Home Blog Page 2621

Dandim 1628/Sumbawa Barat Intruksikan Jajaran Tanggap, Dan Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrim

Sumbawa Barat – Intesitas hujan yang cukup tinggi sejak tengah malam dihampir sampai siang hari seluruh wilayah Kabupaten sumbawa barat telah menyebabkan beberapa titik mengalami genangan air dan longsor dibeberapa ruas jalan seperti di benete kecamatan maluk, lintas jalan raya bertong kecamatan taliwang

Terkait hal tersebut Dandim 1628/SB Letkol Czi Sunardi ST, M.IP menginstruksikan Koramil jajarannya untuk memantau, melaporkan dan turun membantu masyarakat sekitar seperti yang dilaksanakan Danpos Ramil Maluk Pelda Bambang, Babinsa Benete Serda Ihwan Hadu dan Babinsa Mantun Seda Solikhin bersama Rekan dari Polsek, Kades benete, Ketua BPD, Kadus Dusun Jereweh, Pak RT baru plg melaksanakan pembersihan batu batuan dan pasir di jalan raya jalur benete jereweh akibat dampak dari terkikisnya kultur tanah oleh derasnya air dari arah gunung dengan menggunakan alat manual, Jumat 15/01/2020.

Selain itu Dandim 1628/SB mengimbau kepada anggota dan keluarganya serta masyarakat agar mewaspadai cuaca yang kurang bersahabat sehingga mengurangi resiko timbulnya korban jika terjadi bencana alam akibat tingginya intesitas hujan, kita tidak ingin bencana terjadi namun kita tetap mewaspadai kondisi cuaca yang ada, jelas Dandim.

Dan ketika terjadi bencana diharapkan semua steakholder terkait agar terus berkoordinasi serta siap bersinergi untuk segera tanggap memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak jika dibutuhkan ketanggap segeraan dalam melaksanakan penanganan, Harap Dandim.

Dandim juga kembali mengingatkan untuk tidak menebang pohon secara liar, budayakan menanam pohon, tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan saluran parit selokan yang tersumbat agar bahaya banjir dan longsor tidak terjadi saat musim hujan datang, Tegasnya.

Sigap, Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Bantu Warga Yang Terdampak Banjir

(Kalbar). Hujan deras yang mengguyur wilayah perbatasan Entikong beberapa hari ini, menyebabkan meluapnya Sungai Sekayam yang mengakibatkan banjir di Dusun Entikong, tepatnya di wilayah RT 005, Desa Entikong, Kec. Entikong, Kab. Sanggau.

 

Berkaitan dengan hal tersebut, Prajurit Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas turun langsung membantu masyarakat yang terdampak banjir, Kamis (14/1/2021).

 

Air mulai naik pada Kamis dini hari, pukul 02.00 WIB, menyebabkan sedikitnya 25 rumah warga di Dusun Entikong terendam banjir lebih kurang setinggi 1 meter, diakibatkan oleh hujan yang turun dalam kurun waktu tiga hari terakhir ini, di wilayah Entikong dan sekitarnya.

 

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa dalam keterangannya di Pos Kotis Entikong, Kab. Sanggau, menjelaskan bahwa kabar banjir di terima dari salah seorang warga bernama Asmui (35 th), Ketua RT 05 Dusun Entikong, yang melapor ke Pos Pamtas Kotis Entikong.

 

“Selanjutnya Dankima Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Lettu Inf Fian beserta 8 orang anggota dengan perlengkapan pelampung dan tali berangkat ke lokasi untuk membantu warga yang terdampak banjir,” ujarnya.

 

Menurut Letkol Inf Alim Mustofa, curah hujan yang begitu tinggi dalam tiga hari ini, membuat debit air di Sungai Sekayam bertambah dan meluap yang mengakibatkan puluhan rumah di wilayah dusun tersebut terendam banjir.

 

Sementara itu, dari Kab. Bengkayang, Pos Pamtas Koki Jagoi Babang Lama bersama Pos Pamtas Sentabeng membantu korban banjir masing-masing di Dusun Jagoi Babang dan Dusun Sekida, Kec. Jagoi Babang, Kab. Bengkayang. Selain membantu mengevakuasi warga dan perlengkapannya, personel Satgas juga memberikan bantuan berupa makanan kepada warga yang terdampak banjir.

 

“Kita bersama warga lainnya bahu membahu mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Selain itu, anggota juga membagikan makanan ke rumah-rumah warga menggunakan sampan untuk membantu meringankan warga yang terdampak banjir,” ungkap Dansatgas.

 

Selanjutnya, berdasarkan laporan dari anggota yang berada di lokasi banjir, Dansatgas mengatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil dialami warga berupa adanya perabot rumah tangga dan peralatan elektronik yang tidak sempat diselamatkan.

 

Letkol Inf Alim Mustofa meminta warga untuk lebih waspada terhadap kondisi curah hujan yang tinggi dalam kurun waktu tiga hari terakhir ini.  “Satgas Yonif 642/Kapuas akan selalu siap siaga untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan kapanpun warga membutuhkannya,” tutupnya. (Bdr)

SMA Pradita Dirgantara Selenggarakan Talk Show dan Media Gathering dengan Tema “SMA Pradita Dirgantara sebagai Icon Disrupsi Pendidikan Indonesia”

Sumbawanews.com,- SMA Pradita Dirgantara mengadakan acara Talk show dan Media Gathering bertemakan “SMA Pradita Dirgantara sebagai Icon Disrupsi Pendidikan Indonesia” pada hari kamis, 14 Januari 2021 melalui aplikasi zoom. Tema tersebut merupakan respon dari disrupsi teknologi dan pendidikan yang terjadi di Indonesia dan dunia yang salah satunya sebagai akibat dari pandemic Covid-19.

Talkshow menghadirkan pembicara Prof. Rhenald Khasali, Ph.D, Guru Besar UI sekaligus Founder Rumah Perubahan, Jumeri,S.TP., M.Si, Dirjen Pendidikan PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud dan Prof. Sahbaz Khan Director and Representative UNESCO Jakarta. Acara ini mengundang Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI dari beberapa negara, Rektor beberapa Universitas, Pimpinan Redaksi Media, Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan, Kepala Sekolah, guru dan siswa sekolah Unggulan di Indonesia, Athan/Atud seluruh dunia, dan dari Unsur TNI AU. Sambutan acara Talkshow disampaikan oleh KASAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P. dan Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C) Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Prof. Rhenald Khasali, Ph.D sebagai pembicara pertama memaparkan materi mengenai “SMA Pradita Dirgantara sebagai Icon Disrupsi Pendidikan Indonesia”. Disrupsi sendiri adalah inovasi yang akan menggantikan sistem lama dengan cara-cara baru. Prof. Rhenald mengatakan bahwa disrupsi itu bersifat inovatif, jangan dianggap sebagai ancaman, tapi inovasi yang memudahkan. Di bidang pendidikan, yang menjadi tantangan pendidikan di era disrupsi ini, yang pertama yaitu digital devide, dalam artian pemerataan teknologi di daerah Indonesia tidak merata. Para pendidik harus pandai menentukan bagaimana cara untuk mengajar.

Tantangan kedua yaitu metodologi, yang meliputi bagaimana metode yang digunakan. Ketiga, memisahkan antara pengetahuan dan kecerdasan, di sekolah sebaiknya jangan hanya diajarkan pengetahuan namun juga membangun kecerdasan dengan memberkan tantangan. Keempat, menggabungkan antara low order thinking (menerapkan, memahami dan mengingat) dan high order thinking (menganalisa, mengevaluasi dan menciptakan), yang terakhir yaitu obseletism yaitu menghubungkan antara materi sekolah dengan kebutuhan sehingga materi yang diajarkan relevan dengan kehidupan.

Selain itu dibutuhkan beberapa kecerdasan untuk menghadapi dunia baru ini diantaranya kecerdasan teknologi (kemampuan untuk memahami dan memanfaatkan teknologi), kecerdasan sosial dan emosional (kemampuan untuk berempati, berinteraksi dan mempengaruhi orang lain), kecerdasan kontekstual (kemampuan untuk mengidentifikasi dan membuat alternatif dan mengeksekusinya dengan tepat), kecerdasan moral (kemampuan untuk mencapai tujuan sesuai nilai moral yang ada), kecerdasan generative (kemampuan untuk melahirkan ide-ide baru), kecerdasan eksploratif & transformasional (kemampuan untuk menciptakan masa depan baru yang diinginkan) dan kecerdasan ekosistem (kemampuan untuk bekerjasama dan bersinergi). Yang harus disiapkan untuk menjawab tantangan disrupsi pendidikan yaitu pemahaman guru dan alat pendidikan, methodologi yang dilengkapi pengetahuan dengan kecerdasan serta cinta tanah air, kenali masa depan dan pahami bahwa kebutuhan di masa depan berbeda dengan masa lalu dan yang terakhir adalah ilmu pengetahuan adalah sebuah keharusan namun liberal juga penting dalam artian pengetahuan penting namun kemampuan berpikir komperhensif dengan mengetahui hal lain sehingga mampu berpikir kritis dan humanis.

SMA Pradita Dirgantara dirancang untuk menghasilkan anak didik yang setelah lulus memiliki lgobal competences, global mindset, global leadership, international recognition dan respect terhadap budaya dan alam Indonesia. SMA Pradita Dirgantara mengembangkan kurikulum berdasarkan 4 aspek, yaitu spiritual, sikap, pengetahuan dan keterampilan. “Apa yang dipikirkan SMA Pradita Dirgantara memang sudah mencerminkan bagaimana kita menghadapi tantangan disrupsi. Tadi sudah saya sebutkan cinta tanah air, keseimbangan antara science dengan liberal art, tapi jangan lupa bahwa kita juga menghadapi tantangan global” kata Prof. Rhenald.

Jumeri, S.TP., M.Si, Dirjen Pendidikan PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud membahas mengenai “Merdeka Belajar dalam Konteks Sekolah Berasrama”. Visi Pendidikan Indonesia adalah mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila. Merdeka belajar merupakan kebijakan baru dari Menteri Pendidikan Indonesia. Konsep pendidikan merdeka belajar berfokus pada pengembangan kemampuan kognitif siswa.

Strategi dalam merdeka belajar yaitu belajar menjadi sebuah pengalaman yang menyenangkan, system terbuka (Kerjasama antar pemangku kepentingan), guru sebagai fasilitator dalam kegiatan belajar, pedagogi berbasis kompetensi dan nilai-nilai kurikulum dan penilaian, pendekatan berbasis kompeteni dan nilai-nilai, kurikulum dan penilaian, pendekatan berbasis kebutuhan individu dan berpusat pada siswa, pembelajaran yang memanfaatkan teknologi, program-program yang relevan dengan industry, kebebasan untuk berinovasi, dan sebagai agen untuk seluruh pemangku kepentingan.

Keunggulan sekolah berasrama dalam merdeka belajar yaitu memungkinkan guru dan siswa berinteraksi erat dalam lingkungan sekolah. Sekolah menjadi rumah bagi guru dan siswa, dimana interaksi antara guru dan siswa tidak terbatas pada jam sekolah saja. Interaksi antara guru dan siswa yang erat dalam lingkungan sekolah berasrama bermanfaat untuk membangun kualitas hubungan sehingga terbentuk interaksi yang saling memahami, saling percaya dan saling memberikan dukungan (mutual trust). Mutual trust antara guru dan siswa akan sangat bermanfaat untuk siswa, karena mereka akan merasa aman secara psikologis dan emosional untuk mengekspresikan minat, bakat dan kreativitas mereka.

Kondisi tersebut memungkinkan terwujudnya kemerdekaan belajar bagi siswa, dalam hal ini guru sebaiknya berperan sebagai fasilitator dalam proses belajar siswa melalui kegiatan belajar yang berorientasi pada kebutuhan siswa dalam belajar dan disesuaikan dengan level kemampuan siswa.

Jumeri memberikan tanggapan mengenai sekolah yang dibina oleh TNI bahwa “Sekolah yang dibina TNI seperti Pradita Dirgantara mengkolaborasikan antara aspek-aspek karakter, karena pasti dibangun karakter siswa dengan baik, perpaduan dengan kemampuan keilmuan yang tinggi. Dan ini adalah sekolah ideal dan bisa menjadi sekolah penggerak pertama seperti yang kita harapkan dalam profil pelajar Pancasila. Jadi ada ketaqwaannya, berbudi luhur, kemampuan kolaborasinya, cinta tanah airnya oke, kemudian kegotongroyongannya bagus, kreatifitasnya, kemudian berpikir kritisnya masuk. Gotong royongnya bagus karena pasti di asrama dilatih gotong royong untuk saling bahu membahu diantara teman-teman sekampus. Ini sekolah ideal” Jelas Bapak Jumeri.

Gunawan Zakki, mewakili Prof. Shahbaz Khan sebagai Director and Representative UNESCO Office Jakarta memberikan penjelasan tentang “SMA Pradita Dirgantara sebagai Member UNESCO ASPnet” SMA Pradita Dirgantara sendiri resmi menjadi member UNESCO ASPnet pada Desember 2020 lalu. UNESCO adalah salah satu Lembaga PBB yang mendapat mandat terkait pelaksanaan SDGs atau agenda pembangunan berkelanjutan 2030 terutama tentang pendidikan yang berkualitas.

UNESCO memonitor dan mereview pelaksanaan program pendidikan terlebih saat pandemic Covid-19. UNESCO memonitor dan mereview capaian masing-masing negara agar proses pendidikan atau pembelajaran tetap berjalan dengan platform apapun, mendampingi negara anggota UNESCO untuk memastikan bahwa kebijakan-kebijakan pendidikan yang diambil oleh negara bisa sejalan dengan pergerakan pendidikan global. Gunawan dalam talk show ini menyampaikan “4 pillars of learning yaitu learning to know, learning to do, learning to live together dan learning to be.

Salah satu keunggulan SMA Pradita Dirgantara adalah karena para siswa tinggal di asrama dengan bermacam latar belakang baik suku, bahasa, ekonomi, ini menunjukkan bahwa ada nilai plus yang di angkat oleh SMA Pradita Dirgantara sehingga bisa menjadi bagian dari jaringan sekolah UNESCO. “Dengan menjadi member, akan terangkat jaringan di SMA Pradita Dirgantara, tidak hanya di Indonesia tetapi juga meluas ke tingkat global.

UNESCO ASPnet adalah media yang baik bagi SMA Pradita untuk mengampanyekan tentang keberagaman Indonesia. Dengan menjadi bagian dari ini, SMA Pradita akan mendapatkan update terbaru dari tema pembelajaran, project pembelajaran yang ada di sekolah di tingkat global untuk membawa tema tersebut sebagai bagian dari kegiatan yang bisa dilaksanakan di sekolah.” Kata Gunawan.

Acara talkshow juga menghadirkan Direktur Direktur Pengembangan Sekolah Pradita Dirgantara Bapak Dwi A. Yuliantoro, Ph.D yang memaparkan mengenai SMA Pradita Dirgantara terkait visi misi, learners profile dan upaya pencapaian visi misi tersebut melalui desain kurikulum standar nasional pendidikan dan global competences, serta prestasi dan pencapaian SMA Pradita Dirgantara. Penghujung acara semakin menarik karena ketua umum Yayasan Ardhya Garini, ibu Nanny Hadi Tjahyanto memperkenalkan sosok lulusan SMK tetapi sudah mampu mendunia dengan karya desain yang mereka buat yaitu Arfi’an Fuadi.

Ibu Nany menyampaikan bahwa hal tersebut adalah contoh penerapan dari konsep merdeka belajar yang sesungguhnya. Siswa bisa belajar darimana dan dari siapa saja. Merdeka belajar juga merupakan harapan dari para pendiri SMA Pradita Dirgantara agar menjadikan sekolah ini sebagai taman siswa yang menghasilkan lulusan yang bisa menjadi pemimpin dunia masa depan. (Humas/SMA Pradita Dirgantara)

 

Rangkaian Kunker Ke Kab. Nabire, Pangdam Cenderawasih Berkunjung Ke Denzipur 12/OHH

(Jayapura). Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. didampingi oleh Ketua Persit KCK PD XVII/Cenderawasih Ny. Natalia Yogo Triyono beserta rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke Detasemen Zeni Tempur 12/Oharo Hesowa Hubana (Denzipur 12/OHH) di Kabupaten Nabire, pada hari Senin 11 Januari 2021 lalu.

 

Pada kunjungan tersebut, Pangdam XVII/Cenderawasih menerima Jajar Kehormatan dari jaga Kesatrian Denzipur 12/OHH. Selanjutnya Danden Zipur 12/OHH Kapten Czi Coko Sasongko memimpin seluruh anggota Denzipur 12/OHH untuk menyambut kedatangan Pangdam XVII/Cenderawasih bersama rombongan.

 

Usai acara penyambutan, Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono bersama rombongan menuju ke ruangan Mako Denzipur 12/OHH untuk memberikan arahannya.

 

Dalam arahan tersebut, Pangdam XVII/Cenderawasih memberikan beberapa penekanan untuk senantiasa menjaga kesehatan, khususnya dalam situasi pandemi Covid-19, dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan dengan baik serta manfaatkan waktu luang untuk berolahraga dan istirahat yang cukup.

 

“Senantiasa jaga kesehatan, jika ada waktu luang manfaat untuk berolahraga dan beristirahat yang cukup agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik,” tegasnya.

 

Selesai memberikan arahan, Pangdam beserta rombongan melaksanakan pengecekan Asrama Denzipur 12/OHH, dan dilanjutkan dengan penanaman pohon oleh Pangdam XVII/Cenderawasih dan Ketua Persit KCK PD XVII/Cenderawasih.

 

Kunjungan Pangdam beserta rombongan ke Denzipur 12/OHH merupakan rangkaian dari kunjungan kerja Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono ke Kabupaten Nabire dan Kabupaten Deiyai. (Bdr)

Berita Foto : Sidang Perdana Perkara Pidana Perusakan Polsek Ciracas

sumbawanews.com, Kasus perusakan Polsek Ciracas beberapa waktu lalu, mulai disidangkan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, bertempat di Pengadilan Militer II-08 Jakarta Timur, Kamis (14/1/2021) dengan terdakwa Prada Muharman Ilham. Sidang perdana dipimpin Majelis Hakim Ketua Kolonel Chk (K) Prastiti Siswayani S.H. didampingi Mayor Sus Fachrudin S.H., dan Mayor Chk (K) Feri Budi Setyanti S.H. Sedangkan pembacaan dakwaan oleh Kepala Oditur Militer II-07 Jakarta Kolonel Sus Feriyanto Situmorang, S.H., M.H., didampingi Letkol Chk Salmon Balubun, S.H. dan Mayor Chk (K) Siska, S.H. serta disaksikan Penasehat Hukum Terdakwa Letkol Chk Heru Purnomo didampingi Kapten Chk H.P Daulay dan Kapten Chk Rinto Pardosi. (Ahm)

Efek Pembakaran Pesawat oleh OPM di Papua, Maskapai Keluarkan Zona Merah Larangan Terbang

sumbawanews.com,- Pembakaran sebuah pesawat terbang milik Misionaris Aviation Fellowship (MAF) oleh KKB/OPM di sebuah Bandara Perintis yang terletak di kampung Pagamba, Distrik (Kecamatan) Mbiandoga, di Papua beberapa waktu yang lalu telah berdampak buruk bagi dunia penerbangan Provinsi tersebut.

 

Hal ini disampaikan oleh Manejer Safety Maskapai PT Semuwa Aviasi Mandiri (SAM) Air Bambang Gunawan yang menerbitkan Safety Notice berisi larangan terbang ke beberapa wilayah yang dianggap merah atau rawan di Papua, Selasa (12/1/2021).

 

Manajer Safety PT SAM Air Bambang Gunawan menambahkan hal tersebut dilakukan, setelah adanya pembakaran pesawat di Kabupaten Intan Jaya yang dilakukan KKB/OPM.

 

Menurut Gunawan, larangan terbang dikhususkan ke rute sejumlah pelosok kampung di Papua. Seperti Kampung Bugalapa Distrik Biandoga, Distrik Homeyo dan beberapa tempat lainnya di Kabupaten Intan Jaya. Hal ini mengakibatkan masyarakat di kampung tersebut mengalami kesulitan dalam hal transportasi maupun suplai bahan makanan. “Edaran safety notice hanya berlaku sementara waktu, namun SAM Air belum dapat memastikan kapan dapat kembali terbang ke wilayah-wilayah tersebut,” ujarnya.

 

“Jika keamanan sudah dijamin oleh negara di wilayah tersebut, maka SAM Air akan kembali masuk ke daerah yang dimaksud,” katanya.

 

Sedangkan untuk wilayah lainnya yang dijaga oleh aparat keamanan, baik TNI maupun Polri dan pihak bandara, serta memiliki jaminan keamanan dari ATC tetap akan dilayani. (*)

Kasau : Di Era Disruptif, Pendidikan Adalah Fondasi Esensial

(Bandung).  “Di era disruptif seperti sekarang ini, pendidikan adalah fondasi esensial yang akan menentukan baik buruk kualitas SDM Angkatan Udara, di mana setiap lembaga pendidikan di Angkatan Udara harus dapat menyesuaikan diri dengan paradigma pendidikan dan laju perkembangan zaman,” ujar Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., dalam sambutannya yang dibacakan Danseskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han)., saat membuka pendidikan Seskoau Angkatan ke-58 dan Sesau Angkatan ke-15 TP 2021 di Bangsal Srutasala, Seskoau, Lembang, Kamis (14/01/2021).

 

Selain lembaga pendidikan, lanjutnya, tentunya peserta didik juga dituntut untuk mampu berpikir kritis dan memiliki mindset belajar tanpa henti. “Tugas mulia tersebut juga diemban oleh Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) yang terhormat ini,” ujar Kasau yang selangkah lebih maju dengan diresmikannya Politeknik Angkatan Udara sekaligus program studi (Prodi) Magister Terapan Strategi Operasi Udara di Seskoau pada September 2020 lalu.

 

Kasau optimis Seskoau dapat berinovasi untuk mewujudkan prodi unggulan dan terdepan bidang strategi operasi udara yang memiliki standar global dan kelak akan menjadi center of excellence on air and space science sesuai harapan bersama.

 

Seskoau Angkatan ke-58 merupakan angkatan pertama yang melaksanakan program pascasarjana ini, sehingga harapan Kasau keberhasilan Perwira Siswa (Pasis) mengikuti program ini akan menjadi parameter keberhasilan prodi Magister Terapan Strategi Operasi Udara dan ini menjadi tantangan, ujian, serta tanggung jawab besar bagi sivitas akademika Seskoau mewujudkan kurikulum pendidikan berbasis kompetensi lulusan sesuai Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

 

Mewujudkan hasil didik yang unggul, Kasau meminta lembaga Seskoau untuk benar-benar memperhatikan proses pendidikan yang berorientasi pada kualitas. “Saat ini kita sedang menghadapi dunia penuh dinamika dan ketidakpastian,” jelasnya yang menuntut prajurit TNI Angkatan Udara untuk mengembangkan pikiran dan kemampuan untuk menganalisa situasi secara kritis guna memberikan competitive advantage bagi organisasi.

 

Melaksanakan pendidikan di Seskoau ini, tambahnya, menjadikan kesempatan bagi Pasis untuk mendapatkan waktu yang cukup untuk membaca, meningkatkan literasi, dan kemampuan academic writing, tentunya dengan diberikan pembelajaran yang mendorong tumbuhnya kemampuan untuk berpikir kritis. “Dengan demikian, Pasis akan dapat menganalisa permasalahan secara tajam serta mampu mengambil keputusan yang tepat dengan penuh kebijaksanaan,” ujarnya.

 

Tidak lupa, Kasau mengingatkan untuk tetap waspada dan berhati-hati dengan menerapkan protokol kesehatan karena wabah Covid-19 belum usai serta mengajak para Pasis untuk melaksanakan pendidikan dengan penuh tanggung jawab, kesungguhan, serta senantiasa memperhatikan keamanan dan keselamatan.

 

Kedua pendidikan ini diikuti 177 Pasis berpangkat Mayor dan Letkol, antara lain Seskoau Angkatan ke-58 diikuti sebanyak 128 Pasis yang terdiri dari 113 TNI AU, 2 TNI AD, 2 TNI AL, 6 Polri dan 5 Negara Sahabat yaitu Korea Selatan, Thailand, Pakistan, Singapura dan Malaysia. Sedangkan Sesau Angkatan ke-15 diikuti 49 Pasis TNI Angkatan Udara. Pelaksanaan upacara dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan, dibatasi jumlah peserta upacara, dan dihadiri secara daring oleh Dansesko TNI, Danseskoad, Danseskoal, Kasespimmen Lemdiklat Polri, para pejabat di lingkungan Mabesau, para pejabat perwakilan Kementerian dan Lembaga, para Rektor dan Dekan perguruan tinggi, serta para Atase Pertahanan negara sahabat. (Pen Seskoau).

Turut Bela Sungkawa, Satgas Yonif MR 413 Bantu Proses Pemakaman Warga Perbatasan RI-PNG

sumbawanews.com,- Sebagai wujud kemanusiaan dan toleransi beragama, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Koya Koso turut membantu proses pemakaman salah satu warga Kampung Koya Koso Distrik Abepura Kota Jayapura yang meninggal karena sakit.

 

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Kamis (14/01/2021) menyampaikan bahwa mendiang bernama Irene Sabal yang merupakan salah satu putri dari Kepala Suku Kampung Koya Koso Bapak Ananias Sabal. “Diketahui bahwa penyebab meninggalnya Irene karena sejak satu tahun silam ia mengidap penyakit paru-paru dan tidak dapat tertolong lagi sehingga mendiang tutup di usia 32 tahun,” ungkapnya.

 

“Sebagai wujud bela sungkawa dan toleransi beragama, saya selaku Dansatgas Yonif MR 413 Kostrad memerintahkan Pos Koya Koso pimpinan Serka Hendri Niko yang lokasinya dekat dengan rumah duka untuk membantu keluarga Mendiang sampai dengan proses pemakamannya,” tambah Mayor Inf Anggun.

 

Suasana haru pun menyelimuti seisi rumah duka, pasalnya Irene merupakan putri pertama dari tujuh bersaudara yang memiliki pribadi yang baik serta religius. Hidupnya dihabiskan untuk mengabdi sebagai biarawati di salah satu gereja Katolik di Kampung Koya Koso.

 

Ananias Sabal mewakili keluarga besarnya mengucapkan terima kasih kepada Satgas Yonif MR 413 Kostrad Pos Koya Koso yang telah membantu proses pemakaman mendiang putri tercintanya. “Terima Kasih atas bantuan dan perhatian Abang Pos Koya Koso terhadap kedukaan yang kami alami, kami juga mohon maaf apabila ada kesalahan dari putri kami kepada abang Pos sekalian, semoga putri kami mendapatkan tempat yang terindah di surge,” ucapnya.

Panglima TNI : Perayaan Natal, Momentum Untuk Memelihara Kerukunan Antara Umat Beragama

sumbawanews.com,- Perayaan Natal sebagai momentum untuk memelihara kerukunan antar umat beragama karena kerukunan antar umat beragama merupakan salah satu pilar utama persatuan dan kesatuan bangsa.

 

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada  Perayaan Natal Tahun 2020 bersama TNI yang dilakukan secara virtual, bertempat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (14/01/2021).

 

Panglima TNI menyampaikan bahwa Perayaan Natal tahun ini dijalani dalam suasana yang berbeda karena masih masa Pandemi Covid-19. Pandemi telah menyebabkan masyarakat membatasi kegiatan dan beradaptasi dengan kebiasaan baru. “Situasi ini juga telah menyebabkan hilangnya momen kebersamaan untuk bertemu keluarga dan sahabat, serta beribadah bersama,” ujarnya.

 

Untuk itu, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menekankan bahwa sebagai umat beriman yang meyakini kasih Tuhan selalu menyertai dalam kehidupan, tidak boleh kehilangan harapan. “Kita harus yakin bahwa Tuhan akan menuntun kita melalui masa-masa sulit ini bersama-sama,” ucapnya.

 

“Perayaan Natal tahun ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran baru dan introspeksi diri. Kita harus selalu ingat bahwa sesama manusia harus saling mengasihi, saling bantu dan saling menjaga di tengah kesulitan,” harapnya.

 

Panglima TNI berpesan, kesadaran tersebut dapat diwujudkan dengan terus menjalankan protokol kesehatan dengan sepenuh hati. “Saya melindungi saudara, saudara melindungi saya. Slogan ini yang harus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

 

“Semoga Natal selalu menyertai kita semua dan semoga bangsa Indonesia senantiasa bersatu saling bahu-membahu untuk mengatasi berbagai kesulitan akibat Pandemi Covid-19,” tutupnya.

 

Pelaksanaan Perayaan Natal tahun 2020 bersama TNI dilaksanakan di tiga tempat yang berbeda yakni di Aula Gatot Soebroto Denma Mabes TNI, Gereja Bukit Kasih Mabesal dan Gereja Bunda Maria Fatima Mabes TNI.

 

Hadir dalam acara tersebut, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Aslog Panglima TNI Marsda TNI Dento Priyono, Komandan PMPP TNI Mayjen TNI Victor H. Simatupang, M.Bus., Komandan Koopssus TNI Mayjen TNI Richard Tampubolon, S.H., M.M., Dirum Akademi TNI Brigjen TNI Yulius Wijayanto, S.I.P., M.M., Kapusjaspermildas TNI Brigjen TNI Robertus Donatus Ndona dan para Pejabat Mabes TNI. (Ahm)

Sambangi Warga, Satgas Pamtas Yonif 125/SMB Berikan Pelayanan Kesehatan Di Kampung Toray

(Merauke). Untuk menjaga dan memelihara kondisi kesehatan masyarakat perbatasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/SMB di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW memberikan pelayanan kesehatan kepada warga Kampung Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Rabu (13/1/2021).

 

Dansatgas Pamtas Yonif 125/SMB, Letkol Inf Anjuanda Pardosi mengatakan bahwa kegiatan pelayanan kesehatan di Kampung Toray dilaksanakan oleh empat orang personel Satgas dari Pos Toray dipimpin Serda Frans Tarigan. “Keempat orang anggota Satgas ini memberikan pelayanan kesehatan kepada warga Kampung Toray dengan berjalan kaki dan menyambangi rumah-rumah warga,” jelasnya.

 

Menurut Letkol Inf Anjuanda Pardosi, pelayanan kesehatan ini merupakan kegiatan rutin dan terus-menerus dilakukan oleh Satgas sejak awal hingga menjelang akhir penugasan untuk membantu masyarakat perbatasan yang membutuhkan. “Kami berharap, kegiatan ini dapat membantu pemerintah setempat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.

 

“Selain itu, pelayanan kesehatan door to door seperti ini sangat efektif untuk mempererat tali persaudaraan, sehingga diharapkan hubungan Satgas dengan warga tetap harmonis,” katanya menambahkan.

 

Sementara itu, salah satu warga Kampung Toray, Urbanus Waliter (42 th) menuturkan merasa senang dan berterima kasih atas perhatian dan kepedulian Satgas, khususnya Pos Toray atas pelayanan kesehatan yang diberikan.

 

“Kegiatan seperti ini sangat membantu dan bermanfaat bagi kami. Terima kasih bapak TNI atas kepeduliannya, semoga Tuhan senantiasa memberkati dan melindungi Satgas dalam pengabdiannya,” ungkapnya. (Bdr)

Berita Terkini

Proyek CCTV-Sidik Jari Rp300 M Diduga Fiktif

Sumbawanews.com,- Jakarta – Kuasa hukum mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, Krisna Murti, mengungkapkan fakta mencengangkan dalam pemeriksaan di Kejaksaan Agung:...

MNC Peduli dan MNC Tourism Edukasi Gizi di Sukabumi

Sumbawanews.com,- Sukabumi — Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan gizi keluarga, MNC Peduli bersama MNC Tourism menggelar kegiatan edukasi gizi dan demonstrasi masak sehat...

Dedolarisasi Menggema, Putin Ajak ASEAN Pakai Mata Uang Lokal

Sumbawanews.com,- Presiden Rusia Vladimir Putin secara terbuka mendesak negara-negara ASEAN untuk segera beralih dari transaksi berbasis dolar AS ke mata uang nasional masing-masing, dalam...

Ketua Yayasan MBG Ditetapkan sebagai Tersangka

Sumbawanews.com,- Kejaksaan Agung menetapkan Glory Harimas Sihombing, Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review, sebagai tersangka baru dalam kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG)...

Berita Utama