Sumbawanews.com,- Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada telah mencatat 297 gol dari 102 pertandingan, dengan gol bunuh diri menjadi pencetak gol terbanyak sebanyak 14 kali, mengungguli Lionel Messi dan Kylian Mbappe yang masing-masing mengoleksi 8 gol. Turnamen yang berakhir pada 20 Juli 2026 ini menjadi edisi paling produktif dalam sejarah Piala Dunia, menyusul ekspansi peserta dari 32 menjadi 48 tim. Fenomena ini memecahkan rekor gol bunuh diri sebelumnya yang tercatat 12 kali di Piala Dunia 2018. Di posisi berikutnya, Erling Haaland menempati urutan ketiga dengan 7 gol, sementara Harry Kane dan Jude Bellingham dari Inggris sama-sama mencetak 6 gol. Spanyol dan Prancis masing-masing diperkuat oleh Mikel Oyarzabal dan Ousmane Dembele yang menyumbang 5 gol.
Rekor gol tercipta saat Auston Trusty dari Amerika Serikat mencetak gol ke-173 pada babak penyisihan, melewati total gol Piala Dunia 2022 yang sebelumnya mencatat 172 gol. Dengan jumlah pertandingan yang meningkat signifikan, turnamen ini tidak hanya memperluas kompetisi, tetapi juga membuka ruang bagi kejutan-kejutan tak terduga di lapangan, termasuk dominasi gol bunuh diri yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Meski para bintang dunia seperti Messi dan Mbappe tampil gemilang, statistik resmi FIFA menunjukkan bahwa kekeliruan di belakang pertahanan justru menjadi penentu utama dalam perburuan Sepatu Emas. Tidak ada pemain tunggal yang mampu mengalahkan jumlah gol bunuh diri, menjadikan momen ini sebagai salah satu catatan paling unik dalam sejarah sepak bola global.















