Home Berita Sambut Tahun Baru 2022, Korem 162/WB Doa Bersama

Sambut Tahun Baru 2022, Korem 162/WB Doa Bersama

Mataram – Dalam rangka menyambut tahun baru 1 Januari 2022 esok hari, Korem 162/WB menggelar doa bersama. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh prajurit dan PNS Jajaran di tempat ibadah sesuai agama masing-masing.

Umat Hindu melaksanakan doa bersama di Pura Pasupati Gebang, Kristen di Aula Makorem 162/WB dan Islam di Masjid Al Muttaqin Makorem jalan Lingkar Selatan Kota Mataram, Jumat (31/12/2021) yang berlangsung khidmat dan khusyuk.

Doa bersama yang dilaksanakan umat Islam dipimpin langsung oleh Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, ST. M.Si., dihadiri para Kasi, Perwira staf, serta Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Danrem 162/WB mengatakan, doa bersama dilakukan sebagai langkah positif untuk menyambut tahun baru agar diberikan kemampuan dan kekuatan, serta kelancaran dan kemudahan dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Melalui doa bersama ini, Mamik Rudy sapaan akrab Danrem, berharap agar bangsa dan negara khususnya wilayah NTB diberikan berkah, dijauhkan dari bala dan bencana serta diangkatnya bencana Covid-19 dari bumi Nusantara.

Menurutnya, doa tidak hanya dilakukan saat ini saja, namun setiap saat dapat dilakukan terutama setelah sholat fardhu maupun sholat sunnah atau waktu-waktu yang mustajab untuk berdoa.

“Insyaa Allah dengan izin-Nya, semoga kita semua diberikan kesehatan, umur yang barokah dan kasih sayangnya,” harapnya.

Dalam menyambut malam pergantian tahun, Putra kelahiran Lombok Tengah ini mengimbau seluruh masyarakat NTB agar mengedepankan protokol kesehatan untuk mencegah munculnya kluster baru Covid-19 dan mempertahankan wilayah NTB tetap berada pada level 1.

Previous articleDandim Imbau Warga Lombok Timur Malam Tahun baru di Rumah Saja
Next articlePererat Hubungan Dengan Masyarakat, Di Awal Tahun 2022 Satgas Yonif 126/KC Kunjungi Rumah Warga Perbatasan
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.