Home Blog Page 2522

Melintas Batas Secara Ilegal, Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Amankan 17 PMI

(Sambas-Kalbar). Tujuh belas orang terpaksa diamankan oleh personel Pos Koki Sajingan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas pada Selasa (16/03/2021). Pasalnya, ketujuh belas orang tersebut melintas batas secara ilegal melalui jalur non-prosedural di Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

 

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa melalui rilisnya di Mako Satgas Entikong, Sanggau, mengatakan jalur-jalur ilegal memang sering dilalui oleh pelintas batas ilegal tanpa melalui prosedur keimigrasian yang benar, sehingga perlu pengamanan yang ketat guna mencegah penyelundupan melalui jalur-jalur tersebut.

 

“Di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia sektor barat ini tingkat kerawanan pelintas batas ilegal, penyelundupan barang serta kegiatan-kegiatan ilegal lainnya masih tinggi,”’ ungkapnya.

 

Dansatgas menambahkan, dari tingkat kerawanan kegiatan penyelundupan yang cukup tinggi tersebut, maka diberlakukan pengawasan yang ketat dengan melaksanakan patroli setiap hari guna mencegah segala bentuk kegiatan ilegal.

 

Di tempat terpisah, Danpos Sajingan Lettu Inf Anshari mengungkapkan, ketujuh belas Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal diamankan di jalur ilegal karena tidak memiliki identitas/dokumen yang lengkap ketika diperiksa oleh personel yang melaksanakan patroli. “Selanjutnya kita amankan ketujuh belas PMI ilegal tersebut untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya.

 

Ketujuh belas PMI yang bekerja di Malaysia dan akan kembali ke Indonesia melewati jalur tidak resmi tersebut berasal dari berbagai Provinsi seperti Jateng, Jatim, Kalbar dan NTB.

 

Selanjutnya Satgas Yonif 642/Kapuas menyerahkan tujuh belas orang tersebut ke pihak Imigrasi PLBN Aruk untuk proses lebih lanjut, serta Karantina guna menjalani pengecekan protokol kesehatan terkait penanganan penyebaran Covid-19 termasuk rapid test.(Bdr)

Berita Foto: Panglima TNI Terima Courtesy Call Delegasi Pemerintah Korea Selatan

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.  menerima Courtesy Call (CC) Minister of Defence Acquisition Program Administration (DAPA) Korea Selatan H.E. GANG Eun-Ho, bertempat di Subden Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (16/03/2021).

Dalam kegiatan Courtesy Call tersebut, kedua belah pihak membahas kerjasama industri pertahanan sekaligus menyampaikan surat undangan dari pemerintah Korea Selatan kepada Panglima TNI untuk menghadiri acara peluncuran pengembangan pesawat tempur Korean Fighter Xperiment (KFX) dan Indonesia Fighter Xperiment (IFX) kerja sama Pemerintah Korsel dan Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Heru Kusmanto, Aslog Panglima TNI Marsda TNI Dento Priyono dan Kapuskersin TNI Laksma TNI R.Teguh Isgunanto, M.A.

Rakornisops Jajaran Kogabwilhan I TA 2021 Ditutup Pangkogabwilhan I

sumbawanews.com,- Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M. menutup Rakornisops Kogabwilhan I di Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam, Selasa (16/3/2021).

 

Pelaksanaan Rapat Koordinasi Teknis Bidang Operasi tanggal 15 s.d. 16 Maret 2021 ini  diikuti oleh seluruh Asisten Operasi Kotama Ops jajaran Kogabwilhan I. Asops Kogabwilhan I Laksma TNI Ariantyo Condrowibowo sebagai Penanggung Jawab acara menyampaikan bahwa pelaksanaan Rakornis Operasi Jajaran Kotamaops Kogabwilhan I telah selesai dan ditutup langsung oleh Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M.

 

Dalam sambutannya Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan menyampaikan bahwa penyelenggaraan Rakornisops ini merupakan forum strategis dalam rangka menyamakan visi, misi pelaksanaan kegiatan pengamanan operasi 3 Matra di perairan laut, perbatasan darat Indonesia dan membantu merumuskan langkah yang tepat dalam penanganan Covid-19 guna menurunkan angka penduduk yang terinfeksi Covid-19.

 

“Selain itu seluruh jajaran Kotama Ops dapat mendukung dan membantu pengamanan pelayanan vaksinasi Covid-19 yang telah menjadi program prioritas Pemerintah saat ini,” ujar Pangkogabwilhan I.

 

Dengan telah selesainya acara Rakornisops Kogabwilhan I, Pangkogabwilhan I menyampaikan ucapan terima kasih atas pelaksanaan Rakornis Ops TA 2021 Harapannya Semoga hasil Rakornisops T.A 2021 ini dapat membawa dampak positif di satuan jajaran Kogabwilhan I dan sinergitas tiga Matra akan lebih solid dalam mengemban tugas-tugas dimasa yang akan datang.

 

Di akhir acara Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan berkempatan memberi bantuan Masker kepada seluruh Jajaran Kotamaops Kogabwilhan I. “Semoga bermanfaat khususnya bagi Prajurit-Prajurit yang selalu berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitarnya seperti Para Babinsa, Babinpotmar dan Babinpotdirga,” harapnya.

Pangkogabwilhan I Peduli dan Berbagi di RSKI Pulau Galang Batam

sumbawanews.com,- Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E. M.M. melaksanakan kunjungan di RSKI Pulau Galang Batam, Selasa (16/3/2021).

 

Kunjungan Pangkogabwilhan I disambut Kepala Rumah Sakit RSKI Pulau Galang Kolonel Ckm Dr. dr. Chaerul Ihsan Nasution, Sp.BS. beserta para Perwira Medis RSKI Pulang Galang.

 

Kunjungan Pangkogabwilhan I bersama rombongan dan Pejabat Kogabwilhan I ini merupakan yang ke -3 kalinya, dalam rangka bersilaturahmi dan melaksanakan bakti sosial dari Kogabwilhan I di Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid 19 Pulau Galang Batam.

 

“Kunjungan kerja ini adalah dalam rangka Bakti Sosial Kogabwilhan I sebagai bentuk perhatian dan empati terhadap penderita Covid-19 dan Pejuang- Pejuang kemanusiaan khususnya tenaga medis dan non medis yang berada di garda terdepan dalam penanggulangan Covid-19,” ujarnya.

 

Pangkogabwilhan I menyampaikan bahwa saat ini Covid-19 telah menyebar ke seluruh dunia dengan berstatus Pandemi. “Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Pejuang-Pejuang  kemanusiaan dalam penanggulangan Covid-19 untuk bangsa dan negara Indonesia khususnya di Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 di Pulau Galang,” katanya.

 

Pada kesempatan tersebut Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I N.G. Ariawan memberikan tali asih berupa bingkisan sembako kepada seluruh tenaga medis dan non medis di RSKI Pulau Galang. “Sebagai wujud rasa bangga dan terima kasih atas dedikasi serta pengabdian para Pejuang kemanusiaan di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 Pulau Galang, maka pada kesempatan ini, saya akan memberikan bingkisan secara simbolis  kepada seluruh tenaga medis dan non medis,” ucapnya.

 

“RSKI Covid-19 Pulau Galang yang telah berjuang siang malam dalam memerangi Covid-19 dan merawat pasien yang terdampak positif Covid-19,” jelas Laksdya TNI I N.G Ariawan.

 

Dalam kunjungannya ke RSKI Pulau Galang tersebut turut hadir mendampingi Pangkogabwilhan I antara lain, Aspotwil Kas Kogabwilhan I Brigjen TNI Bambang Siswanto, S.I.P., M.Si. (Han), Ir Kogabwilhan I Laksma TNI Sri Gunanto, Paban III Lat Ops Sops Kogabwilhan I Kolonel Laut (P) Taman Sembiring dan Paban 2/Bakti TNI Spotwil Kogabwilhan I Kolonel Inf Musthofa.

Personel TNI Ajarkan PBB Kepada Siswa-Siswi SD YPPK Kampung Kawagit

(Boven Digoel). Dalam rangka menanamkan sikap disiplin, personel TNI yang tergabung dalam Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-110 Kodim 1711/BVD mengajarkan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa-siswi SD YPPK Kampung Kawagit, Distrik Kawagit, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua, Selasa (16/3/2021).

 

Dua orang personel Satgas TMMD ke-110 Sertu Bosco dan Pratu Mar Apriyantus Lupentus mengajarkan PBB kepada siswa-siswi SD YPPK Kampung Kawagit sebelum proses belajar mengajar dimulai.

 

Saat ditemui disela-sela kegiatan PBB, Sertu Bosco mengatakan bahwa pelatihan baris berbaris merupakan bekal untuk meningkatkan kekompakan gerakan dan kedisiplinan. “Dengan latihan seperti ini diharapkan tertanam sikap disiplin bagi para siswa-siswi,” ucapnya.

 

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab kepada murid-murid sehingga dapat meningkatkan kedisiplinan yang tinggi, serta sikap baik di sekolah maupun lingkungan tempat tinggal masing-masing,” tambahnya.

 

Sementara itu, Pratu Mar Apriyantus Lupetus mengatakan bahwa Peraturan Baris Berbaris dapat melatih daya konsentrasi setiap siswa-siswi serta belajar mengatur tingkat emosional siswa- siswi SD YPPK Kampung Kawagit ini. “Kita ajarkan PBB kepada anak-anak generasi muda penerus bangsa, dengan tujuan untuk menumbuhkan sikap disiplin kepada mereka,” tutupnya. (Bdr)

Pemanfaatan Maggot (Hermetia Illucens) sebagai Inovasi Sistem Edukasi Pengelolaan “Multy Ekosystem Farming and Zero Waste” Dibahas Dalam Webinar Di SMA Pradita Dirgantara

sumbawanews.com,- SMA Pradita Dirgantara menggelar acara Webinar bertajuk Pemanfaatan Maggot (Hermetia Illucens) sebagai Inovasi Sistem Edukasi Pengelolaan “Multy Ekosystem Farming and Zero Waste”. Acara ini diikuti oleh siswa kelas X, XI, dan XII serta para guru, staff, pengurus Yasarini, badan pengelola bidang pendidikan SMA Pradita, serta manajemen SMA Pradita Dirgantara. Webinar ini membahas penelitian tentang Pemanfaatan Magot dengan pembicara Dr. Melta Rini Fahmi, S.Pi., M.Si., dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

 

Dr Melta Rini membahas empat point dalam webinar kali ini, yaitu tentang apa itu Larva BSF (Maggot), mengapa dan bagaimana cara kita memproduksinya, serta bagaimana aplikasi dan prospek bisnis maggot. Maggot merupakan salah satu dari sekian banyak jenis lalat yang ternyata memiliki banyak manfaat. Maggot (Larva Black Soldier Fly) atau yang dikenal sebagai lalat tentara ini, memiliki ukuran lebih panjang dan besar. Meskipun dari keluarga lalat, namun BSF tidak menularkan bakteri, penyakit, bahkan kuman kepada manusia. Maggot berguna secara ekologis dalam proses dekomposisi bahan-bahan organik. “Satu hal yang menarik maggot dapat mengolah sampah organik, hanya dalam 9-12 hari sampah tereduksi hingga 10% menjadi pupuk.” Terang Dr. Melta Rini.

 

Pemanfaatan Maggot menjadi penting mengingat bahwa Indonesia darurat sampah. Indonesia dapat menghasilkan kurang lebih 175.000 ton sampah perhari, dan 63% nya adalah sampah organik. Oleh karena banyaknya persentase sampah organik, maka kita perlu melakukan kegiatan-kegiatan pengelolaan sampah organik. Kegiatan yang bisa dilakukan seperti melakukan kampanye terkait sampah organik terutama limbah makanan, pilah di tingkat paling bawah seperti Resort, hotel, rumah sakit, serta mengelola Biokonversi.

 

Produksi Maggot terbagi dalam 2 cara, yang pertama ialah memproduksi maggot langsung dari alam atau yang dikenal dengan Open System, dimana produksinya langsung terintegrasi dengan perkebunan. Yang kedua Close System dengan memelihara Maggot ditempat yang terkontrol atau yang disebut dengan insektarium. Pemanfaatan Maggot dalam mendukung industry perikanan dan peternakan menjadi sektor ekonomi baru yang berbasis lingkungan (economic environmental friendly). Di akhir paparan Dr Melta menyebutkan bahwa pengaplikasian maggot dalam mengolah limbah makanan (Food waste) butuh kerjasama dari berbagai sektor, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perindustrian, Dinas Perikanan, Pertanian dan Peternakan dan Pihak swasta.

 

Ketua Umum Yasarini Ibu Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan dengan adanya webinar kali ini beliau berharap maggot dapat menjadi agen alternatif yang menjanjikan yang mampu menekan volume sampah organik, dan juga mempunyai nilai ekonomis, serta dapat dimanfaatkan oleh SMA Pradita Dirgantara dalam program kolam terpadu dan Poultry Centre yang telah dibangun di sekolah ini untuk menunjang pembelajaran dan pemanfaatan lingkungan.

 

Bapak Dwi A Yuliantoro, selaku Direktur Direktorat Pengembangan Sekolah Pradita Dirgantara dalam closing statementnya mengatakan bahwa beliau berharap semoga dengan acara webinar kali ini akan tercipta Duta Sampah Organik yang berasal dari siswa-siswi SMA Pradita Dirgantara karena ketika kita membicarakan sesuatu hal yang organik maka itu berhubungan dengan sesuatu hal yang memiliki nilai jual yang tinggi dan tentunya akan bermanfaat bagi diri sendiri dan juga masyarakat. (Humas/SMA Pradita Dirgantara)

Dimasa Pandemi Covid-19 Desa Sedong Lor Diserbu Prajurit TNI

sumbawanews.com,- Aster Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni, S.E. menyerahkan bantuan berupa 500 paket sembako secara simbolis kepada perwakilan masyarakat pada kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) TNI dengan komponen masyarakat TA 2021, bertempat di desa Sedong Lor, Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon, Jawa Tengah, Selasa (16/3/2021).

Kegiatan Komsos TNI diikuti oleh Forkopimda Kab. Cirebon, para Camat se-Kab Cirebon, para kepala Desa se-Kecamatan Sedong, Keluarga Besar FKPPI, Keluarga Besar Hipakad, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda.

Aster Panglima TNI mengatakan bahwa kegiatan Komsos TNI dengan masyarakat merupakan bagian dari metode pembinaan teritorial yang memiliki tujuan terpeliharanya komunikasi dan silaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda supaya terjalin sinergitas.

“Kegiatan ini merupakan perintah Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., untuk mendukung dan menindak lanjuti program Pemerintah dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 melalui program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, program vaksinasi, meningkatkan ketahanaan pangan di masa pandemi Covid-19 dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Aster Panglima TNI mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama turut aktif mendisiplinkan protokol kesehatan, 3M, 3T (tracing, testing dan treatment) dan mendukung program pelaksanaan PPKM berskala mikro.

“Pembatasan kegiatan masyarakat di desa agar rantai penyebaran Covid-19 cepat terputus dan krisis segera berakhir serta turut mendukung pelaksanaan vaksinasi masal yang dilakukan pada tempat-tempat yang telah ditentukan. Sebagaimana arahan Presiden RI yang disampaikan pada saat Rapim TNI-Polri Tahun 2021,” kata Mayjen TNI Madsuni.

Lebih lanjut, Aster Panglima TNI menyampikan bahwa saat ini juga telah dilaksanakan karya Bhakti TNI skala besar yang dipusatkan di desa Sedong Lor Kecamatan Sedong dengan sasaran Fisik berupa pengaspalan jalan desa sepanjang 2.000 m dengan lebar 3 m dan pembuatan turap jalan dengan panjang 425 m.

Selain itu, TNI juga melaksanakan kegiatan ketahanan pangan dengan memberikan bantuan Pupuk Nitrogen, Phosphat dan Kalium (NPK) 15 Ton dan bibit tanaman padi kepada kelompok tani serta terus menerus melaksanakan pendampingan kepada kelompok tani yang dilakukan secara intensif oleh para Babinsa di wilayah desa masing-masing.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud Dharma Bakti TNI membantu menangani permasalahan sosial dan kemanusian dengan tujuan membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat. “Hal ini menumbuh suburkan jiwa kebersamaan, gotong royong dan kekeluargaan serta partisipasi aktif masyarakat dalam membangun daerahnya sehingga tercipta jiwa persatuan dan kesatuan yang kokoh serta terwujudnya kemanunggalan TNI-Rakyat,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni secara resmi membuka kegiatan Komsos TNI dengan komponen masyarakat, Karya Bhakti TNI skala besar dan kegiatan ketahanan pangan serta dilanjutkan dengan meresmikan Masjid Nur Ihsan dengan ditandai dengan penandatanganan prasasti. (Ahm)

Rapat Koordinasi SMK Angkasa Mengimplementasikan Konsep Merdeka Belajar dalam Inovasi Pembelajaran

sumbawanews.com,- Yayasan Ardhya Garini menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) SMK Angkasa Mengimplementasikan Konsep Merdeka Belajar dalam Inovasi Pembelajaran secara virtual pada Senin, 15 Maret 2021.

 

Rakor siang ini dihadiri beberapa pengurus Yasarini yakni Ketua Umum Yasarini Ibu Nanny Hadi Tjahjanto, Wakil Ketua Umum Yasarini Ibu Inong Fajar Prasetyo, Ketua Harian Yasarini, Ibu Ana Fahru Zaini, para pejabat di lingkungan TNI Angkatan Udara serta Ketua Yasarini Perwakilan dan Ketua Yasarini Cabang Jajaran.

 

Guna mewujudkan sitem merdeka belajar di SMK Angkasa, dalam rakor kali ini Yasarini turut mengundang tokoh lulusan SMK yang nama serta prestasinya sudah mendunia. Ia adalah Arfian Fuadi, seorang founder startup asal Salatiga, Jawa Tengah, bernama DTECH Engineering yang didirikan pada 2009.

 

Namanya mulai melejit setelah berhasil menjuarai lomba yang diadakan General Electric Aviation untuk membuat bracket yang menempelkan mesin pesawat ke sayap.

 

Kompetisi tersebut diikuti hampir 700 orang dari berbagai negara, dimana salah satu pesertanya ialah doktor lulusaan Oxford University yang berpengalaman di Swedish Air Force dan bekerja di perusahaan Airbus.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan nantinya sumber daya tenaga pendidik di SMK Angkasa akan mengalami peningkatan kinerja yang semakin profesional. Oleh karena itu, perlu ditunjang dengan pengetahuan-pengetahuan baru di tengah perubahan lingkungan yang begitu pesat. Setiap saat tenaga pendidik dituntut untuk beradaptasi pada perubahan lingkungan tersebut.

 

Makna terpenting dari kegiatan ini adalah memberikan jalan dan bantuan bagi kita dalam menguasai keterampilan serta membantu untuk memperbaiki kekurangan dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap para tenaga pendidik dalam meningkatkan kualitas hasil pendidikan.

 

Diketahui bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Bapak Nadiem Anwar Makarim telah menetapkan empat program pokok kebijakan pendidikan “Merdeka Belajar”. Kebijakan tersebut tentunya telah membuka peluang bagi SMK Angkasa untuk menjadi sekolah yang unggul sekaligus memberikan kesempatan emas bagi guru untuk kreatif dan inovatif dalam melangsungkan proses pembelajaran.

 

Konsep merdeka belajar akan memberikan kesempatan terhadap siswa untuk menggali dan menempa dirinya dalam menemukan bakat dan minat dalam belajar. Pembelajaran yang inovatif memberikan rangsangan dalam proses belajar lebih variatif agar tidak jenuh dan bosan.

 

Pada rakor kali ini, Ketua Umum Yasarini Ibu Nanny Hadi Tjahjanto berpesan untuk manfaatkan Rakorini sebagai media komunikasi dalam rangka menyusun program pembelajaran SMK Angkasa yang terarah dan terpadu. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakannantinya dapat meningkatkan kualitas hasil pendidikan serta mampu membawa kemaslahatan bagi masyarakat dan berpartisipasi dalam program pendidikan Indonesia.

 

Dalam rapat tersebut juga disampaikan bahwa Yasarini mendukung penuh inovasi pembelajaran di SMA Angkasa dengan konsep Merdeka Belajar yang akan bersinergi dengan Lanud dan Depohar di seluruh Indonesia.

 

Rakor ini diharapkan mampu mewujudkan masa depan Indonesia dengan memfasilitasi generasi muda agar mampu memperoleh pendidikan yang lebih baik, berpikir global, menjunjung adat ketimuran dengan program inovasi pembelajaran merdeka belajar.

 

Dalam kesempatannya, pimpinan Lanud dan Depohar juga turut mendukung rencana jurusan baru di Sekolah Angkasa seperti Informasi Teknologi, Desain Engineering, Desain Komunikasi Visual dan Teknologi Pertanian.

 

Kepala Sekolah Angkasa juga menyampaikan rencananya untuk mengadakan sertifikasi bagi legalitas produk yang dihasilkan oleh SMK Angkasa dan rencana terkait penyaluran siswa SMK Angkasa di Yasarini dari lima program unggulan. (Humas Yasarini Pusat)

M16 Sarankan Pemprov NTB Gagas Lomba Karya Kreatif untuk Munculkan Talenta Tersembunyi

MATARAM – Pandemi Covid-19 setahun terakhir memang berdampak pada sektor ekonomi masyarakat secara nasional, dan khususnya di Provinsi NTB. Apalagi NTB merupakan daerah yang mengandalkan pariwisata sebagai salah satu sektor unggulannya.

Angka penularan Covid-19 yang masih terjadi, di saat perputaran ekonomi harus terus dipacu juga menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dan masyarakat NTB melalui masa sulit pandemi ini.

Namun, Lembaga Kajian Sosial dan Politik NTB, M16 menilai ada beberapa hal positif juga yang diraih daerah ini sepanjang masa pandemi ini. Banyak tumbuhnya wirausaha baru di bidang kuliner yang menerapkan pola promosi dan penjualan online menjadi salah satu indikatornya.

“Harus diakui, di masa pandemi ini justru kita lihat banyak usaha tumbuh, khususnya bidang kuliner ya. Ini artinya tantangan-tantangan di masa pandemi bisa terurai dan terjawab dengan inovasi-inovasi baru memanfaatkan teknologi digital,” kata Direktur M16, Bambang Mei Finarwanto SH, Selasa (16/3), di Mataram.

Menurutnya, hal itu bisa tumbuh karena ide yang muncul dari tantangan kondisi pandemi. Ini juga menunjukan sebenarnya banyak talenta-talenta tersembunyi yang ada di NTB ini.

Didu mengatakan, kuliner hanya salah satu indikator bagaimana ide dan inovasi bisa menjadi solusi di masa pandemi. Di bidang lain tentu banyak masyarakat dan generasi muda yang sudah mampu berkreasi di bidang lainnya. Muaranya ke industri ekonomi kreatif.

Ia mengatakan, untuk memunculkan talenta-talenta tersembunyi ini, M16 menyarankan agar Pemda NTB bisa menggagas kegiatan semacam lomba karya kreatif.

“Nah dengan lomba semacam itu, maka generasi muda kreatif yang selama ini berkarya bisa muncul ke permukaan. Semacam lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) zaman dulu lah,” katanya.

Divisi Litbang M16, M Zainul Pahmi, M.Pd mengatakan, usulan M16 ini sangat masuk akal. Apalagi, di masa pandemi harus diisi dengan semangat dan kreativitas.

Menurutnya, Pemprov NTB bisa berkolaborasi dengan berbagai stakeholders terkait dalam lomba karya kreatif ini.

“Setelah itu para pemenang lomba yang produk dan gagasannnya menarik dan terbaik harus mulai dibina agar keunggulan NTB ini semakin nampak ke kancah nasional,” ujarnya.

Terakhir, Direktur M16, Didu mengatakan, bahwa lomba semacam itu juga penting dan menjadi bagian dari apresiasi pemda kepada masyarakat yang sudah mau inovatif dan berkarya di masa pandemi ini.

Kasum TNI : Network Centric Warfare Perlu Diawaki Personel Yang Andal

sumbawanews.com,– Network Centric Warfare (NCW) sebagai basis sistem komunikasi dapat berjalan optimal perlu diawaki personel yang mumpuni dan andal. Untuk itu, langkah-langkah peningkatan profesionalisme melalui pendidikan dan latihan agar diprioritaskan dan disesuaikan dengan perkembangan teknologi komunikasi yang pesat.

Hal tersebut disampaikan Kasum TNI Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. saat membuka Rapat Koordinasi Komunikasi dan Elektronika (Rakorkomlek) TNI Tahun 2021, bertempat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (16/3/2021).

Kasum TNI mengatakan dimasa pandemi Covid-19 kebutuhan jaringan internet sangat meningkat tajam, khususnya untuk penyelenggaraan komunikasi audio dan video jarak jauh dalam mendukung tugas pokok TNI. “Saya berharap melalui forum ini dapat muncul gagasan dan pemikiran yang kreatif, inovatif guna meningkatkan pembangunan Komlek TNI secara menyeluruh dan tepat sasaran mulai dari skala strategis hingga taktis,” ujarnya.

Menurut Kasum TNI Letjen TNI Ganip Warsito, dalam menyelenggarakan Sistem Operasi Tri Matra Terpadu, TNI masih tetap membutuhkan kerja sama dan kolaborasi dengan komponen nirmiliter bidang Komlek lainnya seperti BSSN, Lapan, PT Telkom, PT LEN, komunitas radio amatir ORARI maupun RAPI, juga komunitas pilot drone.

Dalam pelaksanaannya, kerja sama ini sudah terjalin sejak lama dan saat ini makin diperkuat dengan ditetapkannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. Peraturan ini semakin membuka lebar kesempatan bagi komponen nirmiliter bidang Komlek untuk ikut serta dan mempunyai andil dalam Pertahanan Negara.

“Perbedaan karakteristik gelar Komlek di setiap wilayah akan menghadirkan kompleksitas permasalahan yang bervariasi. Oleh karena itu, saya mengajak para peserta untuk memberikan sumbangsih pemikiran dalam merencanakan pembangunan bidang Komlek yang komprehensif dan lebih modern,” ucap Kasum TNI.

Diakhir sambutannya, Kasum TNI menyampaikan Pokok-Pokok Kebijakan Panglima TNI Tahun 2021 untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas bidang Komlek, yaitu membangun sistem komunikasi berbasis teknologi satelit, kebutuhan Alkomlek dan Alpernika, Siskodal Satuan TNI terpadu, modernisasi Alkomlek TNI, Siber dan Sisinfolahta TNI serta siapkan pembangunan dalam rangka memenuhi Matkomlek Kogabwilhan TNI, Koopssus TNI dan Pusinfomar TNI. Kemudian Tingkatkan dukungan kesiapan Alkomlek cadangan strategis, peran Harwat (Pemeliharaan dan Perawatan), profesionalisme SDM dan pemenuhan peranti lunak demi terlaksananya tugas pokok yang efektif dan efisien.

Rakorkomlek Tahun ini dengan tema “Meningkatkan kemampuan bidang Komlek guna mendukung program Interoperability berbasis Network Centric Warfare (NCW) Dalam rangka membangun Sistem Operasi Tri Matra terpadu menuju TNI yang kuat, solid, dan professional”. “Saya harap dari tema tersebut perlu diaplikasikan dalam penerapannya ke depan nanti,” pungkas Kasum TNI. (Ahm)

Berita Terkini

Ratusan Warga Ciputat Pawai Obor Sambut 1 Muharram

Sumbawanews.com,- Ratusan warga Ciputat Timur, Tangerang Selatan, memenuhi jalanan dalam pawai obor yang khidmat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Dengan cahaya...

Gibran Sampaikan Aspirasi Mahasiswa ke Presiden Prabowo

Sumbawanews.com,- Jakarta – Usai menerima audiensi perwakilan mahasiswa dari Universitas Bung Karno, Universitas MH Thamrin, dan Universitas Terbuka di Istana Wakil Presiden, Wakil Presiden...

Tito Dorong Perluasan Bedah Rumah Lewat APBD DKI

Sumbawanews.com,- Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meninjau langsung pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di...

BEM UBK Terima Mediasi, Tuntut Jawaban dalam 5 Hari

Sumbawanews.com,- Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) memenuhi undangan mediasi tertutup dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden,...

Prabowo dan Qatar Perkuat Kemitraan Strategis

Sumbawanews.com,- Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Qatar, Sultan bin Saad Al-Muraikhi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6). Pertemuan...

Berita Utama