Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas U-17 Malaysia, Muhammad Shukor Adan, mengakui timnya kalah telak 0-3 dari Timnas Indonesia U17 dalam laga uji coba di Stadion Manahan, Solo, pada Selasa, 7 Juli 2026 malam. Ia menilai kekalahan itu disebabkan oleh tiga faktor utama: hilangnya konsentrasi, menurunnya intensitas permainan, dan berkurangnya agresivitas saat bertahan. Shukor Adan menegaskan bahwa timnya mudah dihukum oleh lawan setiap kali kehilangan fokus di fase defensif, sementara kondisi kebugaran sebagian pemain juga terganggu akibat hanya memiliki dua hari persiapan sebelum laga.
Meski hasil tersebut sulit diterima, pelatih berusia 41 tahun itu memilih untuk tidak menyalahkan para pemain. Ia menekankan bahwa kekalahan ini menjadi bagian dari proses evaluasi menjelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2027. Shukor Adan juga mengungkap bahwa enam hingga tujuh pemain yang jarang tampil diberi kesempatan bermain dalam laga ini, sebagai bagian dari uji coba strategi dan rotasi skuad. Menurutnya, pengalaman ini akan menjadi bahan penting untuk memperbaiki performa tim ke depan.
Ia menambahkan bahwa keterbatasan waktu persiapan memengaruhi tingkat kebugaran sejumlah pemain, sehingga mereka tidak mampu mempertahankan ritme permainan yang konsisten. “Kami datang dengan hanya dua hari persiapan. Ada pemain yang kebugarannya belum optimal, dan itu harus kami akui,” ujarnya. Dengan fokus pada pembelajaran, Shukor Adan berkomitmen untuk memperbaiki semua kelemahan yang terungkap sebelum menghadapi tantangan lebih berat di kualifikasi Asia.













