Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Tata Kostara, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)Kabupaten Sumbawa, mengatakan, telah berkoordinasi dengan PT.Telkom dan PT.PLN (Persero) untuk kegiatan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) mendatang. Agar selama seleksi berlangsung tidak terganggu dengan jaringan internet dan jaringan listrik.
“Kita sudah bersurat ke PT.Telkom agar jaringan internetnya stabil. Terus juga dengan PLN, agar jaringan listrik disana tidak ada pemadaman. Alhamdulillah, mereka merespon baik. Telkom menjamin, PLN juga begitu. Mereka akan sediakan jenset di lokasi,” ucap dia di ruang kerjanya, Selasa (21/09).
Diungkapkan, saat ini BKPSDM tengah melakukan serangkaian proses persiapan pelaksaan seleksi. Termasuk persiapan pelaksanaan Rapid Tes Antigen yang akan digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Mampis Rungan. Sebab, Rapid Test Antigen merupakan salah satu persayratan wajib yang diikuti oleh calon peserta seleksi.
“Kita sekarang lagi persiapan pelaksanaan test, yang akan dilaksanakan tanggal 29 sampai dengan 16 Oktober. Sebelum tes, akan dilaksanakan pemeriksaan kesehatan calon peserta, terkait dengan covid. Akan dilaksanakan tanggal 28 di padaipokan silat (GOR Mampis Rungan – Brang Biji),” jelasnya.
Disebutkan, rapid test antigen akan dilaksanakan sejak tanggal 28 September atau bagi calon peserta yang akan melaksanakan seleksi tanggal 29 September. “Yang akan test tanggal 29 itu, tes kesehatannya tanggal 28. Demikian juga dengan gelombang berikutnya. Test antigennya sehari sebelum ikuti seleksi,” ucapnya.
Diungkapkan, dari 219 formasi yang di buka, terjaring atau memenuhi persyaratan administrasi untuk mengikuti SKD sebanyak 3.955 orang. Dari jumlah tersebut, formasi terbanyak yakni bidan sebanyak 414 orang, perawat sebanyak 373 orang dan formasi pengelolaan pengadaan barang dan jasa sebanyak 253 orang.
“Ada satu formasi yang tidak terisi, karena memang tidak ada pelamar. Itu untuk Analis Teknik Jalan dan Jembatan, kosong dia,” ucapnya. (using)
Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di Kabupaten Sumbawa, akan disiarkan secara livestreaming melalui link youtube Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumbawa. Sehingga, keluarga peserta seleksi dapat menyaksikan nilai dan rangking seleksi secara realtime.
“Biar lebih mudah keluarga untuk melihat score. Bisa diikuti langsung dari rumah. Untuk pengantar dan keluarga, bisa mengakses youtube-nya BKPSDM. Jadi dari rumah masing-masingpun bisa,” kata Tata Kostara, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Sumbawa, didampingi Kepala Bidang Pengadaan dan Kesejahteraan Aparatur, Budi Sastrawan, di ruang kerjanya, Selasa (21/09).
Disebutkan, bila dalam proses seleksi yang berlangsung sebelumnya, panitia menyediakan layar score yang menyajikan nilai dan rangking secara live, di lokasi seleksi. “Dulu kita siapkan livescore untuk keluarga di lokasi. Itu kan dalam situasi normal, sekarang tidak bisa,” ucapnya.
Ia menegaskan, yang diperbolehkan memasuki lokasi seleksi hanya peserta seleksi, dengan pemeriksaan berlapis. “Khusus yang masuk di lokasi test itu hanya peserta saja. Jadi pengantar, keluarga juga tidak boleh masuk ke lokasi. Protokol kesehatan ketat kita laksanakan, dari mulai mereka masuk, termasuk hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan sehari sebelumnya juga kita periksa. Pengaturan tempatnya,” jelasnya.
Ia berharap, pengantar atau keluarga peserta seleksi tidak menciptakan kerumunan di lokasi ataupun di sekitar lokasi. “Jadi harapan kami keluarga tidak berkumpul di lokasi atau sekitar lokasi, karena itu akan menciptakan kerumuman. Karena mereka bisa mengakses youtube kita, itu livestreaming. Kalau dulu kan ada livescore di lokasi. (Using)
Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Badan Anggaran DPRD Sumbawa, melalui Juru Bicaranya Adizul Syahabuddin SP, M.Si menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa Nomor 5 Tahun 2020 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021. Demikian disampaikan dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa Ke-empat pada Pembahasan tingkat Kedua Selasa (21/9) dengan agenda penyampaian Laporan Badan Anggaran terhadap Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa Nomor 5 Tahun 2020 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021.
Adizul Syahabuddin menyampaikan beberapa usul saran untuk menjadi perhatian Pemerintah Daerah, diantaranya adalah Terhadap kondisi fiskal daerah di masa pandemi Covid-19. “Badan Anggaran berharap agar anggaran yang telah tersedia dapat dimaksimalkan pemanfaatannya. Realisasi atau serapan anggaran harus dapat dilaksanakan seoptimal mungkin. Kemudian, atas rasionalisasi anggaran pada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), diharapkan dapat dilaksanakan secara efektif,” tuturnya.
Demikian pula terkait dengan kondisi jalan kritis di beberapa lokasi di Kabupaten Sumbawa yang saat ini sedang dikerjakan melalui skema pembiayaan oleh APBD Provinsi NTB, dan APBN serta APBD Kabupaten Sumbawa. “Badan Anggaran berharap agar dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya sesuai perencanaan. Perbaikan dan perawatan pada titik-titik kritis yang bisa menyebabkan kecelakaan hendaknya menjadi prioritas untuk diperhatikan,” urainya.
Secara berurutan Az sampaikan beberapa masukan seperti terkait dengan pembangunan Sumur Bor, yang sebelumnya berada dalam urusan Dinas Pekerjaan Umum kemudian beralih ke Dinas Pertanian. “Badan Anggaran berharap agar proses perencanaan dapat dilaksanakan secara teliti, sehingga anggaran yang tersedia dapat terserap baik,” ungkapnya.
Terkait dengan penjabaran Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA), Badan Anggaran berharap Pemerintah Daerah lebih teliti dalam menetapkan asumsi, target pendapatan dan Standar Satuan Harga Barang/Jasa Pemerintah. sehingga penyusunan APBD Tahun Anggaran berikutnya dapat lebih ideal.
Kemudian memperhatikan kondisi keuangan Daerah yang hari ini masih mengalami tantangan salah satunya adalah pegurangan pendapatan transfer dan realokasi belanja daerah, maka segala upaya untuk tetap mewujudkan pemerintahan yang baik (good governance) dan menjaga kondisi keuangan yang sehat harus terus diupayakan. “Badan Anggaran berharap kepada Pemerintah Daerah agar menetapkan prinsip-prinsip profesionalitas, akuntabilitas, transparansi, dan pelayanan prima (Excelent Service) terutama pada sektor pelayanan publik,” ucapnya.
Terkait dengan pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, Badan Anggaran menekankan kepada Pemerintah Daerah untuk dapat mendongkrak Deviden yang dihasilkan oleh BUMD milik Daerah Kabupaten Sumbawa. “Saat ini baru tiga BUMD yang dapat memberikan deviden yaitu PT. Bank NTB Syariah, PD. BPR NTB Sumbawa dan PD. BPR NTB Sumbawa Barat. Sementara Perusahaan Daerah Sabalong Samawa belum memberikan Deviden,” sebutnya.
Oleh karena itu Badan Anggaran mendorong agar Pengelolaan Objek wisata yang ada seperti Pantai Saliperate dan Taman Samongkat dapat diberikan kepada pihak ketiga atau Perusda Sabalong Samawa, sehingga pengelolaan objek wisata tersebut dapat dimaksimalkan. Sementara untuk Perumdam Batulanteh yang tugas utamanya adalah memenuhi kebutuhan air minum/air bersih bagi masyarakat Sumbawa diharapkan dapat bekerja secara profesional dan merespon secara cepat keluhan pelanggan.
Terkait dengan revitalisasi pasar, Badan Anggaran mendorong agar pembangunan pasar yang telah dilaksanakan di kecamatan-kecamatan dapat segera berfungsi sebagaimana harapan masyarakat. Adapun yang berkaitan dengan operasional Pasar Utan, Badan Anggaran mendorong pengalokasian anggarannya pada rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 ini berupa perbaikan akses jalan masuk dan perbaikan sarana dan prasarana pendukungnya.
Terkait Dengan Pembayaran Jasa Pegawai Kontrak melalui Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), Badan Anggaran menekankan agar Sumberdaya Aparatur yang menangani hal tersebut dapat diperkuat. Persoalan keterlambatan dalam pencairan honorarium Tenaga Kesehatan merupakan hal yang sangat memprihatinkan.
“Oleh karenanya, kami meminta Pemerintah Daerah agar lebih serius dalam menyelesaikan dan menuntaskannya,” katanya.
Badan Anggaran mendorong Pemerintah Daerah untuk berupaya mempertahankan Predikat Sakip “B” sambil terus mengejar Sakip “BB”, yang merupakan salah satu indikator keberhasilan perencanaan kinerja, pelaksanaan kinerja maupun evaluasi kinerja Pemerintah Daerah. “Dalam optimalisasi penyusunan anggaran berbasis kinerja, mengingat tantangan ke depan semakin kompleks,” tuturnya.
Selanjutnya Hal penting untuk diperhatikan adalah proporsi anggaran bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengelola PAD agar dapat diberikan secara proporsional. mengingat potensi besar yang dimiliki Kabupaten Sumbawa Sumbawa semestinya dapat mendorong pencapaian kinerja pendapatan yang tinggi pula.
“Sebagai salah satu contoh adalah di Dinas Perhubungan, ada peralatan yang harus dimiliki dalam uji KIR kendaraan, Namun karena keterbatasan alat yang dimiliki, potensi pendapatan dari sektor ini belum dapat dimaksimalkan, sehingga Kendaraan yang beroperasi di Kabupaten Sumbawa melakukan Uji KIR di daerah lainnya,” ungkapnya.
Terhadap optimalisasi Pendapatan Daerah, Badan Anggaran menyoroti Potensi PAD dari Pajak Sarang Burung Walet, sudah semestinya dengan potensi yang besar mampu memberikan kontribusi PAD yang cukup besar juga. Oleh karenanya upaya optimalisasi pendapatan dari sektor ini dapat diperdalam dari sisi regulasi, aparatur, kelembagaan maupun pemasaran produk. Hal ini juga sejalan dengan perkembangan teknologi, Badan Anggaran meminta Pemerintah Daerah untuk senantiasa memaksimalkan penggunaan teknologi di bidang pelayanan publik.
Badan Anggaran menyoroti permasalahan parkir yang dirasa masih belum optimal. Badan Anggaran berharap penetapan pendapatan dari tempat khusus parkir dapat tercapai. Adapun kondisi yang ada sekarang terkait dengan identitas Juru Parkir, Karcis Retribusi Parkir, dan model penyetoran Hasil Retribusi Parkir ke Kas Daerah agar dapat dilakukan pembinaan dan evaluasi yang ketat, termasuk rencana e-Parkir dan e-Retribusi di Pasar.
Terhadap upaya Pemerintah Daerah yang telah melakukan identifikasi dan pemberian stimulus terhadap usaha-usaha yang terdampak pandemi Covid-19, Badan Anggaran berharap agar pelatihan untuk pelaku industri kecil dan menengah terus dilakukan. agar dapat menghasilkan usahawan yang mampu melakukan kreasi dan inovasi serta penggunaan multimedia dalam menjalankan usahanya sehingga mampu bersaing dan mandiri yang pada akhirnya meningkatkan skala usaha.
“Demikian pula untuk mendorong pemulihan ekonomi, Badan Anggaran mengapresiasi atas usaha Pemerintah Daerah yang telah mengusulkan sebanyak 33.045 usaha mikro pada tahun 2021 untuk mendapatkan Bantuan Produktif Usaha Mikro dan yang telah terealisasi sebanyak 46.045 Usaha Mikro yang merupakan usulan tahun 2021 dan sebagian tahun 2020,” Ucapnya.
Terhadap potensi pendapatan pada sektor perikanan, yang menjadi primadona saat ini seperti Lobster dan Udang, Badan Anggaran mendorong pengembangan Kampung Lobster dan Kampung Udang. karena dapat meningkatkan penghasilan dan pendapatan masyarakat serta menyerap tenaga kerja yang banyak.
Permasalahan kelangkaan Gas LPG (Gas Elpiji) Tabung 3 Kg di Kabupaten Sumbawa juga disoroti. “ Badan Anggaran mengharapkan Pemerintah Daerah untuk melakukan penataan tataniaga dan regulasinya. Sebagaimana harapan masyarakat adalah terjaminnya ketersediaan Gas Elpiji dan harganya juga terjangkau,” tuturnya.
Demikian pula antisipasi kekurangan air bersih, air minum di kecamatan-kecamatan, Badan Anggaran mendorong pelaksanaan program/kegiatan perluasan akses terhadap air bersih, seperti Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS); hibah air minum pedesaan (HAMP); penyediaan tandon air bersih; dan penyediaan mobil tangki air bersih pada wilayah sulit air bersih. Badan Anggaran menilai bahwa Pemenuhan Air Bersih adalah hak dasar dan utama masyarakat kita yang wajib kita upayakan secara maksimal pemenuhannya.
Paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq, juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD lainnya yakni Drs. Mohamad Ansori, Syamsul Fikri AR, Sag, M.Si dan Nanang Nasiruddin, SAP. Sedangkan dari Pemerintah Daerah hadir Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah.
Adapun Pimpinan dan Anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumbawa adalah Abdul Rafiq -Ketua |Drs. Mohamad Ansori – Wakil Ketua|Syamsul Fikri AR, S.Ag., M.Si. – Wakil Ketua|Nanang Nasiruddin, S.AP. Wakil Ketua |Anggota- Anggota : Edy Syah Riansyah, SE.|Dra. Saidatul kamila Djibril|Muhammad Faesal, S.AP.|Hamzah Abdullah |Muhammad Yasin, SAP. |Sri Wahyuni, S.AP. |Adizul Syahabuddin, SP., M.Si. |Bunardi, A.Md.Pi. |Syahrul, SE. |Berlian Rayes, S.Ag. |Ahmadul Kusasi, SH. |Ida Rahayu, S.AP. |H. Salman Al Farizi, SH. |Sukiman K, S.Pd.I.|Ridwan, SP |Ismail Mustaram, SH. |Ahmad Adam |Muhammad Yamin, SE., M.Si. |Muhammad Saad, S.AP. (Ruf)
sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI (Dankodiklat TNI), Asisten Teritorial Panglima TNI (Aster Panglima TNI), Kepala Pusat Kesehatan TNI (Kapuskes TNI) dan Kepala Sekretariat Umum TNI (Kasetun TNI), bertempat di Aula Gatot Soebroto Denma Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (21/9/2021).
Berdasarkan Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/816/IX/2021 tanggal 13 September 2021, Dankodiklat TNI Letjen TNI Tiopan Aritonang, S.I.P. digantikan oleh Mayjen TNI Madsuni, S.E. yang sebelumnya menjabat sebagai Aster Panglima TNI.
Aster Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni, S.E. digantikan oleh Mayjen TNI Sapriadi, S.I.P., M.Si. yang sebelumnya menjabat Wadanjen Akademi TNI. Kapuskes TNI Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., M.A.R.S., M.H.. digantikan oleh Mayjen TNI dr. Budiman, Sp.BP, R.E.(K)., M.A.R.S. yang sebelumnya menjabat sebagai Kapuskesad. Kasetum TNI Brigjen TNI Rusmili, S.I.P., M.Si. digantikan Kolonel Inf Edy Rochmatullah yang sebelumnya menjabat Paban I/Ren Spers TNI.
Selanjutnya Letjen TNI Tiopan Aritonang, S.I.P. menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., M.A.R.S., M.H. menjadi Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun, sedangkan Brigjen TNI Rusmili, S.I.P., M.Si. menjadi Waaspers Panglima TNI.
Sebagai pejabat baru, Dankodiklat TNI Mayjen TNI Madsuni, S.E., Aster Panglima TNI Mayjen TNI Sapriadi, S.I.P., M.Si., Kapuskes TNI Mayjen TNI dr. Budiman, Sp.BP, R.E.(K)., Waaspers Panglima TNI Brigjen TNI Rusmili, S.I.P., M.Si., dan Kasetum TNI Kolonel Inf Edy Rochmatullah melakukan penandatanganan pakta integritas dan berita acara serah terima jabatan, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat bertugas kepada Letjen TNI Tiopan Aritonang, S.I.P., Mayjen TNI Madsuni, S.E., Mayjen TNI Sapriadi, S.I.P., M.Si., Mayjen TNI dr. Budiman, Sp.BP, R.E.(K)., Brigjen TNI Rusmili, S.I.P., M.Si., dan Kolonel Inf Edy Rochmatullah dengan jabatan barunya.
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI memberikan cinderamata dan mengucapkan terima kasih kepada Letjen TNI Tiopan Aritonang, S.I.P. selama menjabat sebagai Dankodiklat TNI serta kepada Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., M.A.R.S., M.H. atas jasa dharma bhaktinya dan memasuki masa purna tugas.
Turut hadir dalam acara tersebut, diantaranya Kasum TNI Letjen TNI Eko Margiyono, M.A., Aspers Panglima TNI Marsda TNI A. Gustaf Brugman, M.Si (Han), Wairjen TNI Marsda TNI Hesly Paat, Kababinkum TNI Mayjen TNI Wahyoedho Indrajit, S.H., M.H., Danpuspom TNI Laksda TNI Dr. Nazali, S.H., M.H., Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Eko Dono I., S.I.P., M.Tr.(Han), Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Agus Sulistyo dan Wakapuskes TNI Marsma TNI dr. Didik Kestito, Sp.BU, MM.Rs.
Jakarta, sumbawanews.com – Menko Polhukam Moh. Mahfud MD, melantik Dra. Rina Prihtyasmiarsi Soemarno, sebagai Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri, di Kantor Kemenko Polhukam, Selasa (21/9). Bidang tersebut, akan mengawal capaian target pembangunan bidang politik luar negeri pada K/L di bawah koordinasi Kemenko Polhukam.
“Kemenko Polhukam memiliki tugas dan fungsi melakukan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian di berbagai bidang, salah satunya yaitu dalam bidang Politik Luar Negeri. Bidang ini menjadi fokus kerja pada Deputi Bidang Politik Luar Negeri yang bertugas mengawal capaian target pembangunan bidang politik luar negeri pada K/L di bawah koordinasi Kemenko Polhukam,” kata Menkopolhukam.
Menko Polhukam menjelaskan, tantangan dalam bidang koordinasi politik luar negeri saat ini, Salah satunya adalah terkait koordinasi dan sinkronisasi kebijakan dalam penanganan aktivitas militer asing dan kapal asing di wilayah perairan Indonesia. Termasuk penyelesaian perbatasan darat dan laut dengan negara tetangga, serta penanganan pengungsi dari luar negeri.
Ia percaya, dengan semua pengalaman di bidang akademik dan pengalaman tugas, Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri dapat memberikan rekomendasi terhadap permasalahan tersebut. “Untuk itu, perlu menyinergikan antar Kementerian/Lembaga terkait,” ucapnya.
Menko Polhukam berharap, agar Kemenko Polhukam harus senantiasa tanggap, siaga dan terus menerus meningkatkan atensi dalam mengawal stabilitas di bidang politik, hukum, dan keamanan. “Utamanya melalui pelaksanaan tugas dan fungsi Kemenko Polhukam dalam mengoordinasikan, menyinkronkan dan mengendalikan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan di bidang Polhukam,” tuturnya mengakhiri. (Using)
Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Polsek Alas melakukan kegiatan Operasi Yustisi di jalan raya Sumbawa-Tano tepatnya di depan Mapolsek Alas, Selasa (21/09). Dalam operasi tersebut, petugas turut memeriksa bukti vaksinasi para pengendara, dan memberikan himbauan kepada pengguna jalan untuk melakukan Vaksinasi untuk melindungi diri dari Virus Covid atau menambah imun tubuh.
“Dan masih terdapat banyak masyarakat yang belum menerima vaksin atau sama sekali belum di vaksin,” kata Akp. Djoko RS Gatot, Kapolsek Alas.
Dijelaskan, Dalam kegiatan tersebut petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan dan juga penerapan terhadap protokol Kesehatan seperti memakai masker. “Pada saat pelaksanakan Operasi Yustisi di Wilayah Kecamatan Alas masih banyak masyarakat yang kedapatan belum mematuhi Protokol Kesehatan terutamanya tidak menggunakan masker,” ucapnya.
Diungkapkan, pihaknya juga memberikan sosialisasi terkait Operasi Kepolisian Patuh Rinjani 2021 yang di mulai sejak tanggal 20 September 2021 hingga tanggal 03 Oktober 2021 mendatang. Sehingga masyarakat diminta tetap melengkapi diri dan kendaraan serta mematuhi peraturan berlalu lintas.
“Kami juga menghimbau kepada masyarakat akan pentingnya vaksinasi dan memberikan bahwa Vaksinasi aman dan halal serta memberikan penekanan untuk tetap mematuhi peraturan dalam berlalu lintas,” Ungkap Kapolsek. (Using)
(Jayawijaya-Papua). Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS bersama Alumni Akabri 98 yang diwakili oleh Letkol Lek Adi Akhyardi melaksanakan Serbuan Vaksinasi dan Bhakti Sosial di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Selasa (21/9/2021).
Dalam serbuan vaksinasi kali ini, Letkol Lek Adi Akhyardi bersama 8 personel dari pos Satgas yang dipimpin oleh Letda Inf Sirait selaku Pasiter Satgas Yonif RK 751/VJS melaksanakan pembagian beras kepada masyarakat yang datang dilokasi.
Pembagian bantuan sosial berupa beras ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kehidupannya sehari-hari.
Kegiatan ini juga dimanfaatkan oleh Letda Inf Sirait untuk menghimbau kepada masyarakat yang hadir agar tetap mematuhi prokes dan pentingnya vaksin Covid-19, agar tidak terpapar Virus Covid-19.
“Kegiatan serbuan vaksinasi dilaksanakan agar masyarakat yang ada disekitar wilayah Jayawijaya khususnya Distrik Walesi bisa lebih memahami cara pencegahan terkena virus dan pentingnya vaksin dimasa pandemi Covid-19 yang sedang melanda di seluruh Nusantara,” ujar Pasiter Satgas Yonif 751.
Salah satu warga yang hadir, Umar Yelipele (45 th) sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan kegiatan vaksin dan pembagian beras yang telah diberikan. “Ini cukup meringankan beban kami yang setiap hari harus mengeluarkan uang untuk membeli beras,” ungkapnya.
Di tempat terpisah, Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, S.I.P menyampaikan bahwa kegiatan ini sudah direncanakan oleh Alumni Akabri 98 bersama Satgas Yonif RK 751/VJS.
“Saya dihubungi oleh Letkol Lek Adi Akhyardi selaku perwakilan dari Alumni Akabri 98 yang akan melaksanakan Serbuan Vaksinasi dan Bhakti Sosial berupa pembagian beras kepada masyarakat yang hadir,” ungkapnya.
“Kami (satgas) menyambut baik kegiatan tetsebut dan memerintahkan Letda Inf Sirait selaku Pasiter Satgas untuk mendukung segala kebutuhan dalam melaksanakan kegiatan tersebut,” tambah Dansatgas. (Bdr)
Banten, sumbawanews.com – Industri baja merupakan sektor yang sangat strategis karena produk yang dihasilkan sangat dibutuhkan dan bisa dimanfaatkan untuk industri-industri lain. Demikian disampaikan Presiden dalam Peresmian Hot Strip Mill #2 PT Krakatau Steel (Persero) TBK di Kota Cilegon, Provinsi Banten, Selasa (21/09).
“Merupakan salah satu pilar penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ucap Presiden Joko Widodo.
Pabrik tersebut, ucap Presiden, menggunakan teknologi modern dan terbaru di industri baja. Serta memiliki kapasitas produksi Hot Rolled Coil (HRC) sebesar 1,5 juta ton per tahun dan merupakan pabrik pertama di Indonesia yang mampu menghasilkan HRC kualitas premium.
“Dan hanya ada dua di dunia. Pertama di Amerika Serikat dan yang kedua di Indonesia di Krakatau Steel,” kata Presiden.
Presiden juga mengingatkan, kebutuhan baja di dalam negeri juga terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. “Jangan dibiarkan dimasuki produk luar,” kata Presiden.
Tercatat, dalam lima tahun terakhir, kebutuhan baja di dalam negeri meningkat hingga sekitar 40 persen. Sehingga, produksi dari pabrik musti terus ditingkatkan hingga mencapai 4 juta ton/tahun.
“Hal ini dipicu oleh pertumbuhan pembangunan infrastruktur yang terus kita laksanakan,” ucap Presiden.
Disebutkan, Dengan beroperasinya pabrik tersebut, akan dapat memenuhi kebutuhan baja dalam negeri, sekaligus akan menekan angka impor baja. “Negara kita, saat ini berada pada peringat ke-dua komoditas impor Indonesia sehingga bisa menghemat devisa hingga Rp29 triliun per tahun,” ujar Presiden.
Presiden berpesan, agar kualitas produk yang dihasilkan tidak kalah dari produk impor, dan dapat memenuhi kebutuhan dunia industri di negara kita. “Dan saya yakin, nantinya akan menjadi komoditas yang mampu bersaing di pasar regional dan global. Saya titip kepada para Menteri untuk terus mendukung para pelaku industri baja dan besi, mendukung BUMN kita agar menjadi lebih profesional dan terus menguntungkan,” kata Presiden, juga menambahkan, Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan klaster 10 juta ton industri baja di Cilegon yang ditargetkan terealisasi pada tahun 2025.
BUMN Harus Bertransformasi
Di awal sambutan Presiden menegaskan, transformasi BUMN menjadi keharusan agar dapat menjadi perusahaan BUMN kelas dunia yang semakin profesional, kompetitif, dan menguntungkan. Untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyaraka, membuka makin banyak lapangan pekerjaan, dan berkontribusi lebih besar pada pendapatan negara.
Proses transformasi BUMN yang dilakukan mulai dari restrukturisasi di BUMN, pembentukan holding dan sub holding hingga pembentukan klaster-klaster industri strategis. Termasuk PT Krakatau Steel juga terus melakukan transformasi dan restrukturisasi.
“Tadi, Pak Menteri BUMN menyampaikan Krakatau Steel saat ini sudah semakin sehat, produksinya juga sudah semakin lancar,” kata Presiden.
Ditempat yang sama dalam laporannya, Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Silmy Karim mengatakan, Pabrik Hot Strip Mill #2 Krakatau Steel memiliki nilai investasi mencapai Rp7,5 triliun ini dengan luas pabrik 25 hektar dan berkapasitas 1,5 juta ton per tahun. “Dan pabrik ini adalah pabrik pertama di Indonesia yang mampu menghasilkan produk Hot Rolled Coil dengan ketebalan 1,4 mm hingga 16 mm,” ucap Silmy.
Selain itu, produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang lebih baik sehingga produk HRC HSM2 akan diutamakan untuk mengisi pangsa pasar otomotif yang membutuhkan kualitas baja terbaik. “Hal ini seiring dengan rencana Indonesia untuk dapat menjadi salah satu pusat produk mobil listrik dunia. Ini akan berdampak pada penghematan devisa Indonesia serta memperbaiki neraca perdagangan,” kata Silmy.
Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya, Ketua DPR RI Puan Maharani, Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Park Taesung, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Ivestasi Luhut Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Gubernur Banten Wahidin Halim, dan Walikota Cilegon Helldy Agustian. (Setpres/using)
sumbawanews.com,- Tewasnya 7 DPO Teroris MIT Poso sepanjang tahun 2021 dalam operasi yang digelar oleh TNI-Polri di Poso, Sulawesi Tengah adalah pembuktian kerja keras serta kerjasama solid antara TNI dan Polri dalam mencari serta melumpuhkan 11 DPO teroris sekaligus upaya memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat.
Pada tanggal 27 November 2020 lalu terjadi aksi penyerangan dan pembunuhan empat warga di Lemban Tongoa, Sigi, Sulteng. Merespon aksi tersebut, Pimpinan TNI segera membentuk dan mengirim Komando Operasi Gabungan Khusus (Koopsgabsus) TNI untuk mengejar dan menangkap 11 DPO Teroris kelompok Qatar dan kelompok Ali Kalora di pedalaman hutan dan pegunungan Poso, Sigi dan Parimo Sulawesi Tengah yang akan beroperasi secara terkoordinasi dengan Satgas Madago Raya.
Pengiriman pasukan tersebut efektifnya mulai awal Januari 2021 pasukan Koopsgabsus TNI mengawali tugasnya di daerah operasi Poso, Parimo dan Sigi Sulteng.
Dalam manuvernya mengandalkan tim kecil dengan daya gempur tinggi serta memiliki daya jelajah tinggi dan sanggup bermanuver di berbagai medan, cuaca yang sangat ekstrim untuk mengejar dan menyergap titik persembunyian 11 DPO Teroris Poso tersebut.
Saat dikonfirmasi, kepada Kolonel Inf Henri Mahyudi, S.Sos., M.Han selaku Tim Analis Koopsgabsus di Poso, kelompok Ali Kalora berhasil dikepung pertama kali oleh Tim Chandraca 5 Koopsgabsus dan Satgas Madago Raya di hutan Taunca pada Selasa (2/2/2021), namun kelompok Ali Kalora berhasil meloloskan diri sesaat sebelum tim gabungan TNI-Polri tiba di lokasi.
Pada saat itu aparat gabungan TNI-Polri berhasil menyita berbagai perlengkapan milik kelompok Ali Kalora tersebut. Perburuan terhadap kelompok Qatar dan kelompok Ali Kalora terus dilakukan secara terkoordinasi oleh semua unsur aparat keamanan yang terlibat di lapangan.
Koopsgabsus Tricakti dan Satgas Madago Raya melalui Tim Chandrasa 2 Koopsgabsus, akhirnya berhasil menyergap dan terlibat kontak tembak dengan kelompok Ali Kalora beserta tiga teroris lainnya di Pegunungan Watumatoto, Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir pada Senin (1/3/2021).
Dua teroris Poso yang tewas dalam penyergapan tersebut, salah satunya adalah Irul alias Khairul menantu Santoso Pimpinan teroris Poso sebelumnya dan Alvin alias Samil. Kelompok Ali Kalora tersebut sempat memberikan perlawanan kepada Tim Chandraca dengan membalas tembakan dan melempar bom rakitan serta bom lontong.
Saat penyergapan tersebut Ali Kalora tertembak di kakinya, namun bersama Jaka Ramadan berhasil melarikan diri dengan cara melompat ke jurang memanfaatkan cuaca gelap di hutan lebat dan lokasi TKP yang sangat jauh dari lokasi pemukiman masyarakat.
Koopsgabsus TNI bersama Satgas Madago Raya kembali dapat menewaskan dua DPO teroris Poso, setelah berhari-hari Tim Tricakti 3 Koopsgabsus TNI menaklukkan medan yang berat dan berhasil mengikuti jejak-jejak pelarian kelompok Qatar di wilayah yang sulit dijangkau baik melalui darat maupun udara di wilayah perbukitan pedalaman hutan Tokasa, Tanalanto, Kabupaten Parimo.
Teroris Qatar dan Rukli tewas ditempat dalam operasi senyap yang berlangsung pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 WITA Minggu (11/7/2021).
Qatar yang dikenal sadis adalah eksekutor utama teroris Poso. Dia dipanggil Amir atau pimpinan dalam jaringan kelompok teroris Poso tersebut, hal ini terungkap dalam sejumlah dokumen yang berhasil dibongkar dan dianalisa Tim Analis Koopsgabsus.
Selama ini Qatar dan Ali Kalora berpisah karena ada ketidakcocokkan dan pertentangan diantara dua pemimpin teroris tersebut.
Enam hari pasca penyergapan Tokasa, Sabtu (17/7/2021), aparat keamanan TNI-Polri Satgas Madago Raya, berhasil menyergap dan menembak mati satu teroris Abu Alim yang sebelumnya sempat melarikan diri dari sergapan Tim Tricakti 3 dengan cara loncat ke lembah memanfaatkan cuaca gelap dan hutan lebat, penyergapan terhadap Abu Alim terjadi di daerah Batutiga, Torue, Parimo.
Melalui operasi yang terintegrasi secara terus menerus Minggu (18/7/2021) pasukan TNI dan Polri Satgas Madago Raya, yakni Tim Sogili kembali berhasil menewaskan 2 teroris Poso di Perkebunan dekat dengan perkampungan Dusun Astina, Balinggi, Parimo. Hasil identifikasi korban tewas adalah Ali Kalora dan Jaka Ramadan.
Periode Januari sampai pertengahan September 2021, operasi perburuan yang digelar tersebut telah berhasil melumpuhkan 7 orang DPO Teroris MIT Poso termasuk tokohnya yakni Qatar dan Ali Kalora.
Pangkoopsgabsus Tricakti Mayjen TNI Richard T.H Tampubolon yang dihubungi melalui saluran telepon hanya menjawab singkat bahwa saat ini tinggal empat DPO Teroris yang tersisa.
Mayjen TNI Richard yang saat ini juga menjabat sebagai Dankoopssus TNI menyampaikan mohon dukungan doa buat semua prajurit yang terus agresif dan bekerja keras di lapangan, agar segera dapat menumpas sisa empat DPO Teroris lainnya.
sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, meninjau langsung serbuan vaksinasi dan Bhakti Sosial Nusantara Akabri ‘98 Nawahasta, yang dipusatkan di Sport Club Mardi Grass Citra Raya, Tangerang, Banten, Selasa (21/9/2021).
Dalam sambutannya, Panglima TNI mengapresiasi kegiatan Bhaksos Nusantara dan serbuan vaksinasi yang dilaksanakan Alumni Akabri 98. “Saya sebagai Panglima TNI bersama bapak Kapolri sangat mengapresiasi dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh Alumni Akabri 98 Nawahasta,” ucapnya.
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa berdasarkan data dan fakta kasus Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan yang sangat signifikan dan ini menjadi kebanggaan bagi TNI-Polri dan seluruh komponen bangsa yang telah bekerja keras dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Kita Wajib bersyukur namun tidak boleh eforia yang berlebihan karena sewaktu-waktu kasus Covid-19 bisa menjadi hal yang buruk apabila kita lengah,” katanya.
Panglima TNI juga mengingatkan agar TNI-Polri untuk tetap bekerja keras dan bersinergi dalam menghadapi pandemi Covid-19. “Saya ingin mengingatkan kepada Alumni Akabri 98 untuk terus bekerja keras dalam menghadapi cobaan bencana non alam yaitu pandemi Covid-19 dengan terus memperkuat sinergitas TNI-Polri dan berdoa semoga pandemi ini segera berakhir,” harapnya.
Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI menunjukkan bahwa baru-baru ini Bank Dunia mengapresiasi kinerja negara Indonesia yang telah berhasil mencapai target vaksinasi 100 juta orang penduduknya. “Pencapaian target vaksinasi kepada 100 juta orang Indonesia tidak lepas dari kerja keras dan sinergitas TNI-Polri termasuk yang dilakukan oleh Alumni Akabri 98 Nawahasta,” ujarnya.
Usai peninjauan serbuan vaksinasi, dihadapan awak media Panglima TNI mengatakan bahwa kegiatan Bhakti Sosial dan Serbuan Vaksinasi yang diselenggarakan Alumni Akabri 98 Nawahasta merupakan kegiatan yang sangat baik terutama dalam mendukung program pemerintah pusat yaitu percepatan Vaksinasi nasional.
“Kegiatan yang dilaksanakan Alumni Akabri 98 Nawahasta sangat bagus dan semoga vaksinasi massal yang dilakukan dapat membantu pemerintah dalam percepatan program vaksinasi,” ucapnya.
Selain itu, Panglima TNI juga meminta kepada Alumni Akabri 98 Nawahasta, selain melaksanakan serbuan vaksinasi agar melaksanakan tracing dan testing. “Tracing dan testing sangat penting dilakukan dalam menghentikan laju perkembangan Covid-19,” katanya.
Seperti diketahui Bhakti Sosial Nusantara Akabri ‘98 Nawahasta dimulai sejak tanggal 14 s.d 21 September 2021 yang dilaksanakan secara serentak di 34 Provinsi di seluruh Indonesia. Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam Bhakti Sosial tersebut seperti vaksinasi massal kepada 100.000 orang, pembagian 75.000 paket sembako, pembagian 10.000 masker dan 2.000 paket isi ulang oksigen samator. Pelaksanaan Vaksinasi Massal melibatkan 1.275 vaksinator dan Nakes yang terdiri (300 TNI, 300 Polri dan 675 Dinkes).
Sumbawanews.com,- Pemerintah pusat dan daerah mempercepat koordinasi penyiapan lahan hunian tetap (huntap) bagi penyintas bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, demi mengakhiri...
Sumbawanews.com,- Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri hadir langsung dalam Bung Karno Festival 2026 di Taman Proklamasi, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 20 Juni 2026. Ditemani...
Sumbawanews.com,- Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali mengungkapkan bahwa mantan Presiden Joko Widodo belum memutuskan kapan secara resmi bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia. Meski...
Sumbawanews.com,- Wabah virus Ebola varian langka kini meluas dengan kecepatan mengkhawatirkan di Provinsi Equateur, Republik Demokratik Kongo. Sejak pertama kali terdeteksi pada Mei 2023,...