Riskal Arief, S.Sos Peneliti Nusantara Centre Sejak abad ke-17, Nusantara mulai mengalami perubahan besar dengan datangnya bangsa asing. Bangsa kita yang kaya akan rempah-rempah dan sumber daya alam lainnya menjadi incaran, bahkan rebutan orang-orang Eropa. Salah satu pelaku utama dalam kolonialisme...
Pidato deklarasi Zul-Uhel bakal calon gubernur NTB 2024-2029 bersama PKS di Mataram 4 Agustus lalu berencana melanjutkan program beasiswa yang sukses pada periode pertama. Tak tanggung2 dari 5000 menjadi 10 ribu orang. Pertanyaannya dari mana duitnya dan bagaimana caranya? Realisasi...
Oleh: Muslim Arbi Direktur Gerakan Perubahan dan Koordinator Indonesia Bersatu Presiden Joko Widodo benar-benar langgar sumpah jabatan dan perbuatan tercela yakni; dalam kasus Ijazah Palsu Joko Widodo. Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Solo, Pengadilan Tinggi Semarang dan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia...
Investasi besar tidak berkolasi pada penyediaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan. Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) adalah buktinya. Ada investasi jumbo Rp 55 T di KSB berupa pembangunan smelter milik PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) justru tingkat pengangguran terbesar ketiga...
Tony Rosyid Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa Semua survei di Jakarta merilis hasil bahwa elektabilitas Anies tertinggi. Hampir tiga kali lipat dari elektabilitas Ahok dan Ridwan Kamil. Ini artinya bahwa dukungan arus bawah kepada Anies sangat kuat. Masyarakat Jakarta masih menginginkan...
Riskal Arief, S.Sos Peneliti Nusantara Centre Peribahasa "Si vis pacem, para bellum" berasal dari bahasa Latin yang artinya "Jika ingin damai, bersiaplah untuk perang." Peribahasa ini pertama kali dicatat oleh seorang ahli strategi militer Romawi bernama Publius Flavius Vegetius Renatus dalam...
Oleh: Anthony Budiawan – Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies) Jokowi menyampaikan minta maaf kepada masyarakat Indonesia. Jokowi memberi alasan, bahwa tidak ada manusia yang sempurna, sehingga tidak lepas dari kesalahan dan kekhilafan. Jokowi minta maaf, karena merasa bersalah,...
Dr. H. Abdul Chair Ramadhan, S.H., M.H. James Petras Profesor Emeritus Binghamton University USA, mengungkapkan dalam bukunya “Zionism, Militarism, and the Decline of US Power” (2009) bahwa demikian banyak organisasi Yahudi di Amerika. Tercatat ada 52 organisasi besar yang tergabung...
Oleh: Muslim Arbi Direktur Gerakan Perubahan dan Koordinator Indonesia Bersatu Jokowi minta maaf? Untuk urusan apa? Selama sepuluh tahun berkuasa track record buruk. Kerusakan nyaris sempurna di semua bidang. Ko enak aja minta maaf? Minta di kasihani Rakyat? Enak sekali cara...
Pilkada NTB kering ide dan gagasan. Hanya rutinitas politik lima tahunan. Tidak menyelesaikan masalah fundamental. Rakyat hanya diajak tepuk tangan dan hore2. Persoalan ketimpangan pembangunan antara P. Sumbawa dan P. Lombok kenyataan yang tak terbantahkan. Ironis PDRB NTB justru...

Berita Terkini

Downgrade Pintar: 5 HP di Bawah Rp10 Juta dengan Performa Flagship

Sumbawanews.com,- Di tengah tekanan ekonomi, kaum tengah semakin memilih downgrade smartphone—bukan untuk mengorbankan kualitas, tapi untuk mendapatkan performa flagship dengan harga lebih terjangkau. Perkembangan...

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Konferensi Pers Jadi Pesta Kemeriahan

Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia resmi menjadi juara pertama FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand 4-2 lewat adu penalti, Senin malam, 5 Oktober 2026, di...

Egy Maulana Vikri: Dari Medan ke Eropa, Kebanggaan Sepak Bola Indonesia

Sumbawanews.com,- Egy Maulana Vikri, winger asal Medan yang kini membela Dewa United, menjadi salah satu sosok paling menonjol dalam sepak bola Indonesia setelah menunjukkan...

Hafidz Hernanda Masih Dirawat Usai Dikeroyok di Tebet

Sumbawanews.com,- Koordinator Sosial dan Politik BEM UI, Hafidz Hernanda, masih menjalani perawatan di rumah sakit setelah diduga dikeroyok orang tak dikenal di Tebet, Jakarta...

Berita Utama