Home Blog Page 2576

Satgas Yonif MR 413 Dukung Program Dinas Kesehatan Bagikan Kelambu Insektisida

sumbawanews.com,- Dalam upaya membantu pemerintah menekan angka malaria di Provinsi Papua, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro Kostrad membagikan Kelambu berinsektisida kepada masyarakat Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Kamis (22/10/2020).

 

Dansatgas menjelaskan bahwa kelambu berinsektisida tersebut merupakan dukungan yang diberikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Papua yang diperuntukkan bagi Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad dan masyarakat sekitar. “Kami bersinergi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Papua untuk membagikan kelambu berinsektisida kepada masyarakat dan kami juga mendapatkan Kelambu anti nyamuk tersebut,” katanya.

 

Ditambahkannya bahwa pembagian kelambu tersebut, wujud dukungan Satgas Yonif MR 413 Kostrad terhadap program pemerintah khususnya Dinas Kesehatan dalam upaya menekan angka kasus Malaria di Provinsi Papua. “Kebanyakan wilayah di Papua ini memang tergolong endemik Malaria, namun kita tetap berupaya dalam mensosialisasikan pentingnya penggunaan kelambu dalam mencegah terjadinya penyakit malaria,” tambah Dansatgas.

 

Sementara itu, Komandan Pos Skamto Kapten Inf Senopati Yudho menyampaikan bahwa kegiatan pembagian Kelambu ini sangat dinantikan oleh masyarakat Kampung Yowong. Mereka sangat senang dengan pemberian Kelambu ini. “Kita berharap dengan adanya pembagian Kelambu ini dapat menekan angka malaria khususnya di wilayah Kabupaten Keerom,” ujarnya.

 

Pada kesempatan itu juga, salah satu warga Kampung Yowong atas nama Yoseph Eluay (35) mengungkapkan, pembagian yang dilakukan Pos Satgas Skamto dapat memberikan harapan untuk memajukan kualitas kesehatan di Kampungnya. “Dengan berkurangnya angka kasus malaria di Kampung ini, maka akan semakin meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Yowong,” ucapnya.

Aspers Panglima TNI : Bintal Fungsi Komando Miliki Peran Strategis Dalam Membangun Mental Prajurit

sumbawanews.com,- Bintal Fungsi Komando memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun mental Prajurit yang tangguh dan memiliki keimanan,  ketakwaan, nasionalis, militan dan sehat psikis. Dengan Kondisi Mental yang tangguh, seberat apapun tantangan tugas yang dihadapi prajurit TNI akan dapat dilaksanakan dengan baik.

Hal tersebut disampaikan Aspers Panglima TNI Marsda TNI Diyah Yudanardi saat membuka acara penyelenggara Bintal Fungsi Komando yang diikuti para Komandan di lingkungan Mabes TNI dan Angkatan se-wilayah Garnisun I/Jakarta, bertempat di GOR A. Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (22/10/2020).

Aspers Panglima TNI menyampaikan bahwa pembinaan mental merupakan bagian internal dari pembinaan personel TNI dan keluarganya yang terdiri dari tiga unsur pokok yaitu fisik/Jasmani, intelektual dan mental.

Menurut Marsda TNI Diyah Yudanardi, mental merupakan motor penggerak dan pengendali segala tingkah laku personel TNI yang pembinaannya menjadi tanggung jawab pimpinan / Komando sebagai wujud Bintal Fungsi Komando. “Penyelengaraan penyegaran Bintal Fungsi Komando ini bertujuan untuk menyampaikan persepsi dan pemahaman tentang Pembinaan Mental sebagai fungsi komando, karena seorang Komandan memiliki peran yang sangat penting dalam menyelenggaraan Bintal di satuan dan diharapkan dapat terlaksana secara optimal,” ujarnya.

Aspers Panglima TNI juga mengatakan bahwa melalui Penyelengaraan Bintal fungsi Komando ini diharapkan para komandan akan lebih optimal  dalam melaksanakan pembinaan mental personel TNI sebagai fungsi komando di satuan masing-masing, sehingga personel TNI memiliki semangat yang tangguh dalam mengabdi, berkarier dan berkarya dengan tetap berpedoman kepada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI.

“Diharapkan para Komandan dapat meminimalisir pelanggaran dan  mampu mengatasi permasalahan di satuan dengan baik dan benar. Selain itu, para Komandan diharapkan dapat bertukar pengalaman terhadap realitas permasalahan di lapangan yang memerlukan penyelesaian secara bersama-sama,” ucapnya.

Diakhir sambutannya, Aspers Panglima TNI menucapkan terima  kasih yang sebesar-besarnya kepada Pangdam Jaya yang sudah berkenan meluangkan waktunya menjadi  nara sumber pada acara Penyelengaraan Bintal dan terima kasih kepada Kepala Pusat Pembinaan Mental (Kapusbintal)  TNI selaku Penyelengaraan kegiatan ini. “Kepada para perserta, agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan  sebaik baiknya, sehingga materi yang akan disampaikan menjadi bekal dan wawasan dalam membina personel TNI di satuan masing-masing,” harapnya. (Ahm)

Panglima TNI Kembali Mutasi Sejumlah 47 Pati TNI

Sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. kembali melakukan mutasi jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier, serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis.

Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/835/X/2020 tanggal 21 Oktober 2020 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, telah ditetapkan mutasi dan promosi jabatan 47 Perwira Tinggi (Pati) TNI terdiri dari 16 Pati TNI AD 19 Pati TNI AL dan 12 Pati TNI AU.

16 Pati TNI AD, yaitu Letjen TNI Joni Supriyanto dari Kasum TNI menjadi Kabais TNI, Letjen TNI Muhamad Herindra, M.A., M.Sc. dari Irjen TNI menjadi Kasum TNI, Mayjen TNI Nugroho Tjendrakiarto, S.H. dari Pa Sahli Tk III Bid. Wassus dan LH Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka Pensiun), Mayjen TNI Sapriadi, S.I.P., M.Si dari Pa Sahli Tk III Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Wassus dan LH Panglima TNI, Mayjen TNI Benny Octaviar, M.D.A. dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI, Brigjen TNI Fachri dari Pa Sahli Tk. II LH Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Inf Saturninus Aldian G., S.E. dari Pabut Was Aspas Sahli Bid. Hubint Panglima TNI menjadi Pa Sahli Tk. II LH Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI, Letjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M. dari Irjenad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka Pensiun), Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., dari Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Wassus dan LH Kasad menjadi Irjenad, Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M. dari Pangdam V/Brw menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M. dari Sesmilpres Kemensetneg menjadi Pangdam V/Brw, Mayjen TNI Sunaryo dari Staf Ahli Menhan Bid. Kam Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Drg. Raden Triatmojo Budi Utomo dari Pa Sahli Tk. II Was Eropa dan AS Sahli Bid. Hubint Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Inf Hari Sufi Anwari dari Paban Utama Ops Sahli Panglima TNI menjadi Dandenma Mabes TNI, Brigjen TNI Sudarmadi, S.Sos., dari Irsus Itjenad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Ivo Irianto Betekeneng dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun).

19 Pati TNI AL yaitu, Letjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr. (Han) dari Danjen Akademi TNI menjadi Irjen TNI, Laksma TNI Drs. Taufik Riadi, Apt., M.Si. dari Pa Sahli Tk. II Kamteror Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Suselo dari Irjenal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun),  Laksda TNI Moelyanto, M.Si.(Han) dari Aslog Kasal menjadi Irjenal, Laksma TNI Puguh Santoso, S.E., M.M. dari Waaslog Kasal menjadi Aslog Kasal, Laksma TNI Rachmat Hartoyo, S.Sos., M.M., CHRMP. dari Kadislaikmatal menjadi Waaslog Kasal, Laksma TNI Udyatmiko dari Kadisadal menjadi Kadislaikmatal, Kolonel Laut (T) Maman Rohman, S.T., M.Han. dari Sekdisadal menjadi Kadisadal, Laksma TNI Hendri S. Suprianto dari Pati Sahli Kasal Bid. Ekojemen menjadi Ir Koarmada III, Laksma TNI Ferial Fachroni dari Waaspotmar Kasal menjadi  Pati Sahli Kasal Bid. Ekojemen, Laksma TNI Ribut Eko Suyatno, S.E., M.M. dari Staf Khusus Kasal menjadi Waaspotmar Kasal.

Laksma TNI Budhiyanto, S.T., M.A.P., CHRMP.  dari Waaspers Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (Meninggal Dunia), Laksma TNI Dr. R. Anang Dwi Kuncoro, S.E., M.M., C.Fr.A., CHRMP.  dari Kadiskual menjadi Waaspers Kasal, Laksma TNI Poedji Santoso, CHRMP.  dari Kadiswatpersal menjadi Kadiskual, Kolonel Laut (T) Taufik Arief, S.T., M.M. dari Paban V Faslan Slogal menjadi Kadiswatpersal , Laksma TNI Enuar Mendrofa, S.E., M.M., C.Fr.A. dari Ses Ditjen Renhan Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma TNI Heru Wiyono dari Dandenma Mabes TNI menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma TNI Guntur Wahyudi dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), dan Laksma TNI Ir. Gunawan, M.Tr. (Han)., CHRMP.  dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun).

12 Pati TNI AU, yaitu Marsda TNI Tamsil Gustari Malik, S.E., dari Asintel Kasau menjadi Danjen Akademi TNI,  Marsda TNI M. Fadjar Sumarijadji, M.Sc. dari Sekretaris Bais TNI menjadi Asintel Kasau, Marsma TNI Jemi Trisonjaya, M.Tr. (Han) dari Wadan Seskoau menjadi Sekretaris Bais TNI, Marsma TNI Istiyanto, S.Sos, M.M. dari Danpuslat Kodiklat TNI menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsama TNI Andi Heru Wahyudi dari Pati Sahli Kasau Bid. Air Power menjadi Danpuslat Kodiklat TNI, Marsma TNI dr. Djunaidi MS., Sp.KP. dari Ka RSPAU dr. S. Hardjolukito menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Kolonel Kes dr. Swasono R., Sp.THT., M.Kes. dari Kadep IKA RSPAU dr. S. Hardjolukito menjadi Ka RSPAU dr. S. Hardjolukito, Marsma TNI Sudadi, S.Sos. dari Ir III Itjen Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Kolonel Adm Drs. Muh. Arif Damopolii dari Auditor Madya Itjen Kemhan menjadi Ir III Itjen Kemhan, Marsdya TNI Bagus Puruhito, S.E., M.M. dari Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsda TNI Ade Dian Suryacandra, M.Sc., dari TA. Pengajar Bid. Ilpengtek Lemhannas menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsma TNI Uganda Irwanto dari Bandep Ur. Lingkungan Strategi Regional pada Deputi Bid. Pengkajian dan Penginderaan Setjen Wantannas menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun). (Ahm)

Danrem Merauke Tutup TMMD Ke-109 di Kampung Kakuna Wilayah Perbatasan RI-PNG

(Boven Digoel-Papua). Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-109 Tahun Anggaran 2020 Kodim 1711/BVD yang dilaksanakan di Kampung Kakuna telah selesai. Acara penutupan TMMD ke-109 dilaksanakan secara sederhana dan tidak dalam bentuk upacara, hal ini guna mencegah terjadinya penularan Covid-19.

 

Penutupan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima hasil pekerjaan TMMD Kodim 1711/BVD “Pengabdian Untuk Negeri” kepada Pemda Boven Digoel oleh Dandim 1711/BVD Letkol Czi Daniel Panjaitan selaku Dansatgas TMMD dan Asisten III Boven Digoel Marius Baterop mewakili Bupati Boven Digoel, bertempat di Balai Kampung Kakuna, Distrik Mindiptana, Kab. Boven Digoel, Papua, Rabu (21/10/2020).

 

Turut hadir pada acara tersebut Kasilog Korem 174/ATW Kolonel Inf Ayi Yosa, Kasiter Korem 174/ATW Letkol Inf Ganiahardi, para Perwira Staf Kodim 1711/BVD, beberapa warga Kampung Kakuna dan tamu undangan.

 

Usai penandatanganan dan penyerahan hasil pekerjaan dilanjutkan pemotongan pita di lokasi sasaran fisik pengecoran jalan TMMD ke-109 Kodim 1711/BVD dan meninjau hasil pembangunan MCK.

 

Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko dalam sambutannya pada acara penutupan TMMD yang diwakili oleh Kasilog Korem 174/ATW Kolonel Inf Ayi Yosa menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras personel Satgas TMMD ke-109 Kodim 1711/BVD bersama masyarakat dalam menuntaskan pekerjaan berupa pengecoran jalan sepanjang 460 meter dan pembangunan 10 Jamban di Kampung Kakuna.

 

“Diharapkan, hasil kerja nyata TMMD ke-109 di Kampung Kakuna ini manfaatnya bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan tentunya menambah hubungan harmonis antara TNI dengan masyarakat,” ujarnya.

 

Bupati Boven Digoel yang diwakili oleh Asisten III Boven Digoel Marius Baterop mengucapkan terima kasih kepada Danrem 174 Merauke dan Kodim 1711/BVD terkait pelaksanaan TMMD ke-109 yang telah berjalan lancar dan sesuai rencana, dengan harapan dapat membantu kesejahteraan masyarakat Kampung Kakuna.

 

Di akhir acara penutupan, Dandim 1711/BVD selaku Dansatgas TMMD Letkol Czi Daniel Panjaitan menyampaikan bahwa hasil yang dicapai TMMD ke-109 ini berkat sinergitas antara TNI dengan seluruh komponen masyarakat yang berada di wilayah Kampung Kakuna.

 

Dalam kesempatan tersebut, Danrem Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko juga memberikan tali asih kepada warga Kampung Kakuna dan perlengkapan sekolah untuk siswa-siswi SD YPPK Kakuna.

 

Penyerahan tali asih dari Danrem yang diwakili oleh Kasilog Korem 174/ATW Kolonel Inf Ayi Yosa dilaksanakan didepan Balai Kampung Kakuna, sedangkan penyerahan perlengkapan sekolah dilaksanakan di SD YPPK Kakuna.

 

“Penyerahan tali asih ini diharapkan dapat membantu kebutuhan sehari-hari warga setempat ditengah pandemi Covid-19. Kegiatan ini juga sebagai sarana silaturahmi dengan warga setempat dan salah satu bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat diwilayah binaan guna mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” kata Kolonel Inf Ayi Yosa.

 

Sementara itu, Asisten III Boven Digoel Marius Baterop mengucapkan banyak terima kasih kepada Satgas TMMD ke-109 atas apa yang telah dilakukan serta kepedulian dan perhatiannya kepada masyarakat Kampung Kakuna.(Bdr)

PASANGAN SALAM MENELADANI PAHLAWAN NASIONAL .Berziarah ke Makam Almagfurullah

’21 Oktober 23 tahun lalu, Almagrufullah Maulana Syaikh TGKH Zainuddin Abdul Madjid wafat. 21 Oktober 2020 kemarin, Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan datang berziarah ke makam ulama kharismatik yang juga Pahlawan Nasional dari NTB tersebut’
——————————————–

MELEPAS alas kaki, dengan takzim Hj Putu Selly Andayani berjalan ke area makam Almagfurullah Maulana Syaikh. Dan selanjutnya adalah khidmat. Di depan makam yang terletak dalam kompleks Musala Al Abror, Pondok Pesantren Darunahdhlatain Nahdlatul Wathan tersebut, Selly bersimpuh. Calon Wali Kota Mataram tersebut khusyuk dalam dzikir dan doa.

Ziarah digelar sederhana. Selly hanya membawa rombongan kecil dari Mataram. Didampingi Calon Wakil Wali Kota Mataram TGH Abdul Manan beserta isteri tercintanya dan keluarga inti. Turut serta Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Mataram Hj Istiningsih dan Sekretaris DPC PDIP Kota Mataram Nyayu Ernawati.

Ziarah tersebut dilakukan tepat pada haul ke-23 Maulana Syaikh. Pendiri Madarasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) tersebut wafat pada Selasa, 21 Oktober 1997. Hari yang akan selalu dikenang mengingat kehilangan dan duka mendalam yang dialami umat Islam Bumi Gora kala itu.

Bagi Hajjah Selly, ziarah ke makam Almagfurullah memiliki arti yang teramat penting. Bukan lagi sebagai kewajiban insan yang masih hidup. Atau wujud dharma bakti generasi penerus pada pahlawan kusuma bangsa. Tapi lebih dari itu.

Selly mendapat banyak wejangan dari sang suami H Rachmat Hidayat. Betapa Almagfurullah telah begitu banyak memberi pada keluarga besar mereka. Mendiang mertuanya, Guru Ramiah dan Ratnasih di Rumbuk, Sakra, Lombok Timur, begitu dekat dengan Almagfurullah.

“Sebagai ulama, doa beliau diijabah oleh Allah. Apa yang kami capai sebagai keluarga hari ini, adalah karena doa dan karomah Almagfurullah,” kata Selly usai menjalani ziarah.

Semasa hidupnya, dalam setiap perjumpaan dan silaturahmi keluarga, Almagfurullah selalu memanjatkan doa untuk pencapaian terbaik suaiminya dan keluarga. Selly diberitahu, bagaimana Almagfurullah memegang kepala suaminya yang masih muda kala itu dan meniup ubun-ubunnya di setiap penghujung doa. Publik Bumi Gora kini mencatat, betapa Rachmat Hidayat memiliki karir politik yang gemilang. Saat ini adalah periode ketiga politisi berambut perak tersebut duduk sebagai Anggota DPR RI setelah sebelumnya berkarir panjang di DPRD kabupaten dan provinsi.

Selly mengungkapkan, Almagfurullah adalah qudwah hasanah. Teladan kebaikan bagi dirinya, sang suami, dan seluruh keluarga besar. “Almagfurullah adalah panutan kami,” katanya.

Penjabat Wali Kota Mataram tahun 2015 ini tahu, bagaimana Almagfurullah menjadi mercusuar pengembangan pendidikan Islam dan pendidikan umat di NTB. Tiada hendak menafikan peran serta para aulia dan ulama kharismatik Bumi Gora yang lain, Selly menekankan betapa kecemerlangan dan kegemilangan dunia pendidikan Islam di NTB saat ini, atas sumbangsih besar Almagfurullah.

Sejarah mencatat, ulama kharismatik yang lahir pada 5 Agustus 1898 di Bermi, Pancor tersebut, selain sebagai ulama dan pejuang, juga adalah pelopor pendidikan di Pulau Lombok. Almagfurullah adalah orang pertama di NTB yang memperkenalkan penggunaan kursi dan meja dalam belajar agama. Sistem ini diterapkan pada lembaga pendidikan Madrasah Nahdlatul Wathan Diniah Islamiyah dan Madrasah Nadhlatul Banat Diniah Islamiyah yang didirikannya selepas kembali dari menimba ilmu di Makkah pada 1937 silam.

“Dan itu dilakukan beliau dalam intimidasi penjajah kolonial Belanda,” kata Selly.

Karena itu, bagi Selly, Almagfurullah adalah pejuang agama dan juga pejuang negara. Sebab, lembaga pendidikan yang didirikan Almagfurullah pada akhirnya lebih dari sekadar tempat belajar ilmu keagamaan. Madrasah NWDI dan Madrasah NBDI yang didirikannya digunakan sebagai basis perlawanan terhadap penjajahan. Bahkan saat perang revolusi kemerdekaan, Almagfurullah bersama para guru menginisiasi pembentukan “Gerakan Al-Mujahidin”.

Sejarah mencatat, bersama gerakan-gerakan rakyat lain di Pulau Lombok, Al-Mujahidin berjuang mempertahankan kemerdekaan yang telah diproklamirkan Soekarno-Hatta di Jakarta. Almagfurullah memimpin penyerbuan tanksi militer milik NICA, Tentara Sekutu, di Selong pada 7 Juli 1946. Dalam peristiwa tersebut, TGH Muhammad Faisal Abdul Majid, adik kandung Almagfurullah gugur.

Kemarin, selepas ziarah dari makam Almagfurullah, Selly bersama TGH Abdul Manan dan rombongan kemudian berziarah dan melakukan tabur bunga pula ke makam TGH Muhammad Faisal di Makam Pahlawan Rinjani di Selong. Almarhum TGH Muhammad Faisal adalah pejuang pertama yang dimakamkan di Makam Pahlawan tersebut.

Ziarah ke Makam Orang Tua
Sementara itu, sebelum ziarah ke makam Almagfurullah Maulana Syaikh, Selly terlebih dahulu nyekar ke makam mendiang orang tua sang suami, Guru Ramiah dan Ratnasih, di kompleks pemakaman keluarga besar di Rumbuk, Kecamatan Sakra, Lombok Timur.

Di kompleks pemakaman tersebut, Hajjah Selly berdzikir dan memanjatkan doa dengan khusyuk agar kedua orang tuanya dan seluruh keluarga yang telah berpulang mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah SWT. Turut mendampingi ziarah ke makam keluarga ini para keluarga besar yang ada di Rumbukdan sejumlah Tuan Guru.

Sementara itu, bersama TGH Manan, selepas dari Makam Pahlawan Rinjani, rombongan Hj Selly juga melihat dari dekat Tugu Nasional yang ada di Selong. Tugu ini adalah tugu pahlawan.

Tugu tersebut kini berada di depan kompleks kediaman resmi Bupati Lombok Timur. Tadinya, tempat di mana tugu ini berada, adalah lokasi makam pahlawan di Lombok Timur sebelum kemudian dipindahkan ke Makam Pahlawan Rinjani di lokasi sekarang. Selepas dari sana, rombongan kemudian kembali ke Mataram.

Silaturahmi dengan TGB

Di lain sisi, kemarin, awak media juga menyampaikan pertanyaan menggelitik ke Hajjah Selly. Ini terkait langkah dirinya yang tidak terlihat bersilaturahmi ke TGB HM Zainul Majdi, seperti sejumlah kandidat yang akan maju dalam Pilkada Kota Mataram.

Selly menuturkan betapa hubungan dan kedekatan dengan Gubernur NTB dua periode tersebut masih terjalin sangat erat. Komunikasi juga terjalin dengan sangat baik. Bagi Selly, TGB adalah sosok yang dijunjung tinggi dan akan selalu ditempatkannya sebagai pemimpin dan panutan.

“Beliau akan selalu seperti itu. Karena buat saya, tidak ada istilah mantan pemimpin,” kata Selly.

Dia menegaskan, TGB saat ini adalah milik seluruh umat. Milik seluruh masyarakat Bumi Gora. Bahkan, saat ini cucu pahlawan nasional Almagfurullah Maulana Syaikh tersebut bukan hanya tokoh Bumi Gora. Melainkan sudah menjadi tokoh nasional menyusul kiprah dan sumbangsihnya untuk Indonesia.

Karena itu, Selly tidak ingin mengkoyak-koyakkan hal tersebut. Apalagi dengan datang bersilaturahmi lalu berharap-berharap mendulang insentif elektoral dari hal tersebut. Dirinya tak mau seperti itu.

Buat Selly, sebagai pemimpinnya di lingkup birokrasi Pemprov NTB, TGB tahu persis kapasitasnya. Hafal kemampuan dirinya. Mengenal persis bagaimana cara dirinya bekerja. Mulai dari perencanaan hingga mengeksekusi dan mengevaluasi program di lapangan.

Bahkan TGB pula yang pada masa jabatannya sebagai Gubernur NTB menunjuk dan melantik dirinya sebagai Penjabat Wali Kota Mataram tahun 2015. Sebuah kepercayaan yang kemudian bertekad dibalas Selly dengan bekerja sebaik-baiknya untuk kemaslahatan masyarakat Kota Mataram.

Pastikan Batas Negara Aman, Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa Laksanakan Patroli Patok

(Merauke). Sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG, Satgas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW secara rutin melaksanakan Patroli Patok Batas Negara.

 

Hal tersebut disampaikan Komandan Satgas (Dansatgas) Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Rabu (21/10/2020).

 

Diungkapkan Dansatgas, dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, salah satu tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) diantaranya adalah mengamankan wilayah perbatasan.  “Salah satu bentuk implementasi mengamankan wilayah perbatasan yaitu dengan melaksanakan Patroli Patok,” ujarnya.

 

Lebih lanjut dikatakan, terdapat 62 Patok yang menjadi tanggung jawab Satgas Yonif 125/Simbisa yang terdiri dari 17 Patok MM, 5 Patok type A dan 40 Patok type B.  Salah satunya Patok Monumen Meridian (MM) 13.3 yang berada di Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke, Papua, yang merupakan sektor tanggung jawab dari Pos Kondo.

 

“Pelaksanaan Patrol Patok MM 13.3 ini dilaksanakan oleh personel Pos Kondo dipimpin langsung oleh Danpos Letda Inf Purwanta,” pungkasnya.

 

Di tempat terpisah, Danpos Kondo Letda Inf Purwanta menuturkan bahwa jarak tempuh di atas peta dari pos menuju Patok MM. 13.3 memang tidak begitu jauh sekitar 27 km. Akan tetapi, medan yang dilalui lumayan berat dan bervariasi yang didominasi rawa yang berlumpur, sehingga membutuhkan mental yang kuat dan kondisi fisik yang prima.

 

“Ada kebanggaan tersendiri dapat melaksanakan tugas ini dengan sungguh-sungguh dan bertanggungjawab, karena bagi kami, mengemban tugas negara merupakan suatu kehormatan,” ucapnya. (Bdr)

Tim Gabungan Pencari Fakta : KKSB Dibalik Kasus Pembunuhan di Intan Jaya

(Jakarta). Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya bentukan Menko Polhukam telah melaporkan seluruh hasil pengumpulan informasi dan data terkait serangkaian penyerangan dan pembunuhan di Intan Jaya. Dari hasil tersebut, didapati kesimpulan bahwa Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) diduga ada dibalik terbunuhnya satu warga sipil dan dua aparat TNI.

 

Hal tersebut disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD saat menggelar konferensi pers terkait hasil temuan Tim Investigasi TGPF, bertempat di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2020).

 

Menko Polhukam menjelaskan bahwa ketiga korban tersebut terbunuh dalam rentang waktu tanggal 17 hingga 19 September 2020. Dari informasi dan fakta yang didapat di lapangan menunjukkan bahwa dugaan kuat keterlibatan KKSB dibalik peristiwa pembunuhan terhadap dua prajurit TNI yaitu Serka Sahlan pada tanggal 17 September 2020 dan Pratu Dwi Akbar tanggal 19 September 2020.

 

Keterlibatan KKSB sangat jelas terkait terbunuhnya warga sipil bernama Badawi tanggal 17 September 2020. “Adapun terkait terbunuhnya seorang pendeta bernama Yeremia Zanambani pada tanggal 19 September 2020, adanya dugaan keterlibatan oknum aparat masih dalam penyelidikan,” kata Mahfud.

 

Menko Polhukam juga menyampaikan bahwa ada pula kemungkinan pendeta dibunuh oleh pihak ketiga, selanjutnya pemerintah akan menyelesaikan kasus ini sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. “Namun tidak menutup kemungkinan pembunuhan tersebut dilakukan oleh pihak ketiga dan saat ini pemerintah akan menyelesaikan kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku, baik hukum pidana maupun hukum administrasi negara,” jelasnya.

 

Sejalan dengan temuan-temuan tim investigasi, Menko Polhukam merekomendasikan agar daerah-daerah yang masih kosong dari penjagaan aparat pertahanan keamanan organik, supaya segera dilengkapi.

 

Sementara itu, Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa menyatakan bahwa seluruh pihak wajib menghormati hasil temuan TGPF yang telah bekerja dengan maksimal. Terkait keterlibatan oknum aparat, Kolonel Czi Suriastawa menyatakan bahwa TNI sangat menjunjung tinggi proses hukum sebagai tindak lanjut dari proses ini.

 

“TNI tidak akan menutupi perilaku oknum aparat yang jelas-jelas melanggar hukum, aturan dan perintah-perintah dinas, karena ini merupakan komitmen Pimpinan TNI untuk menjadikan TNI sebagai institusi yang taat hukum,” tegasnya.

 

Proses hukum terhadap terduga oknum aparat mudah diikuti oleh semua pihak karena institusi TNI-Polri sangat jelas. Identitas personel, kesatuannya jelas, komandonya jelas bahkan bila dilaksanakan persidangan, juga jelas mekanismenya.

 

Kapen Kogabwilhan III justru menanyakan, bagaimana proses dan mekanisme dengan pelaku KKSB yang telah melakukan serangkaian aksi keji dan penembakan terhadap aparat TNI-Polri, karena tidak jelas pelakunya, organisasinya dan lain-lain.

 

“Contohnya, sesaat setelah penembakan tim TGPF (9/10/2020), KKSB mengaku bertanggung sekaligus menolak keberadaan TGPF berikut hasilnya. Untuk itu, kita semua harus mendukung proses Pro Justitia yang akan dilakukan oleh pemerintah, demi keamanan di Papua,” pungkasnya.(Bdr)

Pangdam IX/Udayana Resmikan Dua Koramil Jajaran Kodim 1628/Sumbawa Barat

Sumbawa Besar – Komando Rayon Militer (Koramil) 1628-04/Poto Tano dan Koramil 1628-05/Jereweh yang berada di wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) 1628/Sumbawa Barat diresmikan secara simbolis oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara pada upacara penutupan TMMD ke-109 di Aula Madelaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa Jalan Garuda No.1 Sumbawa Besar, Rabu (21/10/2020).

Pada kesempatan itu, Pangdam IX/Udayana mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya dan penghargaan yang tulus kepada Bupati Sumbawa Barat serta semua pihak yang telah memberikan dukungan ataupun bantuannya sehingga proses pembangunan markas Koramil 1628-04/Poto Tano dan Koramil 1628-05/Jereweh dapat berjalan dengan lancar.

“Saya sangat mengapresiasi kerjasama, sinergitas dan soliditas TNI dengan seluruh unsur Forkopimda yang terjalin baik di Kabupaten Sumbawa Barat,” ungkapnya.

IMG-20201021-WA0014

Menurutnya, bahwa dengan kondisi geografis yang terpencil maka pembentukan kedua kantor Koramil tersebut dirasakan sangat tepat, karena selain dapat mendampingi wilayah Kecamatan agar mampu memajukan pembangunan sektor ekonomi maupun bidang lainnya, juga diharapkan dapat memberdayakan aspek geografi, demografi dan sosial budaya, sehingga terwujud Ruang, Alat dan Kondisi (RAK) Juang yang tangguh untuk kepentingan pemberdayaan wilayah pertahanan.

“Pemberdayaan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya adalah salah satu tugas yang diamanatkan Undang-Undang kepada TNI, yang dijalankan oleh TNI Angkatan Darat bersama-sama komponen bangsa lainnya,” terang orang nomor satu di Kodam IX/Udayana itu.

Dengan diresmikannya dua Koramil tersebut, Mayjen TNI Kurnia Dewantara menekankan kepada Dandim 1628/Sumbawa Barat agar senantiasa melaksanakan pembinaan satuan, menjaga dan meningkatkan sinergitas TNI-Polri serta menjalin kerjasama dan komunikasi yang baik dengan seluruh komponen masyarakat untuk membangun kesadaran berbangsa dan bernegara demi terciptanya kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

IMG-20201021-WA0030

“Jaga dan tingkatkan terus sinergitas TNI-Polri, selalu bergandeng tangan dalam melaksanakan tugas membantu pemerintah daerah sesuai pesan Panglima TNI Sinergi Untuk Negeri,” pesannya.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, Kasrem 162/WB Kolonel I Made Kariawan, Aslog Kasdam IX/Udayana Kolonel Cpl Simon Petrus Kamlasi, Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf I Made Mahardata, Kasipers Kasrem 162/WB, Dandeninteldam IX/Udayana, Dandim 1607/Sumbawa, Dandim 1628/Sumbawa Barat, Danyonif 742/SWY, Sekda Sumbawa, Ketua DPRD Sumbawa, Kapolres Sumbawa, Kajari Sumbawa, Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa.

Tutup TMMD Ke-109 Kodim 1607/Sumbawa, Pangdam IX/Udayana Ajak Seluruh Pihak Jaga Kebersamaan dan Lestarikan Semangat Gotong Royong

Sumbawa – Selama satu bulan penuh mulai tanggal 22 September 2020 sampai dengan 21 Oktober 2020, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-109 dilaksanakan dengan melibatkan 600 Prajurit TNI serta komponen masyarakat yang tersebar di empat Kabupaten/Kota di wilayah Bali Nusra, dengan harapan dapat menggelorakan kembali semangat gotong royong dan sebagai momentum untuk berpartisipasi membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di tengah situasi pandemi saat ini.

Dari empat Kabupaten/Kota yang dilaksanakan TMMD ke-109, termasuk salah satunya dilaksanakan oleh Kodim 1607/Sumbawa di Desa Jotang dan Desa Jotang Beru Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa.

Hal tersebut disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara dalam amanatnya saat memimpin upacara penutupan TMMD ke-109 Kodim 1607/Sumbawa di Aula Madelaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa Jalan Garuda No.1 Sumbawa Besar, Rabu (21/10/2020).

IMG-20201021-WA0017

Pangdam IX/Udayana mengatakan, bahwa semua sasaran TMMD ke-109 mulai dari sasaran fisik berupa pembangunan infrastruktur baik fasilitas umum dan sosial dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu, serta sasaran non fisik berupa kegiatan penyuluhan/sosialisasi berbagai materi yang dibutuhkan oleh masyarakat diantaranya pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 juga dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar.

“Saya mendapat laporan bahwa sasaran dan volume pekerjaan TMMD cukup berat, sedangkan sarana dan prasarana serta waktu yang dibutuhkan sangat terbatas. Namun dengan semangat, kekompakan, disiplin serta rasa tanggung jawab dari semua pihak baik TNI, Polri, masyarakat maupun instansi terkait lainnya bersatu padu dan bahu membahu, sehingga TMMD ke-109 dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu,” ungkap Pangdam.

Terkait hal itu, Mayjen TNI Kurnia Dewantara mengucapkan terima kasih kepada Gubernur, Bupati, para prajurit TNI-Polri, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat atas dukungan dan partisipasinya dalam kegiatan TMMD Ke-109 di tengah situasi Pandemi Covid-19 ini, serta kepada Kementerian/LPNK yang telah bersinergi dengan baik dalam program TMMD, terlebih kepada masyarakat dan semua pihak yang telah membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan TMMD di wilayah jajaran Kodam IX/Udayana.

IMG-20201021-WA0025

“Hari ini, seluruh masyarakat dan instansi terkait, Pemda serta Prajurit TNI telah dapat menyelesaikan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 dengan baik dan sukses. Mudah-mudahan apa yang telah dibangun ini dapat membantu menumbuhkan semangat dan inovasi yang kuat dalam mewujudkan pembangunan di daerah,” sambungnya.

Lebih lanjut, Pangdam IX/Udayana mangajak seluruh pihak dan masyarakat untuk ikut memelihara dan merawat dengan baik secara mandiri/swadaya semua fasilitas yang telah dibangun dalam TMMD Ke-109, sehingga manfaatnya dapat dinikmati dalam kurun waktu yang cukup panjang, melestarikan semangat gotong royong sebagai warisan budaya Bangsa Indonesia, tetap saling mengingatkan untuk disiplin protokol kesehatan, serta mempertahankan semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat.

“TNI senantiasa selalu hadir di tengah-tengah masyarakat membantu menyelesaikan permasalahan dan memberikan kontribusi untuk kesejahteraan masyarakat, kita tidak boleh mudah terhasut dan terprovokasi oleh pihak manapun yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan NKRI,” pungkasnya.

IMG-20201021-WA0018

Sementara Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd., menyampaikan, Pemerintah daerah, TNI dan Polri sangat kompak di NTB. Berbagai peristiwa yang dialami di NTB memberikan pembelajaran bahwa kekompakan dan sinergitas itu kunci utama dalam membangun daerah, terutama yang sangat dirasakan di NTB terjadi bencana gempa pada 2018 lalu.

“Dampaknya sangat luar biasa, namun TNI terdepan dalam rehabilitasi dan rekonstruksi, maka dengan kebersamaan itu semua bisa dilalui,” tandas wagub.

Setelah itu, lanjut Wagub, adanya wabah Covid-19 yang menjadi pandemi dunia dirasakan juga di NTB. Namun, berkat dukungan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di desa, bisa dilakukan pelacakan dan penanganan dengan baik. Hal ini tentu menjadi energi luar biasa di NTB, untuk menghadapi masalah seberat apapun.

“Bencana yang terjadi tidak menyurutkan niat kita untuk membangun, terimakasih TNI dan Polri, karena sudah membantu provinsi yang kami cintai ini,” ucapnya.

IMG-20201021-WA0020

Selain itu, Wagub juga berterimakasih atas pelaksanaan TMMD ke-109 berjalan baik dan sukses sehingga menurutnya menjadi sangat strategis dan sangat baik untuk dilanjutkan ke depan, karena sasarannya merupakan hal vital yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Semua bisa dikerjasamakan dengam TNI, Terimakasih TNI, semoga TNI tetap jaya” imbuhnya.

Sebelumnya, Dandim 1607/Sumbawa membacakan laporan pelaksanaan TMMD ke-109 meliputi sasaran fisik berupa pembuatan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 1100 meter dan lebar 4 meter, pembuatan Jembatan, pembuatan Mushola yang dilengkapi MCK dan tempat wudhu, pembuatan saluran irigasi sepanjang 350 meter dan Rehab rumah sebanyak 9 unit dengan target seluruhnya mencapai 100 persen.

IMG-20201021-WA0030

Demikian juga sasaran Non fisik berupa sosialisasi/penyuluhan tentang kesehatan, protokol kesehatan Covid-19, pertanian, peternakan dan bidang hukum juga terlaksana dengan baik.

Penutupan TMMD ditandai dengan penandatangan naskah serah terima dan penyerahan hasil TMMD ke-109 tahun 2020 oleh Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos. M.Tr (Han), S.T., dan Sekda Kabupaten Sumbawa Drs. H. Hasan Basri, M.M.

Selain menutup kegiatan TMMD ke-105, pada kegiatan tersebut, Pangdam IX/Udayana juga meresmikan secara simbolis Koramil 1628-04/Poto Tano dan Koramil 1628-05/Jereweh yang berada di wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) 1628/Sumbawa Barat, serta penyerahan bantuan masker dan sarana olahraga kepada perwakilan masyarakat Desa Jotang Kecamatan Empang.

IMG-20201021-WA0023

Kades Jotang Beru Drs. Ismail mengucapkan terimakasih dan Apresiasi kepada Satgas TMMD yang selama sebulan telah bersama masyarakat dalam membantu pembangunan beberapa sarana baik jalan usaha tani, pembangunan irigasi, rehab RTLH, serta penyuluhan kepada masyarakat.

“Kami masih sangat mengharapkan kehadiran program TMMD kapan saja,” harapnya.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, Kasrem 162/WB Kolonel I Made Kariawan, Aslog Kasdam IX/Udayana Kolonel Cpl Simon Petrus Kamlasi, Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf I Made Mahardata, Kasipers Kasrem 162/WB, Dandeninteldam IX/Udayana, Dandim 1607/Sumbawa, Dandim 1628/Sumbawa Barat, Danyonif 742/SWY, Ketua DPRD Sumbawa, Kapolres Sumbawa, Kajari Sumbawa, Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa.

Pasca Kebakaran, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bersihkan Area Dok IX Jayapura

sumbawanews.com,- Puluhan prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad turun tangan dalam membersihkan puing-puing pasca bencana kebakaran yang terjadi di wilayah Dok IX, Distrik Jayapura Utara Kota Jayapura.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Rabu (21/10/2020).

 

“Kami turut prihatin atas terjadinya bencana kebakaran di wilayah Dok IX yang menyebabkan ratusan rumah terbakar, sebagai wujud kepedulian kami telah mengutus puluhan Prajurit turun langsung untuk membantu dalam pembersihan puing-puing bangunan,” ujar Mayor Anggun.

 

Mayor Inf Anggun Wuriyanto mengatakan bahwa bencana kebakaran yang terjadi pada Senin Malam (19/10) tersebut hingga kini belum dapat dipastikan penyebabnya. Kondisi padat penduduk dan tidak adanya akses roda empat membuat petugas kebakaran sulit untuk memadamkan si Jago Merah yang dengan cepat menyambar pemukiman lain yang berada di dekatnya.

 

“Tentunya kegiatan pembersihan ini tidak cukup untuk dilakukan sekali saja, kami Satgas Yonif MR 413 Kostrad siap untuk membantu dalam pemulihan ini hingga tuntas,” tambah Dansatgas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut personel dari Kodim 1701, Koramil 1701-02, Polresta Jayapura, Lantamal X Jayapura serta unsur Pemerintah Daerah Kota Jayapura.

Berita Terkini

Adu Banteng di Wonogiri, Tiga Nyawa Melayang

Sumbawanews.com,- Wonogiri – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wuryantoro-Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Kamis (11/6/2026) sore. Dua sepeda motor saling bertabrakan head-on dalam insiden...

Tiga Pelaut India Tewas dalam Serangan Kapal Tanker di Selat Hormuz

Sumbawanews.com,- Tiga awak kapal tanker MT Settebello asal India tewas setelah kapal tersebut menjadi sasaran serangan militer Amerika Serikat di lepas pantai Oman, dekat...

Polri Sita Pabrik Emas Ilegal di Sidoarjo

Sumbawanews.com,- Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menyita seluruh sarana dan prasarana pabrik pemurnian emas milik PT Simba Jaya Utama di Jalan...

Grok Masih Sebarkan Deepfake Seksual Selebritas

Sumbawanews.com,- Meski telah berjanji memperketat pengawasan, chatbot Grok milik Elon Musk masih digunakan untuk membuat dan menyebarkan gambar serta video seksual nonkonsensual terhadap selebritas...

Polda Papua Tengah Bangun Sinergi Tokoh Masyarakat untuk Kamtibmas

Sumbawanews.com,- Polda Papua Tengah memperkuat jaringan keamanan melalui sinergi strategis dengan tokoh masyarakat, adat, agama, perempuan, dan pemuda dalam rangka Operasi Cinta Damai Noken...

Berita Utama