Sumbawanews.com,- Laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina berakhir tanpa gol setelah 90 menit, sehingga memaksa kedua tim melanjutkan pertandingan ke babak extra time. Keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada Enzo Fernandez pada menit ke-90 menjadi titik balik krusial, setelah pemain Argentina itu menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Pau Cubarsi dalam duel perebutan bola di tengah lapangan. Argentina harus bertanding dengan 10 pemain selama sisa waktu normal, sementara Spanyol yang lebih dominan dalam serangan gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mencetak gol penentu.
Sejak awal, Spanyol menguasai ritme permainan dengan tekanan tinggi, meski belum mampu menembus pertahanan Argentina yang disiplin. Di babak pertama, Albiceleste nyaris tak menciptakan peluang berbahaya, sementara tim asuhan Luis de la Fuente hanya mampu mencatat dua tembakan tepat sasaran tanpa membuahkan hasil. Perubahan strategi muncul di awal babak kedua, ketika Lionel Scaloni memasukkan Leandro Paredes menggantikan Nico Gonzalez, sekaligus menambahkan Nicolas Otamendi menggantikan Lisandro Martinez yang cedera.
Spanyol terus menekan, dengan Dani Olmo dan Alex Baena menjadi ujung tombak serangan. Tendangan dari luar kotak penalti oleh Olmo dan sundulan Ferran Torres berhasil diblok oleh Emiliano Martinez, yang tampil luar biasa sebagai penjaga gawang. Pergantian pemain terus dilakukan kedua tim: Ferran Torres dan Pedri masuk menggantikan Oyarzabal dan Fabian Ruiz di menit ke-62, sementara Nico Williams dan Mikel Merino menyusul di menit ke-75. Spanyol mencatat delapan tembakan tepat sasaran di babak kedua, sementara Argentina sama sekali tidak menguji gawang Unai Simon.
Di masa injury time, Nico Williams nyaris membawa Spanyol unggul dengan tembakan keras yang kembali dihalau Martinez. Tak lama setelah itu, insiden kontroversial terjadi ketika Enzo Fernandez melanggar Cubarsi, dan wasit langsung menunjukkan kartu kuning kedua, mengusirnya dari lapangan. Tendangan bebas terakhir Spanyol oleh Lamine Yamal pun gagal menembus tembok pertahanan Argentina. Skor 0-0 bertahan, dan laga pun resmi memasuki babak extra time.















