Home Berita Olah Raga Shin Tae-yong Tetap Latih Persija Meski Dihukum 10 Tahun oleh Federasi Korea...

Shin Tae-yong Tetap Latih Persija Meski Dihukum 10 Tahun oleh Federasi Korea Selatan

Sumbawanews.com,- Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong tetap menjalankan tugasnya di Indonesia meski dijatuhi sanksi berat oleh Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA), berupa penangguhan kualifikasi selama 10 tahun dan pengusiran permanen dari dunia sepak bola Korea Selatan. Hukuman tersebut diumumkan pada awal Juli 2026, menyusul sejumlah kontroversi selama masa kepemimpinannya di Ulsan HD, termasuk perselisihan dengan pemain, dugaan tindakan penyerangan, dan aktivitas golf saat tim bertanding tandang. Meski sanksi berlaku di Korea Selatan, tidak ada larangan resmi dari PSSI atau Persija yang menghentikan kontraknya yang berlaku hingga 2029.

KFA mengonfirmasi bahwa sanksi hanya berlaku di wilayah yurisdiksi Korea Selatan, sehingga tidak secara otomatis membatalkan posisi Shin sebagai pelatih kepala Persija Jakarta. PSSI telah menerima pemberitahuan resmi terkait hukuman tersebut, namun hingga kini tidak mengambil tindakan apapun terhadap karyawannya yang berada di luar negeri. Shin Tae-yong sendiri saat ini berada di Indonesia dan terus memimpin latihan tim, sambil menanggapi keputusan KFA dengan sikap tenang.

Dalam wawancara telepon dengan media Korea Selatan, Channel A, Shin mengaku merasa hukuman itu tidak adil. “Ada banyak aspek yang menurut saya tidak adil, dan saya ingin mengungkapkan kebenaran, tetapi murid-murid saya bisa terluka jika saya berbicara, dan suasana sepak bola domestik tidak baik,” ujarnya. Ia juga menyatakan masih mempertimbangkan kemungkinan mengajukan banding, meski memilih untuk menanggung beban ini sendiri demi melindungi para pemain yang pernah ia asuh di Ulsan HD.

Dengan kontrak tiga tahun yang masih berjalan, Persija dan PSSI kini menghadapi tantangan diplomasi dalam menyelesaikan situasi ini tanpa mengganggu jalannya kompetisi. Sementara itu, Shin terus fokus membangun skuad Macan Kemayoran dengan skema 3-4-3 yang pernah ia terapkan di Timnas Indonesia, dan diprediksi akan menjadi fondasi utama tim di Piala Presiden 2026.

Previous articleShin Tae-yong Tanggapi Sanksi 10 Tahun dari Korea Selatan, Tetap Lanjutkan Tugas di Persija
Next articleJakarta Cerah, Suhu Capai 34 Derajat Celsius