Sumbawanews.com,- Dua pemain ganda putra, Rahmat Hidayat dan Muh Putra Erwiansyah, resmi didegradasi dari Pelatnas Cipayung PBSI per 1 Agustus 2026. Keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi pertengahan tahun yang dilakukan Pengurus Pusat PBSI, yang menilai perkembangan permainan kedua atlet tidak memenuhi standar kompetisi tingkat senior. Keduanya tidak lagi menjadi bagian dari tim inti PBSI setelah surat keputusan degradasi dikeluarkan.
Rahmat Hidayat, yang pernah berpasangan dengan sejumlah pemain top seperti Kevin Sanjaya Sukamuljo, Muhammad Rian Ardianto, dan Yeremia Rambitan, dinilai kesulitan menembus peringkat 20 besar dunia. Sementara itu, Muh Putra Erwiansyah, meski pernah meraih medali perak di Kejuaraan Dunia Junior 2022 bersama Patra Harapan Rindorindo, tidak menunjukkan progres signifikan setelah naik ke level senior. PBSI mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi keduanya selama di pelatnas, serta mendoakan yang terbaik untuk langkah selanjutnya.















