Sumbawanews.com,- UEFA Nations League 2026/2027 siap memulai babak baru dengan duel-duel epik yang mempertemukan tim-tim elite Eropa, mulai September hingga November 2026. Pertandingan pembuka Grup A2 antara Belanda dan Jerman menjadi panggung debut pelatih baru: Jürgen Klopp untuk Jerman dan Xavi Hernández untuk Belanda. Sementara itu, pertemuan Inggris melawan Spanyol pada 26 September 2026 mengulang kembali final Euro 2024, di mana Spanyol menang 2-1 di Berlin.
Jürgen Klopp, yang resmi meninggalkan Liverpool usai musim 2023/2024, akan memimpin Jerman untuk pertama kalinya sejak ditunjuk pada 24 Juli 2026. Di sisi lain, Xavi Hernández memulai petualangan barunya sebagai pelatih tim nasional Belanda. Kedua tim datang dengan catatan head-to-head yang seimbang: Jerman tidak pernah kalah dalam empat pertemuan terakhir melawan Belanda, dengan dua kemenangan dan dua seri. Keduanya akan bersaing di grup yang sama dengan Serbia dan Yunani.
Pertandingan paling dinanti, Inggris vs Spanyol, menjadi momen balas dendam bagi kedua tim setelah laga final Euro 2024. Spanyol, yang kini dibimbing oleh pelatih baru, berambisi meraih gelar pertama mereka di Nations League setelah finis runner-up pada edisi sebelumnya. Inggris, yang dipimpin Thomas Tuchel, kembali ke Liga A setelah promosi dari Liga B pada musim 2024/2025. Tuchel menyatakan timnya sengaja mencari lawan kuat untuk mengukur perkembangan, terutama setelah enam kekalahan dari sepuluh pertemuan melawan Spanyol sejak 2000.
Di tengah sorotan ini, Timnas Prancis juga menjadi perhatian dengan kembalinya Zinédine Zidane ke dunia kepelatihan setelah lima tahun absen dari bangku pelatih. Zidane, legenda sepak bola dunia yang sebelumnya menangani Real Madrid, akan memulai tugasnya bersama Prancis sejak fase liga dimulai, membawa harapan besar bagi tim asal Prancis yang ingin bangkit kembali di kancah Eropa.















