Home Blog Page 2563

Berita Foto : Ketum Dharma Pertiwi Hadiri HKGB ke-68

Sumbawanews.com,- Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Hadiri Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-68 Tahun 2020, dengan tema “Bhayangkari Mendukung Untuk Aktif Produktif dan Inovatif Demi Kemajuan Bangsa Yang Semakin Kuat” melalui Zoom Meeting, bertempat di kediamannya di Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, Jumat (23/10/2020). (Ahm)

Kapusjaspermildas TNI Ikuti Sidang Umum ke-75 CISM di Belgia Melalui Vicon

(Puspen TNI). Kepala Pusat Jasmani Peraturan Militer Dasar  (Kapusjaspermildas) TNI Brigjen TNI Robert D. Ndona selaku Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Militer Indonesia (KOMI) dan Ketua Delegasi Indonesia (KOMI) mengikuti Sidang Umum ke-75 CISM (75th CISM General Assembly) melalui Video Teleconference (Vicon) dari Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (23/10/2002).

 

Sidang Umum ke-75 Conseil International du Sport Militaire (75th CISM General Assembly) merupakan otoritas tertinggi CISM tahun 2020 dipimpin langsung oleh Colonel Herve Piccirillo (Perancis) selaku Presiden CISM dari Markas Besar CISM di Belgia selama dua hari, tanggal 22 s.d 23 Oktober 2020 dan dihadiri 81 negara dari 140 negara anggota CISM.

 

Agenda Sidang Umum ke-75 CISM meliputi rencana kerja dan evaluasi kegiatan strategis, persetujuan rencana program kerja tahunan CISM, laporan keuangan, penerimaan negara anggota baru dan perubahan kebijakan, penentuan status negara yang tidak aktif atau ditangguhkan, amandemen terhadap Statuta, amandemen Panduan Kebijakan yang mengatur masalah keuangan.  Kegiatan yang dilaksanakan CISM meliputi penyelenggaraan kejuaraan militer tingkat dunia dan Cadet Games, program solidaritas, simposium dan penelitian serta pengembangan budaya anti doping.

 

Situasi global pandemi Covid-19 berakibat pada pembatasan kegiatan internasional dan lintas negara berdampak pada seluruh kegiatan CISM tahun 2020 bergeser kalendernya seperti Kejuaraan ke-3 Sepak Bola Militer Tingkat Dunia di Mesir ditunda hingga akhir tahun 2021, Kejuaraan ke-4 Olahraga Musim Dingin di Jerman ditunda hingga akhir tahun 2021 atau awal tahun 2022, Kejuaraan ke-3 Taruna Tingkat Dunia di Russia ditunda hingga tahun 2022.  Agenda penggalangan dana solidaritas Covid-19 dipergunakan sebagai kompensasi kerugian bagi tuan rumah penyelenggara kejuaraan dunia tahun 2020.

 

Kalender kegiatan CISM tahun 2021 terdiri dari cabang olahraga sepak bola wanita di USA bulan Juni, Basket Ball  di Jerman pada bulan Juni–Juli, Layar di Spanyol bulan Juni, Triathlon di Kanada bulan Juli, Life Saving di Belanda bulan Juli, Military Pentathlon di Swedia bulan Agustus, Aeronautical Pentathlon di Ecuador bulan Agustus, Modern Pentathlon di Polandia bulan September, Tinju di Russia bulan September-Oktober, Nenembak (Shotgun) di Pakistan bulan Oktober, Terjun Payung di Qatar bulan November, berkuda di Brasil, Taekwondo di Uzbekistan, Naval Pentathlon di Finlandia, Simposium Sport Science CISM di Yunani bulan Oktober, Futsal di Bosnia, Kejuaraan Dunia Sepakbola Militer CISM di Mesir bulan Desember, dan Kejuaraan Musim Dingin di Jerman.

 

Sementara itu, Kalender kegiatan CISM tahun 2022 terdiri dari cabang olahraga Parachuting di Austria bulan Juni, Triathlon di Spanyol bulan Juni, Life Saving di kanada bulan Juli/Agustus, Marathon di Swiss bulan Oktober, Panjat Tebing di Slovenia, Golf di USA, Modern Pentathlon di Perancis, Naval Pentathlon di Brasil, Futsal di Serbia, World Cadet Games di Russia, Heroes Military Games di Perancis bulan September, Para Sport Championship, Program Sport Science terdiri dari Pendidikan Jasmani Militer, Manajemen Olahraga dan Leadership, Kedokteran Olahraga Militer, Kemampuan jasmani minimal untuk kesiapan operasional dalam berbagai bidang operasi militer, sejarah olahraga militer, olahraga untuk membangun perdamaian.

 

Dari 140 negara anggota CISM, 30 negara diantaranya berstatus sebagai negara non aktif. Sidang Umum ke-75 CISM juga memutuskan sanksi kepada negara Angola berupa pembekuan partisipasi  negara tersebut  pada seluruh kegiatan CISM sampai dengan Sidang Umum CISM tahun 2022. Penyebab dibekukan karena  Angola seharusnya menjadi tuan rumah kejuaraan Cross Country tingkat dunia tahun 2018, namun dibatalkan secara sepihak 3 hari sebelum kejuaraan dimulai tanpa alasan yang jelas.

 

Hal tersebut mengakibatkan kerugian secara finansial bagi calon negara-negara peserta kejuaraan khususnya biaya pembayaran tiket penerbangan. CISM telah memutuskan kepada Angola untuk mengganti kerugian-kerugian tersebut, namun hingga saat ini belum ada respon dari pihak Angola.  Dampak negatif yang terjadi bahwa Angola tidak menghormati tradisi dan aturan CISM.

 

Turut hadir pada Vicon diantaranya Kabidbinor Pusjaspermildas TNI selaku Sekum KOMI Kolonel Kes Ali Muhammad, S.Pd., M.Si., Kabidpermildas Pusjaspermildas TNI selaku Ketua Bendahara KOMI Kolonel Inf Oktori Bhakti, S.E., M.M., Pamen RS. Esnawan A. Halim P selaku Kebid Bin Prestasi KOMI Kolonel Kes Drs. Irfan Bachtiar, Kabidproglat Pusjaspermildas TNI selaku Kalakpuslat KOMI Letkol Inf Gandung Eko Prabowo dan Pabanda Dokops Paban II/Orstra Sops TNI selaku Urusan Perencanaan KOMI Mayor Laut (KH) Kriswanto, S.Sos., M.M. (Bdr)

Ketum Dharma Pertiwi : Nasionalisme Suatu Bangsa Miliki Semangat Cinta Tanah Air

(Puspen TNI). Paham kebangsaan atau Nasionalisme suatu bangsa adalah dimilikinya kesadaran dan semangat akan cinta tanah air yang diwujudkan dalam bentuk sikap dan juga tingkah laku di masyarakat, dengan tidak mempermasalahkan perbedaan. Bahkan justru perbedaan itu sebagai suatu warna yang harus dapat diselaraskan dalam sebuah persamaan.

 

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto pada acara Seminar Kebangsaan dengan tema “Mengedepankan Persamaan dan Menjembatani Perbedaan” yang dilaksanakan secara virtual dalam rangka HUT ke-64 PIA Ardhya Garini yang jatuh pada 25 November 2020, bertempat di Komplek Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Jumat (23/10/2020).

 

Di hadapan seluruh Ibu-ibu PIA Ardhya Garini, Ketum Dharma Pertiwi menjelaskan bahwa Indonesia sebagai bangsa dan negara yang sangat luas dari segi wilayah dengan kekayaan alam yang melimpah dan jumlah penduduk yang cukup banyak, tentu memiliki banyak kesamaan dan banyak perbedaan. “Kesamaanlah yang membuat bangsa ini lahir dan bersatu menjadi negara merdeka, menjadi negara besar dan berdaulat di tengah-tengah pergaulan dunia internasional,” ungkapnya.

 

“Dan, perbedaan merupakan keanekaragaman yang menumbuhkan kebanggaan dalam diri bangsa Indonesia yang menjadikan kita saling membutuhkan satu sama lainnya, yang lebih mudah kita sebut dengan perasaan nasionalisme,” tambahnya.

 

Menurut Ny. Nanny Hadi Tjahjanto, anggota PIA Ardhya Garini adalah bagian dari warga negara Indonesia, sebagai warga negara yang baik sudah seharusnya memiliki rasa Nasionalisme atau rasa cinta kepada bangsa dan tanah air.  “Dalam kehidupan berorganisasi kita bertemu dan berkumpul dengan banyak orang yang memiliki banyak perbedaan, baik perbedaan daerah asal, perbedaan latar belakang sosial maupun pendidikan, bahkan perbedaan pola pikir, tetapi dalam organisasi ini kita disatukan dengan persamaan tujuan,” terangnya.

 

Lebih lanjut dikatakan, dalam organisasi dituntut untuk dapat menyelaraskan semua perbedaan yang ada menuju satu persamaan yang memiliki kepentingan lebih tinggi. Semua itu bermuara kepada rasa cinta tanah air dan cinta terhadap Negara Republik Indonesia. “Hal ini adalah hal yang penting dan harus kita sadari dan terapkan dalam keseharian kita. Apabila kita sudah dapat mengedepankan persamaan tanpa mempermasalahkan perbedaan, maka akan tercapai suatu tatanan kehidupan yang harmonis,” tuturnya.

 

Disisi lain Ketum Dharma Pertiwi menyampaikan bahwa tantangan kebhinekaan sekarang ini sangat rentan akan terkikis, khususnya generasi sekarang tidak lepas dengan adanya tekhnologi dan media sosial. Tidak sedikit pengaruh media sosial yang berasal dari setiap generasi milenial ini membangun pemikiran- pemikiran yang cenderung ekstrim dan salah kaprah.

 

“Sikap mengayomi dan tolong menolong harus menjadi nomor satu dalam kehidupan sehari-hari. Karena bagaimanapun kita tidak bisa hidup sendiri tanpa interaksi dan bantuan orang lain. Serta nilai kemanusiaan yang termanifestasi dari cinta damai, kerja sama dan persaudaraan harus menjadi dasar dalam bersikap dan bertindak,” tandasnya.

 

Turut serta dalam acara tersebut diantaranya Ketum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Hetty Andika Perkasa, Ketum Jalasenastri Ny. Veronica Yudo Margono, Ketum PIA Ardhya Garini Ny. Inong Fadjar Prasetyo, Ketua Harian Dharma Pertiwi Ny. Metty M. Herindra, Ketua Harian IKKT PWA Ny. Wiwik Joni Supriyanto dan Ny. Yenny Wahid. (Bdr)

Begini Cara Danrem 162/WB Gelorakan Budaya Tanam Pohon Demi Menjaga Kelestarian Alam

Lombok Tengah – Perubahan iklim dunia telah membawa pengaruh pada rusaknya lingkungan hidup secara masif terjadi hampir di setiap belahan dunia yang mengakibatkan terjadinya pemanasan suhu udara dan perubahan iklim secara global. Salah satu faktor penyebabnya adalah berkurangnya jumlah Pohon karena pembalakan hutan secara liar.

Agar kenaikan suhu udara dan perubahan iklim tidak terjadi, maka kita harus terus menjaga kelestarian dan menanam lebih banyak pohon, karena dengan banyaknya pohon dapat memberikan manfaat baik dalam kehidupan ini.

Hal tersebut menjadi salah satu alasan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, Bersama PT Angkasa Pura 1 (Persero) Cabang Lombok terus mendukung dan menggelorakan budaya menanam pohon seperti yang dilakukan tim gowes Wira Bhakti bersama pegawai angksa pura di sekitar Bandara Internasional Lombok ZAM, Jumat (23/10/2020).

IMG-20201023-WA0008

Danrem mengatakan, pohon mampu menekan 0,002% karbon monoksida. Pohon dengan diameter lebih dari 77 cm sangat efektif mengurangi polusi udara. Polusi udara berkurang 1,4 kg/tahun per pohon. Sementara, pohon kecil berdiameter kurang dari 8 cm dapat mengurangi polusi 0,02 kg/tahun per pohon.

“Jika pohon menyerap polusi udara melalui stomata daun. Pohon bisa mengurangi 0,45% ozon, 0,43% sulfur oksida dan 0,30% nitrogen dioksida,” terang Danrem.

Selain itu, menanam tanaman pagar disekitar bandara juga dapat membantu mengurangi kebisingan. Pohon yang ditanam di spot strategis dapat membantu menekan kebisingan suara kendaraan di jalan raya atau suara pesawat di bandara. Sama halnya dengan tanaman pagar yang memiliki manfaat yang sama. Tanaman semak-semak tak bercelah dan tanpa sekat, dapat membantu mengurangi polusi suara.

“Tanaman pagar yang ideal adalah tanaman dengan tinggi 1-1,2 meter,” ungkap Danrem.

IMG-20201023-WA0009

Lebih lanjut Brigjen TNI Rizal Ramdhani mengatakan, bahwa pohon berukuran besar sangat efektif mencegah terjadinya erosi, karena akar pohon tumbuh masuk ke tanah dengan sangat dalam akan menahan dengan kuat di tempatnya.

“Pohon yang efektif mengurangi erosi harus berukuran besar dan berusia cukup dewasa, Pohon akan secara aktif untuk mencari melalui akarnya, menambah jumlah air yang diserap tanah dan menahan tanah di tempatnya,” jelasnya.

Menurutnya, panas matahari yang menyengat langsung di kepala dapat menyebabkan heatstroke. Dengan demikian, penanaman pohon sangat diperlukan agar udara lebih sejuk dan pejalan kaki dapat berteduh dari panasnya sengatan sinar matahari dan keberadaan pohon juga dapat menciptakan suasana lingkungan Bandara lebih hidup.

“Tanpa disadari, dengan menikmati pemandangan pohon di kota mampu membantu mengurangi stres dan kecemasan,” tandas Rizal.

Setelah kegiatan menaman pohon dibandara dilanjutkan dengan olahraga gowes star dari bandara dan finish di makorem 162/WB, untuk menjaga pola hidup sehat ditengah pandemi covid -19.

Adapun yang ikut pada kegiatan tersebut Kasrem 162/WB Kolonel Arm I Made Kariawan, GM PT. Angkasa Pura 1 (Persero) Cabang Lombok Praya Bapak Nugroho Jati dan para Kasi Korem 162/WB.

Tim Gabungan Korem 174 Merauke Berhasil Padamkan Karhutla di Kebun Coklat Distrik Tanah Miring

(Merauke. Jumat, 23 Oktober 2020). Tim Gabungan Komando Resort Militer 174/Anim Ti Waninggap (Korem 174/ATW) Merauke berhasil memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah Kebun Coklat, Distrik Tanah Miring, Kab. Merauke, Provinsi Papua.

 

Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) berawal dari warga masyarakat yang mempunyai kebiasaan dalam membuka lahan baru dengan cara melakukan pembakaran hutan yang akan dijadikan sebagai tempat bercocok tanam. Api merembet semakin luas dan sulit untuk dipadamkan dan kebakaran sudah mencapai sekitar 4 hektar serta memasuki area pemukiman warga masyarakat, sehingga Tim SAR gabungan melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan kepada masyarakat sekitar.

 

Masyarakat sekitar di lokasi kejadian tidak sanggup lagi memadamkan Karhutla,  sehingga Kepala Kampung Kebun Coklat meminta bantuan kepada aparat TNI yang ada di wilayah dalam hal ini Korem 174/ATW Merauke. Selanjutnya dengan kesiapan personel  dari  masing-masing  unit yang sudah tergelar dan melibatkan beberapa instansi terkait berhasil memadamkan Karhutla di Kebun Coklat, Distrik Tanah Miring, Rabu (21/10/2020).

 

Kejadian tersebut merupakan skenario dari Latihan Penanggulangan Karhutla yang digelar jajaran Korem 174 Merauke dengan melibatkan instansi terkait yaitu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta Badan SAR Nasional (Basarnas) yang berada di wilayah Kab. Merauke, sebagai antisipasi dalam menghadapi bahaya Karhutla dan musim kemarau di wilayah Merauke.

 

Kasi Ops Korem 174 Merauke Kolonel Inf Ferdial Lubis, MPICT saat ditemui di lokasi latihan mengatakan bahwa sesuai perintah tugas latihan dari komando atas, yakni Kodam XVII/Cenderawasih dimana Korem 174 memberikan perbantuan kepada Pemerintah Daerah  dengan menggelar Latihan Penanggulangan Karhutla dibawah Komandan Latihan Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko.

 

Latihan penanganan bencana alam ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dalam membantu masyarakat dan pemerintah setempat serta menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dan negara. “Latihan ini penting dilakukan bagi setiap prajurit. Sebab, di jajaran TNI tidak mengenal istilah prajurit hebat, yang ada hanyalah prajurit terlatih,” imbuhnya.

 

Latihan drill taktis ini langsung dihadapkan seolah-olah dengan situasi keadaan medan yang sebenarnya dan sasaran utamanya yakni penanggulangan Karhutla. “Setiap tahunnya  kebakaran hutan terjadi di bebeberapa wilayah Indonesia termasuk di Merauke dan pada kejadian kebakaran hutan dan lahan tersebut Prajurit Korem Merauke ikut ditugaskan dalam penanggulangan Karhutla yang sering terjadi di wilayah Kabupaten Merauke,” jelasnya.

 

Lebih lanjut disampaikan bahwa hal lain yang tidak kalah penting dalam latihan ini yaitu untuk melatih prajurit  jajaran Korem 174 Merauke, sehingga apabila dihadapkan dengan kejadian sebenarnya sudah memahami mekanisme dalam  melakukan tugasnya serta  membiasakan untuk selalu berkoordinasi antar instansi terkait sampai ke tingkat terkecil. “Koordinasi mudah diucapkan, namun seringkali susah dalam pelaksanaan atau penerapan di lapangan, padahal kita ketahui bersama  bahwa keberhasilan suatu kegiatan salah satunya didukung oleh koordinasi yang baik,” tegasnya.

 

Latihan Penanggulangan Karhutla melibatkan  150 personel terdiri dari TNI AD jajaran Korem 174 Merauke,  BPBD Kabupaten Merauke, BMKG Kabupaten Merauke, Basarnas Kabupaten Merauke termasuk Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) 17.05.3 Merauke. Sedangkan Posko Latihan berada di Kantor Distrik Tanah Miring, Kab. Merauke.

 

Hadir pada kegiatan tersebut, Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Candra, Danyonif 757/GV Letkol Inf Ferizal, Kepala BNPB Kab. Merauke Bapak L. Adi Sulistyo, Kepala Distrik Tanah Miring  dan Plh. Kasdim 1707/Merauke Mayor Inf Daniel Ngilawane.(Bdr)

Korem 162/WB Menggelar Pembinaan Mental IdeologI Dan Kejuangan Kepada Personil Kodim 1628/Sumbawa Barat

Sumbawa Barat – Korem 162/Wira Bhakti melaksanakan kegiatan pembinaan mental Triwulan IV TA. 2020 bertema “Pembinaan Mental Ideologi dan Kejuangan Jajaran Korem 162/Wira Bhakti” bertempat di Aula Makodim 1628/Sumbawa Barat, Kamis (22/10).

Kegiatan tersebut diikuti oleh para prajurit dan PNS jajaran Kodim 1628 dengan materi tentang “Membina Rumah Tangga Bahagia” yang disampaikan langsung oleh Kepala Pembinaan Mental Korem (Kabintalrem) 162/WB Kapten Inf Kadim Alpian.

Pada kesempatan itu, Kabintalrem menyampaikan, tentang pentingnya membina rumah tangga yang bahagia untuk mencegah ataupun menekan angka perceraian di kalangan prajurit dan PNS TNI AD khususnya di jajaran Korem 162/Wira Bhakti.

Menurutnya, rumah tangga yang bahagia merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan prajurit sebagai pendukung dalam melaksanakan tugas-tugas kedinasan agar dapat berjalan baik dan lancar dengan hasil yang optimal.

“Oleh sebab itu, mari kita menjaga keharmonisan rumah tangga masing-masing agar menjadi keluarga yang bahagia, sakinah, mawaddah, warohmah,” ajak Kabintal.

IMG-20201022-WA0030

Selain itu, sambung Alpian, apabila ada masalah rumah tangga yang cukup berat sehingga tidak dapat diatasi sendiri, agar dikonsultasikan dengan teman yang tepat selanjutnya kepada atasan untuk dicari jalan keluar penyelesaian terbaik sebelum permasalahan semakin berlarut. Demikian juga dengan pimpinan/atasan harus mampu menjadi pengayom bagi anggotanya.

“Pesan Danrem kepada pimpinan jajaran baik di Kodim maupun Koramil agar mengayomi anggotanya, arahkan anggota dengan cara kekeluargaan apabila ada permasalahan yang dihadapinya,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pjs Kasdim 1628/SB Kapten Inf Iswan, Danramil 1628-02/Seteluk Kapten Inf I Nyoman Mandi, Pasiter Kodim 1628/SB Kapten Inf Baidawi.

Terluka Akibat Kena Parang, Ibu Elisabeth Datang Berobat ke Pos Satgas Yonif 125/Simbisa

(Merauke). Peduli akan penderitaan dan kesulitan warga, Satgas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW selalu berusaha untuk membantu mengatasi kesulitan yang dialami masyarakat perbatasan.

 

Seperti yang dilakukan oleh personel Pos Kondo Satgas Yonif 125/Simbisa, dengan sigap memberikan pertolongan kepada ibu Elisabeth Mahuse warga Kampung Kondo, Distrik Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke yang datang ke Pos untuk berobat karena terluka akibat kena parang.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di  Kabupaten Merauke, Papua, Kamis (22/10/2020).

 

Diungkapkan Dansatgas, salah satu jari tangan ibu Elisabeth terluka akibat kena parang pada saat mengambil kayu di hutan, selanjutnya ia langsung mendatangi Pos Satgas untuk meminta pertolongan mengobati lukanya.

 

“Melihat kondisi jarinya yang banyak mengeluarkan darah, Danpos Kondo Letda Inf Purwanta memerintahkan tim kesehatan untuk memberikan pertolongan kepada Elisabeth,” ujarnya.

 

“Selanjutnya, Pratu Hendro Prasojo (Takes Pos Kondo) dibantu Pratu S.N. Damanaik dengan sigap melakukan tindakan medis,” tambahnya.

 

Lebih lanjut dikatakan, Satgas Yonif 125/Simbisa berkomitmen untuk selalu berusaha membantu mengatasi kesulitan yang dialami warga di wilayah perbatasan dalam pelaksanaan tugas yang diemban. “Kehadiran Satgas, selain menjaga patok batas negara, juga selalu siap dan sigap memberikan pelayanan kesehatan kepada warga,” tandasnya.

 

Secara terpisah, Danpos Kondo Letda Inf Purwanta menuturkan, Tim Kesehatan terlebih dahulu memeriksa kondisi luka di jari tangan kiri Elisabeth, selanjutnya membersihkannya dan melakukan perawatan luka untuk menghentikan pendarahan dan mencegah terjadinya infeksi.  “Ibu Elisabeth juga diberikan obat antibiotik dan anti nyeri untuk mempercepat proses penyembuhan lukanya,” katanya.

 

Sementara itu, Elisabeth Mahuse (47 th) menuturkan peristiwa naas yang mengakibatkan jarinya terluka terjadi saat mencari kayu bakar di hutan. “Jari tangan kiri saya terluka akibat kena parang, lalu saya langsung berlari ke Pos Satgas untuk meminta pertolongan ,” urainya.

 

“Beruntung bapak Satgas langsung memberikan pertolongan kepada saya. Terima kasih Pak TNI, kiranya Tuhan selalu melindungi bapak-bapak semua,” tuturnya senang. (Bdr)

Diskusi Soal Tata Ruang, REI NTB Soroti Tata Ruang Mataram

Mataram – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Pengurus Daerah Mataram menggelar diskusi bertema Tata Ruang Kota Mataram, Kamis, 22 Oktober 2020 di Mataram.

Diskusi menghadirkan pembicara Ketua DPD REI NTB, Heri Susanto. Cak Heri sapaan akrabnya menjelaskan ilmu tentang tata ruang adalah ilmu yang primitif. Ilmu tersebut telah ada sejak lama bahkan sejak zaman Babilonia.

“Tata ruang ilmu paling primitif yang kita tahu. Seorang kepala daerah jika tidak memiliki kemampuan tata ruang saya yakin daerahnya tidak tertata bahkan kumuh. Ketika kita baca kota Babilonia sudah tertata, bagaimana Firaun di Mesir sudah tertata kotanya,” katanya.

Ia juga menjelaskan di Arab, tata ruang dikaitkan dengan keimanan. Sehingga semua jalan di sana tertata dengan rapi. Jika tidak tertata maka akan menjadi sebuah simbol rendahnya keimanan seseorang.

“Tata ruang ilmu yang berhubungan dengan keimanan. Di Arab tidak ada jalan yang jelek, karena itu menandakan imannya rendah. Sebuah hadis mengatakan jika seekor keledai jatuh di lubang gara-gara tidak diperbaiki jalan maka akan mendapat dosa,” jelasnya.

Kota Mataram diharapkan dapat mengambil contoh bagaimana menata kota seperti zaman kuno Babilonia maupun Mesir kuno. Bagaimana cara masyarakat kuno mampu menata kota dengan teknologi yang sangat sederhana.

Kaitan dengan Kota Mataram, jelang Pilkada ini masyarakat diminta betul-betul memilih figur calon yang memiliki kemampuan tata ruang yang baik. Itu untuk mengatasi kesemrawutan pembangunan dan banyaknya rumah kumuh di kota.

“Kita kaitkan dengan kepala daerah, latar belakang visi-misi mereka. Apakah kepala daerah memiliki visi yang jelas. Kehebatan pemerintah ketika mampu buat tata ruang yang bertahan lama,” ujarnya.

Cak Heri juga mencontohkan Dubai. Bagaimana Dubai bisa menyerap banyak investor, karena Dubai memiliki tata ruang yang dapat bertahan hingga 150 ke depan.

“Kenapa Dubai banyak investor, karena memiliki tata ruang sampai 150 tahun kemudian,” tuturnya.

Ketua DPD REI menjelaskan pada tahun 2017 atau 2018 pernah ramai LP2B atau Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan. UU tersebut diturunkan menjadi Perda untuk menyelamatkan lahan pertanian abadi.

“Niatnya mulia, jika ditempatkan di suatu wilayah sangat tepat karena jarang orang menghuni wilayah tersebut. Pelaksanaannya justru dipukul rata untuk semua daerah, akhirnya kota Mataram memiliki beban harus memiliki sawah di atas 1.000 hektare. Tapi justru sisa 800 artinya ada pelanggaran,” ungkapnya.

“Pertanyaannya apa iya di Mataram memiliki sawah. Segala sesuatu harus proporsional,” katanya.

Seperti diketahui tata ruang di Kota Mataram saat ini masih belum konsisten. Kawasan yang dijadikan lokasi perkantoran justru berdiri gerai fast food. Begitu juga kawasan pendidikan yang bercampur dengan kawasan ekonomi hingga perkantoran.

Begitu juga dengan masih banyaknya bangunan-bangunan yang bereda dekat dengan bantaran sungai yang justru membuat kesan kumuh Mataram semakin terlihat.

Dalam closing statemennya, Ketua REI NTB Heri Susanto menegaskan, untuk Kepala Daerah Kota Mataram ke depan, tidak dibutuhkan orang yang hebat. Tetapi cukup orang yang peduli dan paham tentang tata ruang Kota.

“Yang bisa menata Kota dan punya visi misi jelas untuk jangka panjang. Untuk anak cucu kita,” tegasnya.

Aster Panglima TNI Serahkan Paket Sembako Kepada Petugas Kebersihan

(Puspen TNI). Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni, S.E. dan Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Besar FKPPI (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putri Putri TNI-Polri) Bapak Pontjo Sutowo menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada empat orang petugas kebersihan yang bekerja di lingkungan Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (21/10/2020).

 

Penyerahan 260 paket sembako tersebut merupakan kerja sama antara Staf Teritorial TNI dengan Pengurus Pusat Keluarga Besar (PP KB) FKPPI, untuk menyalurkan bantuan dari Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu warga yang kurang mampu. Dengan adanya bantuan seperti ini, diharapkan akan dapat membantu meringankan beban ekonomi ditengah pandemi Covid-19.

 

Pendistribusian paket sembako dilaksanakan dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan yakni memeriksa suhu tubuh, mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

 

Dalam kesempatan tersebut, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah melalui Pengurus Pusat KB FKPPI yang telah memberikan bantuan paket sembako berisikan beras, minyak goreng, sarden dan mie instan, untuk para petugas kebersihan di lingkungan Mabes TNI.

 

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Paban IV/Komsos Ster TNI Kolonel Inf Jacky Arismanto, S.Sos, M.M., Paban II/Puanter Ster TNI Kolonel Pas Lintong Siregar, Paban V/Bakti TNI Ster TNI Kolonel Inf Danny A., Sekjen PP KB FKPPI Ibu Aana Sentot dan Wakil Sekjen PP KB FKPPI Ibu Sisca. (Bdr)

Satgas Yonif MR 413 Dukung Program Dinas Kesehatan Bagikan Kelambu Insektisida

sumbawanews.com,- Dalam upaya membantu pemerintah menekan angka malaria di Provinsi Papua, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro Kostrad membagikan Kelambu berinsektisida kepada masyarakat Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Kamis (22/10/2020).

 

Dansatgas menjelaskan bahwa kelambu berinsektisida tersebut merupakan dukungan yang diberikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Papua yang diperuntukkan bagi Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad dan masyarakat sekitar. “Kami bersinergi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Papua untuk membagikan kelambu berinsektisida kepada masyarakat dan kami juga mendapatkan Kelambu anti nyamuk tersebut,” katanya.

 

Ditambahkannya bahwa pembagian kelambu tersebut, wujud dukungan Satgas Yonif MR 413 Kostrad terhadap program pemerintah khususnya Dinas Kesehatan dalam upaya menekan angka kasus Malaria di Provinsi Papua. “Kebanyakan wilayah di Papua ini memang tergolong endemik Malaria, namun kita tetap berupaya dalam mensosialisasikan pentingnya penggunaan kelambu dalam mencegah terjadinya penyakit malaria,” tambah Dansatgas.

 

Sementara itu, Komandan Pos Skamto Kapten Inf Senopati Yudho menyampaikan bahwa kegiatan pembagian Kelambu ini sangat dinantikan oleh masyarakat Kampung Yowong. Mereka sangat senang dengan pemberian Kelambu ini. “Kita berharap dengan adanya pembagian Kelambu ini dapat menekan angka malaria khususnya di wilayah Kabupaten Keerom,” ujarnya.

 

Pada kesempatan itu juga, salah satu warga Kampung Yowong atas nama Yoseph Eluay (35) mengungkapkan, pembagian yang dilakukan Pos Satgas Skamto dapat memberikan harapan untuk memajukan kualitas kesehatan di Kampungnya. “Dengan berkurangnya angka kasus malaria di Kampung ini, maka akan semakin meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Yowong,” ucapnya.

Berita Terkini

Buronan Interpol Asal Australia Ditangkap di Bandara Bali

Sumbawanews.com,- Seorang warga negara Australia berinisial AP, yang masuk dalam daftar buronan Interpol, berhasil ditangkap oleh petugas Imigrasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai...

WN Singapura Kendalikan Pabrik Vape Narkoba di Medan

Sumbawanews.com,- Polrestabes Medan berhasil membongkar jaringan produksi vape ilegal yang mengandung narkotika, beroperasi di balik kemasan menarik bergambar boneka Labubu. Pabrik rumahan ini dikelola...

Apple Siap Luncurkan iPhone Lipat, Kode iOS 27 Bocorkan Rahasia

Sumbawanews.com,- Sejumlah jejak digital dalam kode iOS 27 memperkuat dugaan bahwa Apple sedang mempersiapkan lompatan revolusioner: smartphone layar lipat pertamanya. Temuan ini muncul pasca...

Perkuat Konektivitas Wilayah, Kodim 1710/Mimika Ground Breaking 6 Jembatan Garuda

Mimika, sumbawanews.com - Kodim 1710/Mimika melaksanakan kegiatan ground breaking pembangunan enam Jembatan Garuda yang tersebar di tiga distrik, yakni Distrik Wania, Distrik Kuala Kencana,...

AS Amankan 100 Juta Barel Minyak di Hormuz

Sumbawanews.com,- Presiden Donald Trump mengungkap operasi militer rahasia yang berhasil mengamankan lebih dari 100 juta barel minyak mentah melintasi Selat Hormuz, jalur strategis yang...

Berita Utama