Sumbawanews.com,- Pergantian kepengurusan strategis di I.League resmi terjadi setelah Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, ditunjuk sebagai Komisaris Utama menggantikan Zainudin Amali yang mengundurkan diri. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa I.League 2026 yang berlangsung di Jakarta Selatan pada Rabu, 26 Agustus 2026. Amali menyampaikan pengunduran dirinya karena kesibukan pribadi, sementara PSSI menugaskan Yunus Nusi secara ex-officio sesuai aturan Anggaran Dasar yang menetapkan jabatan Komisaris Utama harus diisi oleh pimpinan PSSI. Perubahan ini tidak mengubah struktur direksi, yang tetap dipimpin oleh Ferry Paulus sebagai Direktur Utama.
Komposisi Dewan Komisaris I.League 2026 kini terdiri dari Yunus Nusi sebagai Komisaris Utama, Glenn Sugita yang mewakili Persib Bandung sebagai juara Super League, dan Muhammad Lutfi yang tetap menjabat sebagai Komisaris Independen. Sementara itu, jajaran direksi tetap dipertahankan: Ferry Paulus sebagai Direktur Utama, Sadikin Aksa sebagai Direktur Bisnis, Teddy Tjahjono sebagai Direktur Finansial dan Administrasi, serta Asep Saputra yang tetap menangani Direktorat Kompetisi. Ferry Paulus menegaskan, perubahan ini bertujuan memperkuat pengawasan dan tata kelola internal liga.
Di sisi kompetisi, I.League mengumumkan jadwal resmi pembukaan Super League 2026/27 yang akan berlangsung pada Jumat, 4 September 2026 pukul 19.00 WIB. Bali United ditunjuk sebagai tuan rumah dalam laga pembuka seremonial melawan PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Sebelumnya, pada pukul 15.30 WIB, Arema FC akan menjamu Isenmulang Kalteng FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, menjadi laga pertama hari pembuka. Pertandingan antara Bali United dan PSS Sleman secara resmi menjadi penanda dimulainya musim baru kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Selain perubahan kepengurusan dan jadwal kompetisi, I.League juga mengumumkan kenaikan signifikan subsidi klub. Pada musim 2026/27, setiap tim peserta Super League akan menerima subsidi sebesar Rp27 miliar, naik dari Rp19 miliar pada musim sebelumnya. Ferry Paulus menyatakan peningkatan ini sebagai bentuk komitmen mendukung kelangsungan operasional klub selama musim kompetisi. Dengan kombinasi perubahan tata kelola, jadwal resmi, dan dukungan finansial yang lebih besar, I.League memasuki musim 2026/27 dengan sejumlah langkah strategis yang dirancang untuk memperkuat stabilitas dan profesionalisme liga.














