Sumbawanews.com,- Timnas Cape Verde mencatat sejarah di Piala Dunia 2026 dengan menjadi satu-satunya tim yang mampu menahan imbang tiga juara dunia dalam 90 menit, meski akhirnya tersingkir di babak 32 besar. Debutan asal Afrika Barat ini menahan Spanyol 0-0 di laga pembuka, menahan Uruguay 2-2 di fase grup, dan menahan Argentina 1-1 sebelum kalah dalam perpanjangan waktu.
Cape Verde, yang lolos ke babak gugur berkat tiga hasil imbang tanpa kalah, menjadi kejutan terbesar turnamen. Kiper Vozinha menjadi pahlawan saat menyelamatkan delapan tembakan dari Spanyol. Di laga kedua, Kevin Pina mencetak gol pertama Cape Verde di Piala Dunia, diikuti oleh Helio Varela yang menyamakan kedudukan melawan Uruguay. Di babak 32 besar, Lionel Messi membuka skor untuk Argentina, tetapi Deroy Duarte menyamakan kedudukan hingga pertandingan berakhir imbang 1-1 setelah 90 menit.
Meski akhirnya kalah 3-1 setelah gol tambahan dari Lisandro MartÃnez, Lopez Cabral, dan bunuh diri Diney, perlawanan Cape Verde membuat dunia sepak bola menghormati tim kecil yang bermain tanpa takut. Pelatih Bubista sukses membangun tim yang tangguh, disiplin, dan mampu menahan kekuatan raksasa sepak bola dunia.
Cape Verde menjadi tim pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mencatat tiga hasil imbang di fase grup tanpa sekali menang, sekaligus satu-satunya tim yang bertahan tanpa kebobolan dari tiga juara dunia dalam waktu normal.















