Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia terancam tersingkir dari Piala AFF 2026 setelah kalah 0-3 dari Vietnam pada laga ketiga Grup A, Rabu, 5 Agustus 2026. Kekalahan telak itu membuat Skuad Garuda harus menang mutlak saat menghadapi Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat, 7 Agustus 2026, jika masih ingin mengejar tiket semifinal. Tanpa kemenangan, peluang lolos ke babak empat besar hampir mustahil. Singapura, yang tampil solid sepanjang fase grup, menjadi lawan berbahaya dengan pertahanan terkuat di turnamen ini—hanya kebobolan satu gol dalam tiga laga.
The Lions, di bawah asuhan Gavin Lee, menunjukkan kemajuan signifikan, bahkan berhasil lolos ke Piala Asia 2027, membuktikan mereka bukan lagi tim yang bisa dianggap remeh. Kunci utama keberhasilan mereka terletak pada keseimbangan antara pertahanan rapat dan serangan balik cepat, yang sempat menghukum Indonesia saat melawan Vietnam. John Herdman pun dihadapkan pada tantangan besar: mengubah strategi dari menyerang tanpa struktur menjadi permainan terorganisir yang mampu menahan tekanan dan memanfaatkan peluang.
Ancaman terbesar bagi Indonesia datang dari striker Ilhan Fandi, pemain berdarah Indonesia berpostur 183 cm yang telah mencetak dua gol dalam tiga laga grup—menyumbang separuh dari empat gol timnya. Putra legenda Fandi Ahmad ini unggul dalam duel udara, ketajaman satu lawan satu, dan penyelesaian akhir yang mematikan. Selain itu, Singapura juga sangat berbahaya dalam situasi bola mati, meski Indonesia memiliki sejumlah pemain bertubuh tinggi. Gawang yang dikawal Izwan Mahbud belum pernah dibobol oleh Vietnam, tim juara bertahan, menunjukkan soliditas lini belakang The Lions.
Dengan hanya satu laga tersisa, Indonesia tidak punya ruang untuk salah. Kemenangan bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan mutlak. Dan jika Ilhan Fandi dibiarkan bebas berkembang, skenario kekalahan bisa kembali terulang.














