Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sumbawa, Ni Wayan Rusmawati mengakui, keberadaan tambang rakyat berdampak terhadap kegiatan pertanian. Baik dengan adanya alih fungsi lahan maupun resiko terhadap pencemaran.
“Ujungnya berdampak kepada petani,” jelasnya, saat Rapat Dengar Pendapat di DPRD Sumbawa Senin (10/08).
Baca Juga: DLHK Provinsi Akan Sampaikan Catatan BAP Pembinaan Tambang Rakyat
Selain itu, juga dapat menyebabkan dampak negative terhadap kesuburan tanah dan kualitas produksi dengan adanya penggunaan bahan kimia. “Kegiatan pertambangan di hulu, dan Hilir akan berdampak,” katanya.
Sementarar di satu sisi, saat ini Pemda Sumbawa melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sumbawa tengah berupaya untuk meingkatkan indeks pertanian. Baik dengan Pembangunan cek dam maupun kantong-kantong air.
“Kami berharap adanya kontribusi postifi (tambang rakyat) terhadap peratnian,” ucapnya. (Using)














