Sumbawanews.com,- Tak ada pengumuman resmi, tak ada klaim klub tujuan—hanya kesunyian setelah kepergian Robi Darwis dari Persib Bandung. Pemain gelandang bertahan berusia 22 tahun itu secara resmi berpisah dengan Maung Bandung setelah empat tahun membela klub asal Jawa Barat itu, meninggalkan jejak sebagai salah satu produk akademi terbaik generasi terkini.
Lahir di Cianjur, Robi memulai perjalanan profesionalnya di Persib pada 2022 setelah melewati proses panjang di akademi klub. Dalam waktu singkat, ia menunjukkan kematangan di atas lapangan, mencatat 73 penampilan di berbagai kompetisi, menyumbang satu gol, dan empat assist. Meski sempat dipinjamkan ke Dewa United, ia kembali menjadi pilar penting dalam struktur lini tengah Persib, terutama saat tim meraih tiga gelar Liga Indonesia (Super League) dalam kurun waktu tersebut.
Konsistensinya tidak hanya mengundang pujian dari pelatih dan suporter, tetapi juga membuka pintu ke tim nasional. Robi beberapa kali dipanggil ke skuad Timnas Indonesia U-23, menjadi bukti bahwa potensinya diakui di level tertinggi sepak bola muda Tanah Air.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis laman Persib pada Sabtu, 27 Juni 2026, Robi menyebut klub sebagai “bagian penting dalam perjalanan karier saya.” Ia mengaku banyak belajar, berkembang, dan memperoleh pengalaman berharga selama empat tahun bersama Maung Bandung. Namun, ia sama sekali tidak menyebut langkah selanjutnya—baik dalam bentuk klub tujuan, negara, maupun rencana pribadi.
Hingga kini, belum ada satupun klub yang mengonfirmasi minatnya untuk merekrut Robi. Laman resmi Persib memastikan bahwa hingga berita ini diturunkan, tidak ada pendekatan resmi dari manajemen klub mana pun. Ini membuat masa depannya menjadi teka-teki terbesar di bursa transfer musim panas 2026.
Dengan reputasi sebagai gelandang disiplin, kemampuan membaca permainan, dan fisik yang terus berkembang, Robi tetap menjadi daya tarik potensial bagi klub-klub yang sedang membangun lini tengah. Namun, keputusannya untuk tidak segera mengumumkan tujuan berikutnya justru menambah misteri—apakah ia menunggu tawaran terbaik, mempertimbangkan opsi luar negeri, atau justru memilih jeda untuk memulihkan diri setelah bertahun-tahun berlaga tanpa jeda signifikan?
Publik menanti. Dunia sepak bola menunggu. Dan Robi Darwis, sang putra akademi Persib yang kini berdiri di persimpangan karier, memilih diam—sementara semua mata tertuju padanya.















