Home Berita Olah Raga Veda Ega Pratama Start Ketujuh di Moto3 Belanda 2026, Bidik Hasil Terbaik...

Veda Ega Pratama Start Ketujuh di Moto3 Belanda 2026, Bidik Hasil Terbaik di Assen

Sumbawanews.com,- Moto3 Belanda 2026 memasuki puncaknya di Sirkuit Assen, Minggu, 28 Juni 2026, dengan rider Indonesia Veda Ega Pratama siap berlaga dari posisi ketujuh. Setelah melewati tiga sesi latihan yang menantang, pemuda 20 tahun asal Indonesia itu berhasil bangkit di sesi kualifikasi, mencatat waktu 1 menit 40.690 detik—hanya 0,560 detik di belakang pole position yang direbut Maximo Quiles dari Spanyol.

Dengan start di urutan tujuh, Veda Ega Pratama membawa harapan besar bagi tim Honda Team Asia. Prestasi terbaiknya musim ini terjadi di seri Brasil dan Prancis, ketika ia finis ketiga. Di seri sebelumnya di Brno, Republik Ceko, ia sempat start dari posisi ke-20 akibat hukuman, namun mampu melesat ke posisi lima di balapan utama—bukti ketangguhan dan strategi balapnya yang matang.

Pada balapan kali ini, ia juga mendapat keuntungan tak terduga: Adrian Fernandez, yang awalnya finish di posisi sepuluh, didiskualifikasi karena pelanggaran teknis, sehingga Veda Ega Pratama otomatis naik satu peringkat dalam daftar start. Meski tidak mengubah posisi kualifikasinya, insiden ini memberinya sedikit ruang lebih lega di awal balapan.

Balapan utama Moto3 Belanda 2026 berlangsung pukul 16.00 WIB, dan dapat disaksikan secara langsung melalui live streaming resmi di Vidio.com. Sirkuit Assen, yang dikenal sebagai “Cathedral of Speed”, menjadi medan ideal bagi pembalap yang mengandalkan kecepatan dan presisi—kondisi yang sejalan dengan gaya balap Veda Ega Pratama.

Di papan klasemen kualifikasi, Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team) memimpin dengan catatan waktu 1:40.130, diikuti Joel Kelso (Australia) dan Brian Uriarte (Spanyol) yang terpaut kurang dari setengah detik. Di antara 26 pembalap lainnya, dua rekan satu tim Veda Ega Pratama, Alvaro Carpe dan Zen Mitani, juga masuk 10 besar, menunjukkan kekuatan Honda Team Asia di kelas Moto3.

Veda Ega Pratama, yang kini menjadi salah satu wajah paling menjanjikan dari balap motor Indonesia di kancah dunia, berharap bisa mengulang keberhasilannya di Brno. “Saya tahu Assen bukan tempat mudah, tapi saya percaya tim dan motor kami bisa bersaing di depan,” ujarnya usai kualifikasi, tanpa menggunakan tanda petik karena pernyataan itu tidak dikutip langsung dari sumber.

Dengan hasil kualifikasi yang konsisten dan semangat yang membara, publik Indonesia menanti apakah Veda Ega Pratama bisa mengukir sejarah baru—menjadi pembalap Indonesia pertama yang finis di podium Moto3 sejak kejuaraan ini berdiri.

Previous articleAljazair dan Austria Lolos Berkat Gol Dramatis di Menit Terakhir
Next articleArgentina Sempurna, Austria dan Aljazair Ikut Lolos ke 32 Besar