(Sambas). Kegiatan Patroli Gabungan Koramil 07/TLK bersama Polsek Teluk Keramat dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai Covid-19 di Wilayah Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Rabu (26/5/2021) malam.
Yang menjadi sasaran kali ini ialah pengunjung dan petugas Markas Kopi dan Kafe Manga Jl Keramat Desa Sekura, Kecamatan Teluk Keramat.
Babinsa Serda Rafli menuturkan, memberikan pengarahan kepada pengunjung tentang pentingnya menjaga jarak dan memakai masker, serta tidak berkunjung melebihi batas waktu yang ditentukan, itulah yang menjadi tugas pokok Babinsa dalam melaksanakan imbauan Protokol Kesehatan (Prokes).
“Tim merazia semua pengunjung yang tidak memakai masker dan dengan sendirinya mereka membubarkan diri sebelum ada pemeriksaan datang,” ujar Babinsa.
Sementara itu, Danramil 1208-07/Teluk Keramat Letda Inf Wasino menekankan kepada masyarakat yang nongkrong dan tidak menggunakan masker agar didata serta di suruh kembali ke rumah mereka masing-masing. “Apabila kedapatan warga yang nongkrong tidak memakai masker dan tidak membawa identitas, maka warga tersebut kita bawa ke Kabupaten agar ada efek jera,” tegasnya.
“Bagi yang masih tersisa dilokasi nongkrong hanya yang menggunakan masker dan disarankan untuk menjaga jarak aman yaitu satu meter atau lebih,” imbau Danramil.
Andi salah satu pengunjung Markas Kopi yang kedapatan tidak menggunakan masker dan mendapat tindakan menyapu jalan raya. “Ia mengaku jera dan berjanji akan mematuhi Protokol Kesehatan serta menggunakan masker ketika mau keluar rumah,” ucapnya. (Bdr)
sumbawanews.com,- Anggota Koramil 1208-04/Jawai melaksanakan pembenahan pangkalan dengan cara pemasangan keramik lantai teras Mushola, bertempat di Makoramil 1208-04/Jawai Jl. H. Yasin Rt.021 Rw. 007 Dusun. Selatan Desa. Sentebang Kec. Jawai Kab. Sambas, Kamis (27/5/2021).
Anggota Koramil 04/Jawai Koptu Darliyus melaksanakan kegiatan dalam rangka rehab perawatan dan pembenahan Pangkalan, pemasangan keramik musholla Makoramil 1208-04/Jawai.
Koptu Darliyus mengatakan, pembenahan dan rehab Pangkalan sudah menjadi tugas dan tanggung jawab seluruh anggota Koramil 04/Jawai. “Hal tersebut sebagai wujud cinta dan perhatian serta rasa memiliki terhadap tempat di mana kita bertugas dan dilaksanakan dengan secara sadar dan ikhlas,” ujar Darliyus.
“Pemasangan keramik tersebut agar Koramil menjadi terawat rapih dan bersih, anggota Koramil harus peka terhadap setiap ada bangunan yang udah agak rusak harus segera kita perbaiki bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Danramil 1208-04/Jawai Kapten Inf Muhammad Nazirin menambahkan Koramil merupakan perpanjangan TNI AD di Wilayah dan sebagai Apkowil, serta milik Rakyat dan digunakan untuk membantu kehidupan masyarakat dan sebagai cermin untuk rakyat sekelilingnya,” ucapnya.
Lanjut Danramil menjelaskan, kegiatan bersama-sama yang dilakukan oleh Anggota Koramil merupakan kegiatan pembinaan serta perawatan terhadap basis Pangkalan. Perawatan maupun pembenahan Pangkalan merupakan suatu bagian terpenting pada Satuan, karena sebagus apapun dan sekuat bagaimanapun tanpa ada pemeliharaan, tidak akan bertahan lama.
“Oleh karena itu pembenahan yang merupakan salah satu bagian perawatan Pangkalan sangatlah penting, untuk menjaga dan memelihara Pangkalan kantor,” tegas Danramil.
Iwan salah satu warga yang ikut membantu pekerjaan tersebut mengungkapkan dirinya merasa terpanggil untuk membantu TNI dalam pemeliharaan pangkalan. “Saya membantu Pak Babinsa merehap kantor karena mereka sangat respek dalam membantu serta mengayomi kami dalam berbagai hal,” tuturnya. (Pendim 1208/Sambas).
Belu NTT – Upaya pencegahan penyebaran virus corona atau corona virus desease (Covid)-19 terus dilakukan oleh pemerintah bersama instansi terkait seperti TNI dan Polri baik di tingkat pusat hingga daerah tidak terkecuali pos-pos Satgas pengamanan di daerah perbatasan.
Pos-pos jajaran Satgas Pamtas RI – RDTL Sektor Timur secara bergilir melakukan sosialisasi bahaya Covid-19 dan tehnik pencegahan terjangkit virus berbahaya tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yaitu 5M dan 3T.
Demikian dikatakan Komandan Dansatgas Pamtas Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro seusai melaksanakan olahraga bersama di lapangan alun-alun Atambua Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Rabu (26/5/2021).
Adapun 5M yang dimaksud pria sederhana itu adalah memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Sedangkan 3T yaitu pemeriksaan dini atau testing, pelacakan terhadap orang yang bersentuhan langsung dengan korban Covid-19 atau tracking dan perawatan bagi orang yang terpapar Covid-19 yang dikenal dengan treatment.
“Jadi ini harus dilakukan kerena semua itu penting untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kita sendiri maupun orang-orang terdekat yang kita kasihi dan sayangi,” ujarnya.
Menurutnya, penerapan protokol kesehatan Covid-19 dalam setiap aktivitas sangat penting karena ia bisa menjangkiti siapa saja terutama yang memiliki kondisi tubuh lemah.
Untuk itu, pria kelahiran Bandung itu menyarakan untuk berolahraga minimal satu jam setiap hari untuk menjaga kebugaran tubuh dan menjaga pola makan yang sehat sehingga imunitas tubuh tetap terjaga.
Selain itu, sambungnya, pencegahan penyebaran virus corona juga dapat dilakukan dengan melakukan penyemprotan larutan disinfektan seperti yang dilakukan Pos Turiscain ditempat-tempat umum atau fasilitas umum yang sering digunakan oleh orang banyak yang bertujuan untuk membunuh bakteri, virus atau kuman yang berbahaya lainnya yang terdapat pada ruangan atau permukaan benda mati seperti di pasar, perkantoran, tempat ibadah dan lainnya.
“Mari kita tumbuhkan kesadaran dengan saling mengingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan dari kita, oleh kita dan untuk kita bersama agar Belu bebas dari Covid-19,” tandasnya penuh harap.
Belu NTT – Sebuah jargon yang mungkin pernah kita dengarkan bersama yakni “Memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat” ini memiliki tujuan mulia dibidang olahraga yang akan membawa masyarakat kepada aktivitas olahraga yang bermuara pada budaya olahraga.
Inilah yang akan dilakukan Pos Salore Kipur I Satgas Pamtas RI – RDTL Sektor Timur membangun lapangan olahraga volly bersama masyarakat Desa Tulakadi Kecamatan Tasifeto Timur di lapangan umum Desa Tulakadi.
Demikian dikatakan Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Dansatgas Pamtas Sektor Timur disela-sela kesibukannya di Mako Satgas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Barat, Kamis (27/5/2021).
Menurutnya, aktivitas olahraga setiap hari akan memberikan banyak manfaat positif bagi tubuh diantaranya mengurangi stress, meningkatkan kemampuan kerja otak, menjaga Kesehatan jantung dan masih banyak lagi dampak positif lainnya termasuk meningkatkan daya tahan tubuh ditengah pandemi Covid-19.
Terkait dengan pembangunan lapangan volley ini, lanjut Bayu Sigit, berawal dari permintaan masyarakat setempat kepada personel Pos Salore yang kebetulan setiap sore main volly di lapangan tersebut. Setelah mendengar permintaan tersebut, Danpos Sertu Anjasmansari membuat perencanaan dengan melibatkan masyarakat setempat.
“Kami dapat laporan tersebut, langsung memberikan dukungan berupa material bangunan seperti semen, pasir, krikil maupun sarana olahraga seperti net dan bola,” ujarnya.
Berdasarkan laporan Danpos, pembangunan lapangan volly ini sudah dimulai dari minggu lalu secara bertahap dan mulai hari ini sudah bisa digunakan untuk bermain volly. “Hanya pengecatan pinggir dan kiri kanan lapangan yang belum dilakukan, in syaa Allah minggu ini bisa dicat,” ucap mantan pengasuh Akmil Magelang tersebut,
Sedangkan Kepada Desa Tulakadi Cristian Labysusuk mengucapkan terimakasih kepada Dansatgas Pamtas dan Pos Salore yang telah memberikan perhatian dan kepeduliaannya kepada masyarakat Desa yang ia pimpin.
Dikatakannya, keberadaan personel Pos Salore saat ini sangat dirasakan masyarakat karena mereka telah membaur dan membangun komunikasi yang bagus dengan masyarakat layaknya seperti warga Tulakadi sendiri.
“Ini capaian yang luar biasa sehingga tidak ada lagi jarak pemisah antara masyarakat dengan anggota TNI di Pos Salore,” sebutnya.
Ia juga meminta kepada personel Pos Salore setelah lapangan ini dibangun, agar tetap menjadi terdepan dalam memberikan pembinaan dan mengolahragakan masyarakat dengan harapan terpeliharanya kesehatan masyarakat baik jasmani maupun rohani sebagai beranda terdepan NKRI di wilayah perbatasan.
_Keterangan Foto ( Atas ) : Anggota DPR RI / FPDIP dapil Lombok , H Rachmat Hidayat, Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Mataram , Prof Bambang Hari Kusumo dan Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University, Prof Rokhmin Dahuri
Keterangan Foto Bawah : Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB, Prof Rokhmin Dahuri mengadakan Pertemuan dengan Anggota DPR RI , H Rachmat Hidayat bersama para Guru Besar Universitas Mataram di Mataram , awal pekan ini.
*Senat Universitas Mataram periode 2017-2021 akan berakhir pada Juli mendatang. Anggota DPR RI H Rachmat Hidayat mengingatkan, inilah momentum emas yang tak boleh dilewatkan untuk membesarkan Universitas Mataram di masa mendatang, mengingat Senat memiliki kewenangan memilih Rektor periode empat tahun berikutnya. Kualitas regenerasi selanjutnya dipertaruhkan. Sebab keberadaan Unram adalah indikator utama kemajuan Bumi Gora*_
—————————————————————–PERSAMUHAN penuh kehangatan digelar di salah satu rumah makan di Jalan Langko, Kota Mataram, awal pekan ini. Meriung di sana para Guru Besar Universitas Mataram untuk menjamu sang tetamu, Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University Prof Rokhmin Dahuri yang juga Penasehat Menteri Kelautan dan Perikanan. Prof Rokhmin didampingi Anggota DPR RI dari Dapil NTB H Rachmat Hidayat.
Pertemuan itu berlangsung begitu guyub. Sesekali diselingi gelak tawa. Prof Rokhmin sedang berada di Mataram untuk menghadiri Stadium Generale yang digelar Universitas Mataram. Namun entah musabab apa. Rupanya, tak semua Guru Besar Unram diundang hadir pada Stadium Generale tersebut. Itu sebabnya, manakala bisa bertemu dengan koleganya para Guru Besar Unram selepas Stadium Generale, Prof Rokhmin tak kuasa menyembunyikan kegembiraannya.
Tentu saja, persamuhan itu bukan ajang temu kangen belaka. Ada banyak hal yang mengemuka selama pertemuan tersebut berlangsung. Semuanya bermuara pada pentingnya pengembangan Universitas Mataram di masa depan.
“Ini semua untuk kepentingan regenerasi di Bumi Gora di masa yang akan datang,” kata Anggota DPR RI H Rachmat Hidayat.
Memang ada kerisauan. Bila sebelumnya, peringkat Universitas Mataram berada pada posisi 33 dari seluruh perguruan tinggi di tanah air, kini peringkat tersebut justru melorot. Terbaru, Unram berada pada posisi 47.
Rachmat termasuk pihak yang khawatir akan penurunan peringkat Unram tersebut. Tentu khalayak di NTB mafhum. Politisi senior di NTB yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini memang begitu memberi perhatian pada kemajuan pendidikan di Bumi Gora.
Rachmat adalah tokoh utama di balik kenaikan status Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mataram menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram.
Pada 2003, politisi berambut perak ini memboyong perwakilan pimpinan STAIN Mataram dan tenaga pengajarnya bertemu dengan Presiden Indonesia kala itu Hj Megawati Soekarnoputri. Pada Presiden ke-5 RI tersebut, disampaikan betapa pentingnya kenaikan status STAIN menjadi IAIN bagi Bumi Gora. Presiden kemudian memberi persetujuan dan ditindaklanjuti Kementerian Agama.
Pun pada saat IAIN Mataram hendak naik status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Rachmat juga adalah tokoh yang aktif mewujudkan hal tersebut. UIN Mataram, kini menjadi salah satu universitas negeri yang begitu membanggakan di NTB.
Perhatian dan upaya serupa juga diberikan Rachmat pada perguruan tinggi negeri keagamaan lainnya di NTB yakni STAHN yang kini sudah naik status menjadi IAHN di Mataram. Dan ikhtiar-ikhtiar nyata tersebut dilakukan Rachmat bukan untuk kepentingan dirinya. Bukan pula untuk kepentingan kelompok. Tapi semata-mata untuk kepentingan regenerasi Bumi Gora di masa yang akan datang.
Hal yang sama juga begitu, manakala dia memberikan perhatian pada kemajuan Universitas Mataram. Sebab, bagi Rachmat, sebagai perguruan tinggi terbesar di NTB, Unram adalah indikator kemajuan Bumi Gora.
Itu sebabnya, Rachmat menilai, momentum pemilihan Anggota Senat Unram pada Juli 2021 ini adalah kesempatan emas yang tak boleh dilewatkan. Ini adalah momentum Unram untuk bisa membuat lompatan yang lebih tinggi lagi. Sebab, Senat memberi andil pada kepemimpinan Unram periode berikutnya.
Anggota Senat Unram saat ini terdiri dari 58 orang. Pemilihan dilakukan karena periode keanggotaan Senat Unram berlangsung selama empat tahun. Anggota Senat Unram terdiri atas lima orang wakil dosen dari setiap fakultas, Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, dan Ketua Lembaga.
Anggota Senat yang merupakan wakil dosen dari setiap fakultas terdiri dari dua orang profesor yang dipilih dari dan oleh professor dari masing-masing fakultas, dan tiga orang dosen bukan professor yang dipilih oleh bukan profesor dari masing-masing fakultas.
*Sinergitas dengan BRIN*
Selain momentum internal tersebut, ada pula momentum lain yang dimiliki Unram untuk kian melompat lebih tinggi lagi. Yakni kehadiran Badan Riset Inovasi Nasional atau BRIN. Rachmat menekankan, sudah sepatutnya riset-riset di Unram harus diselaraskan dengan perencanaan riset yang disiapkan oleh BRIN.
Saat ini, Ketua Dewan Pengarah BRIN dijabat oleh Hj Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-5 Indonesia. Prof Rohkmin pun telah melaporkan hasil pertemuannya dengan koleganya para Guru Besar Unram pada Ketua Dewan Pengarah BRIN. Sebagaimana H Rachmat Hidayat yang sudah diketahui publik merupakan orang dekat Megawati, Prof Rokhmin juga memiliki kedekatan serupa.
Kunci dari pengembangan Unram tersebut kata Rachmat adalah perhatian pada teknologi. Sebab, kata dia, di era sekarang ini, tidak mungkin satu daerah atau negara akan maju tanpa teknologi. “Itu sudah menjadi asumsi mendasar,” tandas politisi berambut perak ini.
Suatu daerah kata dia, tidak mungkin bisa mencicipi kemakmuran atau kesejahteraan tanpa teknologi. Karena itu, keberadaan riset menjadi kunci utamanya. Dan kultul riset itu harus tumbuh di Unram. Harus diberi ruang seluas-luasnya.
Rachmat banyak mendapat laporan, bagaimana kultur riset tersebut kini malah stagnan di Unram. Padahal, para guru besar di Unram begitu unggul dengan temuan-temuannya.
Dia memberi contoh bagaimana guru besar Unram yang tadinya dikenal unggul dalam riset dan penelitian Gaharu, salah satu komoditas penting yang dicari dunia. Keberhasilan riset Gaharu itu, kini malah meredup. Tak lagi terdengar kencang. Padahal dari riset Gaharu tersebut, dunia sudah menoleh ke Unram, dan juga ke NTB.
Contoh lain yang dikemukakan Rachmat adalah tentang riset Unram di sektor peternakan. Publik tahu, bahwa hotel-hotel berbintang di NTB tidak bisa mengandalkan pasokan daging sapi lokal untuk kebutuhan steak bagi para customer loyal mereka. Padahal NTB adalah Bumi Sejuta Sapi. Namun, dari riset, Guru Besar Unram rupanya telah mampu menghasilkan daging sapi lokal yang memiliki cita rasa yang sama dengan steak yang dibuat dari daging sapi impor. Namun, riset tersebut kini juga meredup.
Rachmat mengaku mendengar pula jika para Guru Besar yang sebelumnya telah menghasilkan penelitian besar dan menonjol tersebut kini justru tidak mendapat dukungan sebagaimana seharusnya. Banyak pula yang sebelumnya menjadi pengambil kebijakan di fakultas, kini malah tidak di posisi serupa lagi.
Karena itu, perhatian Unram pada riset yang terkait degan teknologi dan inovasi kata Rachmat adalah keniscayaan. Itu sebabnya, Rachmat sangat parihatin. Manakala Gubernur NTB H Zulkieflimansyah memiliki gagasan brilian untuk mewujudkan Industrialisasi di NTB, namun tidak terlihat gairah yang serupa dari Unram. Padahal, seharusnya, Unram juga mesti menyambut hal tersebut dengan gairah yang besar.
Buat Rachmat, hingga kini tak terlihat peran yang hendak diambil Unram dalam hal mewujudkan industrialisasi di NTB tersebut. Misalnya, manakala NTB mulai bermunculan mewujudkan kendaraan listrik, tak terlihat peran strategis dari Unram akan hal tersebut. Pun dalam sektor industri yang lain.
Tentu ada pengecualian. Seperti misalnya lahirnya alat rapid test dan alat swab antigen untuk mendeteksi Covid-19 yang dibidani Fakultas Kedokteran Unram dengan Klinik Hepatika Mataram. Rachmat menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi akan hal tersebut. Namun, sebagai perguruan tinggi terbesar di Bumi Gora, publik tentu kata Rachmat memberikan eksektasi yang sangat besar pada Unram.
Pun juga dengan kerja sama-kerja sama Unram dengan luar negeri. Belakangan, hal tersebut malah jarang terdengar. Padahal, kerja sama dengan luar negeri, adalah salah satu tolok ukur penting. Apalagi mengingat NTB adalah daerah yang kaya dengan sumber daya alam maupun sumber daya manusia unggul. Unram mestinya mengambil peran lebih dan berada di garda terdepan.
Itu sebabnya, Rachmat mengingatkan, sejarah dan fakta empiris membuktikan, bahwa bangsa yang maju, makmur, dan berdaulat adalah mereka yang memiliki SDM berkualitas yang mampu meguasai, menghasilkan, dan menerapkan hasil riset dalam segenap aspek kehidupan. Itu sebabnya, Unram menjadi sangat penting bagi NTB.
Lantas apakah Rachmat punya kandidat Guru Besar yang bisa menyiapkan peta jalan bagi Unram untuk melompat jauh di masa datang? Digoda degan pertanyaan ini, Rachmat melempar senyum.
“Tentu, para Guru Besar dan Anggota Senat Unram lebih tahu siapa figur tersebut,” katanya.
(Sambas). Kabaharkam Mabes Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto melakukan kunjungan kerja di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, sekaligus meninjau langsung kegiatan penanganan pemulangan PMI yang kembali ke Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, Kabaharkam Mabes Polri di dampingi oleh Kapolda Kalbar dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sambas.
Komandan Kodim (Dandim) 1208/Sambas Letkol Inf Setyo Budiyono, S.H., M.Tr.(Han) menjelaskan tentang langkah-langkah penanganan proses pemulangan PMI, baik yang melalui jalur resmi maupun jalur non prosedural, Kamis (27/5/2021).
Dandim mengatakan bahwa pihaknya bersama unsur Polri dan Pemda terus memberikan edukasi serta pengayoman terhadap PMI karena sudah menjadi tanggung jawab semua pihak. “Para PMI yang kembali ke Indonesia tentunya akan menjalani proses pemeriksaan mulai dari tes swab/PCR sampai dengan proses karantina di Wisma Indonesia yang sudah disiapkan,” jelasnya.
“Jika ada PMI yang reaktif langsung dirujuk di Rumah Sakit Pratama di Kecamatan Teluk Kramat,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Camat Sajingan Besar Bapak Supardi menyampaikan pengananan PMI yang dilakukan sudah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh pemerintah. Menurutnya, PMI yang akan kembali kerumahnya masing-masing harus melakukan proses karantina demi memutus mata rantai Covid-19.
Ardi salah satu PMI asal Kabupaten Sambas sangat berterima kasih dengan perlakuan para petugas PLBN Aruk. “Saya sangat berterima kasih karena kami diperlakukan dengan baik dan kami juga harus mengikuti segala prosedur yang ada, tetapi tujuannya baik agar kita semua dapat terhindar dari Covid-19,” ungkapnya. (Bdr)
(Merauke). Bertempat di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota Distrik Sota Kabupaten Merauke, Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko mendampingi Ketua Deputi Bidang Koordinator Pertahanan Negara Kementrian Koordinator Politik Hukum dan HAM RI Mayjen TNI Hilman Hadi, S.I.P., M.B.A., M.Han beserta rombongan dan Deputi Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) meninjau PLBN Sota, Kabupaten Merauke, Papua, Kamis (27/5/2021).
Kegiatan tersebut diawali dengan paparan dari Deputi I Bidang Pertahanan Negara Robert Simbolon dan paparan dari Mayjen TNI Hilman Hadi, S.I.P., M.B.A., bertempat di ruang PLBN Sota Merauke.
Usai paparan, rombongan yang didampingi oleh Bupati Merauke Drs. Romanus Mbaraka, S.T., Danrem 174 Merauke, Danlantamal – XI Merauke, Danlanud J.A. Dimara Merauke, Kasrem 174 Merauke, Para Kasi Korem dan Para Dansatbalakdisjan jajaran Korem 174 Merauke, Para Dansatgas Pamtas RI-PNG, Kapolres Merauke dan Staf PLBN serta Staf BNPP Kab. Merauke.
Rombongan Deputi Kemenkopolhukam dan Deputi BNPP juga meninjau langsung Patok Batas Monumen Meridian (MM) 13, dilanjutkan dengan foto bersama.
Selanjutnya bertempat di depan tugu Nol Kilo Meter (0 KM) Sota, Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko memberikan cinderamata berupa plakat kepada Mayjen TNI Hilman Hadi, S.I.P., M.B.A., M.Han.
Usai peninjauan Patok Perbatasan dan PLBN Sota, rombongan foto bersama di Tugu Nol Kilo Meter Sota serta mengunjungi Pos Komando Utama (Kout) Satgas Pamtas Yonif 611/AWL guna menerima paparan dari Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 611/AWL yang letaknya tidak jauh dari PLBN Sota. Selama kegiatan, tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19. (Bdr)
Sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. melaksanakan silaturahmi dan tatap muka dengan unsur Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Provinsi Papua. Sentani Jayapura, Kamis (27/05/2021).
Dalam kegiatan ini, Panglima TNI dan Kapolri menyampaikan bahwa kunjungan ini bermaksud untuk mempererat tali silaturahmi antara Pimpinan TNI Polri dengan Para Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, Tokoh Adat dan Forkopimda Provinsi Papua agar selalu bersinergi dengan baik.
Lebih lanjut Panglima TNI dan Kapolri dalam melakukan dialog langsung kali ini diantaranya untuk memperoleh masukan dari tokoh-tokoh yang memang mengetahui keadaan sesungguhnya di masyarakat.
Panglima TNI juga menyampaikan bahwa TNI Polri senantiasa mengedepankan pendekatan kesejahteraan dan kearifan lokal serta bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam menyelesaikan setiap permasalahan di Papua dengan baik, sebagaimana arahan dari Bapak Presiden.
Disampaikan juga oleh Panglima TNI bahwa dalam waktu dekat Papua akan menjadi tuan rumah PON XX. Hal ini tentunya menjadi kebanggaan masyarakat Papua karena menjadi venue even nasional. “Dengan demikian, semua pihak harus bahu-membahu mengerahkan segenap kemampuan untuk suksesnya even tersebut,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini pula Panglima TNI menyampaikan bahwa dengan sumber daya alam yang sedemikian kaya, masyarakat di Papua dapat menikmati pembangunan nasional, kedamaian, sejahtera, dan maju.
“Semua itu akan dapat terwujud dengan adanya stabilitas keamanan yang kondusif melalui partisipasi aktif semua pihak,” tegas Panglima TNI.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A., Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Bambang Trisnohadi, Danlantamal X Jayapura Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho, S.E., M.M., Danlanud SPR Marsma TNI Dr. Budhi Achmadi, M.Sc., Sekda Prov. Papua Dance Yulian Flassy, Kajati Prov. Papua Nikolaus Kondomo, S.H., M.H., Kalanti Prov. Papua Heru Pramono, S.H., M.Hum., Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni, Bupati Nduga Yarius Gwijangge, S.Sos., M.Si., Bupati Puncak Willem Wandik, Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Birdana, S.T., N.Si., Bupati Yahukimo Didimus Yahuli, S.H., Bupati Lannyjaya Befa Yigibalom, S.E., M.Si., Bupati Puncak Jaya Dr. Yuniwonda, S.Sos., S.IP., M.M., Bupati Paniai Meki Nawipa, Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo, S.E., M.Si. dan Bupati Mimika Eltinus Omaleng, S.E., M.H.
sumbawanews.com,- Rapat Koordinasi (Rakor) Reformasi dan Birokrasi (RB) TNI Tahun 2021 dibuka oleh Wakil Inspektur Jenderal (Wairjen) TNI Marsda TNI Bowo Budiarto, CHRMP. Rakor tersebut diikuti oleh 25 peserta secara tatap muka dan 41 orang peserta secara virtual dari jajaran satuan Mabes TNI, Unit Organisasi (UO) Mabes TNI dan Angkatan, bertempat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021).
Wairjen TNI yang membacakan amanat Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. mengatakan setelah satu dasawarsa pelaksanaan RB di lingkungan TNI, ini merupakan Rakor perdana. “Berbagai keberhasilan di bidang RB telah mampu diraih, dimana capaian tersebut mengarah pada perbaikan dan pembaruan mendasar terhadap penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek kelembagaan, ketatalaksanaan dan pengelolaan sumber daya manusia,” ujarnya.
Letjen TNI Ganip Warsito berharap forum ini dapat menjadi wadah silaturahmi, komunikasi dan koordinasi serta berbagi pengetahuan untuk mencari solusi terbaik dalam mempercepat pelaksanaan RB TNI, sehingga sasaran RB dalam Grand Design RB dapat tercapai.
“Diharapkan Rakor ini dapat menjadi forum pertukaran informasi tentang pelaksanaan RB di lingkungan Unit Organisasi Mabes TNI dan Angkatan, sehingga pada akhirnya berkontribusi kolektif dalam melakukan perbaikan dan pembaruan delapan area RB guna mewujudkan institusi TNI yang profesional, proporsional dan akuntabel,” jelas Kasum TNI.
Lebih lanjut Letjen TNI Ganip Warsito menyampaikan, dalam terselenggaranya Rakor RB para peserta dapat pengetahuan dan menggali informasi dari narasumber tentang berbagai rekomendasi strategi dan program yang menjadikan pelaksanaan RB di lingkungan TNI lebih baik di masa yang akan datang.
Pada Rakor RB TNI tahun 2021 mengusung tema “Percepatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi dalam rangka mewujudkan tata kelola di lingkungan TNI yang efektif, efisien, akuntabel dan berkinerja guna mendukung pelaksanaan Tugas Pokok TNI”. “Tema tersebut saya nilai sangat tepat, karena reformasi birokrasi menjadi tulang punggung dalam mewujudkan perubahan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih maju,” kata Kasum TNI.
Kegiatan Rakor RB TNI tersebut menghadirkan narasumber yakni Asisten Deputi Perumusan Kebijakan RB Kunwas Kementerian PANRB Bapak Kamarudin Ak, M.Sc. dengan dua materi yakni pertama, Pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan Penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan kedua, Percepatan Reformasi Birokrasi Melalui Pembangunan Zona Integritas. Bertindak sebagai moderator pada Rakor RB tersebut Kabidundang Babinkum TNI Kolonel Laut (KH) Effendy Maruapey, S.H., M.H.
sumbawanews.com,- Halal bihalal adalah menganjurkan umat muslim untuk saling memaafkan, melebur dosa dari segala kesalahan seperti rasa iri, dengki dan sakit hati baik yang disengaja maupun tidak disengaja yang pernah dilakukan kepada sesama manusia.
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum (Ketum) IKKT Pragati Wira Anggini (PWA) Ny. Nanny Hadi Tjahjanto saat menggelar acara halal bihalal secara tatap muka dan virtual yang dilaksanakan langsung dari kediaman, komplek Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021).
Ny. Nanny Hadi Tjahjanto berkesempatan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 Masehi, Mohon Maaf Lahir dan Batin. “Dihari masih dalam suasana Idul Fitri ini, kita melaksanakan acara Halal bihalal atau saling bermaaf-maafan. Kegiatan ini merupakan kultur atau budaya yang dilakukan umat muslim di tanah air saat Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketum IKKT PWA mengucapkan terima kasih kepada para keluarga besar IKKT PWA karena telah membantu pemerintah melalui PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) berskala mikro dengan tetap tinggal di rumah, mengingat perayaan hari Raya Idul Fitri masih ditengah Pandemi Covid-19.
Tidak lupa dalam acara ini Ketum IKKT PWA bersama seluruh pengurus yang dipimpin Ustad Haji Das’ad Latief S.Ag., M.Si., Ph.D. memanjatkan doa untuk pahlawan dari prajurit TNI yang telah gugur di medan tugas seperti di Papua, Poso dan untuk korban tenggelamnya KRI Nenggala 402 bersama 53 prajurit terbaik yang telah gugur dalam on eternal Patrol (Patroli yang abadi didalam laut).
IKKT Pragati Wira Anggini juga peduli dengan menyalurkan bantuan sosial dan santunan kepada keluarga korban tugas operasi di Papua, Poso dan KRI Nanggala 402, termasuk memperhatikan pendidikan putra-putrinya hingga ke jenjang pendidikan tinggi.
Acara tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Alqur’an. Dengan mengusung tema “Meraih Fitrah Ditengah Pandemi Covid-19 Dengan Bersilaturahim dan Menjaga Komunikasi di Era New Normal”, yang diikuti oleh 486 anggota IKKT PWA yang berada dari Sabang sampai Merauke tersebar di seluruh Indonesia, Ibu-ibu Ketua Umum dari masa ke masa yaitu Ibu Tri Sutrisno, Ibu Widodo A.S., Ibu Andy Endriarto Sutarto dan ibu-ibu istri Athan yang akan berangkat bertugas ke masing-masing negara tujuan.
Sumbawanews.com,- Di tengah hiruk-pikuk Jalan Ahmad Yani, Brebes, seorang perempuan lanjut usia berperan sebagai pahlawan tak terduga. Kusriyati, 65, juru parkir sekaligus penjual minuman...
Sumbawanews.com,- Aliansi Perempuan Indonesia akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 18 Juni 2026, menuntut penurunan harga bahan bakar...
Sumbawanews.com,- Amerika Serikat dan Iran akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) di Burgenstock, Swiss, pada Jumat, 19 Juni, sebagai langkah pertama menuju penghentian konflik bersenjata...
Sumbawanews.com,- Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan peluncuran nasional sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos) digital pada Oktober atau November 2026. Dalam jumpa pers...