Home Berita Rayakan Panen Padi, Muspika Kencong dan Petani Gelar Tasyakuran dan Doa...

Rayakan Panen Padi, Muspika Kencong dan Petani Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama

Jember, Sumbawanews.com-Suasana senang gembira merasakan panen padi dan penuh harapan para petani kususnya yang ada di wilayah Desa / Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pada siang hari ini Kamis, 21 Agustus 2025, puluhan petani berkumpul dipinggir sawah menggelar tasyakuran untuk doa bersama.

Tasyakuran panen padi tersebut dihadiri Muspika Kencong, dan Plt Kades Kencong, dan perangkat desa, dan Babinsa beserta Dinas Pertanian dan Dinas Pengairan setempat, dengan semangat optimis para petani menuju musim panen padi yang sesuai dengan penuh harapan yang lebih baik dan barokah.

Gelar tasyakuran yang sangat sederhana sekali mengunakan alas terpal sebagai alas untuk warga membaca tahlil yang ditujukan untuk ahli kubur masing-masing dan para sesepuh Desa / Kecamatan Kencong, dengan kebersamaan dan kesederhanaan menjadi daya tarik dalam acara hari ini.

Dan dimana doa-doa dipanjatkan untuk memohon keselamatan, kesejahteraan, dan keberkahan pada setiap langkah para petani. Dan tidak hanya memohon keselamatan, namun juga dengan penuh keyakinan mereka memanjatkan doa agar panen padi di musim mendatang lebih baik dan terhindar dari hama.

“Tugiran selaku warga Gumuk Banji Kencong juga berkomentar pada media saat di konfirmasi di pinggir sawah yang terdampak hama. Padi disini rusak karena dimakan oleh tikus, dan sama penyakit kresek kususnya musim saat ini, kalau untuk lahan pertanian disini sangat luas lebar dan luas sekali.

Dan harapan kami sebagai orang petani kususnya, harus ada tindakan dari pemerintah dan agar para petani yang saat ini, dan di tahun ini menanam pagi agar mendapatkan hasil panennya dengan sesuai harapan, artinya tidak ada lagi yang namanya hama tikus dan penyakit kresek”Ucapnya Tugiran.

“Camat Kencong M. Najmul Huda,
Kita sudah berkordinasi sama Dinas Pertanian dan Kepala Desa Kencong untuk melakukan langkah-langkah penanganan maupun pencegahan. Memang wabah tikus ini kalau di bilang gampang, ya gampang, namun kalau di bilang itu sulit ya sulit.

Ya artinya gampang-gampang susah untuk mengusir tikus yang ada di sawah,
dan kita sudah menghimbau pada warga untuk melakukan antisipasi yaitu untuk memasang jaring, dan juga ada yang memasang penerangan listrik juga, bahkan sampai berjaga di sawahnya.

Dan kita juga sudah menghimbau pada Pak RT maupun Pak RW dan juga pada Pak Kampung untuk di sebar luaskan informasi penting ini kepada warganya.
Dan kita berharap wabah ini pergi, karena tikus disini banyak sekali kalau sudah wabah, dan kita liat sendiri banyak sekali.

Dan harapan sudah kami jelaskan diawal yaitu pencegahan yang kita maksud tadi itu, karena di obatpun, bahasanya itupun tidak mempan kalau sudah musim wabah.
Dan harapkan semoga berlalu sambil kita selamatan tadi pagi di area sawah wilayah kencong.

Dan juga ada selametan panen, dan salah satunya untuk melakukan upaya-upaya itu tadi yang kami jelaskan dengan tasyakuran. Dan alhamdulillah wabah ini sudah mulai berkurang sekitar 2 bulanan yang lalu sudah menyerang kita dengan parah parahnya.

Dan sekarang sudah mulai berkurang, dan kalau kemarin tanaman Jagung pun juga di serang, Cabe, kemarin-kemarinnya juga sama di serang. Dan mudah-mudahan hama dan penyakit kresek ini segera pergi, dan para petani bisa panen padinya dengan hasil yang berbarakah.

Kami berharap, dengan adanya tasyakuran tadi siang ini, hasil bumi yang kami peroleh pada musim tanam mendatang akan lebih melimpah. Dan semoga panen kali ini juga menjadi berkah bagi semua para petani di Desa / Kecamatan Kencong”Ujarnya Huda

(Indra)

Previous articleGadik di Ujung Negeri: Dari Prajurit untuk Generasi Bangsa
Next articlePengurus DPD Partai Gelora Se-Indonesia Dilantik Besok, Ini Pengurus DPD Sumbawa
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.