Home Blog Page 2613

Pemuda Sakit Malaria Diobati Satgas Yonif 413 Kostrad

Sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Mosso membantu pemuda Kampung yang mengalami sakit malaria di Pos Satgas Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Sabtu (28/11/2020).

Dansatgas mengatakan bahwa setelah kedua pemuda tersebut dilakukan Rapid Diagontic Test (RDT) hasilnya menunjukkan keduanya mengidap Malaria Tropika. “Kebetulan stock RDT Malaria kami berlebih yang merupakan bantuan dari Dinas Kesehatan Kota Jayapura, jadi kami dapat langsung mengetahui kedua pemuda tersebut positif mengidap malaria,” ungkapnya.

Diketahui pemuda yang mengeluhkan malaria tersebut bernama Saban Nutafua (24) yang diantar oleh kedua rekannya bernama Alberto (26) dan Rafael (22) yang memang sudah akrab sebelumnya bersama anggota Pos karena keduanya sering berolahraga bersama anggota Pos.

“Dikarenakan hasil RDT menunjukan positif, untuk itu kami sementara di rumah sehat Pos Mosso dengan menginfusnya selama semalam. Cairan Infus tersebut kami beri parecetamol untuk menghilangkan demam dan kami beri obat doksisiklin sebagai obat anti malaria,” jelas Letda Inf Hary Bagus selaku Komandan Pos.

Sementara itu, salah satu pemuda yang mendapat pertolongan pertama bernama Saban menyampaikan, setelah diberikan cairan Infus, demamnya menjadi tidak begitu terasa, namun masih dirasa sakit pada bagian persendian dan tulang. “Terima kasih Pos Satgas Mosso telah merawat saya. Semoga bisa segera sembuh seperti sedia kala,” ucapnya.

DPN Adat Papua : Perayaan 1 Desember Jangan Disikapi Serius dan Berlebihan

Sumbawanews.com,- Menanggapi kabar tentang perayaan 1 Desember bagi Papua, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Pemuda Adat Papua, Jan Christian Arebo, S.H., M.H. menghimbau kepada seluruh masyarakat di Papua agar tidak terpengaruh ajakan dari kelompok-kelompok yang bertentangan dengan prinsip NKRI.

Jan Arebo juga meminta kepada para tokoh-tokoh di Papua untuk turut meyakinkan masyarakat dalam upaya menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

“Saya himbau kepada semua lapisan masyarakat, para tokoh agama, tokoh adat, ataupun LSM dan sebagainya untuk bersama-sama menciptakan situasi yang baik, saya pun menolak anggapan bahwa 1 Desember adalah hari kemerdekaan bagi Papua,” ujarnya kepada media di Jayapura, Papua, Sabtu (28/11/2020).

Jan Christian beranggapan bahwa situasi yang damai dan kondusif akan lebih bermanfaat bagi aktivitas masyarakat. “Menjelang bulan kasih, mari ciptakan suasana yang damai situasi Kamtibmas yang baik. Supaya semua pihak tidak dirugikan dan menjadi ketakutan, yang memiliki kewajiban berkantor silakan berkantor, tetaplah beraktivitas secara normal,” katanya.

Jan Christian juga mengatakan, jika anggapan 1 Desember agaknya bisa disikapi dengan tidak berlebihan. Menurutnya tidak ada hal yang bersifat monumental, terlebih aksi dan opini tersebut selalu didorong oleh kelompok anti-pemerintah.

“Masyarakat beraktivitaslah seperti biasa, tidak perlu menaggapi serius tentang 1 Desember, itu hari biasa saja, tidak berbeda dengan hari-hari lain,” tuturnya.

Pernyataan Jan dikatakannya sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat Papua secara umum. Sebab diketahui bahwa Jan Arebo-pun tidak sependapat terhadap kelompok-kelompok yang selalu memiliki kepentingan tertentu dengan menciptakan provokasi yang mempengaruhi opini masyarakat.

Diakhir pembicaraannya ia menegaskan jika perayaan yang mengarah pada gerakan 1 Desember adalah aksi yang tidak penting, buang-buang energi, terlebih hal itu akan mengacaukan situasi keamanan di Papua khususnya Kota Jayapura menjelang Natal bulan penuh kasih.***

Pos Kamling Bremoro, Hadiah Satgas Yonif MR 413 Kostrad di Bulan yang Penuh Kasih Untuk Masyarakat Perbatasan

Sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad memberikan hadiah kepada masyarakat berupa pembangunan Pos Kamling sebagai wujud pengendalian menciptakan ketertiban dan keamanan di tengah Kampung Sanggaria Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam keterangan tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Minggu (29/11/2020).

Dansatgas mengatakan, pembangunan Pos Kamling yang dilakukan oleh Pos Kout KM 31 yang letaknya berdekatan dengan Kampung Sanggaria merupakan wujud perhatian dan kepedulian Satgas Yonif MR 413 Kostrad dalam rangka menjamin stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

“Ini bukti kepedulian kami dalam mencegah terjadinya aksi kejahatan melalui pembangunan Pos Kamling di Kampung Sanggaria. Saya juga berharap kepada Pos Kout KM 31 dapat memberikan wawasan untuk mengoperasionalkan Pos Kamling tersebut, sehingga tujuan dan sasaran dari pembuatan Pos Kamling tercapai,” unggkap Mayor Anggun.

Sementara itu, Kapten Inf Hervin Rahadian Jannat selaku Komandan Pos Kout KM 31 yang sekaligus menjabat sebagai Wadansatgas mengatakan bahwa pembangunan Pos Kamling di tengah Kampung Sanggaria tersebut merupakan kado spesial Satgas Yonif MR 413 Kostrad dalam menyambut bulan Desember, yang merupakan bulan yang penuh Kasih.

“Salam menyambut bulan yang penuh kasih, kami berharap seluruh masyarakat tidak menodai dan menjadi oknum dalam memecah belah kondisi keamanan di wilayah perbatasan khususnya Kampung Sanggaria, kami tidak memberikan toleransi apabila momen ini dimanfaatkan kelompok yang tidak bertanggung jawab untuk mengacaukan situasi keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” tegas Kapten Hervin.

Selaku Kepala Adat Kampung Sanggaria, Mathias Komba (53) mengucapkan terima di asih atas pembangunan Pos Kamling serta turut mendukung anjuran Satgas Yonif MR 413 Kostrad untuk bersama menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. “Saya mendukung rencana Satgas Yonif MR 413 Kostrad yang sangat bermanfaat untuk masyarakat dan saya juga tidak akan memberikan ruang kepada kelompo-kelompok pengacau yang menodai bulan yang penuh kasih ini,” katanya.

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Kembali Terima 1 Pucuk Senjata dari Warga

(Sanggau-Kalbar). Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas kembali menerima penyerahan 1 pucuk senjata api jenis Lantak secara sukarela dari warga. Kali ini, senjata yang diserahkan adalah milik KM (58 th), warga Desa Semangit, Kec. Entikong, Kab. Sanggau, Kalimantan Barat.

 

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa dalam keterangannya di Mako Satgas Entikong, Kab. Sanggau, Kalbar, Sabtu (28/11/2020), menuturkan bahwa bertambahnya warga yang menyerahkan senjata kepada personel Satgas dikarenakan usaha pendekatan persuasif yang dilakukan secara terus menerus oleh anggotanya. Menurutnya, seluruh personel Satgas termasuk Pos Panga hari demi hari semakin dekat dengan masyarakat.

 

“Dengan menyatu dan berbaur bersama masyarakat serta memberikan pemahaman tentang hukum kepemilikan senjata api secara ilegal, dapat memberikan pemahaman masyarakat dan menyadari bahaya menyimpan senjata api tanpa izin,” ujarnya.

 

Lebih lanjut dikatakan, ditandai dengan adanya penyerahan senjata ini, masyarakat perbatasan khususnya di Desa Semangit semakin percaya dengan kehadiran personel Satgas. “Kehadiran kami untuk mengayomi dan menjaga keamanan wilayah perbatasan, merangkul mereka agar ke depannya hubungan masyarakat dengan anggota Satgas semakin lebih baik lagi,” tandasnya.

 

Sementara itu, Serka Darmanto selaku Danpos Panga menyampaikan, penyerahan senjata tersebut dilakukan salah satu warga secara sukarela pada saat anggota pos melaksanakan anjangsana di salah satu rumah warga yaitu Bapak KM. Dalam anjangsana tersebut, personel Satgas memberikan pemahaman tentang bahaya kepemilikan senjata api ilegal kepada warga.

 

Danpo Panga mengatakan, senjata api jenis Lantak tersebut telah disimpan oleh Bapak KM sejak lama di rumahnya dan biasa digunakan untuk berburu. Bapak KM percaya dan yakin bahwa kehadiran anggota Satgas telah banyak membantu masyarakat. “Setelah menerima pemahaman dari personel Satgas, Bapak KM juga semakin sadar akan bahaya atas kepemilikan senjata api tanpa izin tersebut. Hal inilah yang mendorongnya untuk menyerahkan senjata yang disimpannya itu,” jelasnya.

 

Danpos menambahkan bahwa hasil penyerahan senjata api ini kemudian dilaporkan ke Komando Atas serta senjata api jenis Lantak tersebut langsung dibawa ke Mako Satgas Entikong.(Bdr)

Menyambut Datangnya Bulan yang Penuh Kasih, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Gelar Apel Siaga Gabungan

Sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad bersama perangkat keamanan wilayah Distrik Muara Tami Kota Jayapura menggelar apel Gabungan dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam keterangan tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Minggu (29/11/2020).

“Kami Satgas Yonif MR 413 Kostrad bersama perangkat Distrik, Polsek, Koramil, Pos Angkatan Laut dan Satgas Keamanan lainnya yang berada di wilayah Muara Tami, akan mengawal dan menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya memasuki bulan Desember, bulan yang penuh Kasih dan pengharapan bagi semua umat manusia,” ujar Dansatgas.

Menurutnya, kegiatan yang diikuti oleh seluruh perangkat Distrik Muara Tami Kota Jayapura tersebut merupakan bukti kekompakan dan kebersamaan antara perangkat keamanan dalam menciptakan kenyamanan bagi masyarakat, khususnya akan memasuki bulan Desember 2020. “Kita ingin di bulan yang Penuh kasih ini tidak dinodai oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga masyarakat lainnya bebas dan berhak untuk menggelar Ibadah doa baik di rumah maupun di Gereja dengan penuh rasa aman,” tambah Mayor Anggun.

Bertindak selaku pimpinan apel dalam kesempatan apel Gabungan yang digelar persis di depan Pasar Wisata Skouw tersebut ialah Kepala Distrik Muara Tami Bapak Supriyanto S.STP., M.A.P. “Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh perangkat yang hadir dalam apel gabungan ini, semoga dengan satu tujuan yang sama kita dapat menciptakan kondisi aman, nyaman dan damai di lingkungan Distrik Muara Tami ini.”

Usai selesai apel gabungan, AKP Jubelina selaku Kapolsek Muara Tami menginstruksikan langsung untuk melanjutkan kegiatan pemeriksaan di wilayah Holtekamp yang merupakan perbatasan antara Distrik Muara Tami dengan Distrik Abepura. “Hari ini juga setelah apel Gabungan, kita langsung bergerak menuju perempatan Holtekamp yang dinilai perlu untuk dilaksanakan pemeriksaan baik kendaraan roda empat, Roda dua maupun pejalan kaki. Ini langkah awal kita dalam upaya mewujudkan kondisi yang aman dan tertib,” tuturnya.

Head To Head Mo Novi Vs Jarot Mokhlis Pilkada Sumbawa

JAKARTA-Menjelang Pilkada Sumbawa, elektabilitas pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa nomor 05 Syarafudddin Jarot-Mokhlis (Jarot-Mokhlis) menempel ketat Mahmud Abdullah-Dewi Noviany (Moh Novi). Jarot-Mokhlis memperoleh 21,4 persen sedangkan Moh-Novi 24,3 persen. Dari survei, menunjukkan paslon 05, berpeluang besar mengejar ketertinggalan dan bahkan mengungguli elektabilitas Moh-Novi.

Hasil itu berdasarkan hasil survei Pilkada Kabupaten Sumbawa 2020 yang dikeluarkan Pusat Polling Indonesia (Puspoll Indonesia). Survei ini juga menguji respons masyarakat terhadap debat publik pertama paslon yang dilakukan oleh KPU Sumbawa.

“Mayoritas publik yang menyaksikan langsung debat dan menonton tayangan video debat, mengatakan pasangan Jarot-Mokhlis lebih unggul dibandingkan dengan pasangan lain,” kata Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia, Muslimin Tanja, Sabtu (28/11).

Dengan sisa waktu kurang dari 1 bulan menjelang pencoblosan, Muslimim memprediksi pertarungan tinggal menyisakan dua paslon saja, yakni Moh-Novi dan Jarot Mokhlis yang akan bersaing ketat. “Karena dari sisi trend, elektabilitas paslon nomor 05 terus mengalami kenaikan. Sementara pasangan Moh-Novi cenderung mengalami penurunan elektabilitas,” tuturnya.

Survei digelar dengan melibatkan 1.200 responden pada 13-19 November 2020. Survei dilakukan dengan metode wawancara tatap muka serta simulasi pencoblosan kertas suara. Survei menggunakan metode penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling), dengan margin of error kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dukungan terhadap program Jarot-Mokhlis sendiri juga datang dari tokoh nasional. Sejumlah pihak sebelumnya mendukung dan memuji ide serta program Jarot-Mokhlis. Sebagai contoh, Juru Bicara Wakil Presiden Maruf Amin, Masduki Baidlowi mendukung penuh program Magrib Mengaji yang akan diterapkan Jarot-Mokhlis jika dipercaya menjadi orang nomor satu di Sumbawa.

“Mengaji habis maghrib itu kan tradisi lama, jaman sebelum ada televisi, radio, gadget. Kalau dulu orang setelah maghrib mengaji, sekarang nonton tv, main HP dan game online, jadi kalau itu mau dihidupkan lagi, saya kira baik sekali, saya sangat mendukung,” tuturnya.

Kemudian, program insentif guru mengaji. Muhammadiyah juga memuji dan mendukung ide Jarot-Mokhlis tersebut. Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sunanto atau Cak Nanto, mengakui para guru mengaji selama ini memang kurang diperhatikan kesejahteraannya. Oleh karenanya, janji insentif bagi para guru mengaji merupakan langkah yang baik dari calon kepala daerah, lantaran sesuai kebutuhan di lapangan.

Disamping itu Jarot Mokhlis Memastikan terciptanya lapangan pekerjaan dan membuka peluang usaha. Industrialisasi di beberapa sektor strategis cukup mendapat respon positif pemilih Sumbawa.

Terkait dengan industrialisasi, Jarot Mokhlis akan mempersiapkan angkatan kerja yang di butuhkan sebagai dampak industrialisasi. Karenanya, Jarot Mokhlis pada seratus hari kerja akan Merevitalisasi Loka Latihan Kerja ( LLK ) menjadi Balai Latihan Kerja ( BLK ) sebagai sarana mempersiapkan tenaga skill sesuai yang di butuhkan industri.

“Penting bagi kita adanya komunikasi keagamaan, sehingga masyarakat dan anak-anak tidak terjebak ilmu agama yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Guru mengaji bagian dari itu,” sebutnya.

Dia menyampaikan, guru mengaji merupakan elemen penting dalam upaya mendorong nilai-nilai agama pada anak-anak. Gerakan pembinaan masyarakat ini sudah semestinya perlu digenjot atau didukung lewat subsidi. Jadi, kata dia, seyogianya persoalan insentif guru mengaji ini semestinya tidak hanya dijanjikan oleh salah satu calon kepala daerah saja. “Tetapi seluruh calon kepala daerah, karena ini jadi tanggung jawab moral,” jelasnya.

Selanjutnya, keinginan Jarot-Mokhlis menjadikan Sumbawa sebagai setra pakan ternak nasional. Kehadiran industri pakan ternak di Kabupaten Sumbawa tentu bukan saja akan meningkatkan ekonomi bagi petani menanam jagung saja. Tetapi sekaligus akan meningkatkan ekonomi masyarakat Sumbawa.

Kemudian ada peluang untuk memanfaatkan limbah jagung selain buah, bisa untuk dijadikan energi pembangkit listrik di sumbawa. Sekaligus secara ekonomi petani jagung bisa naik dan energi tercukupi di Kabupaten Sumbawa. DPR pun mendukung program tersebut

Dirgahayu ke-56, Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa Gelar Acara Syukuran Di Tapal Batas

(Merauke). Di tengah pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG, Satgas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati HUT Yonif 125/Simbisa ke-56, bertempat di Pos Komando Taktis (Kotis) Bupul 1, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (28/11/2020).

 

Dansatgas mengungkapkan, perayaan dalam rangka memperingati HUT Batalyon biasanya digelar dengan meriah, namun tahun ini berbeda dari biasanya karena sedang melaksanakan tugas operasi. “Kendati demikian, acara syukuran yang dilaksanakan walau sederhana tidak menghilangkan kekhidmatan maupun makna dari peringatan HUT Batalyon itu sendiri,” ujarnya.

 

Lebih lanjut dikatakan, perayaan Hari Ulang Tahun Batalyon kali ini justru terasa special dengan nuansa yang berbeda, karena pelaksanaannya digelar di daerah penugasan pengamanan perbatasan RI-PNG. “Kegiatan acara syukuran dilaksanakan dalam waktu bersamaan dengan personel yang berada di home base secara virtual,” terangnya.

 

Dansatgas mengajak kepada seluruh keluarga besar Batalyon Infanteri 125/Simbisa senantiasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas segala limpahan rahmat dan karunianya. “Selaku Komandan Batalyon, saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Prajurit Simbisa dimanapun berada atas segala pengabdian dan dedikasinya selama ini,” ungkapnya.

 

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melindungi kita dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai,” ucapnya. (Bdr)

 

Kodim 1711/Boven Digoel Gelar Komsos Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme

(Boven Digoel). Kodim 1711/Boven Digoel menyelenggarakan Komunikasi Sosial (Komsos) Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme pada Triwulan IV Tahun Anggaran 2020, dengan tema “Merawat Kebhinekaan Untuk Tangkal Radikalisme/Separatisme Dalam Bingkai NKRI”.

 

Kegiatan tersebut digelar di Aula Bung Hatta Makodim 1711/BVD, Kampung Mawan, Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel, Jumat (27/11/2020), dihadiri oleh personel Makodim 1711/Boven Digoel, Ibu-ibu Persit dan Keluarga Besar Tentara (KBT) serta Wakil 1 FKUB Boven Digoel Pdt. Erol Muskita sebagai pembicara.

 

Komandan Kodim (Dandim) 1711/Boven Digoel Letkol Czi Daniel Panjaitan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dilaksanakan mengingat kita semua memiliki tanggung jawab dalam mencegah radikalisme/separatisme, guna menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

 

“Saya harapkan juga kepada Ibu Persit dan seluruh KBT sekalian untuk sama-sama memproteksi diri dari tindakan radikalisme sejak dini dilingkungan keluarga besar Kodim 1711,” ujarnya.

 

“Mari kita bergandengan tangan dan berkomitmen dalam memerangi masuknya paham ini dilingkungan TNI maupun di Kabupaten Boven Digoel supaya tetap terjaga persatuan dan kesatuan serta keutuhan wilayah Negara Republik Indonesia, seperti tema pada kegiatan hari ini yaitu Merawat Kebhinekaan Untuk Tangkal Radikalisme/Separatisme Dalam Bingkai NKRI,” tandasnya.

 

Sementara itu, Pdt. Erol Muskita menyampaikan bahwa seperti kita ketahui bersama radikalisme merupakan tindakan yang dilakukan dengan menggunakan cara-cara yang ekstrem. “Untuk memproteksi diri agar tidak terjerumus dalam paham radikalisme dimulai dari diri sendiri, dimana agar kita tidak menjadi pribadi yang berjiwa pemberontak. Maka harus mengedepankan kedamaian, kerukunan, kebersamaan, kekompakan dalam keberanekaan kita,” terangnya.

 

Lebih lanjut dikatakan bahwa paham ini pada dasarnya sangat berbahaya bagi persatuan dan kesatuan. “Oleh karenanya, mari kita sama-sama mencegah dan menangkal hal tersebut dengan menjalankan tugas tanggung jawab kita dalam kehidupan sehari-hari dengan sesama berlandaskan Pancasila tanpa memandang perbedaan latar belakang masing-masing individu,” urainya.(Bdr)

Panglima TNI dan Irwasum Polri Kunjungan Kerja Ke Papua

Sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Irwasum Polri Komjen. Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., melaksanakan kunjungan kerja Papua, bersilaturahmi dan bertatap muka langsung dengan Forkopimda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat Papua, dengan menerapkan Protokol kesehatan yang cukup ketat, bertempat di Rimba Papua Hotel Timika, Papua Indonesia,Sabtu (28/11/2020).

“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya dapat bertatap muka dalam rangka silaturahmi bersama Forkopimda serta para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat Papua dan Papua Barat,” terang Panglima TNI.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan sambutan oleh Tokoh Pemuda Papua Bapak Yanto Eluay. Dalam sambutanya, beliau menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Panglima TNI dan Irwasum Polri atas kehadiran, perhatian yang tulus bagi masyarakat Papua, Damai Papua, Damai Indonesiaku.

Irwasum Polri menyampaikan sambutan pengantar, bahwa kegiatan ini adalah moment penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan di tanah Papua, terlebih di tengah Pandemi Covid-19.

Menyikapi tingginya kasus Covid-19 di Papua Panglima TNI menyampaikan agar seluruh elemen masyarakat tidak boleh lengah. Protokol kesehatan harus sudah menjadi kebutuhan dan bagian hidup sehari-hari. Diperlukan kerja sama dan masyarakat yang bersatu dalam melaksanakan protokol kesehatan.

“Slogan, *Saya melindungi saudara dan saudara melindungi saya*, harus menjadi kesadaran semua orang. Kita saling melindungi dengan disiplin melaksanakan 3M (Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak),” jelas Panglima TNI.

Hal itu berarti persatuan dan kesatuan seluruh masyarakat dalam melaksanakan 3M sangat penting guna meraih kebebasan dari Pandemi Covid-19.

Terlebih dalam waktu dekat, akan dilaksanakan Pilkada. Tentunya rangkaian penyelenggaraan Pilkada cukup rawan dengan berbagai dinamika, ditambah dengan adanya Pandemi Covid-19. Tentunya perlu kedewasaan dalam berpolitik, berdemokrasi, dan menyampaikan aspirasi, sehingga seluruh tahapan Pilkada dapat berjalan baik dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Papua dan Papua Barat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI. Keindahan dan kekayaan alam adalah anugerah dari Tuhan. Wilayah ini memiliki berbagai potensi dan tantangan yang harus dikelola bersama oleh seluruh elemen masyarakat demi kesejahteraan.
Tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat memegang posisi yang sangat penting, karena memiliki pemahaman yang baik terhadap situasi sosial kemasyarakatan dan kearifan lokal di daerahnya masing-masing. Tokoh masyarakat adalah jembatan antara pemerintah dan masyarakat luas agar masyarakan papua sejahtera.

“Kita menyadari, terdapat banyak tantangan yang harus kita selesaikan. Hal tersebut harus kita hadapi bersama-sama, saling bahu-membahu dan berkoordinasi untuk kemajuan Papua, Papua Barat dan Seluruh Indonesia,” ungkap Panglima TNI.

Pemerintah telah mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 20 Tahun 2020 yang ditetapkan pada tanggal 29 September 2020 tentang Tim Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat yang diketuai oleh Wakil Presiden RI.

Hal tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah untuk mengutamakan pendekatan kesejahteraan sebagai langkah utama untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di Papua dan Papua Barat.

Lebih lanjut, Panglima TNI menyampaikan bahwa kita bersama harus meningkatkan kualitas masyarakat Papua dan Papua Barat meliputi kualitas pendidikan, kualitas kesehatan, lapangan kerja dan kualitas kehidupan, agar masyarakat Papua dan Papua Barat lebih berperan dalam membangun daerahnya.

“Saya yakin Papua dan Papua Barat akan semakin sejahtera dan maju, karena Papua dan Papua Barat memiliki semua hal yang dibutuhkan untuk menjadi daerah yang maju. Dengan syarat kita harus bersatu padu untuk meningkatkan kualitas SDM, memastikan kedamaian dan stabilitas, untuk pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Papua dan Papua Barat,” tegas Panglima TNI.

Sambutan Panglima TNI diakhiri dengan “Bersama kita bisa. Bersinergi untuk negeri.”

Turut hadir dalam kegiatan ini segenap Pejabat TNI dan Pejabat Polri, Uskup Agats, Uskup Manokwari, Mewakili Keuskupan Merauke Pastur Amo, Mewakili Keuskupan Timika Pastur Rudolf Kambayong, Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua, Ketua Lemasko, Ketua Lemasa, Kepala Suku Nduga, Kepala Suku Moni, Kepala Suku Mee, Kepala Suku Damal, Kepala Suku Dani, Tokoh Suku Kamoro, Direktur YPMAK, Bapak Yanto Eluay (Tokoh Pemuda), Ibu Maria Florida (Tokoh Perempuan), Sekda Mimika dan Asisten-2 Bupati Nduga. (Ahm)

Panglima TNI Tatap Muka Dengan Tokoh-Tokoh Penting di Papua

(Papua).  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Irwasum Polri Komjen. Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., melaksanakan kunjungan kerja Papua, bersilaturahmi dan bertatap muka langsung dengan Forkopimda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat Papua, dengan menerapkan Protokol kesehatan yang cukup ketat, bertempat di Rimba Papua Hotel Timika, Papua Indonesia. Sabtu (28/11/2020).

 

“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya dapat bertatap muka dalam rangka silaturahmi bersama Forkopimda serta para Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Papua dan Papua Barat,” terang Panglima TNI.

 

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan sambutan oleh Tokoh Pemuda Papua Bapak Yanto Eluay. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Panglima TNI dan Irwasum Polri atas kehadiran, perhatian yang tulus bagi masyarakat Papua, Damai Papua, Damai Indonesiaku.

 

Irwasum Polri menyampaikan sambutan pengantar, bahwa kegiatan ini adalah moment penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan di tanah Papua, terlebih di tengah Pandemi Covid-19.

 

Menyikapi tingginya kasus Covid-19 di Papua Panglima TNI menyampaikan agar seluruh elemen masyarakat tidak boleh lengah. Protokol kesehatan harus sudah menjadi kebutuhan dan bagian hidup sehari-hari. Diperlukan kerja sama dan masyarakat yang bersatu dalam melaksanakan protokol kesehatan.

 

“Slogan, *Saya melindungi saudara dan saudara melindungi saya*, harus menjadi kesadaran semua orang. Kita saling melindungi dengan disiplin melaksanakan 3M (Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak),” terang Panglima TNI.

 

Hal itu berarti persatuan dan kesatuan seluruh masyarakat dalam melaksanakan 3M sangat penting guna meraih kebebasan dari Pandemi Covid-19.

 

Terlebih dalam waktu dekat, akan dilaksanakan Pilkada. Tentunya rangkaian penyelenggaraan Pilkada cukup rawan dengan berbagai dinamika, ditambah dengan adanya Pandemi Covid-19. Tentunya perlu kedewasaan dalam berpolitik, berdemokrasi, dan menyampaikan aspirasi, sehingga seluruh tahapan Pilkada dapat berjalan baik dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

 

Papua dan Papua Barat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI. Keindahan dan kekayaan alam adalah anugerah dari Tuhan. Wilayah ini memiliki berbagai potensi dan tantangan yang harus dikelola bersama oleh seluruh elemen masyarakat demi kesejahteraan.

 

Tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat memegang posisi yang sangat penting, karena memiliki pemahaman yang baik terhadap situasi sosial kemasyarakatan dan kearifan lokal di daerahnya masing-masing. Tokoh masyarakat adalah jembatan antara pemerintah dan masyarakat luas.

 

“Kita menyadari, terdapat banyak tantangan yang harus kita selesaikan. Hal tersebut harus kita hadapi bersama-sama, saling bahu-membahu dan berkoordinasi untuk kemajuan Papua, Papua Barat dan Seluruh Indonesia,” ungkap Panglima TNI.

 

Pemerintah telah mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 20 Tahun 2020 yang ditetapkan pada tanggal 29 September 2020 tentang Tim Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat yang diketuai oleh Wakil Presiden RI.

 

Hal tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah untuk mengutamakan pendekatan kesejahteraan sebagai langkah utama untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di Papua dan Papua Barat.

 

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa kita bersama harus meningkatkan kualitas masyarakat Papua dan Papua Barat meliputi kualitas pendidikan, kualitas kesehatan, lapangan kerja dan kualitas kehidupan, agar masyarakat Papua dan Papua Barat lebih berperan dalam membangun daerahnya.

 

“Saya yakin Papua dan Papua Barat akan semakin sejahtera dan maju, karena Papua dan Papua Barat memiliki semua hal yang dibutuhkan untuk menjadi daerah yang maju. Dengan syarat kita harus bersatu padu untuk meningkatkan kualitas SDM, memastikan kedamaian dan stabilitas, untuk pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Papua dan Papua Barat,” tegas Panglima TNI.

 

Sambutan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto diakhiri dengan “Bersama kita bisa. Bersinergi untuk negeri.”

 

Turut hadir dalam kegiatan ini segenap Pejabat TNI dan Pejabat Polri, Uskup Agats, Uskup Manokwari, Mewakili Keuskupan Merauke Pastur Amo, Mewakili Keuskupan Timika Pastur Rudolf Kambayong, Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua, Ketua Lemasko, Ketua Lemasa, Kepala Suku Nduga, Kepala Suku Moni, Kepala Suku Mee, Kepala Suku Damal, Kepala Suku Dani, Tokoh Suku Kamoro, Direktur YPMAK, Bapak Yanto Eluay (Tokoh Pemuda), Ibu Maria Florida (Tokoh Perempuan), Sekda Mimika dan Asisten-2 Bupati Nduga.***

Berita Terkini

Trump dan Iran Capai MoU Damai Secara Digital

Sumbawanews.com,- Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf dikabarkan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) damai secara elektronik, menandai lompatan...

Google Workspace Kini Lebih Terjangkau dengan Diskon Hingga 14%

Sumbawanews.com,- Google Workspace, suite produktivitas andalan dunia bisnis modern, kini lebih terjangkau bagi pengguna individu hingga perusahaan besar. Hingga akhir 2026, pengguna baru dapat...

Gempa 6,7 Guncang Parigi, Pasien RS Dievakuasi

Sumbawanews.com,- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026) pukul 10.27 WIB, memicu evakuasi massal di Rumah Sakit Anuntaloko...

Bareskrim Gagalkan Pengiriman Ganja Lintas Sumatera-Jawa

Sumbawanews.com,- Bareskrim Polri berhasil menggagalkan pengiriman 10 paket ganja kering dari Padang, Sumatera Barat, ke Sidoarjo, Jawa Timur, melalui jasa ekspedisi. Operasi yang berlangsung...

TNI Jangan Dilibatkan dalam Pengelolaan Sampah

Sumbawanews.com,- Walhi menolak keras rencana pemerintah yang mempertimbangkan melibatkan TNI dalam program konversi sampah menjadi bahan bakar minyak (BBM). Menurut organisasi lingkungan itu, persoalan...

Berita Utama

Edukasi