Home Berita Olah Raga Real Madrid Siap Lepas Tchouameni Demi Rekrut Rodri

Real Madrid Siap Lepas Tchouameni Demi Rekrut Rodri

Sumbawanews.com,- Real Madrid dikabarkan siap melepas gelandang Aurélien Tchouameni demi merekrut Rodri dari Manchester City. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi membangun kembali lini tengah setelah masa pensiun Luka Modric dan Toni Kroos. Kabar ini muncul menjelang bursa transfer musim panas 2026, setelah Rodri memimpin Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia 2026 dan menjadi salah satu pemain paling dicari di Eropa.

Menurut laporan The Sun, Madrid bersedia menjual Tchouameni dengan nilai sekitar 68 juta poundsterling atau hampir 80 juta euro, sebagai bagian dari dana untuk memenuhi harga yang diminta Manchester City—diperkirakan mencapai 100 juta euro. Padahal, Tchouameni baru saja menandatangani kontrak baru hingga 2031 di Santiago Bernabéu. Namun, minat Manchester United terhadap dirinya dan kebutuhan Real Madrid akan pengganti alami Modric membuat klub ibukota Spanyol itu mempertimbangkan langkah drastis ini.

Rodri, yang kontraknya dengan City berakhir pada 2027, belum mendapat perpanjangan hingga kini, memperkuat spekulasi bahwa ia terbuka untuk pindah. Pemain berusia 28 tahun itu dinilai memiliki profil sempurna sebagai gelandang bertahan sekaligus pengatur ritme—kualitas yang kini sangat dibutuhkan Real Madrid. Prestasinya di level tim nasional dan klub, termasuk empat gelar Premier League dan satu Liga Champions, semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu pemain paling dominan di dunia.

Sementara itu, Manchester City belum memberikan komentar resmi terkait minat Real Madrid, namun harga yang mereka tetapkan menunjukkan keseriusan untuk tidak melepaskan sang kapten tanpa kompensasi besar. Jika transfer ini terwujud, maka akan menjadi salah satu pindahnya pemain paling mahal sepanjang sejarah liga Spanyol, sekaligus penanda era baru di lini tengah Los Blancos.

Previous articleMacBook Terbaru Bakal Hadir dengan Layar Sentuh OLED
Next articleShin Tae-yong Dilarang Latih di Korea Selatan Selama 10 Tahun