Home Berita Seorang Wlijo Tanggul Kulon Dijanjikan Dapat Obrok Mlijo Cinta Bantuan Bupati

Seorang Wlijo Tanggul Kulon Dijanjikan Dapat Obrok Mlijo Cinta Bantuan Bupati

Jember,Sumbawanews.com-Seorang perempuan yang sehari hari bekerja keliling jual sayuran dan kebutuhan dapur rumah tangga ( Mlijo, red) inisial (HL) 66 tahun, warga Dusun Krajan Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, kemarin siang sekitar pukul 10.30 Wib, mengalami nasib sial. Usut punya usut ibu Mlijo ini dijanjikan seorang pria tidak dikenal akan dapat bantuan dari Bupati Jember, Jumat, (3/04/2026).

Korban inisial (HL) 66 tahun, saat ditemui wartawan untuk dikonfirmasi di sebuah warung kopi (Warkop) milik ibu Yuli Semboro Lor. Korban menceritakan kronologis awal dari kejadian tersebut bahwa korban (Ngontel), perjalanan arah pulang dari Semboro menuju Tanggul.

Dan setibanya di TKP perkiraan 50 meter utara Gardu Induk PLN Tanggul, tepatnya di jalan Raya Semboro Dusun Semboro Lor, Desa Semboro, Kecamatan Semboro. Korban tiba-tiba di berhentikan oleh pria yang tidak dikenal dengan mengendarai sepeda motor yang berpakaian rapi.

Pelaku tampa basa-basi langsung menanyakan pada korban inisial (HL), “Ibu ini tidak mendapatkan bantuan Obrok warna pink dari program Bupati ya. Kalau tidak dapat saya bantu biar ibu nanti mendapatkan bantuan dari Bupati, dan saya ini orangnya pak Camat pasti dapat.

Oh iya., ibu sekarang bawa e-KTP ngak, kalau bawa e-KTP saya pinjam dulu biar enak langsung di proses mendapatkan bantuan Obrok warna pink dari Bupati.
Dan kalau ibu ingin mendapatkan bantuan uang tunai dari pemerintah melalui Kartu ATM, jadi uang ibu itu saya pinta dulu untuk mendaftarkan di Bank BRI,kata si pelaku.

Korban inisial (HL), tampa banyak tanya langsung mengeluarkan uang 200 ribu dari dalam isi dompetnya hasil berjualan keliling mulai pagi hingga siang hari di berikan pada pelaku. Dan karena di dompet saya itu ada foto copy e-KTP sama KK tak suruh bawa sekalian orangnya ngak mau karena bukan e-KTP.

Namun orangnya bilang setelah menerima uang 200 ribu dari saya itu, bilangnya uang yang 50 ribu saya tuker dengan beras 1 kintal dari toko Haji Mad (Tanggul). Dan uang yang 150 ribu itu untuk di daftarkan dan agar mendapatkan kartu ATM BRI, dan saya nanti akan dapat bantuan dari pemerintah gitu.

Dan saya sama pelaku itu disuruh cepat pulang menunggu di rumah saja, karena beras yang 1 kintal sebentar lagi mau diantarkan ke rumah dengan menggunakan motor (Tosa). Selanjutnya setelah saya sampai di rumah sambil menunggu antaran beras 1 kintal tersebut sampai sore belum ada kunjung datang.

“Akhirnya saya baru sadar kalau saya ini merasa kena tipu oleh pelaku itu, ya Allah kok teganya ya orang kayak saya ini mala jadi korban. Jadi dagangan saya ini mulai berkurang tidak seperti kemarinnya karena modalnya sudah tidak ada lagi, dan hasilnya jualan hanya cukup buat makan gitu aja alhamdulillah.” ujarnya.

(Indra)

Previous articleSuku-suku Iran Disebut Jatuhkan 2 Black Hawk AS
Next articleHarga Plastik Melonjak, AMDATARA Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga Air Kemasan
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.