Sumbawanews.com,- Media Vietnam memperkirakan Timnas Indonesia akan kehilangan kekuatan jelang Piala AFF 2026 akibat tidak masuknya turnamen ini dalam kalender FIFA. Namun, laporan terbaru justru menyebut Indonesia justru memiliki keunggulan tak terduga: sebelas pemain naturalisasi yang siap tampil dalam satu susunan pemain. Hal ini dimungkinkan karena seluruh pemain naturalisasi tersebut kini berkarier di Liga Indonesia, sehingga tidak terkendala oleh jadwal pemusatan latihan internasional.
Pelatih John Herdman telah memanggil 50 nama untuk pemusatan latihan, dan dari jumlah itu, setidaknya 12 pemain naturalisasi aktif bermain di kompetisi domestik. Menurut laporan media Vietnam, The Thao247, kondisi ini memberi keuntungan strategis besar bagi Indonesia dibanding negara-negara lain di kawasan yang masih bergantung pada pemain yang bermain di Eropa. Media tersebut bahkan menyebut bahwa Indonesia berpotensi menurunkan skuad hampir seluruhnya terdiri dari pemain naturalisasi — sebuah skenario yang sebelumnya dianggap mustahil.
Pandangan ini muncul setelah sejumlah pihak di Vietnam mengira bahwa klub-klub Eropa tidak akan melepas pemain Indonesia yang bermain di luar negeri, mengingat Piala AFF 2026 bukan turnamen resmi FIFA. Namun, keberadaan para pemain naturalisasi di liga lokal justru membatalkan asumsi itu. Dengan demikian, Timnas Indonesia tidak hanya tetap kompetitif, tetapi bisa jadi salah satu tim paling kuat dalam hal kepadatan kualitas pemain naturalisasi di ajang tersebut.
Laporan itu juga menyoroti bahwa keputusan ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari strategi jangka panjang dalam pengembangan tim nasional yang mengintegrasikan pemain asing yang telah beradaptasi dengan budaya dan gaya bermain sepak bola Indonesia.















