan sebanyak dua buah” kata Panglima TNI.

 

Selain FDR,  untuk mengungkap penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 juga dibutuhkan Cockpit Voice Recorder (CVR) yang merekam pembicaraan pilot. Panglima TNI meyakini bahwa CVR bisa segera ditemukan di sekitar lokasi penemuan FDR Black Box Sriwijaya Air SJ-182. “Kami meyakini semua bahwa beacon yang ada di CVR juga ditemukan di sekitar itu, maka dengan keyakinan yang tinggi, Cockpit Voice Recorder akan segera ditemukan,” ucapnya.

 

Menurut Panglima TNI, pasca ditemukannya Flight Data Recorder, proses evakuasi korban dan badan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 akan tetap dilakukan. “Badan pesawat perlu diangkat guna proses penyelidikan penyebab jatuhnya pesawat dan dalam rangka melengkapi data yang diperlukan oleh KNKT,” ujarnya.

 

Usai ditemukannya Flight Data Recorder, Panglima TNI secara simbolis menyerahkan secara langsung temuan Black Box atau kotak hitam Sriwijaya Air SJ-182 dari penyelam kepada Kabasarnas, yang kemudian dari Kabasarnas diserahkan kepada Ketua KNKT.

 

“Saya mewakili seluruh prajurit TNI di lapangan, anggota Polri di lapangan, dan stakeholder terkait menyerahkan hasil temuannya FDR kepada penanggung jawab operasi evakuasi kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yakni Kabasarnas,” kata Panglima TNI. (Ahm)

Koramil Sembalun Bantu Penghijauan Bukit Dara dan Bukit Selong Sembalun

Lombok Timur – Musim hujan kali ini dimanfaatkan personel Koramil 1615-10/Sembalun bersama anggota Kehutanan Resort Sembalun dan Polsek Sembalun untuk melakukan penghijauan di sekitar Bukit Anak Dara dan Bukit Selong Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur, Selasa (12/1/2021).

Menurut Danramil Sembalun Kapten Inf Muslim, penanaman ribuan bibit pohon dengan jenis matoa, jati putih, kayu putih dan beringin sengaja dilakukan karena sebelumnya di dua bukit tersebut baru-baru ini pernah mengalami kebakaran.

“Sekitar bulan November lalu, dua bukit ini mengalami kebakaran hutan, kebetulan sekarang musim hujan bagus untuk melakukan reboisasi,” ujar Muslim.

Terpisah, Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., disela-sela kesibukannya dalam penyiapan Kunker Pangdam IX/Udayana di Makodim memberikan apresiasi langkah positif yang dilakukan Forkopimca Sembalun bersama pihak kehutanan melakukan penghijauan disekitar bukit yang pernah terbakar karena kekeringan.

Hal itu dilakukan kata Dandim, sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi terjadinya tanah longsor ataupun banjir pada tahun-tahun berikutnya khususnya di daerah Sembalun.

“Nama Sembalun sebagai daerah destinasi wisata sudah mulai dikenal masyarakat luas, tidak hanya NTB tapi juga secara nasional sudah mulai dilirik oleh wisatawan. Untuk itu harus ditata kembali agar lebih indah, nyaman dan enak untuk dikunjungi,” papar Agus Donny.

Mantan Prajurit Korp Baret Merah itu juga berharap agar kedepan Sembalun menjadi destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara sehingga dapat memberikan kontribusi positif kepada daerah dan masyarakat Sembalun khususnya dalam peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Tingkatkan Kekompakan Bersama Warga Perbatasan, Satgas Yonif 125/Simbisa Gotong Royong Membangun Jalan di Kampung Yanggandur

(Merauke). Dalam rangka memelihara dan meningkatkan kekompakan dengan masyarakat perbatasan, Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW ikut bergotong-royong membangun jalan di Kampung Yanggandur, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Selasa (12/1/2021).

 

Dansatgas mengungkapkan, lima orang personel Satgas dari Pos Yanggandur dipimpin Serda Jeremy Sinaga bersama-sama dengan warga bahu membahu dalam pengerjaan  pembangunan jalan di RT 01 Kampung Yanggandur.  “Partisipasi Satgas dalam kegiatan ini sebagai wujud kepedulian dan kecintaan terhadap masyarakat perbatasan, sekaligus juga menanamkan semangat gotong royong,” ujarnya.

 

Lebih lanjut dikatakan, pembangunan jalan di RT 01 Kampung Yanggandur yang panjangnya lebih kurang 200 meter tersebut dikerjakan oleh personel Satgas bahu-membahu bersama warga merupakan wujud dukungan kepada pemerintah setempat dalam upaya meningkatkan fasilitas umum demi kenyamanan warga.

 

“Satgas senantiasa siap membantu warga, apalagi kegiatan gotong royong seperti ini akan mempererat tali persaudaraan sekaligus mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat,” terang Dansatgas.

 

Di tempat terpisah, Yosef Dimar (28 th), salah satu warga Kampung Yanggandur yang ikut dalam kerja bakti tersebut menuturkan sangat senang atas keikutsertaan anggota Satgas dalam membantu pembangunan jalan di Kampung Yanggandur.

 

“Terima kasih buat bapak-bapak TNI yang telah membantu kami dalam pembangunan jalan ini. Semoga Tuhan senantiasa menyertai dan memberkati bapak sekalian,” ucapnya. (Bdr)

Pangdam Cenderawasih Minta Prajuritnya Bijak Dalam Bermedia Sosial

(Nabire-Papua). Setelah meresmikan pergantian nama Kodim 1705/Paniai menjadi Kodim 1705/Nabire, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. didampingi Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., memberikan arahan terhadap prajurit se-Garnizun Nabire di Lapangan Serba Guna Yeheskiel M. Hirwa, Makorem 173/PVB, Senin (11/01/2021).

 

Dalam arahannya tersebut Pangdam XVII/Cenderawasih mengatakan bahwa kunci menjadi prajurit di wilayah Papua harus memiliki kedisiplinan yang tinggi, semangat dan kebanggaan, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik.

 

“Setiap prajurit harus memiliki disiplin, semangat yang tinggi dan memiliki kebanggaan terhadap satuan masing-masing agar di setiap tugas yang diberikan dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.

 

“Untuk menjaga itu semua, prajurit harus mempunyai jiwa dan badan yang sehat yaitu dengan menjalani pola hidup sehat, makan yang baik, melakukan olahraga dan istirahat secara teratur, serta mengikuti protokol kesehatan dan mampu memberikan contoh yang baik bagi masyarakat ditengah pandemi Covid-19,” tambah Pangdam.

 

Selanjutnya Pangdam juga menyampaikan rasa terima kasih serta kebanggaannya terhadap para Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang berdinas di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih.

 

“Saya sangat bangga terhadap para Babinsa disini, karena mereka mampu melakukan pembinaan 2 sampai 3 Desa bahkan lebih, apabila terjadi situasi yang emergensi atau permasalahan, Babinsa mampu mengetahui dan memahami karakter warga, sehingga dengan cepat dapat mencari solusi dalam permasalahan tersebut,” ujarnya.

 

Diakhir arahannya, Jenderal Bintang Dua di Kodam XVII/Cenderawasih menekankan agar di zaman era globalisasi digital yaitu dunia medsos, para prajurit harus bisa menyikapi medsos dengan bijaksana dan tidak mudah terprovokasi dengan berita hoax yang belum tentu kebenarannya dan tidak benar sama sekali.

 

“Di era Globalisasi ini, kita  secara tidak langsung sudah dikendalikan oleh handphone, untuk itu kita harus membatasi waktu penggunaan handphone dan bijak dalam penggunaan medsos, agar kita semua dapat memilih berita yang baik serta tidak terprovokasi dengan berita yang belum tentu kebenarannya,” tegas Jenderal Bintang Dua tersebut. (Bdr)

Stabilkan Ketersediaan Bahan Pokok Makanan, Satgas Yonif MR 413 Bantu Warga Perbatasan RI-PNG Tanam Pisang

sumbawanews.com,- Dalam upaya menstabilkan ketersediaan bahan pokok makanan di masa pandemi Covid-19, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Kout KM 31 membantu warga Kampung Sanggaria Distrik Arso Kabupaten Keerom menanam pohon pisang.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Selasa (13/01/2021).

 

Seperti diketahui bahwa pisang merupakan makanan pokok setelah nasi yang di konsumsi oleh kebanyakan warga Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura. Tidak hanya sebagai pencuci mulut saja melainkan pisang juga dapat diolah menjadi pisang rebus dan pisang goreng sehingga cukup untuk dijadikan makanan tunggal penambah energi.

 

Lebih lanjut dikatakan Dansatgas bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Pos Kout KM 31 dalam membantu warga menanam pisang merupakan bukti Kemanunggalan TNI-Rakyat. “Ini bukti kedekatan kami dengan rakyat. Selain menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan RI-PNG, kami juga membantu masyarakat dari segi perekonomian melalui ketahanan pangan menanam pohon pisang,” ungkapnya.

 

Mayor Anggun juga menuturkan bahwa di masa pandemi Covid-19 yang serba sulit ini, pisang merupakan primadoma bagi masyarakat khususnya Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura karena harganya stabil walau saat ini kebanyakan masyarakat ditempa kesulitan perekonomian. “Harga murah, kualitas baik dan kaya akan kandungan itu yang membuat pisang masih menjadi pilihan kedua selain nasi sebagai makanan utama,” katanya.

 

Sementara itu, Kapten Inf Hervin Rahadian Jannat selaku Komandan Pos Kout KM 31 juga menyampaikan bahwa kondisi tanah di Kampung Sanggaria sangat subur sehingga sangat memungkinkan untuk ditanam berbagai jenis tumbuhan baik buah maupun sayur. “Tanahnya sangat subur, namun mengingat kondisi pandemi Covid-19 ini, sepertinya warga memilih untuk menanam pisang karena harganya tidak jatuh dan tetap dapat menstabilkan ketersediaan bahan pokok makanan untuk saat ini,” jelasnya.

 

Pernyataan dari Kapten Hervin ternyata selaras dengan apa yang disampaikan pemilik lahan kebun pisang Bapak Juadi (43) bahwa warga memilih menanam pisang di masa pandemi Covid-19 ini, karena selain di Kabupaten Keerom sendiri dari Kota Jayapura pun pemesanan buah pisang sangat banyak. “Namun harganya tetap menyesuaikan harga lama karena kami memaklumi semuanya serba sulit. Jadi kami tidak mengambil kesempatan ini untuk menaikkan harga buah pisang itu sendiri. Saya sampaikan juga terima kasih kepada abang Satgas Yonif MR 413 Kostrad yang selama ini telah membantu dalam proses penanaman pisang ini,” ujarnya.

Berita Terkini

Peringati HUT Ke-60, IKKT Pragati Wira Anggini Gelar Seminar Kesehatan dan Doa Bersama Lintas...

Jakarta, sumbawanews.com - Dalam rangka memperingati hari ulang tahunnya yang ke-60, IKKT Pragati Wira Anggini (PWA) menyelenggarakan Seminar Kesehatan dan Doa Bersama Lintas Agama...

DPO Narkoba Malaysia Dikejar Bareskrim

Sumbawanews.com,- Bareskrim Polri menetapkan dua warga negara Malaysia sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus penyelundupan narkoba skala besar dari Malaysia ke Indonesia. Keduanya,...

Jaringan Cendekiawan Muda Kecam Pembubaran Diskusi Menteri di UGM

Sumbawanews.com,- Kampus harus tetap menjadi ruang aman bagi dialektika intelektual—begitu tegas pernyataan Jaringan Cendekiawan Muda (JCM) menanggapi pembubaran paksa diskusi bertajuk “Pancasila Pemersatu Bangsa...

AS dan Iran Capai Gencatan Senjata Sementara, Selat Hormuz Dibuka Kembali

Sumbawanews.com,- Washington — Amerika Serikat dan Iran secara resmi mengumumkan gencatan senjata sementara setelah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) berisi 14 poin kesepahaman untuk...

Berita Utama