Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia gagal melangkah ke semifinal Piala AFF 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026). Gol Ragnar Oratmangoen pada menit ke-47 sempat memberi harapan bagi Tim Merah Putih, namun kesalahan koordinasi antara kiper Cahya Supriadi dan Rizky Ridho pada menit ke-66 membuahkan gol balasan dari Ilhan Fandi, yang mengakhiri peluang Indonesia untuk lolos. Dengan hasil itu, Indonesia finis di posisi tiga Grup A dengan tujuh poin, kalah dari Vietnam dan Singapura yang maju ke babak empat besar.
Ini menjadi kali kedua berturut-turut Indonesia gagal mencapai semifinal Piala AFF — setelah sebelumnya juga tersingkir di fase grup pada edisi 2024, ketika PSSI mengirim tim U-23 demi fokus pada kualifikasi Piala Dunia 2026. Pada 2024, skuad Garuda hanya meraih satu kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan, serta finis ketiga di Grup B. Kegagalan berulang ini menjadi catatan kelam pertama dalam sejarah 30 tahun Piala AFF, di mana Indonesia belum pernah gagal lolos ke semifinal secara beruntun.
Kegagalan di Piala AFF 2024 menjadi salah satu faktor yang mendorong PSSI memecat Shin Tae-yong pada Januari 2025. Kini, di bawah kepemimpinan Erick Thohir yang memasuki hampir empat tahun masa jabatannya (2023–2027), dua kegagalan berturut-turut di Piala AFF ditambah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 menjadi rapor merah yang semakin sulit diabaikan. Meski sempat menang atas Kamboja dan Timor Leste, performa tim yang konsisten di bawah ekspektasi membuat tekanan terhadap manajemen PSSI terus meningkat.















