Sumbawanews.com,- Dalam langkah pertamanya memimpin Persija Jakarta menyongsong musim kompetisi Super League 2026-2027, pelatih asal Korea Selatan Shin Tae-yong langsung turun ke lapangan untuk memeriksa secara mendetail kondisi Persija Training Ground di Depok, Kamis (25/6/2026). Bukan sekadar formalitas, kunjungan ini menunjukkan komitmen sang pelatih untuk membangun fondasi teknis dan logistik yang sempurna sebelum tim mulai menjalani sesi latihan perdana.
Dengan teliti, Shin mengecek setiap aspek fasilitas—dari kondisi rumput lapangan, sistem drainase, ruang pemulihan, hingga peralatan latihan modern. Ia tak hanya melihat, tapi juga berdiskusi dengan staf teknis dan manajemen klub tentang kesiapan infrastruktur pendukung. “Setiap detail itu penting,” demikian pernyataan resmi Persija yang mengutip ucapan pelatihnya. “Tim-tim besar dibangun jauh sebelum hari pertandingan, bukan di hari pertandingan.”
Kehadiran Shin di lokasi latihan bukan hanya simbolik. Ia diboyong Persija dengan misi jelas: membawa Macan Kemayoran meraih gelar juara. Untuk itu, ia percaya bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh taktik atau pemain, tapi juga oleh lingkungan yang mendukung proses pemulihan, pemrograman latihan, dan kenyamanan atlet. Kondisi lapangan yang tidak rata, sistem pencahayaan yang kurang memadai, atau ruang fisioterapi yang tidak lengkap—semua bisa menjadi penghambat performa maksimal.
Kunjungan ini juga menjadi sinyal kuat bagi para pemain yang akan bergabung dalam masa persiapan. Shin tidak hanya datang sebagai pelatih, tapi sebagai pemimpin yang ingin memahami setiap sudut tempat mereka akan bekerja keras. Dengan begitu, ia bisa merancang program latihan yang disesuaikan dengan kapasitas fisik dan psikologis tim, bukan sekadar meniru model dari Korea Selatan atau Eropa.
Sebelumnya, Persija telah mengumumkan kontrak tiga tahun untuk Shin Tae-yong, sebuah keputusan yang disambut antusias oleh manajemen dan suporter. Kini, dengan langkah nyata ini, sang pelatih menegaskan bahwa ia serius menjalankan amanah tersebut—bukan hanya dengan strategi di papan, tapi juga dengan kehadiran di tanah latihan, di bawah terik matahari Depok, memastikan bahwa setiap langkah tim dimulai dari dasar yang kuat.
Musim baru Persija belum dimulai, tapi jejak kepemimpinan Shin Tae-yong sudah terukir jelas: tidak ada yang terlalu kecil untuk diperhatikan, jika tujuannya adalah keunggulan.















