Home Blog Page 2495

Membantu Perekonomian Masyarakat Di Saat Pandemi Covid-19, Koramil 1208-03/Tebas Melalui Babinsa Bantu Petani Jeruk

(Sambas). Kodim 1208/Sambas melalui Koramil 03/Tebas Komitmen mendukung pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi Covid-19 dengan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, dengan menanam Pohon Jeruk yang berada di Desa Makrampai,  Kecamatan Tebas,  Kabupaten Sambas, Kalbar, Minggu (23/5/2021).

 

Kecamatan Tebas merupakan sentra tanaman jeruk berasal dari Kecamatan Tebas, yang sejak lama jeruk ini telah dikenal dengan merek dagang “Jeruk Pontianak”.

 

Dalam situasi pandemi Covid-19 yang melanda di dunia serta terdampak di Negara Indonesia khususnya di Kalimantan Barat Kabupaten Sambas khususnya, sehingga membuat turunnya tingkat perekonomian masyarakat, namun tidak membuat masyarakat maupun petani putus asa dalam meningkatkan perekonomian. Koramil 1208-03/Tebas selalu hadir bersama Petani Jeruk, untuk menguatkan semangat Petani Jeruk Kecamatan Tebas.

 

Kodim 1208/Sambas melalui Koramil 1208-03/Tebas, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Praka Zainudin bersama Serda Andre saat berada di perkebunan jeruk bersama masyarakat dan  petani jeruk di Desa Makrampai, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pada saat situasi pandemi Covid- 19.

 

“Kami sangat mendukung penuh dalam bidang pertanian di Kabupaten Sambas terutama kepada para Petani Jeruk dalam penanaman jeruk, berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas dapat mendukung juga usaha pertanian rakyat dalam melakukan penelitian pada penyakit jamur serta mendukung para petani-petani mudah mendapatkan Pupuk Subsidi,” ungkapnya.

 

Kades Desa Makrampai, Syafi’ie Jai mengucapkan terimakasih kepada Kodim 1208/Sambas, Koramil 1208-03/Tebas melalui Babinsa yang selama ini telah membantu, serta selalu memberikan semangat dukungan kepada kami khususnya para Petani Jeruk.

 

“Sekarang kita berada di Perkebunan Jeruk Dusun Sebindang, sekarang kita ada menanam 3 jenis Paritas Jeruk, salah satunya seperti Jeruk Madu. Pada awalnya masyarakat tidak mengenal dan sulit untuk pemasarannya, namun sekarang Jeruk Madu sudah banyak dikenal, dan lebih mudah pemasarannya, bahkan sering dikirim ke Jakarta,” ungkap Syafi’ie.

 

“Namun Petani Jeruk juga mengalami Kendala Hama, seperti jamur, serta sulitnya mendapatkan Pupuk Subsidi. Saya berharap Pemerintah, khususnya Instansi terkait,  bisa membantu Petani Jeruk, maupun Petani-petani lainnya mengatasi persoalan ini,” tutup Syafi’ie. (Bdr)

UNTUK APA ADA MENTERI ESDM DAN MACAM MACAM LEMBAGA YANG MENGURUSI MINYAK

Oleh : Salamuddin Daeng

Produksi minyak nasional terus turun. Produksi menurun telah lebih dari 100 persen dalam dua dekade terakhir. Produksi minyak nasional tahun 2000 sebanyak 1,4 -1,5 juta barel sehari, sekarang sudah berada ni bawah 700 ribu barel sehari. Sebelum Presiden Jokowi berkuasa produkai minyak mentah nasional di atas 800 ribu barel sehari.

Saban hari alasannya cuma satu sumur tua, sumur mengering. Padahal tugas negara melalaui lembaga negara mulai dari presiden sampai menteri adalah menggali sumur minyak itu. Jadi kalau tidak menggali sumur minyak kementerian ESDM seabrek lembaga yang mengurusi minyak ini ngapain aja?

Kalau sumur Indonesia mengering, Mengapa sumur di negara penghasil minyak lain makin berminyak? Ini pertanyaan kasar, jangan jangan minyak Indonesia sebagian besar malah dicolong ya?

Pada masa pemerintahan Jokowi Indonesia mengalami penurunan tertinggi. Karena sepanjang jaman ini tidak pernah produksi minyak naik. Ada apa dengan kinerja menteri menteri presiden Jokowi? Mengapa mereka tidak memiliki kemampuan membuat terobosan sama sekali. Apakah mereka doyan mengeluarkan ijin minyak impor karena banyak ketebelece dan konstanta tidak jelas dalam urusan impor ini?

Jika melihat chart produksi minyak nasional ternasuk asumsi produksi minyak yang diajukan menteri ESDM ke DPR maka langkah segera yang harus dilakukan Jokowi adalah mengevaluasi menteri ESDM apa yang dia kerjakan.

*Presiden juga harus memikirkan membekukan Satuan Kerja Khusus Migas (SKK) migas bentukan presiden sebelumnya SBY. Keberadaan lembaga ini sudah seperti parasit yang membebani organisasi politik migas Indonesia.
Semoga presiden segera bertindak.*

Bursa Caketum PP IKA Unram, Empat Alumni telah mengambil Formulir

MATARAM-Musyawarah IV Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Mataram (Unram) bakal dihelat dalam hitungan hari. Forum yang memegang kekuasaan tertinggi organisasi di tingkat pusat yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali ini akan digelar pada 28-30 Mei di Same Hotel, di Kota Mataram.

“Kami dari kepanitiaan terus mendorong para alumni untuk ikut maju dalam pemilihan Ketum IKA Unram periode selanjutnya,” kata Ketua Steering Committee Munas IKA Unram Dr Iwan Harsono, di Mataram, Senin (24/5/2021).

Iwan mengatakan, IKA Unram saat ini mewadahi sedikitnya 75.000 alumni yang tersebar di seluruh Indonesia. Steering Committee Munas menyakini sepenuhnya, bahwa 75.000 alumni Unram tersebut merupakan talenta-talenta terbaik sehingga didorong pihaknya untuk bisa berkhidmat memimpin IKA Unram periode mendatang.

Tidak sedikit di antara para alumni Unram tersebut bahkan kini tengah melanjutkan pendidikan  di berbagai negara. Mereka juga memiliki dan menjalani profesi yang beragam. Dan posisi IKA Unram menjadi perekat dan pemacu sinergitas antaralumni di sektor yang beragam tersebut.

“Sinergitas tersebut bukan hanya sekadar untuk pekerjaan atau bisnis pribadi semata. Tetapi juga membangun jejaring yang kuat untuk turut berkontribusi positif bagi almamater dan pembangunan daerah di NTB serta juga  secara nasional,” kata pria alumnus program doktoral University of New England Australia ini.

Hingga hari ini, Tim Penjaringan Calon Ketua Umum kata Iwan sudah mencatat empat alumni telah mengambil formulir pencalonan sebagai Ketua IKA Unram. “Ini adalah pertanda yang baik. Tetapi, lebih banyak calon, tentu akan lebih Baik,” papar pria yang kini menjadi tenaga pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unram ini.

Mengenai persiapan Munas, Iwan memaparkan, bahwa seluruhnya berjalan sesuai rencana. Seluruh timeline Munas berjalan tepat waktu. Steering Committee sendiri lebih banyak bertugas dan bertanggung jawab sebagai pengarah atau pengendali. Juga penasihat dan pengawas dalam kegiatan Munas ini.

“Kami dari Steering Committee terus bersinergi dengan Organizing Committee agar Munas IV IKA Unram berlangsung secara demokratis dan transparan dengan sesuai aturan organisasi sehingga tidak akan menjadi persoalan di kemudian hari,” tandas Iwan.

Dr Iwan yang pernah menjadi *President Indonesian Students’ Association in Armidale Australia 1997* menambahkan, sejauh ini Steering Committee terus mendengar dan mencatat banyak masukan yang kontruktif dari para tokoh dan alumni dalam hal pelaksaan Munas. Dan hal tersebut menjadi atensi dan diskusi dalam rapat -rapat Steering Committee.

“Sepanjang masukan dan kritik itu tidak bertentangan denga AD/ART dan PO Organisasi, kami akomodir semua untuk kebaikan bersama,” tandas Iwan.

Sesuai dengan Pasal 3 Peraturan Organisasi IKA Unram Nomor: 03/PO/IKA UNRAM/IV//2016 Tentang Permusyawaratan dan Rapat-Rapat Ikatan Alumni Universitas Mataram, selain untuk menetapkan AD/ART serta ketentuan lain yang menyangkut organisasi, Munas juga akan menetapkan program kerja nasional dan menjadi forum yang meminta pertanggungjawaban ketua umum serta memilih Ketua Umum IKA UNRAM periode selanjutnya.

Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, Munas kata Iwan akan digelar dengan protokol kesehatan yang ketat. Peserta Munas yang hadir secara fisik sebanyak 50 orang. Terdiri dari Pengurus Pusat IKA, utusan Pengurus Wilayah, utusan Pengurus Daerah, utusan setiap Pengurus Fakultas, Pembina, dan peninjau yang merupakan alumni Unram.

“Tema yang diusung dalam Munas adalah Sinergitas Alumni dan Almamater dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi di Era Kampus Merdeka,” Pungkasnya .

Sinergi Babinsa dan Perangkat Desa Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Perumahan Warga

(Sambas). Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Corona Covid-19, Babinsa Koramil 03/Tebas Kodim 1208/Sambas terus melakukan penyemprotan disinfektan diruang lingkup perumahan warga wilayah binaan. Bersama Perangkat Desa dan warga, Babinsa bekerja sama menggunakan alat seadanya.

 

Penyemprotan kali ini di wilayah di Rumah Bapak Sukardi  sekitarnya Rt. 007 Rw. 003 Dusun Labong Ayu dan Rumah Ibu Nurjana sekitarnya Rt. 15 Rw. 007 Dusun Ramin Condong, Desa Matang Labong, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, dengan sasaran rumah-rumah warga juga ke sejumlah tempat ibadah atau tempat umum, Sabtu (22/5/2021).

 

Babinsa Matang Labong Serda Ngadiya menuturkan bahwa selain pelaksanakan penyemprotan, warga juga akan menggalakkan pola hidup bersih dan memastikan warga yang berada di wilayah binaan menerapkan protokol kesehatan 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).

 

“Semoga dengan kebersamaan warga dalam mencegah penyebaran Covid-19 ini, dapat membuahkan hasil serta warga yang berada di wilayah Desa Matang Labong aman dari penyebaran Virus Corona atau Covid-19,” harapnya.

 

Sementara itu, Danramil 1208-03/Tebas Letda Inf Samikun mengatakan bahwa penyemprotan disinfektan di wilayah Koramil Tebas akan terus dilaksanakan guna memutus penyebaran Covid-19. “Bintara Pembina Desa (Babinsa) sudah memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan penyebaran Covid-19 melalui program 3M,” ungkapnya.

 

“Hal ini kami gelar guna menekan penyebaran virus tersebut. Dengan adanya penyemprotan disinfektan dan upaya-upaya yang sudah kami lakukan sejauh ini, diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kecamatan Tebas,” kata Danramil. (Bdr)

Danrem Merauke Pimpin Rapat Evaluasi Kinerja Satgas Pamtas RI-PNG dan Pamrahwan Kolakops Korem 174/ATW

(Merauke). Danrem 174 Merauke selaku Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dankolakops) Korem 174/ATW memimpin langsung rapat evaluasi kinerja Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG dan satuan tugas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) wilayah  Kolakops Korem 174/ATW Merauke, bertempat di Ruang Data Makorem 174 Merauke, Distrik Tanah Miring, Kab. Merauke, Provinsi Papua, Sabtu (22/5/2021).

 

Rapat evaluasi kerja tersebut bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan tugas-tugas yang telah dikerjakan dan kendala-kendala apa saja yang dihadapi, sehingga dapat dilakukan berbagai upaya guna pencapaian tugas pokok secara maksimal.

 

Hal ini dilakukan sebagai kegiatan rutinitas Danrem selaku Dankolakops Korem 174/ATW Merauke guna memotivasi dan memberikan solusi kepada para Komandan Satgas beserta anggotanya guna pencapaian tugas-tugas secara maksimal dan efisien selama melaksanakan tugas di wilayah perbatasan RI-PNG maupun di wilayah daerah rawan Korem 174/ATW Merauke.

 

Danrem mengajak para Dansatgas untuk terus berkarya dan berinovasi, karena para Satgas yang berada di wilayah Kolakops Korem 174 Merauke ini tidak hanya melaksanakan pengamanan perbatasan RI-PNG dan melaksanakan pengamanan di daerah-daerah yang rawan, tetapi juga harus mampu berkolaborasi dengan masyarakat  yang ada di wilayah tanggungjawabnya.

 

“Hal tersebut guna membantu kesulitan masyarakat  dan membuat terobosan dan inovasi baru untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Papua dan demi Merah Putih serta Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Danrem.

 

Hadir dalam rapat tersebut, Kasrem 174/ATW, para Kasi Korem, Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS dan  Yonmek 611/AWL, Dansatgas Pamrahwan Yonif  756 serta Yonif 757/GV. Selama rapat berlangsung, tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19. (Bdr)

Dampingi Tim Peliput TVRI NTT, Ini Kata Dansatgas Pamtas Yonif 742/SWY

Belu NTT – Hari ini Tim peliptan TVRI NTT didampingi Penerangan Korem 161/WS akan melakukan pengambilan video untuk mengisi Produksi Paket Inspirasi Indonesia yang akan ditanyangkan pada Juni mendatang.

Demikian dikatakan Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur didampingi Wadansatgas Mayor Inf Aditya Nugraha di Pos Asumanu Dusun Leomanehat Desa Asumanu Kecamatan Raihat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Sabtu (22/5).

Dipaparkannya, tim peliputan TVRI NTT dipimpin Ibu Irawati Barmantyas dan dari Penrem 161/WS Kapten Inf Dafrian, S.S., sengaja melakukan peliputan kegiatan yang pernah dilakukan personel Satgas Pamtas Sektor Timur untuk disiarkan secara nasional melalui siaran TVRI Pusat.

“Jadi lima pos yang kami siapkan selama peliputan sesuai dengan program yang sudah dikerjakan bersama masyarakat,” ujarnya.

Adapun pos yang dimaksud yaitu Pos Laktutus dengan program pembuatan tempe, opak-opak dan makanan khas Lombok dari ubi kayu, Pos Asumanu dengan program mesin perontok jagung dan abon pepaya, Pos Nunura dengan program ketahanan pangan dan semenisasi.

Sedangkan di Pos Maubusa melaksanakan patroli patok mengingat pasca badai siklon tropis seroja pada April lalu, beberapa patok hilang terbawa banjir sungai, dan terakhir di Pos Silawan Kipur I dengan kegiatan patroli rutin penggagalan penyelundupan karena di daerah Kipur rawan penyelundupan.

Dalam perjalanan shooting video maupun wawancara, sambungnya, ternyata banyak hal yang menarik untuk diberitakan secara khusus sehingga tim peliput dari TVRI selain untuk Produksi Paket Inspirasi Indonesia juga mengambil video dan wawancara untuk pemberitaan TVRI NTT sendiri.

“Alhamdulillah ini suatu kebanggaan bagi saya khususnya dan anggota Satgas Pamtas Sektor Timur umumnya yang melihat langsung manfaat dari beberapa program unggulan yang diberikan oleh personel pos,” ungkap Dansatgas.

Dijelaskan Bayu Sigit, beberapa program yang memang sudah disiapkan dari home base di Mataram NTB, namun ada beberapa tambahan program setelah melihat langsung kondisi masyarakat.

“Dari komunikasi sosial dengan masyarakat, para personel pos menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di pos masing-masing, maka terciptalah beberapa program unggulan yang sifatnya dadakan namun sukses dan bermanfaat bagi masyarakat dalam meningkatkan perekonomian masyarakat,” sebutnya.

Beberapa program tersebut diatas, selain patroli, rata-rata diluar program yang sudah disiapkan dan ada lagi program lain yang juga tidak disiapkan dari home base yakni pembuatan kerajinan bambu oleh Pos Lakmars seperti kursi, meja dan lainnya, pembuatan bakso cilok oleh Pos Salore, kerajinan gorok-gorok oleh Pos Kewar dan kerajinan seni ukir yang diajarkan oleh personel Mako Satgas.

“In syaa Allah kedepan masih banyak program-program yang bersentuhan langsung dan bermanfaat bagi masyarakat kita khususnya di wilayah perbatasan dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat, mohon doanya,” pungkas Alumnus Akmil Magelang 2003 tersebut sambil tersenyum.

Sedangkan salah seorang warga Desa Asumanu Herman Bau yang juga petani jagung saat di wawancara menyampaikan sekitar 90 persen masyarakat Asumanu bekerja sebagai petani jagung dan selama ini para petani dalam merontok jagung dengan cara manual menggunakan tangan sehingga membutuhkan waktu lama dan bahkan merusak jari tangan.

“Dengan adanya bantuan dari Pos Asumanu yang membantu membuatkan mesin perontok jagung, masyarakat merasa terbantu dan sangat bermanfaat dalam efesiensi waktu,” terangnya.

Herman juga berharap agar kedepan masih ada lagi bantuan mesin perontok jagung untuk masyarakat Desa Asumanu yang rata-rata penduduknya petani jagung.

Dukung Potensi Wisata, Koramil Pemangkat Karya Bakti Di Pesisir Pantai

(Sambas). Koramil 07/Pemangkat melaksanakan karya bakti pantai bersama masyarakat yang berlokasi di Pantai Sinam Pemangkat, Jln Mohammad Sohor, Dusun Lorong Putus, RT/04 RW/10, Desa Pemangkat Kota, Kec. Pemangkat, Kab. Sambas, Sabtu (22/5/2021).

 

Hal itu dilakukan karena lingkungan merupakan bagian penting bagi mahluk hidup, terutama bagi manusia karena kelestarian alam lingkungan tergantung pada bagaimana kita memperlakukan alam itu sendiri, berbagai upaya dapat dilakukan untuk menjaga eksistensi dan kelestariannya.

 

Pada kesempatan itu, Kepala Desa Pemangkat Bapak Kasbul, S.H. mengucapkan terima kasih atas partisipasi bapak Babinsa. “Dengan kehadiran bapak warga kami sangat antusias dalam melaksanakan gotong royong ini, semoga kerjasama ini tetap terjalin antara masyarakat dan bapak TNI,” ucapnya.

 

Dalam kegiatan yang sama, Komandan Koramil (Danramil) 1208-05/Pemangkat Kapten Inf Karyadi kepada seluruh jajaran instansi terkait Pemerintah Kecamatan Pemangkat yang sudah ikut dalam pelaksanaan karya bakti di pesisir Pantai Sinam tersebut.

 

“Kegiatan karya bakti ini merupakan perintah atau instruksi dari Komando Atas yang harus dilaksanakan dengan melibatkan berbagai instansi secara bersinergi,” tambah Danramil.

 

“Dalam kondisi pandemi Covid-19, kita tetap mengingatkan seluruh peserta karya bakti untuk menerapkan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker, menjaga jarak dan tidak lupa menjaga kebersihan dengan cuci tangan,” kata Danramil.

 

Babinsa juga menekankan bahwa dalam kegiatan karya bakti ini harus mampu menjadi contoh atau pelopor kepada masyarakat untuk selalu menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan. “Pantai Sinam ini harus tetap terjaga bersih, sehat, aman, nyaman serta tentram bagi masyarakat yang nantinya ingin berkunjung ke pesisir pantai,” jelasnya.

 

Di tempat terpisah, Letnan Kolonel Setyo Budiyono S.H., M.Tr. (Han) Komandan Kodim 1208/Sambas, saat dikonfirmasi mengimbau dan mengajak semua pihak untuk senantiasa menjaga kelestarian lingkungan, baik itu lingkungan rumah, lingkungan di luar rumah, sungai maupun pantai, terlebih Pantai Sinam, sehingga pantai ini akan menjadi tempat wisata menarik yang banyak menarik pengunjung nantinya.

 

Lanjut Dandim menuturkan bahwa Pantai Sinam ini merupakan Ikon tempat berlibur yang strategis, maka harus dibersihkan dan dikembangkan sebagai Destinasi Wisata. “Dalam situasi pendemi ini imbauan harus tetap patuhi prokes, wajib pakai masker dan kunjungan diatur 50 persen sehingga cegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (Bdr)

Danrem 174 Merauke Pimpin Bhakti Sosial HUT Ke-58 Kodam XVII/Cenderawasih

(Merauke).  Dalam rangka memperingati HUT ke-58 Tahun Kodam XVII/Cenderawasih, Korem 174/ATW bersama Kodim 1707/Merauke menggelar kegiatan bhakti sosial yang dipimpin langsung oleh Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko, bertempat di Panti Asuhan Amam Bekay Chevalier, jalan Kimaam, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke, Papua, Kamis (20/5/2021).

 

Peringatan HUT Kodam kali ini mengangkat tema “Dengan Semangat Kesatria Pelindung Rakyat Prajurit Kodam XVII/Cenderawasih Berperan Aktif Mewujudkan Papua Yang Damai Serta Siap Mendukung Program Pemerintah Dalam Rangka Penanganan Covid-19”.

 

Pada kegiatan bhakti sosial tersebut, Brigjen TNI Bangun Nawoko memberikan 35 kotak bingkisan tali asih kepada anak-anak Panti Asuhan Amam Bekai Chevalier.

 

Ketua Panti Asuhan Amam Bekay Chevalier Bapak Bruder Josafat Manuel, M.Sc mengucapkan terimakasih atas perhatian dan kunjungan Danrem 174 Merauke beserta rombongan terhadap Panti Asuhan Amam Bekay Chevalier,  karena sudah hadir dan masih peduli dengan kami.

 

“Kami juga sangat menghargai atas ketulusan dalam pemberian bingkisan ini dan kami juga berdoa semoga pada HUT ke-58 Kodam XVII/Cenderawasih beserta satuan jajarannya, para pimpinan satuàn dan segenap anggotanya selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.

 

Pada kesempatan yang sama,  Brigjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan terimakasih atas sambutan dari Ketua Panti Asuhan Aman Bekay Chevalier beserta anak-anak panti asuhan dengan penuh semangat dan ramah.

 

“Maksud dan tuju

Pangkogabwilhan I Pimpin Sertijab Kaskogabwilhan I dan Askomlek Kaskogabwilhan I

sumbawanews.com,- Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I N.G. Ariawan S.E., M.M. memimpin acara serah terima jabatan Kaskogabwilhan I dari Mayjen TNI Safruddin, S.E., M.M., M.Tr. (Han) kepada Mayjen TNI Lismer Lumban Siantar, S.I.P. dan Askomlek Kaskogabwilhan I dari Laksma TNI Teguh Prasetyo kepada Marsma TNI Sugeng Riyadi di ruang rapat Kogabwilhan I Jl. Letjen M.T. Haryono Km. 3.5 Tanjung Pinang Kepulauan Riau, Sabtu (22/5/2021).

Acara dilaksanakan tetap dengan protokol kesehatan yang ketat, selanjutnya acara ramah tamah diawali dengan mohon diri pejabat lama dan perkenalan pejabat baru. Rangkaian acara dihadiri oleh Ir Kogabwilhan I, Kapoksahli Kogabwilhan I, para Asisten Kaskogabwilhan I dan seluruh personel Kogabwilhan I.

Pada kesempatan tersebut Pangkogabwilhan I menyampaikan arahan diantaranya pimpin satuan kerja dengan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.Laksanakan tugas dengan tulus ikhlas secara profesional dan proporsional, laksanakan pembinaan personel untuk meningkatkan propesionalisme dalam pelaksanaan tugas dan cek and ricek, tetap laksanakan protokol kesehatan dengan menjaga kesehatan diri, keluarga dan satuan, buat program inovasi satuan kerja guna menunjang tugas pokok dan rencanakan pekerjaan serta kerjakan yang direncanakan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan acara tradisi pelepasan oleh Pangkogabwilhan I menuju tempat tugas baru di iringi seluruh personel Kogabwilhan I.

POTONG BIAYA SILUMAN DARI KEMENTERIAN ESDM DALAM HARGA BBM

Oleh : Salamuddin Daeng

KALAU terjadi kenaikan harga BBM pasti Pertamina yang diserang. Sementar pemerintah lepas tangan. Padahal harga BBM itu harga politis bukan harga ekonomi, termasuk dalam pengaturan harga BBM non subsidi.

Ternyata BBM ini bukan bisnis biasa atau jualan tempe atau tahu atau cendol, yang harga jualnya ditentukan harga bahan baku. Tapi ini adalah bisnis politik, yakni berbisnis dan memasang harga politik.

Caranya melalui peraturan pengaturan harga beli dan harga jual BBM yang diatur pemerintah yakni melalui menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan membuat formulasi harga dengan tambahan berbagai pungutan yang ditetapkan dalam berbagai angka konstanta.

Setiap ganti menteri selalu ganti konstanta, dan nilai konstanta. Angka Kontanta Ini tampak semacam setoran para menteri yang baru dilantik kepada bandar minyak. Berikut perhatikan konstanta dalam penetapan harga BBM menurut Kepmen Nomor 62. K/12/MEM/2020 yang mengatur harga BBM :

1. Untuk jenis bensin dibawah RON 95 dan jenis minyak solar Ron 48 rumus sebagai berikut :
Mean of Plats Singapore (MOPS) atau Argus + Rp 1500/liter + Margin (10% dari harga dasar

2. Untuk bensin RON 95 dan jenis bensin TON 98 dan jenis minyak solar RON 51 ditetapkan dengan rumus :
MOPS atau Argus + Rp2.000/liter+ Margin(10% dari harga dasar)

Mid Oil Platts Singapore ( MOPS) = adalah harga asli ditambah (+) semacam angka konstanta untuk keuntungan singapura dan para trader. Tambah (+) Rp. 1500 – 2000 = keuntungan orang Indonesia, entah siapa dan darimana dipungut angka konstanta Rp. 1500 – 2000 ini. Kata mantan pejabat Pertamina konstanta ini bersal “dari udara”.

Tambah (+) margin 10 % = keuntungan orang Indonesia entah siapa? Dan entah darimana dipungut angka konstanta 10 % ini. Tak peduli harga naik atau turun, dia tetap dapat 10 %. Macam pemalakan.

2) Selanjutnya jual BBM di dalam negeri ditetapakan dengan rumus tambahan lagi yakni :

Plus (+) PPN 10% Plus (+) PPH + Pajak Bahan Babar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5% + plus Pungutan Pemerintah daerah (suka suka pemda setempat) plus (+) ongkos angkut BBM Rp 200/liter untuk Jabodetabek. Luar jabodetabek lebih mahal lagi.

Rumus-rumus itulah yang menjadi parasit yang menggerogoti kantong rakyat setiap beli BBM. Jadi kalau rakyat berhenti beli BBM, hilang uang dan bangkrut itu elite semua. Namun sebaliknya memaksakan diri membeli BBM rasanya kantong dan tenggorokan rakyat langsung kering. Merasa ditipu dengan harga ini. Pertamina pun dituduh masyarakat sebagai dalang. Padahal pertamina cuma nurut aja. Akibatnya pertamina selalu buntung.

Berita Terkini

Kakorlantas Tegaskan Keselamatan Jalan Lebih Penting dari Keuntungan Ekonomi

Sumbawanews.com,- Jakarta – Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menekankan bahwa keselamatan di jalan raya tidak bisa ditawar, bahkan di atas keuntungan ekonomi semata. Dalam...

Mentalitas ASN Jadi Akar Korupsi, KPK Mewanti-wanti

Sumbawanews.com,- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, memperingatkan bahwa akar terdalam korupsi di tubuh birokrasi bukan terletak pada lemahnya regulasi, melainkan pada mentalitas...

Babinsa Bukit Damai Hadiri Pembagian Bak Sampah untuk Warga

Sumbawa Barat sumbawanews.com – Babinsa Desa Bukit Damai, Kopda Achmad Fahri, menghadiri kegiatan pembagian bak sampah kepada warga Desa Bukit Damai yang berlangsung di...

4.576 Personel Amankan Demo di Empat Titik Jakarta

Sumbawanews.com,- Polisi mengerahkan 4.576 aparat gabungan untuk mengamankan serangkaian aksi unjuk rasa yang berlangsung di empat titik strategis di Jakarta, Rabu (17/6). Aksi yang...

Berita Utama