Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Mencermati usulan revisi perda tentang toko ritel modern berjejaring nasional, pemerintah daerah sependapat bahwa regulasi yang ada perlu disesuaikan dengan dinamika sosial dan ekonomi terkini. Terutama untuk melindungi keberlanjutan usaha kios dan toko tradisional.
Baca Juga: Pemda Siap Fasilitasi Pemekaran Kecamatan Badas
“Pemerintah daerah siap berdiskusi bersama dprd guna merumuskan kebijakan yang adil, berkeadilan ekonomi, dan tetap memberikan ruang usaha yang sehat dan kompetitif bagi semua pelaku usaha,” kata Mohamad Ansori, Wakil Bupati Sumbawa Dalam menyampaikan Jawaban Bupati Sumbawa Terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Sumbawa Atas Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, Rabu (16/07).
Dijelaskan, terkait minimarket dan produk lokal, pemerintah daerah mengapresiasi perhatian Fraksi PDI Perjuangan terhadap ekosistem ekonomi kerakyatan. Pemerintah daerah akan menertibkan izin minimarket yang tidak memenuhi ketentuan serta memperkuat regulasi agar setiap gerai wajib menyediakan ruang bagi produk umkm lokal.
Disamping itu, pengawasan terpadu bersama DPRD, OPD teknis, dan masyarakat akan diperkuat. Agar keberadaan minimarket mendukung tumbuhnya usaha lokal dan bukan sebaliknya.
Ditambahkan, mengenai penegakan aturan perizinan minimarket, pemerintah daerah menyampaikan bahwa audit izin seluruh gerai akan segera dilakukan. pemerintah daerah juga akan memperkuat koordinasi antar-opd dalam menindak pelanggaran zonasi, jam operasional, dan legalitas minimarket lainnya.
“hal ini menjadi komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keadilan berusaha dan perlindungan terhadap pelaku usaha mikro di daerah,” kata wabup.
Sedangkan terkait kemitraan konkret minimarket dengan UMKM lokal, pemerintah daerah mengapresiasi masukan agar kolaborasi dengan pelaku usaha kecil diperkuat. Program seperti temu bisnis dan bale berdaya akan ditingkatkan dalam hal volume produk, pelatihan kurasi dan packaging, serta distribusi.
“evaluasi berkala terhadap efektivitas kemitraan ini akan dilakukan secara transparan,” jelas dia. (Using)















