Home Blog Page 2470

Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Bantu Pembangunan Gereja

(Papua). Sebagai wujud kepedulian sekaligus mewujudkan toleransi antar umat beragama di perbatasan, Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS membantu pembangunan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Bethel Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS, Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, S.I.P. dalam keterangannya, Minggu (25/7/2021).

 

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan bahwa dalam pelaksanaan membantu pembangunan GKI Bethel Tiom pada Sabtu (24/7/2021), sembilan orang personel dipimpin Komandan Kompi Garuda Satgas Yonif RK 751/VJS Lettu Inf Gerrydion Oscar Aritonang terjun langsung membantu warga jemaat.

 

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Satgas TNI kepada lingkungan sekitar Pos Satgas sekaligus meningkatkan toleransi antar umat beragama,” ucapnya.

 

Menurut Dansatgas, kegiatan pembangunan gereja yang dilakukan masyarakat Tiom ini adalah sebagai upaya Umat Kristiani dalam memperbaharui tempat ibadah, yang mana gereja sebelumnya sudah berusia cukup tua.

 

Dansatgas berharap dengan hadirnya Satgas TNI dalam pembangunan Gereja Bethel Tiom akan membantu meringankan pekerjaan masyarakat. “Semoga kehadiran Satgas kami disini bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat sekitar,” harapnya.

 

Di tempat terpisah, Pendeta Gereja Bethel Tiom Bertho Msen mengaku sangat senang atas bantuan tenaga yang diberikan oleh Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS, khususnya anggota Pos Garuda.

 

“Terima kasih kepada Satgas atas partisipasinya membantu pembangunan gereja, baik bantuan moril maupun materiil yang telah diberikan untuk gereja kami,” pungkasnya. (Pen Satgas Yonif RK 751/VJS).

Danrem 162/WB Cek Dan Yakinkan Ketersediaan Oksigen Untuk Pasien Covid-19 di Wilayah NTB

Lombok Barat – Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Dandim 1606/Mataram Kolonel Arm Gunawan bersama Dandenkesyah Mataram Letkol Ckm dr. Gusti Nengah Gede Kartika, Sp.am., mengecek ketersediaan oksigen di PT. Samabayu Mandala Lombok Samator jalan Giri Tembesi nomor 1 Dusun Gumesa Utara Desa Giri Tembesi Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat, Minggu (25/7/2021).

Kehadiran Danrem 162/WB bersama rombongan diterima Manager PT. Samabayu Mandala Samator Lombok Arif Yasin beserta staf dan berbincang-bincang tentang ketersedian maupun kebutuhan oksigen pada pandemi Covid-19 untuk wilayah NTB khususnya Lombok dan berbagi Sembako kepada perwakilan karyawan dan bingkisan kepada Manager PT. Samabayu Mandala Lombok Samator.

Usai melaksanakan pengecekan, Danrem 162/WB dalam wawancaranya dengan awak media menyampaikan keberadaannya di PT. Samabayu Mandala Samator Lombok dalam rangka mengecek ketersediaan dan kesiapan tabung oksigen pasien Covid-19 yang sedang dirawat di Rumah Sakit.

Hal itu menurutnya, sengaja dilakukan untuk mengantisipasi ketersediaan oksigen mengingat permintaan di beberapa daerah di luar NTB meningkat dan ternyata di NTB khususnya di Lombok juga mengalami hal yang sama.

“Tadi dari penjelasan pak Manager (Arif Yasin, red) bahwa permintaan oksigen di Lombok meningkat, biasanya sekitar 200 tabung meningkat menjadi 400 tabung oksigen perhari,” terangnya.

Kaitan dengan ini, lanjut Ahmad Rizal meminta kepada pihak penyedia oksigen untuk meningkatkan kwantitas hasil produksi oksigen sehingga kebutuhan oksigen untuk masyarakat NTB khususnya Lombok terpenuhi.

Selain PT. Samabayu Mandala Samator Lombok, masih ada penyedia oksigen lainnya yang terdapat di wilayah Kota Mataram yaitu CV. BBS yang berlokasi di Loang Baloq Kota Mataram.

“CV. BBS ini juga mensupport kebutuhan oksigen untuk wilayah Bima. Semoga kebutuhan oksigen selama pandemi Covid-19 ataupun setelahnya tetap bisa terpenuhi sesuai kebutuhan,” harapnya.

Sedangkan Manager PT. Samabayu Mandala Lombok Arif Yasin menyampaikan, selama masa pandemi ada peningkatan yang signifikan akan kebutuhan oksigen sampai sekitar 30 % dan pihaknya terus berusahan untuk memenuhi kebutuhan oksigen.

Untuk meningkatkan jumlah produksi oksigen, pihaknya membutuhkan dukungan pelayanan dari PLN karena sangat berpengaruh terhadap hasil produksi oksigen.

“Sampai hari ini, Manager PT. Samabayu Mandala Lombok menyuplai oksigen ke RSUD Kota Mataram, RS. Yatofa Bodak Loteng, RSUD Selong Lotim dan RS. Unram,” tutupnya.

Setelah melakukan pengecekan ketersediaan dan kesiapaan oksigen di PT. Samabayu Mandala Lombok Samator dan PT BBS Oxyge, Danrem 162/WB beserta rombongan melaksanakan sidak langsung ke RSUD Kota Mataram dan RSUD Provinsi khusus untuk mengecek sejauh mana pengendalian distribusi oksigen di Rumah Sakit untuk para pasien Covid-19 apakah sudah sesuai prosedur dan memenuhi kebutuhan para Pasien Covid-19.

Hasil pengecekan cukup baik namun perlu diingatkan tentang pengamanan instalasi oksigen agar diutamakan faktor keamanan dan benar-benar terjaga dengan baik kelangsungan distribusinya. Dengan terjaminnya kesediaan oksigen di NTB diharapkan para pasien Covid-19 segera sembuh dan sehat wal’afiat dengan jumlah yang banyak.

Rame di Twitter, Zaskia Mecca Dulunya Minum Kental Manis

Jakarta-Artis peran yang juga istri sutradara kondang Hanung Bramantyo baru-baru ini mengakui saat kecil ternyata kerap diberikan susu kental manis oleh sang ibu. Namun, dijelaskan Zaskia, hal itu karena ketidak tahuan sang ibu bahwa susu kental manis sebenarnya bukanlah minuman susu untuk anak.

“Jaman dulu itu informasi tidak semudah sekarang, jadi ibu saya kasih apa aja termasuk susu kental manis, kita sih waktu kecil hapy happy aja,” ujar Zaskia menceritakan pengalamannya di waktu kecil.

“Saat saya usia 29 tahun, waktu saya ngecek darah, kolesterol ini agak aneh, kenapa smeuanya tinggi? Padahal berat badan saya ideal. Inilah efek dari pola makan saya sejak kecil,” jelas Zaskia.

Zaskia tidak ingin anak-anaknya kelak juga akan merasakan efek yang sama seperti yang dialaminya saat itu. Karena itu, sejak awal kehamilan ia bertekad jadi ibu yang banyak belajar. Dikatakan Zaskia, untuk menjadi ibu tidak hanya mental yang perlu dipersiapkan, namun juga pengetahuan terutama tentang gizi anak, makanan dan minuman apa yang boleh dan yang tidak boleh untuk anak.

“Saya harus jadi ibu yang banyak belajar. Jadi apapun yang saya berikan ke anak saya harus pelajari komposisinya. Termasuk susu kental manis, ini menurut saya agak salah, depannya dikasih kata susu karena harusnya itu hanya kental manis saja, kandungan didalamnya lebih banyak gula,” pungkas Zaskia.

Oleh karena itu, Zaskia berharap calon ibu ataupun yang sudah menjadi ibu dapat membiasakan mempelajari komposisi makanan dan minuman yang akan diberikan untuk anak, terutama pangan olahan seperti kental manis.

Presiden: PPKM Level 4 Dilanjutkan dengan Penyesuaian di Sejumlah Sektor

 

Jakarta, sumbawanews.com – Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melanjutkan penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dari tanggal 26 Juli hingga tanggal 2 Agustus 2021. Kebijakan tersebut diambil setelah Presiden dan jajarannya mempertimbangkan sejumlah hal, baik aspek kesehatan, aspek ekonomi, hingga dinamika sosial.

“Dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, aspek ekonomi, dan dinamika sosial, saya memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM level 4 dari tanggal 26 Juli sampai dengan 2 Agustus 2021. Namun, kita akan melakukan beberapa penyesuaian terkait aktivitas dan mobilitas masyarakat yang dilakukan secara bertahap dengan pelaksanaan yang ekstra hati-hati,” ujar Presiden saat menyampaikan keterangan di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu, (25/07).

Penyesuaian yang dilakukan oleh pemerintah dalam penerapan PPKM antara lain, Pasar rakyat yang menjual sembako sehari-hari diperbolehkan untuk buka seperti biasa dengan protokol kesehatan yang ketat. Pasar rakyat yang menjual selain kebutuhan pokok sehari-hari bisa buka dengan kapasitas maksimal 50 persen sampai dengan pukul 15.00, di mana pengaturan lebih lanjut dilakukan oleh pemerintah daerah;
Kemudian, Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen atau _outlet voucher_, pangkas rambut, _laundry_, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha-usaha kecil lain yang sejenis diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 21.00 yang pengaturan teknisnya diatur oleh pemerintah daerah. Dan Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan, dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai pukul 20.00 dan maksimal waktu makan untuk setiap pengunjung 20 menit.

“Hal-hal teknis lainnya akan dijelaskan oleh menko (menteri koordinator) dan menteri terkait,” lanjutnya.

Menurut Presiden, saat ini sudah terjadi tren perbaikan dalam pengendalian pandemi Covid-19. Laju penambahan kasus, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit atau BOR, dan _positivity rate_ mulai menunjukkan tren penurunan seperti yang terjadi di beberapa provinsi di Jawa. Namun demikian, Presiden mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam menyikapi tren perbaikan ini dan tetap waspada menghadapi varian delta yang sangat menular.

“Pertimbangan aspek kesehatan harus dihitung secara cermat dan pada saat yang sama, aspek sosial ekonomi masyarakat, khususnya pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari juga harus diprioritaskan,” imbuhnya.

Untuk mengurangi beban masyarakat akibat pandemi Covid-19 ini, pemerintah juga meningkatkan pemberian bantuan sosial untuk masyarakat dan bantuan untuk usaha mikro kecil. Penjelasan secara terperinci mengenai hal tersebut akan dilakukan oleh menteri koordinator atau menteri terkait.

Secara khusus Kepala Negara juga meminta kepada para menteri terkait untuk segera melakukan langkah-langkah maksimal untuk membagikan vitamin, suplemen kepada masyarakat, memberikan dukungan obat-obatan, dan konsultasi dokter terhadap masyarakat yang melakukan isolasi mandiri, serta dukungan pengobatan di rumah sakit.

“Angka kematian harus ditekan semaksimal mungkin dan untuk daerah-daerah yang memiliki angka kematian yang tinggi, peningkatan kapasitas rumah sakit, isolasi terpusat, dan juga ketersediaan oksigen perlu ditingkatkan segera,” tegasnya.

Presiden juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk selalu waspada akan kemungkinan munculnya varian lain yang lebih menular. Oleh karena itu, Presiden memerintahkan agar pengetesan dan penelusuran bisa ditingkatkan lebih tinggi, diikuti dengan perawatan yang cepat untuk menekan laju penularan dan meningkatkan angka kesembuhan.

“Penerapan protokol kesehatan yang ketat serta peningkatan _testing, tracing,_ dan _treatment_ akan menjadi pilar utama penanganan Covid-19 ke depannya. Memakai masker dan menjaga jarak harus terus dilakukan,” ungkapnya.

“Terakhir, saya mengajak seluruh lapisan masyarakat, seluruh komponen bangsa untuk bersatu padu dan bahu-membahu melawan Covid-19 ini. Dengan usaha keras kita bersama, insyaallah kita bisa segera terbebas dari Covid-19 dan kegiatan sosial ekonomi masyarakat bisa kembali normal,” tandasnya. (Setpres/using)

Hotel Kebonagung Jadi Tempat Isolasi Terpusat

Jember.Sumbawanews.com – Merespon membludaknya pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) dan melihat tingginya tingkat kematian isoman Bupati Jember merealisasikan tempat Isolasi Terpusat tingkat Kabupaten. Hotel Kebonagung dijadikan tempat Isolasi Terpusat.

Bupati didampingi oleh Kapolres AKBP Arif Rachman Arifin, SIK, MH, Dandim 0824 Letkol Inf La Ode M Nurdin, S.Sos, M.I.Pol, Muspika Kaliwates, Kepala BPBD Moch Jamil, Kadisparbud Deborah dan jajaran terkait mengadakan rapat koordinasi terakhir di aula Hotel Kebonagung, Minggu (25/7/2021) pukul 14:00 WIB.

Bupati Hendy mengatakan ia bersama Dandim dan Kapolres Jember sedang menyiapkan Isolasi Terpusat.

“Saat ini sulit memprediksi kenapa penyebaran begitu cepat. Kembali lagi bahwa antara covid-19 dan kebutuhan ekonomi beriringan,” ucap Hendy.

Ia menjelaskan masih banyak masyarakat harus bekerja dan habis dimakan hari itu juga. “Ketika mereka cuma sakit panas tidak dirasakan, begitu sesak (sudah parah) baru datang (masuk) ke faskes,” kata Bupati Jember itu. Padahal waktu sesak itu membutuhkan waktu 3 hingga 4 hari sehingga virusnya menyebar kemana-mana.

Ia menjamin warga yang mau diisolasi di sana akan mendapatkan fasilitas makan dan minum gratis. Bahkan keluarga yang ditinggal pun akan mendapatkan bantuan dari Pemkab.

Bupati Jember ke-15 itu menyatakan Hotel Kebonagung milik Pemda itu mampu menampung hingga 66 orang pasien. “Kalau dipasang tenda bisa menampung seratus dua puluhan orang,” Bupati menjawab Wartawan.

Jika masih kurang Bupati juga akan menyiapkan Jember Sport Garden sebagai cadangan Isolasi Terpusat berikutnya.

Sebelumnya dalam rapat Dandim Letkol Inf La Ode mengatakan pihaknya siap mendukung baik sarana maupun personil yang dibutuhkan.

“Kami mengingatkan semuanya agar kita serius menangani isolasi terpusat ini. Memang benar bahwa kasus kematian Covid-19 sekarang ini terbanyak ada saat menjalani isolasi mandiri,” kata La Ode. (To2)

Polres Sumbawa Bersama Instansi Terkait Gelar OpsGab Skala Besar Dan Bagikan Sembako

 

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro, Polres Sumbawa bersama dengan unsur TNI dari Kodim 1607/Sumbawa dan Sat Pol PP Kab. Sumbawa, gencar menggelar patroli yustisi gabungan skala besar di wilayah Kabupaten Sumbawa. Operasi yustisi gabungan ini dilakukan di sejumlah titik keramaian dan hiburan seperti RTH depan Kodim 1607 Sumbawa, RTH Lapangan Pahlawan, RTH Genang Genis, para lapak pedagang buah, Cafe Dogtown Rockbar, Cafe Bascamp, Cafe Pewe, RTH Taman Lembi, Pantai Jempol.

Disela pelaksanaan patroli tersebut, Waka Polres Sumbawa bersama tim, membagikan bansos kepada para pedagang malam yang ada di wilayah kota Sumbawa di sepanjang jalur yang dilewati. sekaligus menekankan untuk mematuhi aturan terkait PPKM skala mikro, khususnya terkait jam operaisonal yang tidak lebih dari pukul 21.00 wita.

Petugas gabungan menghimbau kepada pemilik warung, PKL dan pelaku usaha cafe untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, juga diminta untuk bersabar, juga diminta untuk tidak menimbulkan kerumunan selama PPKM mikro.

Petugas gabungan juga memberikan teguran, sanksi terhadap pemuda pemudi yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Dan membubarkan pengunjung di beberapa cafe yang menimbulkan kerumunan, kepada pemiliknya diminta untuk menutup tempat usahanya, karena sudah lewat batas waktu yang telah ditentukan.

Dalam arahan sebelum pelaksanaan patroli gabungan, Waka Polres Kompol Rafles P. Girsang, S.IK., mengatakan bahwa kegiatan patroli skala besar ini, dalam rangka menekan penyebaran penularan virus corona dan pengawasan PPKM mikro dalam penertiban masyarakat sesuai surat Edaran Bupati Sumbawa.

Untuk kegiatan malam ini, berbeda dengan patroli sebelumnya, nantinya kita akan memberikan bantuan sosial berupa sembako untuk masyarakat yang terdampak PPKM mikro di wilayah kota Sumbawa, dan kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk menekan atau memutus mata rantai penyebaran Covid-19, di wilayah Kabupaten Sumbawa, pungkasnya.

Penyaluran bansos dipimpin oleh Waka Polres Sumbawa, kegiatan ini juga dihadiri Kasat Pol PP Kab..Sumbawa H. Sahabuddin, S.Sos. M.Si., Kabid Linmas Kab. Sumbawa Sarifah, S.Sos. M.Si., Kabag Log Polres Sumbawa AKP Ketut Suryana, Perwira Polres Sumbawa serta personil Polres Sumbawa, Sub Den POM Sumbawa, Kodim 1607 Sumbawa dan Sat Pol PP Kab. Sumbawa. (Using)

Tidak Sesuai Prokes, Koramil 1607-04/Alas Bersama Satuan Satgas Covid 19 Kecamatan Alas Bubarkan Resepsi Pernikahan

 

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Koramil bersama Satgas Covid-19 Kecamatan Alas membubarkan acara resepsi pernikahan yang dilaksanakan di Desun Telaga Bakti Desa Dalam Kematan Alas Kabupaten Sumbawa ,Minggu, (25/07). Saat itu, tamu yang telah datang terpaksa diminta pulang, dan penyelenggara diminta untuk segera menutup hajatan tersebut, karena tidak memiliki ijin.

“Selesai penututupan acara tersebut, Satuan Tugas Covid-19 Kecamatan Alas langsung menanyakan siapa panitiah penanggung jawab penyelenggara hajatan untuk di minta pertanggung jawabannya,”Ujar Kapten Inf Armansyah, Danramil 1607-04/ Alas.

“Hal tersebut dilakukan dikarenakan pihak penyelenggara dinilai tidak mengindahkan Sesuai dengan surat edaran Bupati Sumbawa tentang pemberlakuan Jam malam serta pembatasan kegiatan masyarakat, untuk itu mari kita sama-sama melaksanakan apa yang menjadi peritah dan Kebijakan pemerintah Daerah,”ujar Danramil

Sesuai dengan Intruksi Bupati Sumbawa tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Pengobtimalan Posko Penanganan Covid -19 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Mengendalikan Penyebaran Corona Virus Disease Tahun 2019 (Covid 19) Di Wilayah Kabupaten Sumbawa. Dalam Inbup tersebut dinyatakan kegiatan seni, sosial budaya dan sosial kemasyarakatan seperti pesta, hajatan, resepsi dan pertemuan warga dihentikan sementara sampai dengan adanya perbaikan status risiko Pandemi di Kabupaten Sumbawa,Ungkap Daramil.

Dijelaskan, Danramil Satuan Tugas Covid 19 Kecamatan Alas yang dipimpin Camat Alas Lutfi Maki bersama Kapolsek Alas AKP Djoko RS Gatot dan Danramil Alas Kapten Inf Armansyah yang mendapat informasi adanya warga dusun Telaga Desa Dalam Kecamatan Alas yang sedang menggelar hajatan, resepsi perkawinan, langsung mendatangi tempat resepsi. tersebut.

Ketika sampai di lokasi satgas mendapati sejumlah orang berkumpul di tempat resepsi yang tengah menggelar hajatan. Satuan Tugas Covid 19 Kecamatan Alas meminta warga masyarakat untuk dan kembali ke rumah masing-masing dan selanjutnya dilakukan pembubaran acara tersebut.

Camat Alas Lutfi Makki menegaskan,”Dimasa Pandemi Covid-19 ini tidak di perbolehkan melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan,”Ungkap Camat.

Lanjut Camat,”Saat ini telah dilakukan kegiatan PPKM berskala Mikro dan ini berlaku sampai di tingkat Desa, sehingga apapun kegiatan yang melibatkan banyak orang tidak diijinkan,” ujar Camat

Sesuai dengan surat edaran Bupati Sumbawa tentang pemberlakuan Jam malam serta pembatasan kegiatan masyarakat, untuk itu mari kita sama-sama melaksanakan apa yang menjadi peritah dan Kebijakan pemerintah Daerah,pungkasnya

Sementara Kapolsek Alas AKP Djoko RS Gatot mengatakan, Kami dari aparat keamanan mengharapkan agar kita semua mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan menerapkan 5 M didalam kehidupan kita setiap hari,ujarnya

Lanjut Gatot Kami dari Pihak kepolisian Polsek Alas tidak mengizinkan kegiatan hajatan apapun. Karena melihat situasi Pandemi Covid-19 yang saat ini semakin mewabah dimana mana mengharuskan kita mentaati protokol kesehatan Covid-19 sehingga bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona di wilayah Kabupaten Sumbawa Khususnya Kecamatan Alas,ungkap Kapolsek

“Dengan tidak mengurangi rasa hormat kami dari aparat keamanan TNI-POLRI dan aparat Desa harus membubarkan hajatan yang dilakukan keluarga saat ini,”pungkas Gatot.

Hadir dalam kegiatan itu, Danramil 1607-04/Alas Kapten Inf Armansyah, Kapolsek Alas AKP Djoko RS Gatot, Kepala Desa Dalam Kec.Alas Jamaludin S.Sos, Babinsa Koramil 1607-04 Alas, Babinkamtibmas Polsek Alas Dan Rt, Rw Desa Dalam Kecamatan. Alas. (Using)

Panglima TNI : TNI-Polri Bantu Siapkan Fasilitas Isoman dan Isoter Di Setiap Wilayah

Sumbawanews. Com, – Dalam penanganan Covid-19, TNI-Polri memiliki tugas melaksanakan tracing kontak erat, vaksinasi dan pembagian obat serta menyiapkan fasilitas isolasi, baik Isolasi Mandiri (Isoman) maupun Isolasi Terpusat (Isoter) yang pengawasannya dilaksanakan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs. Arief Sulistyanto, M.Si., dan Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidirus, S.E., saat meninjau pelaksanaan Isoter di Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (25/7/2021).

TNI-Polri  juga didiberikan tugas  untuk melaksanakan pendampingan dalam rangka tracing kontak erat karena hasil evaluasinya  tracing kontak erat masih kurang. “Oleh sebab itu, dalam pelaksanaan tracing kontrak erat, pelaksanaannya akan dibantu oleh TNI-Polri sampai ke wilayah perkampungan atau pedesaan,” kata Panglima TNI.

Panglima TNI juga sudah memerintahkan kepada para Babinsa dan Bhabinkamtibmas bahwa jika ada  kasus konfirmasi positif, untuk segera dilakukan tracing sebanyak 15 orang yang melakukan kontak erat. “Dari hasil tracing tersebut, bila ada yang dinyatakan reaktif maka segera dilaksanakan isolsai terpusat atau karantina,” ujarnya.

Sampai saat ini warga masyarakat yang melaksanakan Isoter  di rumah dinas Walikota Semarang yang dijadikan tempat sebagai Isoter berjumlah 297 orang, dengan gejala ringan dan sedang.

Panglima TNI Himbau Warga Bergejala Covid-19 Segera Dirawat Di Tempat Isoter

Sumbawanews. Com, – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi KepalaBNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs. Arief Sulistyanto, M.Si., dan Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidirus, S.E., meninjau langsung pelaksanaan Isolasi Terpusat (Isoter) di Asrama Haji Donohudan dan SD Negeri Panularan Surakarta, Kec. Serengan, Kota Surakarta, Solo, Minggu (25/7/2021).

Kehadiran Panglima TNI dan rombongan disambut Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, Dandim Solo Letkol Arm Ronald Siwabessy dan Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond, S.I.K.,M.T.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menghimbau kepada seluruh pasien Covid-19 yang saat ini sedang menjalani Isoter di Asrama Haji Donohudan dan SD Negeri Panularan Surakarta, untuk menyampaikan pesan melalui WhatsApp WA atau Short Message Service (SMS) kepada keluarga, teman dan tetangga yang merasa telah bergejala Covid-19 agar segera menuju ke lokasi Isoter terdekat untuk dilakukan Swab Antigen  atau Polymerase Chain Reaction (PCR).

Panglima TNI juga memberikan beberapa penekanan terkait prosedur tetap penanganan yang harus dilakukan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas yaitu dengan melibatkan tim dari kesehatan untuk penanganan warga yang terkonfirmasi Covid-19.

“Ada beberapa langkah yang harus diambil oleh aparat kewilayahan dalam menangani masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 dan bekerja sama dengan tim kesehatan,” ujarnya.

Di sisi lain, Panglima TNI menyampaikan bahwa tracing adalah kunci untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Untuk itu, jika ada warga yang terkonfirmasi Covid-19 harus segera dilakukan tracing kontak erat kepada 15 orang terdekat dan melaksanakan swab antigen, kemudian lakukan isolasi mandiri selama 5 hari.

“Setelah itu melakukan swab PCR, jika masih positif kembali melaksnakan isolasi, kalau ada warga tidak mau diswab PCR, harus melaksanakan isolasi selama 14 hari,” jelasnya.

Sementara saat melakukan melakukan dialog secara virtual dengan pasien Covid-19 yang sedang melaksanakan Isoter, Panglima TNI menanyakan kepada seluruh pasien Covid-19 terkait obat-obatan dan makanan yang diterima selama menjalani Isoter. Secara serentak, para pasien Covid-19 menjawab bahwa distribusi obat-obatan dan makanan selama menjalani Isoter diterima dengan sangat baik dan rutin.

Di akhir kunjungannya, Panglima TNI mendoakan kepada seluruh pasien Covid-19 yang sedang melaksanakan Isoter untuk segera diberikan kesembuhan. “Saya  mendoakan kepada bapak  dan ibu sekalian yang sedang menjalani Isoter untuk segera sembuh dan pulih seperti sediakala,” ucapnya.

Ketua DPD Partai Nasdem Kritisi Informasi Penanganan Covid-19 di Jember

JEMBER, Sumbawanews.com — – Banyaknya masyarakat Jember yang masih tanda tanya dengan upaya Pemerintah Kabupaten Jember terkait penanganan penyebaran virus Covid-19 di Jember. Mendapat kritikan dari DPD Nasdem Jember.

Menurut Ketua DPD Nasdem Jember Marsuki Abdul Ghofur, persoalan itu karena adanya informasi yang tidak tersampaikan secara jelas kepada masyarakat.

Karena katanya, pemkab kurang komunikasi dan kerjasama yang baik dengan media.

“Kita sebagai partai pengusung, bahkan merekom pertama kali (Bupati Hendy dan Wabup Gus Firjaun saat Pilkada Jember lalu) merasa kecewa banget, terkait kurangnya komunikasi dan bentuk kerjasama dengan media,” kata Marsuki saat dikonfirmasi di rumahnya Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari, Minggu (25/7/2021).

Menanggapi hal itu, Marsuki bahkan melakukan klarifikasi langsung dengan bupati. Karena menurutnya, karena kurangnya kerjasama yang baik khususnya dengan perusahaan media atau wartawan. Yang menyebabkan informasi dari Pemkab kurang masif tersampaikan lewat publikasi.

“Terkait bentuk kerjasama dengan media itu. Saat itu saya bersama sekjen dan pengurus partai lainnya menanyakan. ‘Pak Bupati, ini kok belum terbayarkan teman-teman media?’ padahal kerjasama dengan media itu, membantu memberikan informasi kepada masyarakat. Terutama soal sepak terjang pemerintah daerah dalam mengatasi ataupun informasi perihal penanganam Covid-19 ini. Ini yang penting kepada masyarakat,” katanya.

Menurutnya, jika pemkab tidak menggandeng media untuk melakukan publikasi. Akan sulit bagi masyarakat, untuk tahu upaya apa yang dilakukan pemkab tentang penanganan Covid-19 ini.

“Kalau kerjasama dengan media belum jelas. Karena sampai saat ini belum terbayar, bahkan honornya kurang lebih sejak 6 bulan yang lalu. Ini jadi persoalan. Bagaimana media bisa meneruskan informasi itu ke masyarakat,” ujarnya.

Dengan kondisi itu, kata Marzuki, pihaknya berharap agar pemerintah kabupaten lebih peka. Karena media membantu terkait penyampaian informasi itu.

“Tapi jika tersendat soal kerjasama. Kan jadi susah untuk menyampaikan informasi lainnya. Ini menjadi koreksi, bahwa pemerintah harus bisa menjalin kerjasama yang baik dengan media. Sehingga bisa tersampaikan secara jelas, sejauh mana informasi kepada masyarakat itu,” tegasnya.

Diketahui oleh Marsuki, berita-berita soal penanganan Covid-19 di Jember. Termasuk upaya pemerintah soal informasi dari PPKM Darurat itu sebagian sudah tayang dan tersampaikan lewat publikasi yang baik.

“Bahkan jawaban bupati katanya sudah klik semua, surat kerjasama dan bentuk komunikasi dengan media sudah dilakukan. Juga sudah ditindaklanjuti oleh Kepala Dinas Infokom untuk cepat diselesaikan,” ungkap Marsuki.

“Lah tapi kemudian sekarang tidak jelas. kelanjutannya. Ini tentu jadi pertanyaan. Yang bermasalah bupati atau kepala Dinas Infokomnya?” imbuhnya. (mia/nta)

Berita Terkini

Proyek CCTV-Sidik Jari Rp300 M Diduga Fiktif

Sumbawanews.com,- Jakarta – Kuasa hukum mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, Krisna Murti, mengungkapkan fakta mencengangkan dalam pemeriksaan di Kejaksaan Agung:...

MNC Peduli dan MNC Tourism Edukasi Gizi di Sukabumi

Sumbawanews.com,- Sukabumi — Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan gizi keluarga, MNC Peduli bersama MNC Tourism menggelar kegiatan edukasi gizi dan demonstrasi masak sehat...

Dedolarisasi Menggema, Putin Ajak ASEAN Pakai Mata Uang Lokal

Sumbawanews.com,- Presiden Rusia Vladimir Putin secara terbuka mendesak negara-negara ASEAN untuk segera beralih dari transaksi berbasis dolar AS ke mata uang nasional masing-masing, dalam...

Ketua Yayasan MBG Ditetapkan sebagai Tersangka

Sumbawanews.com,- Kejaksaan Agung menetapkan Glory Harimas Sihombing, Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review, sebagai tersangka baru dalam kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG)...

Berita Utama