Home Blog Page 2437

Presiden: Rehabilitasi Mangrove Akan Terus Kita Lakukan

Bengkalis, sumbawanews.com – Presiden Joko Widodo melakukan penanaman pohon mangrove bersama masyarakat di Pantai Wisata Raja Kecik, Desa Muntai Barat, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Selasa (28/09). Penanaman mangrove bersama masyarakat di Pantai Wisata Raja Kecik, Kabupaten Bengkalis dilakukan pada lahan seluas kurang lebih 7 hektare dari total luasan 100 hektare.

Kepala Negara menegaskan, rehabilitasi mangrove ini akan terus dilakukan tidak hanya di Kabupaten Bengkalis, tetapi di seluruh Tanah Air. Sebab, rehabilitasi mangrove diperlukan karena hutan mangrove dapat menyimpan karbon 4-5 kali lipat lebih banyak daripada hutan tropis daratan sehingga akan berkontribusi besar pada penyerapan emisi karbon.

“Ini meneguhkan komitmen kita terhadap Paris Agreement, terhadap perubahan iklim dunia dan di 2021 ini kita akan melakukan rehabilitasi mangrove di seluruh Tanah Air sebanyak 34 ribu hektare,” ujar Presiden dalam keterangan pers usai penanaman.

Kegiatan penanaman tersebut merupakan bagian dari rehabilitasi lahan mangrove yang diharapkan dapat memberikan sejumlah keuntungan baik secara ekologi maupun ekonomi. “Kita harapkan nanti kawasan ini akan bisa kita perbaiki, kita rehabilitasi dalam rangka mengendalikan abrasi, dalam rangka juga mendukung ekowisata, pariwisata di daerah, dan juga tentu saja kita harapkan juga mendukung ekonomi masyarakat di sekitar kawasan ini,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan bahwa permasalahan dan ancaman terhadap ekosistem mangrove antara lain alih fungsi kawasan menjadi lahan pertanian, perkebunan, pemukiman, perikanan (tambak) dan infrastruktur lain. Selain itu juga illegal logging, pencemaran limbah, dan abrasi pantai akibat gelombang laut.

“Kerusakan mangrove tercatat kurang lebih seluas 600.000 hektare dan ditargetkan untuk dilakukan upaya pemulihan dan rehabilitasi sampai dengan tahun 2024 melalui komitmen para pihak baik pemerintah maupun non-pemerintah,” ucap Siti.

Pemerintah secara konsisten, ucap Siti Nurbaya, terus mendorong upaya-upaya rehabilitasi ekosistem mangrove dengan melibatkan semua pihak yang terkait, tarutama masyarakat di seluruh provinsi di Indonesia. “Rehabilitasi mangrove bertujuan memulihkan kawasan hutan mangrove yang mengalami kerusakan, meningkatkan tutupan hutan mangrove serta meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Siti Nurbaya, juga menambahkan, Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) merupakan upaya untuk memulihkan, mempertahankan, dan meningkatkan fungsi hutan dan lahan guna meningkatkan daya dukung, produktivitas, dan peranannya dalam menjaga sistem penyangga kehidupan.

Kegiatan rehabilitasi mangrove di Kabupaten Bengkalis, dilakukan pada lahan seluas 1.292 hektare (tahun 2020 seluas 319 hektare dan tahun 2021 seluas 973 hektare) dengan melibatkan masyarakat lokal. Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Hartono Prawiraatmaja, Gubernur Riau Syamsuar, dan Bupati Bengkalis Kasmarni. (Setpres/using)

Mabes TNI Distribusikan Alkes Ke Beberapa Wilayah Indonesia

sumbawanews.com,- Mabes TNI mendistribusikan Alat Kesehatan (Alkes) berupa 20 Tabung Oksigen terdiri dari 5 buah tabung oksigen (6 kubik) dan 15 tabung oksigen (1,5 kubik) dalam rangka membantu penanganan pandemi Covid-19.

 

Sebelumnya beberapa waktu yang lalu, Mabes TNI juga telah menyalurkan 4 unit generator oksigen yang didistribusikan ke wilayah Indonesia yaitu, 4 unit Generator Oksigen ke RSUD Wamena Jayawijaya, RSUD dr. M. Haulussy Ambon, Maluku, RS Darurat Covid-19 Pulau Belitung, yang dikirim dengan pesawat Hercules milik TNI AU.

 

Sementara satu unit Generator Oksigen diperuntukan Satuan Kesehatan (Satkes) Mabes TNI Cilangkap.

 

Menurut Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Mabes TNI Brigjen TNI (Mar) Ony Junianto saat menyerahkan bantuan Alkes kepada Satkes Mabes TNI di  kantor Satuan Perbekalan (Satbek) Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/9/2021) bahwa tabung oksigen tersebut diperuntukan bagi Pejabat, Prajurit TNI, PNS di lingkungan Mabes TNI serta keluarga yang membutuhkan.

 

“Bantuan generator oksigen dan tabung oksigen tersebut sudah dicoba dan hasilnya sangat bagus serta sangat signifikan,” ujarnya.

Panglima TNI Ucapkan Terima Kasih Atas Sinergi dan Kolaborasi Personel Mandago Raya

sumbawanews.com,- “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi tertinggi atas pelaksanaan tugas dan kerja keras yang telah dilaksanakan. Semua adalah berkat kerjasama, komunikasi dan kolaborasi yang baik dari semua pihak sehingga Operasi Gabungan yang dilaksanakan menghasikan progress yang cukup baik,” kata Panglima TNI  Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi oleh Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., saat memberikan pengarahan kepada Personel Operasi Mandago Raya 2021, Poso Sulawesi Tengah, Selasa (28/9/2021).

 

Panglima TNI mengingatkan bahwa bagian dari kelompok mereka yang tersisa ini adalah seperti fenomena gunung es, oleh karena itu Panglima TNI menekankan agar menutup seluruh akses menuju wilayah mereka. “Kita patut bersyukur, namun tetap harus meningkatkan kewaspadaan karena setiap kemungkinan bisa saja terjadi,” ucapnya.

 

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa pendekatan yang baik dengan masyarakat harus terus dilakukan melalui operasi teritorial, karena ini merupakan operasi dengan satu tujuan, yaitu kepentingan rakyat, kepentingan NKRI, dimana kelompok teroris hancur dan radikalisme tidak mendapat tempat di bumi NKRI.

 

Disamping itu, Panglima TNI juga menekankan agar para Prajurit yang bertugas di lapangan memegang teguh disiplin keprajuritan dan disiplin tempur serta selalu bersinergi dalam bertugas sesuai dengan tugas dan spesialisasi masing-masing.

 

“Selamat bertugas. Semoga upaya dan kerja keras kita berhasil menciptakan kedamaian untuk keamanan, kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Panglima TNI.

 

Turut hadir dalam kegiatan ini, Pangkogabwilhan II, Pangdam XIII/Merdeka, Kapolda Sulteng, Komandan Koopssus TNI, Danrem 132/Tadulako serta segenap Pejabat Utama Mabes TNI dan Mabes Polri.

Penelitian UI: Mikroplastik Hanya Ditemukan di Galon Sekali Pakai PET

Jakarta-Peneliti sekaligus dosen di Departemen Kimia FMIPA Universitas Indonesia (UI) Dr. rer. nat. Agustino Zulys, MSc mengatakan pihaknya hanya melakukan penelitian yang mengungkapkan adanya kandungan mikroplastik di kemasan galon sekali pakai berbahan PET dan tidak pernah melakukan penelitian atau memberikan pernyataan tentang keberadaan mikroplastik pada galon guna ulang kemasan Polikarbinat (PC).

“Penelitian yang baru-baru ini kami lakukan kan pada kemasan galon sekali pakai berbahan PET. Hasil penelitian kami menunjukkan secara kuantitatif dan kualitatif ada mikroplastik di air kemasannya,” ujar Kepala Laboratorium Kimia UI itu saat diwawancarai media. Dia mengatakan bahwa penelitian yang dilakukan UI bersama Greenpeace sama sekali tidak ada kaitannya dengan kemasan galon guna ulang berbahan Polikarbinat (PC).

“Penelitan kita sama sekali tidak ada kaitannya dengan galon guna ulang berbahan polikarbonat,” tegasnya.

Agustuno membantah info yang seolah dia pernah menyatakan bahwa kandungan mikroplastik dalam galon guna ulang lebih berbahaya dari kemasan plastik lainnya termasuk galon sekali pakai. “Saya hanya mengatakan bahwa kalau di galon sekali pakai saja ada, kemungkinan pada galon isi ulang juga ada. Tapi itu kan belum ada penelitiannya di laboratorium, jadi masih praduga saja,” katanya.

Dia pun menyayangkan bahwa apa yang disampaikannya itu telah dipelintir pihak-pihak tertentu. “Data yang kita sampaikan itu kan soal kandungan mikroplastik pada galon sekali pakai, bukan pada kemasan plastik yang lain. Jadi, saya heran kalau sampai ada yang memberitakan soal kemasan plastik yang lain,” tukasnya.

Begitu juga dengan apakah kandungan mikroplastik yang ada dalam kandungan air kemasan itu berbahaya atau tidak, dia mengatakan belum ada penelitian mengenai hal itu.  “Jadi, bagaimana mungkin saya mengatakan bahwa kandungan mikroplastik dalam galon guna ulang berbahaya. Wong penelitiannya saja belum ada kok,” ungkapnya.

Klarifikasi serupa juga disampaikan Periset Utama Kampanye Plastik Greenpeace Indonesia Afifah Rahmi Andini.  “Riset yang kami lakukan bersama laboratorium kimia anorganik UI adalah mengenai kandungan mikroplastik dalam galon sekali pakai dan bukan galon guna ulang,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan Greenpeace dan laboratorium kimia anorganik Universitas Indonesia baru-baru ini melakukan uji terhadap sampel galon sekali pakai yang beredar di kawasan Jabodetabek. Hasil penelitian menunjukkan ditemukannya kandungan mikroplastik dalam sampel  galon sekali pakai ukuran 15 liter sebanyak 85 juta partikel per liter atau setara dengan berat 0,2 mg/liter. Sementara kandungan mikroplastik dalam galon sekali pakai ukuran 6 liter sebanyak 95 juta partikel/liter atau setara dengan berat 5 mg/liter.

Analisis karakterisasi terhadap mikroplastik yang terkandung dalam sampel menunjukkan bahwa mayoritas bentuk partikel mikroplastik adalah fragmen, dengan ukuran yang berkisar antara 2,44 hingga 63,65 μm.

Disebutkan, meskipun temuan mikroplastik dalam sampel memang tidak melebihi batas aman yang diberikan oleh WHO, namun bila dikonsumsi dalam jangka panjang bisa berpotensi berisiko tinggi bagi kesehatan manusia. Karenanya, penelitian ini juga mengestimasi paparan harian mikroplastik AMDK galon sekali pakai pada tubuh manusia dengan cara memberikan kuesioner terhadap 38 responden di wilayah Jabodetabek yang mengkonsumsi galon sekali pakai yang sampelnya diuji. Hasilnya, data konsentrasi mikroplastik per liter AMDK dan data konsumsi masyarakat per hari dapat dihitung. Di mana, paparan harian mikroplastik dari sampel galon sekali pakai ukuran 6 liter sebesar 9,450 mg/hari dan dari sampel galon sekali pakai 15 liter sebesar 0,378 mg/hari.

Karenanya, hasil penelitian ini merekomendasikan agar produsen galon sekali pakai harus bertanggungjawab untuk memantau dampak penggunaan kemasan plastik terhadap kualitas air minum yang dipasarkan kepada masyarakat. Selain itu, produsen galon sekali pakai juga diminta harus menunjukkan komitmen serius terhadap regulasi pengurangan sampah plastik nasional.

Bakamla RI Berhasil Evakuasi Longboat Rusak Mesin di Perairan Tanjung Burang

sumbawanews.com,- Sebuah Longboat sempat dilaporkan hilang karena mengalami kerusakan mesin di perairan Tanjung Burang, kabupaten Maluku Tenggara, Selasa (28/9/2021).

 

Longboat ditemukan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Tual Bakamla dan Pos SAR Tual setelah satu jam lebih pencarian di perairan Tanjung Burang.

 

Longboat ditemukan  Senin (27/9) pukul 16.50 WIT dikoordinat 5° 21.008′ S – 132 55.875′ E dengan kondisi kapal terombang-ambing dan mengalami kerusakan mesin. Saat ditemukan korban Daryanto (49) dalam kondisi selamat.

 

Longboat bercirikan warna biru merah dengan mesin katinting dilaporkan hilang oleh pihak keluarga karena tak kunjung kembali setelah melaut mencari ikan. Korban pergi melaut sejak Minggu (26/9) pukul 22.00 WIT hingga Senin tidak kunjung kembali.

 

Laporan awal yang diterima Pos SAR Basarnas diteruskan kepada Kepala SPKKL Tual Letkol Bakamla Rizal Ufer Suat, S.Pi. Menyikapi laporan yang diterima Letkol Bakamla Rizal Ufer berkoordinasi dengan Zona Maritim Timur Bagian Operasi sebagai laporan dan untuk meminta arahan lanjutan aksi pencarian.

 

Upaya pencarian menggunakan unsur Catamaran 5-07 dengan menyisir sekitar perairan Tanjung Burang sekitar 18 mil arah barat dari Kota Tual.

 

“Pukul 15.00 WIT Tim SAR Gabungan bergerak menyisir perairan Tanjung Burang dan akhirnya berhasil menemukan korban dalam kondisi selamat,” ujar Letkol Bakamla Rizal Ufer.

 

Kemudian, pukul 18.50 WIT, Tim SAR Gabungan tiba di pelabuhan PPN Tual dan menyerahkan korban kepada pihak keluarga.

Zul-Rohmi Berpotensi Pisah Jalan, Ali Al Khairy Sang Kuda Troya Pilgub 2024

Mataram-Pendukung yang ingin melanjutkan kepemimpinan Dr Zulkieflimansyah-Dr Sitti Rohmi Djalilah dua periode di NTB diprediksi akan kecewa. Melihat kondisi terkini, pasca Wagub NTB Dr Sitti Rohmi Djalilah menjadi Ketua Nasdem Provinsi NTB, membuat posisi tawar Ummi Rohmi menjadi nomor satu kian kuat.

“Dengan Bu Rohmi menjadi ketua partai, saya pikir tak ada alasan untuk melanjutkan paket ini dua periode,” kata Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16 Bambang Mei Finarwanto, Selasa 28 September 2021.

Menurut pria yang akrab disapa Didu ini, pasca penetapan Ummi Rohmi sebagai Ketua Nasdem Provinsi NTB, suara-suara publik khususnya dari jamaah Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI) semakin terang mengarah untuk menuju Gubernur NTB. Justru suara dua periode kalah riuh dengan suara Ummi Rohmi menuju gubernur.

“Saya lihat belum ada indikator yang harus membuat Bu Rohmi tertahan pada posisi wagub. Justru sekarang posisi tawar dari Doktor Zul semakin lemah,” ungkapnya.

“Belum tentu juga PKS akan memberikan dukungan ke Doktor Zul,” sambungnya.

Didu menyebut, tentu arah politik dari Ummi Rohmi, jamaah NWDI pada akhirnya tak dapat lepas dari keputusan Ketua Umum NWDI TGB HM Zainul Majdi. Arah politik dari Gubernur NTB periode 2008-2018 ini akan menentukan angin politik Pilgub NTB 2024. Secara hitungan politik, TGB tentu akan mendorong kakaknya menjadi gubernur.

“Saya berani katakan paket Zul-Rohmi ini masa lalu. Sekarang tinggal menuntaskan saja pengabdian, untuk 2024 jalan saja masing-masing,” tandasnya.

*Kuda Troya Politisi Muda*

Diskursus politik Pilgub NTB 2024, dikatakan Didu, selain Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah berpotensi menjadi gubernur, beberapa nama berpotensi untuk membuat kejutan. Hal tersebut telah dimulai saat Anggota DPR RI H Bambang Kristiono (HBK) telah melempar ke publik untuk mendorong Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB Ali Al Khairy maju. Selama ini, partai berlambang kepala garuda tersebut selalu mendukung non kader.

“Bagus. Ali Al Khairy masih muda, punya gagasan dan akan menjadi Kuda Troya di Pilgub 2021 . Dan Partai Gerindra peraih suara terbanyak di NTB saat ini, selayaknya memang harus pasang target,” katanya.

Merujuk perolehan kursi parpol di Udayana saat ini, kata mantan aktivis Front Mahasiswa Nasional (FMN), Partai Gerindra memiliki modal besar untuk mengusung calon.

“Figur Ali akan menjadi kekuatan penyeimbang yang dibutuhkan semua pihak yang menaruh harapan dengan kapasitas dan kekuatan yang dimiliki. Ali itu kuda troya yang sejatinya,” tandasnya.

Selanjutnya, tinggal mesin politik dan kader Partai Gerindra seluruh NTB mengikuti perintah HBK.

“Partai Gerindra saya lihat saat ini memiliki begitu banyak kader potensial. Selain Ali, ada Rahman, ada Nurhidayah, dan Lalu Pathul Bahri,” sambungnya.

Selain di Partai Gerindra, figur potensial juga berpotensi dari Partai Golkar, nama-nama seperti Isvie Rupaedah, Mohan Roliskana, dan Indah Dhamayanti tak boleh diremehkan. Belum lagi, kader senior seperti Ahyar Abduh ataupun Suhaili FT.

“Kita tunggu saja siapa kader yang akan dimajukan oleh Golkar. Banyak pilihan,” ucapnya.

Hal yang sama, kata Didu lagi, berlaku pula di PPP. Sang ketua, Muzihir memiliki potensi untuk maju pada Pilgub 2024 selain Wartiah. Sosok muda seperti Akri pun dipandang layak untuk tampil.

“Selain Akri yang muda ada pula dari PKB, Akhdiansyah. Yang muda-muda ini tak usah takut lah melempar ide besar untuk NTB ke publik,” tandasnya.

Nama lain dari Pulau Sumbawa yang patut dihitung ialah Musyafirin. Bupati Kabupaten Sumbawa Barat ini pun terbilang mencatatkan beragam prestasi. Tahun 2024 mendatang sudah tak dapat maju di daerah.

“Ya pilihannya untuk melanjutkan karir politik maju di provinsi,” imbuhnya.

Mantan Direktur Eksekutif Walhi ini menegaskan, Pilgub NTB 2024 tak dapat dibilang masih jauh, bagi calon yang akan muncul saat ini adalah waktu yang tepat untuk tampil. Mulai unjuk diri dengan ide dan gagasan membangun NTB. Termasuk memperluas ruang silaturahmi.

“Saya yakin dari Nahdlatul Wathan, Nahdlatul Ulama, dan Muhammadiyah juga memiliki kader yang siap membangun NTB,” tutupnya.

Pangkogabwilhan I Pimpin Apel Bersama Acara HUT Kogabwilhan ke-2 Tahun 2021 di Dompak

Sumbawanews. Com, – Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr. Opsla. memimpin Apel bersama seluruh Prajurit Kogabwilhan I di Lapangan Apel Pembangunan Mako Kogabwilhan I di Pulau Dompak, Tanjung Pinang Kepri.

Kegiatan apel bersama segenap prajurit Kogabwilhan I ini dilakukan dalam rangka memperingati hari jadi Kogabwilhan I ke-2, tahun 2021.

Pada sambutannya Pangkogabwilhan I menyampaikan sudah dua tahun Kogabwilhan I bersiri bersama Koganwilhan II dan III, Namun Kogabwilhan I sudah banyak melaksanakan kegiatan operasi yang dilaksanakan yaitu : pada saat mengusir dan menghalau kapal ikan asing yang memasuki wilayah ZEE I, di peraiaran Natuna Utara, kemudian operasi Kemanusiaan pemulangan Mahasiswa/i dari Wuhan China yang terdampak Covid-19. Kemudian dilanjutkan pemulangan warga negara Indonesia sebagai pekerja migran di P. Sebaru sampai penanganan Covid -19 di dalam negeri dari Kogasgabpad RSD Wisma Atlet Kemayoran dan RSI di P. Galang. Selanjutnya penerimaan pekerja migran ke tanah air akibat dampak Covid-19.

Selain itu secara terus menerus menjaga kedaulatan di wilayah kerja Kogabwilhan I,
termasuk juga tetap melaksanakan Bhakti Sosial dalam membantu masyarakat akibat dampak pandemi Covid-19.

Disampaikan juga diibaratkan jika manusia dengan umur dua tahun tersebut relatif masih sangat muda namun sudah banyak yang dilakukan demi Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Diharapkan seluruh prajurit Kogabwilhan I tetap menjaga jati diri dan semangat sebagai Prajurit TNI,” ujarnya.

Selesai kegiatan Apel bersama ini Pangkogabwilhan I didampingi Ketua IKKT PWA Cabang XI BS Kogabwilhan I Ny. Fera Muhammad Ali melaksanakan ramah tamah dengan pemotongan Tumpeng yang diberikan kepada prajurit termuda dengan diawali doa bersama.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kas Kogabwilhan I Mayjen TNI Lismer Lumban Siantar didampingi Wakil Ketua IKKT PWA Cabang XI BS Kogabwilhan I Ny. Yeanny Lismer Lumban Siantar, beserta para pejabat Utama Kogabwilhan I beserta ibu-ibu pengurus IKKT PWA Cabang XI BS Kogabwilhan I.

Bakamla RI Gelar Latihan Sistem Peringatan Dini

(Jakarta). Direktorat Latihan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menggelar Latihan Sistem Peringatan Dini (SPD) bagi seluruh personel pengawak Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) dan Stasiun Bumi (SB). Latihan dilaksanakan secara hybird yang terpusat di Aula 2 Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/9/2021).

 

Latihan dibuka oleh Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos.,M.M., yang diwakili oleh Deputi Kebijakan dan Strategi Laksda Bakamla Tatit E. Witjaksono, S.E., M.Tr (Han). Dalam sambutannya dibeberkan tujuan dilaksanakan latihan SPD adalah sebagai pedoman dalam menyamakan pola pikir dan pola tindak dalam menguji kemampuan personel, peralatan dan jaringan dilingkungan Bakamla secara terintegrasi guna mendapatkan kemampuan operasi SPD yang optimal.

 

Disamping itu dijelaskan pula, pelaksanaan latihan ini juga diharapkan para pengawak SPD dapat menjadi sarana transfer pengetahuan dan informasi yang menyeluruh terhadap pendeteksian, pengidentifikasian, analisa dan desiminasi pada SPD.

 

Menutup sambutannya, Laksda Bakamla Tatit menekankan kepada seluruh peserta agar mengikuti latihan dengan sungguh-sungguh, perhatikan dengan seksama pembekalan yang disampaikan. Kepada narasumber supaya memberikan materi secara dua arah agar materi yang diberikan membekas kepada peserta.

 

Disela-sela kegiatan, Direktur Latihan Laksma Bakamla Bambang Irawan, S.E., M.Tr. Opsla, selaku ketua penyelenggara latihan mengatakan kegiatan latihan SPD ini diharapkan para pengawak SPD Bakamla benar-benar memahami tahapan dalam proses pengambilan keputusan SPD. “Memahami tahapan saat menerima informasi, tahapan pemanatuan, tahapan penyampaian pemantauan, tahapan pendalaman analisa, tahapan penyusunan laporan, tahapan keputusan dan tahapan desiminasi,” jelas Laksma Bakamla Bambang Irawan.

 

Kegiatan latihan SPD ini diselenggarakan selama 5 hari, yaitu dari 27 September – 1 Oktober 2021. (Bdr)

Bupati Hendy Beri Tenggat Waktu bagi Pengusaha Tambak untuk Dokumen

Jember, Sumbawanews.com— Bupati Jember Hendy Siswanto melihat langsung kondisi tambak-tambak di Desa Kepanjen. Di lokasi tambak ditemukan adanya pelanggaran-pelanggaran dalam pengelolaan tambak. Salah satunya pelanggaran garis sepadan pantai. Dari 18 lokasi (pemilik berbeda) yang direncanakan dikunjungi di titik ke 4 Bupati memberikan keterangan pers.

“Kalau kita lihat kayaknya ada satu posisi letak tambak ini agak masuk ke garis sepadan pantai,” ucap Bupati Hendy.

Garis sepadan pantai yang diatur oleh Pemerintah adalah 100 meter dihitung dari titik air pasang laut. Yang dilihat oleh Bupati Hendy tambak milik CV Mangkara yang menurut keterangan Owner baru mulai 6-7 bulan.

Melihat hal itu Bupati Hendy dengan bijak berkata, “Kami minta kepada owner-nya untuk satu panen ini dihentikan dulu, kita akan evaluasi dengan teman-teman. Jangan sampai kita sendiri yang memutuskan ini melanggar hukum. Kita wajib adil dengan semuanya.”

Berkeadilan, menurut Hendy Siswanto, tidak hanya berpihak kepada pengusaha tetapi juga kepada karyawan, nelayan bahkan lingkungan alam sekitar.

Kunjungan Bupati ke lokasi tambak di Desa Kepanjen didorong oleh aduan masyarakat Desa Kepanjen yang kurang merasakan manfaat adanya bisnis tambak bagi warga desa. Selain itu mereka juga prihatin atas kerusakan lingkungan baik itu pantai maupun sawah lahan pertanian yang terdampak tambak.

Di titik sebelumnya Bupati meninjau lokasi tambak yang besar yang mengaku lengkap legalitas usahanya. Ada 2 perusahaan tambak, PT Delta Guna Sukses & Anugrah Tanjung Gumukmas. Atas temuan di PT itu, Bupati berkomentar, “Dua PT sudah bagus tapi masih ada kurang lebihnya. Itu biasa. Dan, kami untuk IPAL belum memutuskan ya!. Ini artinya penilaian pembuangan limbah tetap akan dilakukan oleh tim ahli (bersertifikat nasional).

Di titik berikutnya Bupati mendatangi tambak rakyat rakyat milik Widodo (warga Yosowilangun Kabupaten Lumajang). Bupati minta ditunjukkan ijin-ijin usaha miliknya. Ternyata ijinnya hanya persetujuan usaha dari Kepala Desa setempat (Kepanjen). Selain itu jarak bibir pantai dengan lokasi tambak hanya puluhan meter saja. Bupati Hendy meminta Widodo agar mengurus perijinan secara benar dan lengkap.

Kepada awak media Widodo mengaku telah menghabiskan dana hingga mendekati miliaran rupiah untuk usahanya itu. Terpal ukuran lebar 7 meter buat alas tambak ia dibeli dari Surabaya. Terpal itu dijahit menggunakan las (terpal tebal dan mengandung besi ringan) selebar kolam. Belum lagi pompa air, baling-baling air dan kelistrikan.

Widodo mengaku senang didatangi oleh Bupati Jember. Ia berharap ada win-win solution atas usahanya.
(To2)

Sedikitnya Lima Sengketa Hukum 2021 Dimenangkan Pemda Sumbawa

Sumbawa Besar, Sumbawanews.com – Sedikitnya lima kasus sengketa hukum yang didampingi oleh Bagian Hukum Setda Sumbawa, di menangkan oleh Pemda Sumbawa. Dari lima kasus hukum tersebut, tiga diantaranya yakni sengketa pemberhentian perangkat desa oleh kepala desa, kemudian sengketa pemberhentian BPD dan sengketa pemenang tender proyek fisik.

“Ada tiga kasus pemberhentian perangkat desa, termasuk 1 kasus pemberhentian anggota BPD di Buer. Kita menang semua,” kata Asto Wintyoso, Kepala Bagian Hukum Setda Sumbawa, di ruang kerjanya Senin (27/09).

Diungkapkan, perangkat desa yang diberhentikan sebagai penggugat, menggugat kepala desa (tergugat) atas keputusan pemberhentian tersebut. Dan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) menguatkan keputusan yang telah diambil kepala desa.

“Jadi kepala desa yang memberhentikan perangkat desanya itu, keputusannya diakui, dikuatkan. Karena yang digugat memang keputusannya itu,” jelasnya.

Dikatakan, dengan keputusan tersebut, pengadilan menilai proses-proses yang telah dilakukan oleh kepala desa sebagai acuan untuk memberhentikan perangkat desa telah sesuai. “Artinya alasan dari kepala desa untuk melakukan pemberhentian sudah sesuai. Secara kewenangan, iya kepala desa punya kewenangan. Sebelumnya bagaimana, ada teguran dan sebagainya. Kemudian, prosesnya dimana yang dibuat salah ini. kan itu pointnya,” ucapnya.

Ia menambahkan, pada tahun 2021 juga terdapat beberapa kasus gugatan pemberhentian perangkat desa. Namun tidak didampingi oleh Bagian Hukum Setda Sumbawa, karena desa yang bersangkutan tidak meminta pendampingan hukum.

“Ada juga beberapa kasus pemberhentian perangkat desa yang lain, tapi mereka selesaikan sendiri. Mereka tidak minta pendapingan ke kita,” jelasnya.

Sedangkan kasus lainnya, yakni gugatan yang dilayangkan oleh swasta kepada pemda sumbawa, atas penetapan pemenang tender proyek dibeberapa tempat. Kasus tersebut juga dimenangkan oleh pemda sumbawa, karena pihak swasta tersebut tidak mengikuti beberapa proses sehingga digugurkan atau tidak dimenangkan dalam tender. (Using)

Berita Terkini

Truk Oleng di Pati, Dua Motorista Tewas

Sumbawanews.com,- Sebuah truk muatan tebu oleng dan menabrak tiga sepeda motor di Jalan Pati-Tayu, Desa Sidomukti, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Sabtu...

Musim Kemarau Picu Kekeringan di Jawa Tengah hingga Jawa Timur

Sumbawanews.com,- Seiring memasuki puncak musim kemarau, sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur mulai mengalami krisis air bersih yang mengancam kehidupan sehari-hari warga....

Jerman vs Pantai Gading: Duel Bintang di Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Toronto — Dua raksasa sepak bola dunia, Jerman dan Pantai Gading, siap bertemu dalam laga penentuan takdir di Grup E Piala Dunia 2026....

Titiek Tinjau Budidaya Udang Napi di Nusakambangan

Sumbawanews.com,- Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto atau yang akrab dipanggil Titiek Soeharto mengunjungi pusat budidaya udang Vaname di Pulau Nusakambangan, Cilacap,...

Berita Utama