Sumbawanews.com,- Timnas Vietnam U-20 tersingkir dari Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 setelah gagal memenangkan satu pun laga di fase grup, mengakhiri misi mereka tanpa poin dan terdegradasi ke Development Group. Kegagalan ini tidak hanya menghalangi langkah mereka ke putaran final tahun depan, tetapi juga memastikan absennya generasi emas Golden Star Warrior dari kualifikasi edisi 2029, membangkitkan memori pahit kegagalan serupa yang pernah dialami tim senior lebih dari satu dekade lalu.
Pada Piala AFF 2012, tim nasional senior Vietnam nyaris terdegradasi ke babak kualifikasi karena aturan ketat yang mengharuskan dua tim dengan poin terendah bertarung untuk bertahan di turnamen utama. Meski kalah 1-3 dari Thailand di laga terakhir, Vietnam selamat berkat kemenangan 2-0 Filipina atas Myanmar di pertandingan paralel. Hasil itu mengubah selisih poin dan menyelamatkan nama Vietnam dari malu besar, seperti dilaporkan media Vietnam The Thao 247. Kini, nasib serupa tak lagi bisa diharapkan. Tim U-20 tidak mendapat bantuan dari hasil pertandingan lain, dan kegagalan total mereka menjadi bukti nyata krisis berkelanjutan dalam pembinaan pemain muda.
Federasi Sepak Bola Vietnam kini dihadapkan pada tekanan besar untuk merevisi sistem akademi dan pelatihan usia dini. Tanpa keajaiban seperti yang terjadi pada 2012, kekalahan ini bukan sekadar kegagalan sementara, tapi peringatan keras bahwa fondasi sepak bola muda Vietnam sedang runtuh.















